TIME
PART 9
By: me
WARNING!
Rated : T to M
Genre: romance and sad
YAOI! BOY X BOY
G-RI ( G-dragon and seungri) / nyongtory
Cast:
kwon jiyong as G-Dragon
lee seunghyun as lee seungri
dong yong bae as taeyang
choi seunghyun as top
kang daesung as daesung
other pair seiringnya berjalan waktu
Disclaimer : FF ini asli milik saya
~Happy reading~
Mianhae baru update di karenakan sibuk dengan dunia nyata silahkan di baca dan maaf kalau ceritanya makin gaje ya bagi pembaca gelap terima kasih telah membaca cerita ku dan aku akan makin senang kalau kalian meninggalkan jejak di cerita ku ini.
Dan yang sudah coment dan ngevote aku benar-benar mengucapkan terima kasih maaf kalau komen kalian blm ku balas karena daku terharu ada yg ngasih support sama cerita ku ini
Banyak bacot aja sih authornya silahkan dibaca~~~~
"Orang itu benar-benar membuat ku marah" ucap jiyong menahan amarah
"Aku akan pulang besok, kalau seungri mencari ku dan aku belum pulang bilang padanya urusan ku belum selesai" pesan jiyong lagi
Mendengar itu park ahjussi hanya menganggukan kepalanya menandakan dia memahaminya.
Sepertinya park ahjussi memahami situasi apa yang sedang di alami jiyong sehingga dia tidak banyak bertanya. Tidak lama terdengar suara mobil keluar dari perkarangan rumah dari suara mobil tersebut bisa di pastikan mobil tersebut melaju dengan kecang.
#skiptime
Pagi hari yang cerah, seungri yang masih begitu asik dalam alam mimpinya kini mulai membuka matanya dengan pelan, dia menyentuh tempat di samping nya.
"Kosong? Apakah jiyong hyung belum pulang?" Batin seungri penuh tanda tanya segera saja seungri mandi dan mengganti piyamanya dengan baju yang di belinya kemarin.
" selamat pagi tuan, sarapan sudah siap di meja makan" ucap seorang maid saat melihat seungri keluar dari kamar.
"Ahh ne, aku akan segera sarapan" balas seungri dengan ramah sambil menuju ruang makan dan maid tadi mengikutinya di belakang.
"Selamat pagi tuan, menu sarapan hari ini adalah pancake dengan maple syrup serta susu hangat" jelas park ahjussi yang sudah menunggunya di ruang makan
"Ahjussi apakah jiyong hyung belum pulang?" Tanya seungri sambil duduk di kursi, sepertinya yang masih saja khawatir tentang jiyong
"tuan jiyong belum pulang, tuan seungri tidak usah khawatir setelah sarapan cobalah untuk menghubungi tuan jiyong" saran park ahjussi setelah menangkap adanya nada khawatir dari pertanyaan seungri
"akhhhh..." Rintih seungri pelan sambil memegang kepalanya pelan
"Tuan tidak apa-apa? Kepala tuan sakit? Atau ada bagian yang lain sakit" tanya park ahjussi panik saat melihat seungri merintih kesakitan
"Gwechana... Kepala ku hanya sedikit pusing tidak usah terlalu khawatir" balas seungri berusaha menenangkan park ahjussi
Park ahjussi tidak percaya perkataan seungri dia memanggil beberapa maid "segera telpon dokter kim, bilang padanya ada yg sedang sakit dan bereskan sarapan ini bawa ke kamar tuan seungri biar dia sarapan di kamarnya" perintah park ahjussi kepada para maid tersebut.
"ahjussi, seungri tidak apa-apa" ucap seungri menenangkan park ahjussi
"Lebih baik tuan seungri pergi ke kamar biar ahjussi membantu mu, dan lebih baik di periksa sekarang tuan agar tau kenapa tuan seungri jadi begini" balas park ahjussi dengan tenang
Mendengar hal itu seungri mengangguk pasrah, dia menuju kamarnya sambil di bantu beberapa maid beserta park ahjussi. Sesampainya di kamar seungri segera berbaring di atas ranjang karena kepalanya semakin pusing saja. para maid segera membantu seungri dan memasangkan selimut ke tubuh seungri.
"Bisakah kalian jangan mengatakan kepada jiyong hyung kalau aku sakit, ku tidak mau kalau jiyong hyung khawatir" ucap seungri dengan tatapan memohon
"Terlambat seungri ah, ahjussi baru Saja menghubungi tuan jiyong dan dokter kim" jawab ahjussi park dari arah pintu kamar
Mendengar hal itu seungri hanya bisa mengehela napas panjang, dia hanya tidak ingin merepotkan jiyong.
park ahjussi kemudian memerintahkan untuk para maid membuat sarapan yang baru untuk seungri serta kalau dokter kim datang untuk segera mengantarkannya ke kamar karena park ahjussi menjaga seungri di dalam kamarnya.
"park ahjussi... Siapa yang sakit? jiyong kah?" Tanya dokter kim yang baru saja datang dan memasuki kamar jiyong
"Anniya, Yang sakit adalah kekasihnya" jawab park ahjussi dengan ramah
"Uhhh kekasih? Jiyong tidak pernah menceritakannya lebih baik aku akan menanyakannya langsung" ucap dokter kim tersebut memandang seungri yang tengah tertidur
Dokter kim akhirnya memeriksa seungri dengan perlahan dan tentu saja seungri di bangunkan oleh dokter kim agar mempermudah dirinya saat memeriksa seungri.
"Apakah kepala mu sakit atau pusing" tanya dokter kim sambil menulis sesuatu di buku yang dia bawa
"Ungggg..."
