Games Pertukaran Pelajar

Disclaimer: Masashi kishimoto, Mashami Kurumada

Author: Istar Fantasy

Chapter 8

PLAY

"Barang gak berguna... gak guna... gak guna...!"

Sikembar Kisame dan Hidan bolak balik sambil tak henti melahap kripik kentang yang baru saja mereka dapatkan ketika membongkar lemari tempat berikutnya. Yang mereka cari kini lebih difokuskan pada benda-benda yang tidak begitu berguna.

"Entah kenapa mereka jadi semakin kompak kaya anak kembar beneran ?" Itachi ngomong sembarangan sambil memakaikan Sasori topi.

"Jangan-jangan mereka emang kembar beneran yang terpisah karena waktu dan keadaan..."

"Lalu tanpa sengaja berkumpul kembali walau keduanya tidak menyadarinya..."

Jetsu Hitam dan putih silih berganti memberikan pendapat yang terkesan sangat membuat suasana jadi kaya adegan disinet banget.

"Kok jadi pada drama gini sih...?"

Toby keluar dari tempat bawah tempat tidur yang penuh dengan debu dan rambut rontok sampai dia sempat kepentok pinggiran kayunya yang terukir indah dengan motif kalajengking yang sedang menari hula-hula. (?)

"Emm... Itachi...! Kayanya kostum anak penyu ini gak cocok buat aku deh...!"

Sasori protes dengan pilihan baju Itachi yang sedari tadi asik mendandani dia.

Sebenernya kenapa juga dari tadi Itachi tampak lebih seneng ngedangdanin Sasori dari pada ikut mencari barang-barang yang mencurigakan.

"Kostum ? kalo gak salah tadi yang dicari Nagato juga kostum...! Apa mungkin ada yang lagi nyari kostum ini juga ?"

Perkataan Itachi bagai suara bom atom yang seketika membuat semua yang ada disana, semua yang belum menemukan benda yang sedang dicari perannya terhenti mendadak dan melihat kearah Sasori yang tampak imut itu dengan pandangan sadis.

"Kyaaaaa...!"

….

Ngomong-ngomong soal kembar, tampaknya sikembar siam telah jauh pergi meninggalkan Milo yang mendadak jadi mengerikan.

"Non... kita sekarang dimana nih ?"

Saga ngos-ngosan sambil setengah membungkuk dan clingak-clunguk kesana kemari takut terkejar.

"Tempat tadi aja gua gak tau... apa lagi sekarang !"

Kanon gak kalah ngos-ngosannya dari Saga.

"Yah kita nyasar dong...!"

'Ya jelaslah...! dari awal aja kita emang dah nyasar kan...?"

...

Lumayan jauh dari sikembar siam, Milo juga clingak-clinguk sendirian. Sulit buat dia saat ini tuk nemuin Saga & Kanon apa lagi mengingat lubang di topengnya cuman satu kaya orang yang lagi ngintip dikamar mandi.

"Kalo buat ngintip ini lubangnya terlalu kecil...! Tapi gede juga gak guna kalo cuman satu...!" Keluhnya sendiri sambil melepas topeng yang dia kenakan dan dia perhatikan dengan tidak jelas.

Scarlet Needle...

Dan satu lubang lagi tercipta ditopeng itu.

"Selamat Scorpio Miloyang telah berhasil menemukan topeng dua lubang yang sedang dicari oleh peranmu yaitu Tobi.."

Milo (Kaget): "Lah aku gak nemuin ? Aku bikin kok...?"

"Gitu juga gak apa-apa...!"

...

"Itu... itu... itu..."

Toby gagap karena dikerubuti tatapan mengerikan dari anggota Akatsuki yang lain. Yang ada dikuil atas dan pada turun, Sasori dengan tampang compang-camping setelah dari bahan rebutanpun sudah berdiri kembali. Semuanya sudah ngumpul di satu titik dengan Toby sebagai pusatnya.

"Katanya mo cari Biju ?"

Nagato dengan nada mengejek dan mata disipitkan dan cakra kelam dibelakangnya membuat suasana semakin tengang.

"Kok malah topeng...?"

Ini Hidan dan Kisame yang semakin dan makin kompak saja.

"Serius gak sih nyari biju ?"

Teriak semua dengan serentak dan irama yang menyalak bagai guguk yang terinjak ekornya.

"Hehehehe...! Ada yang mo permen lolipop gak ?"

Tobi Puppy eyes sambil berusaha menenangkan keadaan dengan setangkai permen lolipop yang dia temukan dibawah tempat tidur tadi dan sempat juga dia cicipi sedikit.

"Gitu... Mo suap kita pake permen lolipop ?"

Kisame merebut lolipop itu dengan tidak lembut lalu dipentungkan kekepala Toby.

"Cuman... Lolipop bekas jilat lagi...?"

Sambung Hidan merebut lolipopnya dari tangan kisame lalu melakukan hal yang sama dengan kembarannya disini.

"Selamat buat Hidan dan Kisame yang berhasil menemukan permen Lolipop yang lagi di rebutin peran kalian Saga dan Kanon yang disembunyiin sama Milo"

Hidan + Kisame : "Berhasiiilllllllll...!" (berpelukan)

Tobi: "Selamat... selamat...!" (Lega)

Akatsuki lain: "Yakin dah selamat...?"

Tobi: "Hehe..."

...

Ditempat lain. Suasanya menegang dan berubah kelam.

Saga: "Hei Non... rupanya yang ngambil lolipop itu bukan kamu tapi si Milo...!"

Kanon: "Gue bilang juga apa ! Tapi gara-gara dia gue kena semprot loe... malah disuruh ganti 10 kali lipat lagi...! Gue gak terima...!"

Saga: "Kita balik... lalu kita hajar si Milo sampai jadi lolipop...!"

Kanon: "Aku setuju...! Tapi..."

Saga: "Tapi apa ?"

Kanon: "Tapi apa loe tau jalannya kemana ?"

Saga: "Kyaaaa... Lupa...! Kitakan lagi nyasar...!" (Baru ingat)

...

Gak terlalu jauh, Milo tiba tiba terserang udara panas dan dingin yang membuat bulu kuduknya berdiri dan menari-nari.

"Kenapa perasaanku jadi gak enak begini ?"

Katanya punya firasat yang gak menyenangkan.

"Sampai Game ini berakhir... atau bahkan dalam waktu yang lebih lama...! Mendingan gue ngumpet dulu ah...!"

Sambungnya menjauh pergi ketempat yang tersembunyi.

To Be Continue

Behind the scane

Istar: "Biar lambat merayap... yang penting bisa lanjutin...!"

Naruto: "Kaya ular aja merayap...!" (dipukul Seiya)

Seiya: "Woi ular tu melata... yang merayap tu rayap...!" (Dipukul Shiryu + Nedji)

Shiryu + Nedji: "Yang merayap tu cicak didinding...!"

Istar: "Kalo gak didinding gimana ?"

Shiryu + Nedji: "Yaaa... merayap juga sih...!" (Senyum malu-malu)