Erm What

Keesokkan pagi harinya, Harrieta terbangun dari tidurnya. Suara panggilan telepon dari Hermione membangunkannya. "Ya Halo"jawab Harrieta setengah sadar. Tangan kanan hendak bersandar. Saat itulah, ia merasakan sesuatu seperti tangan, "Harrieta, Aku sudah menerima gajimu dari Victoria.."kata Hermione. Harrieta tidak terlalu memperhatikan perkataan Hermione. Ia melihat ke arah sebelah tempat tidurnya. Matanya terbuka lebar ketika ia menyadari bahwa Draco tidur disebelahnya. Refleks, ia langsung memeriksa pakaiannya. Harrieta menarik nafas lega, kala bajunya tetap sama. Ia turun dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandi.

"Harrieta, kau mendengarkan ku?"tanya Hermione dari sambungan telepon.

"Ya ada apa ?"balas Harrieta.

"Aku bilang kau harus menghubungi Lupin mengenai pembayaran dan tanda tangan rumah di Malibu. Ada apa ? kau tidak pernah tidak konsen jika kita melakukan pembicaraan tentang pembelian rumah."kata Hermione.

"Mione, Aku bangun disamping Draco. Satu tempat tidur"jawab Harrieta.

"Apa masalahnya? Kalian sudah menikah"kata Hermione.

"Ini pertama kalinya bagiku,"balas Harrieta sambil memijat keningnya.

"Well, biasakan. Aku akan menemui di Lokasi satu jam lagi dan aku akan membawakan cokelat panas juga apple pie"kata Hermione mengakhiri teleponnya.

Harrieta menghembuskan nafasnya. Ia segera mandi. Dalam pikiran, ia berpikir bagaimana ia harus menghadapi Draco hari ini. Hari ini Harrieta memakai kaos dengan gambar labu dan celana pendek jeans. Draco masih tertidur. Harrieta segera menghubungi paman Lupin. Harrieta memiliki hobi membeli property di seluruh dunia. Ia memiliki rumah di Hollywood dan Miami. Kini ia juga memiliki rumah di Malibu. Sebagai seseorang yang pekerjaannya berpindah - pindah, daripada menginap di hotel akan lebih baik bila memiliki tempat tinggal sendiri. Khusus untuk London, Harrieta tidak membeli. Ia akan tinggal di manor suaminya,tentu saja.

"Paman Lupin, Hermione menyuruhku menghubungimu"kata Harrieta lewat telepon. Pembicaraan mereka berlanjut, Saat Lupin menanyakan, ia akan membeli rumah dimana lagi. Gadis itu ingin memiliki kamar hotel permanen di Paris. "Anggaplah tempat itu milik mu"kata Paman Lupin.

Sirius Black dan Remus Lupin adalah teman - teman ayahnya yang jadi Favorite. Paman Lupin yang bekerja di bagian Properti selalu mengurus investasi rumahnya yang akan berguna di masa depan. Sedangkan Sirius, beliau dan Hermione adalah orang yang menentukan jenis pekerjaan yang diterima Harrieta. Biasanya Hermione akan memberikan pilihan untuknya.

Draco Harrieta mengakhiri panggilan teleponnya. "Pagi"kata Draco. Seketika itu juga wajah Harrieta memerah."Ah pagi, Aku akan keluar sebentar"kata Harrieta yang segera keluar dari van. Draco mengangguk. Harrieta menutup wajahnya dengan kedua tangannya. "Aku harus bagaimana?"keluhnya.

Sementara Draco dengan santai, mendi dan merapikan rambutnya. Saat itulah, ia mengingat kejadian semalam. "Aku dan Harrieta berciuman tapi Harrieta tidak sadar."kata Draco menutup matanya. Bukannya tidak suka,ia menyukainya hal tersebut bahkan ingin lebih. Bagian Harrieta tidak sadar itu yang membuatnya merasa seperti seorang pencuri.

"Draco, kau disini?"tanya Blaise diluar.

"Ya"jawab Draco yang membuka pintu Van.

"Really, Draco kau memiliki Van sendiri tapi beberapa hari ini. Aku hanya bisa menemukanmu di Van istrimu. Apa kau tidak bisa lepas dari istrimu?"goda Blaise. Draco segera melempar managernya itu dengan buku. "Diamlah"kata Draco.

"Istrimu sedang ada di tenda makanan bersama Hermione. Kelihatannya sedang mendiskusikan pekerjaan selanjutnya"kata Blaise.

Pekerjaan yang dimaksud Blaise adalah drama series dimana ayahnya menjadi pemeran utama. James berperan sebagai penulis novel kriminal beranak satu. Tentu saja,James merekomendasikan Harrieta untuk berperan sebagai putrinya. "Hermione, berapa jarak antara drama ini dan drama ayahku?" tanya Harrieta.

"Dua bulan. Kenapa?"tanya sahabatnya itu bingung.

"Well, aku ingin melakukan beristirahat. Mungkin pemotretan sana sini."jelas Harrieta.

"Baiklah, Kau tahu Regulus sudah menawari season 2 untuk drama ini tahun depan. "kata Hermione.

"Aku ikut selama, tidak bentrok dengan VS"balas Harrieta.

"Managemn VS bilang padaku, mereka ingin kau melakukan pengambilan gambar komersial di Paris Minggu depan"kata Hermione.

"Ok, gunakan pesawat Jet pribadi. Kalau bisa aku ingin menyelesaikannya dalam waktu satu - dua hari."balas Harrieta.

"Note"kata Hermione. Harrieta mengunyah apple pienya.