"Ternyata hasilnya seri, sodara-sodara! Kita akan adakan vote kedua!"

.

.

.

Inauguration

And the Winner is...

Setelah dilakukan vote ulang untuk 2 calon pemenang yang mengumpulkan nilai seri dan penghitungan suara, mas mc pun maju ke podium untuk mengumumkan hasilnya. Suasana menjadi sangat tegang, setegang narapidana yang menunggu keputusan hukuman mati dari hakim. Netherlands tampak mengelap keringat yang bercucuran di dahi. Bukan cuma karena deg-degan dengan hasilnya, tapi juga karena cuaca yang super terik. Bule Belanda itu sudah membersihkan diri dari oli, debu, polusi dan segala macam kotoran yang menempel sewaktu lomba panjat pinang yang menyebabkan ketampanannya berkurang 50% dari biasanya. Sekarang doi sudah tampil rapi jali dengan celana jeans biru, booths cokelat dan polo orange. Rambutnya yang awut-awutan tadi, kini sudah rapi tertata model spike. Pokoknya ketampanan babang Netherlands sudah kembali normal 100%. Malaysia malah sudah membuka pakaian tradisional melayu yang sewaktu lomba tadi dikenakannya. Panas, bok! Pemuda melayu berwajah oriental itu sekarang mengenakan kaos putih dengan tulisan i love Indonesia, celana pedek sedengkul plus sepatu slip on. Walaupun kepanasan tapi harus terlihat kece dong di hadapan calon pacar.

Begitu juga dengan para die hard fans mereka masing-masing yang sudah tak sabar pingin tahu siapakah yang keluar sebagai pemenang dan berhak ngedate romantis bareng Indonesia plus bisa menikmati bermacam fasilitas yang seru. Beberapa fans fanatik bahkan udah sujud syukur duluan sangking senangnya karena mendengar jagoannya menang di quick count di tv nasional. Padahal mas mc nya aja belum ngumumin hasil yang sebenarnya, mereka udah pada kegeeran aja!

"Tes...tes..."

"Saya akan mengumumkan hasil akhir dari kompetisi ini. Pesan pak bos Indonesia, mohon kepada pihak yang menang janganlah jumowo, begitu juga yang kalah haruslah legowo, jangan seperti mas yang duduk disana tuh, udah kalah tapi ngga nerima, ehm siapa namanya Romanowo ya?" ujar mas mc seraya menunjuk sang oknum.

Pihak yang disebut namanya itu langsung mendelik sewot. Doipun langsung misuh-misuh ngga karuan dan menyebut akan melaporkan ke PBB kalau ia telah dicurangi dan dikriminalisasi. Lah, apa hubungannya sama PBB mas?

"Pesan pak bos Indonesia juga, setelah ini silakan semua masyarakat yang menonton lomba kembali ke posisinya masing-masing, yang petani kembali ke sawah, yang nelayan kembali ke laut, anak-anak kembali sekolah, pedagang kembali ke pasar, buruh kembali ke pabrik, pegawai kembali ke kantor. Okay, say!?" ujar mas mc.

"Woy, ngga usah banyak cingcong! Cepetan umumin!" beberapa die hard fans tampak berteriak ngga sabaran sambil bawa pentungan. Waduh, jangan rusuh ya guys. Kemarin pak bos kan bilang kalau ada perusuh nongol, gebuk saja, gitu lho!

"Netherlands mengumpulkan suara sebanyak 156, sedangkan Malaysia sebanyak 127!"

WAAAAAAAAAA

Penonton heboh dengan hasil akhir yang diumumkan mas mc.

Malay ngga percaya dengan kenyataan yang terjadi. Rasanya seperti tersambar petir di siang bolong. Ternyata penampilannya yang heroik di lomba sendok kelereng itu dianggap kurang keren, kurang ok, kurang manly, kurang...kurang, dasar kurang asyem! Ternyata para penonton lebih setuju jika Indonesia berpasangan dengan Netherlands, bukan dirinya.

"Sial, ini pasti akal-akalan si bule brengsek itu! Gue ngga terima!" batin Malay.

