Setelah 3 minggu dirawat di rumah sakit, akhirnya Baekhyun diperbolehkan pulang karena keadaannya sudah benar-benar stabil. Aron, Minhyun, Ren, dan Kris yg menjemput kepulangnnya hari ini.

"aahh senang sekali bisa kembali ke rumah ini... " kata Baekhyun saat pertama kali memasuki halaman rumahnya.

"iya baby-yaa kau pasti saat merindukan rumah " kata Aron sambil mendorong kursi roda Baekhyun.

"hehehe tentu baby-yaa " jawab Baekhyun sambil tersenyum.

Dan tiba-tiba seorang wanita membuka pintu rumah mereka dari dalam, dan segera berlari menghampiri Baekhyun. Itu adalah Sandara, ibu dari Minhyun dan Baekhyun.

"baekkie sayang, akhirnya kau pulang juga nak..." katanya sambil memeluk Baekhyun.

"iya mamah, abang sudah baikan kok... berkat do'a mamah juga" katanya.

"yasudah, ayo masuk... mamah sudah bikinin cake kesukaan abang... oh ya dek, tolong bawain tas abang dong..." kata Sandara ke Minhyun.

"iy a mamah, ini kan udah adek bawain :3 "

.

.

.

"mmm, nak Aron..." panggil Sandara saat Aron sedang duduk di ruang tamu bersama Baekhyun.

"eh saya? Kenapa tante? "

"tante perhatikan selama Baekhyun sakit, kamu setia sekali menemani dia. Apakah nak Aron benar-benar serius sama Baekhyun?" tanyanya.

Baekhyun dan Aron sama-sama sweatdrop :3

"eeh emmm, saya kan gak main-main kalo pacaran... saya serius lah sama anak tante ! " katanya sambil menggenggam tangan Baekhyun.

"ya bagus, malah memang seharusnya begitu... so, bagaimana rencana selanjutnya?" tanya Sandara lagi.

"ih si mamah apaan sih? " celetuk Baekhyun yg ketahuan blushing banget tuh mukanya.

"eeh, saya ya pengennya lanjut sama Baekkie... saya pengen ajak Baekkie ketemu mamah saya juga, tapi nunggu Baekkie sembuh dulu lah tan, sekarang kesehatannya yg paling penting buat saya..." kata Aron.

"anak ini benar-benar serius sepertinya..."kata Sandara dalam hati.

"eh Aron, pinjem kunci mobil lo dong, ipad gue ketinggalan di mobil lo deh..." kata Kris tiba-tiba nongol di tengah obrolan serius mereka.

"eh, ini siapa baekkie? " tanya Sandara saat melihat Kris.

"ah, itu teh calon menantu mamah juga atuh... pacarnya adek, mah ! " kata Baekhyun.

"hah? Pacarnya adek? " Sandara speechless

"iya, mah.. dia temennya abang sama Aron di kampus..."

"iya tan, biarpun kelihatannya begitu.. tapi dia baik kok, dan sayang banget sama Minhyun." Tambah Aron.

"eh tapi kok adek gak ngenalin ke mamah ya? "

"ah mungkin masih malu kali mah... baru jadian soalnya..." kata Baekkie.

"oh gitu yaa... yaudah, kalian ngobrol aja dulu.. mamah mau ke kamar sebentar ! " kata Sandara lalu pergi ke kamar.

.

.

.

#SKIP TIME

Sudah 2 minggu berlalu, keadaan Baekhyun memang sudah lebih baik lagi. Dan Aron masih setia menemaninya, mengajaknya jalan-jalan, bahkan mengantarnya check up. Dia setia mendorong kursi roda Baekhyun kemanapun, bahkan rela membolos kuliah demi bisa menemani Baekhyun.

Sore ini Aron akan mengajak Baekhyun berjalan-jalan di taman pinggir danau, dia menjemput Baekhyun di rumahnya...

"tan, kami pergi dulu yaa... " kata Aron berpamitan pada Sandara.

"iya mamah, kita pergi yaa..." kata Baekhyun juga.

"iya nak, hati-hati yaaa..." kata Sandara sambil melambaikan tangan.

.

.

.

Di taman, Aron mendorong kursi roda Baekhyun dengan pelan agar kekasihnya itu bisa menikmati suasana taman sore itu.

