.
.
.
TIME AFTER TIME
.
.
.
Jungnara2602 stories
.
.
.
DISCLAIMER
Ide cerita berasal dari otak yadong Nara yang terinspirasi goyang Dumang
.
.
.
WARNING
Hati-hati
Menbaca fict ini bisa sebabkan iritasi, hipertensi, epilepsi, retensi urine, ejakulasi dini, gangguan janin dan serangan jantung
Jika gejala berlanjut, silahkan PM Nara
.
.
.
CHAPTER 9
.
.
.
.
.
Kisah petualangan Kim Jaejoong akan dimulai hari ini. Rabu, 28 April 2017
Let's check out
.
.
.
.
Tokyo, Jepang
Chuo 2-52-3 Nakano
07.55 AM
Tohoshinki High School adalah satu-satunya SMU di Jepang untuk kalangan elite, artis dan siswa jenius yang memiliki IQ diatas 140. Pilihannya kau harus sangat kaya, terkenal dan pintar untuk bisa menempuh pendidikan atau memperoleh beasiswa penuh di Horikoshi Gakuen. Biaya pendidikan di sini sangat mahal, hampir mencapai 5.567.899 Yen pertahun atau sekitar 500 juta. Karena sekolah yang di naungi Jung Corporation ini memiliki standar internasional yang tinggi, serta didukung dengan segala fasilitas lengkap dan canggih. Itu fakta.
Catatan
THS membagi kelas dalam 4 kategori
# University : bagi siswa yang ingin melanjutkan ke universitas.
# Sports : bagi siswa berprestasi di bidang olahraga (atlit).
# TRAIT : kelas bagi artis, aktor, idol atau golongan tertentu.
# Beasiswa: kelas khusus bagi penerima beasiswa THS yang berasal dari berbagai multi etnik dan negara-negara Asia dan Eropa.
Ingat!
Masing-masing kelas terpisah dan memiliki jalur khusus, seperti murid kelas TRAIT yang berada di ruang 1-3 D. Mereka hanya diperbolehkan bersosialisasi dengan rekan sekelas sesuai aturan utama sekolah demi menjaga privacy, walaupun telah didampingi bodyguard. Selain 99 aturan ketat lain.
Tap
Tap…Tap…
"Selamat datang kembali di Horikoshi Gakuen, Yunho sama."
.
.
.
Tomita Sukeshiro, 68 tahun.
President THS menyambut rombongan CEO Jung dengan penuh kebanggaan, di dampingi Oka Takeshi yang menjabat Koucho (kepala sekolah) periode 2016/2021. Plus seorang namja seumuran Jaejoong yang berwarganegaraan Jepang dan memiliki sorot mata tegas, ada di antara dua pria paling berpengaruh di Horikoshi Gakuen. Dia adalah ketua dewan pelajar , Shirota Yuu (18 tahun).
"Jangan bersikap terlalu formal, Sensei. Perkenalkan nae dongsaeng, Kim Jaejoong. Kuharap dia bisa di terima dengan baik, karena Jaejoong akan menempuh tahun terakhirnya di THS!" tukas Jung Yunho usai membungkuk hormat.
Yeah…
Kalimat yang terucap dari bibir sang pewaris Jung ini bukan sebuah permintaan, tapi perintah mutlak bagi tiga petinggi THS yang kini mengarahkan pandangan pada namja cantik di sisi Jung Yunho. Kim Jaejoong membungkukkan badan sopan (ojigi), hingga bertemu pandang dengan Yuu yang membalasnya dengan anggukan kepala dan senyuman yang langsung di amini deathglare tajam oleh Yunho.
"Hajimemashite. Watashi wa, Kim Jaejoong desu. Douzo yoroshiku, onegai shimasu (senang bertemu anda, nama saya Kim Jaejoong, mohon bimbingannya)."
.
.
.
Look that
Tampang bodoh sang pewaris Jung saat mendengar kalimat yang terucap dengan fasih dari pemilik bibir cherry itu. Jangan pernah meremehkan kemampuan Kim Jaejoong. Kendati 17 tahun hidup di tengah situasi yang sulit, ingatlah ia memiliki kemampuan luar biasa yang bahkan tidak bisa kau bayangkan dengan IQ di atas rata-rata. Kau akan sangat terkejut, Jung
"Kochira koso yoroshiku onegai shimasu, Jaejoong kun. Semoga kau suka lingkungan baru HG. Yuu san, bisa kau antar Jaejoong kun ke kelas 3-D sekarang?" pinta Takeshi sensei, sementara Yunho terlibat pembicaraan penting dengan Sukeshiro san.
"Hai. Hajimemashou, Jaejoong-kun!"
"Hai. So shimashou."
Tap!
Tap! Tap!
