Setelah lama akhirnya ini ff ada lanjutanya juga. Mianhae semua kalau aku lama nge-posting ini ff. al.a lagi dilanda blank ide sih. Ini aja aku nggak tahu hasilnya bakalan memuaskan atau ga. Kalau kurang memuaskan mianhae ya semua… harap saja di maklumi karena saya sedang dilanda Blank ide sih… -_-
Title: Seme Island Sibum Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 8 / ?
Rated: M.
Cast:
Choi Siwon, 22 tahun.
Kim Kibum, 21 tahun.
Other Cast:
Seme….
Jung Yunho, 24 tahun.
Hangeng, 23 tahun.
Zhoumi, 21 tahun.
Lee Jinki, 20 tahun.
Uke…..
Kim Jaejoong, 23 tahun.
Kim Heechul, 22 tahun.
Kim Key Bum, 20 tahun.
Henry Lau, 19 tahun.
Genre: Romance, Drama, Nc21, Lemon, Lime, Rape.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, M-preg Don't Like Don't Read.
Summary: Siwon melangar janjinya untuk tak menyentuh Kibum. Tapi kenapa malah Kibum yang meminta maaf yah, bukannya Siwon yang seharusnya meminta maaf?
Author Pov…
Empat bulan, angka yang cukup besar bagi kehamilan Kibum yang sudah tampak membesar. Berat badannya pun naik cukup drastis mungkin pengaruh dari bayi yang tengah ia kandung saat ini. Awalnya ia memang tak percaya saat Siwon mengatakan kalau ia tengah mengandung tapi perlahan demi perlahan ia pun sadar ada yang berbeda pada dirinya. Nafsu makannya berubah, sering mual lalu muntah dan kerap kali merasakan pusing dikepalanya. Dan terlebih lagi, ia merasa perutnya membesar dan khus untuk dua hari ini, ia sudah bisa merasakan pergerakan bayi didalam perutnya padahal kalau di pikir-pikir saat ini ia baru hamil bulan keempat.
Tiga bulan sadar dari pingsannya dan terus dikurung dalam kamar yang sangat besar ini tentu saja membuat Kibum sangat bosan. Yah walau pun Siwon selalu ada untuk menemaninya. Selama kehamilanya Siwon selalu siap siaga menjaganya serta bayi yang tengah ia kandung. Awalnya Kibum memang takut pada Siwon yang notabenenya adalah suami sahnya saat ini. Namun seiring berjalannya waktu, Kibum semakin dekat dengan sang suami.
Kibum tak merasa cangung lagi bila berada didekat Siwon dan ia juga sudah berani bermanja-manja ria pada Siwon. Dan Siwon pun merasa cukup senang karena Kibum tak pernah gemeteran dan ketakutan saat dirinya memeluk Kibum dengan punuh kasih sayang seperti awal mereka bertemu. Mungkin bisa dikatakan kalau Kibum sudah bisa menerima nasibnya yang menjadi istri dari namja tampan bernama Choi Siwon.
"Huft… Bosan benget sih" keluh Kibum sambil menghembuskan nafasnya dengan berat hati. Kini ia tengah duduk santai diatas tempat tidur menunggu Siwon datang membawakan sarapan pagi untuk dirinya dan bayi yang ada didalam kandungannya saat ini. Rutinitas Kibum setiap hari ya hanya begini-begini saja tanpa ada perubahan yang berarti. Bangun pagi, sarapan bersama suami barunya, lalu bermanja-manja ria bersama sang suami sepanjang hari. Benar-benar perkerjaan yang sangat membosankan bukan?
"Coba disini ada Jaejoong dan Heechul hyung serta Key dan Henry. Pasti aku nggak akan merasa kesepian seperti sekarang. Dan andai saja Siwon membolehkan aku keluar dari dalam kamar ini. Tapi sayangnya Siwon akan marah kalau aku mengungkit-ngungkit semua keinginanku itu padanya. Dan malangnya aku yang selalu takut kalau-kalau Siwon akan marah padaku" kata Kibum sambil menekuk wajahnya sedih.
"Lagian Wonnie kemana sih, kok udah jam segini ga nongol-nongol juga. Padahal biasanya dia selalu tepat waktu buatin aku makanan" kata Kibum sambil melirik pintu masuk untuk yang kesekian kalinya dalam sepuluh menit terakhir. Tampak raut kekesalan dari wajah cantiknya.
