Chap 9: Diamond 2 Cao piXXiao Aling
Otak gue beku ! sumpah… ini semua karena gue kebanyakan minum es XD ! okeh, kita sekarang ngomongin soal Ass-kicking Bodyguard dan Ass-Kicking Prince ! hope you Enjoy… * nggak semangat *
/lol\/lol\/lol\/lol\/lol\
Emang nggak salah kok, Cao pi memang pangeran yang berbakat dan juga lumayan keren setelah Noctis di daftar Author kita ( siapa yang nanya ? ). Okeh, entah emang Cao pi pangeran yang teralu berani dia udah ada di Main Camp yellow orang tentara mulai menyerang dari belakang tetapi… Cao pi tetap tenang kenapa karena..
" AKU DATANG UNTUK MELINDUNGIMU !" teriak Xiao Aling yang keluar entah dari mana dan langsung melindungi Cao pi di belakangnya.
" hm… musuh satu lagi… anak anak ku… tetaplah bertahan… mereka berdua hanya dua orang remaja yang tidak tau soal kebenaran yang sebenarnya…" ceramah si anjrit pemimpin Yellow Turban ( lupa gue namanya )
" hm… kalau begitu…" kata Cao pi yang kemudian diam dan konsentrasi. Seketika itu, benda benda disekitarnya seperti air kemudian berterbangan dan kemudian membekukan hampir 100% dari tentara beku. Memang, Cao pi bisa dikategorikan Ass-Kicking Prince semantara Xiao Aling Ass-Kicking Bodyguard.
" Cao pi.. apa yang kita akan lakukan ?" Tanya Xiao Aling siap dengan long sword nya yang kayanya Female Version Sword dari cao pi ( apaan tuh ? kaya Lightning ama Noctis dari Final Fantasy XIII gitu ? *ditonjok karena nggak nyambung* )
" kau tau apa yang harus kau lakukan…" kata Cao pi dengan nada 'Cold Prince' miliknya.
Dua orang itu kemudian berlari sambil menyerang mungkin 1000 orang/prajurit dengan sekali tebas (lol, Lebay amat ! berarti ini Lightning and Noctis DW Version *ditembak dikepala ama Lightning dan Noctis dan lalu kepala dipotong ama Cao pi dan Xiao Aling* ). Seketika itu, tinggalah pemimpin Yellow Turban yang sendirian disitu kagak ada yang bisa meng-aid ria. Dan seketika itu, pedang dua orang sahabat itu mulai berlumuran darah dari pemimpin yellow turban yang menandakan jika mereka telah memenangkan pertarungan. Setelah itu, senyuman menghiasi wajah dua orang itu… Cao pi kemudian menatap Xiao Aling yang tertawa kecil mengagap apa yang mereka lakukan itu Lucu sampe membuat Cao pi beneran terpana oleh tawa Xiao Aling.
" heh ? ada apa kak Cao pi ?" Tanya Xiao Aling yang kemudian menyadarkan Cao pi dari day-dreaming nya.
" hah ? oh nggak apa apa… aku cuman… ayo kita kembali ke Main camp… kau sepertinya terluka…" kata Cao pi sambil menyentuh lengan Xiao Aling dengan pelan agar tidak melukai Xiao Aling sedikitpun.
