Halo lagi semua~, update lagi nih tapi kayaknya bakal susah update. Ok, sekarang waktunya balas review

snowlily : nggak tau mau ngomong apa? Mirip amat kayak aku, kalau mau review nggak tau harus ngetik kayak gimana *curhat mode : on*

Togane Shiro : kan Lily lebih milih Raze daripada Yun, Yun buat Whim aja 'dibekuin Whim', mau Anna muncul? Gimana ya? Kurang tau juga sih mau dimunculin atau nggak, tapi kalau Shiro-san minta si Anna muncul, ya boleh juga sih, It's up to you! ^^7

Disclaimer : Mana Khemia 2 : Fall Of Alchemy dan Mana Khemia : Alchemists Of Al-Revis/Student Alliance itu punya NIS dan GUST, kalo punya Yuuki, pasti si Ulrika udah dinikahin sama Raze 'dihajar' dan nikahin Whim sama Yun 'dilempar pisau'.

Kita langsung ke story-line yuk, gan!


Ulrika dkk mengikuti bayangan hitam itu, dan ternyata banyangan hitam itu benar-benar Lily saudara-saudara! *host : mode on*. Dia terlihat seperti memeluk (baca : mencekik) Puni itu dengan sekuat tenaga mirip tenaganya author (Yuuki) (Yuuki : "Kurang ajar amat ngejek saya!").

Ulrika : "Itu dia!"

Enna : "Ngapain tuh anak?"

Et : "Peluk-peluk Puni dengan gaje-nya, *sweatdrooped*"

Chloe : "Sumpah, itu orang Lily atau orang gila?"

Lily : "Enak aja manggil aku orang gila! *sambil meluk Puni*"

Gotou : "Tumben denger omongan orang, biasanya aja cuek,"

Pepperoni : "Mana Whim dan Yun?"

Lily : "Nggak tau, ilang kali,"

Whim : "NONA!"

Puniyo : "PUNI!"

Puni Kichi : "Itu mereka!"

Enna : "Wuih, kayak pasangan sejati aja tuh mereka,"

Et : "Kamu iri ya?"

Enna : "Nggak tau! Kamu aja yang iri, iya kan?"

Et : "Sial! Kok kamu tau sih?"

Yun : "Gila! Larinya Lily cepet amat sih!"

Whim : "Kalau ikut lomba marathon, pasti Nona Lily menang, *sigh*"

Chloe : "Jangankan lomba marathon, kalau dia ngelawan orang yang pakai sepeda tuh pasti menang berturut-turut,"

Enna : "Apalagi orang yang dilawan dia pake roket, pasti menangnya menang total,"

Ulrika : "Udah-udah, kembali ke laptop! Eh bukan, kembali ke tujuan kita, kita butuh {Clean Water}, kalian bertiga liat nggak?"

Whim & Yun : "Nggak!"

Et : "Cie~ akrab nih~"

Ulrika : "Udah udah, ntar menuhin waktu loh,"

Raze : "ITU! ITU!"

Enna : "Kenapa si Raze?"

Et : "Kebelet pipis ya?"

Raze : "Bukan, itu! *nunjuk genangan air*"

Lily : "Kenapa sama genangan air?"

Raze : "Kakek pernah bilang, kalau genangan air harusnya kotor, tapi yang itu kok bersih?"

Chloe : "Dia benar, sebaiknya kita cek dulu,"

Vayne : "..."

Ulrika : "Vayne-sensei, anda kenapa?"

Vayne : "Nggak kenapa-kenapa, perasaan ada yang ngikutin kita, mungkin hanya perasaan saja,"


Mereka pun menuju genangan air itu, tanpa mereka sadari ada seseorang yang daritadi mengikuti mereka, entah itu setan, entah itu hantu (Reader : "ITU SAMA AJA GOBLOG!"). Pada saat mereka sampai di genangan air itu, ternyata benar, air itu sangat jernih, bersih, murni, dan bening sebening hati saya 'author dilempar pisau'.

