Author Note: maaf apabila ada kesalahan dalam pengetikan . Book 2
Sorry
Chapter 01
Setelah pesa kecil tanda perayaan atas ke berhasilan mereka. Davsz dan yang lainya berkumpul di tempat dimana Sora, Riku dan Kairi sering berkumpul.
"Semuanya terima kasih". Ucap Davsz sangat berterima kasih atas segalanya.
"Davsz" panggil Zack. Davsz menoleh ke arah Zacks "Ini waktunya". Desah Zacks bernada rata.
"Ok !" Desah Davsz.
"Zacks apa yang kamu maksud dengan ini waktunya ?. Apakah kalian akan pergi meninggalkan kita semua?" Tanya kairi, mengeluh untuk Zacks dan yang lainya tidak meninggalkan Destiny islands.
"Ya !" Desah Zacks dengan senyum nya yang pertama.
Davsz yang melihat senyuman Zacks seketika kaget , Davsz pun tersenyum tanpa membei tahu Zacks kalau itu adalah senyuman pertama Zacks.
"Apakah kalian tidak bisa tionggal untuk semalam saja ?" Desah Sora.
Tiba-tiba portal teleportasi muncul di belakang psisi Davsz dan yang lainya.
"Davsz, Zacks ini waktunya kita untuk pulang".
Desah amy mengingatkan.
Davsz tersenyuim kepada Sora. Lalu Davsz pun mendekati Sora, Davsz meletakan tangan kanan nya i bahu Sora.
"Hehe aku mungkin akan meninggalkan kalian semuanya sekarang, Tapi jangan kuatir, Yo !. Kami berjanji akan kembali. Dan kita bisa berkumpul dan bersenang-senang kembali, Aku janji". Desah Davsz bernada dengan irama yang senang.
"Janji adalah janji". Desah Sora.
"Yap !". Desah Davsz. Davsz pun berjalan meninggalkan Sora, Riku dan Kairi. "Okay teman-teman , Kita menuju portal !". teriak davsz sambil berjalan ke arah yang salah sangking senangnya.
Davsz berjalan ke arah jurang di bukit tersebut.
Beruntung Kairi Hearts memberitahu Davsz.
"Hey Davsz, Portal ada di sebelah sana". Desa kairi Hearts bernada dingin sambil menunjuk ke arah Portal.
Davsz yang sedang berjalan dengan gaya yang berlebihan , Tiba-tiba berbalik arah ke Portal dengan Rasa tidak bersalah Davsz berdesah.
"A...ku tahu".
Metha yang mendengar perkataan Davsz yang terdengar seenaknya saja langsung Menendang Bokong Davsz. Sehingga Davsz terjatuh jauh hampir memasuki Portal.
"Lagi-Lagi berlebihan !". Teriak Metha.
"Kairi hearts !" Panggil kairi.
"Ya !" Jawab Kairi Hearts Angel
kairi mendekati Kairi Heartss dan membisikan sesuatu Ke telinga Kairi Hearts. Sehingga tiba-tiba Kairi Hearts terkaget seketika.
"Be-benarkah ?" Desah Kairi Hearts bernada Rendah.
"Jangan kasih tahu Davsz sebelum waktu yang tepat".
"baiklah".
"Hey Guys !" teriak Riku sambil Memutar tangan nya. Tiba-tiba keluarlah Asap hitam berbentuk Lingkaran disertai lima A goodluck charm. Ke Lima A goodluck Charm itu masing-masing bertebangan menuju Zacks dan yang lainya kecuali Davsz. Karena Davsz sudah mempunyai A goodluck Charm berwarna Hitam.
"Simpanlah, Aku yakin kalian mencari ini". Desah Riku.
"Arigato mina" Desah Kairi.
"Hey Neku. Kamu mau ikut ?" tanya Chenzi terhadap Neku.
Neku menggelengkan kepalanya.
"Maaf, Aku akan di sini sampai aku menyelesaikan game, Dan menemukan Beat. Partner ku". Desah Neku.
"Oh .. Okay" Desah Chenzi menerima jawaban Neku.
Davsz dan yang lainya pun memasuki Portal Teleportasi dengan Senyuman.
Di sisi lain.
Nampak Reaper sedang berbicaa dengan Seorang laki-laki Dewasa berjubah Hitam.
"Kau melakukan tugasmu dengan cara yang salah" Teriak laki-laki itu
"tapi aku berhasil" Desah Reaper dengan senyuman Jahatnya.
"Hmmm I see". Desah laki-laki itu.
