Hai hai! XD

Entah kenapa setiap saia pengen pending, malah pengen ngetik. Pengen update fast tapi males ngetik. Ampe banyak yang sebelumnya review tapi sekarang gak review entah karena jarang mampir ato emang dah males ngikutin. Dunia emang aneh! -_-" (readers: Lu yang aneh!)

Tentang chapie kemarin sumpah awalnya gak ada niatan bikin yang kea gitu… DX

Tapi tiba-tiba saia mendapat inspirasi buat ngetik chapie yang kea gitu… -_-"

Tangan ampe gemetaran pas ngetiknya + dada rasanya sesak banget (fakta!)

Udahlah, abaikan aja curcol diatas! -_-"

Balas review dulu:

Miki Abaddonia Lucifen : Emang ngajak rusuh nih Ms. Word! DX

Padahal monitor dah dipelototin selama ngetik tapi masih aja ngajak ribut! -_-"

IchigoMei-Chan : Saia juga gak menyangkanya… T_T *digeplak Mei

Lagi dipikirin gimana jalan ceritanya… XD *plak

4386takumiyu : Begitulah kurang lebih… :D

Sebagai otouto (atau mungkin imouto *digeplak Yuu*) yang baik kepada nee-san nya dia mau crossdress karena itu permintaan nee-san nya! XD

Rani Konako : Pengen ngeliat Rin kissu? Ada scenenya kok ntar… XD *ditimpuk jeruk entah darimana

DT-Demon-Trigger : Itu gara-gara otak author yang konslet.

Rencananya gak ada yang gituan, tapi malah melintas… -_-'

Review udah dibales, sekarang disclaimer! XD

Vocaloid ©Yamaha Corp. dkk

Vocaliod Go To School ©Kyouko-nyan Kawaii Neko

Rate:
T
always from now to selanjutnya! *bahasa ngawur mode

Genre:
Friendship, Humor (garing telah kembali) Romance

Pairing:
Voca/Utau x OC

YuuRin

TahleaLen

Sisanya menyusul!

Warning:

Kayaknya gak bisa dibilang OOC, soalnya para Vocaloid gak punya sifat yang tetap (kecuali chara item dan couplenya *berdasarkan pengetahuan author yang sangat minim*), OC, miss typo, bahasa gak baku, little crossover, crack pair, bahasa campuran (lo-gue, aku-kamu, saya-anda tergantung karakter yang diajak bicara), gak jelas, gak terima flame karena itu tindakan pengecut! Don't like don't read!

Summary:
Para chara Vocaloid disuruh oleh Master untuk sekolah. Bagaimana kisah mereka saat bertemu dengan teman-teman yang baru disekolah mereka? Don't like don't read!

~(^o^~)Vocaloid(~^o^)~

Disuatu pagi yang cerah, disebuah rumah bertuliskan 'Tsukiyomi' yang terdapat pada sisi kanan pintu pagar rumah tersebut, terbangunlah sosok cantik berambut merah dan juga berambut merah muda. Mereka berdua memulai rutinitas mereka dipagi hari yang benar-benar membuat seisi rumah kacau…

"Yuu nii-san, aku sudah buru-buru nih!" teriak Yui yang berusaha masuk ke kamar mandi tapi dicegah sang kakak.

"Aku juga buru-buru tahu! Hari ini yang mengajar dikelas pertama itu Kaoru-sensei yang galaknya minta ampun!" balas sang kakak yang bernama Yuu. Sementara itu disuatu tempat seseorang yang memiliki rambut blonde panjang yang sedang berusaha membobol- ralat! Mencoba 'mengambil' uang dari ATM sedang bersin sehingga dia batal 'mengambil' uang karena mengira dia kena kutukan.

