setelah dua hari naruto dan naruko tidak masuk akademi akhirnya teman-temannya kawatir,takut terjadi apa-apa pada mereka.

Di taman,tempat janjian berkumpul kiba,sasuke,shika,chouji.

''sepertinya sudah lengkap,Lebih baik sekarang saja kita ke tempat naruto,'' ajak kiba.

''hn,'' jawab sasuke,shika dan chouji.

Akhirnya mereka berangkat kerumah naruto.

Di apartemen,tempat tinggal naruto dan naruko.

''hwaaa,naru-chan,jangan makan ramen spesialku,'' triak naruto melihat naruko makan ramen spesial edisi terbatas naruto.

''slurrrp,hmm,,enak,'' gumam naruko, ''nii-san mau,? Enak loh,''lanjutnya menawarkan.

''itu kan ramen nii-san,naru-chan,'' sedih naruto.

''habisnya naru lapar dan persedia'an kita sudah habis,jadi waktu naru nemu ramen ini ya,naru makan,''terangnya enteng tanpa rasa bersalah dan terus memakan ramen itu hingga habis tak menghiroukan naruto yang sedang menangis sambil guling-guling.

''hwaaa, knapa naru-chan habiskan,'' triak naruto sambil menyerobot cup ramen yang telah habis isinya di makan naruko.

''he,naru kira nii-san tidak mau,ya naru habiskan,''jawabnya sambil nyengir ala naruto dan tanpa rasa bersalah..

naruto masih meratapi ramennya hingga tiba-tiba ada triakan di luar pintu apartemennya,

''naruto,! Apa kau masih hidup,'' triak kiba,sedangkan sasuke,shika dan chouji menutup telinga mereka dengan tangan karna saking kerasnya triakan kiba.

''woi,,tak usah berteriak bisakan,'' dengus kesal sasuke.

''sh,mendokusei,''ucap shika.

Sedangkan chouji,melanjutkan makan kripik kentangnya lagi.

''iya-iya,,aku minta ma'af,,''ucap kiba sambil menunjukan muka memelasnya.

Yang lainya tak memperdulikan perminta'an ma'af kiba,dan malah melanjutkan memanggil naruto. ''dobe,apa kau di dalam,?''panggil sasuke.

Sedangkan kiba meringkuk di pojokan karna tidak di perdulikan temannya.

Naruto dengan malasnya keluar membuka pintu,''siapa,?'' tanya naruto.

''halo naruto,''ucap chouji sambil terus makan kripik kentangnya.

''uwaah,,ternyata kalian,mau kemana kalian,?,'' seru naruto girang melihat teman-temannya, ''eh perasa'an tadi aku mendengar suara kiba,''lanjut naruto.

''cih,ya mau kesini dobe, kalo kiba tuh di pojokan,''balas sasuke dan menujuk kiba yaang masih setia meringkuk di pojokan beranda.

''hoam, mendokusei,''ucap sika sambil menguap bosan.

''mau kesini,? Memang ada apa di sini,?'' tanya naruto sambil menunjukan muka bodohnya.

''huh, dasar dobe tetep dobe, tentu saja karna menghawatirkanmu dobe,'' jawab sasuke sambil terus mengejek naruto.

''apa kau bilang,!dasar teme,'' kesal naruto tapi kemudian, ''eh menghawatirkanku,? Wah senangnya ada yang perhatian sama aku,'' lanjut naruto girang sambil loncat-loncat.

Yang lainya hanya sweatdrop jama'ah,melihat tingkah konyol naruto.

''hm,kami menghawatirkan mu dan naruko-chan,''timpal chouji menegaskan ucapan sasuke.

''arigatho,eh ayo masuk,''ucap naruto.

Kemudian sasuke,shika dan chouji masuk sedangkan kiba masih senan tiasa di pojokan,sampai naruto mamanggilnya.

''heh,kiba ayo masuk,'' ajak naruto. Kiba pun berdiri dan mengikuti yang lainya masuk,tapi tetap menunjukan wajah sedihnya.

''kiba,kau tak seperti biasa,? Cerialah,nanti bisa ada badai kalau kau murung terus,'' canda naruto.

''huft,tidak mungkinlaah naruto,'' balas kiba datar yang raut mukanya sudah seperti biasa setelah mendengar canda'an garing naruto.

''hehe,''cengir naruto.

''siapa yang datang nii-san,?''triak naruko dari dalam. ''wah ternyata sasuke,kiba,chouji dan shikamaru ya,''lanjut naruko setelah keluar dan melihat mereka sedah masuk bersama naruto.

''yo naruko-chan,''ucap kiba.

''hn,'' sasuke dengan kata andalannya.

''pagi,naruko-chan,''salam chouji.

Sedangkan shikamaru hanya mengup bosan.

''yo juga kiba-kun, selamat pagi juga chouji-san,'' balas naruko sambil senyum. ''sasuke-kun apa tidak ada kata lain selain kata itu,? Dan shika-kun,semangatlah sedikit,''lanjut naruko.

''hn,/sh mendokusei,'' balas sasuke dan shika.

Mereka pun di persilahkan duduk di ruang tamu mereka.

''naruko-chan,apa kamu sudah sembuh,? Katanya kemarin kamu terluka gara-gara di serang ninja musuh,'' tanya kiba memulai pembicara'an.

''hm,aku sudah sembuh kiba-kun,berkat nii-san dan hinata-chan,'' jawab naruko.

''sukurlah,'' ucap kiba.

''heh,dobe, jelaskan apa yang terjadi di bukit kemarin,''ucap sasuke meminta penjelasan naruto tentang kejadian kemarin.

''iya naruto,kami penasaran,'' tambah kiba.

''kemarin,kami bertemu lima shinobi musuh yang sedang menyusup.''jawab naruto.

''bicara yang jujur nii-san,bukanya 50 shinobi,'' ucap naruko menyalahkan jawaban naruto.

''apa,lima puluh,? Dan kalian masih hidup,'' kaget kiba yang langsung di jitak sasuke. ''ittai..''ucap kiba sambil mengelus kepalanya yang benjol, ''apa-apaan kau sasuke,'' lanjut kiba sewot.

''jelas mereka masih hidup,buktinya mereka ada di sini,''ucap sasuke datar tapi tetap terkejut dengan perkataan naruko.'lima puluh,sehebat apa kamu naruto,' batin sasuke sambil memandang naruto dari sudut matanya.

''hebat kau naruto,bisa mengalahkan limapuluh shinobi musuh cuma berdua,'' kagum choiji,sedangkan shika memandang naruto dengan serius.

''ah naru-chan,nii-san sengaja bilang lima,biar tidak heboh,''balas naruto pada naruko, ''kalo sudah heboh kayak ginikan jadi harus menjelaskan,''lanjut naruto lesu karna mesti akan menerima hujan pertanyaan dan pasti harus di jawab.

