Liberty Walk
By Lee Lolina
Genre: Romance/ Crime
Rate T
Sumarry: Untuk apa semua ini terjadi? Mereka senasib tapi saling membunuh demi karena ideologi yang berbeda. Mereka sama! Tapi kenapa ada beberapa yang menganggapnya berbeda dan sampai melakukan gencatan senjata demi ideologi mereka yang salah?
Chapter 8: Close up
.
.
.
Listen to the music. It's start to get mad.
The nature orchestra plays the song more big than before. Almost all the world have the same kind of nature. The snow and the rain.
Even it's imposibble to happen in the same time, but it's happen.
And than,
The disaster tries to make anyone who they already die, know that they still alive and will...
...make the world into the sad ending.
.
.
.
Malam telah datang. Ribuan bintang dan bulan yang memantulkan cahaya matahari mulai menguasai langit sepenuhnya. Mereka menjadi raja malam. Tapi sepertinya hari ini merupakan kasus yang berbeda. Ada pengunjung yang hampir sama kuatnya dengan kedudukan mereka sebagai raja di malam ini.
Suara tangisan, teriakan, kesengsaaraan dan bau darah yang amis bertebaran di mana-mana. Mengalahkan semua orang untuk tersenyum memandang langit yang indah. Kemana hujan? Kenapa dia tidak ikut turut meramaikan semuanya? Bukannya semuanya akan lebih menarik ketika salah satu orcherstra terbesar bumi ikut andil dalam pesta tak terlupakan ini?
Hmm... kata-kata itu terdengar terlalu puitis untuk keadaan mencengangkan ini. apalagi yang terjadi pada salah satu bandara terkenal yang ada di dunia, tepatnya yang berada di Korea Selatan.. Pesawat-pesawat yang ada di tanah, yang patah dan juga masih mengeluarkan api akibat arus pendek. Bangunannya hancur. Kaca terpecah dimana-mana. Dan jangan lupa, korban berdarah yang merupakan tangisan kesengsaraan menjadi pemandangan setia di sana.
Ryeowook memandang panik pada Sungmin yang sekarang sedang meringkuk dengan keadaan menggenaskan. Hampir seluruh badan Sungmin sendiri diselimuti oleh darah hitam yang keluar dari mulutnya tanpa henti.
Dengan cepat Ryeowook mengambil handphone miliknya dan menghubungi Yesung.
"Hyung, semua ini bahkan lebih parah. Fase comeback 3 kali lipat lebih parah dari yang pernah kita alami. Kita harus segera –" ucapannya terpotong saat terkaget melihat sebuah jet mini menembus masuk tanpa mempedulikan telah menghantam tembok besar yang ada di depannya dan masuk ke wilyah tempat Ryeowook berada tanpa melukai dirinya dan juga Sungmin.
"Beruntung sekali. Aku baru saja mendapat hadiah jet bagus dari kunjungan X.O tadi," ucap Yesung melalui telepon yang belum dimatikan sambungannya itu.
"Bawa dia sekarang. Kita akan membawanya ke tempat namja gila itu. Ada rumah sakit pribadi miliknya yang bisa kita gunakan untuk merawat Sungmin secara maksimal tanpa harus takut orang-orang mengetahui siapa dia dan juga kita," lanjut Yesung.
Ryeowook mengangguk sekilas saat pendengar perintah itu. Tanpa takut bajunya ikut terkotori oleh darah Sungmin, dia langsung membopongnya masuk ke dalam jet mini itu. tak menunggu lama Tagi, Yesung segera mengendarai jet mini itu untuk kembali menerobos dinding kaca yang ada di depannya dan langsung pergi menuju tempat namja gila itu berada, London, Inggris.
"Yesung-hyung, kau masih punya pil perlambatan itu?" tanya Ryeowook cepat.
Yesung menyalakan mesin kendali otomatis. Kini laki-laki itu memandang Ryeowook dengan tatapan sengit.
"Kau jangan coba berpikir untuk memasukkan pil itu ke dalam tubuhnya. Kau bisa saja mati ketika berhubungan dengan organ dalamnya. Virus milik ALICE lebih ganas daripada semua virus yang ada pada inang lainnya," gertak Yesung.
Ryeowook langsung saja menundukkan kepalanya. "Tapi, Sungmin-hyung bisa saja mati jika mengalami pendarahan terus-menerus."
"Bersabarlah. Kita akan segera sampai di rumah sakit itu. Aku akan mengemudinya dengan cepat dan selama aku tidak mengawasimu, kuharap kau tidak melakukan hal bodoh, Kim Ryeowook," ucap Yesung dengan nada mengancam.
"Baik." Dan kini Ryeowook hanya bisa pasrah.
"Daripada kau tidak melakukan apa-apa, lebih baik kau menghubungi rumah sakit itu. beritahu siapa kita dan apa alasan kita untuk mendarat nanti di sana. Jangan lupa menyebutkan nama namja gila itu juga. Kita harus mempunyai izin yang pasti sehingga ketika kita sampai di sana, Sungmin bisa langsung ditangani," ucap Yesung sambil melemparkan telepon miliknya kepada Ryeowook.
Ryeowook memandang satu nomor yang terpampang di layar telepon genggam itu dan beberapa menit kemudian, seseorang di sana mengangkatnya.
"We're from device one. I, Q.X and my partner, Phi need a permission to land our jet to your hospitel a few hours later (Kami dari devisi satu. Saya, Q.X dan partner saya,Phi membutuhkan izin untuk mendaratkan jet kami di rumah sakitmu beberapa jam kemudain)," ucap Ryeowook dengan bahasa Inggris yang lancar pada orang disebrang sana.
"Why you need it?(kenapa kau membutuhkannya?)" tanya seseorang di sana.
"The reason is because Cho Kyuhyun. You ever heard he said about someone named Lee Sungmin, right? The one named that is have a really terrible health condition (Alasannya karena Cho Kyuhyun. Kau pernah mendengar dia berkata tentang seseorang yang bernama Lee Sungmin, bukan? Seseorang yang bernama itu sekarang sedang mengalami kondisi kesehatan yang sangat buruk) ."
"You have it. I will sent my best doctor for him (Kau mendapatkannya. Saya akan mengirimkan dokter terbaik saya untuk dia)."
"Berapa jam lagi kita akan sampai di sana?" tanya Ryeowook pada Yesung.
"Tinggal 20 menit lagi. Jangan lupa hubungi namja gila itu. Ada sesuatu yang lain yang ingin kutunjukkan padanya."
