Theme Song : Just You – Suju K.R.Y
Tittle : Just You
Author : Iin Diyah Fb : IinDiyah SparkyuElf
Genre : Genderswich, Romance, SAD(?)...dan tentukan sendiri..
Cast : Lee Sungmin Minnie (yeoja)
Lee Hyena (little Minnie)
Cho Kyuhyun (namja)
EunHae (Y.N)
Lee Seul Rin (little Eunhae)
Cast selanjutnya menyusul ya..
Warning : ff ini banyak sekali TYPO(s) berserakan dimana-mana.. hehehee
- Happy Rading -
...PART 9...
Saat ini Hyena dan Kyuhyun sedang menikmati makan malam yang Kyuhyun pesankan tadi. Mereka makan dalam keheningan, hanya ada Kyuhyun dan Hyena di meja makan Hotel tempat tinggal Kyuhyun selama di indonesia ini.
Hanya Bunyi goresan sendok dan piring yang terdengar diantara keduanya. Sampai Kyuhyun mulai mengubah keheningan itu.
Cho Kyuhyun Pov..
"ehemm..."
Aku sungguh tidak suka dengan keadaan yang seperti ini. hening dan membuat canggung suasana. Atau mungkin sekarang saatnya ?... haisssssss menyebalkan sekali.
Tapi apa tidak papa bertanya sekarang ?, sekarang aku malah takut jika dia marah padaku. Aku tidak tau kenapa ?. yang jelas aku ingin selalu ada didekanya terus..
Kulihat dia sangat menikmati hidangan ini, aku juga begitu. Dia sangat cantik seperti Minnie, tapi kenapa bibirnya tidak tipis seperti Minnie ?, tapi matanya sangat mirip dengan Minnie #itu karena bibirnya mirip lu Kyuppa :p#.
'Tanya tidak tanya tidak tanya tidak tanya tidak tanya...' aku terus bermonolog sendiri dalam hati dengan terus menyantap makananku sambil sesekali kulirik Hyena.
Aiisssss... aku bisa gila jika begini terus! Kutannyakan saja.
"ehemm.." aku kembali berdehem, berharap Hyena terpanggil dan menatapku.
Berhasillll... Hyena menatapku. Aku yakin ini saatnya ! kucoba saja...
"ada apa ?." tanyanya bingung. Mungkin dia benar benar bingung karena aku berdehem terus. Tapi aku sedang tidak sakit tenggorokan atau radang.
Hyena menatapku dan aku juga. Aku tersenyum "mmm... apa aku boleh menanyakan sesuatu ?" aku benar benar memberanikan diri. Tapi kenapa rasanya setegang saat aku menyatakan perasaan ke Minnie.
Kulihat Hyena sedikit berfikir untuk memjawab pertanyaanku. Apa pertanyaanku seberat itu ? aku kan hanya bertanya seperti itu.
"mm.. memangnya apa yang mau kau tanyakan ?" ucap Hyena. Akhirnya dia menjawabku...kkkkk
"itu... mmm... tenatang.. gadis yang ada di foto itu.."
Cho Kyuhyun Pov end
"dia... ibumu ?" tanya Kyuhyun dengan hati-hati. Jujur saat ini dirinya merasa sedikit khawatir.
Mendengar pertanyaan Kyuhyun, Hyena langsung menghentikan kegiatan memaknanya itu. Hyena menjatuhkan sendoknya dengan tidak sengaja membuat Kyuhyun maupun dirinya kaget.
Kyuhyun menatap Hyena bingung, 'apa sebegitu rumitnya pertanyaanku ini ? tapi kurasa tidak serumit soal ujian sekolah' umpat Kyuhyun dalam hati.
Sedangkan Hyena. Hyena terus mengumapat dalam hatinya. Apakah harus dijawab jujur ? atau berbohong ? atau... enatahlah... saat ini Hyena sangat bingung.
"kenapa... kau bertanya seperti itu ?" akhirnya Hyena memberanikan diri untuk berbicara. Meskipun buka menjawab pertanyaan Kyuhyun. Kini tatapan mereka bertemu.
Kyuhyun menarik nafas terlebih dahulu. Guna menenangkan hatinya yang gunda.
"kau ingat ceritaku saat di prescon ?, tentang gadis yang aku cintai." tanya Kyuhyun memulai misinya. Yang dijawab hanya dengan anggukan Hyena.
