DADDY, I MISS YOU!
.
AQUARYOUNG21
.
FAMILY, ROMANCE, DRAMA, HURT/COMFORT
.
CAST
SM FAMILY, GS for UKE
.
.
.
DADDY, I MISS YOU! CHAPTER 9
.
.
.
.
.
Sekedar ingetin aja, kalo dicetak miring itu berarti isi hati atau flashback-an tokohnya yaa~~
.
.
.
Keesokkan paginya joonmyeon tetap berada di rumah sakit bersama Kris sementara chanyeol memilih untuk pulang kemarin karena hari ini ada rapat dengan dewan direksi. Sebenarnya chanyeol agak tidak rela membiarkan kekasihnya harus bermalam dengan Kris. Yah cemburu, biasa.
Sehun belum juga sadar, joonmyeon memutuskan untuk meninggalkannya sebentar untuk membeli sarapan unutknya dan juga kris yang masih tertidur di sofa ruang rawat inap sehun.
KLEK
Saat joonmyeon kembali dan membukakan pintu dia melihat sosok kris tengah duduk di kursi samping ranjang sehun dan mengelus surai cokelat milik sehun. Joonmyeon dapat melihat kasih yang begitu tulus dan hatinya kembali bergejolak.
"ehem!" joonmyeon terpaksa menginterupsi kegiatan kris dan masuk ke ruangan itu.
"kau sudah bangun?"Tanya joonmyeon, kris mengangguk. "ini ku belikan sarapan, apa kau sudah baik baik saja?" Tanya joonmyeon cemas melihat kemarin wajah kris begitu pucat.
"aku? Kenapa aku? Seharusnya sehun yang kau khawatirkan" ucap kris pelan. Joonmyeon tersenyum lembut.
"jongdae menjelaskan semuanya, katanya ketika sehun butuh transfusi darah kau yang melakukannya, terima kasih kris sudah menyelamatkan sehun, aku berhutang budi padamu" ucap joonmyeon pelan seraya menundukkan kepalanya dalam.
"tak perlu sungkan padaku myeona" ucap kris seraya mengelus puncak kepala joonmyeon lembut. Joonmyeon kembali merasakan ketulusan kris seperti 14 tahun yang lalu.
Andai kau tidak pergi, aku ingin menerimamu kembali dan mengenalkanmu pada sehun tapi rasanya sangat sulit.
Joonmyeon menatap kris dengan tatapan yang begitu sendu.
"maaf kris, seharusnya kita bisa ke lokasi proyek hari ini, maaf karena ini semua rencana dibatalkan" ucap joonmyeon pelan. Kris berhenti menyesap supnya dan menatap joonmyeon dengan tatapan yang begitu teduh.
"tidak apa apa, sehun yang terpenting sekarang"ucap joonmyeon.
Kau berkata seolah olah kau tahu yang sebenarnya. Apa kau melakukan ini semua karena kau sudah tau kebenarannya?
"emmhh.."
Terdengar lenguhan kecil dan itu berasal dari sehun. Joonmyeon melonjak dari duduknya dan mendekat ke ranjang sehun.
"chagiya? Kau sadar?"
Sehun mengerjapkan matanya pelan yang terasa begitu berat. Saat pandangannya menjelas dilihatnya wajah mommy dan kris ahjussi yang menurutnya sangat serasi.
Apa seperti ini rasanya memiliki orang tua lengkap?
"mommy kepalaku sakit"
"jangan banyak bergerak, mommy panggilkan uisa untuk memeriksa mu nde" ucap joonmyeon kemudian pergi. Tinggalah kris dan sehun di ruangan itu.
"ahjussi, aku mendengarmu memanggil namaku saat aku tak sadar, apa kau benar memanggilku?"
.
.
Baekhyun sedikit heran dengan hari ini. Tidak ada tanda –tanda keberadaan joonmyeon dan chanyeol juga nampak tenang di ruangannya. Tak biasanya seperti yang dilakukan kemarin selalu menyambangi ruangan joonmyeon. Untuk sedetik baekhyun tersenyum setidaknya dengan tidak ada joonmyeon berarti kesempatan untuk hatinya terluka lebih kecil.
TUK TUK
Baekhyun mengetuk pelan pintu ruangan chanyeol dan suara bass chanyeol terdengar dan menyuruhnya masuk.
"permisi sajangnim, aku hanya ingin menyampaikan tentang jadwal anda." Ucap baekhyun sopan.
"yah katakan saja"
"sebenarnya agenda yang penting itu, perjalanan bisnis ke Jepang untuk menemui presdir takashi."
"ohya kapan?"
"lusa ini anda harus berangkat presdir"
"oh baiklah untuk berapa hari?"
"di sini tertulis selama 3 hari"ucap baekhyun. Chanyeol yang kembali pada sifat tak acuhnya kepada baekhyun. Sedikit –banyak menyakiti perasan baekhyun yang sudah terlanjur sakit.
"pesankan tiketnya untukku, dan apa kau ikut?"Tanya chanyeol.
"uh haruskah aku ikut?"Tanya baekhyun. Chanyeol menatap baekhyun yang sekarang tengah memainkan jarinya imut.
"mungkin aku disana butuh asisten untuk membantuku menyiapkan beberapa dokumen untuk pertemuan itu, aku ingin kau membantuku.. tenang aku akan beri tambahan gaji untuk yang satu ini" jelas chanyeol.
Bukan, bukan gaji yang baekhyun inginkan.
Apa ini salah satu cara tuhan untuk mendekatkan aku dengan sajangnim?
"baiklah sajangnim" ucap baekhyun menyetujui. Chanyeol tersenyum kecil.
"terima kasih nona byun, kau bisa kembali bekerja"
.
.
Kris memasuki rumahnya dengan langkah yang begitu semangat. Saat ia masuk ia melihat Jessica tertidur di sofa.
