~oOo~
.
My Adorable Bodyguard
.
~oOo~
.
Chapter :: 10
.
Translated & Editing by Little's Fujoshi
.
Author :: super_501
.
KyuMin FanFiction
.
Pairing: KyuMin
.
Type :: Chaptered
.
Genre :: Romance, Action, Drama, Hurt/Comfort
.
Rate :: T+
.
Warning :: Yaoi, Tak sesuai EYD. Typo (s),
.
Disclaimer :: KyuMin milik Tuhan, Orang tua mereka, Super Junior, Elf, SparKyu, Pumpkins, Joyer. ^^
.
~oOo~
.
Summary :: Sungmin bekerja sebagai seorang agen penyamaran polisi , ia dipaksa oleh rekan-rekannya untuk bekerja sebagai bodyguard seorang anak nakal yang dikenal bernama Cho Kyuhyun ( seorang pewaris perusahaan Cho Company yang selalu membuat masalah dan membuat dirinya masuk kedalam masalah yang dia buat sendiri), Sungmin berpikir bahwa ia membutuhkan liburan setelah kematian Yeojachingunya pun menerima pekerjaan itu.
.
~oOo~
.
Music :: Pink ~ Try
.
Happy Reading
~oOo~
Changmin tersenyum-senyum sendiri sambil berjalan di lorong rumah sakit dengan membawa tas penuh makanan yang telah Jaejoong siapkan untuk Sungmin (Tersenyum itu karena ia berpikir ia akan ikut ambil alih dalam memakan kekasihnya ini), tapi tanpa sengaja ia melihat Mr Cho di ruang tunggu sendirian. Changmin akan memanggil pria paruh baya itu ketika ia melihat Mr Cho sibuk berbicara dengan seseorang di seberang telepon dengan ekspresi muram. Karena sedikit penasaran, Changmin berjalan mendekat dan bersembunyi di balik tirai saat mencoba untuk mendengarkan apa yang Mr Cho bicarakan dengan orang di seberang telepon itu.
"Mianhae. Aku tidak pernah mengira bahwa kejadian ini akan seperti ini." Changmin mendengar suara Mr Cho penuh dengan nada penyesalan dan khawatir, Changmin hanya diam sambil mengerutkan keningnya bingung.
"Mwo? Mereka akan tiba minggu depan? Oh Tidak. Jebal." Ada jeda sepertinya Mr Cho sedang mendengarkan sosok itu berbicara. Mr Cho tampak bingung dan Changmin menjadi semakin curiga. " Apa yang Appa Kyuhyun bicarakan dengan orang di seberang telepon itu?"
"Aku akan melakukan apapun-" Changmin tidak mendengar bagian dari kalimat Mr Cho karena tangannya dengan tiba-tiba menutup mulutnya,Shock. Ia membelalakkan matanya dalam ketakutan, dan Mr Cho yang mendengar suara teredam, menoleh dan terkejut melihat sahabat anaknya .
"Changmin?!" Kata Mr Cho shock.
~oOo~
"Aish! Dimana anak nakal itu? Seharusnya dia sudah berada disini sekarang" Kyuhyun bergumam ketika ia mencoba untuk menghubungi Changmin, dan setiap ia menelpon Changmin hanya suara operator yang selalu menjawabnya. Jaejoong tadi memberitahunya bahwa ia menyuruh Changmin untuk membawakan makanan yang telah ia siapkan untuk Sungmin hari ini, karena ia sendiri tidak bisa karena ia mempunyai banyak pekerjaan untuk meninjau dan mendatangani berkas di kantornya. Tapi sudah hampir dua jam sejak Changmin menelpon bahwa ia masih dalam perjalanan ke rumah sakit,, ia belum sampai juga.
"Mungkin Changmin punya urusan penting yang mendadak harus ia kerjakan, Kyu~." Sungmin menjawab sambil melihat suster dan dokter yang sedang mengganti perban lengan kirinya.
"Kau akan habis dalam waktu dekat, Sungmin. Seharusnya kau bersyukur peluru itu tidak melukai beberapa saraf di tanganmu ini." Ucap dokter menceramahi Sungmin. " Dan tolong, aku tidak ingin melihatmu disini lagi. ini sudah kelima kalinya kau-"
"Terima kasih, Dr. Heo." Sungmin dengan cepat memotong ucapan Dr. Heo sambil ia melirik Kyuhyun. Ia bernafas lega ketika melihat pemuda itu sibuk dengan ponselnya. Dr. Heo menatap Kyuhyun, lalu kembali menatap Sungmin.