Yunho meraih lengan Jaejoong sebelum lima langkah menjauhi ruang guru (shokuinshitsu). Lalu menaruh notes ke genggaman tangan yang memiliki kulit lembut itu, disertai senyuman kecil. Sepertinya tuan Jung melupakan aturan nomor 11 di THS.
"Kau melupakan sesuatu, Jae. Ingat! Jangan coba-coba matikan gps, silent atau non aktifkan ponselmu! Aku akan menjemputmu pukul 03.30 PM nanti, bersenang-senanglah!" pesan Yunho seraya mengacak rambut Jaejoong yang dua minggu belakangan seolah menjadi kebiasaan barunya, acuhkan wajah masam sang namja cantik yang mendelik seakan protes 'aku-bukan-bocah-tk-hyung'.
.
.
.
'Aku melakukan hal yang benar kan, Boo? Entah kenapa hatiku menghangat tiap kali berdekatan dengan bocah ini. Mungkin karena nama kalian sama. Ijinkan sekali ini saja aku menebus semua kesalahanku padamu. Aku tak sanggup membayangkan apa yang terjadi padanya jika sampai jatuh ke tangan Hyugie.'
.
.
.
Horikhosi Gakuen merupakan sekolah swasta pertama Jepang yang didirikan pada tahun 1889 di era 22 Meiji (1889 AD) oleh Kenji Hamada. Program-program unggulan yang ditawarkan disini antara lain seni, ilmu pengetahuan, bahasa Inggris (siswa khusus akan dikirim ke Brisbane), seni liberal dan sejarah dunia. Sekolah juga di lengkapi bidang Kendo, perpustakaan yang memiliki 18.000 koleksi buku, ruang audio-visual, dua komputer berorientasi kelas dan pusat kebugaran. Extrakurikuler favorit antara lain bisbol, bowling, angkat besi dan sumo.
Tap…Tap…
Foto-foto berukuran 10 R seputar penghuni kelas TRAIT antara tahun 1992-2016 terpajang di jalur khusus, sepanjang aula hingga seitokaishitsu atau ruang OSIS. Naik lift menuju lantai tiga selama beberapa detik, mereka sampai di ruang 3-D yang extra luas dengan segala fasilitas canggih.
"Selamat datang di kelas TRAIT, Jaejoong ssi. Boleh saya memanggil anda demikian?" tegur Yuu sopan.
"Kau mahir berbahasa korea, Yuu?"
"Kurasa teman-teman anda di kelaspun sama. Mereka semua berwarganegaraan Korea."
"Ini kejutan. Kau juga sekelas denganku di 3-D, Yuu-san?"
"Tidak. Saya berasal dari jalur reguler kelas 3-A. Anda pasti sangat istimewa bagi Yunho sama, karena sebenarnya TRAIT class diperuntukkan bagi golongan tertentu yang memiliki area privacy. Alasan yang sama bagi lima siswa 3-D angkatan 2015, hanya sedikit yang kutahu mengenai mereka."tukas sang ketua dewan sisiwa ini menjelaskan, berikut menyerahkan kunci loker berwarna silver dengan nomor 001-3D.
Yeah
Enam kursi yang diletakkan sejajar cukup buktikan seberapa istimewa identitas siswa yang menghuni kelas TRAIT. Kim Jaejoong meraih setelan gakuran dengan kancing perak bername tag Jung Jaejoong dengan mata doe yang membulat sempurna. Jung Yunho benar-benar serius dengan keinginannya melakukan mukoyoshi.
"Bisa kau ceritakan sedikit mengenai rekan sekelasku, Yuu san?" ujar Jaejoong diliputi rasa penasaran. Okay, Yuu mengangguk sebelum tour guide keduanya berlanjut menuju kelas musik di hour atau aula terbuka di taman roof terrace setelah Jaejoong mengenakan seragam resmi. Satu kata untuk penampilannya, sempurna.
.
.
.
Musical class 3-D
Shim Changmin, 17 tahun.
Namja kelahiran Perancis, 18 February 2000 ini memiliki tinggi 186 cm, berat 61 kg, golongan darah B dan beragama Buddha. Putra bungsu dari owner Buyoung Group ini sangat menggilai game dan pencinta semua jenis makanan, asal tidak berisi racun mematikan. Dia memiliki bakat di bidang dance, musik, taekwondo dan design grafis sesuai usaha keluarga Shim yang bergerak di bidang advertising. He's cool
"Tuan Shim, letakkan gadgetmu atau silahkan keluar dari kelasku."
Oh, Gosh
Yuko sensei memijit pelipisnya frustasi menghadapi sikap acuh salah satu siswa terbaik THS. Pintar, tampan, memiliki segudang prestasi. Ia mengerti dengan IQ setingkat 170 hadir ataupun tidak di kelas tak akan berpengaruh terhadap nilai akademik Changmin. Namun sikap santainya sungguh membuat yeoja berusia 39 tahun ini pusing tujuh keliling.