"jess" kris mengguncang tubuh Jessica pelan. Dan yeoja itu pun terbangun.
"hey kau sudah pulang?" Tanya Jessica pelan
"sudah, kenapa tidur di sini?" Tanya kris dingin. Jessica tersenyum manis.
"menunggu mu" ucapnya lalu matanya tertuju pada bagian lipatan siku kris yang tertutup kapas dan plester. "kau kenapa?" Tanya Jessica seraya menyentuh bagian itu.
"oh hanya bekas donor darah" ucap kris.
"mau mandi? Akan aku siapkan air hangat.." ucap Jessica bergegas menyiapkan air hangat untuk kris mandi. Sebenarnya kris sendiri tertegun dengan perubahan diri Jessica yang begitu drastis.
"ada apa sebenarnya dengan dia?"
.
.
Hari ini jongin sedikit heran karena sudah sampai bell masuk berbunyi tak juga ada tanda tanda kehadiran sehun. Juga luhan tak mengatakan apa –apa tentang keberadaan sehun. Notabenenya mereka bertetangga kan?
Luhan hanya diam saja dan nampak murung. Jongin mendesah pelan melihat sikap gadis yang selalu dikejarnya itu. pelajaran pagi itu berlalu begitu saja sampai tiba jam istirahat. Seperti biasa, gadis kecil bermata bulat itu datang ke kelas sehun jongin dan juga luhan. Matanya terlihat berpencar mencari sosok sehun yang tak ada. Jongin memutuskan untuk menghampiri yeoja kecil itu.
"dia tidak ada, tidak masuk"ucap jongin. Kyungsoo berjengit saat tau jongin ada di hadapannya.
"oh begitu.." kyungsoo menunduk lesu melihat kotak makan yang sudah dibawanya. Dia berniat pergi tapi tangannya ditahan oleh jongin.
"aku bisa menggantikan sehun untuk memakan bekal itu" ucap jongin, tatapannya meneduh menatap wajah polos kyungsoo dengan mata bulatnya yang melebar. Jongin membawa kyungsoo keluar dan duduk di bawah pohon besar seperti yang selalu dilakukan sehun.
"jadi kapan mau makan? Kenapa menatapku seperti itu? jangan membesarkan matamu, kau terlihat seperti monster lucu" ucap jongin. Kyungsoo tergagap sebelum akhirnya menyerahkan kotak bekal yang biasa dipakai sehun ke jongin.
"selamat makann.." ucap jongin memulai makan siangnya. Kyungsoo sedari tadi berusaha menahan debaran di dadanya.
"ah sehun benar, masakanmu memang enak" ucap jongin dengan senyuman tampan miliknya yang berhasil membuat lutu kyungsoo melemas.
Oppa, sehun oppa, andai kau di sini. Lihat, dia memakan bekalku.
"gomawoseumnida sunbaenim" ucap kyungsoo pelan. Jongin meletakkan sumpitnya dan menatap kyungsoo dengan kening berkerut.
"kenapa kaku sekali? Aku perhatikan kau begitu nyaman dengan sehun, kenapa kaku sekali denganku?"Tanya jongin tak mengerti. Kyungsoo mengerjapkan matanya berkali kali.
"ooh.. itu.."
"apa karena kau menyukai sehun?"
DEG
Kyungsoo menggeleng keras.
"ke –kenapa sunbae berpikir begitu? Aku dan sehun oppa hanya sunbae-hoobae tak lebih" ucap kyungsoo dengan wajah memerah.
"tapi wajahmu memerah, dan kau memanggil sehun dengan sebutan oppa, hubungan kalian seperti apa?"Tanya jongin lagi.
"uh,, itu. dia memintakku menjadi adiknya. Makanya aku memanggilnya oppa, hubungan kami murni hanya adik dan oppa, lagi pula dia menyukai seseorang" ucap kyungsoo pelan. Jongin terdiam.
"jinjjayo? Dia menyukai seseorang?"Tanya jongin dan kyungsoo mengangguk pelan.
"apa kau tahu kami bisa dekat karena kami sama, kami menyukai seseorang dan hanya bisa memendam perasaan kami, kami menertawakan kemalangan kami bersama dan semua nya terasa lebih baik" ucap kyungsoo lagi. Jongin terdiam, menyadari kalau sebenarnya kyungsoo bukan gadis semengerikan dan pengganggu seperti yang selama ini dia pikirkan.
"ohya, bagaimana kepalamu?" Tanya jongin mengalihkan pembicaraan. Kyungsoo mengerutkan dahinya.
"kepala? Kepala apa? Kenapa kepalaku?" Tanya kyungsoo bingung.
"bukankah kemarin kepalamu kena bola sepak? Apa sakit?" Tanya jongin memperhatikan dahi kyungsoo yang tertutup poni ratanya.
"oh itu.. hanya merah dan memar sedikit tapi sudah tak apa" ucap kyungsoo.
"lain kali hati hati" ucap jongin, dia kembali mengambil sumpitnya dan memakan bekalnya.
"nde… eum tapi bagaimana kau bisa tahu? Seingatku kau sedang pelajaran di kelas, bagaimana kau tahu"
UHUK
Jongin terbatuk mendengar pertanyaan polos dari kyungsoo. Bisa ketahuan kalau kemarin dia memperhatikan kyungsoo.
"eh? Wae? Minum" ucap kyungsoo menyodorkan botol minumnya.
"gwaenchana hanya tersedak, eumm itu aku sedang ke toilet dan tak sengaja melihat" ucap jongin berkilah dan kyungsoo mengangguk saja. dan mereka kembali makan bersama dalam keadaan hening. Kyungsoo terlalu canggung begitupun dengan jongin.
.
.
Joonmyeon sedang menyuapi sehun di rumah sakit.
"mommy tak kerja?" Tanya sehun. Joonmyeon tersenyum menggeleng.
