Tittle : A Man in Love

Author : yuuyo

Genre : Brothership, Romance, Magic

Main Cast : All official couple

Support cast : OC

Disclaimer : Semua member EXO milk tuhan dan keluarga mereka sendiri. Tapi cerita ini murni milik saya

Rating : T

Summary : 6 orang namja cantik,imut dan lucu yang sudah kehilangan keluarga bertemu dengan seorang yeoja penyihir yang menjadi adik tiri mereka, membuat sebuah cafe dan mendapatkan cinta sejati dengan bantuan adik mereka.

Warning : Typho, alur kecepetan, YAOI, don't like don't read.

Author's note : kata-kata yang bergaris miring maksudnya perkataan batin. Pakaian dan Nama OC sama seperti nama tokoh anime ^^

Mianhae karena kebutuhan jadi author menambahkan beberapa artis SME ke cerita ini ^^

.

.

A Man in Love

.

.

Seorang namja cantik sedang melihat pohon sakura yang ada dihalaman sekolahnya dari balik jendela. Ya, pohon sakura yang hanya ada satu di halaman SM senior high school itu sedang bermekaran. Sangat indah dan cantik. Walaupun pohon itu hanya satu tapi karena besar dan ada di halaman dekat gedung sekolah, jadi semua murid dari kelas berapapun bisa melihatnya.

Namja cantik itu sejak datang ke kelas sudah duduk dibangku -yang bukan miliknya- di dekat jendela dan melihat bunga sakura yang indah itu sambil melamun. Seperti nya namja cantik ini tidak menyadari ada yang memanggilnya sejak 5 menit yang lalu.

''Yak Xi Lu Han! Aku sejak tadi memanggilmu!'' panggil seorang namja berpipi chubby dihadapannya.

Namja cantik yang dipanggil luhan pun menengok kedepan dan mendapati namja berpipi chubby itu sedang mempoutkan bibirnya dan juga mengembungkan pipinya. Imut.

''hehe.. mianhae xiumin hyung~'' kata luhan.

''shireo! Kau benar-benar menyebalkan luhan!'' kata xiumin.

''apa yang harus kulakukan agar kau memaafkan ku hyung?'' tanya luhan.

''beritau aku siapa yang dari kemarin memberikan mu bubble tea rasa taro yang sangat kau sukai itu setiap pagi!'' tanya xiumin.

''molayo hyung.. aku benar-benar tidak tau!'' kata luhan.

''kalau kau tidak tau kenapa kau meminumnya?'' tanya xiumin.

''aku kan sangat suka hyung~ tentu saja aku meminum nya!'' jawab luhan.

''tapi kan bagaimana kalau ada obat sakit perut didalamnya? Atau racun mungkin? Kau kan tidak tau itu dari siapa!'' kata xiumin khawatir.

''gwenchana hyung.. bukti nya aku baik-baik saja kan? Gomawo sudah mengkhawatirkan ku hyung!'' kata luhan.

''hah.. arraseo.. kajja kembali ketempat duduk kita seblum si poker face itu datang lalu mengamuk!'' kata xiumin. Luhan mengangguk.

Sebenarnya aku juga penasaran siapa yang memberikan ku bubble tea dan secarik kertas dengan tulisan yang selalu sama itu?

Luhan menggelengkan kepalanya. Suara pintu bergeser membuat luhan menoleh ke kanan nya tepatnya kearah pintu. Kris dan suho ternyata yang datang.

''asih.. anak itu.. kalau dia sudah berangkat pagi-pagi kenapa pulang lagi? Padahalkan dia bisa langsung mandi dan bersiap-siap lalu pergi dan tidak pulang lagi hanya untuk mandi dan bersiap-siap!'' gerutu suho sambil berjalan ke kursinya. Kris sang the ice prince hanya diam dengan poker face nya.

