Gak usah banyak bacot dech.

Enjoy It

Disclaimer : Masashi Kishimoto


Hari Senin

"Ladies and Gentlemen" Naruto yang saat itu sukses kebagian pidato bahasa inggris hanya bisa berbicara dengan tergagap-gagap dan banyak salahnya.

"I want to introduce... Kau aja dech Temari" Naruto langsung teriak frustasi sambil menyerahkan teks pidato tersebut pada Temari.

"Enak aja. Undiannya kan elo" Temari sewot. Maklum dia kebagian jatah yang palin enak yaitu pidato bahasa Indonesia.

"Huwaaa...! Aku gak bisa" Kali ini Ino yang menjerit lebai begitu melihat teks pidato karangan Sasuke yang berbahasa arab tersebut.

Sasuke dan Hinata sih masih asyik belajar sambil sesekali diskusi tanpa memedulikan tiga orang yang sedang latihan pidato tersebut.

"Teme, bantuin donk" Sungut Naruto sambil menghampiri Sasuke. Sasuke hanya menatap sinis kearah Naruto.

"Iya. Cerdas cermatnya kan Kamis, jadi bantuin kita-kita donk" Ino ngomong dengan nada manja.

"Gini lho cara bicaranya, Dobe" Sasuke mengambil teks di genggaman Naruto.

"Ladies and Gentlemen, I want to introduce myself. My name is Uzumaki Naruto, participant from X-7" Sasuke memperagakan cara pidato yang baik dan benar.

"Biar kucoba ya" Naruto merebut teks tersebut dari tangan Sasuke.

"Ladies and Gentlement" Suara cempreng Naruto sukses membuat SasuTemaIno ngakak gak karuan, sedangkan Hinata masih berusaha berkonsentrasi sambil menahan tawa.

"Udah Hinata, ketawa aja. Ntar kalo keluar dari bawah suaranya jadi lain lho" Goda Sasuke yang sukses membuat Hinata langsung ngakak gak karuan sambil pukul-pukul meja.

"Kalian ini apaan sih" Naruto manyun gak terima diketawain oleh teman-temannya.

"Rajin banget kalian" Shino yang baru masuk langsung menyindir kelima temannya tersebut. Tak lama kemudian Kiba pun masuk dan meletakkan tasnya dibangkunya.

"Udah jadi teks lawaknya ?" Tanya Shino pada Sasuke.

"Belum. Teks pidato ini merepotkan" Keluh Sasuke yang minggu ini sukses dipaksa kerja rodi oleh kelasnya.

"Besok harus sudah jadi ya" Shino berpesan pada Sasuke.

"Beres" Sasuke mengacungkan jempolnya kearah Sasuke.

"Bagi semua siswa, harap segera berkumpul. Saya ulangi, bagi semua siswa harap berkumpul" Kata Sesesorang dalam pengeras suara.

"Kayaknya akan ada apel" Kata Sasuke.

"Terus ?" Sahut Hinata dengan cuek.

"Nabrak" Sasuke menjawab asal sambil ngeloyor pergi.

"Ngapain ?" Sasuke sukses duduk disamping Hinata yang sedang memainkan laptopnya. Hinata menoleh sebentar pada cowok beraambut ayam tersebut.

"Liat aja sendiri" Kata Hinata sambil mengembalikan pandangannya pada layar laptopnya. Sasuke melihat layar laptop tersebut dan melihat layar permainan Plants vs Zombie.

"Kau gak dukung mereka ?" Kata Hinata sambil terus memainkan game tersebut.

"Udah banyak supporter tuh" Kata Sasuke sambil merebahkan dirinya disandaran bangku.

Hari Selasa

"Kyaaaa...! Kau cantik banget Hinata, aku jadi iri nih" Kata Ino sedikit menggoda Hinata. Hari itu Hinata memang tampak berbeda, rambut panjang yang biasanya digerai itu sekarang digelung. Dia juga mengenakan kebaya lengan panjang yang transparan sehingga memperlihatkan dalemannya yang berwarna putih selengan. Dia juga memakai kain jarik bermotif batik dikakinya serta sepatu hak tinggi yang membuat dirinya tampak anggun.

"Kenapa kau tidak dandan seperti ini tiap pagi" Cibir Sasuke yang hari itu memakai kemeja putih serta celana hitam. Ditambah dengan dasi hitam melingkari lehernya sehingga membuat pemuda tersebut makin cool.

"Aku punya seragam" Hinata tampak kesal mendengar penuturan Sasuke. Sasuke hanya terkikik geli melihat Hinata memajukan bibirnya seperti itu.