"Dia tidak tahu." Ucap Sungmin dan Dr. Heo mengangguk paham, sebelum menepuk bahunya.
" Kau seharusnya terus berhati-hati. Hyungmu itu bisa membunuhku jika ia tahu apa yang terjadi padamu karena pekerjaanmu. Kau tahu betapa ia membenci apa yang kau lakukan dengan dirimu. Dan orang itu.."bisik Dr. Heo sebelum melirik Kyuhyun. " Dia harus tahu juga." Sungmin hanya bisa menganggukkan kepalanya sambil menatap punggung Kyuhyun. Dokter dan suster meninggalkan ruangan, meninggalkan Sungmin dalam pikirannya yang mendalam.
Dr. Heo benar. Hyungnya tidak pernah setuju bahwa dirinya menjadi seorang agen polisi Undercover, karena itu akan menempatkan hidupnya dalam bahaya . tapi Sungmin terus mengatakan bahwa ia mencintai apa yang ia lakukan karena ia bisa membantu banyak orang. Sungmin ingat saat itu ia masuk dalam sebuah pertengkaran besar dengan Hyungnya setelah ia terlibat dalam sebuah ledakan. Sungmin bersyukur saat itu ia hanya luka ringan. Sungmin merasa sangat bersalah sudah membuat Hyungnya khawatir, sehingga ia memutuskan untuk merahasiakan missi berbahayanya mulai hari itu. Dr. Heo adalah teman baik Hyungnya dan Sungmin memintanya untuk tidak memberitahu Hyungnya ketika ia di bawa ke rumah sakit untuk kelima kalinya. Haruskah ia memberitahu Kyuhyun tentang pekerjaan aslinya? Dan siapa dirinya sebenarnya? Bagaimana reaksi Kyuhyun jika ia tahu, apa ia akan menerimanya atau malah sebaliknya, membencinya?
"Kyuhyun." Sungmin memanggil Kyuhyun setelah beberapa saat berperang dalam pikirannya. " Aku ingin mengatakan sesuatu." Kyuhyun duduk disampingnya dan menggenggam tangannya. Sungmin menatap mata Kyuhyun dan tersenyum paksa. Sekarang atau tidak selamanya. Ia perlu tahu bagaimana reaksi Kyuhyun sebelum perasaannya untuk Kyuhyun menjadi terlalu dalam dan sulit baginya untuk berhenti. Karena mungkin setelah ini, Sungmin bisa mengatasi perasaannya dengan segera jika Kyuhyun memecatnya, ia tidak akan merasakan terlalu banyak rasa sakit. Dan mungkin Sungmin bisa hidup dan terus bekerja tanpa berpura-pura lagi.
"Ada apa, Min?" Tanya Kyuhyun lembut, dan tersenyum saat ia melihat bagaimana sempurnanya tangan mereka ketika saling menggenggam.
'Kyuhyun, aku-" Tiba-tiba ponsel Kyuhyun bordering disaku jelananya dan Kyuhyun mencoba untuk mengabaikannya saat ia memberi isyarat agar Sungmin melanjutkannya. Tapi dering telepon Kyuhyun dengan sukses menganggu mereka.
"Yeoboseo?"
"Kyuhyun, Bantu aku mencari dongsaengku. Umma dan Appa sedang menghancurkan gendang telingaku dengan omelan mereka setelah menerima pesan bahwa Changmin sedang diculik. Jebal, Kyuhyun." Jata Jungmin putus asa di seberang telepon. Ini keajaiban! Jungmin tidak pernah memohon dan ia selalu mampu menyelesaikan masalah sesulit apapun hanya dengan kemampuannya, ia tidak pernah meminta bantuan apapun, bahkan dari sahabatnya sekalipun.
" Mungkin itu hanyalah pesan orang iseng atau surat kaleng, Jung Min." Jawab Kyuhyun, tapi pemikiran tentang sahabatnya dalam bahaya membuatnya waswas.
"Surat kaleng atau tidak, kita harus menemukannya. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi pada Dongsaengku. Ia bisa saja sedang dalam bahaya."
"Nde. Aku akan pergi dan berusaha menemukannya. Mungkin Changmin berada di sekitar rumah sakit sedang memakan makanan yang Jaejoong titipkan padanya." Kata Kyuhyun, mencoba untuk meringankan suasana hati.
