Memejamkan mata mencoba mencari kenikmatan belaian angin malam yang sesekali membelai wajahnya. Naruto kini berada di atas sebuah bangunan pencakar langit. Jongkok di tepi tembok pembatas gedung dengan gaya ala berandalan sedang memanggul tombak hitam bermata tiganya, Naruto menghiraukan ke indahan Malam dimana seluruh langit Kota Kuoh yang dipenuhi bintang-bintang. Meski mencoba menghilangkan sejenak pikiran yang berkecamuk di pikirannya saat ini dengan cara menutupkan mata ditambah angin malam yang membelai wajahnya, namun tetap kejadian beberapa menit lalu masih teringat jelas di kepalanya.
Ia ingat jelas sorot mata yang di tunjukan Moryu kepada dirinya, sorot mata itu.. Sorot mata sama seperti ia saat waktu 'itu'. Dimana saat itu dirinya dihianati seseorang yang kau
.
.
.
.
.
.
.
'Cintai!'
•
The Black True Longinus
Naruto © Masashi Kishimoto
High School DxD © Ichie Ishibumi
Author : yusufnur321
Summary : Di datang dari Dunia lain, pemegang Sacred Gear rival dati True Longinus.. Murid dari salah satu Legend Sannin Orochimaru dari Dunia Shinobi.. White/Black.
Warning : Typo (s), Godlike!Naru, OOC, User!SG!Naru,..Dll
•
Flashback
Dulu sebelum Zaman Shinobi ada, dimana saat itu perang tengah berkecamuk di muka Bumi yang hanya karena merebutkan kekuasaan. Pada saat Zaman itu terdapat dua Kerajaan yang sangat kuat kemiliterannya dari ratusan kerajaan yang berdiri di Zaman itu. Sepanjang generasi kedua kerajaan itu selalu berperang seolah mereka tidak kenal lelah. Mungkin kalau bisa dihitung, entah berapa pasukan Samurai yang gugur dalam perang itu. Dan sampai hari itu tiba, perang kedua kerajaan besar itu meluas melibatkan kerajaan-kerajaan lain. Membuat perperangan semakin membesar. Meresahkan rakyat jelata.
Satu bulan perang masih berkecamuk, melibatkan beberapa kerajaan yang beraliansi dengan ke dua kerajaan besar itu.
Dua bulan, perang itu meluas hampir seluruh kerajaan di Dunia ikut adil. Karena mempertahankan kekuasaan mereka.
Seminggu kemudian setelah dua Bulan, perang antara kerajaan masih berkecamuk. Dan lama kelamaan perang itu menjadi dua kubu. Kubu yang di sebut 'bagian Timur' di pimpin oleh kerajaan besar yaitu kerajaan Klan Otsu. Dan kubu yang disebut 'bagian barat' di pimpin oleh kerajaan besar, alias rival kerajaan Klan Otsu yaitu kerajaan Klan Tsuki.
Sampai hari itu tiba putra kerajaan Klan Tsuki tertarik kepada putri kerajaan Klan Otsu. Sampai akhirnya melamar putri kerajaan Klan Otsu, Kaguya-hime, yang kabarnya tersebar desadesu Kaguya-hime dekat dengan putra kerajaan kecil Klan Taketori, Naruto. Sekaligus satu-satunya kerajaan yang tidak ikut berperang dan juga kerajaan itu terkenal dengan 'kerajaan penjaga'. Karena dari generasi kegenerasi, kerajaan Klan Taketori tersebut selalu menjaga sebuah pohon besar yang berada di tengah-tengah halaman kerajaan yang berbuah satu tersebut. Walau hanya satu buah konon dari sejarah Kerajaan Klan Taketori, buah dari pohon besar itu mengandung kekuatan Dewa. Dan mungkin karena itulah kerajaan Klan Taketori selalu menjaga pohon besar itu dari orang-orang 'luar'.
Seakan tertiup angin barat, kabar itu meluas hingga pelosok kerajaan-kerajaan. Membuat kerajaan-kerajaan yang memihak mereka berbalik menyerang, menggempur kedua kerajaan tersebut. Karena seluruh kerajaan yang dulu memihak diantara mereka, merasa di peralat dan dihianati. Tentu saja cepat atau lambat kedua kerajaan tersebut akan berdamai, apa lagi putri kerajaan Klan Otsu menerima lamaran tersebut.