"Iisshh, Min. Sensei memanggilmu, aniya."
"Diamlah, duckbutt!"
"Yyah, tiang listrik! Kau mau 'istrimu' disita untuk ketiga kalinya seminggu ini!"
"Ckk, jangan menggangguku bebek!"
"Kalian berdua benar-benar. Kemarikan benda itu, Shim Changmin! Aku berikan peringatan untuk terakhir kali, atau kau di keluarkan..." ucapan Yuko sensei spontan terhenti, ketika Changmin dengan malas menyerahkan gadgetnya tanpa protes. Hey. Ia sudah punya 9 nyawa cadangan di lokernya.
"Tidak ada siswa bermarga Shim di kelas 3-D, sensei. Namaku Max. Max Changmin."
.
.
.
.
"Jangan pernah memanggilnya Shim Changmin karena ia benci seseorang menyebut marga keluarganya. Cukup Max atau Changmin, jika tidak bersiaplah menghadapi sikap dinginnya. Ia memiliki chairmate bernama Kim Junsu. Aku heran bagaimana keduanya dekat dengan karakter yang beda 180 derajat. Tapi MinSu tak terpisahkan sejak kelas 1-D."
.
.
Kim Junsu, 17 tahun
Namja yang terlahir tanggal 1 January 2000 di Gyonggi-do ini memiliki tinggi 178, golongan darah B dan berzodiac Aquarius. Memiliki bakat luar biasa di bidang tarik suara, seni peran dan juga seorang penulis. Karakternya terbilang unik, ia paling ceria dan moodmakernya kelas 3-D. Tidak ada catatan spesific mengenai keluarga Junsu, kecuali ibunya yang seorang mantan miss Korea 1998. He's cute
"Ini semua gara-gara mulut cerewetmu. Dasar, pantat bebek!" omel Changmin jengkel.
"Jangan bawa-bawa pantatku!"
"Paruh bebek!"
"Yyak, Shim tiang! Awas saja, akan kuhabisi jatah makan siangmu!"
"Kalian ini berisik sekali. Abaikan saja mereka, Yuko sensei. Bisa-bisa umur anda menyusut sepuluh tahun jika berurusan dengan dua makhluk astral ini. Lihatlah! Keriput anda bahkan bertambah 3 centi dari 2 minggu kemarin."seru namja dengan gakuran berantakan, dua kancing terbuka, kerah berdiri dan headset yang bertengger manis di kedua telinga. Kedua matanya terpejam santai menikmati alunan Crayon by G-Dragon.
"Yyak, Jin Yi Han. Berikan benda itu dan rapikan pakaianmu atau kalian bertiga pergi dari kelasku!"
.
.
.
"Kim Junsu tinggal di Tokyo bersama ibunya yang memiliki butik terkenal di Ginza. Retailer terbesar di Asia Tenggara yang memiliki tiga branded populer Uniqlo, H&M dan Zara. Riwayat mengenai keluarganya sangat tertutup, tetapi kudengar ayahnya tokoh yang sangat berpengaruh di Korea Utara. Kau pasti menyukainya karena Kim Junsu namja yang ramah pada siapa saja."
.
.
.
Jin Yi Han, 17 tahun.
Namja yang asli kelahiran Jepang tanggal 10 Oktober 2000 ini memiliki tinggi 180, berat 69 dan berzodiac Libra. Ia merupakan cucu pangeran Akishino yang berada pada urutan kedua kekaisaran Showa, dari putri Aiko yang meninggalkan status bangsawannya dengan menikahi pengusaha muda asal Korea. Secara strata sosial, Yihan memiliki posisi yang lebih tinggi dari keempat member line82.
He's prince charming
"Yyah! Kalian berdua benar-benar menyusahkan hidupku! Hufth!" protes Junsu memelas.
"Heii, jangan beraegyo seperti itu. Sama sekali tak keren. Kau mau pantatmu berpindah ke pipi?"
"Mulutmu itu benar-benar harus di hajar."
"Junchan, apa kau mau menghajar bibir Changmin dengan pantatmu? Kurasa mengarahkan misil Korut ke kepalanya lebih ampuh. Hahaha!"gelak Yihan mulas saksikan hidung Junsu yang kembang-kempis karena kesal. Tiga namja ini sama sekali tak mempedulikan awan gelap yang menyelimuti aura mistik sang sensei.
Hosh...hosh...hosh...
Yuko sensei sibuk mengatur nafas, sebelum pasang raut muka semanis mungkin untuk siswa teladan kelas 3-D yang sibuk membuat arasment musik di lembaran notenya. Dia satu-satunya siswa yang tidak banyak berbuat rusuh, pendiam dan selalu sibuk dengan dunianya sendiri.