"kalau mommy bekerja, itu tandanya mommy mengabaikanmu, kan kau sendiri yang bilang kalau tak suka diabaikan" ucap joonmyeon. sehun tersenyum manis.
"ohya mommy, aku boleh bertanya?" Tanya sehun. Joonmyeon mengerutkan keningnya dan menatap sehun lekat.
"tumben sekali mau bertanya pakai izin segala? Memangnya mau Tanya apa?" ucap joonmyeon. sehun terlihat ragu.
"eum, sebenarnya mommy mengenal kris ahjussi dimana?" Tanya sehun. Joonmyeon sedikit kaget mendengar pertanyaan sehun. Tumben sekali sehun menanyakan kris. Apa sehun tahu? Tapi rasanya tidak mungkin.
"oh, dia rekan kerja mommy, kenapa?" Tanya joonmyeon. sehun tersenyum.
"aku menyukainya mommy, dia sosok yang hangat aku merasa dekat dengannya. Apa daddyku orang yang seperti dia?"
DEG
Daddy mu memang dia sayang.
"yaa... daddy sehun bahkan lebih baik dari dia, karena kau tahu apa? Daddy memberikan mommy seorang putra yang seperti lentera dalam hidup mommy, dan mommy merasa sangat beruntung karena hal itu, sehun yang paling berharga untuk mommy" ucap joonmyeon lalu memeluk sehun. Sehun tersenyum di sela acara pelukan mereka.
"mommy aku rindu daddy, kapan aku bisa bertemu dengannya.. aku tak puas hanya dengan cerita mommy, aku ingin bertemu dengannya" lirih sehun pelan. Joonmyeon tersenyum getir.
"sehun dengar.. suatu hari nanti, mommy akan mempertemukan daddy dengan sehun tapi tidak sekarang, sehun mengerti kan?" ucap joonmyeon dengan pengharapan. Sehun masih dengan tatapan sendunya menatap sang mommy yang terlihat frustasi jika menyangkut daddy nya.
"apa daddy menyakiti mommy? Apa ternyata daddy adalah orang jahat? Itu sebabnya mommy tak mempertemukan daddy denganku?" pertanyaan yang selama ini sehun pendam akhirnya lolos juga dan joonmyeon semakin sedih mendengarnya.
Dia tidak jahat sehun, dia hanya melakukan kesalahan. Semuanya adalah pilihan mommy untuk tidak mempertemukanmu dengan dia. Dia sangat menyayangimu walaupun dia tidak tahu kalau kau adalah bagian darinya, dia begitu tulus menyayangimu, mommy hanya tak siap menghadapi semuanya lagi.
"maafkan mommy sehun, maaf. Mommy terlalu egois. Maaf"
Ternyata benar daddy menyakiti mommy.
Di luar ruangan itu jongdae mendengar semuanya. Dia pun merogoh kantung celananya dan mendial sebuah nomor lewat ponselnya.
"halo hyung? Aku setuju melakukannya, kau bisa datang ke rumah sakit untuk mengambil sampel"
.
.
Tanpa sepengetahuan kris, Jessica pergi ke sebuah restoran dan meminta tao untuk menemuinya di restoran itu saat makan siang. Tepat saat makan siang tao segera pergi ke restoran yang dimaksud oleh Jessica.
"hay noona" ucap tao dengan senyuman sumringah dan Jessica membalasnya.
"hay tao, duduklah, mau pesan apa?" Tanya Jessica.
"samakan saja denganmu, ohya noona hari ini kris-ge ada di kantor kenapa tak mengajaknya makasn siang bersama?" Tanya tao. Jessica menggeleng.
"dia tidak tahu kan kalu kau kesini?"
"tidakk, memangnya ada apa noona?" Tanya tao.
"ada yang ingin kutanyakan.. eh sebentar" ucap Jessica. Yeoja itu merogoh tas channel yang dibawanya dan mengeluarkan selembar foto. Lalu ia menyodorkannya ke tao.
"aku menemukan fotonya di meja kerja kris di rumah, ada beberapa lembar dan cukup banyak. Apa kau mengenal dia? Apa hubungannya dengan kris ya?" tanya Jessica. Tao menggaruk tengkuknya bingung harus menjawab apa. Dia jelas tau obsesi kris mengenai bocah yang ada dalam foto itu. kim sehun. Tapi apa pantas jika tao membeberkannya kepada Jessica?
"molla noona, memangnya kenapa?" Tanya tao yang pada akhirnya berbohong. Jessica terlihat tengah memilih milih perkataannya.
"entahlah kris terlihat menyembunyikan sesuatu dan aku yakin hal itu berkaitan dengan anak ini, dia benar benar mirip kris aku hampir salah sangka kalau ini kris waktu kecil. Apa mereka punya hubungan darah?" ucap Jessica. Tao mendeham pelan.
"yoona dan krystal juga mirip tapi bukan siapa siapa, noona"ucap tao. Jessica tertawa.
"aku juga bingung dengan 2 idol itu, hahaha"
.
.
Pukul 4 saat jam kantor selesai, chanyeol segera memacu mobilnya menuju rumah sakit. Untuk menjenguk sehun, dia menerima kabar kalau sehun sudah sadar tadi pagi. Dan tentu saja untuk menemui joonmyeon, chanyeol merindukan yeoja itu walau baru beberapa jam terpisah. Dia membuka kamar bernomor 94 itu perlahan dan menampilkan 2 sosok yang ingin ditemuinya.
"chanyeol ahjussi!" ucap sehun dengan suara yang bergitu sumringah.
"hay, babyboy, bagaimana keadaanmu?" ucap chanyeol menghampiri namun sebelumnya meletakan cake yang dibawanya di meja.
"sudah baikan ahjussi, walau ya sedikit pusing" jawab sehun.
"apa itu chan?" Tanya joonmyeon.
"cheesecake, aku sengaja membawakannya"ucap chanyeol yang sekarang tengah duduk di ranjang sehun mengelus puncak kepala bocah itu.