Tentu saja kerajaan-kerajaan yang dulu memihak mereka merasa dihianati karena, apa artinya mereka berperang selama berminggu-minggu, saling mengadau pedang dan tombak, mencoba bertahan hidup dari pedang dan tombak yang mencoba mencabut nyawa mereka hanya untuk menepati janji kepada Istri mereka yang menunggu di rumah. Padahal mereka berdua (dua kerajaan) lah yang memulai peperangan ini duluan. Itulah rata-rata pemikiran Raja-Raja kerajaan yang dulu memihak salah satu dari mereka.
•
Di sebuah jalan di tengah hutan lebat, terlihat sang putra kerajaan Klan Taketori tengah berjalan dengan senyum senangnya. Yang membuat putri-putri kerajaan akan terpesona melihat wajahnya saat ini yang dihiasi senyum itu. Dan tidak heran putri kerajaan Klan Otsu menaruh hatinya kepadanya. Setelah beberapa jam berjalan, putra kerajaan Klan Taketori berhenti melangkah. Tepat di depannya terdapat sebuah jurang cukup curam yang di tumbuhi beberapa pohon kecil lebat.
Memejamkan kedua matanya, mencoba merasakan belaian angin yang nakal menerpanya. Dengan senyum, Naruto nama depan putra kerajaan Klan Taketori itu membuka kedua kelopak matanya. Memandang ke depan dimana hamparan pohon-pohon lebat mengelilingi sebuah kerajaan kecil. Ya itulah kerajaan Klan Taketori..
'Ayah, Ibu. Aku telah kembali. Dan Kaguya-chan tunggu aku..' ucap Naruto dalam hati dengan debaran jantung yang menggila, tidak sabaran.
•XX•
"K-kau siapa kau! Kaguya-chan tidak akan melakukan hal seperti ini! Cepat katakan! Siapa kau ha!" ucap Naruto berkata penuh dengan kemurkaan. Terlihat di sekitarnya penuh tubuh tak bernyawa yang tergeletak dengan darah mengalir di setiap luka yang menganga. Tidak hanya itu terlihat juga beberapa rumah rakyat kerajaan Klan Taketori mulai terbakai api, bahkan ada yang sudah terbakar seluruhnya.
Sosok yang di maksud hanya tertawa jahat, "Ini aku, Naruto.. Atau lebih tepatnya inilah aku yang sesungguhnya. Kau tahu... sebenarnya aku mendekatimu hanya karena 'buah' itu. Ya sebenarnya aku tidak mengira kalau Ayahmu dan Ibumu mengijinkan orang 'luar' memasuki ke dalam 'kehidupan kalian', walau rakyat menjijkan itu selalu menatap ku sinis setiap kita berjalan bersama dulu. Dan intinya itu semua hanya kebohongan belaka... " kemudian menyeringai jahat.
Naruto mendengar perkataan itu hanya diam dengan raut Shock, pupil mata mengecil dan bergetar.
"T-tidak mungkin.. Kau kau bukan Kaguya-chan!"
"HAHAHAHAHAH... Sebegitukah kau mencintaiku Naruto. Huh! Menyedihkan, tapi memang itulah kenyataannya. Dan saatnya rencana selanjutnya aku laksanakan.. Tapi, sebelum itu... " Kaguya menggantung perkataannya dengan nada dingin.
Shock yang sudah ketingkat tertinggi itu membuat Naruto menghiraukan segalanya, jadi.. Selama ini perasaan yang dia katakan kepada dirinya hanya kebohongan belaka. Cinta dan sifat lembutnya jadi itu semuanya hanya kebohongan belaka..
•
"Ne.. Naruto-kun. Kenapa mereka menatap ku seperti itu?" ujar Kaguya yang tengah bergelayut di tangan kanan Naruto. "Biarlah. Mungkin mereka hanya iri saja kepadamu. Jadi hiraukan saja ya.." balas Naruto dengan nada lembut. "U'um... baiklah.. " Kaguya sembari mengeratkan pelukannya pada tangan kanan Naruto.
•
"Hahahahaha... Naruto-kun~ geli.. Hahahahaha.. S-sudah Naruto-kun geli.." Tawa Kaguya saat sosok yang dipanggil Naruto tengah menggelitiki tubuhnya. "Hm. Itulah balasan menjaili putra kerajaan Klan Taketori!" Naruto dengan nada dibuat-buat.