.
.
.
"Jin Yihan adalah pewaris tunggal bisnis keluarga Kim Hyun Joong yang bergerak di bidang entertainment, C-Jes. Kau pasti familiar dengan nama itu? Jangan heran kenapa marga mereka berbeda, Yihan anak adopsi karena tuan Kim tidak memiliki penerus laki-laki."
.
.
.
Shin Soohyun, 17 tahun.
Soohyun lahir pada tanggal 11 Maret 2000. Memiliki tinggi 181, berat 67 kg, agama Kristen, golongan darah A. Dia sangat menyukai musik, bahkan mampu mengaransment lagu dalam 20 menit. Piawai memainkan piano, biola, gitar dan memiliki tehnik vokal tak tertandingi. He's silent angel
"Soohyun, bisakah kau menyanyikan sebuah lagu untuk mengakhiri kelas pagiku?"
Tap!
Tap! Tap!
Seeing you walk side by side with someone, that's not me...really makes my heart go crazy...only you, only you are filling me up...waking me up
Soohyun mulai memainkan jari-jarinya di atas tuts piano, iringi sebuah lagu ballad yang sangat menyentuh. Snowman by U kiss cukup membuktikan jika kualitas vokal silent angel kelas 3-D layak disandingkan dengan penyanyi solo internasional. Julukan itu bukan tanpa alasan. Faktanya, Shin Soohyun hanya mengeluarkan suara indahnya untuk sebuah lagu.
"Suaranya benar-benar indah."desis Kim Jaejoong terpukau.
.
.
.
"Indah seperti malaikat, sayang selain itu Shin Soohyun tak akan mengeluarkan suaranya. Yeah. Ia pribadi yang sangat tertutup. Tidak ada catatan mengenai keluarga dan riwayat pendidikan Soohyun. Satu lagi, siswa terakhir tetapi kau tidak akan menemukannya hingga sebulan bulan mendatang karena ia sedang melakukan world tour. Kwon Jiyoung. Dunia mengenalnya sebagai G-Dragon."
.
.
.
"Kelihatannya ada yang bergabung dengan kita di kelas musik pagi ini. Selamat datang, Jung Jaejoong?!"
1
2
3 detik…
Changmin, Yihan, Junsu dan Soohyun langsung berbalik dan menemukan sosok menawan yang jadi headline di berbagai media Jepang selama dua hari terakhir. Wajah cantik, mata doe, bibir cherry dan kulit seputih pualam langsung membuat sepuluh pasang mata di hour terbelalak kagum.
"Shitsurei-shimasu...okurete sumimasen (maaf mengganggu karena saya telat)" ucapnya pelan, disambut senyum sejuta watt oleh Yuko sensei.
Firasatnya membaik menyaksikan expresi kagum, penasaran dan tak percaya dari empat siswa ajaibnya yang kelebihan hormon. Semoga namja androgini ini bisa memberi perubahan positif bagi mereka.
"Silahkan Jung Jaejoong, kau bisa bergabung dan memberi hadiah perkenalan bagi empat rekanmu."
.
.
.
.
Illa Illa
.
.
By Lee Jonghyun (CN Blue)
.
.
.
Angin yang berhembus hangat meledakkan pipiku
Wajah orang yang pernah kucintai muncul
Oh~seperti bunga asing yang tak terlihat
Kenangan yang tersembunyi saat aku di sisimu muncul
.
.
My baby illa illa illa
Baby illa illa illa, baby illa illa illa
Never forget love
.
.
Cinta pertama itu indah, cinta pertama seperti bunga
Jika musim semi datang mata mempesonamu bagai bunga
Cinta pertama itu seperti anak kecil, cinta pertama itu kikuk
Kau mandikan aku dengan cinta, aku tak bisa menerima
Illa illa illa..illa illa illa
Cintaku selamat tinggal
.
.
Bintang di langit gelap
Saat dimana aku ingat kembali kenangan-kenangan itu
Di diary ku kau muncul
.
.
Saat itu sangat sulit...saat itu aku tak tahu
Oh~kurasa aku mengerti sekarang
Aku merindukanmu...jadi kucoba memanggilmu
Illa illa illa...illa illa illa
.
.
Cinta pertama adalah penyakit, cinta pertama adalah demam
Sangat menyengsarakan karena itu kekanakan
Itu bukan cinta pertama
Cinta pertama adalah kebodohan
Karena sangat mencintaimu aku tak bisa memilikimu
.
.
Illa illa illa, illa illa illa, illa illa illa
Cintaku selamat tinggal
.
.
.