.
.
.
Sungmin masih saja terus mengeluarkan darah dari mulutnya. Tidak berhenti terbatuk sampai-sampai rasanya paru-parunya juga ikut tersentak sakit. Kedua orang lainnya yang ada disekelilingnya panik.
"Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Dia bisa mati karena kehabisan darah," ucap salah seorang dari mereka panik. seorang perawat yang menangani Sungmin sekarang.
"Dia bukan orang biasa. Dirinya juga pasti akan lebih cepat pulih daripada tubuh kita. After all, he is ALICE and we need his memory for save us all." Seorang dokter dengan tenangnya berkata seperti itu.
.
.
.
"Bagaimana dengan dirinya?" Laki-laki berambut ikal itu memandang kedua orang yang lebih tua yang ada di depannya dengan wajah panik.
Keduanya menggelengkan kepala mereka. Yesung dan Ryeowook hanya bisa berwajah pucat hampir sama dengan laki-laki berambut ikal itu, Kyuhyun.
"Tapi kau tenang saja. Memang awalnya kelihatan seperti akan mau mati, tapi perlahan dalam dirnya akan memulihkan diri sendiri sama seperti fase comeback yang pernah kita alami semua saat terkena kelemahan badan kita
"Tapi tetap saja yang dialami Sungmin bahkan lebih para dari yang pernah kita alami semua. Dia bisa saja gagal dalam fase comeback ini dan mati!" seru Ryeowook.
Kyuhyun menghantam dengan keras tembok yang ada di belakangnya dengan menggunakan tangan kanannya. Tangan itu sampai mengeluarkan darah dan tembok itu tampak sedikit retak. "Kau jangan bercanda! Dia tidak akan mati semudah itu! Sungmin tidak akan mati sampai aku sendiri sudah tidak sanggup melindunginya dan mati," seru Kyuhyun balik.
"Maaf. Aku hanya khwatir. Mungkin kita perlu menyeret Healer sialan itu dengan paksa masuk ke dalam markas kita dan menyembuhkan Sungmin," ucap Ryeowook.
Kyuhyun memasukkan tangannya yang berdarah ke dalam saku celanannya."Tidak perlu khawatir. Kita punya sekutu baru untuk mengisi devisi 4. Orang itu walaupun tidak sehebat sang Healer, Quarter, tapi setidaknya dia tahu sedikit seluk-beluk untuk bisa menahan virus itu untuk lebih bekerja," ucap Kyuhyun mulai menstabilkan emosi miliknya.
"Oh, ya. kau bilang ada yang ingin kau sampaikan padaku. Katanya itu yang menjadi alasan terkuat bagiku untuk darang ke sini, bahwakan lebih dari kondisi Sungmin sendiri," ucap Kyuhyun tiba-tiba.
Yesung mengeluarkan laptop miliknya dari tas hitam yang sedari tadi dibawanya kemana-mana. Dia segera meng-onkannya dan menunjukkan sesuatu pada Kyuhyun.
"Aku baru saja mendapatkan ini beberapa jam yang lalu. tepatnya, mungkin hampir semua inang mendapatkannya kecuali dirimu dan juga Sungmin serta I.G sendiri," ucap Yesung.
"Lalu kenapa kau menunjukkan ini padaku? Walaupun jelas-jelas teka-teki ini ditunjukkan padaku dan juga Sungmin, kurasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan sama sekali. sIni hanya gertakan untuk anak bayi," ucap Kyuhyun sambil tetap mengamati serangkai angka, huruf, atau apapun itu yang tertera di layar.
"Pertanyaan kenapa dia tidak menggunakan insial C.K? Kenapa menggunakan C.O? Bukannya itu akan membuat kita semua terkecoh dan akan mengganggapnya sebagai Choi Siwon?" tanya Yesung.
"Berarti dia akan melakukan sesuatu dengan huruf yang ada di tengah namaku," ucap Kyuhyun dengan santainya.
Yesung dan Ryeowook bersamaan mengerutkan kening mereka.
"Jika saja dia mengambil insial C.K, maka, akan ada 2 huruf dari namaku yang berada di antara insial itu," ucap Kyuhyun.
"Apa maksudnya dengan memberitahukan kalau huruf h itu begitu diistimewakan oleh I.G?" tanya Yeusng kembali. Dia sama sekali tidak mengerti dan masih mengerutkan keningnya.
"Kau akan segera tahu ketika Sungmin menjadi sekutu kita. Kirimkan saja data ini padanya. Beberapa akan dijawabnya dan mengenai insial itu, dia pasti akan menjawab sama dengan apa yang akan kukatakan. Tapi dia mungkin tahu apa maksud dari 'h' yang dikirimkan orang itu," ucap Kyuhyun. Sepertinya ada yang disembunyikannya. Dia sama sekali tidak berniat menjawab, padahal Yesung yakin 100% bahwa Kyuhyun mengetahuinya.
Ketika Yesung ingin menanyakan sesuatu yang lain, matanya terbelak saat melihat 2 orang keluar dari ruang perawatan milik Sungmin. "Tunggu! Kenapa kedua orang ini ada di sini?" tanyanya dengan suara keras. Sontak saja Ryeowook meletakkan jari telunjuknya di depan mulutnya.
Mereka ada di rumah sakit, walaupun ini rumah sakit khusus yang mungkin hanya memuat beberapa orang saja, tapi tetap saja beberapa orang itu membutuhkan ketenangan yang cukup, terutama pemilik kamar yang bertempat di depan mereka duduk sekarang.
Kyuhyun memutarkan kedua bola matanya bosan. Dia heran melihat reaksi Yeusng yang menurutnya sangat berlebihan. "Dia orang yang kumaksud akan mengisi kekosongan devisi 4. Lee Eunhyuk dan juga Henry, resmi bergabung dengan kita 2 hari yang lalu," ucap Kyuhyun.
"Bagaimana bisa?" Akhirnya Ryeowook mengeluarkan suaranya dari kediamannya sedari tadi, menjadi pendengar yang baik.
"Kami tidak sengaja bertemu saat aku dan mereka sendiri yang menawarkan diri untuk bergabung dengaku," ucap Kyuhyun.
"Kenapa?" Yesung memandang kedua orang itu dengan tatapan tidak suka.
"Karena salah seorang yang ada di sini, sudah mengalami fase comeback yang paling cepat dari semua inang yang ada di dunia. Itu artinya, dia mendapatkan memorinya yang hilang lebih banyak dari yang lainnya dan juga kemungkinan mengetahui siapa pihak ke-16 di sini lebih mudah," jelas Kyuhyun.
