CML : kita kembali!

CCL : ini adalah bagian chapter terakhir

CML : Ellen akan bersatu dengan Saibara

CCL : maaf-kan kami ya, karna buat fic yang ga bener

CML : iya, soal Ellen bisa bersatu dengan Saibara

CCL : padahal mereka udah tua

CML : hehehe, jadi kita mulai fic-nya sekarang~

Normal's pov

Di pagi ini, adalah pagi para ksatria untuk kembali ke kerajaan Mineral.

Mereka telah menyelesaikan tugas mereka dan sekarang mereka akan pulang ke istana.

Kemarin mereka telah menelpon raja Saibara, kalau tugas mereka sudah selesai.

Jadi raja Saibara mengirimkan kapal untuk para ksatria dan ratu Ellen.

"haaahhh..., akhirnya kita akan pulang ya?" kata Claire lega

"iya, sih, tapi rasanya sedih juga meninggalkan kota ini" kata Ann

"hah? kita baru beberapa hari menetap di sini, kamu sudah betah?" tanya Jack

"bukan, bukan begitu" kata Ann

"lalu karna apa?" tanya Trent

"karna..., disini orang-orangnya ramah, baik hati dan suka menolong, itu yang membuatku betah" kata Ann

"ohhhh..., tapi tidak lama lagi perkebunan ini akan menjadi milik orang lain" kata Gray

Tok! Tok! Tok! terdengar suara ketukan pintu, mereka pun membuka-kannya.

"selamat pagi" tiba-tiba muncul seseorang berambut pirang seperti Claire masuk ke rumah mereka

"i, iya, selamat pagi" para ksatria menyambut

"maaf, kalau mengejutkan, kata ratu Ellen, nenek-ku, aku di suruh untuk membenahi perkebunan ini" kata-nya sopan

"ohhh..., jadi kau yang akan menetap di perkebunan ini sekarang?" tanya Cliff

"iya, benar, namaku Mark, senang berkenalan dengan kalian" kata Mark memperkenalkan diri

"iya, salam kenal juga" kata para ksatria

Tok! Tok! Tok!

Ada yang mengetuk pintu lagi, para ksatria pun membuka-kannya lagi.

"halo, selamat pagi" kata orang itu, ternyata orang itu adalah ratu Ellen!

"eh? i, iya selamat pagi ratu Ellen" kata para ksatria sopan

"ohhh..., Mark kau sudah disini ternyata" kata ratu Ellen pada Mark

"iya, nek, aku sudah sampai ke sini" kata Mark

"nah, Mark, kau harus bisa membenahi perkebunan ini ya?" tanya ratu Ellen

"jangan khawatir nek, aku akan mengurus perkebunan ini baik-baik" kata Mark berjanji

"ratu Ellen" Claire memanggil

"ya? ada apa Claire?" tanya ratu Ellen

"seperti-nya, kapal menuju Mineral Town sudah ada di pelabuhan" kata Claire

"ohhh..., hmm..., baiklah, nah Mark, nenek pergi dulu ya, nenek akan suruh Gannon membuat jembatan" kata ratu Ellen

"hah? jembatan?" kata semua ( kecuali ratu Ellen )

"iya, itu juga agar kalian bisa pergi ke pulau Mineral Town" kata ratu Ellen menjelaskan

"nek, sekarang sudah saat-nya, pergi-lah" kata Mark

"iya, jaga kesehatan-mu baik-baik ya mark?" kata ratu Ellen

"iya, nek, sampai jumpaaa" kata Mark melambaikan tangan-nya setelah ratu Ellen dan para ksatria pergi.

Mereka tiba di pelabuhan dan memang benar, kalau kapal menuju kota Mineral, sudah tiba.

"ayo kita naik" ajak Mary

"iyaaa!" kata para ksatria

Kapal itu kemudian berjalan, TTOOTTTT... TTOOTTTT..., selama perjalanan menuju kota Mineral, para ksatria hanya masih memandang pulau Sunshine Island saja.

Selamat tinggal pulau Sunshine Island...

Mereka tiba di kota Mineral, penduduk menyambut mereka dengan semangat.

Mereka berjalan dan akhir-nya mereka tiba di istana.

"silahkan masuk yang mulia" kata seorang penjaga

"iya, terima kasih" kata Ellen

Mereka memasuki suatu ruangan yang cukup besar dan disana-lah raja Saibara bertemu kembali dengan ratu Ellen.

"ELLEN!" kata Saibara

"Saibara?" kata Ellen

"hooohh..." raja Saibara berlari-lari kaya kuda lumping -di tabok sama Saibara- menuju ratu Ellen

"akhirnya kita bertemu lagi Saibara" kata Ellen terharu

"iya, Ellen" jawab Saibara

Para ksatria-nya jadi pengen nangis cengeng, namun kemudian mereka tinggalkan raja Saibara dan ratu Ellen berdua-an.

"Ellen" Saibara memanggil

"ada apa?" tanya ratu Ellen

"apakah kau ingin..." kata raja Saibara dengan muka merah sambil memberikan sebuah bulu biru, hei! itu Blue Feather's!

"apa? kau melamarku?" tanya ratu Ellen

"iya, apa kau mau?" tanya raja Saibara

"tentu aku mau" kata ratu Ellen menyetujui-nya

Tak lama, beberapa hari kemudian, mereka pun menikah, meski mungkin mereka tak akan memiliki anak, tapi mereka tetap bersatu.

Jembatan yang di suruh Ellen untuk menghubungkan pulau Sunshine Island dan Mineral Town, sudah jadi.

Dan sejak saat itu-lah, kemudian datang masa romantis para ksatria yang mulai berpacaran.

SELESAI~~

CML : waduh! pasti belakang-nya ke gajhe-an

CCL : kamu sih!

CML : biarin dah, yang penting kisah ini udah tamat

CCL : iya, iya, benar

CML : selanjut-nya bikin fanfic Harvest Moon, tapi tentang apa ya?

CCL : nggak tau deh

CML : yaudah, yang sudah baca mohon review-nya ya?