Balas Review! :D
Bigfoot the 2nd: Ane kagak bisa bayangin itu! :V Well, Thanks for Review! :D
BlueAhoge: Pengen ngasih tau di ETP, tapi lupa! *plak!* Baiklah, terima kasih Review-nya! :D
Happy Reading! :D
Malam Minggu Nirmala: Badai Petir dan Acara Tidur Bersama
Malam itu, terjadi hujan lebat disertai petir yang menyambar. Saat itu, Platine bersaudara (Nirmala-Nirlion), Mira, Windy, Shyo, Flamy, dan Arion sedang mengadakan pesta piyama di rumah Platine bersaudara.
"Gila, cuy! Dingin banget, nih!" kata Windy sambil merapatkan selimutnya kayak kepompong.
"Iya, nih! Malam ini dingin banget, udah gitu hujan lebat lagi!" timpal Nirlion agak menggigil.
DUAR!
Petir pun menyambar kencang dan tiba-tiba, listrik langsung mati.
"Kyaaa! Gelap, petirnya keras sekali!" teriak Flamy yang asal meluk orang karena gelap.
"Siapa nih yang meluk tangan gue? Udah anget, empuk lagi!" tanya Nirmala asal ngoceh.
"Oh, bagus! Gue nggak jadi nyusu (?) dan kaki gue ada yang megangin, nih! Jadi merinding, tau!" sahut Mira gemeteran.
"Huweeee, gelap!" Windy mulai mewek.
"Tunggu sebentar!" ujar Shyo sambil nyalain sebuah lampu senter.
"Wah, terang lagi nih!" kata Arion datar mengingat dia sering berada di tempat gelap.
Karena terang oleh cahaya senter Shyo, terlihat jelas semua yang terjadi di saat gelap.
"Etto, Flam-kun..." Arion menunjuk apa yang dilakukan Flamy.
"Hoo, Nirmala! Aku tau kau sengaja dari tadi, kan?" tanya Mira jahil.
"Apa yang kulakukan tadi gelap, tau!" bantah Nirmala sewot.
"Terangnya kurang, TETAP GELAP!" seru Windy yang masih berselimut.
Flamy yang menyadari kalau dia meluk tangan Nirmala pun langsung blushing dan gadis itu pun langsung digampar pakai buku sihir.
"Aku tidak melakukan apapun, kenapa malah aku yang disalahkan?!" tanya Nirmala kesal karena nggak terima digampar.
"Gelap gelap, kenapa gelap sekali?" tanya Nirlion yang meluk kaki Mira dari tadi.
"Hooo, Mira... Ternyata kau juga sama ya..." ujar Nirmala sambil masang evil smile.
"Apa maksudmu?! Aku tak tau apa maksudnya!" bantah Mira nggak mau kalah.
"Udah udah, tidur aja! Gelap banget, nih! Enaknya kan tidur!" usul Arion.
Mereka semua pun setuju.
Di kamar Nirmala...
"Sial banget, deh! Muka gue kena gampar, udah gitu sakit banget lagi!" kata Nirmala yang curhat ke Mira.
"Rasain! Lu kan tau sendiri Flamy tuh kayak gimana, dia yang salah tetep nggak mau salah!" balas Mira ngasih saran ke Nirmala.
"Yah, tapi lumayan! Aku jadi tau gimana sifatnya kalau mati lampu mendadak, kan bisa dapet pelukan gratis~" ujar Nirmala santai.
"Ya ya, terserah kau saja! Paling juga kena gampar lagi!" sahut Mira bosan sambil menyelimuti badannya.
"Mir, dingin banget! Pelukan yuk, biar anget..." canda Nirmala iseng.
"Ogah! Memangnya gue lesby?! Lagian, gue juga udah punya cowok!" balas Mira marah-marah.
"Oh, kau udah punya pacar! Siapa?" tanya Nirmala.
"Gue jadian sama Shyo, masalah buat lu?" jawab Mira sambil nyengir. "Moncong-moncong, lu kan suka sama Flamy, terus Arion lu kemanain?"
"Arion kan pacaran sama Miu 6 bulan yang lalu! Kok lu kagak tau, sih? Lu belum dikasih tau sama Teira, ya?" balas Nirmala agak bingung.
"Kirain lu suka sama Arion, gue liat lu berdua mesra banget!" ujar Mira santai.
"Mesra bapak lu disantet Lukas-sensei (?)?! Mesra mah kagak, ribut sih iya!" omel Nirmala kesal.
Tiba-tiba, petir pun kembali menyambar dan...
"KYAAAAA!"
Ada yang teriak sambil mendobrak pintu kamar mereka.
"Siapa nih yang dobrak?! Mana gelap lagi!" tanya Nirmala sewot.
"Huweee! Nirmala, Mira! Biarkan aku tidur di sini!" seru Windy sambil mewek dan langsung masuk selimut.
"Eh, rupanya Windy!" gumam Mira.
"Etto, kayaknya aku salah masuk kamar deh... Mana di luar gelap lagi, jadi di sini aja ya..." kata Flamy malu-malu.
"Tunggu, gue denger ada suara Flamy!" ujar Mira bingung.