"Siapa?"
"Lee Hyukjae,"Jawab Kyuhyun dengan singkat.
"Jika terhitung sekarang, yang berpihak pada ALICE ada 6 orang. Sungmin sendiri, aku, Yesung-hyung, Ryeowook-hyung, Eunhyuk-hyung dan terakhir. 4 orang lainnya sudah pasti berpihak pada I.G dan 5 orang yang lainnya masih belum pasti akan berpihak pada siapa," jelas Kyuhyun mencairkan sedikit suasana.
Semuanya langsung berpose serius.
Otak jenius Yesung langsung menangkap semuanya dan berhasil menyimpulkan sesuatu yang langsung diucapkannya."Kalau begitu 5 orang yang tidak berpihak itu adalah AB, P.U, X.O, Z.V dan juga S-Be. Bagamana dengan AB, Ryeowook?"
Ryeowook menggelengkan kepala. "Terakhir kali aku menemuinya, dia baru dalam fase yang paling rendah. Masih sangat sulit untuk menentukan dia akan berpihak pada siapa."
"Lalu bagaimana dengan P.U?" Henry angkat bicara.
"Terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai pembuat jam di Greenland," jawab Kyuhyun.
"X.O?"
"Yey, hell. Anak itu 70% sebetulnya akan berpihak pada I.G karena keberadaan perdana mentri itu,: Yesung menyela dengan nada menghina .
"S-Be?"
"Anak itu sepertinya bergerak sendiri dan tidak mau bergabung dengan pihak manapun."
"Bagaimana dengan Z.V?" Ryeowook bertanya.
"Akh, maaf. Sepertinya sebentar lagi Sungmin akan segera sadar. Aku harus masuk untuk kembali mengecek keadaannya," ucap Eunhyuk tiba-tiba seperti mencoba untuk mengindar, sepertinya itu berlaku juga untuk Kyuhyun, Yesung dan juga Henry.
"Tunggu." Ucapan kyuhyun membuat langkahnya terhenti.
"Berikan laptop ini pada Sungmin dan Yesung-hyung, kau bisa mengirimkan data itu sebentar ke laptopku. Aku pergi dulu, masih ada yang harus kuurus. Nanti aku akan kembali lagi." Lalu setelah itu dia meninggalkan yang lainnya menuju tempat apa yang dimaksudnya.
.
..
...
:.!Close up!:.
...
..
.
Sungmin mengerang kesakitan. Kini kepalanya juga ikut terasa sakit. Sakit itu membuat matanya terpaksa terbuka dan terpejamannya. Laki-laki itu sempat merasa kaget saat dia berada di tempat yang sama sekali tidak dikenalnya.
Tapi yang pasti Sungmin sadar bahwa kini dia sedang berada di sebuah rumah sakit. Warna putih dan juga bau obat-obatan menjadi sesuatu yang khas bagi tempat yang selalu dikunjungi oleh siapapun yang sakit dan mungkin saja termasuk dirinya.
Sungmin melirik ke samping kanan. Di sana banyak sekali tumpukan tabung plastik darah yang sudah habis dan banyak juga yang masih penuh.
Apa aku yang menghabiskan semua ini? pikir Sungmin.
Mustahil semua itu aku yang melakukannya. Mustahil hal itu terjadi pada kami, jerit Sungmin dalam pikirannya.
Satu persatu memorinya yang lama yang telah hilang mulai munucl dan terlintas tiba-tiba di dalam otak kecil miliknya.
"Akh, kau sudah sadar rupanya," ucap seseorang yang baru masuk ke dalam rumah sakit itu. kedua tangannya memegang sebuah nampan berisikan makanan dan juga minuman.
Sungmin mengerjap lucu. "Eunhyuk?"
Orang itu tersenyum. "Lama tidak berjumpa, sepupuku."
.
.
.
Beberapa tahun yang lalu, ada 15 inang di dunia ini yang digunakan untuk percobaan besar-besaran yang dilakukan oleh kegilaan seseorang yang sangat berpengaruh di dunia politik maupun ekonomi di dunia ini.
Sebut saja orang yang melakukan kegilaan itu adalah pihak ke-16 dari 15 inang yang ada.
Dari 15 inang yang terselipkan, ada 2 yang paling pintar diantaranya dan bahkan disebut-sebutkan, orang yang menciptakan benda yang menjadi percobaan itu sendiri menjadi inang dan ada di antara 2 orang yang paling istimewa itu. Tapi tidak ada yang bisa menebak. Semua yang ada di antara mereka sangat berbeda tipis. Mereka adalah inang yang diberi nama ALICE dan juga I.G.
Masing-masing inang diberikan insial khusus sesuai dengan karakter, kemampuan mereka masing-masing dan juga tipe Artifical Intelegent yang melekat disalah satu bagian vital mereka.
ALICE= Artificial Linguistic Internet Computer Entity
I.G= Interdisciplinary Ghastly
C.O= Cagey Ortography
X.O= Xerographic Oversaw
Q.X= Quirk Xenophobia
ELI= Eliminate
S-Be=Saltshaker Bellyful
AB= Abate
K.L= Kaleidoskop Laybyirinth
Phi = Philologist
R.S = Ravenge Say
T.D = Tacit Deducation
Quarter = Quarterfinal
P.U = Predispose Unfathomable
Z.V = Zeal Vitiate
15 inang itu nantinya dikatakan akan digunakan untuk menunjang segala kemajuan teknologi.
Manusia adalah makhluk yang pintar. Mereka bahkan bisa menciptakan listrik, dan segala teknologi yang sudah diciptakan dan terutama komputer yang sangat merajalela di bumi.
Manusia memang adalah makhluk yang pintar karena bisa membuat komputer yang terdiri dari jutaan angka kombinasi dan huruf yang terbuat dari bahasa pemograman. Mereka adalah makhluk yang pintar karena bisa menemukan komponen elektronik yang digabungkan menjadi satu dan lalu jadilah gadget yang sangat berguna bagi kehidupan manusia itu sendiri. Tapi...
... kadang kala, kita sama sekali tidak mengerti apa yang terjadi di dalam komputer itu sendiri.
Hanya beberapa manusia saja dahulu kala dan pada jaman modern itu yang turut ikut ambil dalam pembuatan komputer itu sendiri. Hanya mereka yang paling jenius dan paling berpotensi yang diturut ikut sertakan dalam pembuatan massal barang elektronik itu sendiri.