Melihat tingkah Cao pi yang sedikit Salting ketika membawa Xiao Aling kembali ke main camp goncengan diatas kuda pangeran Wei itu. Wajah dua orang itu otomatis merah. Dan kembali Normal karena Jaim abis ama orang orang di main Camp. Orang orang disana yang udah denger kalo Cao pi dan Xiao Aling lah yang membunuh ketua yellow turban yang sok kaya Pastur di gereja. Memberikan pujian, ucapan selamat dll kepada mereka berdua. Cao pi cuman membalas dengan sikap Dingin itung itung Jaim lah. Menyembunyikan perasaan yang sebenarnya yang malu, dan takut ( noctis abis *dibunuh Cao pi dan Noctis * ) kemudian diam diam Cao pi mencoba mencuri curi pengelihatannya ke Xiao Aling yang dikerumuni banyak cowok yang mengucapkan selamat padanya. Xiao Aling mah kagak pernah Jaim, dia memang selalu aja ceria dan selalu tersenyum kepada setiap orang termasuk Cao pi. Pokoknya, dia adalah cewek yang paling beda dari pada semua cewek yang Cao pi kenal. Cao pi sebenarnya memang suka dari dia dari kecil apalagi pas pertemuan pertamanya itu loh… saat Xiao Aling muji Cao pi yang ia anggap keren dari pada pangeran dari negeri lain ( nanti kita bahas di X-tra Screen *dibunuh Sun Quan, Sun Ce, dan Liu Chan * ). Kemudian setelah dikasih ucapan selamat besar besaran dari orang SKSD semua dua orang sejoli itu ( sejoli whoho…*ditendang* ) menuju ke tabib untuk berobat. Ketika itu, Aling luka di bagian lengannya itu mengobati dirinya sendiri. Cao pi mah yang kagak ngerti soal obat obatan cuman berbengong ria disitu melihat Xiao Aling mengobati luka diri sendiri
" kamu nggak mau aku panggilkan tabib ?" Tanya Cao pi khawatir dengan luka Xiao Aling
" hehe tenang aja ini cuman luka kecil !" kata Xiao Aling sambil membungkus lukanya dengan perban.
Cao pi yang liat itu langsung aja ( thank's untuk orang orang SKSD itu yang memberikan ruang khusus mereka berduaan ). Cao pi menarik Xiao Aling mendekatinya dengan lembut dan kemudian menciumnya… ( YA ALLAH BUKAN TONTONAN ANAK ANAK *ditembak lagi* ).
Setelah itu, adegan yang tak berlangsung selama satu jam itu membuat wajah Xiao Aling merah. Sama kaya Cao pi yang kemudian mengatakan satu hal " itu… itu… aku mencium mu karena aku ingin meminta maaf padamu karena melukai mu tadi… dan lagi…" kata Cao pi yang mulai Cari alas an ria " kamu manis sih…"
Kemudian pangeran dari Wei itu dengan wajah merah itu kemudian meninggalkan Xiao Aling disitu. Xiao Aling wajah nya merah banget… kemudian dia pun mengipasi mukanya dan kemudian menarik napasnya " okeh Aling… tenangkan dirimu… cowok yang kamu sukai baru saja mencium mu ! tenangkan diri okeh ??? bagus…" guman bodyguard Cao pi itu.
Setelah itu, beberapa jam sesudahnya. Xiao aling berjalan mencari Cao pi, Xiao Aling tau pasti dia lagi belajar di ruang perpustakaan Akhirnya dia menengagetkan Cao pi yang lagi asik asik membaca " kak cao pi…???"
" ASTAGA !" teriak cao pi yang kemudian menjatuhkan buku yang ia pegang ke tanah.
Kemudan dua orang itu cepat cepat mengambil buku itu sampe pegangan tangan *ditembak lagi gua * " maaf…" kata Cao pi dengan wajah merah
" hehehe… nggak apa apa kok !" kata Xiao Aling tersenyum sambil mengaruk garuk kepalanya. Seketika itu pandangan Xiao Aling beralih ke Hui Na yang ditarik tarik oleh Lu Xun. " kak Cao pi…"
" hm, ???"
" bisa kah kau mengatakan ini dunia mimpi ?" Tanya Xiao Aling yang membuat Cao pi terkejut dan menarik perhatiannya karena penasaran dengan pertanyaan Xiao Aling
" memangnya kenapa ?" Tanya Cao pi dengan pandangan penuh Arti ke Xiao Aling yang lagi melihat ke luar jendela.
