Tittle:What's Your Answer?[Chapter 9]

Author:Park Min Chan

Genre:Romantic, Comedy [GAGAL]

Rating:T

Pairing:

KYUMIN SUPER JUNIOR
Cho Kyuhyun (Kyuhyun)
Lee Sungmin (Sungmin)

Cast :

All Member Super Junior (minus Hankyung, Kangin, Kibum)

Disclaimer:

FF ini murni milik author Park Min Chan. Kalau ada kesamaan cerita mungkin itu ada unsur ketidaksengajaan atau mungkin juga orang lain yang copas #eh. Semua cast di sini milik Tuhan, orangtuanya, dan SM. Kyuhyun milik Sungmin, Sungmin milik Kyuhyun. KYUMIN milik AUTHOR dan AUTHOR milik KYUMIN XD

WARNING!

BOYSxBOYS|YAOI, OOC, ABAL, TYPOS, HUMOR GAGAL! All cast the same age (ex: Kyuhyun)

DON'T LIKE, DON'T READ and DON'T BASH! Yang suka sama ff ini, please DON'T BE A SILENT READER~ So, REVIEW wajib ^^
Kansamhamnida :)

"HYUNG~!" teriak Kyuhyun dari dalam mobilnya.

"Ada apa lagi babo?"

"SARANGHAE~ JALJAYO!"

Setelah mengucapkan kalimat itu, Kyuhyun pun langsung menjalankan mobilnya takut Sungmin akan melemparkan sendal jepitnya atau bahkan takut melemparkan sepatu boots yang ada di sampingnya.

"Hmm.. Na-Nado saranghae Kyuhyun-ah.." ucap Sungmin tersenyum.

Donghae yang masih berada di dalam mobil dekat rumah Sungmin pun hanya bisa menundukkan kepalanya di setir mobil kesayangan miliknya. Donghae tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk mengejar cintanya. Sepertinya orang yang dia sayangi sekarang ini benar-benar telah jatuh cinta pada teman lamanya.

"Aku mencintaimu. Apa kau tidak tahu itu?" ucap Donghae pelan sambil melihat bingkai foto yang ada di laci mobil miliknya. Manik mata yang muncul itu kini telah melebur. Jatuh membasahi pipi Donghae.

"Saranghae.. Cho Kyuhyun-ah."

*CHAPTER 9*

[AUTHOR POV]

Donghae pun menatap Sungmin yang masih tersenyum sendiri di depan pintunya. Lalu ia segera pergi menjalankan mobilnya dengan sangat kencang ke apartmentnya. Akhirnya ia sampai di depan pintu apartmentnya dan segera ia tekan passwordnya.

PIIP PIIP PIIP PIIP~

Donghae membuka pintu apartmentnya. Terlihat sebuah ruangan yang merupakan ruang tamu. Donghae pun berjalan menuju dapur, mengambil air minum yang terletak di sana, dan duduk di sofa ruang tamu. Menangis.

"Kyu.. Aku.. Aku sudah lama mencintaimu. Apa kau tidak tahu? Kita berteman sejak kecil, kemana-mana selalu berdua mengingat kita dulu adalah tetangga, dan aku merasa nyaman. Apa kau tak tahu itu? Setiap hari kita belajar bersama sampai akhirnya aku mendapat nilai yang bagus berkatmu. Aku hampir dimusuhi oleh Yesung dan lainnya karna aku lebih memilih bermain berdua denganmu daripada mereka. Apa kau tak sadar? Semua yang aku lakukan itu hanya untukmu. Walaupun kita setiap hari berkelahi. Dan tadi di UKS, aku khawatir dengan Sungmin karna aku itu temannya. Tidak lebih! Dan aku berkelahi denganmu itu karna aku cemburu melihat kau yang perhatian dengan Sungmin! Aku cemburu Kyu, dulu aku yang selalu mendapat perhatianmu. Tapi sekarang? Kyu, Saranghae.. Mulai sekarang aku akan menjauhimu."

Donghae pun semakin menangis sambil melihat foto 2 orang namja yang sedang memegang piala olimpiade matematika yang terpajang di meja ruang tamunya.

