Disclaimer: Vocaloid bukan milik Mikan
Rin dan Len duduk di atas atap rumah mereka, menikmati matahari yang perlahan turun dari singgasananya, menciptakan langit berwarna orange, warna kesukaan Rin. Len menutup mata dan menghela nafas, menikmati keindahan yang ada. Tapi lain halnya dengan Rin, dia hanya menunduk dan berdiam diri. Len menyadari hal itu, dan menoleh pada Rin. Dengan khawatir Len bertanya.
"Ada apa Rin?" tanya Len.
Rin tidak menjawab, dan membuat Len semakin khawatir. Len menggenggam tangan Rin, dan menemukan tangan Rin yang bergetar.
"Apa..." Rin mulai buka suara. Len segera memasang telinganya, memastikan setiap kata yang keluar dari mulut Rin bisa didengar dengan jelas.
"Apa kita akan baik baik saja? Dengan hubungan kita sekarang ini..." Rin bertanya.
Len menatap Rin tidak mengerti untuk beberapa saat sebelum akhirnya membuka mulutnya membentuk 'o', mengerti apa yang Rin maksud. Dengan perlahan dia bergerak untuk memeluk Rin.
"Kita akan baik baik saja, Rin." Len menjawab seraya tangannya mengelus rambut Rin lembut.
"Apa tidak akan terjadi masalah nantinya? Maksudku, hubungan kita ini ditentang hukum dan, dan..." Rin tidak menyelesaikan ucapannya.
Len memeluk tubuh Rin lebih erat dan mengistirahatkan kepalanya diatas kepala Rin.
"Tenang saja, Rin. Walaupun banyak yang akan menentang kita, kita akan tetap bertahan. Ingat, kita tidak sendiri, Miku-nee dan yang lainnya berjanji akan mendukung kita. Percayalah," Len menjawab dengan tenang.
Rin tidak menjawab, justru membenamkan wajahnya pada dada Len. Dan itu cukup untuk Len.
Kagamine Len dan Kagamine Rin.
Kembar.
Incest.
satu hal yang bisa kukatakan untuk mereka.
aku mendukung kalian.
Mikan: aneh ==" maaf bagi yang udah lama nunggu tapi aku malah ngasih cerita gaje ini Q.Q
