Opening ost.

.Haruka tomatsu.

-Courage-

¤Uchida tokugawa¤

Present:

Play ost 'thunderclap' fear and loathing in las vegas

SET!

TAP!

Suara Naruto yang meloncat ketempat Issei kemudian mendarat disebelahnya.

"Nah Issei bisa kau membantuku membuat kadal itu musnah?" Ucap Naruto kepada Issei.

"Tentu Naruto!" balas Issei bersemangat.

"Baiklah kalau begitu bersiaplah!" Ucap Naruto

Sarung tangan Issei kemudian bercahaya menutupi Tubuh Issei ,setelah Cahaya itu menghilang terlihatlah Issei yang sudah memakai armor berwarna merah yang tak kalah keren dengan punya Naruto.

"Wah inikah yang kau maksud Draig! Ini keren!" Ucap Issei girang sambil memandang Armornya.

"Tentu Partner,dan teknik yang kau gunakan adalah Belance Breaker" Balas Draig.

"Baik partner" Ucap Issei kemudian memandang Wyrm yang ada beberapa meter didepanya.

"Nah Naruto ayo kita musnahkan kadal itu" Ucap Issei.

"Tentu Issei" Balas Naruto kemudian memasang kuda kuda ingin mengaktifkan Tekniknya, Begitu pula dengan Issei yang sama memasang Kuda kuda juga.

"INCURSIO!"

"BALENCE BREAKER!"

"SRINGGGH!"

Bunyi teriakan Naruto dan Issei saat mengaktifkan teknik masing masing.

"Teknik yang kuat" Kata Rias sambil menutup mata karena silau.

WUSSHHH!

Setelah sinar mulai menghilang dan menampakan 2mahluk menggunakan Armor berwarna Merah dan Abu2 dan membuat sang Wyrm menyeringai.

"Omoshiroi!" Ucap Wyrm.

"Nah Issei ayo maju!" Kata Naruto dan melesat kedepan dengan cepat.

"Ha'i " Balas Issei yang melesat mengikuti Naruto.

"Hahahaha majulah!" Ucap Sang Wyrm yang tertawa dan sedang mengumpulkan Partikel partikel berwarna Ungu mulutnya.

Inferno!

BLAAAR!

"Serangan yang berbahaya seandainya tadi aku dan Issei telat menghindar" Kata Naruto saat melihat kawah berdiameter 25meter bekas serangan wyrm tadi.

Tap!

"Kau tidak apa-apa Naruto?" Tanya Iseei yang baru datang kesebelah Naruto sehabis menghindari serangan yang tergolong mematikan tadi.

"Iya aku baik baik saja Issei" Balas Naruto tanpa menoleh kearah Issei.

"Khakhakha!"

"Kalian lumayan juga karena bisa selamat dari serangan utamaku,kebanyakan lawanku akan mati saat terkena serangan tadi" Suara tawa serta pujian sang Wyrm kepada Issei serta Naruto.

"Tentu saja kadal, Kau kira kami lemah dan juga kami yang akan membunuhmu" Ucap Issei sedikit menantang dari dalam armor belance breakernya sedangkan Naruto hanya diam tidak berkomentar dan hanya diam sambil memandang Wyrm.

¤Uknown place¤

Tap!

Tap!

Tap!

Suara gema langkah didalam suatu bangunan bergaya jaman yunani kuno, terlihat seorang pemuda bersurai coklat serta seluruh wajahnya dipenuhi tatto serta berpakaian perang cina kuno dan membawa sabit besar dengan hiasan kepala ular dibagian ujung gagangnya yang diletakan dipunggungnya sedang berjalan menuju sebuah ruangan.

Tok!

Tok!

Tok!

Suara ketukan sang pemuda tadi saat sampai disebuah pintu dengan lambang kepala iblis dibagian tengahnya.

"Masuk" Terdengar suara balasan dari dalam ruangan.

Sang pemuda tadi kemudian membuka pintu tersebut dan terlihatlah ruangan bergaya seperti gereja dengan berbagai macam lambang salib dibagian dindingnya dan juga seorang pemuda yang sedang membaca buku didekat jendela, Sang pemuda yang baru masuk tadi kemudian menghampiri pemuda yang membaca buku tadi.

"Kau datang juga Orochii " Ucap pemuda yang membaca buku tadi tanpa menghentikan kegiatannya membaca.

"Tentu Ketua" Balas sang pemuda yang bernama Orochii kepada pemuda yang ia panggil Ketua tersebut, " Jadi ada apa Ketua memanggilku kesini?" Tambah Orochi.