"Aku gak mau tahu! Aku maunya tempe- eh, pokoknya aku yang duluan!" teriak Yui lagi lalu menendang Yuu dengan sadisnya sehingga Yuu terjatuh kearah depan. Yui langsung memplokamirkan kemenangannya dengan menandatangani dinding kamar mandi dengan spidol yang (entah kenapa) bisa ada dikamar mandi itu. Sang mama yang bernama Tsukiyomi Amu melihat kejadian itu dan langsung menjewer serta menyeramahi Yui yang seenaknya mencoret dinding.

'Kesempatan! Mumpung Yui masih diceramahi aku kan bisa mandi…' batin Yuu licik lalu langsung ngacir kekamar mandi dan langsung menguncinya. Tentu saja Yui yang berada diluar kamar mandi (karena tadi diseret oleh mamanya) kaget dan langsung mewek ditempat. Mari kita skip aja kejadian gaje mereka karena mereka tidak suka terus-terusan dimata-matai oleh author. (Author: OC yang durhaka! T_T *pundung)

-Skip time, 07:34 AM-

"Kau terlambat, Tsukiyomi-san! Sekarang berdiri didepan kelas!" bentak Kaoru-sensei kepada Yuu yang baru datang. Kenapa dia terlambat? Itu karena dia tadi diceramahi sang mama yang cerewetnya minta ampun (Amu : Gue gak cerewet! *digeplak pake heart rod*) karena tadi dia menyerobot masuk kamar mandi. Namanya juga buru-buru siapa cepat dia dapat kan? -.-

"Ta-Tapi sensei, nanti aku bisa capek kalau berdiri terus…" keluh Yuu sambil memandang Kaoru-sensei dengan mata yang 'Ugh gak nahan' berkaca-kaca. Kaoru langsung tersepona dan langsung mempersilahkan Yuu duduk. Yuu yang 'dalam hatinya' langsung melompat-lompat girang karena senseinya yang galak itu ternyata dengan mudahnya bisa dibegoin langsung ngacir ke tempat duduknya sementara murid satu kelas sweatdrop karena senseinya terlalu mudah dipengaruhi. (AN : Tersepona emang disengaja, cuma sekadar mengingatkan)

"Ugh! Seandainya gue punya muka seimut Tsukiyomi~" rengek Chi sambil memeluk boneka kucingnya karena gemas. Sementara Uta Cuma cuek bebek pura-pura gak kenal.

"Baiklah, sekarang sensei akan membagi kalian dalam beberapa kelompok. Satu kelompok berisi dua ekor anak. Eh, dua orang anak…" sabda-?- Kaoru-sensei. Para murid mulai mencari partner yang menurut mereka cocok dengan mereka. "Ehm! Agar tidak terjadi keributan dan tidak ada yang tidak mendapatkan anggota kelompok, maka sensei yang akan menentukan anggota kelompoknya…" lanjut Kaoru-sensei. Satu kelas langsung kaget dengan background petir menyambar-nyambar dilangit yang cerah-?-. "Ini daftar kelompoknya. Hei kau terong, segera tulis ini di papan tulis!" bentak Kaoru-sensei yang yanderenya kumat. Gakupo langsung maju kedepan sambil berusaha menahan rasa takutnya pada sang nenek lampir. *dijorokin ke sumur

Kelompok 1 : Tsukiyomi Yuu – Kagamine Rin

Kelompok 2 : Kagamine Len – Tahlea Scarlet

Kelompok 3 : Hime Uta – Hime Chi

Kelompok 4 : Shion Kaito – Akira Yuiki

Kelompok 5 : Kamui Gakupo – Megurine Luka

Kelompok 6 : Hatsune Mikuo – Hananorae Shana

Kelompok 7 : Akuma Kai – Hatsune Miku

Kelompok 8 : Nakamura Makoto – Nakamura Miki

Kelompok 9 : Shion Akaito – Minami Yuka

Kelompok 10 : Takaruma Aldi – Shion Kaiko

Kelompok 11 : Yamine Akuma – Akita Neru

Dan kelompok lainnya tidak author sebutkan. (Alasannya bisa kalian ketahui jika mengikuti fic ini dari awal)

Hampir semua murid protes karena mendapatkan partner yang menurut mereka 'Nggak level banget dah!'. Yah, kecuali kelompok 1, 2, 3 dan 8 yang adem ayem aja…

'Asik! Gue separtner sama Yuu! Yuu kan jenius, gue bisa minta tolong. Hihihi…' batin Rin nista. Gak separtner juga bisa minta tolong. Kan mereka pacaran. Sementara Yuu saat ini tertidur karena dia kemarin tidak tidur selama jam sekolah berlangsung.