-What's Your Answer by Park Min Chan-

Keesokan harinya di sekolah Sapphire Blue. Heechul, Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, dan Ryeowook sedang berkumpul. Kalian pasti bertanya apa yang sedang mereka lakukan karena hari itu adalah hari libur kan? Ya, begitulah Yesung dan teman-temannya. Mereka tiada hari tanpa libur. Mereka selalu menghabiskan waktu libur mereka dengan cara berkumpul dan ngerumpi ala banci Taman Lawang. Yang bikin bingung penjaga sekolah, kenapa harus berkumpul di sekolah? Mengapa tidak di luar sekolah? Mereka seperti hantu sekolah saja. Kalau mereka ditanya seperti itu, mereka pasti akan menjawab, 'Hemat beb..'

Ya, begitulah mereka. Karena uang jajan yang terbatas, jadinya hemat. Karena di sekolah mereka tidak membeli apa-apa. Tapi kalau di luar? Lihat ini, dibeli. Lihat itu, dibeli. Bahkan hanya balon gas berbentuk kartun saja mereka beli. Sebenarnya umur mereka itu berapa? Setara dengan anak TK atau SMA? Kelompok yang aneh.

"Sungmin-ah! Ottokhae? Bagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun-sshi?" Tanya Yesung memulai pembicaraan.

"Ya, bagaimana?" Tanya Shindong sambil menggigit sepotong sandwich yang dibuatkan oleh Ryeowook.

Sementara yang lain sibuk menunggu jawaban dari Sungmin, Sungmin hanya diam tidak menjawab pertanyaan itu.

"Sungmin-ah! Waegurae? Kenapa kau tak menjawab pertanyaan dari Yesung?" Tanya Ryeowook.

"…"

"YA! LEE SUNGMIN!" teriak mereka semua ke arah telinga Sungmin.

"E-eh? Waeyo? Kenapa kalian semua meneriakkan namaku? Kalian merindukanku ya? Ah! Nado! Aku juga merindukanmu terutama kau Eunhyuk-ah~~" ucap Sungmin sambil melepas headset kecil yang bertengger di telinganya dan memeluk Eunhyuk.

Teman-temannya kini hanya bersweetdrop ria melihat kelakuan temannya yang tampan, manis, tapi babo menurut mereka.

"Kenapa kalian melihatku seperti itu?" Tanya Sungmin masih tidak sadar.

"Kau tidak mendengarkan aku bertanya padamu tadi?" Tanya Yesung mulai geram, terlihat kepalanya sudah membesar. (Readers: YA! Kepalanya memang besar thor!) (Author: Oh iya ane lupa XD) (Readers: *lempar gallon ke author*)

"Memang kau bertanya apa? Aku tidak tahu.." jawab Sungmin dengan muka polosnya.

"Aigoo~ Tadi Yesung bertanya, kamu dimana? Dengan siapa? Semalam berbuat apa?" ucap Heechul sambil bergaya ala Kangen Band.

"Mwoya? Ahni~! Tadi aku bertanya, kau masih gadis atau sudah janda?" ucap Yesung sembari berjoget ala dandut di pinggir jalan.

"YA! Kalian ini! Dasar AB-Line! Aneh semua!" teriak Siwon sambil mengangkat kertas bertuliskan 'ANTI AB-LINE! MUSNAHKAN AB-LINE DARI MUKA BUMI INI!' dan berlari menyusuri koridor sekolah. Yesung, Heechul, Sungmin, Ryeowook, Eunhyuk, dan Donghae bersweatdrop ria kecuali Shindong. Karena orang tampan seperti Choi Siwon ternyata menggilai dunia demokrasi -_-

Kembali ke Yesung dan kawan-kawannya.

"Yesung tadi bertanya padamu, bagaimana hubunganmu dengan hoobae itu? Cho Kyuhyun." Terang Ryeowook dengan sabar kepada Sungmin.

"Oh, sedikit meningkat. Kau tahu? Semalam aku berjalan dengannya, aku dijemput olehnya dan diantar olehnya juga. Di saat pulang, dia mencium pipiku kemudian bibirku walaupun hanya sekilas, dan dia juga mengucapkan saranghae kepadaku. Aigoo~" ucap Sungmin sambil menutup mukanya dengan kedua tangannya.

"Kau yakin? Kau tidak bermimpi?" ujar Yesung menepuk-nepuk pipi Sungmin.

"YA! Appo! Aku tidak bermimpi." Sungmin mempoutkan bibirnya.

