Kim Kyuna, Present
A fanfic about KyuMin
A Genderswitch Love Kyumin
.
.
Off-air
.
.
Cast: Lee Sungmin as Lee Sungmin
Cho Kyuhyun as Cho Kyuhyun
Lee Donghae as Lee Donghae
Jungmo as Kim Jungmo
Lee Hyukjae as Lee Hyukjae
.
.
Disclaimer: I do believe them, constantly it keeps sourounding in my heart. Their way love each other. Kyumin is us. Sungmin is Pumpkin's and Kyuhyun is Sparkyu's. Our beloved.
I love Kyumin and love you all
.
.
Happy reading
.
Chapter 9
Pemandangan ini sangat indah. Langit yang seolah-olah membentuk layar hitam yang lebar dengan bintang berkilauan yang tersebar membentuk gugusan yang indah dan seorang dewi malam yang sedang mengawasi mereka sambil tersenyum, dibawahnya terhampar lautan dengan jutaan ombak yang merindu memanggil-manggil nama kekasihnya, berlarian berkejaran sampai tepian pantai lalu kembali lagi ke laut. Pasir-pasir yang seolah dengan sempurnanya dipasangkan dengan air laut, menunggu ombak menyampaikan ceritanya dengan setia.
Malam yang sangat indah dan romantis tentunya. Untuk sepasang kekasih yang sedang merebahkan tubuh bersebelahan dan menatap bintang tanpa berkedip. Menatap bintang lalu membandingkan dengan bintang yang ada di sebelahnya lalu tersenyum penuh arti.
Kyuhyun perlahan menggenggam erat jemari Sungmin lalu memeluknya dari belakang, menyesapkan kepalanya di pundak Sungmin, menikmati aroma tubuh Sungmin yang membuatnya gila setiap saat. Sungmin hanya bisa memejamkan matanya, merasakan sensasi yang aneh namun sangat nikmat mulai menjalar di tubuhnya. Mereka berbaring di atas pasir tanpa perduli baju mereka akan kotor atau apa. Sejak tadi hanya menghabiskan waktu di sana.
"Aku mencintaimu Lee Sungmin" bisik Kyuhyun di telinga Sungmin. disingkirkannya rambut Sungmin yang tergerai dan mulai bermain di lehernya. Mengecupnya perlahan lalu menjilatnya dan menghisapnya dengan kuat. Sungmin sekali lagi hanya memejamkan matanya menikmati sentuhan Kyuhyun yang memabukkannya.
Perlahan Sungmin menuntun tangan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya menuju ke dua buah gundukan kenyal miliknya, meminta Kyuhyun agar juga memanjakan benda itu.
Kyuhyun menyanggupi, perlahan menyusupkan jarinya ke dalam piyama Sungmin, tangan satunya berusaha membuka kaitan bra Sungmin, setelah berhasil dia perlahan meremas dada Sungmin dan bermain dengan nipplenya. Sungmin menggigit bibirnya. Rasanya ada aliran listrik yang mengalir ke tubuhnya.
"Ahh.." akhirnya satu desahan keluar dari mulut Sungmin, Kyuhyun tetap pada pekerjaannya, mengeksplorasi leher Sungmin dengan banyaknya kiss mark.
"Aku ingin mendengar desahanmu sayang, keluarkan saja" bisik Kyuhyun seduktif di sela-sela pekerjaannya.
"Ahh..Kyuuhh" tangan Sungmin meremas celana piyamanya dengan kuat
"Kau menyukainya kan?" goda Kyuhyun lagi sambil terus memilin nipple Sungmin, kedua kaki mereka kini saling bertaut
"Kau yang terbaik Kyuu, teruskan sayang"
"Akhh.. pelan Kyuuh"
Dengan satu gerakan Kyuhyun meremas payudara Sungmin dengan sedikit keras, membuat Sungmin menggelinjang kuat dan tidak berhenti sampai di sana, jemari Kyuhyun mulai membelai sesuatu di selangkangan Sungmin yang sudah basah dan entah kapan Kyuhyun memasukkan jarinya ke dalam sana.