"namanya Lee Sungmin. Mungkin saat ini usianya sudah hampir 30 tahun. Dia sangat cantik, matanya persis seperti matamu, pipinya juga sama sepertimu, chubby dan sangat manis. Aku sangat mencintainya, namun aku malah melukainya."
Kyuhyun mulai menerawang kembali kejadian masalalunya dan menceritakan ditel kenangan yang sangat menyakitkan baginya itu.
Entahlah.. kenapa Kyuhyun menceritakan hal yang selama ini ia rahasiakan dari orang lain, bahkan orangtua atau kakanya saja tidak tau tentang hal ini. tapi kenapa dia berani menceritakan hal ini pada Hyena ?. bagaimana jika Hyena menjual berita ini pada wartawan ?. pasti Kyuhyun akan mendapat masalah besarkan.
Tapi... dalam hati Kyuhyun, dirinya sperti memiliki kekuatan untuk menceritakan hal ini pada Hyena yang notabenya orang baru, bahkan bisa dibilang orang asing. Mengingat pertemuan mereka hanya dua kali saja.
Seperi tanpa beban dan sebuah keharusan. Kyuhyun terus menceritakan hal itu. Dan diakhiri dengan cerita bagaimana dirinya mencapakkan Sungmin.
Hyena... sepanjan Kyuhyun menceriyakan hal yang menyakitkan bagi Eommanya itu dia hanya diam, membiarkan Kyuhyun berbicara, mengungkapkan isi hatinya. Hyena terus menatap Kyuhyun dan Kyuhyun pun terus menatap Hyena.
Sampai pada Kyuhyun bercerita bagaimana dirinya mencampakan Sungmin, Eommanya. Yang bagi Hyena itu sama saja Kyuhyun juga mencampakan dirinya. Karena pada saat itu dirinya tengah berada dalam tubuh Sungmin, meski baru beberapa minggu.
Tanpa sadar Hyena mengeluarkan airmatanya. Dirinya bisa merasakan sakit yang dirasakan Eommanya dan Hyena rasa Kyuhyun juga merasakanya. Dengan cepat Hyena langsung menghapus air matanya dengan tangannya.
"bukanya aku tidak menyayanginya atau anak yang dia kandung. Tapi saat itu.. aku benar-benar tidak bisa menerima kenyataan." Kyuhyun terus bercerita bagaimana kejamnya dirnya pada Sungmin dan anak yang dikandungnya. Dan tanpa sadar membuat matanya lemah dan mengeluarkan airmata itu.
Hyena yang terus menatap Kyuhyun, melihat dengan jelas Kyuhyun menangis. Jujur saja.. selama dirinya menjadi seoarang ELF yang selalu mencari tau dan tau tentang Kyuhyun dirinya tidak pernah menemukan Kyuhyun menangis. Meskipun dalam persembahan award bagi K.R.Y yang biasanya Ryeowook dan Yesung akan menangis terharu namun Kyuhyun tidak pernah sama sekali.
Kyuhyun membiarkan airmatanya mengalir deras, mungkin baginya ini adalah saatnya untuk meluapkan semua perasaan bersalahnya selama bertahun-tahun terhadap Sungmin.
"aku tau aku sangat kejam. Tapi aku juga tidak dapat berfikir pada saat itu aku hanya menginginkan impianku. Jika aku tidak melukainya maka impianku akan berakhir saat itu juga. Aku tidak tau jika yang aku lakukan ternyata malah melukai diriku sendiri, jika aku tau akan begini. Maka aku lebih memilih akan meninggalkan impianku dan hidup bahagia bersama dengan anak kami."
Kyuhyun terus bercerita dan dengan Hyena yang masih setia mendengarkannya.
Kyuhyun tersenyum miris.. "hahahaa... anakku ? bahkan aku saja tidak tau apakah dia hidup atau sudah tidak ada. Aku sama sekali ayah yang tidak bertanggung jawab. Laki-laki yang membiarkan orang yang tersayangnya menderita karena ulahnya sendiri. Apakah aku sangat kejam ?." mendengar ucapan Kyuhyun, Hyena menggelengkan kepalanya cepat.
Kini Hyena tau pasti kenapa Ayahnya ini tega berbuat seperti ini, dan Hyena juga tau ternyata ayahnya bukan tidak menginginkanya. Tapi keadaan yang mengharuskan dia bebrbuat seperti ini. meskipun ada sedikit rasa kebencian terhadap Kyuhyun karena sikapnya yang tidak bertanggung jawab, Namun Hyena sudah cukup dewasa untuk berfikir mana yang benar dan mana yang salah.