"Hoek… Duh, mual lagi nih" kata Kibum yang langsung turun dari atas tempat tidur lalu segera berjalan masuk ke dalam kamar mandi. "Hoek… Hoek… Hoek…" tak lama mulai terdengarlah suara seseorang yang sedang muntah-muntah dari dalam kamar mandi tadi. Setiap pagi selalu saja seperti ini, Pikir Kibum sedikit kesal sambil terus memuntahkan isi perutnya yang hanya berupa cairan lambung berwarna putih saja karena ia belum mengisi perutnya dengan makanan apa pun pagi ini.
Ketika Kibum tengah sibuk-sibuknya dengan kegiatan yang sedikit menguras tenaganya didalam kamar mandi, masuklah seorang namja tampan bertubuh tegap sempurna yang tak lain adalah Choi Siwon. Siwon masuk kedalam kamar sambil membawa sebuah nampan perisi sarapan pagi untuk sang istri tercinta. Namun ia sedikit mengernyitkan dahinya saat melihat sekeliling kamar yang tampak sepi, bahkan ia tak menemukan keberadaan Kibum disana.
"Bummie kamu dimana chagya?" Tanya Siwon sambil meletakkan nampan berisi makanan dan segelas susu diatas menja ditengah ruangan. Ia pun mulai mencari keberadaan Kibum didalam ruangan itu. Satu tempat yang Siwon curigai disanalah Kibum berada, apa lagi kalau bukan kamar mandi. Ia yakin sekali kalau Kibum sedang berada didalam ruangan itu karena ia sangat tahu mustahil bagi sang istri untuk pergi keluar dari dalam kamar karena pintu kamar selalu ia kunci dari luar apa bila dia tak ada didalam ruangan itu bersama Kibum.
"Bummie… Kamu ada didalam sana?" Tanya Siwon sambil mengetuk pintu kamar mandi dengan pelan. Tak ada jawaban dari dalam sana, hanya ada suara seseorang yang sedang muntah-muntah dan juga suara air kran yang mengalir. Morning Sickness lagi?, terka Siwon. Bukan hanya sekali dua kali saja ia menemukan Kibum dalam keadaan seperti itu disetiap pagi hari, jadi ia sudah terbiasa dengan tingkah ganjil Kibum yang di akibatkan oleh sang jabang bayi tercinta yang kini berada didalam rahim Kibum.
"Bummie kalau sudah selesai keluar ya, aku sudah membuattkan sarapan pagi untukmu" seru Siwon dari luar kamar mandi. Kibum hanya membalas dengan dehaman singkat dari dalam kamar mandi. Setelah mendengar respon positif dari sang istri Siwon langsung melangkahkan kakinya menuju sofa ditengah ruangan untuk menunggu Kibum sampai acara muntah-muntahnya tadi terselesaikan.
Ceklek… tak lama pintu kamar mandi pun terbuka, keluarlah seorang namja cantik dengan perut yang Nampak membesar pertanda kalau ia tengah hamil tua. Kibum melangkahkan kakinya dengan perlahan keluar dari dalam kamar mandi tadi dengan mengunakan kimono mandi saja. Siwon yang sedang asik memandang keluar jendela langsung mengalihkan pandangannya pada Kibum yang sedang berjalan mendekati dirinya.
"Bajumu kemana Bummie?" Tanya Siwon yang sedikit ganjil melihat penampilan Kibum yang hanya mengunakan Kimono mandi saja.
"Itu basah kena siram air shower tadi" kata Kibum apa adanya sambil menjatuhkan tubuhnya di sofa yang berada didepan Siwon.
"Ada-ada aja sih kamu ini" kata Siwon sambil mengelengkan kepalanya pelan.
"Kan kesiramnya nggak sengaja Wonnie" kata Kibum manja sambil mengerucutkan bibir sexynya membuat Siwon menghendus kesal menahan agar ia tak menyerang Kibum saat itu juga.
"Tetap saja aneh Bummie. Kok bisa kesiram sih? Emang kamu lagi apa tadi didalam sana sampai-sampai basah kuyup?" selidik Siwon sambil beranjak berdiri dari atas sofa yang tadi ia duduki. "Makan sarapan pagimu Bummie" suruh Siwon lalu dengan perlahan namja tampan satu ini melangkahkan kakinya mendekati sebuah lemari besar di dalam ruangan itu.