''hehe,gome nii-san,naru kira nii-san lupa,'' ucap naruko sambil senyum menyesal.

''jadi itu benar,?'' tanya kiba.

''kata eikichi dan ranmaru si begitu,''jawab naruko.

''mungkin,''jawab naruto.

''yang sebenarnya gimana,?'' tanya sasuke penasaran.

'' iya yang benar yang mana,? Eh eikichi dan ranmaru kesini,?'' tanya kiba.

''ya itu yang sebarnya,'' jawab naruto. ''ya mereka berdua kesini kemarin,menjenguk naruko dan meminta maaf,'' lanjut naruto.

''begitu,jadi kalian benar melawan lima puluh shinobi musuh,hanya berdua,?''tanya shika ''padahal mereka kira-kira pasti sekelas chuunin bahkan bisa jounin,''lanjutnya.

Sedangkan kiba,sasuke memandang shika tapi kemudian memandang naruto dan naruko meminta penjelasan. Sedangkan chouji tetap makan tak memperdulikan situasi yang mulai memanas.

Sedangkan yang di pandang hanya senyum-senyum.

''sebenarnya,aku tidak ikut melawan,karna sudah pingsan sa'at melawan satu shinobi musuh,'' terang naruko. ''mungkin nii-san datang dan melawan mereka semua,''lanjut naruko.

Kemudian mereka memandang naruto meminta penjelasan yang sebenarnya.

''iya-iya,aku jelasin,tapi jangan memandang seperti itu dong,serasa kalian mau memakanku,'' ucap naruto yang takut akan tatapan mereka.

''ya cepat jelaskan,'' balas sasuke ingin tau.

''baiklah,sebenarnya kami di tolong anbu,'' jawab naruto bohong.

''kat-mmm'' belum sesele ngomong naruko sudah di bungkam duluan oleh naruto.

''apa-apaan sih nii-san,''ucap kesal naruko setelah lepas dari bungkaman naruto.

Sedangkan naruto hanya diam dan menatap naruko dan mengatakan '' itulah yang sebenarnya naru-chan.''

naruko diam tanda mengerti.

''sebenarnya apa yang kalian sembunyikan,'' selidik shika.

''tidak ada,''balas naruto singkat.

''benarkah,? Kalian di tolong anbu,?'' tanya kiba masih tak percaya.

''ya, kalo tidak manamungkin kita masih bisa menghirup nafas seperti ini,'' jawab naruto.

Sedangkan sasuke masih memandang naruto dan tidak percaya ucapannya.

''ya sudahlah,jika itu yang sebenarnya,dan juga sukur kalian sudah sehat kembali,'' ucap shika yang mukanya sudah ngantuk lagi. ''ayo kita pulang kiba,sasuke,chouji,'' ajak shika, ''kami pamit dulu naruto,naruko,''lanjutnya.

''eh,sudah mau pulang,? Baru juga sebentar,'' ucap naruto basa basi,

''iya,shikamaru kitakan baru sebentar,'' ucap kiba.

''kita kan sudah melihat mereka baik-baik saja,'' balas shika.

''baiklah,kita pamit dulu ya naruto,naruko-chan,'' ucap kiba,dan mereka bertiga berdiri dan berjalan menuju pintu keluar.

''heh,sasuke,kamu tidak ikut pulang,?''tanya kiba pada sasuke.

''tidak,aku ada perlu dengan naruto,''jawab datar sasuke.

''ya sudah,''balas kiba.

Kemudian mereka pulang dan naruto mengantar mereka sampai pintu keluar,

''kalian,hati-hati di jalan y,''ucap naruto.

''yo,kamu juga cepat masuk akademi,sepi rasanya kalau kamu tidak masuk,''balas kiba.

''ya pasti,''

naruto menutup pintu dan kembali ke dalam apartemen.

''heh,sasuke ada perlu apa sama aku,''tanya naruto datar.

''tadi kamu bohong kan,?'' tuding sasuke,

''menurutmu,?,'' balas naruto.

''cih, sudah kukira,tapi sudahlah. Lanjutkan penjelasanmu tentang kekuatan ku dan clan ku,'' ucap sasuke meminta penjelasan yang tertunda akibat narito menolong naruko.

Naruto mau menjelaskan,tapi dia merasakan chakra seseorang yang datang,walopun kecil atau sudah di sembunyikan dia bisa merasakannya.

''baiklah teme,tapi biar bunshin ku saja ya yang menjelaskan,aku ada urusan,'' jawab naruto,kemudian membuat satu bunshin,

'apa,dia bisa membuat bunshin,?' batin sasuke. ''dari mana kamu belajar membuat bunsin,dobe,?''tanya sasuke menyelidik.

''dari gulungan milik tou-san,''bohong naruto. ''eh kau jelaskan semua yang di tanya teme ya,tapi jangan disini di tempat lain sana,''lanjutnya dan berbicara pada bunshinnya,

''baiklah,ayo teme,kita kehutan saja,biar tak ada yang mengganggu,'' ucap bunshin naruto,dan berjalan keluar.

''cih,kenapa tidak disini saja,'' balas sasuke tapi tetap mengikuti bunshin naruto.

Mereka berduapun berjalan kehutan pinggir desa.

Sedangkan naruto yang asli menunggu orang yang akan datang kerumahnya.

.tok.

Pintu naruto di ketuk seseorang.

''siapa,'' triak naruko.

''biar aku saja naru-chan,''ucap naruto.

''hm,baiklah,'' balas naruko.

Kemudian naruto berjalan ke arah pintu dan membukanya.

Di depan pintu telah berdiri seseorang dengan topeng dan pakaian ninja lengkap dan ternyata seorang anbu.

''naruto-san,hokage-sama memanggil anda untuk menemuinya,''ucap anbu itu.

''hm,baiklah,''balas naruto.

''tapi aku pamit dulu sama naruko-chan,biar tidak khawatir,''lanjut naruto.

Sang anbu hanya mengangguk.

Kemudian naruto pamit sama naruko.

''naruko-chan,nii-san pergi dulu ke tempat hokage-jiji,'' ucap naruto.

''ya,hati-hati nii-san,''balas naruko.

Kemudian naruto kembali ke depan pintu,tempat anbu itu menunggu naruto.

''ayo,''ucap sang hanya mengangguk,kemudian anbu itu sunshin ke tempat hokage bersama naruto.

Di tempat hokage.

Muncul kepulan acap di depan meja hokage ketiga,naruto dan sang anbu terlihat dari kepulan asam yang mulai memudar.

Sang anbu berlutut sedangkan naruto berdiri di sebelah sang anbu.

''hokage-sama, hamba telah membawa naruto kesini,''ucap anbu itu sopan.

''hmm,terimakasih,kau boleh pergi,''balas hokage.

''hai,''kemudian anbu itu menghilang di tandai dengan kepulan asap seperti waktu dia datang.