Hyena berfikir jika dirinya berada diposisi Kyuhyun mungkin Hyena juga akan melakukan hal yang sama dengannya. Meninggalkan dan mengabaikan orang yang kita sayangi demi merai impian yang telah susah paya kita bangun dan tinggal selangkah lagi kita akan menggapainya.
"setiap malam aku selalu bermimpi bertemu dan berbicara dengan anakku, mmm sepetinya dia seorang gadis. Karena rambutnya panjang. Namun aku tidak dapat melihat jelas wajahnya. Jika dia masih hidup mungkin dia seusia denganmu, dan kurasa dia sama cantiknya denganmu." Kyuhyun tersenyum manis pada Hyena. Tanganya kembali menggerakan sendok yang sedari tadi dipegangnya. Mengambil sedikit nasi lalu mengarahkan sendok tersebut kemulutnya. Kyuhyun mnegunyah makannya dengan lembut.
"sekarang apa tanggapanmu sepebai fansku ?, setelah mendengar kenyataan bahwa sebenarnya aku tidak sebaik yang kalian fikirkan selama ini. aku adalah laki laki yang sangat kejam dan tidak pantas kalian idolakan." Kyuhyun kembali tersenyum.
"apakau akan membenciku ?, kau akan memberitau berita ini pada yang lain dan berkenti menjadi fensku ?.. hehee... gwenchana... cepat atau lambat aku akan mendapatkan perlakukan seperti itu dari kalian. Aku sudah-" ucapan Kyuhyun terpotong saat Hyena menyelanya dan mengucapkan kata yang membuat Kyuhyun kaku beku dibuatnya.
"Appa.." ucap Hyena sedikit bergetar karena menahan isakan yang sedari tadi ia tahan.
Kyuhyun menatap Hyena penuh tanda tanya. Pendengaranya yang salah atau Hyena yang salah ucap.
"hikss.. Cho Kyuhyun Appa... hikss..." dan akhirnya... entah keberanian darimana yang membuat Hyena memanggil Kyuhyun dengan sebuatan yang memang sudah seharusnya. Tapi.. apa sekarang sudah saatnya ?
Kyuhyun yang mendengar dengan sangat amat jelas langsung menjatuhkan sendoknya dengan cepat. Membuat sedikit bunyi yang berasal dari benturan antara sendok dan piring nyaring terdengar indah diantara bunyi isakan-isakan kecil hyena.
Kyuhun membulatkan mata indahnya menatatp lekat Hyena yang mengeluarkan airmatanya dengan deras dan sesekali disertai isakan dari mulutnya.
"maaf.. apa yang kau-" lagi-lagi ucapan Kyuhyun Hyena potong.
"Appa.. Kyuhyun Appa.. hikss.. hikss..." Hyena tidak lagi memikirkan bagaimana setelah ini. dia hanya ingin Kyuhyun tau dirinya adalah anaknya yang mungkin telah dianggap tiada oleh Kyuhyun.
Hyena terus menenangkan hatinya dengan tanganya terus meremas ujung baju yang dikenakanya sambil terus menatap Kyuhyun yang juga menatapnya bingung. Hyena menarik nafas sejenak dan membuangnya perlahan guna menenangkan isakannya. Setelah tenang dia kembali berbicara. Dan saat ini Hyena mengisaratkan pada Kyuhyun bahwa saat ini saatnya Kyuhyun yang harus mendengharnya bebrbicara.
"benar.. wanita yang difoto itu Eommaku... namanya Lee Sungmin... aku sengaja memberitahu foto itu padamu saat itu. Aku hanya ingin tau apakau masih mengingatnya atau sudah melupakanya." Ucap Hyena memulai ceritanya.
"kau tau ?.. untuk tau siapa Ayahku melewati banyak masalah. Dari yang Eomma membuatku curiga karena dia yang selelu melarangku untuk mengidolakanmu. Eomma sangat membencimu sampai membentakku hanya karena aku menggunakan uang tabunganku untuk membeli album terbaru K.R.Y." Hyena kembali mengingat bagaimana Sungmin membuang album itu dengan penuh kebencian.
Sedangkan Kyuhyun yang mendengarnya merasa hatinya benar-benar terobek oleh pisau yang baru saja diasah untuk mencincang daging. Matanya memanas.. apakah ini jawaban dari kegelisahan Kyuhyun selam bertahun-tahun tentang Sungminnya. Apakah Sungmin benar-benar membencinya ?