"Ne, Wonnie" kata Kibum yang langsung melahap sarapan paginya dengan perlahan.
"Kamu belum menjawab pertanyaanku yang sebelumnya Bummie" kata Siwon sambil mengubek-ubek isi dari lemari didepannya saat ini.
"Pertanyaan yang mana?" Tanya Kibum heran.
"Huft… itu kamu ngapain aja didalam kamar mandi sampai basah-basahan" kata Siwon berhenti mengubek-ubek isi lemari sesaat sambil menatap Kibum lalu ia kembali dengan aktifitasnya bersama sang lemari lagi.
"Oh yang itu… itu tadi bajuku kena sedikit muntahan jadi aku mau ngebersihinya. Eh… malah showernya ngajak berantem" kata Kibum sedikit cuek dan terus melaap sarapan pagi serta segelas susu miliknya.
"Ck, ada-ada aja sih kamu ini" kata Siwon sambil mengelengkan kepalanya pelan. Setelah Siwon menemukan apa yang ia cari dari dalam lemari, ia segera meraih benda itu. "Pakai baju yang ini aja yah" kata Siwon sambil menaruh satu setel pakaian diatas tempat tidurnya dan Kibum.
"Ne, ah… aku sudah selesai makannya. Mana bajunya aku mau ganti sekarang saja" kata Kibum pada Siwon.
"Itu diatas tempat tidur, ambil sendiri aja ya" kata Siwon sambil berjalan mendekati Kibum. "Hey, kok makananya nggak dihabisin sih Bummie?" Tanya Siwon sambil menatap piring berisi sarapan pagi Kibum yang hanya berkurang sepertiganya saja.
"Udah kenyang Wonnie, jadi jangan paksa aku lagi untuk memakan semua makanan itu" kata Kibum sambil berjalan mendekati tempat tidur hendak mengambil baju yang sudah disiapkan Siwon untuknya tadi. Tapi ditengah jalan ia sempat kesandung kakinya sendiri yang berakibat ia hampir jatuh kelantai kalau saja Siwon tidak dengan segera menolong dirinya.
"Hati-hati dong chagya" kata Siwon. Keduanya saling terdiam saat menatap posisi mereka saat ini. Kibum tengah melingkarkan kedua tangannya dileher Siwon dan Siwon tengah memegang pinggang Kibum dengan dua tangannya agar tak jatuh kelantai.
'Uh… Sial, Kibum benar-benar mengoda sekali saat ini' pikir Siwon sambil terus menatap wajah cantik sang istri.
'Sumpah… Aku deg degan banget' pikir Kibum dalam hati yang juga tengah menatap wajah Siwon tanpa berkedip.
Dengan sebuah seringai dibibirnya yang sangat sulit untuk Kibum artikan, Siwon segera mengangkat tubuh Kibum ala bride style dan membawanya kearah tempat tidur. Siwon pun meletakkan Kibum dengan perlahan diatas tempat tidur.
"Wonnie.. Mau ngapain kamu?" Tanya Kibum takut-takut apa lagi kau melihat seringai mengerikan yang terpasang sempurna dibibir Siwon. "Yack.! Kenapa buka baju" panik Kibum saat melihat Siwon membuka baju atasnya lalu melemparkannya kesemparang tempat.
"Jangan salahkan aku Kibum, kamu terlalu sulit untuk dibiarkan begitu saja sih" kata Siwon yang dengan perlahan mendekati Kibum diatas tempat tidur lalu menindih namja cantiknya itu.
"Siwon… Mmmmppp…." Siwon mengunci bibir Kibum dengan bibirnya sendiri. Siwon dengan perlahan melumat bibir mengoda milik Kibum dengan sedikit nafsu. Kibum tak membalas, ia sibuk berusaha mendorong tubuh Siwon yang tengah menindihnya dengan sangat percuma. Karena Siwon tak bergrming sedikit pun, malahan namja tampan itu semakin memperdalam ciumannya pada Kibum.
"Wonnie… Huh... Huh… Huh… Apa yang kamu lakukan Huh… Huh… Kamu mau membunuh aku, eoh?" kesal Kibum sambil menatap Siwon tajam. Bukanya membalas perkataan Kibum tadi, Siwon malah menciumi dan menjilati telinga Kibum. "Wonnie berhenti apa yang mau kamu lakukan, eoh?" kesal Kibum.