"untukku kan ahjussi?" Tanya sehun manja.
"tentu saja"
"sehun belum sembuh, tidak boleh makan ini dulu harus makan makan rumah sakit dulu" ucap joonmyeon membuyarkan kebahagiaan sehun. Bocah laki laki itu mempoutkan bibirnya seperti yang sering dilakukan joonmyeon saat sedang kesal.
"kenapa begitu mommy?!" protes sehun.
"noona, biarkan sehun memakannya, dulu ibuku pernah bilang kalau ingin cepat sembuh makanlah makanan yang enak dan kita sukai pasti akan jauh lebih cepat sembuhnya" ucap chanyeol mengedipkan sebelah matanya ke arah sehun dan bocah itu tersenyum.
"itu benar mommy!"timpal sehun menyetujui ucapan chanyeol.
"kalian ini kompak sekali melawanku!" protes joonmyeon dan mempoutkan bibirnya kesal membuat sehun dan chanyeol tertawa bersama. Tak lama seorang suster datang dengan senyuman yang cerah.
"annyeong, bagaimana kabarnya sehun –ah?" Tanya suster itu.
"lebih baik suster, tapi kepalaku sedikit pusing" keluh sehun tentang kepalanya yang pusing. Suster itu tersenyum.
"pusing nya akan hilang perlahan –lahan, ohya aku ingin menyampaikan kabar gembira, lusa sehun sudah bisa pulang" ucap suster itu lembut.
"oh begitu baiklah terima kasih suster"ucap joonmyeon senang.
"kalau begitu tuan dan nyonya juga sehun aku pamit dulu, annyeong"
Suster itu pun pergi.
"ohya noona, lusa juga aku akan pergi ke jepang jadi mungkin aku tak bisa ikut menjemput sehun, taka pa kan?"ucap chanyeol.
"tidak apa apa, aku bisa menjemput sendiri, berapa lama?" ucap joonmyeon.
"sekitar 3 hari, dan aku mungkin akan pergi bersama baekhyun.. aku rasa aku membutuhkan seorang asisten"ucap chanyeol seraya berpikir. Sementara joonmyeon sendiri menahan debaran di dadanya akibat nama baekhyun terucap.
"ahjussi, bawakan oleh oleh ya sebagai kado kesembuhanku" ucap sehun manja.
"oh tentu, kau mau hadiah apa?"ucap chanyeol seraya menanggapi permintaan sehun. Sehun nampak berpikir dengan mengetuk-ngetukkan jarinya di dagunya.
"jangan manja sehun, mana ada hadiah seperti itu"potong joonmyeon.
"mommy tidak seru sekali"
"jangan didengarkan sebutkan saja apa yang inginkan"
"kalian membantahku lagi.."
Sehun dan chanyeol kembali tertawa lagi.
.
.
Luhan tengah menyirami kebunnya saat dia juga memperhatikan kediaman sehun yang nampak sepi.
"kenapa terus melongok ke rumahnya sehun lu?" ucap sang mama mengagetkan luhan.
"oh tidak mama, luhan hanya bingung. Tadi sehun tidak masuk" ucap luhan pelan.
"oh lulu belum tahu? Tadi jongdae-ya beritahu mama kalau sehun masuk rumah sakit, kemarin sehun kecelakaan"
BRUK
Luhan menjatuhkan selang yang dipegangnya begitu saja. mama luhan bingung melihat sikap luhan. Luhan pun menghampiri mamanya yang sedang minum teh di teras.
"bagaimana keadaan sehun mama?" Tanya luhan panic.
"kata jongdae-ya sehun baik baik saja hanya mengalami luka kepala, berdoa saja sehun cepat sembuh" ucap mama luhan. Luhan menghembuskan nafas pelan. "kenapa lulu begitu panic? Apa lulu suka sehun?"
SKAK MATT
Luhan mengerjapkan matanya imut.
"mama..."
Mama luhan tertawa melihat ekspresi gadis kecilnya yang begitu lucu.
"mama bercanda luhan, tidak perlu sampai bersemu begitu.."
Luhan menunduk malu mendengar candaan mamanya.
Luhan memang menyukai sehun mama, tapi sehun sepertinya tidak suka luhan.
.
.
Jongdae dan minseok memutuskan untuk bertemu hari ini sepulang kerja. Mereka bertemu di rooftop café langganan.
"maaf kau pasti menunggu lama" ucap jongdae. Minseok tersenyum dan menggeleng.
"ohya ada apa meminta bertemu?"
"merindukanmu.."
"jangan menggodaku, hmm jongdae ku dengar sehun masuk ke rumah sakit, bagaimana keadaannya sekarang?" Tanya minseok dengan raut wajah cemas. Jongdae mengangguk pelan.
"dia bisa pulang lusa nanti. Ohya ada hal yang ingin ku bicarakan.. aku meminta pendapatmu" ucap jongdae sedikit ragu. Minseok menggenggam tangan jongdae yang memang berada di atas meja.
"kau terlihat sangat cemas, ada apa?"Tanya minseok.
"aku.. aku membantu seseorang yang seharusnya tak ku bantu.." ucap jongdae pelan.
"maksudnya?"
Jongdae baru saja akan masuk ke kamar rawat sehun saat dia mendengar percakapan joonmyeon dan sehun. Jongdae tak bisa masuk begitu saja dan malah membatu di depan pintu.
"mommy aku rindu daddy, kapan aku bisa bertemu dengannya.. aku tak puas hanya dengan cerita mommy, aku ingin bertemu dengannya" ucap sehun lirih. Jongdae hanya sedang membayangkan bagaimana ekspresi noonanya.
"sehun dengar.. suatu hari nanti, mommy akan mempertemukan dady dengan sehun tapi tidak sekarang, sehun mengerti kan?" ucap joonmyeon dengan suara yang sedikit bergetar. Jongdae mengerti betapa menyakitkannya semua kenyataan pahit ini untuk noonanya.