"aku sangat marah saat Eomma membuang Album itu. Itu adalah pertama kalinya kami bertengkar hebat dan membuat kami berdiam-diaman selam seharian. Sikapnya yang seperti itu membuat aku curiga. Kenapa dia begitu membenci nama Cho Kyuhyun ?, hanya dengan mendengar namanya sekilas saja dia akan menampakan raut wajah penuh dengan kemarahan."
Sungguh.. pernyataan Hyena membuat Kyuhyun lemas dan rasanya ingin mati tapi arwahnya tidak ingin keluar dari raganya.
"tapi akhirnya aku tau kenapa dia bersikap seperti itu. Aku mendengar Eomma bercerita tenatang seseorang yang bernama Cho Kyuhyun yang telah mencampakan Eomma dan aku.. tanpa sengaja aku mendengarkan Eomma bercerita kepada Hyukjae Ahjuma dan Donghae Ahjussi. Dari situ aku tau siapa Ayahku setelah usahaku berkali-kali bertanya pada Ahjuma dan Ahjussi tidak perna terjawab akhirnya aku tau dari mulut Eommaku sendiri."
Makan malam yang tadinya terasa canggung dan hening sekarang berubah menjadi sangat tegang. Hyena bercerita seraya terus mengeluarkan airmatanya itu.
"Hyena-ah..." panggil Kyuhyun paru...
"tapi aku tau.. dalam hati Eomma, Eomma masih sangat mencintaimu.." lanjut Hyena tersenyum..
Kyuhyun yang mendengar itu agaknya sedikit lega karena ternyata masih ada sedikit kesempatan buat memperbaiki semuanya.
"buktinya sampai saat ini saja dia tidak mau menerima Namja manapun." Lanjut Hyena lagi.
"tapi... dia tetap membeciku kan.." ucap Kyuhyun lesuh.
"benci hanya beda tipis dengan cinta.. bahkan tidak bisa dibedakan..hehhee" Hyena sedikit memberi motifasi kepada Kyuhyun. Hyena juga tidak akan mau jika dirinya harus berpisah kembali dengan Appanya, setelah semua ini sudah jelas.. Appa dan Eommanya masih saling mencintai^^
"kau tidak membenciku ?" tanya Kyuhyun hati-hati..
"eoh?! Tentu saja aku membencimu!" ucap Hyena yang membuat Kyuhyun memlotot kearah Hyena.. namun Hyena malah tersenyum membalasnya.
"tapi rasa sayangku padamu jauh lebih besar Appa^^." Lanjut Hyena. Kyuhyun tersenyum lega mendengar itu.
"Ap-pa.. ?" tanya Kyuhyun.
"ne.. kau adalah Appaku..^^" jawab Hyena. Namun Hyena sedikit gelisah setelah mengatakan bahwa Kyuhyun adalah Appanya. Karena wajah Kyuhyun saat ini terlihat mmmmm...
"apa aku tidak boleh memanggilmu Appa ?.. ah ne.. geurae.. aku tidak akan-" ucap Hyena terputus saat tiba-tiba Kyuhyun bangkit dari duduknya dan berjalan mendekat Hyena kemudian dia langsung memeluk Hyena erat.
Hyena bingung karena menerima perlakuan seperti ini tiba-tiba dari Kyuhyun.
Hyena diam.. hanya bisa diam.. menanti apa lagi yang akan dilakukan Kyuhyun.
"hiksss..." Kyuhyun menangis ? benarkah ini suaranya ?. benar.. ini suara Kyuhyun. Dia menangis.. entah kenapa..
Kyuhyun makin mengeratkan pelukanya pada Hyena, sedangkan Hyena terus berdiam diri.
Kyuhyun melepas pelukanya pada Hyena.. mengelus pipi Hyena.. mendekatkan wajahnya pada wajah Hyena, lalu diciumnya kening Hyena sayang.
.
.
.
.
Sugmin Home...
"gimana ini eonnie... hiks hyena tidak pulang-pulang..."
Malam kembali tiba dan Sungmin masih tetap menangis memeluk eonnie nya. Matanya sunggu sudah seperti mata panda. Menangis dari kemaren tidak berhenti-henti.
Ting nong... Ting nong...
"kau yakin tidak apa-apa ? aku sunggu belum siap-_- aku-"
"aku tau kau tidak suka penolakan. Tapi untuk kali ini saja... bukankah ini kesempatan emas eoh? Jika kau menyerah aku benar-benar bembencimu!."
