Cbuniverse Present.
A Chanbaek Shortfic
.
.
Cubicle Love Story
Park Chanyeol And Byun Baekhyun
.
.
Pagi hari yang cerah ditambah dengan suasana hatinya yang baik, sungguh sempurna!
Baekhyun melangkah melewati lobi dengan tebaran senyum bulan sabitnya seraya menyapa setiap orang mulai dari yang dikenalnya dengan baik hingga yang tidak dikenalnya sekalipun.
Dengan senandung kecil ia meneruskan langkah menuju lantai dimana divisinya berada. Tersenyum-senyum seperti orang gila saat pandangannya menangkap pintu ruangan Chanyeol yang tertutup.
Jemari lentiknya terus ia angkat selama perjalanan menuju kubikelnya, menatap benda kecil berkilauan yang melingkari jari manisnya.
"Baek!" Panggilan setengah mendesis dari dua suara yang berbeda sontak membuat Baekhyun terlonjak kaget.
Ditatapnya dua orang yang kini menempati kubikelnya dengan tatapan dingin yang sama.
Baekhyun tersenyum culas. "Eh, Kyungsoo sama Wonwoo, ada apa, ya?" tanyanya polos.
Kyungsoo yang sebelumnya terduduk bangkit dengan cara sedikit urakan dan menggebrak meja kerja Baekhyun. "Pergi tanpa kabar selama tiga hari, kau bilang ada apa?" ucapnya marah.
Baekhyun sedikit takut melihat kedua sahabat juteknya berubah menjadi seperti setan mengamuk. "Eum ... itu," sahutnya gugup. "Aku mengambil cuti ... dengan Chanyeol."
Bola mata Kyungsoo yang sudah bulat bertambah bulat hingga Baekhyun takut bola mata sahabatnya itu bisa-bisa jatuh dan terinjak di lantai.
Sedang Wonwoo memutar bola matanya malas. "Kau seharusnya mengabari kami, Baek. Kami pikir sesuatu terjadi padamu dan kekasih tinggimu itu," ucap Wonwoo dengan desahan napas lelah di akhir.
Mendadak merasa bersalah, Baekhyun merangkul kedua sahabatnya yang memiliki perbedaan tinggi sangat jauh itu. "Maaf, ya, teman-temanku yang manis. Aku terlalu sibuk liburan dengan Chanyeol kemarin," ucapnya dengan kekehan menyebalkan di akhir kalimatnya.
Kyungsoo berdecak seraya melepaskan rangkulan Baekhyun sedang Wonwoo yang memang setiap harinya tidak pernah terlihat bersemangat malah menyandarkan kepalanya pada pundak kecil Baekhyun.
"Tumben sekali kau datang pagi, Soo," ucap Baekhyun menatap heran sang sahabat bermata belo.
"Akan ada direktur baru, Baek, kau tidak tahu?" Wonwoo menyahut sambil memeluk tubuh Baekhyun yang mungil tapi berisi itu.
"Eh, benarkah?"
Kyungsoo hanya mengangguk dan setelah itu tiba-tiba saja Chanyeol yang baru saja datang menarik Baekhyun dari pelukan Wonwoo.
"Ih, Chanyeol. Aku kaget tahu!" Baekhyun memukul pundak Chanyeol main-main.
Chanyeol terkekeh sambil mengusak rambut Baekhyun. "Tidurmu nyenyak?"
"Eum!" Baekhyun mengangguk antusias. "Bagaimana denganmu?"
"Tentu saja nyenyak, bahkan aku bisa melihatmu dalam mimpiku."
Kyungsoo dan Wonwoo yang keberadaannya tiba-tiba menyusut hanya dapat saling lirik, sama-sama merasa mual melihat pasangan yang tengah di mabuk cinta itu.
"Aku akan ke ruanganku dulu, direktur baru akan datang kau tau kan?" tanya Chanyeol.
"Ya, aku tahu. Boleh aku ikut?"
"Ten—"
"Tidak, kau tetap di sini, Byun kecil." Kyungsoo menyela lebih dulu sambil menarik tangan Baekhyun menjauh dari Chanyeol.
"Ih, kau tidak asyik, Soo!" gerutu Baekhyun sedang Chanyeol hanya terkekeh dan berlalu menuju ruangannya setelah memberikan kecupan pada bibir tipis Baekhyun.
"Kenapa kau menahanku?" tanya Baekhyun kesal dengan kedua mata sipit yang menatap tajam, siap perang.
"Jelaskan dulu pada kami, benda apa yang melingkar di jari manismu itu?" cecar Kyungsoo yang diangguki oleh Wonwoo.
Baekhyun mendadak kembali tersenyum. "Cincin dari Chanyeol," sahutnya lalu terkikik kecil.
"Wah!" Wonwoo berseru, membuat Baekhyun merasa malu karena respon berlebihan sahabatnya.
"Hei, jangan berlebihan, ini kan hanya cincin," ujar Baekhyun sambil mengibas-ibaskan tangannya.
"Wonwoo bukan berseru karena cincinmu, Byun. Lihat siapa yang berdiri di pintu sana," sahut Kyungsoo.
Baekhyun mengernyitkan kening sambil membalik tubuhnya dan menemukan seorang pria tinggi berkulit putih tengah berdiri di tengah pintu divisi mereka.
"Selamat pagi semuanya!" Pria itu berseru bersamaan dengan Chanyeol yang baru saja keluar dari ruangannya.
"Direktur Oh?" Chanyeol menghampiri pria itu dan menjabat tangannya.
Setelah itu Chanyeol berbalik dan berucap kepada seluruh anggota divisi, "Perkenalkan Direktur kita yang baru, Oh Sehun."
Semua orang bertepuk tangan dan membungkuk untuk memperkenalkan diri. Sedangkan Baekhyun masih berada di tempatnya, bergidik saat direktur itu mengedipkan sebelah mata padanya.
Untung saja Chanyeol tengah membelakangi pria itu, kalau tidak entahlah apa yang akan terjadi.
Baekhyun bahkan rasanya ingin muntah saat ia terpaksa menyapa direktur baru itu dan mendengarnya berucap, "Hai, manis." Sebagai sapaan untuknya.
Hell, dasar direktur genit!
Chanyeol, tolong aku! batinnya.
—End of Chap.
.
Yeay, akhirnya bisa update wkwkwk...
Udah diputusin Cbl bakal tetep lanjut sesuai keinginan para reader wkwk tapi maaf ya ga yakin endingnya Chan ama Baek bakalan nikah:"v
Dan makasih buat yang udah mau ngoreksi kalo ada salah-salah kata di sini dan fyi aja acuh itu artinya sama aja kek peduli dan hirau ini menurut kbbi yah, jadi kalo 'tidak mengacuhkan' = 'tidak memedulikan'. Begitu juga, geming = tidak bergerak yah bukannya bergerak. Oce?
Btw gue udah pub ff baru judulnya 'Lucky One' temanya CEO!Chan Student!Baek yah sesuai ama vote paling banyak di chap kemaren dan untuk tema lain terpaksa balik ke waiting list wkwkwk
Thanks for Follow, Fav and Review...
Love You~