"Aku tidak bisa berhenti Ming.. kau membuatku gila"
"Jangan berhenti Kyuuhh, lakukan yang kau mau"
Kyuhyun menggerakkan tangannya dengan tempo yang agak cepat di bagian dada ataupun selangkangan Sungmin. Sungmin mendapatkan tiga sensasi sekaligus. Rasanya ada kupu-kupu bermain di perutnya. tangan Sungmin terulur untuk menggapai tengkuk Kyuhyun dan mulai menekannya. Rasanya sangat tersiksa berposisi miring seperti ini.
"Jangan berbalik sayang, nikmati saja" bisik Kyuhyun lagi. udara cukup dingin namun sangat hangat untuk mereka karena nafas mereka yang saling memburu.
"Akhhh..." Sungmin merasa sedikit perih sewaktu Kyuhyun memasukkan dua jarinya kedalam lubang kewanitaannya. Sungmin agak menoleh kebelakang untuk menggapai bibir tebal Kyuhyun dan meluapkan rasa sakitnya di sana. Melumatnya dengan intens. Kyuhyun melanjutkan aksinya, dia mulai menambahkan jarinya lalu bergerak keluar masuk.
"Kyuhh..ahh.."
"Hangat Ming"
"Ahhhh.. fast..erhh.. kyuuhh"
Kyuhyun lebih menggerakkan jarinya dengan lebih cepat, bibirnya mengulum telinga Sungmin dan tangannya yang lain bermain dengan aktif dengan nipple Sungmin.
"Kyuuhh,,akuuh.."
Kyuhyun merasakan cairan cinta Sungmin membasahi tangannya. Kyuhyun tersenyum lalu membalik tubuh Sungmin yang melemas. Melihat sungmin yang terengah-engah, wajahnya yang mulus dan sangat erotis membuat Kyuhyun tak tahan langsung melumat bibir plump Sungmin.
"Eunghh.. "sungmin dengan pasrah membiarkan lidah Kyuhyun mengabsen penghuni mulutnya. Tubuhnya sudah lemas sejak tadi namun tidak bisa dipungkiri dia bahagia.
"Balas aku Ming" kata Kyuhyun di sela-sela ciumannya. Sungmin mulai menekan tengkuk Kyuhyun dan bermain sebisanya. Rasa sesak mulai memenuhi dadanya, Sungmin sedikit memukul dada Kyuhyun agar dia melepaskan ciumannya. Kyuhyun terkekeh sambil menjilat saliva yang sudah lebih dulu turun di dagu Sungmin. mereka saling menatap dalam. Sungmin meraba wajah Kyuhyun, satu hal yang selalu dilakukannya saat mereka sedang berada dalam jarak dekat.
Sungmin mengecup seluruh bagian wajah Kyuhyun, mulai dari mata, hidung, pipi, juga bibirnya yang tebal.
"Kyu, aku rasa terus berkata mencintaimu tidak cukup untuk mewakili perasaanku padamu yang sebenarnya"
Kyuhyun tersenyum, mengelus pipi Sungmin dengan lembut "Aku juga berfikir yang sama sayang"
Sungmin mengeratkan pelukannya "Kyu, kita lanjutkan di mobil saja ya"
"Kau tidak mau pulang?"
"Tidak, aku ingin bersamamu sepanjang malam dan jangan berbuat curang, aku belum berbuat apapun untukmu"
Kyuhyun terkekeh "Kau sangat nakal Ming"
"Tapi kau menyukainya kan?" bisik Sungmin.
"Aku menyukai semua yang ada di dalam dirimu sayang"
Kyuhyun mengecup bibir Sungmin lalu bangkit dari tidurnya, mengangkat tubuh Sungmin lalu membawanya menuju kursi belakang mobil.
0000oooo Off-air oooo0000
"Eungghh.."
Jessica sedikit mendorong tubuh Jungmo sewaktu oksigen sudah sangat menipis di dadanya. Mereka saling menatap. Jungmo baru sadar apa yang telah dilakukannya barusan dan keduanya sama-sama langsung teringat pada kekasih mereka.