Di ruangan yang agak gelap itu tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.
"Masuk !" Desah Laki-laki itu.
"Master aku datang". Orang yang mengetuk pintu ini ternyata laki-laki berambut biru dengan corak merah di pipi Kirinya.
Reaper yang bersandar di dinding terkaget dan langsung tersenyum
"Jelal !". desah Reaper.
"Aku senang kau bisa Di sini Jelal. Sekarang Lakukan Tugas mu". Desah Laki-laki berjubah Hitam itu. Yang pasti dia adalah dalang dari semua kekacauan di Destiny islands.
"Baiklah Master !" Desah Jelal bernada Dingin dengan senyuman.
Davsz dan yang lainya tiba di dunia nyata Tepat nya di gedung perlombaan.
"Huh Kita kembali ke Aula, Tetapi dimana semua peserta ?". tanya Amy.
"AGH !" Desah Zacks kaget. "Orang-orang di destiny island. Mereka tersedot ke lubang hitam kan ?".
Davsz dan yang lainya pergi meninggalkan Sora, Riku dan Kairi, Bersama dengan A goodluck charm yang di berikan oleh Riku. Di dalam teleportasi mereka semua melihat ada banyak dunia. Nampak mereka sedang berada di tempat seperti di luar angkasa hanya saja dunia-dunia tersebut berbeda dengan galaxy Bima sakti.
"ada banyak dunia disini, Mengapa kita di lahirkan di bumi ?" Desah Zack bernada dingin.
Metha yang mendengar perkataan Zack langsung menjawab dengan simple nya.
"Kamu tau Zacks, Mungkin kita di lahirkan di dunia yang sederhana, Tapi mungkin juga dunia yang kita tempati yang di panggil dengan nama Bumi itu, Adalah dunia yang paling hebat di antara semuanya". Desah Metha tersenyum dengan nada dinginya itu.
Tiba-tiba entah bagaimana caranya. Davsz dan yang lainya tiba-tiba sudah berada di Aula tepatnya di gedung Oblivion Street.
Dari arah kanan nampak seorang laki-laki yang memakai jubah berwarna putih, Memiliki warna rambut biru bergaya Spike. Berteriak-teriak dengan histeris nya.
"Oi ! ada apa ?". Desah kairi dengan nadas yang agak tinggi, Khawatir dengan apa yang akan terjadi di sini.
"Mo-Monster, Ada monster bermunculan di setiap alat elektronik. Seperti Handphone dan yang lainya".
"Apa ?!"teriak Davsz."Tidak salah lagi , itu pasti teleport hearts". Desah davsz amat bersemangat.
"dia bilang nama Monster nya itu . Deligmata sintiatozo". Desah anak lelaki berambut biru itu.
"Ok. Dimana mereka berada ?" tanya Zacks.
"Mereka ada di sini" Desah anak lelaki itu sambil menunjukan GPS yang dia pegang.
"Got it !"Desah Zacks dan yang lainya.
Davsz dan yang lainya pergi menuju tempat tersebut. Di GPS tersebut nampak sesuatu berweaqrna merah di sekeliling tempat itu, Menunjukan bahwa teleport hearts sudah berada di sana.
"Apakah ini memang Teleport Hearts Davsz ?" tanya Amy kepada Davsz sambil berlari ketempat tersebut.
"Aku tidak tahu Amy, apapun itu dia pasti monster jelek yang tidak tahu siapa aku". Desah Davsz bernada amat semangat.
Kairi yang mendengar perkataan Davsz langsung cemberut.
"Aku yakin Orangf-orang di luar sana tidak mau kenal sama kamu. Orang ceroboh kaya kamu" Desah Kairi bernada Rendah,
"Apa kairi ?" Tanya Davsz mendengar perkataan Kairi walaupun terdengar samasamar.
"Ah ? Tidak, Bukan apa-apa"
Tiba-tiba dari atas gedung terdengar sang presiaden berteriak memanggil mereka.
"Oi !" Sang presiden melompat dari gedung yang tinggi dengan kerenya, Dan mendarat tepat di depan Davsz. "Davsz smirnoof,Kan ?"
"Ia benar pak presiden". Desah Davsz kaget.
"Tidak perlu panggil saya seperti itu sekarang, Saya sedang tidak dalam tugas, jadi panggil saya Axel saja, Got it memorized ?" desah Axel sang presiden.
"Wahh ! Rambut anda keren ! " Teriak Kairi Hearts melihat Rambut pak Presiden yang berwarna Merah menyala itu dan bergaya Spike Panjang.