"apa daddy menyakiti mommy? Apa ternyata daddy adalah orang jahat? Itu sebabnya mommy tak mempertemukan daddy denganku?" sehun bertanya lagi dan jongdae merasa rasa penasaran sehun semakin kuat seiring berjalannya waktu. Jongdae sempat berpikir bagaimana jika suatu hari nanti tak ada lagi jawaban logis yang dapat memuaskan rasa penasaran sehun.
"maafkan mommy sehun, maaf. Mommy terlalu egois. Maaf"akhirnya noonanya meminta maaf atas sangat miris mendengarnya. Jongdae merogoh sakunya dan mengeluarkan telepon genggamnya, mendial nomor yang baru saja di save nya beberapa hari lalu.
"halo hyung? Aku setuju melakukannya, kau bisa dating ke rumah sakit untuk mengambil sampel"
Noona maafkan aku, aku hanya tidak tega melihat sehun begitu merindukan ayahnya. Aku tau betapa sakitnya merindukan orang tua, maaf aku akan melakukan ini demi sehun.
.
Sekitar 30 menit kemudian namja tampan dengan rambut keemasan yang terlihat begitu sempurna dengan wajahnya yang sangat maskulin memasuki lorong rumah sakit dan segera menuju ruangan jongdae.
"oh jongdae, terima kasih kau mau menolongku.." ucap namja itu, Kris. Jongdae tersenyum kecil.
"sama sama hyung. Sebaiknya kita cepat mengambil sample, aku tak ingin noona mengetahui kau berada di sini"
"tunggu jongdae, apa joonmyeon begitu membenciku?"Tanya kris dengan tatapan yang berubah gelap.
"tidak, dia tidak membenci apapun dan siapapun. Dia hanya kecewa"
"jadi kau membantu namja itu untuk melakukan tes DNA terhadap sehun?" Tanya minseok memastikan apa yang ditangkapnya tidak salah. Jongdae mengangguk pelan.
"ya, dan hasilnya akan keluar sekitar 1 minggu lagi"
"apa joonmyeon eonnie tau akan hal ini?" Tanya minseok. Jongdae menggeleng lemah. "kenapa kau melakukan ini?" ucap minseok. Sedikit –banyak minseok mengetahui sifat calon kaka iparnya yaitu joonmyeon. jika saja joonmyeon tau apa yang sudah jongdae lakukan, akan semarah apa dia jadinya.
"ini semua ku lakukan untuk sehun. Sehun berhak tahu siapa ayahnya, aku hanya membantu kris hyung biar dia dapat cukup bukti yang kuat untuk tampil sebagai ayah sehun, aku tahu baik sehun dan kris hyung merindukan satu sama lain, aku sakit tiap kali pergi ke pesta olahraga wali murid, sehun menatap iri temannya yang lain yang datang bersama ayah mereka. Sehun tak mengatakan apapun. Dia menyimpan lukanya sendiri, dan noona terlalu egois, aku benci keadaan seperti ini minseok!" ucap jongdae panjang lebar. Matanya berkaca mengingat sehun. Jongdae sering menemukan sehun melamun sendirian saat joonmyeon tak ada. Dia terlihat begitu menyakitkan saat sendiri.
"niatmu baik chagi tapi caranya salah.. seharusnya kau memberi tahu joonmyeon eonnie terlebih dahulu.."
"ini sudah terlanjur.."
Keheningan tercipta. Jongdae terlarut dalam pemikirannya sementara minseok hanya diam menatap namja pujaannya itu. rasanya semakin hari akan semakin berat untuk dijalani.
.
.
Hari menuju jepang pun datang. Chanyeol dan baekhyun sudah berada di bandara menunggu keberangkatan pesawat mereka. Chanyeol sibuk dengan ponselnya mencoba menghubungi joonmyeon sedangkan baekhyun hanya diam diabaikan.
"noona angkat.." ucap chanyeol pada ponselnya. Baekhyun sendiri miris mendengarnya. Meskipun tak ada joonmyeon, pikiran chanyeol tetap pada yeoja itu.
I feel like a domino, I fall for you, you fall for another.
Sementara itu di rumah sakit, joonmyeon tengah merapikan barang barang sehun. Dengan bodohnya dia meninggalkan ponselnya di rumah tanpa tahu kalau chanyeol mati –matian berusaha menghubunginya walau hanya untuk mengucapkan kata pamit.
"mommy apa belum selesai? Apa aku bisa ke sekolah?" Tanya sehun. Joonmyeon tersenyum dan menggeleng pelan.
"belum bisa sayang, besok saja ke sekolahnya lagi pula ini sudah jam 9 pagi" ucap joonmyeon. tak berapa lama terdengar pintu terbuka dan menampilkan sosok Kris. Sehun melebarkan matanya melihat siapa yang datang menjenguknya.
"kris ahjussi!" ucapnya riang. Kris tersenyum.
"sudah mau pulang? Padahal aku baru datang.." ucap kris pelan. Joonmyeon menatap kris heran.
"apa kau tak ada kerjaan?" Tanya joonmyeon tak acuh dan tetap focus pada barang barang sehun yang coba dia pack.
"agenda ku hanya tinggal meninjau lokasi proyek, namun partner ku belum bisa bekerja juga.. jadi aku free" ucap kris. Joonmyeon hanya menggaku. Dia tahu sekali itu hanya alasan kris.
"apa butuh bantuan?" tanay kris pada joonmyeon.
"tidak." Jawab joonmyeon singkat.
Sehun yang menatap 2 orang itu bingung. Mereka seperti sedang bertengkar.
"apa kalian bermusuhan?" Tanya sehun. Joonmyeon & juga kris segera menatap sehun.
"tidak sehun, kenapa berpikir begitu?" Tanya kris.