"Maafkan aku Jess" ucap Jungmo pelan. Jessica menggeleng
"Tidak, ini semua salahku. "
Mereka berdua kemudian diam lagi. Jungmo merasa seperti pengecut saja, bayangan wajah Sungmin hadir di kepalanya. Sama seperti yang dialami Jessica, dia merasa telah mengkhianati Kyuhyun.
"Kau pulang saja Jungmo-ah, aku mau masuk ke dalam"
Jungmo menarik tangan Jessica "Aku tidak bermaksud untuk.."
"Aku mengerti Jungmo-ah, kau dan aku sama-sama sedang membutuhkan semua itu. Sudah malam kau pulanglah dan terima kasih"
Jessica perlahan berjalan masuk ke dalam rumahnya. Jungmo lama hanya diam sambil mengutuk dirinya sendiri. Bahkan sebelum mendapatkan maaf dari Sungmin dia sudah mengkhianatinya lebih dulu.
Jessica sedikit menangis di kamarnya. Perasaannya pada Jungmo memang telah lama hilang dan kini kembali lagi. dia melupakan Kyuhyun bahkan mengkhianatinya.
"Maafkan aku Kyunie, aku telah mengkhianatimu malam ini"
0000oooo Off-air oooo0000
Bisakah waktu berhenti di sini? Membiarkan kami berdua yang sedang merajut kasih tetap pada kebahagiaannya dan tidak terpisah oleh kenyataan yang seharusnya bisa tidak terjadi?
Aku ingin terus begini, aku ingin terus bersama Kyuhyun. Aku hanya ingin dia dari semua hal yang ada di dunia ini. aku mencintainya. sangat dan tidak bisa berhenti sampai kapanpun. aku bahagia melihat dia berada di sebelahku, memelukku dengan erat, menyentuhku dengan sejuta perasaannya. Aku dan dia sudah cukup, itu saja sudah cukup. aku tidak perduli dengan yang ada di dunia ini jika sudah ada dia. Aku bisa merasakan dia melindungiku setiap saat meskipun kami tidak sedang bersama karena dia memang selalu ada untukku, menjagaku, mencintaiku. Oh Tuhan, jangan pisahkan kami. Aku tidak bisa hidup tanpanya.
"Emmhh..Ahhh.."
Entah sudah berapa banyak desahan yang keluar dari bibir Sungmin, mereka berkali-kali melakukan percintaan tanpa lelah di dalam mobil sampai mobil Audi A5 itu kembali berembun.
Kini mereka bedua sudah full naked dengan baju yang berserakan di bawah dan masih terus saling mencari kenikmatan di setiap bagian tubuh pasangannya di kursi mobil yang tidak terlalu lebar. Sungmin berada di atas Kyuhyun, melumat habis bibirnya sambil menggesekkan bagian privat mereka.
"Ahh..Ming" desah Kyuhyun saat Sungmin mengggigi kecil nipplenya. Tangan Kyuhyun menekan kepala Sungmin saat Sungmin melakukannya. Sungmin turun ke perut Kyuhyun dan mengecupnya sesaat sebelum turun ke bagian paha dalam Kyuhyun, meraih junior Kyuhyun dengan mulutnya dan mengulumnya. Tangannya memainkan twinsball Kyuhyun.
"Mingghh..Ahh..lebih cepat"
Sungmin mengangguk dalam kulumannya dan lebih mempercepat gerakannya sampai dia merasakan junior Kyuhyun berkedut di dalam mulutnya yang penuh.
"Akuuu keluarrhh.."
Sungmin tidak menelan semua cairan Kyuhyun, dia membaginya dengan Kyuhyun lewat sebuah ciuman panasnya. Mereka berdua terengah-engah lalu tertawa bersama. Kyuhyun mengubah posisinya menjadi duduk. Sungmin memeluknya dengan erat ketika dengan perlahan Kyuhyun kembali memasukkan juniornya ke dalam hole Sungmin. Sungmin merasa holenya yang sudah basah menjadi penuh.
"Bergeraklah sayang, cari kepuasanmu"
Sungmin mengangguk kemudian mulai menggerakkan tubuhnya hingga junior Kyuhyun menusuk-nusuk dinding kewanitaannya. Sungmin menenggelamkan kepalanya di leher Kyuhyun dan terkadang menggigitnya.
