My Love Doll
.
.
Cast : KyuMin
.
Gak suka Chara, Yaoi, atau Cerita,
Silahkan KELUAR
.
DON'T LIKE DON'T READ
Author PoV
"Baiklah, mungkin lain kali." Sungmin dan Ryeowook mengangguk. "Tapi, tak ada salahnya jika kalian kuantar pulang, kajja." Tanpa bertanya dulu, Siwon mengambil dua kantung belanjaan Min Wook dan memasukannya kedalam mobil.
"Masuklah, kalian tidak boleh menolak yang satu ini."
Sungmin dan Ryeowook saling menatap lalu berjalan kearah mobil Siwon dan memasukinya. Ryeowook memilih duduk dibelakang dengan semua barang belanjaannya dan Sungmin didepan, disamping Siwon yang mulai menyalakan mobilnya.
.
.
Mobil hitam itu berhenti didepan sebuah pagar tinggi yang menutupi indahnya rumah mewah itu. Menurunkan dua namja manis sebagai penumpangnya –Sungmin dan Ryeowook-. Sang pemilik, Siwon, berjalan keluar, membantu dua namja manis itu membawakan barang belanjaannya.
"Yakin tak mau kuantar sampai dalam?" Tanya Siwon dan hanya dibalas gelengan dari Sungmin. Ryeowook hanya menghela nafasnya, sebenarnya ia sangat ingin, hei… berjalan dari pagar ke dalam rumah dengan membawa banyak belanjaan, kalian harus ingat, betapa besarnya rumah Kyuhyun yang bagaikan sebuah mansion itu.
'Tin Tin Tin' sebuah suara klakson mobil sedikit menyela kegiatan mereka. Ryeowook tersenyum dan melambaikan tangannya pada sang pemilik yang sekarang turun dari mobilnya. Siwon menyenggol lengan Sungmin, menunjuk dengan dagunya, "Nugu?"
"Yesung hyung, Nampyeon Wookie"
"Nde? Naempyeon?" Sungmin menjawab dengan mengangguk lalu kembali membereskan barang bawaannya.
"Hyung! Masukan kedalam mobil saja." Ucap Ryeowook sambil mengambil beberapa kantung belanjaan lalu memasukannya kedalam mobil Yesung.
Sungmin dan Siwon membungkukan badannya, setelah Siwon memperkenalkan dirinya tentu saja, lalu membantu memasukan kantung-kantung itu kedalam mobil Yesung.
Setelah selesai, Yesung dan Ryeowook langsung memasuki mobilnya. "Hyung, Kajja."
"Ah… Wokkie, ada yang ingin kubicarakan dengan Sungmin, kalian duluan saja" ucap Siwon sambil menarik pelan lengan Sungmin yang hendak masuk kedalam mobil Yesung.
"Oh… baiklah, gumawo Siwon Hyung." Ucap Wookie sambil melambaikan tangannya yang hanya dibalas senyuman dari Siwon, lalu Yesung mulai menjalankan mobilnya.
Sungmin masih terdiam, tak berniat mengeluarkan sepatah katapun dari mulutnya. Siwon menghadapkan tubuhnya pada tubuh Sungmin, mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. Siwon memasukan benda itu ke saku celana Sungmin, membuat Sungmin mendongak menatap namja yang sudah dianggapnya sebagai Dongsaengnya itu. Sungmin menggeleng dan berusaha menjelaskan pada Siwon bahwa dia tidak bisa menerima benda itu.
"Jebal Hyung, terima ini. Aku benar-benar mengkhawatirkanmu, Minnie hyung. Tak bisakah kau juga mengerti aku!." Siwon sedikit meninggikan nada suaranya untuk memaksa Sungmin.
"Siwon-ah"
"Percayalah padaku, aku akan mengeluarkan Hyung dari tempat ini" ucap Siwon pelan, tangannya menangkup pipi Sungmin agar menatapnya. Kedua onix itu menatap foxy yang terlihat sayu. Siwon mendekatkan wajahnya dengan perlahan hingga benar-benar tak ada jarak diantara mereka. Kedua bibir itu menyatu dalam sebuah kecupan singkat, hanya singkat, namun cukup membuat Sungmin membatu ditempatnya berdiri.
"Aku akan menghubungi hyung nanti, dan jika ada sesuatu, hyung juga harus menghubungiku, arra?" Siwon mengusap surai Sungmin sebelum masuk kemobilnya dan benar-benar meninggalkan Sungmin sendiri disana.
.
Sungmin melangkahkan kakinya memasuki rumah itu dengan pelan, tak berniat menganggu seseorang yang mungkin ada didalamnya. Dilihatnya Ryeowook yang sedang membereskan beberapa kantung makanan dan memasukan makanan-makanan itu ke lemari pendingin. Dan Sungmin pun berjalan kearah Ryeowook, kasihan namja manis itu harus membereskan semua itu sendiri.
