Chanyeol mendorong kursi roda Jae Ah menelusuri koridor menuju tempat kelas Baekhyun berada keesokan harinya.

Mereka berbicara satu sama lain dengan serunya hingga tertawa dan membuat beberapa orang yang mereka lewati menatapnya.

"Nah, ini dia kelasnya." Kata Chanyeol saat mereka di depan kelas Baekhyun. Dia tersenyum lebar lalu berdiri disamping Jae Ah.

"Masih belajar?" Tanya Jae Ah sambil mengalungkan tangannya pada lengan Chanyeol.

Chanyeol tersenyum, "Sebentar lagi juga selesai."

Setelah beberapa menit berlalu, pintu kelas itu terbuka dan profesor Kim keluar terlebih dahulu diikuti murid lainnya.

Chanyeol mengerutkan dahi saat tak melihat Baekhyun diantara orang-orang yang keluar dari sana. Dia berjalan meninggalkan Jae Ah yang mengerutkan dahi untuk melihat ke dalam kelas.

Ada Kyungsoo disana yang sedang membereskan buku-bukunya ke dalam tas. Kyungsoo tak menyadari kehadiran Chanyeol yang kini sudah berdiri disampingnya.

"Kyungsoo-ya." Panggil Chanyeol membuat wanita itu terkejut dan dengan ragu menatap pria itu.

"Oh ah, Chanyeol!" Kyungsoo tersenyum, "Ada apa?" Tanyanya.

"Kau sendiri? Dimana Baekhyun?" Chanyeol menatap sekitarnya yang kosong hanya tinggal mereka berdua.

"Baekhyun ada sama Luhan, dia bolos." Kyungsoo mencebik, "Anak itu suka main-main aja."

Chanyeol tertawa, "Sudahlah, namanya Byun Baekhyun, kalau bukan, gakkan kaya gitu."

Kyungsoo tertawa dan mengangguk, "Benar." Kyungsoo menarik bibir tipis, "Kau sendiri?"

Chanyeol menggeleng, "Tidak, aku sama Jae Ah, dia ada di luar." Jawabnya, "Tadinya aku ingin mengajak Baekhyun untuk main, tapi sepertinya dia lebih memilih Luhan dari pada temennya ini."

Kyungsoo tertawa, "Ayolah, kau itu sama Baekhyun dari kecil, memangnya gak bosen apa? Lagian, bukankah ini juga kesempatan yang bagus untukmu?" Kyungsoo mengedipkan sebelah matanya jahil.

Chanyeol tertawa dibuat tersipu, "Iya juga sih, soalnya kalau aku ajak Baekhyun duluan dia gak mau sama Jae Ah terus." Kyungsoo hanya diam tak menanggapi, "Ayo kita keluar."

"Ayo."

Lalu mereka berjalan beriringan sambil berbincang-bincang menanyai kabar dan segalanya.

"Berapa bulan disini?"

"Tiga."

Perbincangan mereka berhenti saat keluar dari kelas dan menemukan Jae Ah serta Jong In yang kini menatap mereka.

"Yo! Park Chanyeol! Teman yang tak menemui temannya sendiri hingga bertemu seperti ini."

Chanyeol tertawa kemudian memeluk Jong In sebentar, "Sorry, sorry, emang sengaja gue gak mau ketemu sama lu kok."

Jong In langsung pura-pura menonjok perut Chanyeol, "Sialan lu!" Kemudian mereka tertawa puas.

"Ayo kita pulang Kai." Jong In menatap Kyungsoo - kekasihnya - kemudian mengangguk.

"Balik duluan broh, sampai jumpa." Jong In menepuk pundak Chanyeol beberapa kali lalu merangkul pinggang Kyungsoo dengan erat dan meninggalkan Chanyeol serta Jae Ah yang menatap kepergian mereka.

"Yah, Baekhyun sedang main sama Luhan, Jae, jadi gimana dong?" Chanyeol berjalan kebelakang kursi roda Jae Ah dan mendorongnya.

Jae Ah menarik salah satu sudut bibirnya - tersenyum tana sepengetahuan Chanyeol, "Yah sayang sekali, padahal aku ingin main dengannya." Jawabnya.


Kapan Update? Gue bakal update gak tentu, kebetulan ini udah cukup panjang, jadi bisa fast update, bisa lama kalo udah gada stok di guenya. Jujur gue selalu baper dengan apa yang gue tulis sendiri, jadi gue bisa down banget sampe nyerah dengan keadaan yang gue buat sendiri.

yang minnta gue panjangin ceritanya, gue gak bisa. ini udah batas gue dalam menulis di setiap chapnya. Ngegantung? ya gue tahu dan gue gak peduli, meskipun gue tahu kalian bakal gak suka, tapi gue puas nulis itu.

Thanks yang udah review, follow, sama favorite-in cerita ini. Gue gakkan banyak ninggalin note kaya gini, tapi gue sering baca review kalian kok dan gue bakal kumpulin pertanyaan kalian dan menjawabnya di ain kesempatan lagi.

Regads,

LittelDi