Sementara itu Nerherlands yang dinyatakan keluar sebagai pemenang asyik melakukan selebrasi di atas panggung.

"Emaaak, akhirnya gua menang! Ngga sia-sia gua belepotan oli, ngga sia-sia kegantengan gua berkurang 50%!" ujarnya sambil jejingkrakan girang. Sedetik kemudian cowok bule itu langsung joged-joged, mulai dari goyang ngebor, goyang ngecor, goyang gergaji, sampe goyang patah-patah!

"Uugghh..! Dasar brengsek, gue tahu akal busuk loe! Loe pasti nyogok kan biar bisa menang!"

Malay langsung menerjang Netherlands dan menghadiahkannya bogem mentah tepat di hidung mancungnya. Netherlands yang belum siap dengan pertarungan itu langsung jatuh terhempas. Pemuda bule itu mengusap hidungnya dan menemukan bercak darah disana. Dengan geram ia bangun lalu menerjang tubuh mungil Malay. Keduanya jatuh bergulingan ke bawah podium. Nether langsung menjambak rambut hitam Malay. Begitu juga Malay yang langsung mencakar wajah lawannya. Kok berantemnya jadi kayak cewek di gerbong khusus wanita di commuter line sih pake jambak-jambakan demi ngerebutin tempat duduk? Penonton yang melihat langsung bersorak menyemangati keduanya.

"Dasar tukang sogok!" jerit Malay.

"Bangke! Loe tuh yang tukang sogok!" balas Nether.

Keduanya melanjutkan aksi guling-guling plus jambak-jambaknya tanpa memperdulikan sekeliling. Sementara Indonesia yang berada di podium mendampingi bosnya panik karena keadaan menjadi tidak terkendali. Dia bingung bagaimana cara melerai 2 mahluk yang sedang adu jotos itu. Disemprot pake water canon aja apa ya? Atau ditembak pake gas air mata?

Tiba-tiba datanglah sesosok pemuda dalam kondisi kepala yang diperban dan pakaian yang kotor belepotan oli. Ia berjalan terseok-seok menuju podium.

"Indonesia!" panggilnya.

Si pemilik nama pun menoleh saat namanya dipanggil dan terkejut saat mengetahui siapa sosok yang memanggilnya itu.

"Ozzy!?"

"Indo, aku ingin mengatakan sesuatu padamu," sosok yang ternyata Australia itu berusaha mendekati podium tempat Indonesia berada.

"Ozzy, kamu ngga apa-apa? Bagaimana kondisi kepalamu?" Indonesia buru-buru turun dari podium mendekati sahabatnya itu karena khawatir dengan kondisinya, "are you ok?"

"Please, listen to me, Indo, i want to say something.."

"Ozzy, you're not supposed to be here, come, let me take you to medical room." Indonesia merangkul tangan Ozzy dan membimbingnya menuju ruang kesehatan.

Tapi Ozzy melepaskan rangkulan tangan sahabatnya itu.

"Indo, i-i i love you! Please, please, stay with me forever.." ujarnya setengah berteriak.

Indonesia terkejut bukan main. Begitu juga para readers dan penonton yang sedang asyik menyaksikan adu jotos Malaysia vs Netherlands. Kini mereka mengalihkan pandangan ke arah Indonesia dan Aussie. Sepertinya akan ada drama ala-ala Korea punya nih.

"Indo, i can't live without you!" ujar Ozzy serius seraya merengkuh pundak sahabatnya itu.

"Haha, Ozzy, there must be something wrong with your head, so.." Indonesia tertawa jengah.

"Indo, i'm serious! Please... be my lover forever..."

Indonesia menatap Australia dengan tatapan bingung. Ia terjebak dalam perasaan Andilau, ANtara DIlema dan gaLAU lalu terdiam cukup lama. Australia hanya dapat membalas tatapan Indonesia dengan tatapan memelas berharap orang yang sangat dicintainya itu akan membalas dengan perasaan yang sama. Para penonton menahan napas menunggu jawaban apakah yang akan keluar dari mulut pemuda melayu itu.

"Ozzy, cukup..." ujar Indonesia pelan.