Luhan terdiam, memikirkan setiap kata yang dia dengar dari suho itu. dia sempat berpikir salah satu adik suho lah yang memberikan bubble tea itu. tapi dia langsung menepis pemikiran itu karena mana mungkin adiknya ada yang suka pada luhan? Yah walaupun EXO perhatian padanya dan saudaranya semenjak chen jadian dengan xiumin hyung nya. #ya ampun luhan-ge semua pasti terpesona dengan kecatikan dirimu apalagi saya haha *ditendangreaders* *dibuanganginsehun*#

''lulu.. kau tidak apa-apa? Apa kau sakit?'' tanya xiumin.

''ani.. gwenchana hyung!'' jawab luhan. Xiumin mengangguk, bel masuk berbunyi.

.

.

.

.

Bel pulang berbunyi luhan dan xiumin bersiap-siap pulang. Chen dan sehun datang ke kelas 12-A itu

Chen sih pasti menjemput xiumin hyung tapi kenapa dia kesini juga?

Sehun menghampiri luhan. Luhan hanya diam ditempat. Semua murud yang belum keluar kelas memperhatikan sehun dan luhan.

''hyung.. ayo pulang bersama.. aku akan mengantarmu sampai rumahmu..'' kata sehun.

''tapi Tao..

''dia pulang denganku!'' kata kris tiba-tiba.

''lay pulang denganku! chanyeol tadi mengajak baekhyun pulang bersama, kai pasti sudah dijalan dengan kyungsoo!'' kata suho.

''dan baozi pulang denganku!'' kata chen.

''akh dan satu lagi.. cafe ditutup hari ini, katanya aoi ada job diluar dan juga dia mau kita istirahat karena kemarin kita sudah melayani pengunjung yang entah kenapa bisa banyak sekali itu!'' kata xiumin.

''arraseo!'' kata luhan.

''kalau begitu ayo kita kencan baozi~'' ajak chen. Xiumin mengangguk dengan wajah yang sudah merona.

''akh kalau begitu.. aku akan mengajak lay pergi maaf kalau aku akan mengantar dia pulang telat hari ini!'' kata suho sopan.

''aku juga!'' kata kris singkat dan dingin.

''gwenchana.. kyungsoo juga bilang akan kencan, dan baekhyun barusan bilang chanyeol mengajaknya pergi!'' kata xiumin.

Kris dan suho melenggang pergi. Luhan mengangguk lalu kembali menutup tasnya. Chen dan xiumin beranjak pergi. Sehun menunggu luhan sambil memainkan handphone nya. Murid kelas 12-A sudah banyak yang beranjak keluar kelas.

''ayo sehun-ah!'' kata luhan. Sehun mengangguk.

Sehun dan luhan pergi ke parkiran. Lalu pergi keluar sekolah dengan mobilnya.

''hyung mau beli bubble tea dulu?'' tanya sehun.

''boleh saja!'' jawab luhan.

Mereka pun mampir ke toko bubble tea. Membeli 2 gelas bubble tea. Rasa taro dan coklat. Lalu kembali memasuki mobil.

.

.

.

Langit sudah gelap. Jam menunjukkan pukul 8 malam. Luhan dan sehun masih berada ditaman.

''sehun-ah ayo pulang~ sudah malam, aku belum mengerjakan tugasku!'' pinta luhan.

''arraseo!'' kata sehun singkat.

Luhan bingung kenapa sehun berubah jadi dingin lagi? Padahal sejak tadi mereka saling berbincang dan bercanda bersama. Luhan hanya diam di mobil, begitu juga sehun.

.

.

Sehun dan luhan berhenti didepan EXO cafe.

''sehun-ah gomawo untuk hari ini dan juga gomawo sudah mengantarku pulang!'' kata luhan dengan senyum nya yang sangat manis.

Semburat merah terlihat di wajah sehun. ''nde hyung!'' kata sehun.

Saat luhan ingin membuka pintu, sehun memegang tangan nya.

''aku hampir lupa hyung.. datanglah ke rumahku tanggal 12 april.. tanya saja xiumin hyung alamat rumah kami!'' kata sehun.

''arraseo aku akan datang sehun-ah~'' kata luhan lalu tersenyum (lagi).