"pemandangannya indah sekali ya, baby-yaa... " kata Baekhyun

"iya, baby-yaa.. mangkannya aku mengajakmu kesini agar kau bisa merasa lebih baik.."

"ne, terima kasih... mumumu love you ... " kata Baekhyun dengan sedikit aegyo.

"ah baby-yaa... kau..."

"aku? Kenapa denganku? "

"ah tidak apa-apa, hanya saja saat melakukan aegyo itu... kau manis sekali..."

"ahh baby-yaa ini bisa saja... baby-yaa, bolehkah aku berdiri? "

"kau yakin baik, baby-yaa? Aku takut kau jatuh dan nanti sembuhnya semakin lama..."

"tenang saja, setelah beberapa kali therapy aku rasa kakiku sudah lebih baik baby-yaa..."

"baiklah, baby-yaa... aku akan membantu untuk memapahmu baby-yaa..."

Akhirnya Baekhyun pun berdiri dan berlatih berjalan bersama Aron, walau sesekali dia jatuh tapi dia berusaha berdiri lagi. Dia bersemangat karena Aron, pria itu adalah segalanya untuk Baekhyun.

"baby-yaa... aku lelah..." kata Baekhyun lalu segera berjalan menuju ke kursi rodanya.

Aron lalu menghampirinya, lalu berlutut dihadapan seseorang yg dia cintai itu... dan dia mulai berkata sesuatu..

"mmmm, baby-yaa..." Aron memulai berkata

"iya, kenapa baby-yaa..."

"sudah berapa lama kita jadian? Kurasa hampir 2 tahun ya, walaupun kita berpacaran secara sembunyi-sembunyi di awal hubungan kita... tidak terasa itu sudah lama terjadi yaa..."

"iya, baby-yaa... itu sudah lama sekali..."

"kita menutupi hubungan kita dari orang-orang terdekat kita, Cuma karena kita takut hubungan ini ditentang.. tapi pada akhirnya sekarang semuanya bisa menerima hubungan kita ini... " kata Aron sambil menggenggam tangan Baekhyun.

"so, ada apa baby-yaa? Kenapa kau flashback hubungan kita? "

"mmm, aku rasa aku sudah nyaman sekali denganmu baby-yaa... pacarku yg manis, baik, pandai memasak, dan juga selalu memberiku contekan saat ujian kampus.. WILL YOU MARRY ME? " tanya Aron sambil mengeluarkan sebuah cincin.

"hah? Baby-yaa..." Baekhyun masih cengo.

.

.

.

" TERIMA... TERIMA... TERIMA... ! " kata Minhyun, Ren dan Sehun yg keluar dari balik pepohonan sambil tepuk tangan :3

"HAH? " Baekhyun dan Aron masih cengo sama kehadiran mereka.

" awas gak lo terima, gue sumpahin lo duduk di kursi roda terus ! " kata Minhyun

"awas bang Baekkie gak terima bang Aron, barbel melayang ! " ancam Ren.

"ah bang Aron ini tho thweet nya..." kata Sehun.

"DUH, LO BERTIGA TUH APA-APAAN SIH... LO NGIKUTIN KITA DARITADI YA? WAH KAYAK GUE SAMA BAEKKIE GAK PUNYA PRIVASI ... ! " Aron murka :3

"gak baik dek, ngikutin orang... " kata Baekhyun woles.

"thehun thebenernya gak mau thih, tapi mereka berdua maktha thehun..." kata Sehun cari aman.

"HUN APA-APAAN SIH LO ! " sekarang Ren yg murka sm sehun :3

"udah-udah,, back to topik deh... kita pengen denger jawaban abang..." kata Minhyun.

.

.

.

"mmmmm,, gue bingung mau jawab apa... " kata Baekhyun.

"APAKH? GABISA ! HARUS JAWAB POKOKNYA ! " Minhyun gabisa woles :3

"baby-yaa... kau tinggal jawab iya atau enggak " kata Aron.

"mmm, gue gabisa..." kata Baekhyun.

"PULANG GAK BAWA KAKI LO BANG ! " Minhyun murka.

"yah, kok ditolak thih... "

"yaak, baby-yaa... TEGANYA KAU ! "

Baekhyun senyum-senyumsendiri melihat ekspresi mereka..

"ketawa lo bang ! " Ren sinis

"haha habisnya gue belum selesai ngomong, lo semua udah pada motong sih... gue mau bilang, kalo gue gabisa nolang Aron.. of course i do..." kata Baekhyun.