''halo hokage-jiji, ada apa jiji mencari saya,'' sapa naruto dan kemudian bertanya.

''hahaha,apa kabar naruto,jiji mencari kamu karna ada beberapa pertanyaan yang ingin jiji tanyakan padamu,naruto,''balas hokage sambil tertawa ringan.

''pertanya'an,? Apa yang mau jiji tanyakan pada naru,?''tanya naruto penasaran, 'apa ini tentang kemarin ya,? Huft,gara-gara terlalu besar mengeluarkan chakra jadi ketahuan deh,' batin naruto.

''jiji ingin tanya,waktu kamu di hutan bukit belakang akademi Apa kamu yang melawan shinobi musuh yang menyusup itu,?''tanya hokage serius.

''ya,tapi cuma satu,itupun aku kalah,hokage-jiji,'' jawab naruto sambil tersenyum, ''untungnya ada seseorang yang menolong,'' lanjutnya tapi semuanya bohong.

''benarkah,? Lalu siapa yang menolongmu naruto,?'' tanya hokage lagi belum puas atas jawaban naruto.

''hm,aku tidak tau siapa dia,tau-tau aku sudah di apartemen sama naruko,''jawab naruto bohong lagi.

''begitu ya,?'' ucap hokage sambil berfikir.

Naruto hanya tersenyum kecil.

''apa kamu berbohong,naruto,?''tanya hokage menyelidik,

''tidak,tentu tidak hokage-jiji,''jawab naruto tenang meskipun iya dia berbohong.

''jelaskan yang sesungguhnya naruto,jiji tau kamu berbohong,''desak hokage.

''dari mana jiji tau naruto bohong,?''tanya naruto. ''naru tidak bohong,hokage-jiji,''lanjutnya.

''jiji tau,karna kamu seperti tou-san mu,tidak bisa berbong,''jawab hokage. ''dan juga sangat terlihat naruto,'' lanjutnya.

''apakah naru sama seperti tou-san,?'' tanya naruto, ''baik hokage-jiji,karna hokage-jiji sudah naru anggap kakek naru,akan naru jelaskan yang sesungguhnya,tapi naru mau kita hanya berbicara berdua,''lanjutnya,

''bukankah kita memang hanya berdua di sini naruto,''tanya hokage.

''tidak,''jawab naruto. ''disitu di pojok,di langit-langit,di dinding,lantai dan di tembok,''lanjut naruto sambil menunjuk tempat-tempat itu.

Hokage ketiga tersentak kaget, ' apa dia mengetehuinya,'pikir hokage.

''memang disitu ada orangnya naruto,?''tanya hokage setenang mungkin.

''ya,ada anbu yang menjaga hokage-jiji,''jawab naruto datar dan dengan raut serius.

''bagai mana kamu mengetahuinya naruto,?''tanya hokage.

''aku merasakan chakra mereka,walau sudah di sembunyikan sampai tingkat terendah yang tidak bisa dirasakan shinobi,tapi aku dapat merasakannya,''terang naruto.

Hokage kitiga tak percaya dengan kemampuan naruto, 'apa benar dia mengetahuinya,?' batin hokage.

''baiklah,kalian tolong tinggalkan kami berdua,''ucap hokage dan tiba-tiba semua anbu yang bersembunyi keluar dan meninggalkan mereka berdua.

''baik,semuanya sudah pergi,ceritakan yang sebenarnya waktu di bukit belakang akademi kemarin,'' lanjut hokage setelah menyuruh keluar anbu yang menjahanya.

''baiklah hokage-jiji,sebenarnya yang membunuh semua shinobi yang menyusup itu adalah aku,''jelas naruto serius.

Hokage tersentak kaget tak percaya.

''bagai mana bisa,?kamukan masih kecil, naruto,?'' tanya hikage.

''memang tubuhku masih kecil,tapi kemampuanku mungkin setara chuunin atau jounin,''jawab naruto.

''apakah itu benar,? Tapi setahu jiji,kamu tidak pernah berlatih,dan juga yang membunuh mereka adalah jutsu tingkat atas,yang mungkin hanya jounin yang mampu membuatnya,'' tanya hokage ingintahu.

''percaya atau tidak,itu memang aku,''jawab naruto.

'tapi bagai mana bisa,?'Batin hokage masih tidak percaya.

Naruto yang melihat tatapan tidak percaya hokage,lalu menjelaskan bagai mana dia bisa mempunyai kekuatan itu.

''hokage-jiji,naru punya kekuatan itu saat di rumah sakit,tepatnya sa'at koma dan naru bertemu seseorang di alam bawah sadar naru,dia adalah kakek rikudou sennin,dan dia juga yang mengajariku tentang semua jurus yang bisa elemen buat,dan dia mengajariku jurus milik tou-san,dan juga dia memberiku mata rinengan,sehingga aku dapat menguasai lima elemen dasar dan mengembangkannya,dan juga menggabukannya,''jelas naruto panjang lebar dan menunjukan mata rinengannya,sedangkan hokage hanya membelalak tidak percaya.

''jadi beliau yang mengajarimu,naruto,''tanya hokage setenang mungkin karna kagetnya belum sembuh.

''ya,''jawab singkat naruto dan menon-aktifkan rinengannya.

''kalo begitu,kenapa kamu tidak menunjukan kekuatanmu naruto,? Apa kamu takut kalau jiji mengetehuinya,?'' tanya hokage lagi.

''karena aku tidak ingin menunjukannya,karna itu pesan beliau,dan juga bukanya aku takut jiji mengetahuinya,karna cepat atau lambat hokage-jiji akan mengetahuinya,dan juga ini kulakukan untuk melindungi naruko,'' jawab naruto panjang lebar.

''begitu ya,jadi karna itu kamu menyembunyikannya,bahkan sampai anbupun tidak bisa merasakan atau mengetahuinya,''ucap hokage.

''hmm,jurus tou-san mu,? Apa yang kamu maksud hiraishin dan rasengan,naruto,?'' lanjut hokage bertanya,

''ya,kini naru sudah bisa menguasai kedua jurus itu hokage jiji,''jawab naruto. ''apa naru harus menunjukannya biar jiji percaya,?''lanjut naruto.

''tidak usah,jiji percaya padamu naruto,''balas hokage.

''baiklah,kamu boleh pergi,''ucap hokage,''tapi seblumnya,jiji minta ma'af mendesak naru menjelaskan semuanya,dan juga sembunyikan kekuatanmu seperti itu terus naruto,biar tidak ada yang curiga,'' lanjut hokage.

''baik hokage-jiji,kalo begitu naru pergi dulu,kasihan naruko-chan meninggu ku lama,'' ucap naruto yang sudah tidak dalam mimik yang serius.

''oya,naruto, narulan sudah sekelas jounin,maukah kamu langsung menjadi jounin,?'' pinta hokage.