Lalu bagaimana dengan orang-orang yang mungkin memiliki standar pemikiran yang tidak terlalu digunakan? Mereka akan selalu mensetting pemikiran mereka dengan kalimat-kalimat bahwa komputer itu lebih hebat dari mereka! Mereka bahkan bisa mengalikan ratusan digit angka dengan ratusan digit angka lainnya dengan waktu sedetik tanpa menguras tenaga dan menghabiskan banyak waktu seperti yang manusia lakukan untuk menyelesaikan soal tersebut. Atau membagi angka-angka sampai-sampai komputer bisa menjawabnya sampai ribuan dibelakang koma. Manusia mana yang tidak akan refleks mengatakan bahwa komputer itu lebih pintar dari mereka?
Lalu pemikiran menanamkan barang pintar tersebut, komputer, datang dari kalangan orang yang seperti itu, tetapi memiliki banyak uang dan juga pengaruh dalam dunia. Gampang saja semua orang mendukungnya dan ikut serta dalam eksperimen biadab itu hanya karena dia membayar mereka dengan uang. Dan sampai mereka tidak sadar bahwa mereka telah membuat bencana baru dan paling parah bahkan dari perang dunia pertama dan juga kedua.
Pihak ke-16 dengan lancangnya melakukan eksprimen untuk menanamkan AI pada setiap badan manusia yang paling jenius di dunia. Anak-anak dari seluruh dunia diculik dari para orang tua mereka dan dijadikan bahan percobaan. Manakah dari anak-anak itu yang bisa dijadikan kandidat untuk menahan efek samping dari penanaman bahan elektronik penghantar listrik yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia dimana 60%nya merupakan air.
Artificial Intelligence itu sendiri sebetulnya adalah Kecerdasan yang diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia.
Lihat dari pengertian itu? AI itu sendiri merupakan penjelmaan dari sebuah kecerdasaan untuk melakukan pekerjaan manusia. Jadi untuk apa coba percobaan gila itu? sudah jelas kalau memang manusialah yang lebih pintar dari barang elektronik itu. tapi masih ingat dengan keadaan refleks yang mungkin dilakukan manusia seperti komputer akan terlihat lebih pintar ketika mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon.
Lalu ide gila itu akhirnya tetap disetujui dan berlanjut sampai lebih dari setahun lamanya.
Setelah berjalan 3 tahun dengan sistem underground, mereka akhirnya menemukan 15 kandidat terkuat dari semuanya. Lalu setelah berhasil mendapatkan para ilmuan bodoh itu mulai mendistribusikan percobaan mereka kepada dunia.
Hasilnya sungguh sangat hebat dan juga mencengangkan mata. Bocah-bocah berumur 7-12 tahun itu dengan mudahnya bisa menciptakan teknologi yang biasanya hanya bisa dilihat dalam kahyalan seorang manusia tentang dunia masa depan. Dunia dengan segala macam teknologi yang mustahil untuk dibuat untuk sekarang.
Mereka kebanjiran uang. Tapi mereka juga terkena berbagai serangan.
Ternyata, 2 orang tua dari 15 inang yang ada merupakan orang yang lebih besar dan lebih banyak memegang kekuasan di dunia ini. Seorang presiden dari Korea Selatan dan juga distribusi dollar Inggris ke seluruh dunia.
Mereka merebut kembali para anak-anak mereka.
Dan lalu bisa ditebak selanjutnya.
Mereka para ilmuan itu bertarung dengan sengit dengan para orang tua.
Sampai akhirnya pemengangnya berpihak kepada mereka orang tua dan semua para ilmuan itu dimasukkan ke dalam penjara. Tapi tidak dengan pihak ke-16. Dia berhasil lolos dan sebelum para orang tua mengambil anak mereka kembali, dia mengatur sistem AI yang ada di badan para bocah itu untuk menghilangkan ingatan mereka secara perlahan.
Tidak akan ada yang mengingat tentang AI. AI itu sendiri akan mati untuk sementara waktu sehingga tidak membunuh para bocah itu secara perlahan dan akhirnya mereka mati muda tanpa sang pihak ke-16 bisa memanfaatkan kecerdasaan mereka.
Para bocah itu akan ingat kembali ketika ada sesuatu yang paling menjadi kelemahan dari tipe AI tersebut menyerang mereka.
Selain itu juga si 16 tahu bahwa percobaan hebatnya itu sudah terdengar hampir di seluruh orang-orang yang bekerja di bawah tanah. Dia sadar bahwa akan ada yang mengincar para bocah-bocah itu sebelum waktu yang ditentukannya.
Akan ada yang mencuri para bocahnya untuk mendapatkan keuntungan besar dari kejeniusan mereka yang tidak bisa diukur.
Tidak masalah jika mereka melakukan hal itu pada para bocah-bocah itu. dia masih punya banyak uang untuk melakukan percobaan lagi, tapi masalahnya sekarang adalah jika para inang itu mati otomatis tidak akan ada lagi yang menjadi penampung zat berbahaya yang dikeluarkan AI dan tubuh sang inang. Jika sang inang mati, maka otomatis zat berbahaya itu akan perlahan keluar dan menyerang para manusia yang tidak bersalah.
Dan inilah yang paling membuat orang gencar mengejar para bocah itu karena beberapa dari mereka memiliki keegoisan tinggi dan berniat untuk melakukan perang untuk menguasai dunia yang mereka anggap adalah sebetulnya milik mereka.
Dengan adanya racun yang sanggup membuat manusia biasa menderita penyakit aneh, orang-orang yang ingin menguasai dunia akan lebih mudah menundukkan para manusia lainnya dengan iming-iming vaksin dari semua penyakit aneh yang disebabkan oleh zat berbahaya yang diciptakan oleh AI.
Maka dunia kini menjadi musuh bagi para inang itu dan secara otomatis juga, para inang menjadi bahaya yang paling berbahaya bagi dunia yang dipenuhi berbagai kehidupan ini.
.
..
...
:.!Close up!:.
...
..
.
"Sungmin. Kau sudah mendapatkan data yang baru saja kukirimkan padamu?" Namja bernama Sungmin itu menerima sebuah panggilan tiba-tiba dari partnernya, Yesung.
Sungmin menaikan sebelah alisnya. "Tidak. Aku baru saja melihat e-mailku dan tidak ada satupun e-mail baru yang muncul."