Deg…
Yunho kehilangan kata-kata, menyaksikan namja cantiknya melantunkan lagu yang amat familiar. Dejavu. Ingatannya seolah dipaksa terlempar ke masa tujuh tahun silam ketika pertama kali berjumpa dengan sosok Kim Jaejoong.
Nyeri
Sesak dan kerongkongannya kian tercekat mengenang kata terakhir mendiang istrinya sebelum menghembuskan nafas terakhir di unit IRD NCCH di Tokyo.
'Kau harus tetap hidup, oppa...menikah...memiliki anak-anak...menjadi tua bersama orang yang kau cinta, b-b-bukan...aku...tetapi, mungkin...Kim Jaejoong ...yangh.. .lain! Mian, aku...tidak ...memiliki...waktu...untukhmu!' Yunho meremas jantungnya yang seolah enggan berdenyut. The last words
.
.
.
"Saranghae, Boo. Tidak ada seorangpun yang bisa menggantikan tempatmu. Bersama anak ini aku merasa kau begitu dekat di sisiku. Hangat, tenang dan familiar. Aku tidak memerlukan siapapun lagi di dunia ini.
.
.
.
Prok...prok...prok...
Kim Junsu bertepuk tangan riuh selepas lagu Illa Illa dinyanyikan Jaejoong dengan indah, di ikuti decak tak percaya Yuko sensei dan Yuu. Lihat expresi cool Changmin dan Yihan, sekalipun bersikap acuh tak mengurangi binar kagum di mata mereka. Kecuali Soohyun yang kini melayangkan tatapan sedingin es, tajam dan menilai Kim Jaejoong dari ujung kepala hingga mata kaki.
"Luar biasa. Ada yang ingin mengucapkan sambutan untuk Jaejoong, seito-san?"
Yihan mengacungkan lima jari sembari memasang wajah tampan, aura cool dan tatapan visual terminator yang jadi andalannya. Shit. Kalimat yang terlontar dari cucu pangeran Akishino ini sukses membuat seluruh orang yang ada di roof terrace ternganga lebar.
Bayangkan, chingu
"Kudengar kau berasal dari CSHS. Itu sekolah kaum gay yang didirikan Choi Seunghyun bukan? Aku bisa menebak kelakuan gakusei di sana tak jauh beda dengan kelakuan pemiliknya. Apa aku salah?"kata Jin Yihan dengan gaya angkuh dan menyebalkan.
"Setidaknya di Choi Ssang kami diajari bagaimana bicara sopan pada orang yang baru dikenal." tukas Kim Jaejoong disertai seringai tipis, sukses membuat Kim Junsu terpingkal menyaksikan wajah melongo Yihan.
Next
"Jadi kau bagian dari orang-orang brengsek itu. Kau seorang Jung bukan?" tukas Changmin menaruh minat disertai smirk setan. Tangan Jaejoong terkepal erat menahan geram.
"Jung Yunho adalah hyungku."
"Artinya kau pasti sama seperti mereka. Oh,ya. Terima kasih pada ahjussi berjidat lebar yang membuat kita semua mengalami masa muda yang menyenangkan, sepertinya kau harus membaca aturan nomor 17 yang diterapkan tahun 98 gara-gara kelakuan bejat tuan Park yang terhormat." komentar Changmin pedas.
Aturan No. 17
Dilarang menjalin hubungan di Horikoshi Gakuen atau mendapat sangsi tegas berupa peringatan, skors atau dikeluarkan oleh pihak sekolah sesuai kebijakan yang berlaku sejak tahun 1998.
.
.
.
"Kau tidak bisa menjudge line82 karena kesalahan satu orang, Changmin-ssi." balas Jaejoong tegas.
Ha…Ha…Ha…
Gelak tawa Kim Junsu pecah, buru-buru ia bangkit dari kursinya dan langsung memeluk Kim Jaejoong gemas. Spontan Changmin dan Yihan memutar bola mata jengah. Titisan bebek yang satu ini memang susah di ajak kompromi. Secepat kilat Junsu melupakan kesepakatan mereka, begitu bertemu sosok cantik yang ia buru data-datanya sejak jadi perbincangan hangat di media Jepang bersama Jung Yunho.
Hugs
"Yyah. Apa kubilang! Dia sangat keren kan, Minie...Hanie...hehehe! Jung Jaejoong, kau harus menjadi temanku. Kau terlihat lebih cantik dari yang kulihat di Asahi. Tunggu sampai Jiyoong-ie melihatmu, ia pasti tak tahan menyeretmu ke salon dan melakukan make over. Jja, kita kekelas. Kita akan duduk sebangku! Abaikan saja dua orang bermulut sampah itu. Hey, margaku juga Kim. Dimasa lalu keluarga kita pasti masih berhubungan darah ne...bla, bla, bla...!"sembur Junsu sukses membuat Jaejoong terbengong dan terhuyung-huyung ikuti langkah cepatnya, tanpa sempat ucapkan salam pada Yuko sensei.