"yakk! Kau bilang setelah aku membelikan mu beberapa boneka dan makanan kau tidak akan membenciku! Kau mau memcoba berbohong eoh ?!."
"itu tergantung keadaan...^^"
"anak nakal!." Kyuhyun mencubit pelan pipi hyena yang membuat ringisan ringan dari hyena.
"agh... appaa... neomu appoyooo -3-."
Keributan-keributan itu terus terjadi didepan rumah itu.
.
.
.
"biar aku yang membukanya." Ucap Donghae berdiri.
"oppa aku ikut.. aku rasa itu polisi, mungkin saja ada kabar tentang anakku." Sungmin menghentikan Donghae yang akan membukakan pintu untuk tamunya.
"baiklah kita buka bersama.. kajja..."
.
.
.
"kenapa lama sekali sih... apa eomma tidak ada dirumah ?." tanya Hyena pada Kyuhyun.
"mana aku tahu... ah lebih lama lebih baik." Jawab Kyuhyun yang membuat Hyena seakan-akan ingin menelannya. Kkk
"yak! Kau ini aku lelah tauuu-3-."
.
.
.
Donghae membukakan gerbangnya, terlihat dua orang yang sedang berdiri menunggu. Satu orang Donghae kenali namu yang satunya lagi...nuguya ? laki-laki tinggi yang sedang membelakanginya karena menghadap orang yang dia kenal.
"Ahjussi..." sapa Hyena pada Donghae.
"Hyena kah itu ?!." sela Sungmin dari belakang Donghae yang langsung melihat orang yang menyapa Donghae. Sungmin tau betul suara itu.
"EOMMA!" teriak Hyena saat melihat eommanya muncul dari belakang badan Donghae. Hyena langsung memeluk Sungmin dab begitupun Sungmin yang langsung memeluk erat Hyena.
"hiks Hyena! Dari mana saja kau? Kau baik-baik saja eoh?." Sungmin melepaskan pelukanya dan menangkupkan pipi Hyena.
"hiks... apa kau kedinginan hm ?" tanya Sungmin yang dijawab gelengan kepala Hyena.
"Kau kelaparan ? kau ketakutan ?" tanya Sungmin lagi yang dijawab gelengan kepala lagi oleh Hyena.. Hyena malah tersenyum dan memeluk kembali eomma nya.
"aku sangat merindukan eomma." Ucap hyena sedih.
Kyuhyun membalikan badanya dan memperlihatkan dirinya pada yang melihatnya. Kyuhyun melihat interaksi antara seorang ibu dengan anaknya. Dia hanya diam. Sedangkan Donghae yang melihat ternyata Kyuhyun orang yang bersama Hyena sangat kaget. Hyukjae hanya diam menyaksikan ini semua.
"eomma juga sangat merindukanmu sayang...hiks...kau tau ? eomma benar-benar menghawatirkanmu!" ucap Sungmin. Yang sedari tadi menunduk dan tidak menyadari kedatangan Kyuhyun.
Saat sungmin akan melepaskan kembali pelukan Hyena barulah dirinya menangkap sesosok yang sangat familier baginya. Meskipin sudah sangat lama sekali tidak berjumpa tapi dirinya sangat hapal betul siapa yang sekarang ada didepanya ini.
.
.
.
"eomma... kenapa tidak boleh masuk." Ucap Hyena yang sedang duduk dipangkuan Sungmin.
Kini mereka sudah masuk kembali kedalam rumah namun tanpa Kyuhyun.
Sungmin memeluk erat pinggang putrinya yang sangat dia rindukan. Sungmin hanya dia mendengarkan celotehan-celotehan putrinya yang menginginkan Kyuhyun diperbolehkan masuk, namun Sungmin tidak merespon sama sekali ucapan Hyena dia hanya memeluk Hyena dengan penuh kerinduan.
Melihat Sungmin yang hanya diam melamun Hyena berdiri paksa.
"EOMMA!." Teriak Hyena.
"WAE ?!." balas Sungmin yang kaget mendengan teriakan Hyena.
Hyena hanya dia melihat respon Sungmin yang balas membentaknya. Sungmin menatap Hyena dalam diam.
Ketegangan diruang tamu ini sunggu sama seperti ketegangan hati Kyuhyun yang masih setia berdiri didepan pintu gerbang rumah Sungmin yang sekarang tertutup kembali.