Kali ini mungkin saja orang yang di sana yang mengerutkan keningnya. "Aku sudah mengirimkannya. Mungkin ada orang yang sudah menyabotase e-mailmu dan menghapusnya. Aku sarankan kau memperkuat keamanannya dan aku akan kembali mengirim ulang kembali," ucap Yesung.
"Memangnya e-mail itu berisi data yang sangat penting?" Sungmin menyelipkan telepon itu diantara bahu dan juga wajahnya. Dia mengangkat bahunya dan menjepitnyaaa di antaranya. Tangannya tidak bisa digunakan untuk memegang. Jari-jarinya terlalu asyik untuk membentuk benteng baru dalam akun privasinya di dunia maya itu.
"Ya, dari pihak ke-16. Dia seperti ingin memberikan sebuah teka-teki kepada kita semua. Dan yang anehnya, dia memasukkan namamu dan juga Kyuhyun," ucap Yesung.
"Memangnya kenapa dia memasukkan namaku dan dia, aneh,ya? Kupikir tidak apalagi kita memang incarannya,"
"Tapi dia adalah orang yang sangat anti dalam mengumbar sesuatu yang dibencinya dan juga menjadi musuhnya. Orang itu berada dibalik layar I.G. Mungkin surat itu ditujukan pada kita karena dia akan segera melakukan gencatan senjata. Kita harus segera bersiap-siap. Mereka bisa menyerang kapan saja," ucap Ysung dan setelah itu sambungan itu terputus dan Sungmin sibuk melihat sederetan angka dan juga huruf.
((1+12+9+3+5=3#-****))
((A+L+I+C+E=!**))
((3=! . #=**))
"1 jika ditambah dengan 12, kemudian ditambah 9, 3, dan juga angka 5 akan menghasilkan angka 30. Carilah angka 30 di kurang dengan sesuatu, sesuatu itu akan menghasilkan sesuatu yang sama. Syarat dimana sesuatu itu sama juga antara angka yang menempati tanda kres dan bintang berulang."Sungmin mulai bermonolog sendiri.
"Hmm... jika dilihat dari semua. Hanya angka nol dari angka 30 yang tidak memiliki kedudukan dalam perumpaan alphabet di sini. Angka 0 kalau tidak salah sering disamakan dengan huruf o dan jika dilihat di sini, o menempati kedudukan 15 huruf o dimisalkkan dengan tanda kres dan 15 dimisalkan dengan tanda bintang berulang. Jika sesuatu itu adalah 15 maka akan menghasilkan hasil yang sama juga yaitu 15."
"Jika 3 dilambangkan dengan tanda seru dan angka 15 dilambangkan dengan huruf o, maka hasil dari penambahan ALICE akan menghasilkan-" Sungmin menghentikan ucapannya lalu dia menaikkan sebelah alisnya dengan tatapan bingung.
"C.O. Cho Kyuhyun?" tanyanya entah pada siapa.
"Kenapa insialnya bukan C.K?"
Otak cerdasnya mulai mencari alasan.
"Orang itu ingin melakukan apa dengan huruf h pada nama namja gila itu?"
"Dan lagi, terlalu banyak angka 15 yang diulang. Angka 15 memang disimbolkan sebagai AI. Tapi, jika melihat cara dia memisahkan angka-angka dengan ditambah dan dibuat persamaan dengan angka hasil tambahnya, seharusnya bentuk dari 15 itu sendiri..."
1+5 = 6
A+I= F
"Jangan bilang namja gila itu melakukan kekacauan karena arti ini dan puncaknya 8 hari dari pengiriman e-mail itu."
.
.
.
Di layar monitor yang super besar itu, terlihat sangat jelas bahwa ada seorang laki-laki yang dengan lincahnya mematikan semua kamera pengawas supaya aksi menyusupnya sama sekali tidak diketahui. Tetapi sepertinya sang pelaku terlalu gegabah untuk tidak melihat siapa lawannya. Kini dia sedang berada di wilayah para kriminal jenius yang memiliki banyak kamera pengawas lainnya yang tidak tampak dan tidak bisa dilacak.
Dia tahu akan hal itu? atau tidak? Atau dia pura-pura untuk kelihatan tidak mengetahuinya?
Lupakan. Kembali keruang monitor. Di sana terdapat dua orang namja yang sedang memperhatikan adegan di dalam monitor.
"Aku tidak menyangka waktunya jadi lebih singkat karena bocah manja itu. dia mengacaukan rencana kita."
"Tapi yang paling penting. Setelah dia tahu semuanya. Dia akan berpihak pada siapa? Apakah dia akan melukai Sungmin? Jika ya, ini bahkan akan menjadi lebih menarik."
Telepon di dalam ruang pengamatan itu berbunyi. Yesung segera mengangkatnya dan lalu orang disana langsung berbicara dengan cepat, "8 hari lagi mereka akan melakukan gencatan senjata. Itu arti dari huruf h yang ada pada tengah insial yang diberikan oleh 16. Aku ingin kalian segera membuat mereka yang tidak menjadi suku kebelah pihak menjadi sekutu kita. Jika mereka memang masih tidak mau, tidak masalah. Asalnya mereka tidak menganggu rencana kita. Seperti S-Be yang bahkan menjadi penentang kedua pihak dengan terang-terangan."
"Kita harus membereskan dia," ucap Yesung seraya menempatkan telepon itu kembali di tempatnya.
Henry tersenyum manis. "Tidak masalah. Aku sedang dalam mood untuk membunuh dan sepertinya tamu yang kita tunggu juga sudah datang tepat waktu." Bersamaan dengan selesainya Henry berbicara, pintu terbuka dengan gebrakan keras. Seseorang mendobraknya dan langsung menembaki ruangan itu tepatnya Yesung dan juga Henry dengan kedua pistol yang ada di tangannya.
Yesung dan juga Henry dengan cepat menghindar. Mereka mengeluarkan pistol dari jaket dan saku celana mereka masing-masing dan membalas menyerang.
Tembakan Donghae mengenai beberapa layar komputer dan memecahkannya. Ada juga yang terpantul dan menyebabkan bohlam lampu rusak. Pemandangan yang ada di ruangan itu langsung saja menjadi gelap.