•
"Lihat! Lihat! Kaguya-chan itu ada bintang jantuh.. Ayo kita buat permohonan.." . "U'm.." Kaguya hanya mengangguk, kemudian menangkup kedua tangannya di depan dada dengan memejamkan mata. Beberapa menit kemudian sepasang kekasih tersebut membuka mata mereka masing-masing. "Naruto-kun. Permohonan mu tadi itu apa. Aku ingin mengetahuinya~".
"Hm... Bagaimana ya.. Kalau Kaguya-chan permohonan apa yang kamu minta?"
"U'um kalau Kaguya meminta permohonan untuk selalu dekat dengan Naruto-kun dan selamanya hidup bahagia dengan Naruto-kun!" jawab Kaguya dengan raut polos.
•
Jadi semua itu hanya kebohongan belaka.. semua ingatan itu hanya rekayasa yang sudah di rencanakan. Lalu, Pengembaraan dirinya untuk berlatih menjadi yang terkuat dan mencari permata perak yang dia inginkan untuk tanda cintanya itu sia-sia.
" ... Aku membunuh mu dulu.. " Kaguya melanjutkan perkataannya yang beberapa menit lalu telah memakan buah Chakra yang selama ini kerajaan Klan Taketori jaga, melesat dengan kecepatan Dewanya ke arah Naruto yang terlihat sedang terpaku melihat kecepatan Kaguya. Hanya butuh satu detik saja, Kaguya sudah di depan Naruto.
"Selamat tinggal ne~ Naruto-kun.. " Tanpa pikir panjang tangan Kaguya yang sudah dilapisi aura hitam tersebut menusuk dada Naruto hingga menembus kebelakang.
SLEB!
"Ohck!"
"S-suatu s-sa-saat nanti... A-Ku... Balas.. kau.. Kaguya.. " itulah deretan kata Naruto sebelum ke sadarannya lenyap. Meninggalkan Kaguya yang menatapnya dengan datar masih tidak melepaskan tangannya yang menembus tubuh dirinya.
Flashback END!
•XX•
Naruto kembali membuka matanya, ia masih ingat saat itu dirinya dalam keadaan sekarat. Dirinya ditolong oleh sosok jelmaan pohon besar yang ada di tengah halam kerajaan Klan Taketori yang bernama Pohon Shinju.
'Aku akan berikan kekuatan ini kepada mu, tapi kau harus janji. Kau harus membunuh Kaguya.'
Itulah perkataan Pohon Shinju kepadanya saat kesadarannya kembali pulih. Tentu saja tanpa pikir panjang saat itu dirinya meng'iya'kan tawaran dari Pohon Shinju. Bersamaan dengan itu ingatan kehancuran kerajaan Klan Taketori dan kematian Ayah, Ibunya teringat kembali di kepalanya. Membuat dirinya saat itu semakin kalut dalam kegelapan tiada tara dan saat itu dirinya yang lain bangkit, membuat pikirannya semakin menggelap.
Saat itu hanya ke inginan BALAS DENDAM lah yang ada di kepalanya.
Sampai hari itu tiba, saat itu dirinya sudah menguasi seluruh kekuatan yang Pohon Shinju berikan, berterimakasihlah kepada sisi gelap dirinya, yang saat itu selalu membantunya untuk dapat menguasai kekuatan yang Shinju berikan.
Dan hari itu juga, ia mengetahui kalau dua kerajaan besar dan kerajaan-kerajaan yang dulu selalu berperang sudah saling berdamai, bahkan kerajaan Klan Otsu dan kerajaan Tsuki sudah menjadi kerajaan satu kesatuan dan akhirnya berubah nama menjadi kerajaan Klan Otsutsuki. Yaitu gabungan dari Klan 'Otsu' dan Klan 'Tsuki'. Saat itu ia juga mendapat kabar kalau Kaguya Otsutsuki yang sudah menjadi ratu kerajaan Klan Otsutsuki, mempunyai dua anak dari hasil pernikahannya dengan putra kerajaan Klan Otsu yang dulu sebelum kedua kerajaan itu bersatu menjadi satu kerajaan.
Tapi semua itu tidak berpengaruh terhadap kepadanya yang saat itu sisi lain dirinya sudah menguasai 80% kontrol tubuhnya. Membuat seisi kepalanya hanya berisi ke inginan untuk 'balas dendam'.