"tapi kalian terlihat seperti itu.. sebaiknya sebagai teman jangan bertengkar"ucap sehun. Kris tersenyum mendengarnya. Sehun anak yang polos dan menggemaskan. Kris semakin ingin memiliki bocah itu sebagai anaknya.
"dah selesai, kajja sehun" ucap joonmyeon begitu ia selesai menge-pack barang sehun.
"ku antar ya?" tanyaa kris. Joonmyeon menghela nafasnya pelan.
"kami bisa naik taxi"
"mommy, jangan pernah menolak kebaikan hati seseorang.. tidak baik" ucap sehun. Joonmyeon terheran dengan sehun. Dia terlalu memihak pada kris.
"lets go!"
.
.
Sampai di rumah sehun dan kris memainkan video games sehun bersama. Sehun melakukan banyak permintaan tentang kris yang mau tak mau membuat joonmyeon luluh.
Hitung –hitung membiarkan sehun menghabiskan waktu dengan ayahnya. Pikir joonmyeon. ia pun segera naik kekamarnya dan menemukan ponselnya yang penuh dengan notification.
10 missed calls. 5 messages. 1 voice message.
Dan ke semuanya dari chanyeol.
From: chanyeollie
Noona,selamat pagi.
From: chanyeollie
Noona, jangan lupa sarapan dan menjemput sehun!
From: chanyeollie
Apa kau sudah bangun? 15 menit lagi aku take off.
From: chanyeollie
Noona, balas pesanku, kau membuatkku cemas.. apa terjadi sesuatu?
From: chanyeollie
Noona, aku tidak tahu apa yang terjadi denganku. Aku sangat cemas saat ini, aku mencintaimu.
Joonmyeon sendiri tersenyum melihat pesan itu. chanyeol yang begitu perhatian.. beruntung sekali dapat memilikinya.
"noona, kau mendengarkan pesan ini? Aku akan take off sebentar lagi, sampaikan salamku pada sehun, semoga cepat sembuh. Aku mencintaimu, jangan melihat pria lain selama aku tak ada okay"
Setelah mendengar pesan suara yang chanyeol tinggalkan, joonmyeon pun melangkah ke bawah untuk melihat sehun dan membuatkan minuman namun dia begitu terkejut saat melihat kris di dapurnya.
"oh, kau disini?!"ucap joonmyeon heran.
"hanya mengambil minum, haus sekali. Ohya apa rumah ini desain mu sendiri? Rumah ini begitu terasa dirimu" kris tersenyum cerah.
"apa maksudmu?"Tanya joonmyeon bingung.
"maksudku.."
"kris ahjussi? Ayo main lagi.." panggil sehun menyela ucapan kris.
"kita lanjutkan nanti, Myeona" ucap kris.
Kris dan sehun terlarut dalam permainan mereka dan hal itu membuat joonmyeon tersenyum lembut.
Andai dulu kau tidak pergi, pasti sekarang aku sangat bahagia bisa melihat anakku bermain dengan ayahnya. Kris..
CEKREK
Sehun menoleh ke arah joonmyeon.
"apa mommy memoto kami?"ucap sehun. Joonmyeon berejengit kaget.
"aniiyo"
"tapi tadi aku mendengar suara shutter kamera.."
"mommy sedang membalas pesan kok, lihat nih" ucap joonmyeon memperlihatkan ponselnya. Sehun mengangguk paham.
"mommy, sampaikan salamku pada chanyeol ahjussi, jangan lupa video games ku.. arra?" ucap sehun kembali focus kepada gamenya.
TRRRTTTT
"aaa.. channie menelpon"
PIK
"yeoboseyo~ channie –ah kau sudah mendarat? Sehun bilang jangan lupakan video games"
"ahjussi~~ aku sudah pulang dari rumah sakit, berikan hadiah video games ku yaa"
Joonmyeon dan sehun sama sama tertawa, hanya kris yang terdiam seorang diri. Pukul 1 kris pulang dari rumah joonmyeon, dan yeoja itu mengantarkan kris menuju mobilnya.
"gomapta Kris sudah mengantar aku dan sehun juga mengajaknya bermain" ucap joonmyeon pelan. Kris tersenyum lembut.
"myeona, aku mau bertanya sesuatu?"
DEG
"m-mwoya?" Tanya joonmyeon ragu.
"apa kau memiliki hubungan khusus dengan presdir park?"Tanya Kris pelan. Joonmyeon beranggapan kris akan menanyakan soal sehun namun dia menanyakan tentang chanyeol.
"kenapa bertanya begitu?" Tanya joonmyeon balik. Kris menghela nafas pelan.
"aku cemburu saat tadi kau dan sehun nampak begitu akrab dengan chanyeol di telepon" ucap kris pelan.
DEG
"bagaimana bisa? Kita bukan siapa siapa dan kau merasa cemburu?" Tanya joonmyeon pelan. Tangannya dilipat di depan dada dan melayangkan tatapan mengintimidasi ke arah kris. Kris sendiri melihatnya tersenyum remeh. Joonmyeon kembali bersikap menyebalkan.
"how could you let go the memories that we made for almost 2 years?" ucap Kris pelan.
"I don't let anything go, they just leave me.. how could you hold onto something that has gone away?"
Joonmyeon memang keras kepala, tapi dulu tak sekeran ini. Apa semuanya memang sudah berubah? Tak ada lagi kesempatan?
GREP
Kris menarik tubuh joonmyeon dan memeluknya erat.
"apa perasaanmu untukku benar benar sudah hilang? Aku.. masih dan akan selalu mencintaimu joonmyeon"
.
.
Esoknya sehun sangat bersemangat untuk pergi ke sekolah joonmyeon menyiapkan semuanya termasuk mengganti perban sehun hanya menggunakan kasa kecil saja.
TING TONG
"oh masuk saja!" ucap sehun.
Dan pintu itu terbuka menampilkan sosok luhan yang sudah rapi dengan seragamnya, tersenyum begitu manis.