Sedangkan sang pemuda yang dipanggil Ketua itu hanya sedikit menarik ujung bibirnya kemudian memandang Orochii dan berkata "Kau kutugaskan menangkap Wyrm Tiamat yang sekarang sedang bertarung dengan Naruto dan Issei dipabrik bekas diarea kuoh" Balas Sang Ketua.

"Baiklah ketua" Balas Orochii kemudian mulai melangkah pergi keluar.

"Oh iya...ada satu pesan lagi untukmu yaitu berhati hatilah, kau tahukan bahwa aku tidak bisa membantumu karena aku masih didalam efek jurus sang dewi kelinci itu dan juga keberadaan dewi itu belum terlacak dimana pun, Jadi berhati hatilah" Kata sang ketua sambil tersenyum kearah Orochii yang hampir keluar ruangan.

"Tentu Ketua" jawab Orochii kemudian keluar.

¤Naruto&Issei fight¤

Sedangkan Naruto dan Issei sedikit kualahan saat harus menghindari serangan Laser sang Wyrm.

Inferno!

Dragon shoot!

Blarrrr!

Suara ledakan yang dahsyat saat dua buah laser bertekanan tinggi milik Issei dan Wyrm bertabrakan.

"Cepatlah Naruto, aku tidak akan bisa melawannya jika seorang diri" batin issei saat melihat Naruto masih belum selesai dari acara meditasinya dibelakangnya.

"Kau lumayan membuatku terhibur iblis, namun kau tetap akan berakhir mati" Ucap Wyrm sambil menyeringai mempertontonkan giginya yang runcing.

"Aku tidak akan mati sebelum menjadi Raja harem,dan juga kau yang akan mati disini bukanya aku" Balas issei sambil memasang kuda kuda bertarung.

"Jangan membuatku tertawa iblis kecil, Kalau begitu mari kita bardansa kembali,namun jika aku dalam wujud wyrmku maka akan sangat tidak adil, Jadi supaya adil..."

SRIIIING!

"Begini lebih adil bukan, kalau begitu mari berdansa kembali iblis kecil" ucap sang Wyrm yang berubah menjadi human fromnya dan terlihatlah sekarang seorang pria hampir mirip dengan madara namun hanya rambutnya saja yang berwarna abu abu.

"Mari kita lanjutkan wyrm sialan" Ucap Issei dan melesat kedepan.

Fire shoot!

Wusssh!

Blaaar!

Blaaar!

"Teruslah berlari iblis kecil! Hahaha!" Ejek sang Wyrm sambil menembaki Issei dengan bola plasma api.

"Cih! Jika dia terus seperti ini maka aku akan kalah" Batin issei sambil melesat menghindari serangan sang Wyrm.

Issei terus berlari menghindari serangan sang Wyrm dan tidak melihat bahwa sang Wyrm menyeringai karena Issei telah masuk rencananya.

Wyrm tiba tiba membuat sebuah aksara sihir kuno berukuran besar dan diarahkan kearah Issei yang tidak sadar telah berhenti didepan Naruto yang meditasi dan juga tidak melihat Naruto yang dengan perlahan mulai membuka matanya.

"Matilah" Ucap Wyrm.

Catlysm!

Sworrrrzzzzz!

Issei yang menghindar langsung terkaget saat melihat ada Naruto dibelakangnya tadi dan akan terkena serangan mematikan Wyrm.

"Naruto!" Teriak Issei kearah Naruto yang baru membuka matanya dan melihat ada sebuah Energi sihir melesat kearahnya.

Blaaarrr!

"Hahaha! Matilah!" Suara ledakan serta tawa Wyrm saat melihat serangannya berhasil mengenai Naruto.

"N-naruto..." Ucap Issei yang masih shock saat mengira Naruto telah mati,tidak jauh beda dengan para anggota klub dan para anggota osis yang berada diluar kekkai yang juga shock terutama akeno yang sudah jatuh terduduk sambil menangis.

Siiinggggg!

Tiba tiba terdengar suara bising seperti mesin pesawat dari arah langit serta tercipta lambang bintang raksasa dilangit yang membuat Issei sert para anggota klub penelitian ilmu gaib melihatnya.

"Kau kira aku akan mati dengan semudah itu ,dasar kadal jelek,bahkan aku lebih suka kodok dari pada kadal ,Jadi matilah!" Ucap Naruto yang berada didalam armor INCURSIO sedang turun perlahan dari langit serta ditangannya terdapat sebuah energi berwarna biru dan berbentuk seperti shuriken.