''hmm,ma'af jiji,tapi naru lebih baik dari bawah,nanti malah menimbulkan kecuriga'an karna ada anak umur delapan tahun sudah menjadi jounin,''tolak halus naruto.

''baiklah kalau itu pilihanmu,semoga kamu dapat melindungi naruko terus,''ucap hokage.

''hmm, oya jiji,naru minta nanti tim genin naru di tim 7 dan terdiri dari sasuke,naruko,aku dan sakura,dan kalau tidak boleh berempat,naru bisa sendiri asal naru bsa melindungi naruko-chan,'' balas naruto dan meminta sedikit tentang timnya nanti.

''baiklah,akan jiji pikirkan,'' ucap hokage,'akan jiji buat tim 7,tim yang sepesial,karna akan memiliki lima anggota termasuk pembimbingnya,'batin hokage.

''trimakasih jiji,naru pergi dulu,jaa,''pamit ''oya hokage-jiji,masih ada satu rahasia yang belum naru ceritakan,akan naru ceritakan nanti kalau sudah sa'atnya,''lanjut naruto yang pasti membuat hokage ketiga penasaran.

Kemudian ''hiraishin''ucap naruto dan menghilang bersama kilatan kuning.

'jadi benar,dia telah menguasainya,beruntung sekali kau minato,anak-anakmu sangat berbakat, tapi apa ya rahasia naruto yang lain'batin hokage.

Di apartemen naruto.

tiba-tiba ada kilatan kuning dan munculah naruto.

''untung naruko-chan tidak melihatnya,''gumam naruto.

''apa yang tidak naru lihat nii-san,?''tanya naruto dengan nada tinggi, ''naru liat,nii-san datang bersama kilatan kuning tadi,''lanjut naruko.

''uwah,fyuh,kau mengagetiku saja naruko-chan,'' ucap kaget naruto. ''benarkah kamu melihatnya,''lanjut naruto bertanya.

''hmm,itu tadi nii-san pake jurus apa,? Perasa'an niisan kalo mau pulang cepat pake sunshin,?''tanya naruko ingin tahu.

''itu tadi hiraishin,jurus milik tou-san yang sudah nii-san kuasai dan kembangkan,''jawab naruto menjelaskan.

''benarkah,? Naru ajarin dong nii-san,''pinta naruko.

''ya nanti pasti nii-san ajarin,tapi nanti,'' balas naruto.

''janji,''

''hmm,nisan janji,''

di pinggir hutan tempat bunshin naruto menjelaskan semua yang ingin sasuke ketahui tentang clan dan kekuatannya.

''jadi selain memiliki kekuatan mat,aku juga mempunyai elemen api,?''tanya sasuke pada bunsin naruto.

''ya,mungkin,tapi coba dulu paker kertas chakra ini,''jawab bunsin naruto kemudian memberikan kertas chakra pada sasuke.

''bagai mana caranya mengetahui elemen yang kita punya dengan ini,?''tanya sasuke lagi setelah menerima kertas chakra itu.

''alirkan chakramu pada kertas itu,jika kertasnya terpotong chakramu angin,jika basah air, jika hancur tanah,jika mengkerut petir,dan jika terbakar berarti api,''jawab bunsin naruto menjelaskan.

Kemudian sasuke mengalirkan chakranya pada kertas chakra itu,dan hasilnya mengkerut dan terbakar.

''hm,apakah ini chakraku,? Api dan petir,?''tanya sasuke.

''begitulah,''jawab bunshin naruto.

''terus chakramu apa,dobe,?''tanya sasuke.

''rahasia, kamu tingkatkan elemenmu,aku akan membantumu teme,besok kita mulai latihan,''balas bunsin naruto.

''cih,apa yang kamu bisa,?'' remeh sasuke.

''apapun,sekarang pulanglah,akan aku tunggu disini setelah selesei dari akademi,kita latihan bertiga,''ucap bunshin naruto tidak peduli remehan sasuke.

''jaa,''pamit bunshin naruto kemudian ,poft,menghilang jadi kepulan asap.

''cih,menyebalkan,'' dengus sasuke,

'seberapa kuat dirimu,naruto,'batin sasuke.

di apartemen naruto.

''hm,boleh juga,naru-chan,besok kita latihan lagi,tapi kita bertiga sama sasuke,''ucap naruto pasa hinata.

''baiklah,eh sasuke-kun ikut,? Apa,tidak apa nii-san,?'' tanya naruko.

''tenanglah,naru-chan,'' jawab naruto.

Esok harinya setelah pulang dari akademi.

Naruto dan naruko pergi ke tempat biasa mereka latihan,disitu ternyata sudah ada seseorang yang menunggu, berambut dark blue,berbaju biru langan pendek,dan di punggungnya terdapat gambar kipas marah putih memakai celana coklat.

''yo, lama,?'' tanya naruto pada orang itu yang ternyata sasuke.

''cih,dari mana saja,dobe,aku sudah dari tadi menunggu,'' jawab sasuke datar.

''hehehe,tadi mampir dulu ke ichiraku.''cengir naruto. ''yo,kita berangkat,'' lanjut naruto.

''eh,nii-san berangkat kemana,? Bukanya kita latihan di sini,?'' tanya naruko bingung.

''dobe,bukanya kita latihan disini,?'' tanya sasuke mengikuti pertanya'an naruko.

'' bukan,kita latihan di tempat lain saja,disini terlalu dekat desa,takut kalau ada yang tahu kita sedang latihan,'' jawab naruto enteng.

''terus mau di mana,dobe,?'' tanya sasuke lagi.

''iya nii-san,? Dimana,?'' tanya naruko juga,

''tenang naru-chan,teme, ikuti saja aku,'' jawab naruto sambil mulai berjalan.

Naruko dan sasuke mengikuti naruto hingga sampai pada sebuah tempat.

''nii-san,apa kita mau latihan di sini,?'' tanya naruko.

'' ya,tepat sekali. Disini kita akan lebih leluasa dan bebas,'' jawab naruto.

''tapi disinikan hutan kematian,dan banyak binatang buasnya,''takut naruko.

''tenang saja naru-chan,asal kita tidak menggagu mereka,mereka juga tidak akan menyerang kita,'' balas naruto menenangkan. ''ayo,''lanjut naruto mengajak mereka masuk hutan.

''tapi,''naruko masih ragu.

''tenanglah naruko,percaya saja sama nii-sanmu,'' ucap sasuke menenangkan. 'cih,apa tidak ada tempat lain,dobe,' batin sasuke karna tidak habis pikir,kenapa memilih disini sebagai tempat latihan.

Tak banyak bicara mereka berjalan menyusuri hutan,hingga sampai pada padang rumput yang lumayan agak luas buat mereka latihan.

''ok kita sampai,''ucap naruto.

''disini ada tempat seperti ini,?''kagum naruko,karna tidak hanya padang rumput,tapi ada juga bunga-bunga liar yang tumbuh indah disana.