"Kalian tampak serasi" Puji Ino begitu melihat mereka berdekatan.

"Kalau bukan gara-gara si maniak serangga itu aku gak akan mau pasangan sama dia" Cibir Sasuke. Hinata yang mendengar ucapan Sasuke langsung cengo. Tapi sedetik kemudian dia sadar.

"Aku juga gak mau denganmu" Kata Hinata sambil membuang muka.

Hari Rabu

"Siap kawan-kawan" Shino memanggil kawan-kawannya.

"Here we go" Sasuke pake sok-sokan bahasa inggris segala. Sasuke, Naruto, Kiba, dan Shino naik keatas panggung.

(Gomen...! Saya gak bisa buat drama lucu)

"BHAHAHAHAH" Tawa para juri menggelegar seketika melihat drama hasil racikan Sasuke tersebut. Bahkan murid-murid yang menonton drama tersebut sudah ngakak gak karuan sambil megangin perutnya.

Shino menyeringai puas kearah Sasuke.

"Terimakasih" Kata Shino sambil membungkukkan badannya dan turun dari panggung.

Dikelas telah menunggu kawan-kawan mereka yang sepertinya sedang santai. Shino hanya geleng-geleng melihat anak buahnya.

"Teman-temannya lagi tampil kok malah enak-enakkan gini" Cibir Sasuke sambil melangkahkan kakinya menuju bangkunya.

"Masalah buat lo" Kata SakuIno kompak. Sasuke hanya berdecih kesal.

Hari Kamis

"Sasuke, giliranmu beraksi" Kata Shino sambil menepuk punggung Sasuke.

'Mulai dari Senin gue mulu yang beraksi' Rutuk Sasuke dalam hati mengingat dirinya selalu dimintai bantuan yang merepotkan.

Sasuke dan Hinata pun berjalan memasuki ruangan yang telah disediakan.

"Baiklah, lomba ini akan kita mulai dengan pertanyaan bergilir" Shizune-sensei yang saat itu menjabat sebagai MC pun membacakan tiga pertanyaan yang dapat dijawab dengan mudah oleh semua kelompok.

"Baiklah. Skor yang diperoleh setiap kelompok sama. Sekarang babak kedua, dibabak ini kalian akan menjawab pertanyaan rebutan dengan tingkat kesulitan menengah" Kata Shizune. Shizune pun membacakan sepuluh pertanyaan. Tim Sasuke berhasil menjawab empat pertanyaan.

"Baiklah. Sekarang akan diadakan tes tertulis" Shizune pun mulai membagikan tiga lembar kertas berisi sepuluh soal dengan tingkat kesulitan menengah keatas.

"Wow...! Persaingan kalian ketat sekali" Kata Shizune begitu melihat hasil akhir.

Tim X-1 : 800

Tim X-2 : 1100

Tim X-3 : 900

Tim X-4 : 1200

Tim X-5 : 1000

Tim X-6 : 1000

Tim X-7 : 1200

"Baiklah, karena ada dua pemenang, maka akan saya pilihkan satu soal dengan tingkat kesulitan yang tinggi" Kata Shizune sambil berpikir. Tiba-tiba Hotaru datang dan membisikkan sesuatu pada Shizune. Shizune pun tersenyum dan mulai melanjutkan kata-katanya.

"Bagaimana DNA bisa mempengaruhi sel ?" Kata Shizune sambil menyeringai. Tim X-4 pun langsung bingung. Begitu pula dengan Hinata. Sedangkan Sasuke masih stay cool.

"Sasuke..." Hinata mendesis pelan sambil memanggil Sasuke. Sasuke pun mengangkat tangannya tanpa menghiraukan panggilan Hinata.

"Yak...! Tuan programmer" Shizune berkata sambil menunjuk Sasuke.

"DNA mengirimkan duta yang disebut RNA" Sasuke menjawab dengan singkat. Shizune tampak berkerut dengan jawaban Sasuke.

"DNA akan mengirimkan duta kepada ribosom yang bertugas untuk sintesis protein. RNA akan menempel pada ribosom dan ribosom akan menerjemahkan kode yang dikirm oleh DNA untuk menghasilkan protein. Protein tersebut yang menentukan sifat sel" Jelas Sasuke yang membuat Hinata cengo.

"Benar sekali" Sahut Hotaru yang diiringi dengan tepuk tangan dan sorak sorai dari peserta lain.

"IQ mu berapa sih, Sasuke ?" Tanya Hinata, Sasuke hanya angkat bahu tak peduli.

TBC

Gomen...! Saya gak bisa buat cerita lucu ataupun pertanyaan cerdas cermat.

Tetep

Reviewwww...!