Perlahan mulut Xiao Aling kebuka bersamaan dengan itu Cao pi semakin penasaran dengan kalimat Xiao Aling berikutnya. Tetapi jawaban yang Cao pi denger itu sangat meleset dari keinginannya ketika Xiao Aling menunjuk Hui Na dan Lu Xun " lihat.." kata Xiao Aling dan bikin Cao pi kecewa berat dan langsung menjawab sambil ngucek matanya "Aku harap taman bunga nggak kebakar… "
" setuju !" kata Xiao Aling sambil menganguk.
Cao pi kemudian kembali focus dengan bukunya. Kemudian Xiao Aling memecahkan kesunyian dengan ciuman di pipi Cao pi dan bikin muka Cao pi merah " XIAO ALING !?!??!?!??!" teriak Cao pi malu berat sambil megang pipinya
" itu hadiah dariku… karena kak Cao pi mencium ku dan mengatakan kalau aku manis… belum lagi… kak Cao pi ganteng sih…" kata Xiao Aling membalas semua kalimat Cao pi. Melihat itu, Cao pi cuman diam sambil menatap Xiao Aling yang meninggalkan perpustakaan dengan riang gembira karena telah membalas ciuman miliknya tadi.
" Xiao Aling… jika kita kembali ke Wei… aku akan menyatakan perasaanku yang sesungguhnya… aku janji…" kata Cao pi dalam hati masih dengan muka merah dan memegang pipinya.
Bersambung
SELSAI ! MUAHAHAHHAHA tinggal satu Chap lagi buat Spades, Love, Cloved/Clubs, dan Diamond dan tamat MUAHAHAHHAHA ( dan setelah itu sayang akan mengupdate Fate/Stay NightXDynasty Warrior dan Villa Vanilla ) dan untuk X-tra Screen
X-tra screen : Dimond – Memories of the Past
Pertemuan mereka Cao pi dan Xiao Aling hanya berlangsung dengan singkat. Tetapi hal itu masih ada terkenang dikepala Cao pi. Cao pi menghela napasnya dan mulai mengenang hal itu…
Ketika itu, umur Cao pi baru 7 tahun dan Xiao Aling baru 6 tahun. Pas saat hari ulang tahunnya, Cao pi lelah melayani tamu akhirnya memutuskan untuk bersembunyi di sebuah ruangan yang ada lukisan keluarganya. Seketika itu, dia melihat seorang cewek cantik rambut pendek memakai baju biru ( dibaca gaun biru ) melihat ke lukisan keluarganya. Cao pi tidak berani menegurnya Cos' karena sebenarnya dia bukan capek melayani tamu… tapi ia malu dan sangat takut jika dilihat orang banyak. Kemudian gadis itu mulai menoleh ke Cao pi secara perlahan lahan….
" kak Cao pi juga suka kesini ?" Tanya cewek itu tersenyum manis
" er…"
" aku suka melihat lukisan ini… aku merasa seperti ayah dan ibu ku yang jarang dirumah ada di sampingku… walaupun dilukisan ini hanya terlukis keluarga kak Cao pi. Tapi aku merasa jika aku ada disalah satu lukisan itu…oh ya, perkenalkan aku Xiao Aling…" kata Xiao aling mengulurkan tangannya untuk salaman
" ah… iya… aku Cao pi…" kata Cao pi menyambut salaman itu.
" ahahaha… pangeran Cao pi pasti akan menjadi raja yang baik… dan oh ya, jangan beri tau oleh orang tua ku jika aku tidak hormat pada kak Cao pi… aku pergi dulu ! dah…" kata Xiao aling kemudian meninggalkan Cao pi yang berwajah merah itu sendirian diruangan itu dengan wajah merah…
" Xiao Aling jadi itu namamu ??? tenang saja… aku akan berjanji padamu kalau aku akan menjadi raja yang baik " kata Cao pi tersenyum senang.
Sejak itulah, Cao pi bisa berkenalan dengan gadis yang sangat berbeda dari gadis yang pernah ia temui. Perlahan lahan tapi pasti, Cao pi yakin bisa menjadi raja yang baik jika dia menjadi pendampingnya.
END