''teme,mau latihan disini atau cari tempat sendiri,''tanya naruto pada sasuke.

'' cari tempat sendiri saja,biar tidak mengganggu satu sama lainya,'' jawab sasuke yang kemudian berjalan mencari tempat sendiri.

''baiklah,'' ucap naruto yang kemudian membuat bunsin,dan menyuruh Bunshin itu mengikuti sasuke.

''ok naru-chan,kita mulai saja,'' ajak naruto. ''kita latihan taijutsu untuk melatih stamina kita,''lanjut naruto

'' hm,ayo,'' balas naruko kemudian membuat kuda-kuda dan mereka mulai berlatih.

Di tempat sasuke.

''mau kemana,teme,?'' tanya naruto bosan,karna dari tadi berjalan terus.

''cih,kita latihan disini,'' balas sasuke.

''baiklah,pertama-tama kita latihan pengendalian chakra dulu,'' ucap naruto.

''aku sudah bisa,langsung saja ke jurus katon dan raiton,''tolak sasuke karna merasa pengendalian chakranya sudah bagus.

'' heh,katon dan raiton memerlukan chakra yang besar,chakra mu belum cukup,'' balas naruto.

''cih,cepat latih jurus itu,'' ucap dingin sasuke.

'' huh,dasar,tapi nanti kalau mati kehabisan chakra jangan salahkan aku ya,'' balas ketus naruto. 'oh iya,diakan punya Sharingan,apa mungkin bisa untuk membantunya berlatih,? Tapi apamungkin dia bisa mengaktifkannya,?' batin naruto.

''baiklah teme,tapi buat Sharinganmu aktif dulu,'' ucap naruto.

''bagai mana caranya,dobe. Akukan belum pernah lagian buat apa, apa berguna buat latihan ku,''balas sasuke masih meremehkan kekuatan sharingan.

''tentu saja teme,itu akan mepermudah kamu bajar dan mempercepat penguasa'an elemenmu,'' ucap naruto kesal.

''begitu ya, terus bagaimana caranya mengaktifkannya,?'' tanya sasuke datar.

''alirkan chakra ke matamu,'' jawab naruto.

Kemudian sasuke mengalirkan charkranya ke mata dan akhirnya mata sharingannya keluar dengan masih satu tomoe.

''tidak ada bedanya,''ucap sasuke.

Kemudian secara tiba-tiba naruto melempar kunai tepat ke arah sasuke,alhasil sasuke dapat menghindarinya,dan dapat melihat pergerakan kunai tersebut.

''apa-apaan kamu dobe,!? Apa kamu ingin membunuhku,'' triak kesal sasuke karna dilempar kunai secara tiba-tiba.

''sudah lihat bedanya kan,teme,? Seharusnya dalam jarak sedekat ini kunai itu akan tepat menancap di tengah-tengah antara kedua matamu,'' balas naruto datar-datar saja.

''apa ya-, benar juga kau dobe,aku dapat melihat gerak lambat kunai itu,'' ucap sasuke.

''apa,kekuatan sharingan sehebat itu,?'' kagum sasuke,tapi tetap menunjukan muka tenangnya.

''yup benar sekali,itu baru satu tomoe,kalau sudah masuk ke tingkat selanjutnya,akan lebih hebat lagi,'' balas naruto sambil senyum.

''benarkah itu,?'' tanya sasuke.

''ya,jadi latihlah mata sharinganmu,'' jawab naruto , ''ok,kita mulai latihan,'' lanjut naruto.

Sasuke hanya mengangguk mengiyakan.

''kita latihan dari katon dulu,tapi kalau kehabisan chakra jangan salahkan aku ya teme,'' ucap naruto.

''cih,cepat tunjukan,'' tak sabar sasuke.

Kemudian naruto membuat heandseal dan menyebutkan jurusnya, ''katon : fire ball no jutsu,'' dan kemudian naruto mengeluarkan api dari mulutnya membentuk bola-bola api meluncur halus kesebuah pohon dan ''blarr'' terjadi ledakan besas membakar pohon itu.

''hwaaa, aku lupa pasang kekei,'' ucap naruto histeris. Kemudian naruto merapal heandseal dan mengentakkan tangannya ketanah, dan terbentuklah kekei transparan melindungi chakra dan pandangan dari luar kekei.

Sedangkan sasuke masih terkagum melihat jutsu itu.

''baiklah akan ku coba,'' ucap sasuke yang kemudian membuat heandseal seperti naruto, namun percoba'an pertamanya kurang memuaskan,

''cih,'' kesal sasuke.

''tenang saja teme,kamu pasti bisa,'' naruto memberi semangat.

''pasti,'' ucap sasuke yang kemudian mencoba lagi tapi hasilnya masih sama karna chakranya masih kurang.

Time skip 2 tahun kemudian.

''chidori,/ rasengan,'' triak sasuke dan naruko bersama'an dan 'blaaarrr,' terjadi ledakan dan mengenaskan nasib pohon yang di jadikan mereka target sasaran, hancur yang terkena chidori dan berlubang yang terkena rasengan.

''lihat,chidoriku lebih hebat,naruko-chan,'' sombong sasuke.

''siapa bilang,rasengan naru yang lebih hebat,sasuke-nii,'' balas naruko tak mau kalah.

Nii,? Naruko memanggil,sasuke dengan sufic nii-?, ya setelah mereka latihan bersama,akhirnya naruko memanggil sasuke dengan tambahan nii, agar lebih akrab.

''lihat,chidori-ku menghancurkan pohon besar itu sampai hampir tumbang,'' bangga sasuke.

''heh,sasuke-nii, tidak liat pohon target naru, berlubang kena rasengan naru,'' naruko masih tak mau kalah.

Yah,seperti biasa kalau sudah berdebat kayak gini pasti akan menunjukan death glare masing-masing, sampai ada seseorang datang.

''heh,kalian,mau sampai kapan kalian berdebat,?''tanya orang itu, ''juga buat apa berdebat,jutsu kalian adalah jutsu tingkat atas,dan semuanya hebat dan mematikan,'' lanjutnya lagi.

kedua orang yang sedang berdebat itu akhirnya melihat ke orang yang berbicara pada mereka.

''diam kau dobe,'' ucap ketus sasuke.

''iya,nii-san diam saja,ini urusan kami,'' tambah naruko.

''apa,sudah selese pacarannya dobe,?'' sindir sasuke.

''apa yang kamu bilang teme,!'' kesal naruto, ''siapa yang pacaran,kami kan latihan kayak kalian,'' tambahnya menyangkal.

''apa itu benar,hinata-chan,? Kalian cuma latihan,'' tanya naruko menyelidik.

''ano,,i-iya kami cuma latihan,'' jawab hinata memerah pipinya.

''cih,sudah ku bilangkan,'' ucap naruto.