"jinjja? I LOVE YOU BAEKKIE ! " kata Aron kegirangan.

"YEEAAYYY, BERHASIL BERHASIL BERHASIL, HOREEE ! " teriak trio powerpuffgirl itu :3

.

.

.

Beberapa minggu kemudian, baekhyun dinyatakan sembuh dan sudah tidak memerlukan kursi roda lagi. Dan seperti janji Aron, setelah Baekhyun sembuh dia akan mengajaknya bertemu dengan mamah dan papahnya... malam ini dia akan memenuhi janjinya itu.

"kau sudah siap? " tanya Aron

"iya... aku siap ! " kata Baekhyun sambil tersenyum ke Aron.

"ayo kita masuk..." kata Aron lalu mengetuk pintu rumahnya.

Tok.. tok.. tok..

"hai, Aron sayang... kau sudah datang, dan ini? " sapa Taeyeon saat melihat anaknya datang.

"iya mah, ini Baekhyun... pacar aku ! "

"ooh,, mari kita masuk nak.. adekmu sudah memasak banyak makanan untuk kita..." kata Taeyeon mempersilahkan masuk.

Aron dan Baekhyun pun masuk. di meja makan sudah ada Ren serta leeteuk, papahnya Aron yg menunggu mereka.

"jadi ini pacarmu, bang? " tanya Leeteuk pada Aron.

"iya, pah... ini Baekhyun pacar Aron... "

"hai semua,, saya Baekhyun.. salam kenal ! " kata Baekhyun.

"ah gue dah kenal lo kok bang... " celetuk Ren.

"lho, kenal darimana dek? " tanya Taeyeon.

"haha, dia itu kakaknya Minyun mah... anaknya tante sandara ! " jawab Ren.

"ooh, jadi Baekhyun ini anaknya sandara toh..." kata Taeyeon dan Leeteuk.

"iya tante, om.. saya anaknya Sandara... " kata Baekhyun sambil tersenyum.

"mmm, Aron mau bicara serius sama papah-mamah ..."

"ngomong aja, nak..." kata Leeteuk.

"gini, Aron sudah lama jalan sama Baekhyun dan sudah sangat serius sama dia... Aron sama Minhyun pengen minta restu mamah-papah..." kata Aron.

Baekhyun yg duduk di sampingnya diem aja, sweatdrop banget dia sambil bertingkah sok cool dan kalem padahal dia GROGI BANGET sih :3

"hah? Restu? Restu kan temen kantornya bang robi yg selalu kata gantengnya gak ada ujungnya.. itu tuh pah yg di sinetron tukang bubur naik haji... " celetuk Taeyeon.

"jangan koplak, ma... yg dimaksud Aron bukan restu yg itu :3 "

"iya nih si mamah,, Aron udah serius nih... "

Disaat mereka memperdebatkan tentang restu, si mahluk kece alias Ren tetep asik ngemil batagor tanpa memperdulikan situasi :3

"makan mulu lo dek..." sindir Aron.

"haha MATHALAH BUAT LO ! " kata Ren menirukan logat cadel Sehun :3

"ya jadi gini mah-pah , Aron pengen nikah sama Baekhyun... "

"waahhh, seriusan nak? Mamah seneng banget dengernya... " kata Taeyeon.

"iya si mamah seneng soalnya jatah makan berkurang satu, yeeaayyy... hemat deh " celetuk Ren.

.

.

.

"udahlah mah, sekarang kasih kepastian... mamah-papah ngerestuin Aron gak? " kata Aron dengan nada serius.

"mamah sih setuju-setuju aja... kan mamah juga kenal sama Sandara..."kata Taeyeon.

"kalau papah juga sih terserah kamu aja nak..." kata Leeteuk.

"jadi kita direstuin nih mah-pah?" tanya Aron lagi.

"yaappp..." kata Taeyeon.

"yeeayyy,,, akhirnya baby-yaa kita direstuin... makasih ya mah-pah..." kata Aron sambil meluk Baekhyun erat.

"eh lepasin,,, aku gabisa nafas nih..." kata Baekhyun.

"haha maaf ya baby, aku Cuma terlalu senang aja..."

"hahaha,, cieee... yg mau kawin... " goda Ren.

"DIEM ! BEDEBAH LO DEK ! " kata Aron menyembunyikan tingkah saltingnya.