Author : Han Hye Neul

Genre : Romance , sad

Rating : T

Main cast :
Cho kyuhyun as namja
Lee sungmin as yeoja

Other cast : always find by ur eyes ^^

Warning : Typo dimana-mana , GenderSwitch , tak sesuai karakter aslinya.

Annyeong readers, setelah sekian lama hiatus dari dunia perFF-an kali ini aku Comeback membawa FF GS pertama aku dengan pairingnya itu Kyumin. "I give my first love to you" sendiri itu sebenarnya adalah sebuah film one episode (?) Lngsung habis. Karena aku sangat menyukai film ini, terbesitlah dibenakku buat jadiin Film ini jadi FF yang castnya aku ganti jadi kyumin. So Don't BASH ! Don't be Silent reader ! Unlike ?! Just don't READ !. Semoga bsa ksih aku masukan biar jdi author yg baik (?). Okayy ! Go to story !

The STORY BEGIN

-0o0-

*All author POV*

Henry memang membawa sungmin pulang ke Kyunghee University namun bukan keasrama melainkan ke Gedung Olahraganya. Kini mereka berdua duduk berdampingan dikursi penonton. Sungmin hanya bisa menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong. Bahkan tak jarang air matanya lolos begitu saja. Henry membenarkan posisi jasnya agar nyaman ditubuh sungmin. Dan tindakan henry membuat sungmin sedikit terkejut.

"Sunbae!",ucap sungmin reflek sambil menatap henry.

"Gwaenchana, aku hanya khawatir melihatmu begini.. Ini lebih menyakitkan, dibanding mendengarmu menolakku",jelas henry.

Sungmin kembali mengalihkan pandangnya lurus kedepan."Aku merasa sangat bodoh sekarang, aku tidak rela melihatnya dengan yeoja lain tapi hatiku benar-benar tidak ingin melepaskannya",jelas sungmin sambil kembali menitikkan air mata.

Grepp

Henry memeluk sungmin. Awalnya sungmin kaget namun setelah itu ia merasa nyaman. Karena memang saat ini itulah yg ia butuhkan."Uljima~",bisik henry. Entah setan mana yang merasukki henry, ia mendekatkan wajahnya ke tengkuk leher sungmin. Dan menciuminya perlahan. Seketika sungmin langsung membulatkan matanya dan melepas pelukan henry.

Plak!

Tanda merah dipipi henry menjadi bukti betapa kerasnya sungmin menamparnya."Apa yang sunbae lakukan?!",bentak sungmin.

"Mian.. Aku tak bermak-",ucapan henry belum selesai sungmin sudah bangkit berdiri.

Srett brakk

Sungmin melepas jas henry dan melemparnya ke henry."Nappeun!",bentak sungmin lalu meninggalkan henry.

"Sungmin-ah!",teriak henry dari dalam gor. Namun sungmin tetap melangkah menjauhi tempat itu.

-0o0-

Sungmin melangkah gusar menuju kamarnya. Setelah sampai dikamarnya, dilihat roomatenya itu tengah asik mendengar earphone. Saat sadar sungmin ada didalam kamar dan duduk termenung dikasur milikknya, eunhyuk melepaskan earphonenya.

"Omona! Minnie kau kenapa eoh ? Kau terlihat berantakan sekali, palli mandi sana",saran eunhyuk.

"Aku putus dengan kyuhyun, hyukkie. Eottokhae ? Ditambah henry sunbae menambah masalahku, naega eottokhae ? Hikss hikss", kini sungmin terisak kembali.

"Sudah sudah uljima~ aku yakin tak lama lagi juga kau akan berbaikan dengan kyuhyun",tebak eunhyuk.

"Tapi dia mencium yeoja itu hyuk! Hikss hikss",

"Bukankah kau mengenalnya lebih dari siapapun yang ada dikampus ini ? Setidaknya kau bisa menilai apa mungkin ia melakukan hal itu, iya kan ?",

"Aku tidak tahu harus bagaimana lagi hyuk"

"Lebih baik sekarang kamu mandi dan istirahat untuk menenangkan pikiranmu baru mengambil tindakan yang memang terbaik, arratji ?",saran eunhyuk kembali.