"Ahhhkk.. Kau menggigitku sayang"
Sungmin bergerak lebih cepat saat dia merasa junior kyuhyun menyentuh titik kenikmatannya. "Kyuuhh, di sana.. ahh..."
Kyuhyun juga sudah merasakan juniornya berkedut tapi dia menahan untuk keluar dan membiarkan Sungmin keluar lebih dulu. Sungmin memeluk Kyuhyun dengan erat seiring tubuhnya sangat lemas. Tenaganya sudah habis. Sungmin terengah-engah.
"Ahh.. pelan-pelan kyu"
Kyuhyun mengecup bibir Sungmin saat mengeluarkan juniornya yang masih keras, satu hal yang dibiasakan Kyuhyun. Tidak pernah mengeluarkannya di dalam dan itu membuat Sungmin frustasi.
Sungmin memanyunkan bibirnya. Kyuhyun hanya terkekeh.
"Tidurlah, kau lelah kan sayang?" Kyuhyun membawa Sungmin kedalam pelukannya
"Kyu, bagaimana kalau kita berlibur saja besok?" tanya Sungmin yang menenggelamkan kepalanya ke dalam dada Kyuhyun yang bidang
"Kau harus tetap kuliah sayang, jangan lupakan masa depanmu"
"Aku ingin bersamamu setiap hari, aku ingin dipeluk seperti ini setiap hari"
"Aku juga menginginkan itu, percayalah. Tapi semua itu ada saatnya sayang, sekarang pejamkan matamu dan bermimpi yang indah bersamaku"
Sungmin tersenyum sambil meraih bibir Kyuhyun "saranghae Cho Kyuhyun"
"Saranghae Cho Sungmin"
0000oooo Off-air oooo0000
Sungmin agak kesulitan berjalan pagi ini dan dia sangat mengantuk. Hampir saja dia bolos kuliah tapi Kyuhyun berhasil mengantarnya tepat waktu. Hyukjae mengomentari mereka dengan malas. Sungmin membalasnya dengan cengiran.
Tapi ada yang aneh pagi ini. bagaimana tidak? Jessica yang biasanya jika bertemu dengannya langsung marah-marah tidak jelas hari ini berjalan sambil menunduk ketika melihat Sungmin berjalan ke arahnya. Sungmin menatap dengan aneh. Dia menyenggol Hyukjae dengan pelan.
"Apa yang terjadi dengan nenek sihir itu?"
"Molla, mungkin dia sedang tidak bermake-up hari ini makanya menunduk saja"
Sungmin tertawa aneh "Aku merasa ada yang aneh dengannya, bagaimana bisa selama belasan tahun baru kali ini dia menunduk melihatku?"
"Sudahlah, bukankah itu baik?"
Sungmin menggelengkan kepalanya. Tapi dia terus melanjutkan makan siangnya di kantin kampus. Tak lama Donghae datang dan merangkul Hyukjae dengan mesra. Donghae menatap Sungmin dengan penuh arti.
"Lee Sungmin, kali ini kalian tidur dimana?" godanya. Hyukjae mencubit perut Donghae
Sungmin terkekeh "Kami tidur di mobil, apa kau juga menikmati kasurku dengan baik semalam?"
Hyukjae menatap dengan panik "Kau tahu darimana Minnie-ya?"
Donghae menggaruk kepalanya "Ah, Mianhae Minnie-ya"
"Gwaenchana, Kyuhyun memberitahuku sebelum pulang kalau kau ada di apartemenku"
"Bocah itu!" umpat Donghae kesal
"Donghae-ah, apa sesuatu terjadi pada Jessica?"
Donghae menggeleng cepat sambil mengalihkan pandangan "Molla"
Sungmin menatapnya intens "Aku rasa kau tahu sesuatu, katakan!"
"Kau tanya saja pada Kyuhyun. Bocah itu lebih tahu segalanya dibanding aku"
Sungmin berfikir sejenak "Kyuhyun? Tahu apa? Kyuhyun tidak bercerita apapun pagi ini kepadaku"
"Kalau begitu tanyakan saja padanya, aku tidak ingin mencampuri urusan kalian. Chagiya, aku akan menemuimu setelah selesai nanti"
Donghae berdiri untuk mengecup bibir Hyukjae lalu pergi. Sungmin dengan segera menekan-nekan ponselnya.