Masing-masing inang itu siap-siaga jika ada dari mereka yang saling menyerang tiba-tiba dalam situasi yang tidak memungkinkan. Situasi gelap ini yang paling diuntungkan adalah Henry karena kemampuannya dalam menghilangkan entah apapun itu dan menjadikan keunggulan untuknya. Dia bisa membuat sistem matanya menjadi seperti mata kucing yang bisa melihat dalam gelap dan yang paling dirugikan di sini sebetulnya adalah sang penembak, Donghae, karena mempunyai insting yang kurang dari sifatnya yang tidak sabaran.
Tidak ada masalah karena Henry sekarang menjadi pihak ALICE. Tapi tetap saja orang itu baru saja direkrut 2 hari yang lalu. masih kemungkinan 10% dia akan membangkang dan menjadi musuh yang menusuk dari belakang.
Tiba-tiba saja suara teriakan menggema di dalam sana. Itu suara Henry!
Apakah Donghae sudah menyerangnya? Kenapa bisa. Dalam pelatihan dahulu saja, Donghae selalu kalah jika melakukan perang-prangan dalam ruang gelap.
"Jangan lupa aku dijuluki tempat garam. Bukan hanya seranganku saja yang sesakit ketika luka ditaburi dengan garam, tapi ada alasan lain. aku bisa mengendalikan tubuh kalian manusia lemah yang hampir semuanya mengandung cairan garam. Aku bisa mengetahui posisi kalian dengan garam-garam itu, manusia bodoh."
Yesung bisa merasakan keringat dingin mulai mengalir dari pelipisnya dan rasa sakit bagian mulai merambat dibagian perutnya. Donghae ternyata menusukkan sebilah pisau pada perut bagian kanannya.
"Kau tidak akan bisa menang walaupun kau mempunyai kemampuan istimewa dengan mengetahui semua bahasa hidup di dunia, Phi." Yesung termuntah darah saat Donghae semakin menusuk masuk pisau itu.
Semua bahasa hidup di dunia. Kalimat itu tiba-tiba saja terulang terlintas di dalam pikirannya dan ide cemerlang muncul. Yesung mengeluarkan seringai di dalam kegelapan itu.
"You're going to kill this bastard person," desisnya entah pada siapa.
Donghae mengendurkan pegangannya pada pisau itu ketika merasakan ada kabel-kabel yang tiba-tiba membelit tubuhnya. Kabel-kabel itu semakin mengencangkan genggaman mereka dan mereka mulai mengeluarkan kembang api listrik dan menyetrum Donghae. Seketika itu juga Donghae langsung jatuh pingsan.
"Turn on," bisik Yesung lagi.
Sesaat setelah Yesung membisikkan kata-kata itu, barang-barang elektronik yang masih berfungsi langsung menyala dengan sendirinya dan memberikan sedikit penerangan untuk ruangan yang tadinya gelap total itu.
Bisa dilihat samar-sama, salah satu kotak penyimpanan organ penting dari layar pengamat itu bolong dibobol oleh puluhan kabel-kebel kecil yang bersatu menjadi satu dan ternyata jika terus diikuti arah kabel itu berhenti, mereka ternyatalah yang mengkita Donghae tadinya.
Ah, ternyata Ysung mengendalikan mereka dengan menggunakan kemampuannya yang bisa menggunakan semua bahasa hidup yang ada di dunia.
Hidup bukan berarti haruslah hewan, tumbuhan dan juga manusia. Hidup bisa berarti segala sesuatu yang dilihat dari pandangan berbeda. Bahkan benda mati sebetulnya bisa dikatakan hidup. Lihat saja perbedaan komputer yang dikatakan benda mati, tapi mereka bisa turn on jika dialiri kehidupan berupa listrik yang diolah dari alam yang merupakan kehidupan dan mati ketika tidak dialiri listrik.
"Akh, namja gila itu pasti akan segera memarahiku karena merusak fasilitas rmah sakit miliknya, tapi dia pasti senang jika aku mendapat satu inang lainnya," ucap Yesung sambil menatap Donghae yang sedang tertidur dengan datar.
Jangan pernah terkecoh dari yang hanya bisa dipandang, dirasakan oleh semua indra dalam tubuh ini. Oke, itu hanya pandanganku dari sisi yang berbeda.
.
..
...
:.!Close up!:.
...
..
.
Eunhyuk, namja berambut blonde itu tersentak saat ketika ada seseorang yang masuk ke dalam ruang penelitiannya, tapi dia menghembuskan napas legah ketika melihat bahwa Ryeowooklah yang melakukan kunjungan dan bukan pihak dari 16 ataupun orang yang bukan menjadi sekutu mereka.
"Apa yang kau lakukan daritadi? Kau tidak memeriksa kondisi Sungmin lagi?" tanya Ryeowook seraya menutup pintu laboratorium itu.
Eunhyuk menatap Ryeowook sambil mengeluarkan gummy smile-nya. "Justru aku sedang memeriksa keadaan Sungmin dari sini tanpa melihatnya," jawabnya singkat lalu dia kembali menatap berkas-berkas yang ada dikedua tangannya.
Ryeowook mengerutkan kening tidak paham. Dia memutuskan untuk berjalan mendekat dan melihat apa yang dibaca Sungmin.
"Dia seorang penderita. Sungmin adalah penderita anemia berat, tapi semenjak AI itu ditanamkan pada tubuhnya, anemia itu hilang karena AI memperbaiki sel darah merah miliknya sehingga dia tidak lagi mengalami penyakit itu, tapi tidak menutup kemungkinan jika nantinya AI berhenti memperbaiki dan Sungmin bisa anemia kembali. Jika itu terjadi, itu akan menjadi celah besar bagi I.G untuk memang dalam gencaran senjata yang akan terjadi beberapa waktu kemudian," jelas Eunhyuk.
"Dan juga sebetulnya kita semua di sini mempunyai penyakit yang ada akibat efek samping dari AI, tapi penyakit yang kita dapat adalah penyakit yang sudah ada karena kita adalah inang yang sudah kebal terhadap racun yang dikeluarkan AI yang jika terkena kepada manusia biasa akan menimbulkan penyakit aneh dan juga kematian, maka disinilah tugasku yang sebenarnya. Menyembuhkan kalian dari penyakit itu menggunakan pengetahuan yang baru saja kucuri dari secuil pengetahuan dari milik Quarter sang Healer," lanjutnya lagi.
.
..
...
:.!Close up!:.
...
..
.
Perlahan seorang namja melangkahkan kakinya berjalan di tengah-tengah lorong yang nyaris sangat gelap itu. Hanya ada lampu remang-remang yang menyala pada pukul 1 pagi ini. keadaan yang gelap itu tidak membuatnya ketakutan dan pupus untuk pergi kesalahsatu kamar dari seperkiannya di dalam rumah sakit tersebut.
