Yaaah...akhirnya epilog juga... ya udah deh, met baca aja ya...

Just...Trust Me...

By : Yuri Misaki


Epilog...

Keesokan harinya, di kamar tempat Matsuyama dirawat...

" Yeaaaaahhhhh...kasus udah selesai nih..jalan-jalan lagi yuk! " tawar Heiji.

" Tapi kan' Kak Matsuyama masih sakit..." ujar Conan lucu.

" Iya ya..."

" Waduh...waduh... jangan gara-gara aku kalian jadi gak jalan-jalan dong ah... " sahut Matsuyama.

" Itu maksudnya emang dia yang lagi baik hati apa sengaja nyuruh kita jalan-jalan ya biar dia bisa duaan sama Yoshiko...? " tembak Misugi.

Muka Matsuyama dan Yoshiko langsung memerah sesaat.

" Heh, ge-er banget sih kamu, aku kan' Cuma nyuruh ke Heiji, Conan, Misaki, sama Yurida aja yang jalan-jalan..." balas Matsuyama.

" Wah..teganya, aku sama Yayoi gak dianggep..."

" Eit, bukan gitu maksudnya. Kalian ya daripada ganggu orang-orang itu, mendingan kalian jalannya ke tempat lain, biar bisa duaan aja, ya gak? "

Gantian Misugi sama Yayoi yang mukanya merah.

" Huh..Matsuyama sebel deh! Hei Misaki, bantu aku dong buat mukul dia..." kata Misugi kesal.

" Jangan Misaki...lindungin aku aja...kan' aku sakit..."

" La? Emang apa hubungannya ? " tanya Misaki pilon.

" Kasihtahu gak ya..."

Misaki merengut kesal dan mencubit lengan kawan karibnya itu. Misugi terkekeh-kekeh aja.

" Kamu nanya hubungannya kan? " tanya Misugi.

Misaki mengangguk-mengangguk.

" Hubungannya... ya...apa aja boleh..."

" Haah, kalian berdua sama aja...! " ganti Misugi yang menjadi sasaran cubitan Misaki berikutnya.

" Ouh...tidak bisa...! "

Semuanya langsung ngakak ketika melihat adegan tadi, terlebih aku. Seolah sebelumnya tak pernah terjadi apa-apa bagi kami semua.

Aaah..mengingat itu aku jadi teringat kejadian tadi malam...

Matsuyama membelai lembut kepalaku ketika aku setengah bangun.

" Maaf ya Yuri... aku percaya kamu kok..." aku mendengar dia mengatakan itu padaku.

Sebenarnya, waktu itu aku ingin sekali berjingkrak-jingkrak senang karena dia telah mempercayaiku lagi, tapi ya... gara-gara aku masih kecapean jadinya...aku hanya bisa tersenyum seraya berbisik...

" Terimakasih..."

Dan sejak itu, kisah persahabatan kami semua pun berlanjut dengan indahnya...