"Kyu, kau dimana sekarang?"
"Hei, aku sedang di perpustakaan, mengapa menelponku?"
"Akan kutemui kau di sana"
KLIK
Sungmin bangkit dari duduknya "Hyukjae-ah, aku duluan"
Lee Hyukjae hanya bisa mengangguk pelan. Sungmin berjalan dengan cepat ke arah perpustakaan yang berada di fakultas Kyuhyun. Dengan perlahan masuk dan mulai mencari Kyuhyun. Perpustakaan memang tidak begitu ramai di saat makan siang, Kyuhyun biasa menghabiskan waktu di sana untuk membaca atau tidur. Seseorang menarik lengan Sungmin dan membawa Sungmin ke pojok rak buku.
"Mengapa kau ke sini?" tanya kyuhyun tidak mengerti
"Kyu, apa yang terjadi pada Jessica?" tanya Sungmi langsung. Kyuhyun tak menjawab dia mengalihkan pandangannya.
"Tidak terjadi apa-apa"
"Kau bohong" Sungmin menatap dengan sebal
Kyuhyun menarik nafas panjang "Berjanjilah kau tidak akan melakukan apapun setelah ini, tidak perlu ikut campur atau apa, dengar?"
"Aku Dengar"
0000oooo Off-air oooo0000
*flashback*
Jessica tampak seperti orang gila karena sejak semalam dia tidak bisa tidur, pikirannya terus terpusat pada Kyuhyun dan rasa bersalahnya. Belum pernah dia merasa sesedih ini dan setakut ini melakukan sebuah kesalahan. Tapi ini Kyuhyun, dan dia telah mengkhianatinya. Jessica pagi itu juga mendatangi apartemen Kyuhyun. Hanya saja di sana tidak ada siapapun. Dia menangis sepanjang jalan karena sibuk tidak menemukan Kyuhyun sampai pada akhirnya dia menemukan Kyuhyun yang baru saja datang di kampus. Jessica langsung berlari memeluknya.
"Jess, kau kenapa?" tanya Kyuhyun heran.
"Kyu, aku ingin bicara denganmu. Aku bisa gila jika terus menyembunyikan ini"
"Ada apa?" Kyuhyun membawa Jessica untuk duduk
Jessica mulai menangis dan itu membuat Kyuhyun semakin bertanya-tanya "Jess, kumohon.."
"Kyu, berjanjilah jangan membenciku setelah kau mendengarnya"
Kyuhyun memejamkan matanya. Dia masih sangat lelah karena semalaman hampir tidak tidur menemani Sungmin bercerita tentang impiannya kelak. Paginya dia harus mengantar Sungmin dengan segera ke apartemen lalu pergi ke kampus.
"Katakan saja, aku janji.."
"Kyu, aku..aku.. semalam...Jungmo..kami berciuman"
JDER! Seperti ada petir yang menyambar Kyuhyun. Hatinya berdenyut. Bukan karena kekasihnya selingkuh atau karena kekasihnya mengkhianatinya tapi karena perasaan bersalah yang tiba-tiba menumpuk untuk keduanya. Kyuhyun hanya diam tak mampu bicara.
"Kyu, maafkan aku" isak Jessica
Aku yang seharusnya meminta maaf Jess, Aku yang telah memisahkanmu dari Jungmo. Aku tahu kau mencintai Jungmo sejak awal namun aku menyatakan perasaanku untuk melindungi Sungmin. seharusnya kau bahagia Jess, seharusnya kau senang bukan? Tapi karena aku kau harus menangis seperti ini. Aku yang salah Jess, aku yang salah.
Kyuhyun bangkit dari duduknya lalu berjalan meninggalkan Jessica yang menangis lebih keras hingga tidak perduli orang-orang yang berlalu lalang memperhatikan.
