Seharian dengan Hongbin
:V-I-X-X:
:N-Leo-Ken-Ravi-Hongbin-Hyuk:
:NBin:
::
Lokasi syuting
Hongbin berdiri bersandar menatap pada jalannya syuting drama baru Hakyeon. Senyum tampannya terlukis sempurna saat melihat bagaimana Hakyeon memainkan perannya dengan sempurna.
"OKE! CUT! Cukup untuk hari ini!" ucap sang sutradara, para pemain langsung membungkukan badan dan saling mengucap terima kasih.
"Hyung!" panggil Hongbin, Hakyeon dengan segera menoleh menatapnya.
"Oh, Binnie!" serunya ceria. Hakyeon menghampiri Hongbin yang berdiri tegak menyambutnya.
"Kau lupa jaketmu, hm?" Hakyeon terkekeh pelan. Hongbin mengambil jaket yang diberikan staff noona dan memakaikannya pada Hakyeon.
"Ada apa kau kemari? Kau tak ada jadwal?" Hongbin mengangguk.
"Bukan tidak ada hyung, jadwalku baru saja selesai. Hyung sendiri apa masih sibuk?" Hakyeon menggeleng.
"Aku selesai hari ini! ada apa? oh ne, mana yang lain?" Hongbin tersenyum kecil.
"Mereka ada di dorm. Hyung, apa hyung mau menemaniku?" tanya Hongbin. Hakyeon mengernyit heran.
"Menemani? Kemana?" tanya Hakyeon.
"Jalan-jalan!"
.
.
"Ayo ambil foto berdua! Kajja!" Hakyeon merangkul Hongbin yang lebih tinggi darinya. Hongbin tertawa, dengan segera ia memposisikan kameranya.
"Hana dul set!" JPRET!
"Bagus! Kau memang yang terbaik, Binnie!" Hakyeon menggenggam jemari Hongbin dengan jemari mungilnya.
"Hyung, jarimu mungil!" ujar Hongbin sembari tertawa kecil.
"Ish! Kemarin Jaehwannie juga mengatakan itu!" gerutu Hakyeon. Hongbin tertawa melihat wajah merengut Hakyeon yang lucu, dengan segera ia abadikan wajah itu dalam kameranya.
"Kajja!" Hongbin menarik lengan Hakyeon lembut dan membawanya kembali menembus keramaian.
.
.
Hongbin dan Hakyeon menikmati satu hari mereka dengan penuh suka cita. Banyak foto yang mereka ambil. Dan sekarang keduanya duduk bersampingan di sungai Han.
"Hyung?" Hakyeon menoleh.
"Ne?" Hongbin menghela nafas sejenak.
"Siapa yang mengambil ciuman pertamamu? Bukan Jaehwan hyung kan?" tanya Hongbin. Hakyeon mengerjap sesaat lalu tertawa renyah kemudian.
"Bukan bukan Jaehwan. Kalau boleh jujur sih, ciuman pertamaku diambil seorang yeoja yang pernah aku taksir, kami sempat berpacaran dulu saat SMA, tapi kami putus dengan alasan konyol, dia merasa kalah cantik denganku!" Hongbin mengerjap mendengarnya.
"Tapi, yang dikatakan mantanmu itu benar hyung, kau memang cantik!" ujar Hongbin memuji. Hakyeon merona sesaat.
"Lalu ciuman keduamu?" tanya Hongbin penasaran.
"Sanghyuk!" jawab Hakyeon, Hongbin menatap kaget.
"Maknae? Kapan itu?!" pekik Hongbin reflek. Hakyeon terlonjak sesaat dan merengut kemudian.
"Saat itu tak sengaja sebenarnya. Aku terpeleset, dan Sanghyuk yang saat itu melihatku dan kemudian menangkapku, namun yahh~ kau tahu, bibir kami bertemu, dia sempat melumatnya seperti Jaehwan kemarin!" ujar Hakyeon dengan wajah memerah.
"Y-yang ketiga?" tanya Hongbin lagi.
"Taekwoon! Dia mengambilnya saat aku tidur, namun saat itu aku sadar jadinya yah~ tapi hanya lumatan kecil!" jawab Hakyeon dengan wajah semakin merona.
"Yang keempat Jaehwan hyung?" tanya Hongbin. Hakyeon menggeleng. Wajahnya menatap Hongbin dengan rona merah semakin menjadi.
"Kau! Kau yang keempat! Saat itu kau dan yang lain mabuk. Kecuali Sanghyuk yang memang tidak minum sama sepertiku, dia membantuku membawa yang lain, saat itu aku membawamu ke kamar, kau mengigau lalu menciumku!" jelas Hakyeon. Hongbin lamat-lamat mengingatnya meskipun samar.
"A-ah~ hehehe" tawa Hongbin hambar.
"Lalu yang kelima Jaehwan hyung?" Hakyeon menggeleng.
"Jaehwan yang terakhir, dan Wonshik yang kelima! Saat itu dia menciumku dan melumatnya cepat lalu pergi begitu saja. Yang terakhir Jaehwan kemarin!" Hongbin menatap tak percaya. Intinya satu, SEMUA MEMBER VIXX PERNAH BERCIUMAN DENGAN HAKYEON.
"Hyung, yang waktu itu kan aku mabuk, bagaimana kalau aku ulang?" goda Hongbin. Hakyeon memerah dan pergi dari sana dengan langkah lebar. Membuat Hongbin tertawa melihatnya.
"Hyungie~ jalan ke dorm ke kanan, bukan kiri!" teriak Hongbin. Hakyeon yang sadar dengan segera memutar langkah dan berlari ke arah Hongbin lalu menubruknya.
"Bilang sejak tadi, bodoh! Aku malu!" Hongbin tertawa dan mengusap lembut rambut hyungnya.
"Kau lucu sih hyung, kajja!" Hakyeon menunduk malu dan mengikuti Hongbin. Jemari mereka terkait erat seperti sebelumnya.
"Chu~" Hongbin tiba-tiba berhenti dan mencium lembut bibir pink Hakyeon. Membuat empunya terpaku sesaat.
"Kajja!"
Kedip kedip kedip
"YAK LEE HONGBIN!"
.
.
TBC/END
chap NBin datangggg~
oke read review fav dan follow ne?