Issei hanya bernafas lega saat melihat Naruto masih hidup, sama seperti anggota klub yang bernafas lega dan akeno yang menangia bahagia.

"aku bantu Naruto!" Ucap Issei kemudian terbang menuju Naruto yang terjun dengan perlahan dari langit menuju sang Wyrm.

"Tentu issei" Balas Naruto.

Sang Wyrm hanya menyeringai saat melihat Naruto akan menyerangnya dan sang Wyrm kemudian menciptakan Aksara" sihir dan membuat sihir pelindung, " Ayo berikanlah serangan terbaikmu dan buat aku bergairah lagi!" Teriak Wyrm dari dalam pelindungnya.

Transfer energy!

Bost!

Bost!

Bost!

Bost!

Bost!

Bost!

"Baiklah Naruto mari kita selesaikan ini" ucap Issei sambil mentransfer energy naganya di rasen shuriken Naruto.

"Tentu Issei" Balas Naruto.

"Jadi Matilah!" Ucap Issei&Naruto bersama sambil mengarahkan Rasen shuriken kearah perisai Wyrm.

Blaaaaar!

Srrriiiiingg!

"Ini akan berhasil" Batin Issei&Naruto, "Heyaaaaaaaa!" Teriak Naruto dan Issei sambil menambahkan kekuatan masing masing kearah perisai wyrm agar hancur.

"percuma iblis, sihir pelindungku terkenal yang paling kuat diantara para Naga" Ucap Wyrm sombong.

Krak!

"apa!" Wyrm sangat kaget karena serangan iblis ini dapat membuat perisainya retak.

"Kau tau...Perisai terkuatpun pernahku hancurkan ,jadi jangan sombong" Teriak Naruto sambil menekan Rasen shuriken lebih kuat dan menimbulkan retakan lebih banyak.

"Ini demi bouchou,akeno,koneko yang ingin kumasukan haremku dan juga sebagai balasan karena telah membahayakan buchou serta Naruto,Jadi enyahlah!" Sambung Issei sambil menambah energy kerasen shuriken sehingga berwarna kemerah merahan.

Krak!

Krak!

Krak!

"T-tidak bisa dipercaya!"

Pyar!

Blaaaaaar!

Bunyi retakan perisai Wyrm hingga akhirnya hancur dan menimbulkan ledakan beradius 2km ,bahkan kekkai pelindung buatan anggota osis telah hancur dan tidak menyadari ada sosok baru yang telah memasuki pertarungan.

Wussssh!

Blaaar!

Suara Issei dan Naruto yang terlempar keluar dari kawah bekas serangannya tadi dengan kondisi yang sedikit mencemaskan, armor milik Naruto sudah hancur dan hanya meninggalkan bagian bawahnya begitu pula dengan Issei yang sudah pingsan tanpa mengenakan armornya.

Dikawah bekas Serangan Naruto hanya meninggalkan debu yang mulai tertiup angin dengan perlahan dan mulai menampakan 2sosok.

"Kau tahu? Itu tadi lumayan berbahaya" Ucap sosok tersebut yang belum sepenuhnya terlihat karena masih tertutup debu.

"T-tidak mungkin!" Kaget Naruto karena belum ada yang pernah selamat dari Rasen shurikken miliknya ,bahkan Pain akan hancur jika terkena itu.

"Kau kaget?, Ayo lah jangan membuatku tertawa, Mari kita bermain main dulu" Ucap sosok tersebut yang mulai terlihat.

Tap!

Tap!

Dan sekarang terlihatlah sosok yang baru datang itu ialah Orochii yang dibahunya ia letakan Wyrm yang sudah tidak sadarkan diri.

"Sial ,Issei sudah pingsan ,dan aku sudah kehabisan Chakra, Jika saja chakra ashura dan kurama masih disini ,mungkin mengalahkannya tidak terlalu susah" Batin Naruto.

"Baiklah jika begitu mari kita bermain"

Krieet!

Ucap Orochii sambil menyobek udara kosong dan menampakan lubang dimensi setelah itu dia melempar sang Wyrm kedalamnya.

"Bersiaplah Pemuda" Ucap Orochii kemudian melesat maju bersiap menebaskan sabitnya kearah Naruto.

Wusssh!

Trank!

Trank!

Braak!

"Ugh!" Rintih Naruto saat punggung nya menghantam bebatuan keras karena terlempar saat menangkis serangan sabit Orochii.

"Matilah!" Teriak Orochii bersiap menebaskan sabitnya kearah Naruto yang masih merintih kesakitan.

"S-sial tidak akan sempat" Batin Naruto.

Crasssh!

Naruto/kun!

Ctik!