"Baiklah, arraseo, gomawo hyukkie"

-0o0-

Pagi hari ini sungmin memilih untuk menggunakan kacamata. Karena ia yakin matanya bengkak sekarang. Ia sibuk memainkan ponselnya saat masuk kelas. Dan saat ia akan duduk ia baru menyadari bahwa dibangku sebelahnya ada sosok orang yang sangat tidak ingin ia temui saat ini."Bagaimana aku bisa lupa kalau hari ini aku memiliki kelas yang sama dengannya? Sungmin babo!",umpat sungmin dalam hati.

"Mian, karena tidak ada tempat kosong lagi jadi aku tetap duduk disini",ucap sosok itu yang ternyata adalah kyuhyun.

"Gwaenchana, lagipula aku sedang tidak ada niat untuk mengikuti kelas hari ini.",ucap sungmin datar sambil meninggalkan kyuhyun dikelas.

Seisi kelas sangat terkejut dengan tindakan sungmin hari ini. Padahal biasanya jika kyuhyun sekelas dengannya, pasti ia menempel terus dengan kyuhyun. Sedangkan hari ini ? Sungmin malah mengacuhkan kyuhyun.

"Whoa! Sepertinya Kyumin couple sudah musnah ya?","kyumin bisa ribut juga ya?","kejadian langka nih kyumin diam-diaman","sepertinya putus","apa kyuhyun ditinggal oleh sungmin?". Ya begitulah kira-kira bisik-bisik seisi kelas yang masih bisa ditangkap indera pendengaran kyuhyun.

"Hahh ~",kyuhyun menghela nafas panjang."Sepertinya hari ini akan banyak gosip menyebar",gumamnya pelan.

-0o0-

Dikantin sungmin sudah membeli makanan saat ia menuju meja favoritenya jika makan dikantin. Ia mendapati sosok kyuhyun duduk dimeja itu. Kyuhyun menoleh kearah sungmin sehingga kedua pasang mata itu saling bertemu. Dengan cepat sungmin mengalihkan pandangannya kesembarangan arah dan tanpa disengaja sosok henrylah yang didapatinya.

"Henry sunbae!",panggil sungmin sambil menghampiri meja henry."Boleh aku bergabung?",tanya sungmin mengingat henry sedang bersama teman-temannya.

"Tentu saja!",ucap henry antusias.

"Ehemm! Sepertinya alamat kita diusir nih, mendingan kami pergi dulu ne ?",ucap salah satu teman henry.

"Mian sunbae aku jadi mengacaukan makan siangmu dengan chingudeulmu", ucap sungmin menyesal.

"Aigoo! Gwaenchana, malah aku harusnya yang minta maaf atas kejadian kemarin. Sungguh, aku tidak bermaksud menyentuhmu, mianhae",jelas henry dengan raut wajah penuh penyesalan.

"Gwaenchana sunbae aku sudah memaafkannya",ucap sungmin.

Tanpa sungmin sadari kyuhyun masih menatapnya."Cih! Rasa suka hoobae ke sunbaenya ? Apa ini rasa suka yang ia maksud ?",gumam kyuhyun pelan.

"Sepertinya rumor bahwa kyumin putus itu benar ya ?","lihat tuh kyumin berpisah","sungmin sekarang bersama henry","yah jelas saja sungmin memilih henry sunbae yang sempurna dan tidak penyakitan sepertinya". Ucapan bisik-bisik seisi kantin itu masih terdengar jelas ditelinga kyuhyun maupun sungmin.

"Aku muak dengan semua ini!",ucap kyuhyun dan lebih memilih pergi dari tempat itu.