'Yeah! Shota-kun berpasangan denganku!' batin Tahlea. Sepertinya dia lebih berpikir untuk mendandani Len daripada mengerjakan tugas.

'Separtner sama kembaran sendiri? Gue bisa dikira twincest!' batin duo Hime nista sambil uring-uringan 'didalam batinnya'.

'Ampun! Kenapa gue harus dapat partner autis gini sih?' batin Kaito tidak terima sementara Yuiki hanya senyum-senyum kearah Kaito sambil berkata "Mohon bantuannya Shino-san!" yang membuat kepala Kaito pusing 8 keliling. (Karena 7 keliling udah biasa)

'Terong dan Tuna bersatu! Yeah!' batin Gakupo dan Luka yang entah kenapa bisa sama. Mungkin batin mereka sudah bersatu.

"Hananorae-san, mohon bantuannya…" ucap Mikuo sopan sambil mengulurkan tangannya, sementara Shana berusaha menahan blushing dan nosebleednya sambil membalas uluran tangan Mikuo.

'Gue sih suka separtner sama Hatsune, tapi bau neginya kagak tahan…' batin Kai menahan muntah melihat Miku dengan nistanya makan negi yang masih mentah.

'Tidak! Gue gak mau dikira twincest!' batin duo Nakamura yang entah kenapa bisa 11-12 dengan batin duo Hime. Kembar memang ajaib.

'…' Kelompok 9 cuma saling diam, gak tahu apa yang mau diomongin.

'Shion Kaiko? Dia suka duku gak ya?' batin Aldi gak nyambung sama topik yang sedang dipermasalahkan (masalah partner) sedangkan Kaiko Cuma bisa pundung karena dia tidak satu kelompok dengan saudaranya.

'…' Yuka cuma ngemainin bonekanya sementara Neru gak lepas dari handphonenya.

Sang sensei nista hanya bisa senyum-senyum melihat kelompok yang telah dibentuknya. Kenapa dia bisa membuat kelompok yang entah sengaja atau tidak seperti mencomblangkan mereka? Hacker sejati… -_-

"Baiklah! Kalian harus membuat tugas tentang 'Sejarah Komputer, Internet dan Microsoft'! Kalian saya beri waktu 2 minggu untuk mengerjakannya…" kata Kaoru-sensei. Yuu yang baru bangun dan tidak tahu apa-apa langsung protes.

"Mengerjakan semua itu dalam 2 minggu? Jangan bercanda!" protes Yuu sambil naik keatas meja. Kaoru-sensei langsung mengeluarkan aura gelap dari tubuhnya dan langsung membuat Yuu ngeri. Yuu langsung kembali ke tempat duduknya.

"Makanya jangan tidur terus! Anda satu kelompok dengan Kagamine-san…" kata Kaoru-sensei. Yuu yang tadinya suram sekarang langsung gembira. 'Dasar anak-anak…' batin Kaoru-sensei. Setelah itu mereka mulai berdiskusi siapa yang akan mengerjakan ini dan itu.

-Break Time-

"TIDAK! GUE GAK MAU SEPARTNER DENGAN BOCAH AUTIS ITU!" teriak Kaito histeris sambil menunjuk sosok Yuiki yang sedang kumpul dengan teman-temannya. Dilihat dari seragamnya sepertinya teman-temannya adalah anak Crypton Junior High School.

"Pantes aja tuh anak autis, temennya bocah SMP semua…" kata Mikuo sweatdrop.

"Jangan diejek! Ntar Kaito cemburu…" ejek Akaito yang langsung mendapat tendangan diwajah oleh Kaito.