"Hyena... kemarilah... duduk dengan ahjussi." Ucap Donghae sembari membimbing Hyena untuk duduk disampingnya. Hyena menurut dan duduk diantara Sungmin dan Donghae.
"Minnie... sudahlah tenangkan dirimu juga." Sambung Hyukjae.
Donghae mengelus sayang rambut Hyena.
"kau tau hm ? ahjussi sangat merindukanmu. Eonnie mu pun begitu. Setiap saat menanyakan keadaan mu." Ucap Donghae.
"jinjjayo ? aku juga sangat merindukan kalian semua..." balas Hyena sambil menunduk.
"tapi kenapa kau pulang bersama dia (kyuhyun) ?." tanya Donghae.
Hyena melirik Eommanya yang menatapnya juga. Hyena ragu akan menceritakan semuanya. Dia takut Eommanya tidak suka dengan apa yang diceritakakanya.
"ceritakan saja... jangan hiraukan Eomma mu. Ahjussi benar-benar khawatir dengan mu sayang. Kau dan Seul Rin adalah anak yang paling Ahjussi sayangi. Kau mengerti ?!." tandas Donghae.
Ya memang benar selama ini ayah Hyena adalah Donghae. Donghae adalah ayah untuk anaknya dan ayah untuk keponakannya (Hyena) juga.
"hahh..." Hyena menghela sebentar sambil menundukan wajahnya. Hyena menghadap Sungmin.
"Eomma..." ucap hyena sambil memegang tangan eommanya.
"dia merawatku saat aku sakit. Aku sangat senang." Hyena memulai ceritanya sambil tersenyum dan dengan mata yang berkaca-kaca.
"tapi saat pagi tiba dia mencoba meracuniku dengan bubur buatanya. Kkkk." Hyena tertawa sambil mengingat kembali kejadian kacau saat dihotel APPAnya.
"buburnya sangat tidak enak. Aku sampai hampir muntah saat memakanya. Tapi untungnya dia sangat sigap dan menggantikan sarapanya dengan menu dari hotel."
Sungmin diam mendengarak semua cerita Hyena sambil air matanya yang terus mengalir dari mata indahnnya. Sedangkan diluar sanah Kyuhyun masih terjaga, berdiri tegak sembari berdoa agar dirinya dipersilahkan masuk dan dapat tempat duduk karena saat ini kakinya sudah pegal sekali.
Hyena terus menceritakan semua yang dia alami bersama Kyuhyun. Dari bangun pagi, berbelanja dan yang lainnya. Hyena juga memceritakan bagaimana senangnya Kyuhyun akan kehadiran dirinya.
"eomma... dia datang kesini untuk mengantar aku pulang dan..." ucapan Hyena terpotong saat Hyena menangkap wajah Sungmin penuh pertanyaan.
"dia hanya ingin melihat eomma. Dia kesini tidak ingin meminta maaf karena dia tau eomma pasti tidak akan memaafkanya tapi menurutku eomma pasti akan memaafkanya tapi dia sadar dengan apa yang telah dia lakuin kepada eomma. Dia hanya ingin menghilangkan sedikit kerinduannya yang sangat amat berat pada eomma. Hanya melihat saja sebentar." Lanjut hyena yang membuat Sungmin semakin menangis.
Bukan hanya Sungmin, Donghae dan Hyukjae pun ikut menangis terharu.
"dia sangat menyesal eomma. Dia sangat merindukan eomma dan dia juga masih sangat mencintai eomma. Eomma tau ? saat aku memanggilnya Appa... dia sangat senang sekali dan setiap sekali aku memanggil dia Appa... maka dia akan mengabulkan apapun permintaanku.. kkk."
"eomma temui appa sebentar saja hiks. Dia juga selamaini sudah cukup menderita eomma tinggalkan." Hyena memeluk Sungmin yang semakin terisak.
'eomma tinggalkan ? siapa yang meninggalkan siapa eoh ?!' rutuk Sungmin dalam hati.
Perasaan Sungmin semakin tidak menentu. Apakah ini hasil dari penantiannya ? bukankah dirinya juga sangat merindukan Kyunnienya meskipun kebencian masih menyelimuti hatinya. Semuanya tergatung Sungmin. Memilih kebenciannya atau cintanya.
Hatinya semakin sedih saat melihat kebahagiaan Hyena kala menceritakan kebersamaanya dengan Kyuhyun. Kebersamaan yang sangat menyenangkan kah ? tapi sebenarnya apa yang hati Sungmin mau ?!