Langkah Sungmin yang semula pasti kini mulai terasa berat, dilihatnya namja lain yang kini tengah bersender di dinding tak jauh dari Ryeowook. Sungmin menunduk takut ketika foxy-nya bertemu pandang dengan namja yang menatapnya dengan tajam, seolah langsung membunuhnya dari jarak yang seperti ini.
"Ah.. Sungmin hyung, bantu aku~… Kyuhyun sama sekali tidak bisa diandalkan." Gerutu Ryeowook kesal saat pandangannya juga bertemu dengan Sungmin. Sedari tadi Kyuhyun hanya diam bersender tanpa membantunya yang kesulitan memasukan sayur dan daging kedalam lemari pendingin.
"N…nde" Sungmin berjalan kearah Ryeowook, membungkuk hormat pada Kyuhyun lalu mengambil alih memasukan sayur, buah, juga daging ke dalam kulkas. Membiarkan Ryeowook membereskan makanan kaleng juga makanan ringan yang tadi dibelinya.
"Aku akan kembali kekamar, gumawo atas infonya Wookie-ah" ucap Kyuhyun lalu meninggalkan MinWook yang sibuk didapur.
"Info?" Tanya Ryeowook bingung pada dirinya sendiri. "Apa yang dimaksud anak itu? Ck, bahkan dia tidak memanggilku 'hyung'." Sambungnya sambil mempoutskan bibirnya kesal. Sungmin terkekeh melihatnya.
"Memangnya kau bercerita apa?" Tanya Sungmin penasaran, perasaannya memberitahu sesuatu yang buruk.
"Dia bertanya padaku, kenapa membeli makanan sebanyak ini. Ku jawab kalau teman Hyung itu memberikan kita gratis semua ini." Jawab Ryeowook polos dan santai, namun berdampak buruk bagi jantung Sungmin yang kini berdetak dengan cepat. Itu berarti Kyuhyun sudah mengetahui dirinya bertemu dengan Siwon. Oh.. God, Sungmin benar-benar dalam bahaya besar sekarang.
"Bahkan dia bilang, 'Kenapa tidak beli marketnya saja sekalian, lalu bla… bla… bla…', ckck…" Ryeowook melanjutkan bercerita tentang obrolan singkatnya dengan Kyuhyun tadi. "Hyung sudah selesai?" Tanya Ryeowook yang melihat Sungmin hanya diam saja.
Sungmin memasukan sayuran terakhirnya, lalu menutup lemari pendingin itu. "Eoh… Nde."
"Baiklah, aku mau kembali kekamar, Hyung. Sepertinya Yesung Hyung sudah mendapatkan alamat rumah baru kami"
"Benarkah? Chukkae." Sungmin tersenyum memberi selamat. Memang sejak tadi pagi sehabis sarapan, Yesung hyung langsung izin pergi mencari rumah untuknya dan juga Wookie. Itulah kenapa Yesung tidak bisa mengantar Ryeowook pergi berbelanja.
.
.
Makan malam hari ini terlihat sama seperti makan malam biasanya, ah… mungkin tidak dengan menu makanan hari ini. Hampir saja Kyuhyun memarahi Sungmin karna menu malam hari ini dominan dengan sayur, dan hanya ada telur mata sapi juga ikan goreng. Untung saja Ryeowook dapat menghentikan itu, karna memang ini semua kemauan Ryeowook. Usaha Ryeowook untuk membuat Kyuhyun banyak makan sayur, ck… usaha yang bagus, namun sepertinya tidak berhasil.
Kyuhyun terlihat dengan asik memakan makanannya, dengan memaksa Sungmin ditambah deathglare-nya, dia berhasil mendapatkan daging untuk makan malamnya hari ini. Membuat Ryeowook mendengus kesal melihatnya.
"Kyu, kau kekantor besok ?" Tanya Yesung pelan, menengahi perang tatapan dingin Kyuhyun dan Ryeowook.
"Donghae hyung belum menyuruhku masuk, berarti aku tak perlu masuk hari ini, wae?"
Ryeowook berdecak, "Mana ada atasan yang diperintah bawahan untuk masuk kerja, eoh". Ryeowook yang masih kesal sedikit meledek Kyuhyun.
"Ada, aku contohnya." Ucap Kyuhyun tak mau kalah.
"Aish.. Bodoh"
"Apa kau bilang?"
"Aish, kalian berhentilah bertengkar!" ucap Yesung menengahi dua namja yang sedang bertengkar itu.
"Ada apa?" pandangan Kyuhyun kembali kearah Yesung.
Ryeowook menghentikan makannya, menatap Suaminya yang duduk disebelahnya. Yesung tersenyum dan mengusap pelan surai Ryeowook. "Besok, aku dan Wookie akan pergi melihat rumah baru kami, mungkin kau mau ikut?" tanyanya pada Kyuhyun.