*flashback end*
"Lalu apa yang akan kau lakukan Kyu?" tanya sungmin
Kyuhyun tersenyum "Aku akan melakukan hal yang sejak dulu kulakukan"
0000oooo Off-air oooo0000
Sungmin memandang orang yang ada di depannya. Jungmo datang dengan wajah yang penuh rasa bersalah. Sungmin sudah tahu semuanya bahkan sebelum Jungmo bercerita tentang hal yang terjadi semalam antara dirinya dan Jessica. Jungmo menemuinya di depan fakultasnya sore itu sepulang kuliah. Sungmin baru saja keluar dari kelasnya yang kebetulan sedang sama dengan Hyukjae.
"Minnie-ya, aku.."
"Jungmo-ah, apa yang terjadi? Mengapa kau tampak kurus sekali?" tanya sungmin lembut
"Aku, mungkin aku terlalu banyak memikirkan kesalahanku" jawab Jungmo pelan
Sungmin tersenyum lebar "Aku sudah memaafkanmu Jungmo-ah, lebih baik kita lupakan saja semua masalah ini"
Jungmo menatap tidak percaya "Minnie-ya bahkan aku.."
"Jungmo-ah, sudahlah. Ini semua bukan sepenuhnya salahmu bahkan aku juga ikut salah dalam hal ini"
"Tidak, kau harus mendengarkan aku Lee Sungmin. kemarin aku mencium Jessica"
Lagi-lagi Sungmin tersenyum "Aku sudah mendengarnya Jungmo-ah"
"dan kau tidak marah padaku? aku mengkhianatimu Lee Sungmin"
Kau ingin bicara tentang pengkhianatan denganku Jungmo-ah? Aku yang lebih pantas disebut itu
"Aku tahu itu, aku percaya padamu"
Jungmo meneteskan air matanya tidak percaya. Sungmin berjalan mendekat dan sadar benar apa yang dia lakukan, dia menghapus air mata Jungmo lalu dengan perlahan menyentuhkan bibirnya di atas bibir Jungmo.
Aku tahu Kyuhyun bahkan sedang melihatku sekarang, aku tahu dia sedang memejamkan matanya sekarang, aku tahu dia terluka atas ulahku, aku berciuman dengan orang ini, aku melakukannya karena aku rasa Jungmo berhak atas ini, Kau percaya padaku kan Kyu? Aku hanya mencintaimu Kyu tapi Jungmo sudah lima tahun menungguku. Kata-kata Donghae tempo hari terus terngiang di kepalaku. Aku memang sudah memberinya kesempatan dan kali ini untuk pertama dan terakhir aku ingin melepas kesempatan yang dia punya. Aku mencintaimu Kyu, selamanya.
Sungmin merasa ciumannya hambar meskipun sesekali Jungmo melumat bibirnya. Tapi tetap saja dia tetap tidak merasakan apapun. Biasanya jika sedang berciuman dengan Kyuhyun hatinya meledak-ledak dan rasanya seperti melayang ke udara. Sungmin terus menyebut nama Kyuhyun dalam pejaman matanya. Membandingkan rasa yang berbeda yang dia dapatkan dari Jungmo dan Kyuhyun. Tetap saja hatinya memilih Kyuhyun. Bukan karena Kyuhyun seorang pencium handal atau apa tapi karena Kyuhyunlah orang yang dia cintai yang membuatnya melayang dengan ciumannya, yang membuatnya selalu ingin bersama Kyuhyun, yang menjadikan ciuman itu candu baginya.
Sedangkan Kyuhyun, namja itu tanpa sadar meneteskan air matanya. Perih. Bagaimana semalam mereka bercinta, bagaimana semalam mereka tidur sambil berpelukan, bagaimana saat pagi hari Sungmin memberinya morning kiss, semuanya terus berputar di kepalanya sampai pusing. Donghae menepuk bahunya pelan.
"Kau percaya padanya bukan?"