Sampai akhirnya, saat itu dirinya dan Mahluk yang bernama Juubi no Okami, mahluk pemberian pohon Shinju. Dengan berani kami berdua saat itu menyerang kerajaan Klan Otsutsuki. Membuat bencana alam terjadi dimana-mana, akibat kekuatan kami yang diluar akal sehat Manusia yang saling berbenturan, alias bertarung. Sampai akhirnya dalam pertempuran, kedua anak Kaguya yang mewarisi kekuatan Kaguya sendiri dapat menyegel Juubi dan memecahnya menjadi sembilan bagian. Karena kalah dalam jumlah akhirnya saat itu dirinya di segel dan saat itu dirinya tidak tau apa-apa lagi. Hanya kehampaanlah ia temui, sampai orang bernama Orochimaru membebaskan dirinya dari segel keparat itu. Dan saat itu ia tahu kekuatan besar yang dulu di berikan Shinju sudah menghilang dari dalam dirinya. Hanya menyisakan kekuatan sisi dirinya yang lain terdapat dalam tubuhnya, membuat terciptanya Chakra kegelapan murni tercipta sendiri dari dalam tubuhnya, bukan Chakra dari 'buah Chakra' yang ia rasakan dari beberapa Ninja yang dirinya temui.
.
.
.
.
Menghentikan lamunannya, karena mengingat kehidupannya yang dulu penuh kegelapan. Tiba-tiba Mata Naruto menjam melirik kebelakang sembari dengan kecepatannya ia melesatkan tombak hitamnya ke arah sosok yang berniat keluar dari tempat bersembunyi di balik tembok dalam bayangan.
STAB!
Sosok kalau di lihat dari bayangan tubuhnya yang kecil, sepertinya sosok tersebut berjenis kelamin perempuan.
"Mau apa kau kesini." Naruto bersuara di kesunyian malam, tanpa mengubah posisinya. Meski begitu Chakra hitam yang sudah terkominasi dengan energi Sacred Gearnya sudah membanjiri setiap aliran Chakra yang ada pada tubuhnya. Menandakan dirinya siapa menerima segala serangan apa-pun.
Sosok perempuan tersebut hanya menatap sebentar tombak hitam yang menancap di tembok samping kanan pipinya. Kemudian menatap kembali sosok Naruto yang memunggunginya.
"Hm.. Sambutan yang cukup kasar kepada seorang gadis." sosok perempuan yang berada di balik bayangan tembok tersebut bersuara, kemudian melangkahkan kedua kakinya untuk mendekati Naruto.
"Kalau saja saat ini moodku sedang tidak buruk, mungkin aku akan tertawa mendengar perkataan mu yang sesunggungnya adalah seekor Naga.. Bukan seorang Gadis. "
Sosok perempuan itu tidak mengubris perkataan yang keluar dari mulut Naruto. Kaki jenjang mungilnya masih melangkah mempertipis jarak antara dirinya dan Naruto. Walau ada rasa 'tidak suka' saat mendengar kata 'seekor' dari sosok Naruto yang masih dalam posisinya.
Tepat saat keluar dari balik bayangan tembok, terlihat perawakan sosok perempuan tersebut yang memakai Kimono merah dengan corak berwarna emas, bersurai merah cerah panjang sepinggul yang menghiasi wajah ayunya. Ya. Dia sosok jelmaan dari Sang Great Red..
•XX•
Ruang Club Penelitian Ilmu Gaib
Terlihat aggota Club Penelitian Ilmu Gaib dan anggota OSIS, semua hadir dalam satu ruangan, kecuali Issei dan sang ketua yaitu Rias, karena tepat setelah kepulangan Akeno dari Rumah Sakit Underworld karena sudah dinyatakan sembuh, tiba-tiba Maid sekaligus Istri kakanya menyampaikan untuk segera keruangan kerja kakanya. Sama seperti Club Penelitian Ilmu Gaib, anggota OSIS yang tidak hadir di ruangan tersebut hanya Kaicho saja yaitu Sona. Sama dia di panggil ke Underworld, entah ada keperluan apa, namun yang pasti itu ada kaitannya dengan Rias yang di panggil ke Underworld oleh kakanya.
"Senpai. Sebaiknya senpai istirahat.. "
"Ara aku sudah sembuh kok, Koneko-chan." Akeno berkata sembari meletakan nampan yang berisi beberapa gelas teh yang ia bawa. "Silahkan.. " lanjutnya
"Terimakasih, tapi benar seharusnya kau istirahat, Akeno-san." ucap Tsubaki yang kini duduk di sopa sembari tangan lentiknya mengambil pegangan gelas kemudian menuntun mulut gelas tersebut ke mulutnya.