''ya baiklah,kami akan coba percaya,yakan naru-chan,'' ucap sasuke masih dengan nada menyindir,sedangkan yang di ajak cuma ngangguk mengiyakan.

''Terserah kalian saja,'' ketus naruto.

Flash back.

Di akademi,jam pelajaran telah berakhir,dan murid semuanya pulang.

'' ayo dobe,kita latihan lagi,sebentar lagi sharingan-ku akan meningkat dan pasti aku akan memnguasai chidori dengan sempurna,'' ucap sasuke.

''ya baiklah,'' balas naruto.

''naruko-chan,ajak hinata juga,buat nemenin kamu,'' ucap naruto pada naruko.

''buat apa dobe,?'' tanya heran sasuke.

'' buat nemenin naruko-chan lah,kasihan dari awal latihan tidak ada temen wanita buat latihan,'' jawab naruto.

'' apa tidak ada maksud lain,'' slidik sasuke curiga.

''terserah kamulah mikir apa,'' balas naruto.

'' jadi,tidak mengajak hinata-chan,nii-san,?'' tanya naruko.

''ya,kami tunggu di depan hutan kematian ya,'' jawab naruto.

Kemudian naruko pergi mencari hinata sedangkan sasuke dan naruto berangkat ke hutan kematian.

di jalan sa'at naruko mencari hinata.

Naruko melihat hinata sedang di taman sendirian.

''hinata-chan,'' panggil naruko.

yang di panggil lalu menoleh ke arah suara,

''naruko-chan,'' gumam hinata.

''akhirnya aku menemukanmu,hinata-chan,'' senang naruko.

''eh,ada apa naruko-cha mencari ku,?'' tanya hinata bingung.

''hmm,maukah kamu berlatih bersamaku,hinata-chan,?'' naruko langsung tutup point.

''eh,ah, latihan,?'' tanya hinata.

''hn,nii-san mengajak hinata-chan buat ikut latihan,sekalian menemaniku katihan,'' jawab naruko sambil tersenyum.

''na-naruto-kun me-mengajak ku,?'' tanya hinata lagi.

''iya,hinata-chan maukan,?'' jawab naruko dan mengharap hinata mau latihan bersamanya.

''tapi,aku tidak bisa apa-apa naruko-chan,nanti malah mengganggu kalian,'' ucap hinata.

''jadi sudah di putuskan,'' ucap naruko tak memperdulikan omongan hinata.

Lalu naruko menarik tangan hinata dan berlari ke tempat mereka latihan.

Di depan hutan kematian,

''cih,kemana sih mereka,?kenapa lama,'' ucap sasuke yang mulai kesal menunggu.

''tenanglah teme,'' ucap naruto menenangkan, ''eh,itu mereka,'' lanjutnya dan melambaikan tangan pada naroko dan hinata.

Setelah sampai merekapun masuk ke dalam hutan kematian itu.

''na-naruko-chan apa tidak apa kita latihan disini,?'' tanya hinata takut.

''tenang saja hinata-chan,disini amankok,'' jawab naruko menenangkan.

Setelah beberapa menit,mereka sampai pada tempat latihan,dan naruto langsung membuat dua Bunshin.

Sasuke dan Bunshin naruto lalu pergi ketempat biasa mereka latihan,sedangkan hinata,naruko,bunshin naruto dan naruto yang asli masih di tempat itu.

Hinata POV.

Wah,naruto hebat. Dia bisa membuat Dua bunshin sekaligus,padahal di akademi belum pada bisa,termasuk aku.

Hinata end POV.

''yo,naruko-chan,hinata-chan,kita latihan,'' ucap naruto mengajak.

''hm,seperti biasakan,'' balas naruko.

''eh,ano,,ato, a-aku belum bisa menggunakan jutsu,'' ucap hinata sambil menunduk.

''tenanglah hinata-chan,akan aku ajari kok,'' balas naruto sambil tersenyum yang otomatis langsung membuat pipi hinata memerah.

''yo,kamu latihan sama naruko-chan,lanjutkan latihan rasengan dengan tambahan elemen angin,'' tunjuk naruto pada bunshinnya.

''ok,ayo naru-chan,'' ajak bunshin naruto.

''hn'' balas naruko,kemudian mereka mencari tempat latihan yang tepat.

Tinggallah naruto dan hinata.

''ya,hinata-chan,ayo kita latihan,'' ajak naruto.

''hai,'' balas hinata yang malu-malu.

''ayo hinata-chan,yang serius ya, dan jangan ragu-ragu,juga simpan malumu dulu,'' ucap naruto tegas.

''hai,'' untuk pertama kalinya hinata mengucapkan dengan tegas dan serius di depan naruto tapi tetap masih ada seburap merah di pipinya.

Akhirnya,naruto dan hinata berlatih,untuk awal taijutsu,kemudian pengendalian chakra, dan akhirnya naruto melatih hinata ninjutsu dari clan hiuga.

Dan akhirnya setelah satu tahun mereka berlatih hinata sudah bisa menguasai jutsu milik clannya.

Sampai setelah latihan mereka bertemu,sasuke dan naruko yang sedang mengeluarkan death glare masing-masing.

Flash back end.

''sasuke,sharinganmu belum meningkat lagi,?'' tanya naruto pada sasuke.

''ya,begitulah,makanya latih aku lebih keras lagi naruto,'' jawab datar sasuke.

''heh,sasuke,tingkat selanjutnya sharinganmu...'' ucapan naruto menggantung membuat sasuke penasaran.

''bagai mana meningkatkan saringganku naruto,'' ucap sasuke penasaran.

''kita bicara berdua,'' balas naruto.

''baiklah,'' ucap sasuke.

''naru-chan,hinata-chan,kalian pulang dulan ya,aku sama sasuke ada urusan,'' ucap naruto menyuruh pulang naruko dan hinata.

''tapi jangan lama ya nii-san,'' balas naruko kemudian berjalan pulang.

Setelah naruko dan hinata agak jauh naruto menjelaskan cara mencapai tingkat selanjutnya sharingan sasuke.

''apa kau siap,teme,''ucap serius naruto.

''ya,jelaskan,'' balas sasuke.

''tingkat selanjutnya sharinganmu adalah,mangekyu sharingan,dan ini lebih kuat dari sharingan.''terang naruto.

''begitu ya,terus bagaimana caranya membangkitkannya,?'' tanya sasuke.

''sebelumnya aku menjelaskan resiko dari MS ini,jika terlalu sering di gunakan maka cahaya matamu akan hilang atau lebih tepatnya buta,'' jelas naruto.

Sasuke tersentak kaget,tapi kemudian tenang kembali.

''separah itukah resikonya,?'' tanya sasuke setenang mungkin.

''ya,apa kamu masih ingin membangkitkannya,?'' jawab narruto skaligus tanya.

''ya,'' singkat jelas dan padat.