Wusssh!

Blaaarrr!

Naruto yang memejamkan matanya bersiap menghadapi kematian pun langsung membuka matanya saat tidak merasakan sabetan sabit ditubunya.

"Kau tidak apa apa Ashura?" Perkataan sosok yang melindungi Naruto dan saat Naruto melihat siapa sosok yang telah menolongnya malah membuatnya lebih shock, Seorang perempuan bersurai putih yang panjangnya sampai ke kaki serta mempunyai Mata didahinya .

"K-Kaguya! Bagaimana kau bisa berada disini!" Kaget Naruto saat melihat dewi yang telah ia segel bersama Sasuke dibulan itu telah berada disini.

Kaguya hanya tersenyum saat melihat reaksi Naruto, "Tenang saja aku tidak akan membuat masalah didimensi ini ,dan juga aku hanya ingin melindungi cucuku saja, Apakah itu tidak boleh?" Tanya Kaguya sambil mengelus pipi Naruto lembut.

Naruto hanya diam tidak menjawab pertanyaan Kaguya,Namun saat kaguya ingin berbicara kembali sebuah suara membuat Naruto dan Kaguya menoleh kearah tempat kawah Orochii terpental tadi.

"Yare yare jadi kau disini dewi kelinci ,apakah kau tidak bisa membalas budi ketua kami karena telah membuatmu bebas dari segel bulan itu" Ucap Orochii sambil memandang malas Kaguya.

"Aku bisa membaca isi hati serta niatan ketuamu itu jadi jangan membohongiku dan dia pantas kekuatannya aku ambil setengahnya dan menerima segel ootsuki sehingga ketuamu itu tidak dapat bertindak yang macam macam" Balas Kaguya santai sambil tersenyum.

"Terserah kau sajalah ,kalau begitu aku permisi dulu" Pamit Orochii kemudian hilang masuk robekan dimensi.

"Yah dia kabur" Ucap Kaguya pelan ,kemudian mengalihkan pandangannya kearah Naruto yang masih berada dibelakangnya, "Ne Naruto jadi bolehkah aku tinggal bersamamu?" Tanya Kaguya kepada Naruto yang kaget.

"A-apa! Kau tidak bercanda kan?" Ucap Naruto tidak percaya.

Kaguya hanya tersenyum tipis kemudian mengelus surai pirang milik Naruto dengan lembut, "Tentu tidak Naruto ,aku sudah membuat kesalahan besar dengan membunuh cucuku yang satunya,Jadi aku ingin menjaga cucuku satu satunya ini" Kata Kaguya lembut sambil terus mengelus surai pirang milik Naruto.

"Ugh!"

Naruto yang akan bilang sesuatu tidak jadi saat mendengar rintihan Issei yang berada tidak jauh dibelakangnya sudah tidak memakai armor belance breaker lagi.

"Issei!" Teriak Naruto kemudian menghampiri tubuh Issei yang tergeletak tidak berdaya, "Kau tidak apa apa Issei" Tanya Naruto khawatir.

"Tubuhku serasa hancur setelah memakai belance breaker, Naruto" Ucap Issei susah payah karena sambil menahan rasa sakit disekujur tubuhnya.

"Maafkan aku partner ,sepertinya daya tahan tubuhmu belum bisa menahan kekuatan belance breaker,jadi aku sarankan kau latihanlah dari awal partner" Tiba tiba terdengar suara berat dari sarung tangan milik Issei.

"Naruto/Issei!"

Naruto mengalihkan pandangannya kearah sumber teriakan tadi dan melihat Para anggota klub serta Osis yang mendatangi tempat Naruto.

"Apakah kau tidak apa apa?" Tanya Rias khawatir saat melihat armor Naruto dipenuhi darah.

"Ak-"

Greb!

"Syukurlah suamiku tidak apa apa ,aku sungguh bahagia" Perkataan Naruto terputus saat mendapat pelukan cinta milik Akeno dan beberapa anggota klub dan osis yang cengo saat melihat adegan picisan dihadapannya.

"Aku tidak apa apa Akeno" kata Naruto sambil mengelus surai Akeno lembut.

"A-ada orang sekarat disini!" Teriak Issei dengan terbata saat melihat Naruto yang niat awalnya akan menolongnya malah berpelukan.

Naruto hanya tersenyum kikuk kemudian berjalan menuju Issei yang masih terluka parah.

"Rias apakah kau membawa air mata phenex?" Tanya Naruto.

"Aku tidak membawanya Naruto,lagi pula air mata phenex milik ku masih dipegang Onii-sama" Jawab Rias sambil memandang Issei khawatir.