"oh, luhan? Ada apa?"Tanya sehun heran.
"eum.. begini.."
"oh luhan sudah datang? Ah gomawo sayang sudah mau membantu ahjumma"potong joonmyeon yang baru sama datang dari arah dapur. "sudah sarapan sayang?" Tanya nya pada luhan. Gadis manis itu mengangguk saja.
"sudah ahjumma" ucap luhan.
"ohya, sehun obatnya mommy tarus di kantong depan, mau bawa bekal sayang?"
"ani, nanti kyungsoo pasti membawakan bekal untukku" ucap sehun masih terpaku menatap luhan. Sementara luhan sendiri merasa sangat risih.
"jja ini tasnya, luhan aku titip sehun ne, ingatkan dia untuk minum obat" ucap joonmyeon pada luhan.
"iya ahjumma"
"mommy? Kenapa tak bilang? Aku merasa seperti bayi"
"mommy terlalu khawatir sayang, kau belum sembuh benar.. jja pergilah nanti kalian terlambat" ucap joonmyeon. dan akhirnya keduanya pun pergi. Sehun berjalan agak cepat dan menyebabkan luhan sedikit tertinggal.
CKIT
Bus berhenti tepat di depan halte dan sehun berlari tak mau tertinggal begitu pun luhan. Keduanya berlari tak ingin menunggu bis selanjutnya.
"pegang tanganku luhan!" ucap sehun. Luhan menurut.
HAP
Luhan berhasil masuk ke dalam bisa sekian detik sebelum mereka tertinggal bus. Sehun tersenyum.
"kali ini kau berpegangan dengan benar, Lu" ucap sehun, luhan tersenyum begitu manis.
"ohya sehun, semoga cepat sembuh.. benar benar sembuh. Kemarin kyungsoo mencarimu"ucap sehun.
"oh benarkah? Dia pasti membawakan bekal untukku hft.."
"jongin yang memakannya.." ucap luhan menimpali.
"mwoya? Andwae!" ucap sehun kaget sekaligus sebal. Dulu jongin berkata tak mau memakan eh sekarang dia memakannya. Hft.
"waeyo?"
"aniiyo.."
Luhan tertawa pelan. 1 hal yang dipelajari luhan saat ini. Sehun mungkin terlihat dingin di sekolah, tapi dia cukup lucu dan hangat. Sehun adalah es yang hangat.
TBC
Haeeefffttt 22 halaman 4,264 kata~~ gills haha ini chapter 9 untuk semuanyaa~~
Gengs aku udah mikirin endingnya gimana XD tapi aku rasanya kalo aku pake ending itu aku bakalan kalian bakar/? Wakkaka XDDD ini pasti masih banyak typo alay yang gaelit mohon maaf lahir batin yak reader-deul chingu-deul~~ mumuaahh /? Oke bales ripiuu!
honeykkamjong whoa makasih yaa udah dibilang seru! Semoga tetep bakalan seru deh biar tetep dapet feel buat bacanya hehe makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Guest chapter ini update lagi seneng lagi dong? Wkwk Jessica kayaknya gabakal jadi penghalang banget deh, capek aku konflik terus/? wkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Genieaaa nyariin young juga kah? 'wow' disini maksudnya apa ni? Absurd yak? Wekekekk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
GaemCloud yang donorin darahnya ke sehun itu Kris, kan udah dikode ama babang Chen kesayangan wkwk soal akhirnya gimana ku rahasiain ya biar surprise weheehhehehe makasih yaa udah baca+ripiuu^^
ex-sider ciye aku masuk fav nih aakkk/? Hmm ending masih aku pikirin dan gabisa janji XD makasih yaa udah baca+ripiuu^^
j12 suho gundah-gulama bagai buah simalakama/? Wkwk aku juga bingung entar end nya gimana XD makasih yaa udah baca+ripiuu^^
EXOTICARMYsasha kalo kepanjangan nanti bosen -_- wkwk nanti yah kapan kapan aku buat focus mungkin special edition/? Wakakak XD doakan saja XD makasih yaa udah baca+ripiuu^^
sita12keynes ini lebih panjang niihhh wkwk soal kisah mereka hannya tuhan yang tahu sapa suruh oknum B nyeleweng ama oknum T *dihajar fans oknum T&B* wkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
BLUEFIRE0805 gapapa joonmyeon cumin bales dendam dikiiiiit doangan wkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
luhan8045 sama aku juga! Aku suka banget ='3 hehe makasih yaa udah baca+ripiuu^^
pinkcaramel haha sabar yak itu ripiuunya mengkhianati kamu tuuuh wkwk iya sulay tuh biar kata moment awkward tapi sekalinya ketemu moment yang pas pas banget . kayak di happy camp kemaren lay cumin megangin suho bair gak jatoh dari maenan menara –menara itu . aakk *my fangirl mode is on* haha emang aku bayangin kalo jongdae jadi dokter beneran dia bakal nge-troll gak yah? Wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
indaaaaaahhh iya emang ketebak banget sih soal darah itu, tapi belakang belakangnya deh cobaa liat ntaarr wakakka *ketawa epil* makasih yaa udah baca+ripiuu^^
afnia2495 haha ayolah ikut aku jadi chanho shipper kan oknum wyf sama bbh udah pada leave tuh kita shipperin yg tertinggal saja/? wkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
little Dark Wolf 99 sehun sama kris masih dalam keraguan tingkat dewa XD wwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
DiraLeeXiOh ciyuz ga alay? Wkwk nah maka dari itu karna oknum B selingkuh ku buatlah chanho wkwkk makasi daebaknya . nado saranghae *love sign* makasih yaa udah baca+ripiuu^^
gbrlaxy kepo is ker yu no? wkkwk hmm soal sadar-menyadarkan nih ya aku masih seneng mainin drama menyakitkan macam begini wakakak XD kan hidup gaselalu bahagia toh? wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
exindira yez ku berhasil memuaskan/? Wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
blingblingdino aduh jangan tabok lulu mama/? Wkwk tao suka Jessica? Masasih? Wakakak XD hmmmakasih ya dinoo kerennya love you thiiiiss much! *love sign* makasih yaa udah baca+ripiuu^^