"Kibum aku terangsang melihat paha mulusmu ini, layani aku sebagai suamimu oke" kata Siwon sambil membelai lembut paha Kibum yang sedikit terekspos karena kimono mandi yang digunakannya sedikit pendek dan tersingkap keatas akibat ulah tangan nakal Siwon.
"Mwo..! Ka-kamu… Mmmppp… Ahhh…." Kata-kata Kibum terhenti akibat ciuman tiba-tiba Siwon. Bahkan ia mulai mendesah saat Siwon dengan perlahan meremas miliknya yang masih tertidur dibawah sana.
"Wonnie… Ahh… Jangan… Ahhh… Lakukan ini…. Arrgghhh…." Erang Kibum saat Siwon mengigit perpotongan leher dan bahunya lalu menghisapnya dengan keras hingga menimbulkan bercak merah keunguan ditempat-tempat yang ia gigit dan hisap tadi.
"Wonnie… Uh… Berhenti… Bu-bukankah… ahhh… kamu sudah janji…. Ahhh… tak… tak akan menyentuhku… ahhh… sampai anak kita lahir…. Ahhh… uhhh.." ucap Kibum terputus-putus saat Siwon terus saja mengerjai daerah sekitar lehernya.
"Aku cabut janjiku itu Kibum, aku benar-benar butuh merasakan tubuhmu sekarang juga" kata Siwon lalu segera membuka kimono mandi serta semua benang yang ada di tubuh Kibum hingga membuat tubuh namja cantik itu terekspos dengan bebasnya.
"Yack.! Siwon apa yang kamu lakukan" kata Kibum kesal saat Siwon membuat tubuhnya naked. Kibum segera meraih selimut yang ada didekatnya dan menutup tubuh polosnya agar tak lagi terekspos dengan bebasnya didepan mata Siwon. Karena ia tahu, tubuh sexynya itu bisa membangkitkan gairah sex Siwon kapan saja termasuk detik ini juga.
"Kenapa malu sih Bummie sayang, kita kan sudah pernah main buka-bukaan sebelumnya jadi jangan malu dong" kata Siwon dengan nada mengoda.
"Aku nggak malu, aku Cuma…. YACK.! SIWON JANGAN DI TARIK SELIMUTNYA" kesal Kibum saat Siwon menarik selimut yang menjadi benda satu-satunya yang menutupi tubuh nakednya. Siwon hanya nyengir lalu melempar selimut tadi jauh-jauh agar Kibum tak bisa kembali meraihnya.
"Sudah Bummie, dian dan nikmati saja permainaku oke" kata Siwon sambil mengerlingkan matanya pada Kibum dan mulai memberikan Kissmark didaeran dada Kibum dengan sangat banyak membuat Kibum mendesah berkali-kali.
"Siwon berhenti… Ahhh…. Uuuuhh… ngghhh…. Nghhh…. Ahhh… Yack.! Jangan sentuh bagian itu arrggghhh…." Erang Kibum saat Siwon meremas pelan Juniornya yang masih tertidur. Siwon terus mengerjai Kibum hingga membuat Kibum mendesah nikmat berkali-kali. Tanpa ia sadari Juniornya pun sudah berdiri dengan tegak ditangan Siwon.
"Lihat Bummie, walau pun kamu menolak sejak tadi tapi juniormu tetap berdiri dengan tegak juga" sindir Siwon sambil terus memainkan junior Kibum yang ada ditangannya. Siwon meremasi junior Kibum dengan tempo yang berisama sambil mengocoknya sesekali membuat Kibum kambeli mendesah nikmat.
"Diam kamu Siwon Ahhhh…. Nnnggg…. Uuuhhh… dan…. Dan… ahhh… berhentilah mengerjaikku ugghhh… ngghhh… aku nggak suka dengan semua ini argghhh… ugghhh…" kata Kibum sambil terus mendesah.
"Kita bukikan saja, kamu suka tau tidak. Pasti kamu akan menyukai ini semua" kata Siwon yang langsung memasukan junior Kibum kedalam mulutnya dan mulai memaju mundurkan junior Kibum tadi.