"Telepon aku jika kau menemukan Changmin di sana." Gumam Jungmin kembali sebelum mengakhiri panggilannya.
Setelah memutuskan panggilannya, Kyuhyun berdiri dan menatap Sungmin. " Mianhae,Min. aku harus mencari Changmin. Aku akan pergi sebentar, dan ketika aku kembali. Kita bicarakan hal yang ingin kau beritahukan tadi. Ne?"
"Gwaenchana, Kyu. Lupakan apa yang aku katakan tadi." Jawab Sungmin.
"Aniyo. Kita akan membicarakannya nanti." Kyuhyun kemudian bersandar kea rah Sungmin dan mencium kening Sungmin. " Aku akan kembali."
Sungmin mendesah saat ia melihat pintu ruang inapnya tertutup setelah Kyuhyun pergi. Ia menyentuh dadanya dan merasakan jantunya berdebar liar. " Bagaimana aku bisa jatuh cinta padanya? Aku selalu berpikir bahwa aku ini straight. Yunho menyatakan cintanya beberapa kali , tapi hanya Kyuhyun yang bisa mengubahku menjadi seperti ini. Sekarang, aku takut suatu hari nanti aku akan terbangun dan semuanya hanya bayangan semu. Bagaimana aku akan memulai menceritakan tentang diriku yang sebenarnya? Aku takut terluka lagi dan menangis sepanjang hari." Bisik Sungmin kepada dirinya sendiri dengan air mata yang mulai jatuh dari sudut matanya. " Sunny, aku berharap kau tidak meninggalkanku."
~oOo~
Kyuhyun sedang berjalan menuju parkir rumah sakit ketika ia melihat mobil Changmin sedang terparkir di samping sebuah van berwarna hitam. Kyuhyun berjalan kea rah mobil itu dan tersenyum ketika ia melihat bahwa itu benar-benar mobil sahabatnya. Kyuhyun segera berlari masuk ke dalam lingkungan rumah sakit untuk mencari Changmin. Ia hanya bisa memikirkan satu tempat dimana kemungkinan Changmin berada. Kyuhyun sibuk mencari sahabatnya ketika ia tidak melihat Yunho berjalan menuju lift.
Kyuhyun memeriksa kerumunan orang- orang yang sedang makan di kantin rumah sakit ketika ia melihat sosok yang dikenalnya duduk di sudut kantin sedang berbicara dengan seseorang. Mereka tampaknya akan berbicara sesuatu yang serius . Kyuhyun mendekati mereka dan ia segera memukul kepala orang itu ketika ia menyadari orang itu adalah sahabatnya Changmin.
Changmin terkejut kaget dan mengerang kesakitan. Changmin berbalik dan hendak ingin memukul orang yang memukul kepalanya ketika matanya melebar setelah melihat bahwa orang yang memukulnya adalah Kyuhyun. "K-Kyuhyun?!"
"Kenapa kau melihatku seperti itu, Changmin? Kau seperti melihat hantu saja." Tanya Kyuhyun.
"Aku..aku hanya terkejut melihatmu." Changmin menjawab sambil menurunkan tatapannya.
"Wae? Karena kau telah melakukan sesuatu kejahatan lagi? Kau tidak tahu bagaimana khawatirnya kami semua."
Changmin mengerutkan keningnya kebingungan dan Kyuhyun ingin sekali memukul kepala sahabatnya ini. " Mengapa kalian mengkhawatirkanku?"
" Apa kau mengalami amesia atau sesuatu? Kau seharusnya mengunjungi Sungmin hari ini dengan makanan yang Jaejoong siapkan untuknya. Kau menelponku tiga jam yang lalu, mengatakan bahwa kau sedang berada di jalan menuju rumah sakit dan sampai 2 jam kemudian kau tidak muncul. Jungmin menelponku karena ia begitu khawatir ketika ada kabar bahwa kau sedang diculik oleh seseorang yang tak dikenal. Kami sangat mengkhawatirkanmu, sementara kau berada disini mengombrol dengan seseorang." Jawab Kyuhyun dengan sedikit nada kesal.
Mata Changmin melebar ketika ia menyadari apa yang telah ia lakukan. " Aigooo! Aku lupa!"
"Gwaenchana, Changmin. Sungmin hyung tidak akan marah." Orang yang Changmin ajak bicara beberapa waktu lalu menyela obrolan MinKyu ketika melihat tatapan bertanya Kyuhyun. " Aku Donghae. Teman Sungmin Hyung."