"Saudara katanya? Apa dia sedang bermain drama The Prince and The Paupers. Cih!"
"Kelihatannya 'istri' mu mengabaikanmu, brother?"tukas Yihan terkekeh.
"Dia sudah mendapatkan korban lain untuk mendengar ocehannya, syukurlah. Hidupku bisa tenang."
"Kasihan sekali, Jung Jaejoong. Telinganya pasti terus berdenging sekarang. Bwahaha...Tapi memang kuakui, dia cukup menarik." sambung Yihan seraya menyumbat telinganya dengan headset, itu senjata pamungkas untuk menghadapi celotehan Junsu, aniya? Di sudut gazebo, Soohyun layangkan tatapan kosong dan sendu ke namja cantik yang menghilang dari jangkauan matanya.
'Kalian benar-benar mirip. Kim Jaejoong.'
.
.
.
.
Three days later
Pernikahan putra tunggal milliader Jung digelar hari ini, Minggu 1 Mei 2017
Di kuil Ueno Toshogu, Tokyo
#
NKH
.
.
.
.
Tokyo, Jepang
Sannai nikko 2301 Tochigi
10.00 AM
Kuil Toshogu didirikan pada tahun 1627 di prefektur Tochigi untuk memuja dewa Tokugawa Ieyasu (Tosho Daigongen). Ada sekitar 200 lentera batu 'akarikago' yang merupakan simbol dari para bangsawan Daimyo berjajar di sepanjang jalan ke kuil, dengan setinggi dua meter. Di kuil yang menjadi icon kota Tokyo ini kau bisa menemukan kanei pagoda lima tingkat, koma-inu (patung singa-anjing penjaga jinja) dan taman ueno onshi kokuen.
Kuil emas Konjiki dou
Upacara shinzen kekonshiki dilaksanakan khidmat di Toshogu jinja, sekitar 69 keluarga inti yang turut hadir memberkati pernikahan Shinto ini. Boa nampak sangat cantik, anggun dan menawan dengan shiromuku atau kimono putih. Plus hiasan rambut berupa Kanzhaki, tsunokakhusi, wataboushi (tudung). Sementara Jung Kangta kenakan montsuki haori hakama, kimono resmi yang membuatnya terlihat gagah berwibawa. Pasangan serasi.
"Semoga pengantin di berkati kemakmuran, umur panjang, kebahagiaan...!"
Bla...
Bla...Bla...
Member line82 mengikuti ritual doa sang pendeta dengan khusuk, semua kecuali satu orang berjidat lebar. Yoochun sibuk tebar pesona, senyum maut dan kerlingan mematikan pada tiga miko (pendeta wanita) di belakang shinsoku. Ia jengah sekali melihat kelakuan Yunho dan Seunghyun yang tetap berperang dingin, otomatis Yoochun yang berada di tengahpun merasa stress di jadikan obat nyamuk.
"Kau sudah kehabisan stok hingga gatal ingin memerawani miko?"damprat Seunghyun jengkel.
"Aku tidak dengar. Hey, cantik!"
"Aissh, matamu itu, hyung. Jangan membuat kita malu."desis Yunho sebal.
"Lihatlah. Mereka menyukaiku."
"Mereka menertawai jidat lebarmu."
Hoh…
Yunho vs Seunghyun saling mengulas smirk iblis, tukar kode, mengangguk lalu sama-sama mengepalkan tinju. Bukkk! Hantaman keras dari kanan dan kiri mengenai kedua telapak kaki Yoochun yang sejak 10 menit lalu keram, karena kesemutan. Hasilkan lolong kesakitan empunya yang seketika terbungkuk-bungkuk menahan nyeri.
"Arrgghhh! Kalian ingin kubunuh? Sialan. Damn it...ka-ki-ku...!"makinya kesal. Padahal kurang dari tiga menit lalu mereka tampak seperti dua jenderal perang yang gagal negoisasi.
Urrggh~
Yoochun layangkan tatapan penuh dendam pada dua orang yang kini memasang wajah tak berdosa itu, sementara ia harus terbungkuk-bungkuk meminta maaf karena telah menjadi biang keributan. Seluruh pasang mata di jinja terarah ke tiga pria dewasa ini, termasuk Kangta yang melancarkan deathglare. Bisa-bisanya mereka bertingkah kekanakan di acara sepenting ini.
"Kita selesaikan diluar sekarang, hyung." pinta Yunho disambut anggukan mantap Seunghyun, ajakan itu otomatis langsung hasilkan delikan horor Yoochun. Siapa yang jamin keduanya tak saling bunuh
.
.
.