Luhan memasuki rumah atau cafe itu, berjalan kearah dapur. Disana sudah ada baekhyun, tao, lay,kyungsoo,dan xiumin yang sedang mengerjakan tugas. Tiba-tiba aoi datang dari belakang tubuh luhan.

''ah luhan-ge sudah pulang.. cepat mandi dan ganti baju ge..'' kata aoi.

''kerjakan tugas bersama nde lu~'' ajak xiumin.

Luhan mengangguk, lalu pergi ke kamarnya.

.

.

Setelah mandi dan ganti baju, luhan pergi kedapur sambil membawa buku tugasnya.

''hyung.. apa kau sudah pulang dari tadi?'' tanya luhan.

''aniya.. aku juga baru pulang dengan yang lain jam 8 pas!'' jawab xiumin.

''tadi aku duluan yang pulang! Karena sudah malam jadi aku minta kris sunbae untuk segera mengantarku pulang!'' kata tao.

''lalu aku yang datang.. aku kaget saat kris berada di meja pelanggan sedang berbincang dengan tao!'' kata baekhyun.

''itu karena aku takut.. jadi aku minta kris sunbae untuk menemani ku sampai ada yang datang!'' kata tao.

''mianhae tao-ah..'' kata hyungdeulnya serempak. Tao mengangguk mengerti.

Aoi tiba-tiba datang membawa 2 kantung, lalu segera mengambil piring dan menaruh baozi yang dia beli. Setelah itu menaruh bubble tea disebelah oppa nya satu persatu.

''gomawo aoi~'' kata luhan. Aoi hanya tersenyum, lalu menyeruput bubble tea miliknya.

''hyung, apa kau tau alamat rumah sehun?'' tanya luhan.

Xiumin mengangguk, lalu memberikan secarik kertas dari dalam saku nya.

''tadi jongdae memberiku ini.. katanya untukmu!'' kata xiumin.

''memangnya kau belum pernah kesana hyung?'' tanya luhan. Xiumin tersenyum lalu menggeleng.

''wae?'' tanya baekhyun. ''aku kan sibuk. Pulang sekolah bekerja di cafe lalu mengerjakan tugas!'' jawab xiumin.

''apa kau merasa terbebani sekarang ge?'' tanya aoi. ''aniya! Aku kan hanya menjawab! Aku tidak bermaksud untuk bilang aku terbebani aoi~'' jawab xiumin. Aoi terkekeh, dia sebenarnya hanya mengoda gege tertuanya.

''akh apa kau di undang sehun besok minggu?'' tanya xiumin. Luhan memiringkan kepalanya karena dia bingung. Lucu. Itulah yang ada dibenak xiumin.

''kau benar-benar tidak diundang sehun kerumahnya?'' tanya xiumin lagi.

''aku diundang tanggal 12 kerumah nya!'' jawab luhan denga nada bingung.

''yak! Itu nama nya kau diundang besok minggu!'' kata xiumin kesal.

''memangnya hari minggu itu tanggal 12 ya?'' tanya luhan. ''aigo~ hyungku yang satu ini!'' kata baekhyun. Luhan hanya menampilkan gigi putihnya.

''bukankah tanggal 12 april hari ulangtahun sehun oppa?'' tanya aoi.

''nde~'' jawab xiumin. ''kau akan memberi dia hadiah apa hyung?'' tanya tao.

''heh? Itu hari ulangtahun sehun?'' kata luhan kaget. Semua mengangguk.

''aigo~ kenapa kalian tidak bilang padaku? Aku harus beli apa untuknya?'' tanya luhan.

''ku pikir kau sudah tau hyung!'' kata lay. ''beli apa saja kalau dari hyung pasti diterima kok!'' ledek baekhyun.

''yak baekhyun apa maksudmu?!'' kata luhan kesal. Baekhyun hanya tersenyum manis. ''baekhyun jangan seperti itu lagi!'' kata xiumin. Baekhyun mengangguk.

''oh iya aku lupa.. uangku kan sudah semakin sedikit..'' gumam luhan pelan.

''pakai uangku saja dulu ge..'' tawar aoi.