Disisi lain,"min, maukah kamu jadi yeochinku ? Setidaknya kau bisa berusaha menerimaku",ucap henry yang sepertinya tidak dihiraukan sungmin karena sejak mendengar bisik-bisik itu ia memperhatikan kyuhyun. Dan kini ia melihat kyuhyun beranjak pergi.

"Kyu!",ucap sungmin pelan namun masih dapat didengar jelas oleh henry."Mianhae sunbae, aku harus pergi",ucap sungmin lalu meninggalkan henry.

"Aigoo, sepertinya ia tidak akan pernah menganggapku, ck",gumam henry.

-0o0-

Sungmin mengikuti kyuhyun keluar dari kantin."Aku merasa jahat memutuskannya secara sepihak begini, dan ditambah lagi ucapan para orang bodoh dikantin itu benar-benar membuatku kesal! Andai tadi tidak ada kyuhyun sudah kuhabisi mulut orang yang bilang kyuhyun penyakitan! Tau apa mereka tentang kami!",umpat sungmin sepanjang perjalanan mengikuti kyuhyun. Namun ia menjaga jarak agar kyuhyun tidak sadar diikuti olehnya.

Ternyata langkah kaki kyuhyun menuju taman belakang. Dan mulai kabur lagi. Sungmin menghela nafasnya panjang."Ia pergi menemui noona-nya lagikah ?",gumam sungmin.

-0o0-

Dan benar saja kyuhyun memang menuju rumah sakit. Tapi saat ia masuk keruang rawat ryeowook hanya sesosok suster yang didapatinya."Suster, pasien diruangan ini kemana ya ?",tanya kyuhyun kepada suster yang tengah memberesi tempat tidur pasien itu.

"Apa anda keluarga pasien ?",tanya suster itu.

"Ani, saya chingu-nya",jawab kyuhyun.

"Pasien dikamar ini semalam sudah meninggal karena penyakitnya",jelas suster itu yang membuat kyuhyun terpaku.

"Me-meninggal ?",gumam kyuhyun.

Kini kyuhyun melangkahkan kakinya gontai menuju atap balkon rumah sakit. Ia mendudukkan dirinya dibangku yang ada disitu. Nafasnya memburu, dadanya begitu sakit. Air matanya terus mengalir. Pikirannya kini melayang jauh kesaat-saat sungmin menangis saat tahu dia hanya bisa bertahan sampai umur 20tahun ,saat-saat bersama dengan sungmin. Airmata kyuhyun kian mengalir deras."Apa ini yang nanti akan kamu rasakan min saat aku pergi ?","aku tidak ingin kamu merasakan ini min, sangat sakit", batin kyuhyun kini bermonolog.

Entah bagaimana tapi kyuhyun membayangkan sungmin terisak menangis didepan jasadnya. Rasanya begitu sakit membayangkan hal tersebut."Aku takut min! Hikss",kyuhyun semakin terisak.

-0o0-

Setelah puas menangis diatap rumah sakit sampai malam, kyuhyun memutuskan untuk kembali ke Kyunghee University. Namun bukan keasramanya melainkan asrama yeoja. Kini pikirannya hanya tertuju pada sungmin. Ia sangat membutuhkan sungmin sekarang.

Tok tok tok

Eunhyuk tersentak kaget karena kaca jendela kamarnya seperti dilempari batu."Min! Apa itu ? Apa ada maling ?",ucap eunhyuk ngelantur.

"Eish, mana ada yang begitu! Coba lihat, mungkin ada orang bodoh yang iseng",ucap sungmin enteng sambil membalik lembaran buku yang tengah dibacanya sambil tiduran.

"Eish! Kenapa harus aku?",protes eunhyuk.

Tok tok tok

Bunyi itu kembali terdengar."Itu karena kau dekat jendela!", jawab sungmin yang akhirnya membuat eunhyuk membuka jendela dan melihat keadaan sekitar."Aigoo! Min! Sepertinya orang bodoh yang iseng itu adalah kyuhyun! Lihat sini!",ucap eunhyuk yang sontak membuat sungmin buru-buru menuju jendela untuk memastikan. Dan benar saja itu ternyata kyuhyun,"aish! Apa yang dia lakukan?!",umpat sungmin lalu ia membuka jendela.