"Siwon… Ugghh… Ngghh… Ahhh…. Berhenti… Ahhhh…." Pinta Kibum dengan percuma karena Siwon malah semakin mempercepat gerakannya memaju mundurkan Junior Kibum didalam mulutnya. Sesekali Siwon menghisap kuat Junior Kibum membuat tubuh Kibum bergetar hebat saat merasakan sensai aneh yang Siwon ciptakan dibagian bawah tubuhnya.
"Wonnie… Ahhh… Aku… Aku… ngghhh… Sudah tak tahan lagi… ahhh…" Siwon yang merasakan junior Kibum dalam mulutnya berkedut-kedut hendak memuntahkan isi didalamnya segera mepercepat gerakanya. Tak lama teriakan kencang Kibum terdengar saat ia menyemburkan cairan cintanya didalam mulut Siwon. Siwon segera menelan separuh Cairan putih kental milik kibun dan separuhnya lagi ia bagi pada Kibum saat keduanya tengah berciuman panas.
"Yack.! Siwon apa yang kamu lakukan barusan" Kesal Kibum sambil mengatur nafasnya yang masih tak tentu. "YAck.! Yack.! Siwon apa yang mau kamu lakukan lagi sekarang. Jangan buka itu" panik Kibum saat Siwon membuka celana yang ia kenakan hingga kini mereka berdua sama-sama naked.
"Ya Tuhan… Aku pinggin pingsan aja sekarang juga" kata Kibum sambil mengalihkan tatapannya dari tubuh polos Siwon.
"Kenapa pingin pingsan Bummie? Jangan dong, tar acara inti kita jadi kurang seru lagi" kata Siwon sambil membelai pelan wajah Kibum.
"Jangan sentuh aku dan pergi menjauh dariku" kata Kibum sambil mendorong tubuh Siwon dengan percuma karena perbedaan kekuatan yang sangat jelas diantara mereka berdua.
"Aish… Bummie kamu nggak rame ah… aku kan mau maen sama kamu bentar aja, Cuma satu ronde aja kok. Janji deh" kata Siwon memohong.
"NGGAK MAU SIWON… PERGI SANA" kata Kibum kesal sambil mendorongi tubuh Siwon.
"DIAM BUMMIE.!" Bentak Siwon dengan tatapan tak kalah kesalnya dengan Kibum. Akibatnya Kibum jadi terdiam takut. "Ck, awalnya aku mau main lembut sama kamu. Tapi jangan harap aku bakal main lembut lagi setelah kamu buat aku marah" kata Siwon dengan nada yang bisa membuat Kibum diam ketakutan.
"Wonnie… maafkan aku…" kata Kibum takut-takut. Siwon hanya diam tak membalas kata-kata Kibum. Dengan perlahan Siwon membuka kedua kaki Kibum dengan lebar. Kibum hanya diam saja. Ia takut Siwon akan semakin marah padanya kalau ia kembali membantah seperti tadi.
"Arrggghhh…." Erang kesakitan Kibum membahana disetiap sudut ruangan saat dengan kasar Siwon menyatukan tubuh mereka berdua tanpa mempersiapkan tubuh Kibum terlebih dahulu. "Arrgghhh… Nggghhh…. Ahhhh…." Kibum mengerang sambil menahan rasa sakit dibagian bawah tubuhnya saat Siwon mengerakan tubuhnya tanpa membiarkan Kibum terbiasa terlebih dahulu dengan benda asing yang menyatukan tubuh mereka berdua.
"Wonnie… Ahhh… Ngghhh… Pelan sedikit… Ah… Hiks… Hiks… Hiks…" tanpa terasa Kibum pun menagis menahan semua rasa sakit yang Siwon berikan. Ia tak berani meminta Siwon berhenti, karena ia yakin kalau ia meminta Siwon menghentikan semua kegiatan itu pasti Siwon akan semakin marah padanya dan pastinya Siwon akan mengasarinya nanti. Dan ia tak mau itu semua terjadi, jadi dia hanya bisa diam dan pasrah merasakan semua rasa sakit yang diberikan Siwon.
"Ughh…. Ngghhh…. Ahhh… Eughhh…. Nghhh… Ahhhh… Uhhhh…" perlahan tapi pasti erangan kesakitan Kibum berubah menjadi desahan-desahan nikmat yang semakin membuat Siwon terangsang berat. Namja tampan it uterus saja memaju mundurkan tubuhnya hingga membuat juniornya keluar masuk kedalam lubang sempit milik sang istri tercinta.