mwinssi haha aku sudah update hmm aku juga sih lebih suka love story yang anak anaknya ketimbang yg dewasanya XD makasih yaa udah baca+ripiuu^^
LittleMyeon tenang kris pinter kok ;) haha jangan ah jangan gitu ama jessia dia bias aQ tahuuu~~ wkakakak makasih yaa udah baca+ripiuu^^
park suchy nigta gina kali ah jengkelin wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Mr. Jongin albino wekekek cita rasa lo beda dewek albin XD haha maunya juga kayak gitu cumaaannn *lirik ngeri krisho shipper* wakakak makasih yaa udah baca+ripiuu^^
R053Wood jangan banyak" laahh masi bulan puasa wekekkekk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Kim XiuXiu Hunnie asik dimaafin padahal beom lebaran /? Wkwkk aku akan semangat buat update =) makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Kevin Izumi aku berusaha update fast nih! Wkwkk ohya soal krisho lovey –dovey maaf ya aku belum bisa wujudin wkwkkw makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Emmasuho dudu pada miris sekali semua pemeran drama ini, aku jadi kepengen bikin drama ini/? Wkakaakk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
SimbaRella iya dong dari baba Kris heheh makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Choi Seong Yeon ciye suka konfliknya, haha bukannya aku ga ngedit di edit sih tapi suka miss gitu XD makasih yaa udah baca+ripiuu^^
richsuo chapter cinta yang ku tunggu tak kunjung dating apalah arti aku menunggu bila kamu tak pernah cinta /? *baekhyun andriana* wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
evirahmadani9 gabisa janji kapan haha XD tungguin jah yaw makasih yaa udah baca+ripiuu^^
ruixi ininih di chap ini gada chanho wkwkk iya jangan benci dobi kesayangan aQ yaa wkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
aif wkwk gapapa aiff~~ wkwk hm kalo greget emang iya sih kurang chap.7 menang di panjang saja, dan soal dramanya nyaa kayaknya aku harus kirim script nya ke KBS deh biar dibikin drama beneran XD wkwkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
salsabilajum wekekekk iya jongdae akhirnya ngomong juga *jongdae: gomawoyo young cantik | young: mucumu bby bae* #abaikan wkwkk soal dedek sehun speechless lah aku/? Wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Park FaRo it's okay... it's love/? *lirik kyungsoo* wkwk seneng kok walau cumin meninggalkan jejak wkwkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Arcan'sGirl kita harus terluka dulu supaya tau betapa berartinya sebuha kebahagiaan *tsaahh wkwkkw makasih yaa udah baca+ripiuu^^
alexandra. tenang kris pintarr… haha soal ending young gabisa janjii miaan hmm soal crack pair tergantung feel sih, emang lagi suka chanho aja tapi aku menerima crack yg lain koo, soalnya gimana ya, crack pair itu kadang lebih greget ketimbang official pair XD makasih yaa udah baca+ripiuu^^
AmbarAmbarwaty ciyeh plesbek, dulu pas SMP gue sibuk dibully choi -_-v sedih yaa wkwkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
jimae407203 aa jimaee jangan gitul laa yayaya *kedip ganas* wkkw mungkin aku bakaln memikirkan ending seperti itu XD makasih yaa udah baca+ripiuu^^
fallforhaehyuk kris pintar tenang saja wkwkkw aku gaakan bikin Jessica jadi penghalang terbesar sih, justru ego joonmyeon yang bakalan bikin masalah makin rumit wkwkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
SMayanti dia kecelakaan buat make a way buat Kris supaya bisa buktiin keraguannya selama inii wkwkk b makasih yaa udah baca+ripiuu^^
littleXbetweenEO yahh gimana SBM nya? Hehe jangan labil dong ah ku jadi binun niiichh wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
bellasung21 haha emang TBC menyebalkan aku pun waktu jadi reader ngerasa gitu cumin kalo ga tbc kamu akan bosen beb wkwkk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
KyuraCho sabar yaa buat chanbaek –shipper wkwkk aku lagi gada otak buat bikin chanbaek moment ehhe makasih yaa udah baca+ripiuu^^
lisnana1 haha syukurlah jika memang begituuu wkwkk jangan benci siapapuun okeh kita semua sama /? *apalah young ini* wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
KrisHo WonKyu wekekke chan emang unyu banget di ff ini gak nge-troll kayak bisanya XD sudah kewajiban ayah emnolong anaknya wakakakk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
zoldyk I'm updating again! Enjoy it! And thanks for reading and reviewing^^
Kim Hyunsoo namanya juga ayah ya gitulah sama anaknya wakkaakk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Prince Changsa aku bersama kim jongin sajalah *eh/? Wakakak makasih yaa udah baca+ripiuu^^
Frozen Peony haha disini ada nih hunhan nya gimana tanggapannya? Wkwk makasih yaa udah baca+ripiuu^^
selesai deh balesin ripiuunya, seneng banget loh masih ada yang ngikutin cerita absurd ini^^ makasih yaa makasih banyak kalian yang udah setia menanti dan membaca dan meripiuu. Juga maapkeun kalo ampe sekarang pun masih ada typo ga elit, maklum young hanya manusia biasa yang jauh dari kata sempurna/? Wkkwkw untuk next chapter young tunggu rippiu lagi dari kalian !~~ gomawo chingu-ya ~~! *abaikan
haha aku kepikiran 2 macam ending.. hmm wkwk apa harus ku buat dua duanya? XD oke deh young pamit yah jangan kangen ;) *pyoong bareng Chen abang soleh tercinta*