Lalu pemuda berkulit sawo matang itu mulai menyanyi lagu grup band Ratu berjudul "Teman tapi Mesra"

"Cukuplah saja berteman denganku, janganlah kau meminta lebih, ku tak mungkin mencintaimu, kita berteman saja, teman tapi mesra..." ia lalu tersenyum.

Australia terhenyak mendengar jawaban yang keluar dari mulut Indonesia. Tubuhnya terasa sakit dan setelah mendengar jawaban barusan, hatinya jadi lebih sakit lagi. Sakitnya tuh disini, sambil megangin dada. Pemuda berkulit merah itu sedih tapi berusaha tegar. Padahal hatinya telah hancur remuk redam.

"Jadi, kamu ngga mau menerima cintaku karena lebih memilih dua orang itu?" ujarnya seraya menunjuk Malay dan Nether. Dua orang yang ditunjuk itu tiba-tiba menghentikan aksi adu jotosnya.

"Ya udah, asal tahu aja ya, aku ini..." Australia tiba-tiba menghentikan ucapannya sebentar, "aku bukan pengemis cintaaaaaa...! Yang harus selalu mengalah, bila diputuskan cinta, dari sang kekasih..!" lanjutnya seraya berteriak dengan suara melengking.

Penonton semua melongo mendengar Australia yang tiba-tiba nyanyi lagu dangdut Johny Iskandar yang judulnya "Pengemis Cinta"sambil joget-jodet ngga jelas.

Indonesia menatap sahabatnya itu dengan tatapan ajaib. Benar dugaannya, Aussie pasti gegar otak, lalu berubah jadi aneh. Lagian sejak kapan Aussie demen nyanyi lagu dangdut? Atau jangan-jangan doi kesambet jin koplo gara-gara tadi kebanyakan bengong di ruang kesehatan?

"Baaang..! Bang Ozzy..!" teriak Newzie dari kejauhan sambil berlari. Napasnya ngos-ngosan. Rupanya ia habis kebingungan mencari sang kakak yang hilang dari ruang kesehatan.

"Bang, aduh jangan bikin malu gini dong, ah! Ayo kita pulang, minum obat. Maap ya sodara-sodara, abang saya ini mengidap Bipolar Disorder, doi lupa minum Xanax jadinya gini deh, harap maklum ya." ujar Newzie seraya ngacir memboyong Ozzy bersamanya.

"Hmm, jadi dramanya sudah selesai ya?" ujar pak bos yang sedari tadi diam mengamati dari kursinya.

"Sudahlah, bro semua, siapapun yang keluar sebagai pemenang, daripada kita berantem, mendingan kita dance aja, yuk!" ajak South Korea sambil menyalakan tape. Sedetik kemudian terdengar lagu Gangnam Style nya PSY yang ajep-ajep seru mengajak semua ikut bergoyang. Spontan seluruh nations dan tamu undangan ikutan ajojing mengikuti gerakan dance yang dicontohkan oleh South Korea. India malah lebih keren, ular kobra piaraannya diajak ikutan dance juga. Indonesia dan bosnya juga ikutan goyang badan. Khusus pak bos, doi joged sambil ngacungin 3 jari, katanya "persatuan Indonesia". Semuanya asyik berjoged dan melupakan semua keriuhan dan segala insiden yang mewarnai peristiwa inauguration bos barunya Indonesia. Seems like this is the end of this fict...

"Eeeeehh... ntar dulu!" teriak India.

Seketika itu semua hadirin yang asyik bergoyang langsung menghentikan aktivitasnya.

"Yang dapetin hadiah utama kencan seharian bareng Indonesia siapa!?" tanya India.

"Ya gue lah!" ujar Netherlands kesenengan seraya merapikan jambul khatulistiwa miliknya yang cetar membahenol.

HOREEEE...

Seluruh nations dan hadirin bertepuk tangan ketika Netherlands menaiki podium untuk menjemput sang pujaan hati. Wajah pemuda itu begitu sumringah. Rona bahagia terpancar di sela-sela lebam bekas tonjokan rivalnya. Agak sakit sih, tapi apalah arti rasa sakit jika sekarang ia berhasil mendapatkan sang idaman hati.