"Biar aku saja yang menyembuhkannya" Ucap Kaguya yang sedari tadi dikacangin.

"Siapa kau?" tanya Rias kaget karena sedari tadi tidak merasakan hawa milik Kaguya.

"Tanyakan saja pada Naruto" Balas Kaguya singkat.

Rias langsung mengalihkan pandangannya kearah Naruto begitu pula dengan anggota klub lainnya.

"Bisa dijelaskan Naruto?" Tanya Rias.

"Ano...nanti saja saat diklub Rias ,disini lebih baik kita menyembuhkan Issei dulu" Kata Naruto sambil menunjuk Issei.

"Baiklah ,tapi kau berjanji akan menjelaskannya kan?" Ucap Rias dan direspon anggukan Naruto.

Kaguya berjalan pelan kearah Issei yang tergeletak tidak berdaya, saat sudah berada dihadapanya Issei ,Kaguya kemudian menempelkan telapak tangannya didahi Issei.

"Eiser"

Ucap Kaguya pelan saat mengaktifkan jurusnya dan dengan perlahan luka" ditubuh Issei mulai menghilang.

Kaguya hanya tersenyum saat melihat jurusnya berhasil menyembuhkan Issei.

"Terimakasih Kaguya karena telah menyembuhkan Issei" Ucap Naruto yang sudah berada disamping Kaguya.

"Tentu Naruto, aku akan melindungi cucuku dari segala macam bahaya" Balas Kaguya sedangkan Naruto hanya tersenyum saat mendengar balasan Kaguya tadi.

"Terimakasih Kaguya-san karena telah menyembuhkan anggota keluargaku" Ucap Rias berterimakasih.

"Sama sama Rias" Balas Kaguya singkat.

"Apakah Kaguya-san mau mendatangi klub milikku bersama Naruto nanti,karena aku ingin bertanya tentang beberapa hal" Tanya Rias sambil memandang Kaguya dan Naruto.

Kaguya diam beberapa saat kemudian mengangguk sebagai respon dan dibalas senyuman milik Rias.

"Kalau begitu kami tunggu kedatangan anda Kaguya-san ,dan juga terimakasih lagi karena sudah menyembuhkan Issei" Ucap Rias sambil membungkuk kemudian mulai pergi dengan lingkaran sihir diikuti para angggota Osis.

"Ne Naruto" Panggil Kaguya ke Naruto yang menoleh kearahnya.

"Ada apa?" Balas Naruto bingung.

"Bisa temani aku jalan" dikota ini,Aku sedikit bosan " Ucap Kaguya seperti anak Remaja.

Naruto terdiam sesaat ,kemudian mulai memandang penampilan Kaguya.

"Baju kimono putih, Mata didahi,dua buah tanduk, sangat merepotkan kalau sampai orang" melihatnya" Batin Naruto sweatdrop.

"Tenang saja Naruto,aku bisa memakai mode manusiaku" Ucap Kaguya setelah mendengar kata hati Naruto.

"Kau bisa membaca Kata Hati!" Ucap Naruto kaget.

Sedangkan Kaguya yang mendengar perkataan Naruto barusan hanya tertawa kecil, "Aku adalah leluhurmu Naruto ,jadi aku bisa mengetahui segalanya" Balas Kaguya.

"Haaah,baiklah kalau begitu pakailah Mode Manusiamu" Ucap Naruto sambil menunjuk Kaguya.

Dengan perlahan Kaguya mulai ditutupi oleh rambut putih miliknya yang panjang itu, setelah beberapa menit rambutnya pun mulai menyusut menjadi agak pendek dan penampilan kaguya yang versi manusia ini sedikit membuat Naruto merona tipis.

"Rambut putih sepunggung,mata violet,tubuh ideal,wajah baby face, wow dia benar" cantik" Batin Naruto nista.

"Terimakasih atas pujiannya" Ucap Kaguya sambil tersenyum manis.

Naruto gelagapan saat lupa bahwa Kaguya bisa membaca hati nya, Karena tidak ingin malu ,Naruto kemudian menarik tangang kaguya dan mengajaknya berjalan.

"Ayo jalan" Ucap Naruto sambil berjalan meninggalkan area pertarungannya yang sudah diperbaiki oleh anggota Osis.

"Hihihi jangan keras keras Naruto nanti aku lecet" Ucap Kaguya dengan menggoda karena ingin menjahili Naruto.

"AHOOOOO" Teriak Naruto dan dibalas cekikikan Kaguya.

¤FBC¤

Ending ost

-Neji no oto- Eir aoi