"Ne, dia benar. Dia tidak bermimpi. Karna semalam aku melihatnya." Ucap Donghae keceplosan sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

"Mworago? Kau.. melihatnya?" Tanya Eunhyuk.

"E-Eh? A-apakah aku berkata seperti itu? Ah kau salah dengar." Ucap Donghae sweatdrop.

"Jadi, tadi kau berkata apa?" Tanya Heechul.

"A-Aku tadi berkata.."

I'm walkin' to the day.. I'm walkin' to the day..

Tanda handphone Sungmin ada telepon masuk. Donghae yang mendengar itu langsung menghembuskan nafas terakhirnya #eh #ralat *dirajam ELFishy*

Donghae yang mendengar suara handphone Sungmin pun lega dan langsung menghembuskan nafasnya kencang-kencang sehingga meja yang tadinya berwarna cokelat, kini berwarna putih (?) karena luntur akibat tiupan angin topan #plak dari mulut Donghae #lebay

"Yeoboseyo, ne Kyuhyun-ah. Waeyo?"

"…"

"Aku? Aku sedang berada di sekolah, tepatnya di kelas kita. Ada apa?"

"…"

"Ahni, aku dan yang lain memang suka seperti ini. Liburan menghabiskan waktu di sekolah."

"…"

"K-Kau mau menjemputku?" teriak Sungmin sambil membulatkan matanya. Donghae yang mendengarnya pun tak kalah kaget.

"Memangnya kita mau kemana?" lanjut Sungmin.

"…"

"Ah ye~ Arraseo. Aku akan menunggumu. Ne, annyeong." Ucap Sungmin sambil menutup handphonenya.

"Kyuhyun-sshi? Menghubungimu? Untuk apa?" Tanya Donghae penasaran.

"Memangnya untuk apa kau perlu tau Hae-ah?" jawab Eunhyuk cemburu.

"A-Ani. Aku kan hanya ingin tahu saja. Memangnya tidak boleh? Lagipula semua yang ada di sini juga pasti ingin tahu. Benar tidak?" ujar Donghae membela diri.

"Hmm.. Mollayo. Tadi dia menghubungiku, dia bilang dia ingin aku pergi dengannya. Aku tidak tahu dia ingin membawaku kemana."

"Jangan-jangan nanti kau dibawa ke rumahnya, lalu kau dijadikan pembantu? Kalau begitu, setiap hari aku akan minta dibawakan makanan buatanmu ya Minnie.." ujar Shindong.

"Bukan bukan! Bukan seperti itu. Itu sih masih mending. Kalau dibawa ke rumahnya, trus Minnie dipaksa ber-NC-an ria bersama namja yang mukanya pervert itu? Otte? Huaaa~ Aku tidak bias membayangkan itu. Kau yang sabar Minnie." Ucap raja yadong, Eunhyuk sambil menepuk-nepuk punggung Sungmin.

"YA! Kalian ini ada-ada gajah! Eh, maksudku ada-ada saja! Itu tidak mungkin! Dan Hyukkie-ah! Bisakah kau menghilangkan pikiran yadongmu itu? Kau ini." Ujar Sungmin sambil memukul kepala Eunhyuk dengan sepatunya.

Sementara mereka sedang bergurau dan bercanda. Donghae mengirimkan pesan singkat kepada Kyuhyun.

To: Kyuhyun Babo~

Kau ingin menjemput Minnie? Jangan lama-lama. Setelah kau dengannya, bilang padaku. Aku ingin ngobrol sesuatu denganmu di lapangan basket dekat rumah kita dulu.

Setelah mengirimnya, Donghae pun hanya diam, melamun. Ia memikirkan perasaannya yang kalut dan hatinya yang sakit. Namun semua itu ditepis oleh Donghae, karena Donghae ingin melupakan Kyuhyun. Donghae tahu, Kyuhyun telah mencintai Sungmin. Dan ia akan mundur karena kebahagiaan yang Kyuhyun rasakan adalah kebahagiaannya juga.

-What's Your Answer by Park Min Chan-

Kyuhyun pun sampai di depan gerbang sekolah untuk menjemput Sungmin. Tidak lama kemudian, Sungmin mendatangi mobil Kyuhyun dan mengetuk kaca mobilnya. Kyuhyun yang menyadari kehadiran Sungmin pun akhirnya membuka kunci pintu mobilnya dan membiarkan Sungmin masuk ke dalamnya. Mereka pun segera melaju ke arah yang Kyuhyun tentukan.