0000oooo Off-air oooo0000
Jungmo merasa sangat bahagia malam itu, bagaimana tidak? orang yang sangat kau cintai di dunia ini memberikan ciumannya untukmu. akhirnya setelah kau menunggu selama bertahun-tahun. Siapa yang tidak bahagia akan hal itu? Jungmo mengajak Sungmin makan malam bersama dan mengajaknya berjalan-jalan, membelikan Sungmin banyak boneka, makanan, juga beberapa baju. Sungmin dengan setia mengikuti meskipun hatinya tidak tenang karena terus memikirkan Kyuhyun. Sungmin akan menerimanya jika Kyuhyun marah nanti. Sungmin tidak akan memberikan perlawanan jika Kyuhyun memarahinya dan membencinya sampai beberapa hari. Sungmin merasa berhak menerima itu dan dia akan menunggu sampai Kyuhyun tidak marah padanya.
Mereka sampai di basement apartemen Sungmin. Sungmin turun dari mobil begitu juga Jungmo.
"Selamat malam Jungmo-ah, sampai jumpa besok"
"Selamat malam Chagiya"
Jungmo memeluk Sungmin dengan erat lalu mengecup keningnya. Sungmin tersenyum lalu masuk ke dalam lift. Jungmo memperhatikannya sampai hilang di balik pintu lift lalu pergi dengan mobilnya dengan hati yang riang.
Jungmo terus bernyanyi sepanjang perjalanan, tidak menyangka peristiwa semalam dengan Jessica justru membawa kebaikan padanya dan merubah hati Sungmin yang sekeras batu. Jungmo berniat untuk mampir sebentar ke tempat Jessica. Dia memutarbalikkan mobilnya ke arah rumah Jessica, namun sebelum sampai di sana dia melihat Jessica sedang duduk di trotoar jalan sambil menangis tersedu. Kontan Jungmo turun dari mobilnya dan dengan cemas mendekati Jessica.
"Jess, apa yang terjadi?" tanya Jungmo cemas dia berjongkok menghadap Jessica
Jessica mengangkat wajahnya "Jungmo-ah" isaknya. Jungmo memeluk Jessica dengan erat .
"Kyunie.."
"Apa yang terjadi dengan Kyuhyun?"
"Kyunie memutuskan hubungan kita, kami putus Jungmo-ah" isaknya dengan sedih
TBC-
Im ready for your complain, anger, and stuff -,- #author baca surat yasin
Aku udah update cepet loh ya, soalnya besok aku pulang ke rumah mihihi gak tahu bisa update ato engga~
Semoga kalian masih mau nugguin lanjutannya dan gak punya niat membunuh authornya #author disumpel pake sendal. Diikutin dulu aja *bosen thor gitu terus*
Reader baru selamat datang yah :3
Makasi atas reviewnya dan maaf gak bisa dibales satu-satu
Big thanks to:
Freychullie, dha kyumin, iinxartie1, akanehana09, fifian160, lu'il kyumin elf, kim chocho, is0live89, sha, indahpus96, hyugi lee, kyulov, cho kyuri mappanyuki, suciarticitrau, dieshawardani, audrey musaena, nananaa, okoyunjae, desroschan, heeyeon, hyeri, gdtop, HANA, KMS kyuminshipper, clouds1489, ayachi casey, tinaff359, jobe13ve, imsfs, fiungasmara, guest, choi hyekyung, aidasungjin, nurmakyuminelf, minimi, ayu kyumin, ary minmin, qhia503, endahluxiuen, cho kyula, margareth pumpkins, bunnyming, nonkyu, lee eun san, miyoori29, kyu99, shim yeonhae, ririn puspitaelf, kimMyonginara, dminiekyunnie, kyumin forever, kyurin minnie, mei hyun15, chabluebilubilu, rositakyuhyun, guest, yuara tirania, princess kyumin, bbuingbbuing137, mayasiwonesteverlastingfrien s, winnielf, sparkyu-min, kim hyunie, kyuminalways89, danhobak98, melani kyuminelfsha137, rearelf, annisanapriyani, chikyumin, mitade13, rithagaemgyu, teukieunhae, keys47, guest, park rea hee, chohuichan, guest, azurasky elf, kiminka_anggi
All silent readers, yang belum kesebut mianhae TT
Gomawo sekali lagi dan tunggu kelanjutannya ya
Aku sayang kalian
See ya next chapter~
Sincerenly yours,
Kim kyuna
Follow my twitter for more : hsnulamalia
My wordpress page for more ff : crakersbeekyu312 dot wordpress dot com
