Tok tok tok " selamat pagi nona manis, bolehkah saya masuk ?"
"eh kau law, ya tentu silahkan masuk tuan cengeng hihihi"
"oi, oi, jangan mengejekku seperti itu nami, hmm"
"hihihihi, iya iya maaf hanya bercanda sayang, jangan marah dong."
"terserah, pkoknya aku marah padamu nami"
"ya ngambek, jangan ngambek dong"
"hmm"
"baik baik, aku minta maaf law"
"tidak ada maaf bagimu, huh"
"ya ampun law, jangan begitu dong,"
"hmm"
"jadi aku harus bagaimana ? agar tuan cengeng ini tidak marah lagi padaku ?"
"hmm"
"cepat katakan law, aku harus bagaimana ? apa yang harus aku lakukan agar kau mau memaafkanku ? apapun yang kau mau selama aku mampu aku akan melakukannya untukmu law"
"emm, benarkah nami ? Kalau kau mau melakukan apapun yang aku mau?"
"yosh"
" baiklah kalau begitu kau janji ya harus menuruti apapun perkataanku dan kau harus mau melakukan apapun yang aku perintahkan, bagaimana ? Deal ?"
"yosh"
"kalau begitu pertama tama nanti malam kau harus menemani ku untuk makan malam dan yang kedua kau harus menuruti perintahku selama 1 minggu kedepan ? Bagaimana ?
"oi, perjanjian macam apa ini law ? Nggak ah, pokoknya aku nggak mau !"
"oh jadi kau sudah lupa dengan perjanjian kita di awal tadi ? Yasudah kalau begitu lebih baik aku mati saja daripada ditinggalkan orang yang aku cintai"
"eh iya iya, baiklah baik aku akan menuruti semua kata katamu law" kata nami kesal
"arigatou nami"
"yosh"
"emm kalau begitu sekarang cepatlah bergegas pulang untuk mempersiapkan dirimu untuk acara kita nanti malam dan aku sudah menyiapkan beberapa pelayan yang akan menemanimu pergi ke salon. Dan, emm setelah itu pergilah berbelanja untuk membeli beberapa pakaian untuk kau kenakan nanti malam"
"eh tapi law, aku tidak bisa aku kan sedang sibuk lihat saja pekerjaanku ini begitu banyak kan ? Dan aku harus segera menyelesaikan pekerjaanku ini"
"lagipula aku tidak perlu ke salon ataupun membeli beberapa pakaian baru karena aku masih mempunyai pakaian yang masih bagus dan masih layak untuk dipakai"
"oh jadi kau lupa lagi dengan perjanjian kita nami ?Hm"
"iya iya baik, aku mau. Puas kau sekarang ?"
"Tentu saja, hahaha kalau begitu nanti malam kau aku jemput. Sampai bertemu nanti malam sayang"
"aku mencintaimu" bisik law dan tiba tiba sebuah kecupan manis mendarat di pipi kanan nami.
Setelah apa yang law lakukan pada nami Law segera berlari bergegas meninggalkan nami yang masih berada di ruangannya
"apa apaan sih sikapnya itu, hemmm" kata nami sambil tersenyum tersipu malu
Setelah kepergian law nami segera membereskan ruangannya dan Saat ia hendak pulang tiba tiba ada suara dari belakang tubuhnya.
"nona nami"
"eh, iya" kata nami terkejut
"saya utusan tuan law nona, mari nona kita berangkat sekarang ?"
"utusan law ?"
"iya nona, apa nona tidak di beritau oleh tuan law ?"
"eh bukan begitu dia cerita kok padaku, tapi kan"
"sudah nona ayo berangkat sekarang" kata pelayan tersebut sambil menarik tangan nami