Lentera batu
12.00 AM
Seunghyun menyandarkan punggungnya di Ishidourou, lentera raksasa setinggi 6,8 meter yang menjadi ikon Toshogu jinja. Dengan gaya dingin serta angkuh menunggu kalimat penjelasan terlontar dari sang pemilik bibir hati yang berdiri di tengah Ooishi Torii (gerbang kuil). Di antara bunga botan dan Sakura yang mendominasi warna merah dan orange di taman Kokuen.
"Aku telah mengurus mikoyoshi untuk Jaejoong, Hyung. Dia akan menjadi bagian keluarga Jung." ujar Yunho sembari menatap Seunghyun yang memejamkan matanya, menahan erangan marah.
"..."
"Kuharap hyung bisa menerimanya sebagai dongsaeng."
"..."
"Kumohon. Lepaskan Kim Jaejoong."
Seunghyun terkekeh menyeramkan di sertai sorot mata menusuk, dengan jemari terkepal sempurna.
"Melepaskan? Kau lupa, Yunho ya. Aku sudah melakukannya untukmu lima tahun lalu. Ingat? Apa kau sudah kehilangan kewarasanmu, hm? Dia hanya pelacur kecil yang kau pungut dari jalanan. Kupastikan kau akan menyesali permintaanmu kali ini, enam bulan. Itu waktumu! Jika ia sampai melakukan kesalahan sedikit saja, aku bersumpah tak akan melepaskannya. Camkan kata-kataku!" putus Seunghyun sarat ancaman. Yunho mengangguk sanggupi persyaratan sang hyung, setidaknya ia bisa bernafas lega karena Seunghyun berjanji tak akan mengusik Kim Jaejoong.
Enam bulan, heung?
Kau tak akan tahu apa yang terjadi dalam tujuh hari mendatang, tuan Jung.
"Seekor gagak tidak akan berubah jadi merak, walau kau letakkan di dalam sangkar emas. Aku harus membuka matamu tentang siapa Kim Jaejoong yang sebenarnya! Hitam tetaplah hitam, kau pasti segera menyadari kesalahan yang kaulakukan dan saat itu tiba aku sendiri yang akan melemparnya ke jalanan. Seorang pelacur harus diperlakukan seperti pelacur, Yunho ya!"
.
.
.
"Kim Jaejoong? Siapa yang kalian bicarakan?"
Deg…
Kwon Boa terhenyak lemas menguping pembicaraan kedua dongsaengnya, aliran darahnya seolah berhenti mengalir. Astaga. Kenapa nama familiar itu kembali muncul di saat ia mengira semua baik-baik saja. Seunghyun langsung menghampiri noonanya, lalu merengkuh coba tenangkan yeoja itu.
"Tidak ada yang harus di cemaskan. Kami cuma selisih pendapat, noona. Jja kita masuk, tamu-tamu sedang menunggumu. Kau mau bergabung, Yun?" tukasnya di balas anggukan kecil oleh Yunho. Mereka tak tahu, sang noona telah mendengar semua percakapan mereka sejak awal.
.
.
.
Ooishi Torii
12.30 AM
"Ternyata kalian tak sehebat yang kudengar. Kim Jaejoong, jadi kau satu-satunya titik lemah persahabatan line82? Menarik."
Tap
Tap…Tap
Swing
Kelopak Sakura yang berguguran mengantarkan kepergian namja muda yang turut menguping perdebatan Jung Yunho dan Choi Seunghyun, sejak 15 menit lalu. Jin Yihan, jangan lupa ia adalah salah satu keluarga inti dari 11 cabang tahta bunga Krisan yang hadir di upacara Shinzen Kekonshiki.
Hufth…
Abaikan fakta tentang status adopsi Yihan, karena segala hal yang berhubungan dengan keluarga Showa selalu penuh dengan kejutan. Menarik.
.
.
.
.
Selasa, 3 Mei 2017
Venice, Italia
21.30 PM
Venice adalah kota paling indah di dunia yang terletak di Italia Utara dengan luas wilayah 412 km persegi dan populasi mencapai 300 juta jiwa. Ada banyak lokasi wisata yang tepat bagi pasangan honeymoon seperti grand canal, gereja St. Mark's Basilica, Piazza San Marco, Correr museum, pulau Murano, Ca Mocenigo, St. Mark's square dan Rialto market. Romantis
Cavalletti 3/74, 30121 Cannaregio
Hotel Dolomiti jadi pilihan noona Kwon menghabiskan satu minggu bulan madunya bersama Jung Kangta. Ia sengaja memesan superior Quadruple lengkap dengan fasilitas restoran pribadi, lounge TV, bar dan jacuzzi. Hotel ini terbilang dekat dengan Piazzale, St. Mark's dan jembatan Rialto yang cuma berjarak 150 meter.