"Wonnie… Ahhh…. Ugghhh… Egghhh… Aku sudah tak tahan… ahhh…. Eughhh… Ngghhh… Ingin keluar" kata Kibum saat merasakan perutnya menegang hendak memuntahkan apa yang ia tahan sejak tadi. Siwon yang tahu hal itu semakin mempercepat gerakannya karena dia juga merasakan hal yang sama seperti apa yang Kibum rasakan.
"Arrggghhh…." Erangan panjang dari keduanya terdengar jelas saat keduanya mencapai titik tertinggi dari permainan mereka berdua. Siwon yang sudah menyemburkan cairan cintanyya didalam tubuh Kibum pun jatuh menindih tubuh Kibum. Setelah itu ia segera mencabut keluar miliknya dari dalam tubuh Kibum dan membaringkan tubuhnya disamping Kibum dengan posisi memungungi Kibum. Dia masih kesal pada Kibum tampaknya.
"Wonnie… Hiks… Hiks… Maafkan aku… Hiks… Hiks…" tangis Kibum sambil memeluk Siwon dari belakang. Siwon diam tak bergeming membuat Kibum semakin sedih. Kibum sedih saat melihat wajah datar Siwon sejak suaminya itu menyatukan tubuh mereka sampai akhirnya mereka mengalami klimaks secara bersamaan. "Wonnie… Maafkan aku Hiks… Hiks… Hiks…" Pinta Kibum sungguh-sungguh. Kibum tak tahu kenapa ia merasa sangat takut bila Siwon marah padanya apa lagi kalau sampai mendiami dirinya seperti ini.
"Wonnie…" rengek Kibum dengan air mata yang membasahi kedua pipinya.
"Huft…" dengan perlahan Siwon menghembuskan nafasnya panjang lalu membalikan tubuhnya menghadap Kibum. "Sudah jangan menangis lagi" kata Siwon sambil menyeka air mata Kibum. Kibum mengelengkan kepalanya pelan.
"Maafkan aku hiks… hiks… hiks…" pinta Kibum masih dengan isakannya.
"Sudahlah, kamu tidur saja lagi. kamu pasti lelah bukan" kata Siwon pelan sambil mengecup kening Kibum kilat lalu segera beranjak pergi.
"Wonnie maaf… Hiks.. hiks… Jangan tinggalkan aku… hiks… tetaplah disini" pinta Kibum sambil menahan tangan Siwon agar namja tampan satu itu tak pergi meninggalkan dirinya.
"Huft… Baiklah" akhirnya Siwon pun mengalah. Ia tak tega melihat air mata Kibum yang terus keluar. Rasa marahnya tadi sudah lenyap bersama air mata kesedihan yang Kibum keluarkan. "Sudah diam, jangan nangis lagi" kata Siwon yang sudah memeluk Kibum sambil merbaring santai diatas tempat tidur.
"Maafkan aku" kata Kibum masih sedikit terisak.
"Ne, aku maafin kamu kok. Sudah sekarang tidur lagi ya" kata Siwon sambil mengelus-elus kelapa Kibum masih tetap dalam posisi memeluk Kibum. Kibum mengangguk pelan lalu mulai memejamkan matanya sambil memeluk tubuh Siwon kencang agar namja tampan itu tak pergi meninggalkan dirinya. Kibum pun mulai terlelap dalam tidurnya.
"Akhirnya tidur juga" kata Siwon pelan sambil menatap wajah cantik Kibum yang terbenam didada bidangnya. "Maaf chagya" ucap Siwon pelan lalu mengecup pucuk kepala Kibum. Siwon pun juga mencoba memejamkan matanya hingga akhirnya ia menyusul Kibum ke alam mimpi.
^_^ TBC Again… ^_^
Ini ff baru selesai aku buat langsung aku posting. Belum di baca ulang, malas sih. Jadi mianhae kalau ceritanya sangat tak memuaskan para reader semua… #Deep Bow# tapi walau pun begitu, aku tetap mengharapkan comment dari kalian semua lho…. Jadi please… tinggalin jejak kalian yah. (^_^)
Q ga sempat balas review satu" jadi aku cuma mau ngucapin gomawo #deep bow# buat yang sudah comment chap kemarin. chap depat q usahain buat balas review kalian semua.