Luhan menoleh ke arah aoi, tersenyum lalu menggeleng.

''kalau tidak kau tidak bisa memberikan dia hadiah!'' kata kyungsoo.

''tidak apa-apa pakailah uang kami dulu! Kami masih ada kok untuk beli sesuatu!'' kata xiumin. Adik-adiknya mengangguk.

''tidak perlu! Ini aku berikan.. anggap saja hasil kerja keras gege kemarin!'' kata aoi sambil memberikan sebuah amplop.

''dan juga untuk yang lain..'' kata aoi mengeluarkan amplop lain. ''kalau punya ku sudah ku simpan.. hehe..'' kata aoi. Semua tersenyum seraya mengambil amplop milik mereka.

.

.

''hah.. aku harus beli apa ya? Hmm..'' gumam luhan.

Luhan melirik sebuah toko topi yang baru saja dilewatinya, lalu masuk ke dalamnya.

''lebih baik ku belikan saja dia topi..'' gumam luhan lagi.

Luhan menuju tempat topi baseball, mengambil satu yang menurutnya bagus lalu ke kasir membayarnya.

''semoga sehun menyukai nya.. aku akan membungkus nya nanti malam sebagus mungkin!'' kata luhan sambil tersenyum.

Luhan pun kembali ke cafe karena waktu istirahat nya sudah selesai, dan dia harus kembali membantu saudara nya yang lain.

.

.

.

.

Hari minggu tanggal 12 April jam 7 malam luhan pergi kerumah sehun bersama Tao dan Lay karena baekhyun,xiumin, dan kyungsoo akan dijemput oleh chanyeol,chen,dan kai. Bisa saja sih mereka bertiga juga minta dijemput tapi tao dan lay belum beli hadiah jadi mereka mampir dulu ke toko yang mereka temui dijalan.

TOK TOK TOK

Pintu rumah sehun dibuka oleh seorang maid, maid itu melihat mereka dengan tatapan bingung.

''siapa ahjuma? Oh kalian.. biarkan mereka masuk!'' kata suho yang menghampiri pintu.

Ahjuma itu membuka kan pintunya lebar-lebar, suho langsung memegang tangan kanan lay dan menariknya masuk dengan lembut. Kris datang lalu memegang tangan tao, luhan jalan terlebih dahulu.

Krek

Pintu salah satu kamar atas terbuka lalu keluarlah sehun dengan kemeja putih dan tuxedo hitam yang membuat dia terlihat tampan. Luhan yang melihatnya langsung menundukkan kepala nya menyembunyikan rona merah diwajahnya. Sehun segera menghampiri luhan. Ketiga pasangan yang lain baru saja datang.

''hyung.. akhirnya kau datang juga.. mian aku tidak menjemputmu!'' kata sehun.

''gwenchana sehun-ah.. kau terlihat tampan sehun-ah!'' kata luhan berusaha menutupi kegugupan nya.

Semburat merah terlihat dipipi sehun lalu sehun tersenyum. ''kau juga tampan hyung tapi lebih baik dibilang cute!'' kata sehun. Luhan memukul lengan sehun pelan.

''apa kalian tidak mengundang siapapun lagi?'' tanya baekhyun tiba-tiba. Semua menggeleng.

''kami tidak pernah mengundang siapapun baekki.. tapi biasa nya eomma dan appa akan mengundang kerabat-kerabat nya datang!'' kata chanyeol.

''tapi hari ini eomma dan appa tidak bisa hadir karena mereka sangat sibuk.. dan kami tidak mau maknae kami ini sedih jadi kami mengundang kalian!'' kata suho.

''hanya hari ulangtahun ku saja yang dirayakan bersama teman yang lain!'' lanjut suho.

''ayo kita makan malam!'' ajak chanyeol.

Mereka ke meja makan bersama. Banyak sekali makanan yang sudah tersedia. Baekhyun berteriak girang sekali, yang lain hanya tertawa apalagi chanyeol.

''makan yang banyak ya baekki ku sayang~'' kata chanyeol sambil melihat baekhyun yang sedang makan disebelahnya.