''baiklah, ada beberapa cara untuk membangkitkannya, tapi aku hanya mengetahuinya sedikit.'' ucap naruto mulai menjelaskan.

''membangkitkan MS harus,membunuh keluarga si pengguna sharingan, atau membunuh orang atau sahabat terdekatnya.'' jelas naruto.

Otomatis sasuke tersentak kaget.

''apa,apa itu caranya,? '' tanya sasuke kaget.

''ya,'' jawab naruto singkat.

''aku tidak mungkin membunuh sahabatku,dan keluargaku,'' ucap sasuke geram,mengetahui cara membangkitkan MS. 'apa anaiki melakukan itu untuk membangkitkan MS,'batin sasuke.

Naruto yang melihat sasuke sedang melamun seakan mengerti isi kepalanya.

''itachi,melakukan itu bukan untuk membangkitkan MS,sasuke,aku sudah menjelaskan bukan,'' ucap naruto yang oto matis membuat sasuke kaget.

''ya,kamu sudah memberitahuku,'' balas sasuke. ''apa kamu tahu apa yang aku pikirkan,'' lanjut sasuke heran.

''tak perlu mengetahui apa yang kamu pikirkan,itu sudah terlihat dari wajahmu,'' ucap naruto.

''tadi menurutmu ada beberapa cara membangkitkan MS,? bagaimanakah cara lainnya,?'' tanya sasuke.

''aku tidak tau sasuke,mungkin sa'at melihat orang terdekatmu terbunuh atau dalam bahaya,mungkin bisa bangkit,'' jawab naruto.

''begitu ya,? Tapi orang terdekatku manamungkin bisa dalam bahaya,semuanya kuat-kuat,'' ucap sasuke.

''biarpun begitu,kami-'' belum naruto menyelesekan kalimatnya,dia mendengar triakan naruko.

''nii-san... tolong.''

''naruko,'' triak naruto.

''dobe,ayo cepat mungkin naruko dan hinata dalam bahaya,'' ucap sasuke yang kemudian berlari ke arah triakan naruko di ikuti naruto.

flash back.

''tapi jangan lama ya,nii-san,'' balas mulai berjalan pulang bersama hinata.

Flash back end.

Setelah naruko dan hinata berjalan mau di pinggir hutan dia telah di cegat dua orang. Memakai tapi camping,berjubah hitam bermotif awan merah,dengan mata merah menyala dengan pupil seperti suriken mata tiga yang ujungnya lelengkung se arah,dan orang yang satunya,sama memakai tipi camping dan berjubah hitam bermotif awan merah tapi bermuka putih dengan gutatan seperti insang di bawah matanya,atau memang insang seperti ikan.

''wah,wah,wah. Lihat yang kita cari sudah ketemu,itachi,''ucap orang yang berwajah seperti ikan itu pada temannya yang ternyata itachi.

''cepat kita seleseikan sebelum ada yang tahu posisi kita, kisame,'' balas itachi pada temannya yaitu kisame.

naruko yang merasakan chakra mereka bergidik ngeri dan seketika triak.

''nii-san,,tolong,''triak naruko minta tolong.

Sedangkan hinata langsung mengaktifkan na'as belum sempat mereka kabur atoupun melawan,itachi sudah melakukan genjutsu pada naruko dan hinata.

Alhasil,mereka berdua jatuh tersungkur dengan mata membuka lebar tapi pandangannya kosong.

''hehehe,tak perlu kamu gunakan sharinganmu,itachi,'' ucap kisame.

''cepat,bawa anak itu ke markas,dan ekstrak kyuubi,'' ucap dingin itachi tak memperdulikan ucapan kisame.

Kemudian kisame berjalan kearah naruko dan bersiap mengangkatnya hingga tiba-tiba ada tiga kunai mengarah padanya,

syut,syut,syut,

trang,trang, jrleb.

Kisame berhasil menangkis dua kunai dan yang satu di hindarinya dengan melompat ke belakang.

''cih,siapa itu,'' tiak kisame marah,

lalu tibalah sasuke dan naruto di tempat itu.

''mengganggu,''ucap kisame dingin.

''naruko,hinata,''triak naruto dan sasuke.

Melihat naruko dan hinata terkapar tak berdaya membuat naruto dan sasuke marah,dan tidak sengaja mangekyo sharingan sasuke aktif.

''mata itu,heh itachi,itu adikmukan,'' ucap kisame, ''dia bisa membangkitkan ms-nya tanpa membunuh,'' lanjut kisame.

''cih,'' decih itachi tak peduli,tapi dalam hatinya 'akhirnya kamu dapat membangkitkannya,sasuke,dan tanpa membunuh orang terdekatmu'

sasuke yang melihat salah satu dari mereka memiliki mata sharingan,langsung tau kalau iti itachi.

''anaiki,?'' gumam sasuke.

'' mungkin,''ucap naruto yang mendengar humaman sasuke.

Sasuke dan naruto sudah bersiap dalam posisi menyerang.

''kisame,kita pergi,sebelum ada bantuan datang,'' ucap itachi dingin. 'belum sa'atnya,' batin itachi.

''baiklah,itachi,kalau kamu belum mau melawan adik tercintamu itu,'' balas kisame.

'cih,''

kemudian mereka menghilang bersama dedaunan yang terbang di bawa angin.

''anaiki,jangan kab- ugh,'' belum selese sasuke meluapkan kekesalannya, tiba-tiba matanya terasa sakit dan panas seperti terbakar,dan jatuh sambil memegangi matanya.

''sasuke,''seru naruto melihat sasuke jatuh.

''mataku,''ucap sasuke.

''ada apa dengan matamu sasuke,?''tanya naruto.

Kemudian sasuke menoleh ke arah naruto dan terlihatlah mata MS-nya.

''sasuke,matamu,'' kaget naruto.

''ada apa dengan mataku naruto,? Rasanya seperti terbakar di mataku,'' tanya sasuke.

''itu,mangekyu sharinganmu bangkit,'' jawab naruto.

''benarkah,?'' tanya sasuke tidak percaya.

''ya,''jawab naruto.

Kemudian sasuke pingsan karna rasa sakit itu dan juga chakranya habis karna baru selese berlatih dan juga karna ms-nya aktif dan semua chakranya teralirkan kemata.

''sasuke,'' panggil naruto,tapi yang di panggil tetap terlelap pingsan.

Kemudian naruto teringat hinata dan naruko, dan menghampirinya.

''cih,genjutsu,'' decih ''kai'' naruto melepaskan naruko dan hinata dari pengaruh genjutsu.

Tati tetap naruko dan hinata masih belum sadar,akhirnya naruto membawa mereka bertiga pulang.

Di apartemen naruto terpatnya setelah pagi menjelang.

naruko terbangun.

'ugh,sshh,kenapa kepalaku pusing,' batin naruko.

kemudian naruko duduk di atas ranjang.