"Ara ara.. Benar kok aku baik-baik saja. Dan terimakasih atas ke khawatiran kalian.. fufufu.."
"Ano senpai, apa benar yang membuat senpai seperti itu adalah seorang Manusia?" tanya tiba-tiba salah satu anggota Peerage Sona yang bertubuh hampir sama seperti Koneko.
Hening
Semua anggota Club Penelitian Ilmu Gaib hanya diam setelah mendengar perkataan dari salah satu Peerage Sona, dan mereka di paksa mengingat kembali kejadian pertemuan mereka dengan sosok berambut cepak. Entah kenapa mengingat itu bulu kuduk mereka berdiri, horor. Dan juga entah kenapa sosok berambut cepak kebelakang itu selalu membawa perasaan tidak mengenakan kepada mereka semua. Apa lagi payung hitam yang selalu di bawa oleh sosok tersebut membuat kesan tersendiri..
"Ruko!" Tsubaki sedikit menegur kepada gadis loli bernama Ruruko Nimura.
"Fufufu... Tidak apa-apa. Sebenarnya kami juga tidak yakin dia Manusia yang memiliki Sacred Gear atau apa.. " Quuen Rias itu menggantung perkataannya. Membuat anggota yang hadir menjadi penasaran, siapa sosok berpayung yang menyerang Club Penelitian Ilmu Gaib yang pernah di ceritakan oleh Kaicho mereka, walau hanya sedikit. Karena memang saat menceritakan peristiwa penyerangan sosok berpayung kepada Peerage adik Maou Lucifer, Kaicho mereka harus di panggil ke Underworld. Dan itu kenapa saat ini mereka semua di ruang Club Penelitian Ilmu Gaib, yaitu untuk mengetahui secara detil sosok berpayung yang menyerang Club Penelitian Ilmu Gaib dan sekaligus menjenguk Akeno, Quuen dari Peerage adik Maou Lucifer.
" ..karena dia dapat merubah tubuhnya menjadi beberapa ekor ular." Akeno melanjutkan perkataannya, sembari mengingat sosok berambut cepak kebelakang yang membawa payung hitam melebur menjadi beberapa ular hitam. Dan sekali lagi entah kenapa saat ini bulu kuduknya berdiri mengingat itu.
Mendengar itu, semua anggota OSISI yang hadir dibuat diam dengan pikiran mereka masing-masing entah kemana. Apa lagi sang inang Vitra, terlihat raut mukannya sudah memutih dengan keringat dingin.
•XX•
•
•
•
~_To. Be. Continued_~
•
A/N : Ya akhirnya Chapter rilis.
Di sini menceritakan tentang sedikit Kisah masa lalu Naruto. Yang di hianati oleh Kaguya kekasihnya sendiri, hanya karena sebiji buah. Dan kalau ada yang nanya lagi "Apa kekuatan yang di berikan Pohon Shinju kepada Naruto, masih ada?" jawabannya di atas yaitu, sudah tidak ada. Dan kekuatan yang ada pada Naruto saat kebangkitannya oleh Orochimaru adalah dari sisi lain dari Naruto yaitu Yami Naruto. Dan juga itu sudah menjelaskan kalau Naruto sudah menguasai kekuatan sisi lain dari dirinya.
Dan soal bagaimana Naruto mendapatkan Sacred Gear Black True Longinus dan bagaimana pertemuan Naruto dan Moryu, itu author akan menjelaskan chapter-chapter depan.
Dan author kasih bocoran tentang chapter depan. Naruto dan Char DxD seperti Azazel, Vali, Ophis, Dewa mitologi akan mulai bertemu, entah sebagai teman atau musuh. Yang pasti itu masih rahasia..
Jawab review :
arafim123 : List harem Naru. FemGreat Red, Sasame, Asia, dan dua lagi masih rahasia..xD
Hagoromo Kaito : terimakasih udah mau nungguin fic abal author ini. Dan semoga chapter ini tidak membosankan.
Blu Kira : Wordsnya? Kira-kira yang Chapter kemarin 1k+ maaf ya. Hahahah..
The KidSNo OppAi : ini dah lanjut.
Draknamikaze ss : hahahah ya Moryu chapter kemarin itu nangis. Soal kejam Naru. Chapter ini udah dijelaskan kenapa naru kejam, walau ada sedikit sifat naru yang kejam itu dari sonohnya.
Sampai disini dulu..
Dan semua terimakasih. Maaf 'A/N' Kepanjangan..
Out~