"SEUNGRI!" Pekik seorang namja yang berada di pintu kamar seungri
bisa di pastikan suara yang terdengar itu adalah milik jiyong.
"baby are you sick? apakah ada yang sakit? Kenapa kamu tidak bilang kepada hyung kalau kamu sakit" ucap jiyong dengan nada khawatir yang sangat terlihat
Dokter kim hanya bisa membulatkan matanya tidak percaya bagaimana sikap jiyong saat melihat seungri terbaring lemah, dia tidak menyangka kalau jiyong yang selama ini dia kenal itu memiliki sifat lain seperti ini.
"Mianhae hyung, pagi tadi saat seungri mau sarapan tiba-tiba kepala seungri pusing dan lama kelamaan menjadi sakit. Seungri tidak mau merepotkan hyung" jawab seungri pelan
"Sssttt baby, lain kali kau harus memberi tahu kepada hyung tentang apapun terjadi yang menyangkut pada mu" ucap jiyong menghampiri seungri dan duduk di samping ranjang tanpa menghiraukan dokter kim
"Ekhhmmm... Ekkhmmm... Jiyongssi bisakah kamu pergi ke sisi lain agar aku bisa memeriksa KEKASIHMU" ucap dokter kim menekankan pada kata kekasih dan itu membuat seungri merona parah
"Arraso... Arraso..." Ucap jiyong mengalah dan memberi sedikit ruang agar dokter kim bisa memeriksa seungri
"seungri kau sudah menjawab pertanyaan ku tadi tanpa sadar saat menjelaskan kepada jiyong dan sekarang pertanyaan ku terakhir apakah kamu pernah mengalami benturan keras?" Tanya dokter kim lagi
"Ahh nee, saat aku masih kecil aku pernah mengalami kecelakaan mobil bersama orang tua ku" jawab seungri jujur, mendengar itu dokter kim menganggukan kepalanya
"Besok kau harus ke rumah sakit agar aku bisa melakukan CT scan terhadap kepala mu agar nanti aku bisa menentukan apa penyakit mu dan mengetahui cara penyembuhannya" ucap dokter kim dengan serius
"Apakah ada sesuatu yang buruk" tanya jiyong menatap dokter kim
"Hanya kecurigaan seorang dokter makanya aku ingin memastikan dengan CT scan kepada seungri" jelas dokter kim
"Seungri ini obat yang ku bawa untuk mu karena saat park ahjussi menelpon ku dia telah menjelaskan kondisi mu sehingga aku bisa membawa obat mana yang cocok untuk mu" ucap dokter kim sambil menaruh beberapa obat di atas meja di samping ranjang seungri
"Ahh ne gomawo, tapi sebenarnya rasa sakit di kepala ku sudah mulai menghilang dan bahkan tidak terlalu terasa lagi" jawab seungri
"Hmmmp.. Arasso lebih baik aku beristirahat dan obat ini kau minum saat makan siang nanti, jiyong ah aku permisi pulang" ucap dokter kim tersebut
"dan kau jiyong kau berhutang penjelasan kepada ku, bagaimana kau bisa mendapatkan kekasih yang begitu manis seperti itu, aku juga ingin mendapatkan kekasih yang manis seperti itu" ucap dokter kim berlalu santai keluar kamar jiyong dan telah di tunggu oleh para maid untuk mengantarnya.
"Dokter itu teman mu ya hyung?" Tanya seungri
"Ahhh ne, namanya kim jong woon, teman-teman dekatnya memanggil dia yesung karena suaranya bagus namun dia lebih memilih menjadi dokter dari pada penyanyi"jelas jiyong duduk di samping ranjang
Kamar jiyong
"oh ya, bukan kah malam ini seungri harus menemani hyung ke pesta, seungri belum menyiapkan memakai baju apa" ucap seungri sambil berusaha duduk
"Yahhh, kau harus banyak beristirahat lebih baik berbaring saja dan baby masalah pesta hyung bisa membatalkannya" ucap jiyong mencegah seungri yang ingin bangun dari tidurnya
Namun pada dasarnya seungri sedikit keras kepala dia tidak mau menuruti kata jiyong, sehingga sekarang seungri tengah duduk diatas ranjang sambil bersandar di headbed dengan bantal yang berada di punggung seungri agar tidak sakit.
"Baby dengarkan hyung, kita tidak usah pergi ke pesta pikirkan kesehatan mu itu" jelas jiyong lagi sambil mengelus tangan seungri pelan
Dan bisa di tebak jawaban seungri adalah gelengan kepala yang menandakan penolakan.
"Pleasee, biarkan seungri menemani hyung kepesta itu" ucap seungri memelas
"hah kalau begini mana bisa aku menolaknya" batin jiyong
"Arra...arra... Kau boleh ikut" ucap jiyong akhirnya mengalah
"Gomawo hyung, hmmmp kemarin malam hyung pergi kemana?" tanya seungri
"Hyung ada urusan penting mianhae meninggalkan mu sendirian" ucap jiyong meminta maaf kepada seungri
"Nee hyung, tapi ku mohon jangan lupa beristirahat jaga kesehatan mu" jawab seungri dengan nada khawatir
GREP...
jiyong mendengar perhatian yang seungri berikan membuat dirinya begitu senang.
"gomawo baby telah mengkhawatirkan hyung" ucap jiyong melepaskan pelukannya
Seungri menatap mata jiyong dengan seksama dan entah kenapa seungri terhipnotis dengan mata tajam jiyong
"Hyunggg" gumam seungri pelan saat jiyong mendekatkan wajahnya ke wajah seungri
To Be Continue