"Apa yang kau lakukan eoh ?",oceh sungmin.

"Turunlah! Aku membutuhkanmu chagia~",ucap kyuhyun sambil memamerkan deretan gigi rapinya.

"Mwoya ? Apa kau tidak ingat kalau kita sudah putus ? Lagipula namja dilarang ke asrama yeoja!",

"Kapan aku menyetujui pernyataan terkutukmu itu eoh ? Palli turun sebelum aku ketawan security",

"Aish! Dia itu suka seenaknya!",umpat sungmin akhirnya ia turun. Ia berlari kecil menghampiri kyuhyun."Apa yang kau lakukan eoh ?",protes sungmin.

"Kajja! Sebelum kita dilihat security", ajak kyuhyun.

Ternyata kyuhyun membawa sungmin ke taman belakang dan mendudukan diri mereka dihamparan rumput yang luas itu. Kyuhyun tak henti-hentinya menatap wajah sungmin."Kau kenapa eoh ? Jangan menatapku begitu",ucap sungmin gugup.

"Bogoshipo!",ucap kyuhyun yang membuat sungmin merona."Ucapanmu kemarin ini benar-benar seperti kutukan untukku min, bahkan aku pikir aku akan menghadapi maut saat itu",ucap kyuhyun tetap sambil menatap sungmin.

"Mwoya ? Apa sakitmu kambuh lagi ? Apa sekarang masih sakit ?",tanya sungmin tanpa ia sadari tangannya memegang dada kyuhyun dan menatap kyuhyun khawatir.

"Nan gwaenchana, aku hanya takut min.",ucap kyuhyun.

"Waeyo ?"

"Ryeowook noona meninggal min"

"Meninggal ?",sungmin menundukkan kepalanya."Cih! Dia takut kehilangan noonanya ?",umpat sungmin dalam hati.

"Aku takut min, aku takut jika pada saat ajalku tiba nanti kau akan merasakan sakit, aku takut kau akan menangis, aku takut tidak bisa menenangkanmu, aku takut aku tidak bisa memelukmu dan meyakinkanmu bahwa aku baik-baik saja, aku takut kau tidak akan menjalani hidupmu dengan baik, aku takut kau akan membenciku karena meninggalkanmu, aku takut kau akan menyakiti dirimu,aku hikss hikss takut semua itu terjadi",sungmin terpaku mendengar ucapan kyuhyun yang kini terisak dihadapannya. Tanpa sungmin sadari airmatanya mengalir begitu saja,"kau mengkhawatirkanku ?",gumam sungmin.

Dengan perlahan sungmin memeluk kyuhyun hingga kyuhyun menangis dibahunya. Ia mengusap punggung kyuhyun lembut. Tak jarang air matanya juga ikut mengalir seiring isakan kyuhyun.

"Gogjeongma kyu, appaku seorang uisa! Dia pasti akan menyembuhkanmu! Dan kita tak akan berpisah! Arratji!",ucap sungmin berusaha menenangkan kyuhyun.

Setelah kyuhyun bisa kembali menetralkan perasaannya ia melepas pelukannya dan menatap sungmin."Minnie gomawo",ucap kyuhyun."Dan..",lanjutnya menggantung.

"Dan ap-",belum selesai sungmin menyelesaikan ucapannya kyuhyun sudah kembali membungkam bibir sungmin dengan bibirnya. Tak lama ia melepaskan ciumannya.

"Ini hanya aku lakukan pada 1 orang didunia ini, dan itu kamu Cho sungmin. Minnie saranghae",ucap kyuhyun dengan tatapan lembut.

"Naddo saranghae kyu",balas sungmin.

Disisi lain ada sepasang mata yang menatap kyumin daritadi."Sepertinya memisahkan kyumin itu sangat sulitt",gumam sosok itu dan pergi dari sana.

-TBC-