"Lo ngejek gue sekali lagi semua persediaan cabe lo gue buang!" ancam Kaito. Akaito yang autisnya kumat langsung mewek-mewek gaje. Teman-temannya (-Kagaminest) sweatdrop ditempat. Kenapa Kagaminest tidak bersama mereka? Kagaminest udah ngacir duluan bareng pacar mereka, apalagi Rin yang semangat karena Yuu kembali menggunakan pakaian perempuannya, sementara Tahlea sedang mendandani Len. Hanya saja kali ini tidak crossdress, hanya mempercantik wajahnya.

"Bosen nih gue… Mending kita liat-liat mading aja yuk…" ajak Miku. Mereka langsung ngacir untuk melihat mading. Tapi mereka langsung bertanya kesana-kemari karena mereka tidak tahu dimana lokasi mading nista itu. Setelah berjuang keras, akhirnya mereka sampai di lokasi yang mereka tuju. (Backsound : We are the champion!) Setelah melihat-lihat, ada sebuah artikel yang membuat mereka terkejut setengah mampus. (Bosen setengah mati mulu, ekstrim dikit lah… *dihajar rame-rame*)

"WHAT THE HELL? Kita disuruh nampilin drama? Satu bulan lagi?" teriak Miku frustasi. Setidaknya mereka bersyukur karena mereka sudah tahu sebelum diumumkan. Jadi mereka bisa mempersiapkan diri, itupun kalau mereka dapat peran.

"Sialan si Gakupo! Seenaknya aja dia mutusin kalau kita ngadain drama!" kata Kaito ikut-ikutan.

"Salah kalian kenapa kemarin tidak ikut rapat!" bentak Yuu yang baru saja muncul dari dalam ruang Koran Sekolah.

"Eh? Lo kenapa disini? Bareng Rin lagi? Jangan-jangan…" ucap Kaiko sambil menatap curiga yang langsung dibantah oleh Yuu.

"Kami berdua kan anggota Koran Sekolah! Wajar kalau kami berada dalam satu ruangan!" kata Yuu sambil menahan emosi. Masa wajah polos kayak gitu dituduh melakukan hal yang 'iya-iya'?

"Tapi lo kan kebanyakan tidurnya daripada kerjanya Yuu-chan…" kata Rin sambil menahan emosinya. Mentang-mentang ketua club dia seenaknya nyuruh-nyuruh orang terus dianya tidur.

"Jadi Rin-chan marah?" tanya Yuu sambil memasang muka 'sok' sedih seperti yang ditunjukan oleh nee-sannya dulu, tapi bedanya Rin menyangka kalau Yuu benar-benar sedih.

"Eh? Ng-nggak kok Yuu-chan…" jawab Rin panik, sementara Yuu dalam hati sudah loncat-loncat.

"Oh ya, kalian kan anggota Koran Sekolah, apa gak ada bahan yang bisa dijadikan referensi untuk drama nanti?" tanya Kaito dengan begonya. Pasalnya kalau mereka sudah memutuskan untuk main drama pasti naskahnya sudah disiapkan sejak awal. Langsung saja jidat Kaito jadi sasaran empuk tangan teman-temannya.

"Ini naskahnya… Soal pemeran kita rapatkan lagi nanti gara-gara kalian tidak datang kemarin! Padahal aku kan mau ti- eh, mau makan…" keluh Yuu. Terpaksa dia menunda makan siangnya. Makan siang ya, bukan tidur siang.

"Salahkan si baka!" tuduh Miku tanpa alas an yang jelas. Tentu saja yang tertuduh tiak terima perawannya diambil- eh, maksudnya dituduh tanpa alasan yang jelas.

"Maksud lo apaan nuduh gue? Bukannya gara-gara lo nyeret kita kita ke kantin jadinya kita gak ikut rapat?" tuduh Kaito balik. Miku langsung kicep.