"Entahlah" Masih dengan melanjutkan makannya Kyuhyun sedikit berfikir "Kita lihat saja besok." Ucapnya kemudian yang diikuti anggukan Ryeowook dan juga Yesung.
.
.
Angin dingin pagi yang masuk dari sisi jendela begitu menusuk sang pemilik kamar. Tirai-tirai tinggi yang menutupinya seolah tak mampu menghalang angin dingin itu untuk menyentuh tubuh Kyuhyun yang masih bergulat dalam selimutnya. Sepertinya hujan besar yang terjadi semalam sudah mulai reda dan membawa dampak dengan dinginnya cuaca pagi ini.
Kyuhyun yang terusik mulai membuka matanya, tangannya tergerak untuk mengacak surai coklatnya yang berantakan.
"Eungh"
Kyuhyun yang masih diambang batas kesadarannya menoleh, melirih namja lainnya yang kini berbaring tidur disebelahnya. Sebuah lengkungan kepuasan tercetak jelas dalam raut wajahnya, namun berbeda dengan hatinya yang malah merasa bersalah.
Keadaan namja manis itu tak berbeda jauh darinya –telanjang-. Namun yang membedakan adalah benda-benda aneh yang berada pada tubuh namja manis itu.
'Lee Sungmin', namja manis itu begitu terganggu dalam tidurnya ketika vibrator yang Kyuhyun pasangkan semalam masih bergetar kencang dalam holenya. Sesekali Sungmin akan mengerang ketika tidak sengaja vibrator itu menumbuk prostatnya. Tangannya masih terikat kuat dibelakang tubuhnya, membuat Sungmin terlihat begitu tak berdaya ketika Kyuhyun 'menghajarnya' habis-habisan semalam. Dan jangan lupakan cockring yang masih terpasang di junior Sungmin sejak semalam. Bersyukurlah pada hujan besar yang terjadi semalam, sehingga teriakan dan erangan Sungmin takkan terdengar jelas ke kamar sebelah.
Kyuhyun mengecup bibir Sungmin sekilas tanda ciuman selamat pagi sambil menggumamkan kata 'mianhae'. Lalu setelahnya, Kyuhyun memilih masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.
.
.
Hampir lebih dari satu jam, akhirnya pintu kamar mandi itu terbuka, mengeluarkan Kyuhyun yang hanya mengenakan baju handuknya asal-asalan. Pandangan mata Kyuhyun yang baru keluar dari kamar mandi langsung terkunci pada mata foxy yang kini terbuka. Kyuhyun berjalan menghampiri tempat tidurnya atau biar kuperjelas, Kyuhyun kini menghampiri tubuh Sungmin ditempat tidur yang masih tidak berdaya.
"Ada apa, eoh?" Tanya Kyuhyun sambil mengelus surai Sungmin yang menutupi mata foxy itu.
"M-masterhh aghh A-ampunhh eunghh" mohon Sungmin. Kyuhyun yang berusaha tidak memperdulikannya beralih berdiri dan membuka lemari pakaiannya.
'Tok Tok Tok'
Ketukan pada pintu kamarnya, membuat Kyuhyun tidak jadi mengambil baju di lemari pakaiannya. Dengan malas Kyuhyun membuka pintu kamarnya sedikit, hanya kepalanya saja yang keluar, melihat seseorang yang kini tengah berdiri didepan pintu kamarnya.
"Ada apa?"
"Mana Sungmin Hyung?"
"Apa?"
.
.
.
T.B.C
Bersambung Chingu… *dihajar*
Udah pada bosen ama ceritanya ya, hehe… ceritanya agak saya percepat alurnya, jadi banyak yang akan di skip-skip –TermasukNC-. Hehe… *Smirk*
Apa yang diberikan Siwon untuk Sungmin ?,
Siapa namja yang mengetuk pintu kamar Kyuhyun?
Kira-kira, Kyuhyun bakal ketahuan gak ya ?
Jawabannya, dah pada tahukan~~ *Kedip2KeReaders* *SLAP*
Perasaan Kyuhyun ke Min, masih banyak yang bingung ya ?. jadi intinya itu, Kyuhyun sebenernya udah naro rasa ama Ming, Cuma masih gak mau ngakuin, Kyu mikirnya itu Cuma rasa Posesive, gak suka Ming deket2 ama Won yang emg dasarnya tmen Ming dari kecil.
Nah jadi, untuk next chapnya, akan ada WonMin moment untuk membuat Kyu ngakuin perasaannya ke Ming. Penasaran?,.
Saya masih belom tahu sampe berapa Chap ini cerita, jadi di REVIEW aja, biar updatenya semangat saya… hehe.. *modus*
Gumawo, Yeoreobun-deul…
Fb : Kim YoungMin Hyuk
Temenan ama saya, yuk