"Oh, terima kasih, Sedikit perubahan membuat aku tampak lebih bersemangat lagi, Oh ia" Axel mengeluarkan enam buah earphone. "Pakailah ini Davsz, dan byang lainya juga". Desah Axel sambil memberikan ke enam earphone itu.
Davsz dan yang lainya memakai Earphone yang di berikan oleh Axel.
"Earphone ini bukan sembarang earphone, Earphone ini bisa menunjukan dimana posisi kalian. Mendeteksi Monster, Jenisnya, Kekuatanya, Gendernya. Dan yang paling penting dapat menghubungkan komunikasi antar aku dan kalian".
"Wow ini keren sekali, Apa kelebihan dari benda ini ?"
Teriak Davsz.
Sang presiden langfsung tertunduk kecewa mendengar perkataan Davsz yang sama sekali tidak menyimak perkataan dari Axel.
"Sebenarnya apa yang terjadi dengan dunia teleportasi dan Dunia nyata ?" Tanya Amy Caravel.
"Kami masih menyelidikinya, yang kami tahu semua peserta kecuali kalian telah disconect saat di stage pertama, Kami tidak bisa menarik kembali mereka, Yang kami paling takutkan sekarang adalah, Mereka telah di culik oleh program yang di kendalikan oleh seseorang di luar sana" Desah Axelk menjelaskan sekilas tentang apa yang terjadi.
"The blackhole." Desah Zacks ingat tentang kejadian di dunia teleportasi.
"The blackhole !?"teriak Axel. "tidak mungkin ini terjadi lagi".
"Huh ?" Desah Davsz dan Kairi serta amy.
"Kejadian ini pernah berlangsung sebelumnya ?" Tanya Metha.
"ya" desah Axel dengan nada bijaknya "Pada oblivion struggle sebelumnya, Para peserta Tersedot ke blackhole tersebut sampai mereka semua disconect, tidak ada yang tersisa. Aku takut kalo dia yang melakukan ini lagi".
"Axel apakah dia orang nya" Desah Saix si anak berambut biru itu.
"Im afraid so" Desah Axel.
Tiba-tiba mereka pun sudah sampai di tempat dimana titik merah pada GPS berada.
"Huh ? tidak ada apa-apa di sini ?" Desah Davsz.
"SURPRISE !. Welcome back !" Teriak warga-warga di sana.
Nampak Semua keluarga teman-teman Davsz hadir di sana.
Zacks dan yang lainya kecuali Davsz, Berlari Menuju pelukan keluarganya masing-masing.
Davs hanya terdiam mencari neneknya dengan cara melirik kesana-kemari. Tetapi Neneknya tidak hadir dalam pesta surprise tersebut.
Davsz melihat kehangatan suasana keluarga teman-temanya yang menyambut kembali mereka dengan pelukan, tawa bahagia dan ucapan yang hangat. Davsz merasa kesepian dan dia meneteskan air mata. Namun tiba-tiba dia menghapus air matanya itu dan mengubahnya dengan senyuman, walaupun sebenarnya hati nya menjerit dan menangis. Davsz hanya isa tersenyum dari kejauhan menatap ke harmonisan hubungan kekeluargaan teman-teman mereka. Davsz tidak ingin mengganggu mereka. Lalu dia berjalan keluar dari tempat dimana pesta itu berlangsung. Davsz mencari sebuah telepon umum dan berniat untuk menghubungi rumahnya dan berharap neneknya mengangkat telepon dari Davsz.
Akhirtnya setelah Davsz berjalan. Davsz menemukan sebuah telepon umum yang berada di sebuah gang kecil. Lalu Davsz menelpon neneknya.
"Halo Nek, Apakah nenek baik-baik saja ?" Desah Davsz.
"Nenek baik-baik saja Davsz, Ne-nek Sedang be-ber-berbellanja" Desah Nenek Davsz terbata-bata.
"Apakah Nenek sakit ?" Tanya davsz mendengar ada sebuah kejanggalan di telepon nenek.
Dari Telepon nenek terdengar suara Laklaki yang berbicara untuk menyudahi percakapan mereka itu.
Lalu, belum sempat Nenek nya itu menjawab tiba-tiba koneksi mereka terputus.
Dan Tiba-tiba Monster teleport Hearts muncul di sekeliling Davsz.
"AGH Teleports" Teriak Davsz kaget. Tiba-tiba Davsz mengeluarkan pedang Keybladenya.
