41. Wayolo…

Szayel dan Nnoitra sedang bersantai di kamar Nnoitra.

Szayel: "Eh, ada anak cicak di atas!"

Nnoitra: "Mana? Oh iya."

Setelah beberapa menit, Szayel menguap lebar. Kemudian secara tidak sengaja menatap langit-langit kamar Nnoitra kembali.

Szayel: "Loh? Mana anak cicaknya? Kok nggak ada?"

Nnoitra: "Di mulut lo…"


42. Bener-Bener Salah

Ichigo: "Gila ya, pak Aizen bener-bener sentimen sama gue!"

Renji: "Sentimen, sentimen… sentimeter kale!"

Ishida mendadak tersedak ludahnya sendiri.


43. Mau segede apalagi?

Hisagi berlarian tanpa henti kesana kemari dengan wajah bingung sekaligus panik.

Mayuri: "Hisagi, lo ngapain sih daritadi? Jogging siang bolong begini…"

Hisagi: "Ini loh gue lagi nyari Kenpachi, mana ya kok daritadi nggak keliatan?"

Tiba-tiba di Hueco Mundo sana, Aizen merasa lega karena masih dapat melihat sosok Neliel kecil dengan jelasnya.


44. Yang bener yang mana, ya?

Ichigo lagi mimpi makan duren pas dirinya tiba-tiba digoncang-goncang oleh seseorang.

Rukia: "Ichigo! Bangun woi, udah siang!"

Ichigo: "Hah?"

Rukia: "Hah heh hah heh bangun! Masa lo tidur malem-malem begini?"

Ichigo: "Haaaaaaaaaah?"


45. Kebodohan yang luar biasa

Shunsui: "Hehehe ternyata punya BB itu asik ya, pantes aja pada kecanduan."

Byakuya: "Iya, apalagi BBM-nya. Oh ya, kok gue nge-add lo pending terus, sih?"

Shunsui: "Iya ya? Mungkin operator hp gue lagi error, kali. Ngomong-ngomong soal add pin, gue ada cerita nih."

Byakuya: "Ceritain dong."

Shunsui: "Jadi kemaren ada yang nge-add pin BB gue, tapi gue nggak tau itu siapa. Ya udah akhirnya gue ignore aja."

Byakuya: "Bukannya kalo request BBM itu ada namanya?"

Shunsui: "Iya ada, namanya Byakuya Kuchiki. Gue nggak kenal dia, makanya gue ignore."

Byakuya: "…."