Ulrika : "Benar, airnya bening, ini pasti {Clean Water},"

Et : "CIHUY! Kita dapet semua bahan!"

Enna : "Dapet kata "cihuy" dari mana?"

Et : "Dari author,"

Di studio nan jauh di mata (Reader : "Lebay mode on nih,")

Yuuki : "HUACIHM!"

Kagami : "Kenapa lu?"

Yuuki : "Kayaknya ada makhluk jelek yang ngomongin gue deh,"

Kembali ke Ulrika dkk,

Ulrika : "*masang wajah jelek*"

Chloe : "Kenapa? Kok jadi jelek begitu?"

Ulrika : "Perasaan ada yang ngejelek-jelekin dari belakang deh,"

Pepperoni : "Yuk, kita balik ke Al-Revis,"

Gotou : "Kita balik dan bikin ramuannya,"

Tiba-tiba saja, muncul perempuan berambut biru dan bermata biru dengan pedang katakana.

? : "Berani-beraninya kalian!"

Et : "Eh? Eh? Siapa kau?"

Chloe : "Ada urusan dengan kami?"

? : "Ya, kau telah menculik seseorang!"

Enna : "Menculik? Kami tidak menculik siapa-siapa?"

? : "Bohong! Aku liat sendiri!"

Puni : "Puni, Punipuni!"

Puni Jiro : "Katanya, kami benar tidak menculik siapa-siapa!"

? : "Tak dapat dipercaya! Akan kuhajar kalian!"

Mulailah pertarungan Ulrika dkk, dan wanita misterius itu.

To Be Continued


A/N : Pendek lagi, pendek lagi, lama-lama jadi bosan nih, ya udah deh, daripada bosenin para readers, saya kasih bonus dialog lagi deh~

Bonus Dialog #1 : Lily Has A Conversation With Whim

Lily : "Kayaknya Raze udah fall in love sama Country Bumpkin,"

Whim : "Tapi perasaannya masih tertutup,"

Lily : "Berarti masih punya kesempatan buat nembak Raze!"

Whim : "Jangan nembak Raze, nonaku!"

Lily : "Loh, emang kenapa?"

Whim : "Nanti Raze mati!"

Lily : "*jatuh-ala-anime-jadul*"

Bonus Dialog #2 : That Doll

Chloe : "*bawa boneka*"

Ulrika : "Lucunya, boneka ini mau diapain?"

Chloe : "Mau aku pake,"

Ulrika : "Dipakai buat apa?"

Chloe : "Pinjem paku gede dan palu dong,"

Ulrika : "*ngasih paku dan palu* buat apa?"

Chloe : "*nusuk boneka pake paku dan palu* Mati! Mati!"

Ulrika : "Oh iya, seimut apapun boneka itu, pasti dia pakai buat ngutuk orang terus, *sweatdrooped*"


Yuuki : "Huah! Akhirnya update juga, capek aku,"

Enna : "Kok update-nya lama banget,"

Yuuki : "Sibuk belajar cuy, belajar,"

Chloe : "Belajar atau nonton melulu?"

Yuuki : "Dua-duanya sih,"

Ulrika : "Nonton apa?"

Et : "Pasti Persona 4?"

Yuuki : "Iya! Anda benar!"

Lily : "Eh, udah keluar!"

Ulrika : "Kapan keluarnya? Barusan?"

Yuuki : "Bulan Oktober kok,"

Et : "Udah kelewat dong,"

Yuuki : "Udah udah, nih, *ngasih setumpuk kertas*"

Lily : "Apaan nih?"

Yuuki : "Naskah buat kalian, udah ya, mau belajar buat ujian dulu,"

Lily : "WOI, WOI! TERUS GIMANA BUAT MINTA REVIEW-NYA!"

Yuuki : "Kalian yang ngurus juga, dadah! *ngacir*"

Ulrika : "Capek deh, dasar author tak bertanggung jawab,"

Et : "Akang dan teteh readers atau authors,"

Enna : "Silahkan review ya~"