Tapi tidak bisa dipungkiri kalau dirinya pun masih sangat mencintai Kyuhyun. Tangisannya semakin tidak bisa terbendung lagi saat harus mengingat yang lalu-lalu.
Suasana menjadi hening saat Hyena selesai bercerita. Hanya terdengar isak tangis dari Sungmin.
Kyuhyun jongkok dan mencoba menghilangkan kebosanannya sembari menulis-nulis dengan hangul membelakangi pintu pagar rumah Sungmin. Menulis namanya nama Hyena dan nama Sungmin. Di bingkai dengan bentuk Love.
Hyena melepasakan pelukanya pada Sungmin dan menghapus air mata yang membasahi pipi eommanya itu.
"baiklah... aku bisa mengerti jika eomma tidak mau menemuinya. Aku akan menyuruhnya pulang." Hyena berdiri akan menemui Kyuhyun namun Sungmin menahanya.
.
.
.
Pintu gerbang itu terbuka dan Kyuhyun yang mendengar pintu itu terbuka seketika berdiri dan berbalik menghadap pintu itu. Sungguh sangat terkejut siapa yang membuka pintu itu.
Kyuhyun diam ditempat menatap orang yang membuka pintu pagar itu.
Hening... hanya saling menatap dan menyelami masing-masing mata yang mereka tatap menguapkan kerinduan dimasing-masing hati yang penuh kerinduan. Sungmin dapat melihat dengan jelas dari mata Kyuhyun. Betapa Kyuhyun merindukanya namu hatinya masih enggan untuk menerimanya meskipun dirinya juga sangat merindukanya namun kebencian itu tetap masih ada. Perasaan Sungmin tidak dapat Kyuhyun baca dari mata indah Sungmin.
Sekuat tenanga Kyuhyun menahan diri, menahan hatinya, menahan tanganya agar jangan sampai berbuat lancang menarik dan kemudia mendekap tubuh Sungmin dalam pelukan eratnya.
Sekuat hati Sungmin menahan diri agar air matanya tidak jatuh kembali. Sekuat apapun Sungmin menyembunyikan perasaanya dari tatapan memelas Kyuhyun. Sungmin terus berusaha agar perasaanya tidak dapat terdeteksi oleh mata tajam Kyuhyun.
"terimakasih telah merawat putriku, dan terimakasih juga telah mengantarkannya kembali pulang." Ucap Sungmin sedikit menunduk seakan-akan tidak mengenal Kyuhyun. dan akan menutup kembali pintu itu, namun secepat kilat Kyuhyun mendekati pagar itu dan menahan pagar itu agar tidak tertutup kembali.
Mata mereka kembali beradu dan kini... Kyuhyun lah yang tidak dapat menahan air matanya. Kyuhyun meneteskan airmatanya sambil terus menatap Sungmin.
"min..." sapa Kyuhyun padanya.
Mendengar suara bergetar Kyuhyun, membuat Sungmin semakin erat memegang gagang pintu itu.
Kyuhyun tersenyum sambil air matanya terus mengalir.
"terimakasih sudah mau menemuiku... aku tau kehadiranku adalah kehadiran yang sangat tidak diinginkan. Tapi hanya sebentar saja, aku hanya ingin memastika kau benar-benar dalam keadaan yang baik. Dan kulihat kau sangat baik-baik saja, berbeda denganku ."
"terimakasih juga telah merawatnya dengan baik. Aku sangat malu melihat kalian, Hyena sangat cantik sepertimu. Tapi aku sunggu sangat merindukanmu aku tidak peduli dengan pendapatmu tentangku aku hanya ingin melihatmu walaupun hanya sedetik."
Sungmin hanya diam mendengarkan penuturan Kyuhyun. Ingin sekali Sungmin menutup pintu itu dan lari kedalam kamarnya agar dapat mengeluarkan air matanya yang sedari tadi dia tahan agar tidak jatuh didepan Kyuhyun.
"aku tidak tau apa yang sedang kau pikirkan, tapi dari sikapmu terhadapku dapat aku simpulakan kau sangat membenciku dan aku tau itu Min.."
Kyuhyun menunduk dan menenangkan hatinya atas kenyataan pahit yang dia sendiri simpulkan.
"kau masih mengingat janjiku ?." tanya Kyuhyun menatap Sungmin kembali. Namun Sungmin hanya tetap diam.
"aku tidak akan pernah berhenti mencintaimu sampai kapanpun dan dalam keadaan apapun. Bahkan sampai nafas ini berhentipun aku akan tetap mencintaimu...Minnie baby..."