"Ah! Kau namja ikan yang mengombrol dengan Sungmin di kantor polisi itu,kan?." Kata Kyuhyun setelah mengingat wajah orang yang mengaku beranama Donghae itu.
Donghae mempouty. "Yah! Aku bukan ikan!"
"Apa yang kau lakukan disini? Dan apa yang sedang kalian bicarakan?" Tanya Kyuhyun curiga.
Donghae mengangkat tangannya. " Aku datang kesini untuk mengunjungi Sungmin Hyung. Kami hanya berbicara tentang kehidupan sehari-hari yang kami jalani, tipe ideal kami, hal-hal semacam itu lah. Kau juga harusnya berterima kasih karena aku telah menyelamatkan temanmu."
Kyuhyun menatap Changmin bingung. Changmin dengan cepat menghindari tatapan Kyuhyun saat ia ingin menjawab, " Aku.. bukan masalah yang besar."
"Apa kau jujur dengan ucapanmu?" Tanya Kyuhyun lagi.
"Tentu saja ia mengatakan yang sebenarnya." Sela Donghae lagi. ia melihat Kyuhyun melemparkan tatapan curiga ke arahnya tapi Donghae mengabaikannya. Ia bangkit dari duduknya dan menepuk bahu Changmin.
'Kajja.. kita lihat keadaan Sungmin Hyung. Ia pasti senang melihat kita berkunjung."
~oOo~
Yunho perlahan membuka pintu kamar Sungmin sebelum mengintip keadaan di dalam kamar Sungmin. Ia bernafas lega ketika ia melihat bahwa Kyuhyun tidak ada disamping Sungmin. Ia ingin bicara empat mata dengan Sungmin tentang kasus yang mereka tangani, tapi ia selalu tidak memiliki kesempatan karena Kyuhyun tidak akan pernah meninggalkan Sungmin barang se-inchi pun. Ia juga ingin bertanya tentang hubungan Sungmin dengan Kyuhyun. Yang penyebab seriusnya adalah, Yunho cemburu akut. Ia ingin mendekati Sungmin dan membuatnya manjadi miliknya , tapi Kyuhyunadalah ancaman yang amat besar untuknya. Yunho masuk ke dalam ruangan dan melihat Sungmin yang sedang menatap keluar jendela. Ia tampaknya sedang melamun.
"Hai, Ming bagaimana kabarmu?" Mulai Yunho, Sungmin menoleh kea rah Yunho sebelum duduk di kursi samping tempat tidur pasien.
"Aku baik-baik saja. Bagaimana missi kita? Apa ada kemajuan?" Sungmin menatap lengannya yang terluka sebelum memandang wajah Yunho. " Mianhae, aku tidak bisa selalu menjagamu . aku benar-benar manusia tidak berguna."
Yunho berlutut di depan Sungmin, dan menggenggam tangan Sungmin. " Jangan mengkhawatirkan tentang missi kita, fokuslah dengan kesembuhanmu dan Tentang missi ini, aku datang ke sini untuk membicarakannya denganmu tentang itu." Yunho kemudian meraih file di dalam tas selempangnya dan memberikannya kepada Sungmin.
"File Mr. Cho dan Siwon?" Tanya Sungmin setelah memeriksa file yang diberikan Yunho padanya. " Aku pikir kita hanya akan menyelidiki Appa Kyuhyun, tapi Siwon?"
"Aku juga sependapat denganmu. Setelah senangkap orang yang menyelakaimu, aku bisa mengumpulkan informasi baru. Nama pelaku itu adalah Kim Youngwoon alias Kangin. Pada dasarnya, ia mantan pengawal Kyuhyun dan telah bekerja untuk keluarga Cho sudah cukup lama. Aku menemukan bahwa dia tangan kanan Choi Siwon, sementara Choi Siwon adalah asisten pribadi kepercayaan Mr. Cho."
"Apa kau mengatakan bahwa Siwon melakukan rencana dibelakang Mr. Cho?" Tanya Sungmin tidak percaya.