Indonesia menatap pemuda bule yang menghampirinya itu dengan tatapan malu-malu serba salah. Dalam hati sebenarnya ia berharap Spain yang memenangkan lomba tapi ternyata Netherlands. Yah, rapopo lah, sing penting nduwe pacar wong londo, ngga dapet Spain, Netherlands pun jadi.

"Hai.." sapa Neth.

"Halo juga.." balas Indo.

"Hmm..may i take your hand?"

Indo mengangguk membiarkan Neth menggandeng tangannya. Lalu merekapun berjalan bahagia saling bergandengan.

"GUA NGGA TERIMAAAA..!" tiba-tiba terdengar suara teriakan dari arah bawah podium. Ternyata itu adalah Malay yang masih belom legowo menerima kekalahannya.

"POKOKNYA GUA NGGA TERIMA! GUA MAU LOMBANYA DIULANG! ADA KECURANGAN YANG TERSTRUKTUR, SISTEMATIS DAN MASIF DISINI!" jeritnya emosi.

Karena Malay mulai terlihat buas dan tak bisa dikendalikan, beberapa petugas berusaha memegangi tangannya.

"POKOKNYA GUA NGGA PUAS DENGAN HASILNYA! BAKAL GUA ADUIN KE MK!" tambahnya lagi.

Sepertinya Malay akan menggugat hasil lomba ini ke MK, yaitu Mahkamah Kekasih, tempat dimana para kekasih yang tersakiti boleh mengadukan keluh kesahnya dan berharap pada keadilan cinta.

"Sudahlah, Bang, ngga ada gunanya pake gugat segala. Mencintai itu kan bukan berarti harus memiliki, ya ngga?" tiba-tiba trio tuyul muncul di samping Malay sambil makan es krim.

"Ta-tapi gue, gue, gue ngga bisa idup tanpa Indon! Kalo loe ngga ada, ntar gue berantem sama siapa? Ntar ngga ada orang yang gue usilin, gangguin, isengin! Nanti kolor punya siapa lagi yang bisa gue colong selain punya loe!" Malay jejeritan dengan wajah nelangsa.

Indonesia sweatdrop parah.

"Nih bocah bikin malu aja pake nyebut kolor segala!"

"Indon...jangan pergi" Malay makin memelas.

Indonesia jadi ngga tega. Ia mengulurkan tangannya sambil tersenyum mengajak Malay ikut dengannya. Uluran tangan itu disambut dengan penuh suka cita oleh Malay.

"Kalau kalian berdua memang sayang sama gue, yuk kita jalan bareng dan jangan berantem lagi ya." ujar Indo seraya menggandeng tangan dua cowok ganteng di kanan dan kirinya. Ketiganya tersenyum rukun dan bahagia.

Slogan pemerintah, keluarga bahagia, dua partner cukup, laki perempuan sama saja.

Tiba-tiba terdengar suara dentuman keras. Bukan, itu bukan suara ledakan bom Kampung Melayu. Ternyata itu adalah lagu Titanium yang dipopulerkan oleh David Guetta. Sontak semua yang ada disitu joged lagi. Yang paling heboh adalah bosnya Indonesia. Doi joged sambil nyanyi lirik lagunya Titanium.

Amburegul, emeseyu,

Bahreway, bahreway

Yusumidaun, awun got

I am titanigoooo...

Indonesia yang ikutan joged dekat situ cuma bisa sweatdrop, "B-bos, bahasa Inggrisnya...ternyata..."

...

...

...

...

~End~

Author's note:

Hai semua, akhirnya fict ini tamat juga setelah sekian tahun. Terima kasih buat yang sudah setia menantinya. Padahal fict ini dibikin tahun 2014 ketika gelaran Pilpres selesai dan Indonesia punya presiden baru. Eh, baru kelar 3 tahun kemudian. Jokesnya jadi ngga update lagi deh! Yowes lah, sing penting nduwe pacar wong londo, eh salah, sing penting fictnya khatam, hahahaha...

Nantikan karya author selanjutnya. Sampai jumpa di fict yang lain...