Sungguh... pernyataan Kyuhyun semakin menyakitkan hati Sungmin. Sungmin masih mengingat jelas janji itu namun...tetap kebencian itu mengalahkan segalanya. Sungmin semakin bergetar hebat dan matanya semkain memerah namun enggan untuk menangis.
"baiklah... aku akan pergi dan... ku mohon jangan pindah dari tempat ini, jangan pergi ketempat dimana aku tidak dapat menemukanmu. Agar saat kerinduan ini sudah tidak dapat tertahan kembali, aku dapat melihatmu lagi. Aku tidak akan mengganggumu aku janji. Aku hanya sekedar melihat kalian dari jauh itu sudah cukup untukku."
Kenapa cinta begitu rumit. Banyak sekali pilihan dalam cinta namu saat pilihan itu jatuh pada pilihan yang salah makan akankan masih ada kebahagiaan dalam cinta ?
Kepala kyuhyun semakin berat dan pandanganya semakin buram. Memang sulit mengatur kerja hati dan otak yang memiliki pilihan yang berbeda.
"jaga dirimu baik-baik. Jangan menangis ataupun bersedih. Hiduplah dengan bahagia."
"aku... aku sangat mencintaimu... aku minta maaf."
Kyuhyun menutup dengan pelan pintu gerbang itu. Menghilangkan Sungmin dari balik pintu itu. Kyuhyun bersandar pada pintu itu dengan tangisan yang sudah tidak tertahan lagi. Sungmin dapat mendengar jelas tangisan Kyuhyun dan air mata Sungmin pun kini sudah tidak tertahan lagi namun isakanya masih dapat dia tahan.
Sekejap saja. Kyuhyun menepati ucapannya. Dapat terlihat Kyuhyun sudah menghilang dari halaman rumah Sungmin.
Sungmin terduduk bersandar di pintu itu, menangis histeris. Meluapkan air matanya yang sedari tadi tertahan. Terus mencoba mengartikan keinginan hatinya yang dirinya saja tidak tau apa yang dia inginkan.
Tangisan Sungmin membuat Hyena, Donghae dan Hyukjae mendatanginya.
Hyena langsung memeluk eommanya. Sedikit membantu menenangkan hati eommaya.
"Minnie-ah kajja masuk... udara malam sunggu tidak baik untukmu." Ujar Hyukjae.
Hyukjae dan Hyena membimbing Sungmin untuk masuk kedalam kamarnya dan Donghae melihat sekeliling halama rumah mencari sesosok yang sangat ingit dia introgasi, namun hasilnya tidak ada.
.
.
.
.
"jaga eomma mu dengan baik yah sayang... dia sangat butuh ketenangan dan perhatian darimu." Ucap Hyukjae yang berpamitan karena harus pulang.
"jika ada apa apa cepat hubungi kami arra ?!." sambung Donghae.
"ndeee... semuannya akan aku lakukan... terimakasih Ahjussi Ahjumma sudah menemani eomma selama aku tidak ada." Ucap Hyena.
"gwenchana sayang... kalo begitu kami pulang yah. Jaga dirimu baik-baik." Balas Hyukjae.
.
.
.
Memeluk guling dengan erat dan mengunci pintu kamar seharian sampai melupakan pekerjaanya. Setelah bertemu dengan Kyuhyun, Sungmin semakin kacau. Bahkan Hyena sudah berulang kali membujuknya untuk makan tapi Eommannya tetap tidak mau. Apa yang Sungmin lakukan didalam kamar itu eoh ?! hanya menatap foto dirinya bersama mantan kekasinya sambil menangis.
Dengan terpaksa malam harinya Hyena membuka pintu kamar Sungmin menggunakan kunci cadangan yang terdapat di dapur.
Cklek...
"eomma..." Hyena memanggil Eommanya sambil mendekat dan kemudian ikut berbari disebelahnya.
Posisi Sungmin yang membelakangi Hyena membuat mudah Hyena untuk memeluknya dari belakang.
Sungmin tidak menjawab pertanyaan Hyena. Kemudian keheningan menyelimuti ruangan itu.
"aku lapar."
TBC ^^
Maaf buat yang udah nunggu lama FF ini. Tp aku rasa ff ini udh basi dan sudah terlalu lama buat dilanjutin..
Perlukah aku melanjutkannya ? T~T
RCL yahhh thanKYU... *Bow*