Mereka pun berhenti di salah satu cake shop yang Sungmin tidak pernah masuki.

"Hyung, kau tunggu di sini dulu, ne?" ucap Kyuhyun sambil melepas safety beltnya. Sungmin mengangguk dan Kyuhyun keluar mobil dan masuk ke dalam restaurant itu.

Sungmin yang bosan menunggu Kyuhyun pun membuka laci yang berada di mobil Kyuhyun. Terlihat beberapa foto 2 orang namja yang sedang tertawa bersama sambil bermain basket, sedang belajar, sedang memegang piala, dan sedang makan bersama. Ya, foto itu. Lee Donghae dan Cho Kyuhyun.

"Hmm? Donghae-ah? Apa hubungannya dengan Kyuhyun?"

CKLEEEKK~ BRUKK~

Sungmin yang melihat Kyuhyun masuk dan menutup pintu mobilnya pun langsung menyembunyikan foto tersebut.

"K-Kyu? T-Tadi sedang apa?" Tanya Sungmin gugup.

"Ini.." Kyuhyun menyerahkan kotak yang isinya cake.

"Hmm? Untuk apa?"

"Untukmu hyung, masa untuk kucingmu?"

"Oh, gomawo.."

"Ne, kajja kita pergi." Ucap Kyuhyun sambil menjalankan mobilnya.

"Mau kemana lagi?" tanya Sungmin bingung.

"Mau mengajakmu jalan-jalan ke taman yang kemarin, aku ingin menjadi dongsaengmu lagi hyung.." Kyuhyun mengedipkan matanya.

"..." Sungmin diam.

-What's Your Answer by Park Min Chan-

Akhirnya mereka sampai di taman kemarin yang mereka berdua tempati. Sore ini terlihat sedikit sepi karena cuaca yang agak sedikit dingin mengingat mulai masuknya musim dingin. Sungmin dan Kyuhyun duduk berdua. Sungmin membuka kotak cake yang dibeli Kyuhyun di Cake Shop sebelumnya. Sementara Kyuhyun membeli gulali yang biasa mereka makan dan membawakan 2 cup kopi untuk menghangatkan suhu tubuh mereka.

"Hyung.. Ini. Aku belikan kopi dan gulali untukmu." Ujar Kyuhyun menyerahkan bawaannya untuk Sungmin.

"Gomawo, Kyu."

Lama mereka berdiam diri. Sungmin lagi memakan Strawberry Cake-nya dan Kyuhyun lagi menyesap kopi panas yang ada di tangannya.

"Kyu.." Sungmin buka suara.

"Ne?" jawab Kyuhyun masih tetap menatap lurus ke depan.

"Ada yang ingin aku tanyakan tentangmu dan Hae." Ucap Sungmin takut-takut.

"Ada apa?" kali ini Kyuhyun menatap Sungmin.

"Ahni... Aku hanya.. Hanya saja.." Sungmin gugup.

"Ada apa Minnie hyung?" ucap Kyuhyun lembut.

"Hmm.. Tadi, aku melihat fotomu berdua bersama Donghae. Apa kau berduaaa.."

"Pacaran? Aniya.. Aku tidak pacaran dengannya. Aku dan dia hanya sahabat dari kecil." Potong bebek angsa (?) #eh Potong Kyuhyun.

"K-Kau sahabat kecilnya?" tanya Sungmin tidak percaya.

"Ne, wae?"

"Tapi kenapa kalau di sekolah tidak terlihat dekat? Donghae lebih senang bermain dengan anggotaku daripada denganmu." Ucap Sungmin sambil memasukkan gulali ke dalam mulutnya.

"Ya, soalnya kita sudah buat perjanjian. Kita hanya dekat di rumah saja, kalau di sekolah tidak usah terlalu dekat karna aku tidak mau disangka gay karna selalu berjalan dengannya. Nanti tidak ada yeoja yang mendekatiku.."

"Memangnya kenapa kalau kau dikatai gay? Kau tidak suka?"

"Siapa yang mau dikatai seperti itu hyung? Kau aneh sekali.." cibir Kyuhyun.