Baekhyun mengangguk imut lalu tersenyum manis. Chanyeol langsung mencubit pipi kanan nya gemas. Semua asyik berbincang-bincang sambil makan.

Selesai makan semua kembali asyik berbincang tidak lupa mereka mengucapkan selamat pada sehun dan memberi hadiah yang mereka bawa.

''hyung.. mau kah kau ikut aku ?'' tanya sehun.

''kemana?'' tanya luhan.

''ayolah hyung~ nanti juga kau tau.. jebal~'' rengek sehun.

''arraseo..arraseo..'' kata luhan.

''tidak biasa nya sehun manja seperti itu..'' kata kai.

''terakhir aku mendengar dia manja saat masih di elementary school!'' kata chanyeol.

''setelah lulus dia ikut-ikutan kris hyung menjadi orang yang dingin!'' kata suho ikut-ikutan.

Kris hanya diam dengan poker face nya. Luhan dan sehun sudah pergi sejak tadi.

.

.

.

Di bawah pohon bunga sakura yang sedang bermekaran ini ada 2 orang namja yang baru saja datang.

''sehun-ah kenapa kita ke sekolahan?'' tanya luhan.

Sehun memegang kedua tangan luhan, membuat luhan menghadap kearah nya. Pandang mereka bertemu, mereka terdiam sambil menatap satu sama lain dalam-dalam.

''hyung.. a..aku.. saranghae Xi Lu Han.. aku mencintai mu sejak pertama kali kita bertemu.. yah walaupun pertemuan pertama kita tidak bisa dibilang romantis.. sejak aku bertemu denganmu aku selalu saja memerhatikan mu walaupun dari jarak jauh.. aku bahkan meminta tolong hyungku untuk mengawasi dan menjaga mu jika kau didalam kelas.. bagi ku kau itu sangat manis seperti bubble tea kesukaanku.. mata mu indah seperti rusa bahkan lebih indah, bibir mu terlihat kenyal seperti bubble dan aku yakin manis melebihi bubble tea, wajahmu sangat cute dimata ku, kau terlalu indah dimataku.. aku sangat senang karena kesukaan kita sama yaitu bubble tea.. sebenarnya aku yang menaruh bubble tea dan secarik kertas dimeja mu akhir-akhir ini.. aku tidak bisa mengungkapkan perasaan ku padamu.. tapi aku sangat takut kalau kau diambil orang lain maka dari itu hari ini aku memberanikan diri untuk bilang padamu.. saranghae.. jeongmal saranghae Xi Lu Han..'' kata sehun.

Luhan diam membeku, sehun menutup mata nya takut.

''na.. nado.. saranghae Oh Sehun..'' kata luhan.

Sehun membelalakan matanya, menatap luhan dalam-dalam. Luhan tersenyum, membuat sehun ikut tersenyum. Sehun segera menarik luhan kedalam pelukkan nya.

Setelah cukup lama sehun melepaskan luhan, lalu menangkup wajah luhan dan mempertemukan kening mereka.

CHU~

Sehun mencium luhan sambil menutup matanya, luhan tidak memberontak bahkan menutup matanya juga. Bibir mereka hanya bertemu, tidak lebih. Mereka berciuman dibawah pohon sakura yang sedang bermekaran indah. Angin bertiup pelan membuat beberapa sakura berterbangan.

bagi ku kau itu sangat manis seperti bubble tea kesukaanku.. mata mu indah seperti rusa bahkan lebih indah, bibir mu terlihat kenyal seperti bubble dan aku yakin manis melebihi bubble tea, wajahmu sangat cute dimata ku, kau terlalu indah dimataku.

-Oh Sehun to LuHan-

.

.

.

TBC

Apa ini?

Mianhae HunHan nya tidak romantis atau tidak manis sama sekali *pundung

Saya benar-benar tidak tau harus bagaimana lagi.. buntu banget :'(

Oh iya #Happy21stSehunDay readers~

Gomawo yang sudah mau baca ff gaje ini *bow

Last,

Review please ^^