17 Desember
Sasuke mengajak ku untuk menghadiri pesta Itachi di hotel Ichirin no Hana. Aku ingin terlihat cantik di depan nya. Apa aku harus memakai long dress besok? Atau short dress?
Dari pada aku pusing memikirkan nya lebih baik sekarang tidur. Aku harus terlihat cantik, aku tidak ingin memiliki mata panda besok. Dari pagi aku akan menyiapkan semua nya, gaun, sepatu, riasan wajah, apa aku harus mengikat rambut ku? Atau di gerai saja?
Jika begini terus aku tidak bisa tidur! Ya sudahlah, besok, akan aku pikirkan besok. Lagi pula acara nya akan dilaksanakan pukul 8 malam, kira-kira ada waktu 10 jam untuk ku bersiap.
Disclaimer : Naruto belong to Masashi Kishimoto
Rate : T-M
Warning :SasuSaku, Slight ItaIno, OOC.
Sakura POV
KRIIING KRIING
Aku terbangun tepat pukul 8 pagi, aku segera merapikan tempat tidur ku dan melakukan ritual pagi.
Setelah mandi aku membuka lemari pakaian ku memilah-milah apa yang harus aku pakai ke perayaan nanti. Setelah ku pikir-pikir akan lebih mudah jika aku memilih sepatu dulu.
Aku berjalan ke lemari sepatu dan membuka nya. Aku melihat satu persatu sepatu yang ku punya. Merah, kuning, hijau, biru, soft pink, pink, terlalu banyak warna. Jadi, aku memutuskan memilih aksesoris yang akan aku pakai nanti.
Aku berjalan ke meja rias ku. Melihat-lihat aksesoris apa yang aku miliki. Ada ikat rambut, jepit rambut sedang, kecil, cincin, kalung, gelang. Aku mengambil seluruh jepit rambut yang ku punya, ada yang lucu, klasik, dan elegan. Aku memutuskan untuk tidak memakainya. Aku pergi melihat gelang yang ku punya, dan aku putuskan tidak memakai nya. Lalu aku melihat kalung liontin ku, itu sangat indah. Aku memutuskan memakai kalung ini saja.
Setelah mendapatkan aksesoris, aku berjalan kembali memilih gaun yang aku pakai. Aku melihat liontin ku dan menemukan gaun yang cocok. Itu adalah long dress merah yang elegan, aku memakai nya serta liontin ku dan melihat pantulan ku di cermin, cantik sekali.
DRIIT DRIIT
Aku berhenti menatap pantulan ku dan segera membaca pesan yang masuk.
From : Sasuke-kun
To: Sakura
Sakura, aniki tidak memiliki mc untuk acara nanti. Apa kau ingin menjadi mc nya? Tugas mu hanya menyambut hadirin yang datang, setelah itu aniki dan Ino-san akan mengurus sisa nya? Bagaimana?
'Baiklah tidak ada salah nya menjadi mc' pikir ku.
From : Sakura
To : Sasuke-kun
Baiklah
Setelah menjawab pesan dari Sasuke, aku melepas atribut yang aku pakai dan mulai memilih sepatu kembali. Karena gaun yang ku pakai panjang nya hingga menutupi seluruh kaki aku, tidak masalah sepatu apa yang akan ku pakai. Toh! Tidak akan kelihatan!
Aku mengambil gaun, kalung, dan sepatu merah ku lalu meletakkan nya di atas tempat tidur. Aku melihat jam pukul 14:30! Ya, ampun berapa lama aku memilih pakaian yang akan aku pakai?!
Sasuke POV
Aku melihat aniki mondar-mandir melihat Itachi kebingungan memilih tuxedo apa yang akan pakai.
"Ayolah Itachi, pilih saja salah satu! Mata ku sakit melihat mu mondar-mandir!"
Aku heran apa yang membuat nya bingung, ia hanya memiliki tiga tuxedo dan semuanya sama! Bodoh sekali.
"Kau tidak mengerti! Tuxedo ini memiliki merk yang berbeda membuat ku bingung!"
Hah... Apa dia memang bodoh?
Aku melirik pakaian yang akan aku pakai nanti malam, dari pada tuxedo aku lebih memilih pakaian yang simple saja. Kaos putih dipadukan jas, jeans dan kets putih. Sederhana tapi aku tetap terlihat tampan.
Kira-kira Sakura akan memakai apa ya? Apa ia akan memakai gaun yang pendek? Gaun panjang? Mengikat rambut nya? Menggerai rambut nya? Aku tidak sabar untuk melihat nya.
Normal POV
Terlihat seorang gadis cantik bergaun merah tengah bersiap-siap di belakang panggung. Gadis itu sesekali melirik jam dinding, beberapa menit lagi ia akan unjuk diri dihadapan semua orang.
'Baiklah aku hanya perlu mengucapkan selamat datang pada mereka,
Gadis itu pun akhirnya naik ke atas panggung.