"Sudah sudah! Cepat kita ke kelas atau kita akan dihajar gara-gara kita terlambat!" kata Mikuo bijak lalu mereka segera kekelas.

-Class 3 A-

"Kalian kemana saja hah? Murid baru tapi sudah mulai membandel! Gue laporin ke BK rasain kalian!" bentak sosok serba pink alias Megurine Luka tak lupa dengan kuahnya sehingga mereka yang disembur (kecuali Rin dan Yuu yang memang disuruh keruang klub untuk mengambil naskahnya) harus menutupi wajah mereka agar tidak terkena hujan lokal. "Tsukiyomi-san, mana naskahnya?" tanya Luka setelah puas menyembur para murid baru yang udah semaput gara-gara bau dari hujan lokal Luka yang seharum bunga bangkai. Yuu langsung menyerahkan naskahnya sebelum dia bernasib sama dengan orang-orang malang yang sudah terkapar dengan tidak elitnya itu. "Hm… Kalau begitu gue sudah memutuskan kalau yang menjadi pangeran dan putirnya adalah Tsukiyomi Yuu dan Kagamine Rin!" "WTF!" tepat setelah Luka mengumumkan itu, semua murid (-Luka dan yang udah tepar) langsung protes. Kenapa Yuu protes? Soalnya dia tidak suka memakai pakaian pangeran. Dia lebih suka memakai pakaian putri. Cowok tapi berjiwa cewek tulen. Nasib menjadi cowok cantik. *dihajar Yuu

"Aku gak mau jadi pangeran!" protes Yuu. Luka langsung facepalm gara-gara dia lupa kalau Yuu memang lebih suka memakai pakaian perempuan. Apalagi wajahnya yang memang lebih cocok jadi putrid daripada pangeran. Wajahnya feminim banget…

"Kalau begitu yang menjadi pangeran dan putri adalah Kagamine Len dan Tahlea Scarlet! Protes maka mati!" ancam Luka. Tahlea yang awalnya mau protes langsung mengurungkan niatnya.

"Lalu Kagamine Rin jadi kakak tiri sang putri, Tsukiyomi Yuu jadi teman sang putri, dan blablabla…" jelas Luka panjang lebar. Semua murid tidak ada yang protes demi keselamatan nyawa mereka.

"Latihan kita mulai 2 minggu lagi berhubung kita harus mengerjakan tugas dari Kaoru-sensei. Jika kalian membolos maka tidak ada uang jajan untuk kalian!" ancam Luka gak nyambung, padahal bukan dia yang ngasih uang jajannya. "Eh, maksud gue kalian gak boleh keluar kelas saat istirahat selama satu minggu!" ancam Luka lagi. Para murid langsung keringat dingin (-Yuu yang memang malas untuk keluar kelas) dan lebih memilih untuk mematuhi perintah sang Ratu Tuna.

'Ketua kelasnya sebenarnya gue atau Luka-chan sih? Dia kan Cuma wakil…' batin Gakupo yang mungkin lebih mirip protes.

"Rin-chan, kita mengerjakannya di rumahmu saja ya… Soalnya kalau dirumahku nanti mereka para orang aneh menuduh yang nggak-nggak!" kata Yuu sambil menunjuk para 'korban' keganasan Luka yang masih belum bangun.

"Eh? Kalau begitu gue juga ikut! Lo kan satu rumah sama Len-kun!" kata Tahlea sambil senyum-senyum. Rin hanya mengiyakan saja.

"Ok! Besok langsung kita kerjakan agar kita bisa langsung latihan!" teriak Tahlea semangat.

-To Be Continued-

Seperti biasa, ceritanya jadi tambah aneh. DX

Mungkin sekitar dua chapter lagi bakal ada acara tembak-menembak, chapter depan konfliknya dulu. Pairnya udah ada (kelompok kerja). Yang kembar mungkin mereka jadi pair, kalau cewek + cewek = yuri kalau cowok + cowok = batal! (author gak suka Yaoi! DX)

Ya udah, jangan lupa untuk…

Review

V

V

V