"Mungkin. Kita bisa mencapai kesimpulan itu jika kita menemukan beberapa bukti bahwa Mr. Cho tidak bersalah. Donghae sedang melakukan beberapa pengawasan di kasino di mana Mr. Cho dan rekan-rekannya biasa berkumpul. Ia telah membayar beberapa orang disana untuk menceritakan apa yang biasanya orang-orang kaya itu lakukan selain bermain. Seorang menginformasukan bahwa Bandar obat-obatan itu kadang terjadi disana, dan ketika kami memintanya untuk menyebutkan orang-orang itu, ia berkata bahwa ia tidak tahu. Ia hanya mengetahui penampilan mereka."
"Jika, Mr. Cho tidak bersalah, mengapa Siwon merencarakan sesuatu terhadap Mr. Cho? Dan bagaimana jika semua ini adalah bagian dari rencara Siwon untuk menghancurkan Mr. Cho?" Tanya Sungmin.
"Kami tidak tahu. Karena itulah mengapa aku mulai memata- matai Siwon. Aku mengkhawatirkanmu, karena kau hidup satu atap dengan mereka."
"Dia mengetahui jati diriku." Mata Sungmin melebar.
"Mwo?"
"Siwon, ia tahu siapa diriku sebenarnya."
"Bagaimana bisa?"
"Pria itu, pria bertopeng itu mengatakan padaku bahwa ia mengetahui jati diriku. Mereka tahu bahwa aku seorang agen polisi undercover, dan mereka ingin menyingkirkanku karena mereka sedang merencakan sesuatu." Kata Sungmin dan sebelum Yunho membalas perkataan Sungmin, mereka mendengar debaman keras dari belakang.
" Siapa sebenarnya kau?!"
Yunho dan Sungmin menoleh ke belakang kea rah suara debaman pintu dan seketika mereka shock ketika melihat ekspresi kaget Kyuhyun. " H-hi Sungmin hyung." Ucap Donghae canggung.
" Katakan bahwa apa yang ku dengar sekarang hanyalah lelucon kalian. Kalian tidak menyelidiki Appaku, kan? Dan Siwon tidak merencanakan sesuatu yang buruk, kan? Meskipun aku membecinya. Dan Sungmin bukan…." Kyuhyun terdiam melihat Sungmin. " Sungmin, kau bercanda, kan? Kau bukan…"
"Agen Undercover polisi, detective, dan martial artist, itulah aku Kyuhyun." Jawab Sungmin dingin. Kyuhyun hanya bisa menggeleng tidak percaya akan ucapan Sungmin. " Dan apa yang semua kau dnegar. Yunho adalah partnerku dalam missi ini. Kami berurusan dengan orang jahat-"
"Tidak! Appaku bukan penjahat. Walaupun aku membencinya, tapi ia masih appaku. Aku tidak akan membiarkanmu menghancurkannya. Dia tidak bersalah!" Ucap Kyuhyun marah.
Sungmin berdiri dan berjalan kea rah Kyuhyun, tetapi langkahnya terhenti kambali. " Kyu, dengarkan aku."
"Tidak, tidak akan, aku tidak percaya betapa mudahnya aku tertipu oleh seseorang sepertimu. Aku mencintaimu , tapi kenapa kau membohongiku."
"Aku tidak berbohong padamu! Jebal …dengarkan aku!?"
"Andwe!" Teriak Kyuhyun dengan air mata yang sudah hampir tumpah di pelupuk matanya. " Mulai sekarang, kau berhenti menjadi bodyguarku. Keluar dari rumahku dan jangan pernah sekalipun kau menginjakkan kakimu disana lagi. Mulai sekarang, berpura- puralah bahwa kita tidak pernah saling mengenal satu sama lain."
Sungmin merasa dunianya langsung runtuh seketika ketika ia mendengar kata-kata yang diucapkan Kyuhyun. Ia ingin menghentikan nya, ia ingin mengatakan pada Kyuhyun untuk tinggal dan membicarakan masalah ini, tapi ia tidak bisa melakukan apa-apa ketika Kyuhyun berbalik dan berjalan menjauh darinya. Sungmin ingin mengikutinya, tapi tubuhnya tiba-tiba terasa kaku tidak bisa bergerak. Ia ganya bisa mencoba untuk menghentikan air matanya untuk jatuh. Ia hanya bisa tersenyum palsu saat ia melihat ekspresi khawatir Yunho.
"Kita akan memulai rencana kita setelah aku keluar dari rumah sakit ini." Kata Sungmin, berusaha untuk kuat dan berpura-pura semuanya tidak terjadi.
'Aku tahu ini akan terjadi. Selamat tinggal ,Kyu."
~oOo~TBC~oOo~