Ketika sampai di depan kamar yang ditujunya, namja itu menghembuskan napas sebentar dan lalu mengangkat tangannya untuk membuka pintu tersebut. Dia mulai mendorong sampai menimbulkan cela sedikit.
"Kupikir kau tidak akan datang," ucap seseorang yang menempati ruangan itu kepada tamu, yaitu namja yang tadi.
Namja itu menyinggung sebuah senyuman dan mulai masuk ke dalam kamar itu seraya menutup pintu. Namja yang bernama Cho Kyuhyun itu lalu berkata, "Lama tidak ketemu sayang. Bagaimana kabarmu? Kau baik-baik saja? Aku ada di sini untuk mengabulkan impianmu yang ingin bertemu denganku."
"Aku? Aku baik-baik saja dan tepat sekali kau datang ke sini. aku punya banyak pertanyaan untukmu. Aku memang sudah mendapat memoriku kembali. Tapi banyak hal yang tidak kuketahui selama aku hilang ingatan dan semuanya adalah hal-hal penting. Kau harus menjawab semua pertanyaanku nantinya," ucap namja pemilik kamar a.k.a Lee Sungmin dengan tegas dan ekspresi dingin yang sangat jarang diperlihatkannya.
Kyuhyun mengambil tempat duduk dan meletakkannya di sisi kanan ranjang tempat Sungmin sedang berbaring dengan infus darah yang terus saja ada sedari tadi, menunjang hidupnya.
"Kudengar kau punya pekerjaan sampingan yang sangat bertolak belakang dengan pekerjaanmu sekarang. Memangnya apa pekerjaan sampingan itu dan pekerjaanmu sekarang?" Sungmin mulai membuka sesi tanya jawabnnya.
Kyuhyun mendengus. "Tidak sopan mengutak-atik dokumen penting yang ada pada laptopku, chagya."
Sungmin menjawab dengan datar,"kalau begitu kenapa kau memberikannya padaku hanya dengan alasan karena Yesung akan menghubungiku? Kau pasti sudah merencanakan agar aku mulai tahu segala sesuatu yang berhubungan dengan hidupku. Kenapa aku terancam dan bagaimana aku harus menunjang hidupku dalam gencatan senjata yang akan segera terjadi dalam waktu 8 hari ke depan. Arti dari nama tengahmu dari insial itu."
Kyuhyun mengangkat kedua tangannya seperti penjahat yang ketangkap basah oleh polisi. "Baik. Aku menyerah. Aku akan segera menjawabnya satu persatu. Memang tidak bisa berkutik jika melawanmu," ucapnya sambil menyeringai kecil.
Diam sejenak.
Kyuhyun menurunkan kedua tangannya.
"Pekerjaanku sekarang adalah menjadi penerus kelompok paling berbahaya di dunia. Tapi disisi lain, aku malah menerjunkan sebagian jamku untuk terjun dalam dunia hukum di Inggris, menjadi seorang jaksa," jelas Kyuhyun.
"Kau bilang kau ditugaskan untuk menjaga appaku. Memangnya kenapa sampai perlu segitunya?"
"Kau dengar tadi ucapanku mengenai menjadi seorang jaksa di pengadilan Inggris? Menjadi jaksa untuk mempermudah jalanku untuk menjerumuskan siapapun yang ingin melukai appa-mu masuk ke dalam penjara. Appamu adalah seorang distributor tukar dollar Inggris ke seluruh bank dunia dan mengaturkan perkenomian Inggris menjadi stabil atau bisa dibilang memiliki mata uang yang hampir tertinggi melalui bank terkenal yang ada di sana. Banyak yang ingin menjatuhkannya dan mengambil posisi yang menghasilkan banyak uang itu," jelas Kyuhyun.
"Lalu bagaimana dengan adikku Sungjin? Kenapa aku tidak pernah bertemu dengannya lagi sejak 10 tahun yang lalu? Dimana dia sekarang? Apa dia baik-baik saja?" tanya Sungmin.
"Dia baik-baik saja dan sedang melakukan pendidikan di tempat ayahmu berada sekarang di Inggris," jawab Kyuhyun.
Sungmin mengambil sepotong apel dari meja yang berada tak jauh dari tempat tidurnya. Dia memakannya sambil kembali memberikan pertanyaan. "Lalu apa hubungannya appamu dan juga istri presiden itu. Apa maksudnya dengan menusuk dari belakang?"
"Ayahku bekerja menjadi bendahara negara. Maksudnya menusuk dari belakang itu, Seohyun berniat untuk memecat appa-ku dari pekerjaannya karena menurutnya laki-laki tua itu sudah tidak berguna karena appaku seperti tidak menyetujui jika aku menjalin hubungan dengannya. Oleh sebab itu, waktu itu dia datang ke rumahku dan menyeret appaku dengan paksa kekediamannya untuk menandatangani surat pengunduran diri," jawab Kyuhyun.
"Apa alasanmu membunuh Jungmo dan juga Sunny, kemudian Lee Hyori. Kalau Victoria aku sudah tahu alasannya. Lalu bagaimana dengan ketiga orang itu?"
"Ayahmu berhenti dari pekerjaannya seabgai orang berpengaruh di Inggris setahun yang lalu. appamu segera saja membuat perusahaan sendiri di bidang IT yang diberi nama Sendbill untuk menunjang kehidupan kau dan juga umma-mu," jawab Kyuhyun sambil mencuri apel yang baru digigit Sungmin secuil dan lalu memakannya.
Sungmin mengerutkan kening tidak suka saat Kyuhyun mengambil apel miliknya dan juga jawaban Kyuhyun yang dipikirnya kurang jelas dan tidak nyambung. "Dalam percakapanmu dalam video itu, ayahmu mengatakan jangan berbuat seenaknya karena pekerjaan sampinganmu. Kalau memang appaku sudah berhenti, kau tidak perlu lagi menjebloskan mereka ke penjara dan takut karena kau sudah berhenti total terhadap pekerjaan itu dan lagi kau belum menjawab pertanyaanku mengenai ketiga orang itu."
"Namaku itu sudah membekas di peradilan hukum yang ada di sana karena kehebatanku dan menemukan bukti yang bisa menjebloskan para pejahat dengan cara cepat. Namaku sudah terukir dan secara tidak langsung sebetulnya mereka tetap mengamati setiap pergerakanku walaupun aku sudah mengundurkan diri dari sana, makanya aku tidak bisa bergerak terlalu semberono," jelas Kyuhyun.