'' sudah bangun,naru-chan,?'' tanya seseorang.

''ugh, ya,tapi kepalaku pusing. Apa yang terjadi nii-san,?'' jawab naruko dan kemudian bertanya,sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing.

Naruto duduk di samping naruko.

'' kemarin kalian bertemu ninja musuh dan kamu sama hinata terkena genjutsu,'' jawab naruto.

''ugh,benarkah,?'' tanya naruko lagi sambil masih memegangi kepalanya.

''apakah masih pusing,naru-chan,?'' tanya naruto takk memperdulikan pertanya'an naruko, '' lebih baik naru-chan istirahat lagi,'' lanjut naruto menyuruh naruko istirahat.

'' hinata,gimana keadaan hinata-chan,nii-san,?'' tanya naruko yang teringat ke adaan hinata.

''dia baik-baik saja naru-chan,'' jawab naruto.

'' nii-san,pergi dulu ya,mau nyari persedia'an makanan kita yang mulai menipis,'' ucap naruto.

''ya,hati-hati ya,nii-san,''balas naruko.

''ya,''

kemudian naruto pergi belanja,di jalan ia khawatir akan keadaan hinata.

''hinata-chan,apa kamu baik-baik saja,'' gumam naruto.

Dia teringat sa'at bunshinnya mengantar ke rumah hinata,tou-sannya sangat khawatir dengan apa yang terjadi dengan hinata.

Akhirnya naruto kembali berbelanja,dan membeli sebantal beras,sayuran dan tentu saja ramen cup yang banyak.

Setelah selesei naruto pulang ke rumahnya,di jalan menuju apartemenya,dia melihat sasuke yang sedang berjalan ke arah apartemennya.

''sasuke,!'' panggil naruto.

Sasuke menengok ke belakang dan melihat naruto ya baru selese belanja.

''cih,baru saja aku mau ke tempatmu,dobe.'' ucap sasuke pada naruto setelah naruto dekat.

''ada apa kamu mau ke tempatku,teme,? '' tanya naruto.

'' ada beberapa yang ingin ku tanyakan padamu,dobe,'' jawab sasuke.

'' apa yang ingin kamu tanyakan,'' tanya naruto penasaran.

''ini tentang sharingan ku, apa benar kemarin mangekyou sharingan bangkit,?'' tanya sasuke menanyakan ms-nya yang tiba-tiba bangkit kemarin.

''ya,kemarin ms-mu bangkit.''jwab naruto. Tapi bagai mana bisa tanpa membunuh keluarga atau teman terdekatmu,''lanjut naruto heran melihat ms-sasuke tiba-tiba bangkit.

'' mungkin karna melihat naruko dan hinata yang tersungkur seperti orang mati,'' ucap sasuke datar.

''heh,dasar teme,mereka belum mati,cuma terkena genjutsu,'' ucap kesal naruto.

''dasar dobe,apa tidak memperhatikan ucapanku,'seperti' orang mati,bukan mati,dobe,'' balas sasuke dengan nada mengejek,

''benarkah,,hehehe,berarti aku salah dengar ya teme,'' tawa naruto bodoh.

''cih,''

''jadi,ms-mu bangkit gara-gara itu,? Kok bisa ya,?'' gumam heran naruto.

'' kan kamu yang bilang sendiri,dobe. Ms bisa aktif kalau membunuh keluarga atau teman terdekat,tapi ada cara lainnya kan,? Mungkin itu salah satunya,dengan melihat teman terdekat dalam bahaya bisa membangkitkan ms,'' ucap sasuke panjang lebar.

''begitu ya, ya sukurlah. Bukanya itu lebih baik,?'' balas naruto.

''hn,''

''kapan kamu akan melatihku lagi untuk membangkitkan secara sempurna ms-ku,?'' tanya sasuke.

''heh,teme,latihlah sendiri. Akukan bukan senseimu,lagian mana cukup waktunya,minggu depat kita sudah ujian naik ke gennin,?'' jawab naruto.

''cih,kan bisa sebelum ujian kamu membantuku,waloupun bukan sensei,tapi sebagai teman kan bisa,'' ucap sasuke kesal.

''sebagai teman ya,? Baiklah dua hari lagi di tempat biasa,kita latihan satu haru full,setelah itu kita istirahat mempersiapkan ujian,'' balas naruto menyanggupi perminta'an sasuke.

''hn,dua hari lagi aku tunggu di sana,'' ucap sasuke yang kemudian berjalan pulang.

''ya,istirahatlah dulu,pulihkan staminamu,'' balas naruto. '' tunggu aku jam tuju,sasuke,'' lanjut naruto.

''hn.''

kemudian naruto pulang ke apartemen,dan masak ramen,karna cuma itu yang dia bisa,dan membangunkan naruko untuk makan.

Time skip dua hari kemudian di hutan kematian.

''hoz,hoz,hoz, ayo dobe, bisa lebih dari inikan,'' ucap sasuke di sela-sela rasa capai yang di rasakannya.

''hoz,hoz,hoz, yah,tentu saja,rasakan ini,'' balas naruto yang kemudian membuat beberapa bunsin dan masing membuat rasengan.

''apa kau ingin membunuhku,naruto,'' gumam sasuke. '' baiklah, akan aku hadapi,'' lanjutnya, ''chidori'' triak sasuke dan kemudian menerjang kearah naruto.

Dan blarmm, terjadi ledakan besar karna rasengan dan chidori bertemu.

Kemudian sasuke dan naruto terpental ke belakang dan bunsin naruto menghilang.

''ugh,'' masing masing merasakan rasa sakit akibat ledakan itu.

''dobe,jadi benar kamu ingin membunuhku,'' dengus sasuke.

''hehehe,lihat matamu teme, cuma dengan cara itu ms-mu bisa bangkit,dengan mengekang sampai titik terakhir,'' ucap naruto.

''ugh,tapi jadinya badan kita tak bisa bergerak,dobe, bagai mana kita bisa pulang'' balas sasuke.

'' tenang saja,aku masih bisa bergerak,aku menyimpan sedit saja buat kita pulang.'' ucap naruto.

''cih,masih sempat kamu memikirkan itu,'' balas sasuke.

Kemudian naruto berdiri menghampiri sasuke dengan tertatih-tatih dan memapahnya.

Kemudian naruto sunshin ketempat sasuke dan mengantarnya ke kamarnya.

''istihat ya teme,jangan berlatih terus,'' ucap naruto perhatian.

''cih,tentu saja,aku takmau mati kehabisan chakra gara-gara berlatih,,'' balas sasuke. Kemudian naruto membaringkan sasuke dan sunshin ke rumahnya.

Tbc.

Nex chap, ujian genin dan pembagian tim,

gomen,kalau terlalu pendek dan juga banyak typo nya,

mohon tinggalkan review,biar tambah semangat nulis lanjutannya.