"Selamat malam semua nya!"
Suara nya membuat para hadirin berhenti sejenak dan menoleh kepada nya.
"Nama saya adalah Sakura Haruna, saya mc yang akan menemani anda pada malam ini. Selamat datang di pesta Anniversery Itachi dan Ino-san!"
Setelah mengatakan apa yang diminta kepada nya, gadis itu turun dari panggung menuju pria yang tengah menunggu nya.
"Hai Sasuke!"
Sapa nya.
Sasuke POV
Aku memperhatikan Sakura yang berada di atas panggung. Dia begitu cantik malam ini, penampilan nya sungguh memukau. Aku tidak bisa berhenti memandangnya, kulit putih nya dipadukan dengan gaun merah panjang sangat cocok sekali. Rambut panjang nya di buat agak bergelombang membuat penampilan nya makin sempurna.
Aku melihat nya berjalan anggun menuju meja ku. Hati ku berdegup kencang melihat nya, melihatnya seperti itu membuat ku tidak tahan ingin mengatakan perasaan ku yang sebenar nya pada nya.
"Hai Sasuke!
Dia mendudukkan diri nya tepat di depan ku.
"Hai juga Sakura!
"Kau terlihat berbeda" dia tersenyum di akhir kalimat nya.
"Kau juga, kau tampak cantik malam ini!"
Aku melihat pipi nya bersemu mendengar perkataan nya. Dengan wajah yang hampir merah ia membalas pujian ku.
"Kau juga terlihat tampan malam ini Sasuke!"
"Aku ingin mengucapkan terimakasih ku pada kalian semua, terutama Sasuke dan Sakura yang telah hadir pada malam ini."
Suara dari Itachi membuat kami yang hadir terfokus pada nya. Aku juga ingin fokus kepada nya, namun ntah kenapa fokus ku pada malam ini hanya tertuju pada Sakura.
" Aku harap kalian menikmati acara yang kami suguhkan pada malam ini!"
Hingga ujung pidato Itachi, aku masih tetap tidak bisa berhenti menatap nya. Tiba-tiba pendengaran ku menangkap musik dansa yang mengalun lembut. Aku melihat pasangan yang hadir tengah berdansa di tengah ballroom. Aku memberanikan diri ku untuk mengajak Sakura.
"Sakura-yang dipanggil menoleh- apa kau ingin berdansa dengan ku?"
Aku mengulurkan tangan ku berharap ia akan meraih nya.
"Tapi-hati ku hampir menciut mendengar nya.
Diluar dugaan ku ia meraih uluran tangan ku.
"Tapi aku tidak bisa berdansa" ujar nya malu.
"Tidak masalah!" jawab ku senang.
Aku menarik lengan Sakura menuju lantai dansa, ia terlihat tidak tahu harus melakukan apa. Aku meletakkan kedua tangan nya di bahu ku dan kedua tangan ku, aku gunakan untuk merengkuh pinggang rampingnya.
"Bergerak saja mengikuti ku!"
Dia menggangguk menuruti perintah ku.
"Mereka sangat hebat!" puji Sakura.
Aku tahu ia sedang memuji Itachi dan Ino yang membuat gerakan yang sangat mengagumkan.
"Tentu saja! Ino-san adalah seorang penari profesional!"
"Begitu..."
Aku memutar Sakura seperti yang dilakukan oleh Itachi dan sengaja membuat nya seperti setengah berbaring.
"Lihat kau juga bisa!"
Sakura POV
Jantung ku hampir saja melompat keluar akibat perlakuan Sasuke. Apa ini? Musik nya pelan sekali.
Aku melihat sekelilingku dan, ASTAGA! Orang-orang mulai berpelukan! Apa aku dan Sasuke akan berpelukan juga?
Aku memandangi Sasuke, bertanya-tanya apa ia akan memeluk ku atau tidak.
"Sakura?" panggilnya.
"Apa kau ingin pergi dari sini? Aku merasa canggung."
Ntah mengapa pertanyaan nya membuat ku kecewa. Aku penasaran bagaimana rasa nya Sasuke memeluk ku, hanya penasaran saja.
"Baiklah.." akhirnya aku menyetujui tawarannya.
Sasuke membawa ku ke taman pada malam hari, mau ngapain?
Kami berjalan terus ke tengah taman, yang terdapat sebuah meja dan lilin di tengah nya, terdapat juga steik yang kelihatan nya enak sekali. Seperti makan malam romantis. Apa ini, Sasuke mau melamarku?
"Aku mengajak mu kesini, karena aku mau mengatakan sesuatu pada mu"
Ia memandangku lekat-lekat. Jantung ku mulai berdegup tidak karuan.
"Aku lapar..."
.
.
.
TBC
A/N : Sasuke ama Sakura mau ngapain?
Jangan lupa singgahi kotak review ya!
See You In Next Chapter!^~^