"Dan Hey, appamu itu orang pintar. Dalam waktu 3 bulan saja perusahaan yang didirikannya menjadi hit. Orang berbondong-bondong tertarik dengan apa yang dijualnya dan hampir membuat perusahaan IT yang lainnya bangkurt. Sunny, Kim Jungmo dan juga Lee Hyori adalah korban dari melejitnya nama perusahaan Sendbill di pasaran," sambungnya lagi. Apel yang dimakannya tadi sudah habis saat dia berhenti berbicara.
"Lalu kenapa hanya dengan menghapus datamu saja dari kepolisian, tidak ada satupun dari mereka yang ingat akan dirimu? Itu aneh. Seharusnya masih ada yang mengenal wajahmu sebagai mantan narapidana," ucap Sungmin.
"kau ingat kemampuanku? Kemampuan dalam menguasai ortograpi? Ortograpi sendiri merupakan sebuah sistem dan itu ada terselip disetiap otak dan bagian tubuh dari manusia. Aku tinggal memanipulasi sistem tersebut dan menggantinya dengan sistem yang lainnya lagi sehingga semuanya kelihatan normal bagi sang korban," jawab Kyuhyun.
Sungmin mengangguk mengerti. Mereka memberhentikan tanya jawab ini dulu. Leher mereka rasanya sudah keluh dan kering. Terlalu banyak pertanyaan panjang yang harus dilontarkan dan pertanyaan panjang yang terlalu banyak dijawab.
5 menit mereka beristirahat dan Sungmin kembali mengutarkan pertanyaan."Kata Ryeowook, orang yang membunuh Victoria adalah orang yang kau rawat saat kau menyamar menjadi dokter sakit jiwa yang merupakan mantan teman sekamarmu di penjara khusus itu, tapi dilain pihak istri presiden itu mengatakan bahwa akulah yang secara tidak langsung yang membunuh Victoria walaupun secara fisik kau yang melakukannya. Siapa yang benar?"
"Yang benar itu adalah perkataan Soehyun. Perkataan Ryeowook itu sebenarnya hanya pancingan untuk membuatmu bingung sesaat dan tidak mengetahui kebenaran yang sebenarnya," jawab Kyuhyun.
"Lalu sebetulnya apa yang kau rencakan. Kau membuat segalanya menjadi lebih rumit dari yang seharusnya. Kulihat kita bisa menang dengan mudah dengan melakukan pengheckan terhadap sistem pengendali milik AI kita semya yang dimiliki pihak ke-16 walaupun semuanya telah di blokir oleh I.G. kau punya aku sebagai senjata utama dan aku bisa melakukannya dengan mudah. Membuat sistem itu menjadi milik kita dan 16 tidak akan mempunyai hak milik terhadap kita lagi," ucap Sungmin panjang lebar.
"Lalu kenapa kau membuat segalanya lebih rumit? Apakah gara-gara pihak ke-16 itu? Kau takut dengannya? Dia sama sekali tidak ada apa-apanya. Kau tahu bahwa akulah yang asli dari 14 inang yang lainnya dan sekarang berpihak padamu," lanjutnya tanpa membiarkan Kyuhyun berbicara setelahnya.
"Ataukah kau takut dengan kemungkinan yang aslinya dari angka 15? Kau sudah tahu kemungkinan aslinya yang bukan berarti AI/ Artifical intellingence, melainkan..." ucapan Sungmin terpotong oleh ucapan Kyuhyun yang tiba-tiba.
"Hentikan. Kau sudah terlalu banyak bertanya. Kau sebaiknya tidur kembali. Sekarang larut. Tidak baik untuk tubuhmu yang belum sempurna kehilangan efek comeback. Istirahatlah. Kau membutuhkan itu."
Lalu perlahan namja berambut ikal itu mulai beranjak pergi dari kamar rumah sakit itu, meninggalkan namja bernama Sungmin dalam kediaman dan juga kehampaan.
Dan satu pernyataan yang tidak sempat terlontarkan dari mulut manis itu.
"Tidak bisakah kau menemaniku di sini seperti saat kita berdua sama sekali tidak ingat mengenai ingatan pahit ini?"
.
.
.
Kata bahasa inggris apa yang langsung terbesit di dalam pikiranmu jika awalnnya adalah huruf h?
Kata bahasa inggris apa yang langsung terbesit di dalam pikiranmu jika awalnnya adalah huruf f?
.
.
.
.
..
...
:.!Close up!:.
...
..
.
.
.
.
TBC
Keterangan:
Abate = mereda
Bellyful =muak,jemu
= (membuat) marah
Cagey = licik,cerdik.
Eliminate= menghapuskan, melenyapkan
Ghastly = mengerikan, menakutkan
Interdisciplinary = antara cabang ilmu pengetahuan
Kaledoskop = sebuah silinder dengan cermin mengandung longgar, benda berwarna seperti manik-manik atau kerikil dan pecahan kaca. Sebagai penampil melihat ke salah satu ujung, cahaya memasuki lainnya menciptakan pola warna-warni, karena refleksi off dari cermin
Ortografi = sistem ejaan suatu bahasa atau gambaran bunyi bahasa yang berupa tulisan atau lambang
Philologist = ahli bahasa-bahasa
Predispose = mempengaruhi
Quirk = kebiasaan khusus dalam bertingkah laku
Ravage = merusakkan
Saltshaker = tempat garam
Say = suara
Tacit = tak diucapkan
Unfathomable = tak dapat di duga
Vitiate = merusak, melemahkan, meniadakan
Xenophobia = kebencian terhadap barang atau orang asing, ketakutan pada yang asing
Xerografi(electrophotography)= teknik fotokopi kering ditemukan oleh Chester Carlson pada tahun 1938
Zeal = Semangat
A/N: Semuanya mulai terungkap walau mungkin masih banyak lagi yang perlu dijawab. Tapi semuanya akan segera terjawab pada chpt2 depannya. Berhubung fic ini mungkin akan segera tamat pada beberapa chpt ke dpnnya.
Terima kasih bagi semua orang yang sudah bersedia membaca bahkan sampai mereview. Terima kasih. Maaf jika tidak bisa membalas lagi bagi yang sudah mereview. Dan juga saya tahu fi ini kurang atau sangat tidak memuaskan.
But , may i still can have something for the repay?
Regards Liliane