"Flamy?" tanya Nirmala ikutan bingung
"FLAMYYYYYYYY?!" teriak Nirmala dan Mira kaget
"Apa nggak salah lu mau tidur di sini? Udah gitu ada 3 cewek lagi!" tanya Nirmala gelagapan.
"Ah, terserah aja dah! Asal jangan di samping gue, entar dikira apaan lagi!" usul Mira.
"Maksudmu, Flamy tidur di sampingku gitu?" tanya Nirmala dan setelah itu...
"WHAT THE DENMARK?!" teriak Nirmala kaget.
"Kalau kagak mau aku keluar saja, tapi aku takut..." ujar Flamy yang gemeteran plus kedinginan.
"Yah, terserah deh!" Nirmala pun hanya bisa pasrah.
Mari kita liat posisi tidur mereka!
Windy-Mira-Nirmala-Flamy
'Kayaknya gue kagak bisa tidur, nih!' batin Nirmala sambil melihat Flamy yang tidur di sampingnya.
Kalau dia balik badan, terdapat sepasang cewek yang tampangnya sangat tidak enak dilihat.
DUAR!
Petir pun kembali menyambar dengan keras. Nirmala yang menyadari kalau Flamy gemeteran langsung menaruh kepala cowok kecil itu di dadanya dan menutup telinga kirinya dengan tangan kiri sambil berbisik, "Udah, nggak usah ngamuk marahnya... Besok aja, yang penting kau bisa tidur..."
Flamy pun hanya bisa mengangguk.
Sementara itu, Windy malah meluk gaje Mira yang sukses membuatnya kagak bisa tidur.
Nirmala mencoba menggenggam tangan Flamy yang tertidur lelap dan dia merasakan tangannya menjadi hangat. Mungkin karena efek api di tubuh Flamy kali, ya?
Omake:
Pagi yang cerah telah tiba. Windy dan Mira bangun duluan, kemudian melihat Nirmala dan Flamy yang (bisa dibilang) lagi pelukan mesra atau tidur mesra atau terserah kalian mikirnya.
"Mir, kamu bawa kamera?" tanya Windy iseng.
"Ada, ini pun juga belum balikin punyanya Daren-senpai!" balas Mira sambil ngasih kamera ke Windy.
"Smile..." Windy pun memotret Nirmala dan Flamy yang lagi tidur.
"Ini akan jadi seru, ayo tinggalkan mereka!" gumam Mira sambil keluar kamar bersama Windy.
Sementara itu...
Nirlion terbangun dan merasakan kedua lengannya berat. Rupanya ada Shyo dan Arion yang memeluk tangannya.
'Sejak kapan mereka tidur di sini?' batin Nirlion bingung.
Back to Nirmala...
"Hoam~ Tidurku nyenyak!" ujar Nirmala sambil menguap. "Tapi tunggu! Apa kemarin itu mimpi atau memang nyata?"
Ketika Nirmala menengok ke samping, dia langsung berdoa dalam hati, 'Oh Tuhan! Jika ini mimpi, bangunkan aku! Tapi jika tidak, jadikan ini mimpi saja!'
"Engh... Tidurku nyenyak..." kata Flamy sambil bangun dan duduk.
Nirmala pun ikutan bangun sambil bertanya, "Hei, tidurmu pulas?"
"Ya begitulah... Tapi sepertinya semalam aku mimpi tidur di kamar cewek..." balas Flamy yang masih belum nyadar.
"Itu bukan mimpi, tapi nyata..." ujar Nirmala.
Flamy pun langsung nyadar dan melihat sekitarnya.
"Huwaaaa!" teriak Flamy kaget. "Apa yang kau lakukan padaku?!"
Flamy berniat menjauh tapi tangannya udah digenggam sama Nirmala.
"Tidak ada, hanya membuatmu tidur pulas dan kau manis sekali saat bangun..." kata Nirmala sambil blushing.
"Etto, uhm... Terima kasih telah membuat tidurku nyenyak semalam..." Flamy ikutan blushing.
"Hei, Flamy... Kamu sudah punya pasangan?" tanya Nirmala dengan polosnya.
Flamy hanya menggeleng.
"Mau jadi pasanganku?" tanya Nirmala asal jeplak.
'Asamtoge (?), aku keceplosan!' batin Nirmala panik.
Flamy hanya mengangguk tanpa banyak bicara.
"Kalau begitu, aku boleh cium kamu dong!" ujar Nirmala dengan begonya.
"Nggak usah nanya, cepetan lakuin! Daripada diliat orang!" seru Flamy sambil blushing.
Nirmala pun sukses mencium Flamy dan dilihat oleh teman-teman mereka.
"SEJAK KAPAN KALIAN ADA DI SINI?!"
Omake End!
OC of the Day:
Nirmala Platine
Umur: 14
Tanggal lahir: 5 Februari
Zodiak: Aquarius
Warna rambut/mata: pirang/biru
Hero: Trinity
Kelas: Premium
Fakta unik: (Ini juga sengaja dikosongkan karena alasannya sama seperti di cerita July! -w-V)
Entah harus bilang apa untuk ini! -w-/
Review! :D