"YA! Apa kau tidak tahu? Homosexual, bisexual, dan yang lain sejenisnya itu bukan penyakit? Itu semua hal yang normal! Terkadang aku bingung dengan otakmu itu, apa benar kau pintar di pelajaran berbau pengetahuan alam? Sedangkan hal biologi seperti ini saja kau tidak tahu."

"Maksudmu hal yang normal bagaimana? Di mana-mana juga yang namanya hubungan sesama jenis itu tidak normal. Dan jangan ragukan otakku ini hyung. Mungkin otakmu saja yang bolong untuk mencerna apa yang aku pikirkan." Ucap Kyuhyun melirik ke arah Sungmin.

"E-eh? Ya maksudku, itu semua hal yang normal. Itu bukan penyakit, bukan kelainan dan sejenisnya. Kau baca saja artikel tentang itu, semua pakar kesehatan mengatakan itu adalah hal yang normal dan kita tidak ada hak untuk melarang orang lain menyukai sesama jenis. Seperti kau, seandainya kau menyukai salah seorang yeoja, apa aku bisa melarang perasaanmu itu? Ya begitu juga dengan orang yang menyukai sesama jenis. Perasaan mereka sama sepertimu." Jelas Sungmin panjang lebar dan hanya dijawab dengan anggukan kepala oleh Kyuhyun yang membuat Sungmin mendengus kesal.

"Kalau seandainya Donghae menyukaimu, otte?" tanya Sungmin tiba-tiba.

"Donghae menyukaiku? Ya sudah, biarkan saja dia. Lagipula aku tidak menyukainya, aku kan menganggapnya hanya sebagai sahabatku. Tidak lebih. Memangnya kenapa kalau dia menyukaiku? Kau cemburu hyung?" Kyuhyun menggoda Sungmin.

"A-Aniya!" jawab Sungmin gelagapan.

Kyuhyun hanya tersenyum bangga karna bisa menggoda hyung di sampingnya itu. Sungmin hanya diam sampai akhirnya Kyuhyun mengantarnya pulang kembali ke rumahnya.

"Hyung.. Sudah sampai. Besok kita bertemu lagi di sekolah ya. Annyeong Hyung, Saranghaeyo.." ucap Kyuhyun sambil melambaikan tangan ke arah Sungmin.

"Ne, nado saranghaeyo." Jawab Sungmin pelan.

"Aku pulang dulu hyung, gomawo untuk hari ini."

CHU~

Kyuhyun mencium pipi Sungmin.

Sungmin yang mungkin sudah terbiasa dicium oleh Kyuhyun hanya tersenyum tipis.

"K-Kyu.." panggil Sungmin ketika Kyuhyun ingin masuk ke dalam mobilnya.

Kyuhyun menoleh.

"A-Aku.. Aku.." Sungmin gugup.

Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin.

"Ada apa hyung? Hmm?" tanya Kyuhyun sambil mengelus lembut pipi Sungmin.

"A-Aku.. Aku.. Aku.. Mencintaimu! Aku menyukaimu sudah lama Kyu! Aku sudah tidak tahan menahan rasa ini! Kyu, jawab! Aku mencintaimu!" teriak Sungmin sambil memejamkan matanya ke bawah tidak berani melihat mata Kyuhyun.

"Hyung, kau ngelantur? Kau sakit? Jangan bicara yang aneh-aneh.

"Kyu, aku serius. Aku tidak peduli semua orang mengatakan aku ini gay!"

"Hyung.. mianhae. Aku tidak bisa.." ucap Kyuhyun.

DEG!

Hati Sungmin rasanya seperti hancur berkeping-keping lalu jatuh ke tanah yang ia injak sekarang ini bersama Kyuhyun.

"Nde, aku sudah tau jawabanmu. Gomawo." Ucap Sungmin mencoba tersenyum.

"Mianhae hyung. Aku tidak bisa.."

*TBC*

Annyeong~ Chapter ini kayaknya kurang gereget ya? Author lagi buntu soalnya mau lanjutin ff T^T *nangis di pojokan*
Chapter selanjutnya itu ada konflik, ditunggu ne? Sudah author bikin loh XD

Kansamhamnida buat yang udah REVIEW. Jangan bosan bosan yaa.. :)