Tap!
Tap! Tap!
Boa melenggangkan sepasang kaki telanjangnya dan mengulurkan negroni, minuman khas Italia yang terbuat dari campuran vermouth, gin dan campari. Coctail yang manis untuk menikmati pemandangan sunset dan grand canal view dari balkon suiteroom mereka.
"Kenapa aku merasa pikiranmu tak disini, oppa? Apa yang kau risaukan?" tegur Boa sendu.
Jung Kangta tesenyum sembari menarik bahu yeoja yang resmi dinikahinya dua hari lalu ini dengan lembut, lama. Pandangan mereka bertemu. Coba selami apa yang ada di kepala masing-masing, seolah akan ada jawaban yang terbersit selain praduga di otak Boa.
"Kau sudah lama bersamaku. Kenapa tidak bisa memahamiku, Boa ya?"
"Ini tentang Yunho dan Seunghyun-ie?"
"Hmm."
"Itu ada hubungannya dengan namja bernama Kim Jaejoong, oppa?"
"Kau mengetahuinya, hn?"
"Sebatas perselisihan mereka memperebutkan seorang namja yang tidak jelas asal usulnya, kenapa? Hanya karena namanya sama dengan mendiang Jaejoongie? Oppa, tidakkah kau khawatir dia memberi pengaruh buruk pada Yunho dan keluarga Jung. Terlebih latar belakang sosialnya. Kurasa dia cuma memanfaatkan kebaikan uri magnae..."kata Boa dengan wajah cemas. Kangta mengangkat dagu istrinya dan memberi usapan lembut di bibir merah itu. Hentikan kalimat protes 'Jung Boa'.
.
.
.
"Kau hanya belum mengenal Kim Jaejoong dengan baik, Boa ya. Kau benar. Nama yang sama tapi memiliki gender, karakter dan kepribadian yang berbeda. Percayalah pada Yunh. Kurasa kitalah yang harus mengucapkan terima kasih pada Kim Jaejoong, kehadirannya telah mengembalikan uri magnae menjadi Jung Yunho yang kita kenal lima tahun silam. Hangat, penyayang dan penuh perhatian."
.
.
.
.
(MIND READER MACHINE)
Sesempurna apapun manusia pasti pernah melakukan kesalahan
Tetapi seburuk-buruknya seseorang juga pasti pernah berbuat kebaikan
Bagaimana menurutmu?
~Jung Kangta~
.
.
.
TBC
.
.
.
.
Chapter 9 coming, finally...
Ada yang merasa TAT kelebihan cast, jangan khawatir semua tokoh memiliki porsi masing-masing kedepannya! Hehehe...kasih saran ne buat nama gank-nya JJ ntar #otakku buntu#
Oh,ya...mian buat reader yang merasa deskripsi Nara terlalu over n gomawo buat masukannya ne?
Okay, kalau buat branded Nara koreksi...tapi untuk detail tempat, maaf itu tidak bisa di gugat
Nara punya pertimbangan sendiri
Sejak memutuskan pensiun jadi reader n menulis TAT, Nara mencoba membuat sesuatu yang beda dengan meng-kolaborasikan RPU dengan my lovely Yoonjae
Mengingat banyaknya reader-ssi yang berstatus pelajar
Semoga bisa di ambil sisi positifnya ne, oh...rate M sebenarnya untuk bahasa yang kelewat vulgar
Adegan NC emang ada, tapi untuk mendukung linestory-nya aja
DEAL
.
.
.
Big Thanks To :
.
Nabratz
(Ahaha...masa sih? Enggak ah)
Azzahra88
(Akur koq...kalau enggak getok authornya! Hee)
Hana-Kara
(Pengalaman pribadi, Hana-ya...oh mengenai chapter Nara udah balas via PM)
My Jeje
(Hehehe...tapi Ahra-nya kan sadar Yunpa anggap dia sebagai dongsaeng?)
Sayuri Jung
(Istrinya 3, hehehe...tapi tinggal Go Hyemi deh)
Kaha
( Gomawo masukannya, semoga bisa lebih baik ke depannya ne)
Youleebhita
(Semoga bermanfaat, rrr...kalau chingu mabuk di Jepang, silahkan beli travelmin! Itu beneran ada loo...hehehe)
Misterius
(Gak koq...Ahra bakal baiiiiiik banget ke JJ, tapi endingnya!#tabok Nara#)
Momochan
(Sama-sama...iya, masih banyak malah ketambahan gank-nya JJ #hajar Nara ramai-ramai#)
Bestin84
(Lho...maunya appa kan gitu, gak tau 7 hari lagi...habislah Yunjae# ketawa nista#hehehe)
and
(Gomawo follow-nya, selamat datang di TAT)
.
.
.
SEE YOU NEXT WEEK
