What Happend In School?
by
Agnes Raisya
a.k.a
Yunjae Child
cast : dbsk/tvxq , exo , dll
main pairing : yunjae, taoris
rating : T - M
warning : gaje , yaoi , typo , boyxboy , bad summary ,dll
genre : ?
desclaimer : this story is mine , but yunjae and taoris are belong to their parents
summary : apa yang terjadi di sebuah sekolah yang didominasi namja?
PREVIEW
keempat namja tampan itu menelan ludah, ini sudah yang kesekian kalinya sang kakek menyuruh mereka menyelesaikan masalah dengan kelompok choi, ya walaupun mereka selalu berhasil tetapi setidaknya ada perasaan gugup dan takut
"ber 6?" tanya yoochun bingung
"ya enam.." jelas sang kakek
"2 lagi siapa?" tanya kris.. 'tidak mungkin jaejoong dan tao..' ujar kris dalam hati
'jaejoongie? dia akan ikut?' kali ini yunho yang bergumam didalam hatinya
'2 namja ini ikut? aku khawatir..' changmin memandangi jaejoong dan tao dengan berpikir
'aish... ini akan sulit..' keluh yoochun dalam hatinya
"tentu saja joongie dan tao-ie.." ujar sang kakek santai
"mwo?!" kali ini jaejoong dan tao yang berteriak
"ya.. kalian akan ikut.. bukankah kaliah bisa menggunakan senjata api dan mahir bela diri.. tidak masalah bukan?" tanya sang kakek
"y...ya tentu saja kek.. k..kami akan membantu.." ujar jaejoong ragu-ragu
"baiklah.. silahkan berunding.." kakek jung bangkit dari kursinya
"dan yoochun , jelaskan pada mereka apa yang terjadi. mereka adalah orang kepercayaan ku sekarang.." jelas sang kakek kemudian ia meninggalkan ke-6 namja yang tampan dan imut ini di ruang keluarga
..
..
..
..
..
..
hening... itulah situasi di dalam ruang keluarga mansion jung saat ini, mereka semua sibuk dengan pikiran mereka masing-masing , entah apa yang mereka pikirkan, hanya mereka yang tahu
Chapter 10
-AKTF-
KEDIAMAN KELUARGA JUNG
Keempat namja tampan dan dua namja imut sedang duduk disebuah ruangan yang sangat luas, yaitu ruang keluarga yang ada di mansion keluarga jung, setelah mereka bertemu dengan sang kakek. Kini hanya tinggal merek berenam yang ada di ruangan ini.
"ya..." tiba-tiba namja keturunan china-canada ini mengeluarkan suaranya, membuat kelima namja yang lain menatapnya
"aku ada ide..." ujarnya dengan sebuah seringai di bibirnya
"ide? Ide apa?" tanya namja jangkuk yang sedang duduk disebelahnya
"biasanya idemu itu selalu gila kris.." ujar si jangkuk
"diam kau changmin.." sewot kris saat ia diejek oleh sahabatnya sendiri
"jadi apa idemu?" tanya yunho yang sudah gemas karena mereka masih sempat-sempatnya bertengkar disaat yang genting seperti ini
"tunggu dulu.." sebelum kris berbicara, jaejoong sudah lebih dulu memotong pembicaraan ini
"apa yang kalian bicarakan? Ide? Kelompok choi? Anak buah? Aku bingung..." ujar jaejoong dengan wajah innocentnya sementara tao hanya mengangguk-anggukan kepalanya diam, uh... sungguh mereka berdua sangatlah imut dimata keempat namja tampan itu saan ini.
"hh.. baiklah kim jaejoong dan huang zitao.." yoochun menghela nafas sebelum melanjutkan penjelasaanya, ia melirik ketiga sahabatnya seperti meminta persetujuan, kemudian dengan serempak yunho,changmin,dan kris menganggukan kepalanya..
"jadi.. kami semua ini adalah sekelompok mafia yang menyamar menjadi sebuah perusahaan perdagangan.." ujar yoochun sambil menatap jaejoong dan tao yang tidak mengeluarkan respon apapun, sepertinya mereka masih shock dan hanya menatap yoochun bingung
"dan kita semua akan menjalankan sebuah misi, tentu saja dengan rencana yang sudah kita buat, misi kali ini sepertinya membuat pembalasan pada keluarga jung" ujar changmin melanjutkan omongan yoochun
"m..mafia?" ujar tao tergagap-gagap, pertanyaan tao hanya mendapat anggukan dari yunho, yoochun, changmin, dan kris.
"j...jadi selama ini? Kalian?" kali ini jaejoong bersuara
"ne.. kami menyamar.." ujar yunho sebelum jaejoong menyelesaikan kalimatnya
"jadi kami akan bergabung dengan kalian?" ujar tao semangat (?)
"sepertinya begitu.." lanjut kris
"gege~ bukankah ini seru?" tanya tao pada jaejoong, jaejoong hanya diam, sepertinya ia masih memikirkan sesuatu
"tao.." panggil jaejoong, seketika suasana kembali canggung
"umm? Ne geee?" jawab tao yang sepertinya tidak mengerti akan situasi
"ini akan berbahaya.." ujar jaejoong lagi sambil menatap sang adik
"anni.. aku akan baik-baik saja.." sepertinya tao mempunyai perasaan bahwa jaejoong tidak akan mengijinkannya untuk ikut dalam misi ini
"anni tao-ie.. ini terlalu berbahaya untukmu panda.." ujar jaejoong dengan nada cemas
Keempat namja lainnya yang melihat ini hanya bisa diam, tidak mengerti mereka harus berbuat apa, yang jelas jika sang kakek sudah berkata kalian semua, maka tidak ada satu orang pun yang boleh membantah. Itu artinya mau tidak mau jaejoong dan tao harus ikut bukan?
"tapi ge..." tao mengerucutkan bibirnya
"annii... tidak boleh.." jaejoong kekeuh tidak mengijinkan tao
"yoochun-ssi.. bolehkah tao tidak ikut dalam misi ini?" ujar jaejoong menatap yoochun dengan penuh harapan, ia sangat berharap bahwa yoochun memperbolehkan tao tidak ikut dalam misi ini
"maaf jaejoong-ssi.. sepertinya tidak bisa.." ujar yoochun lembut
"waeyoo? Aku takut terjadi apa-apa dengannya.." ujar jaejoong lemah
"lalu? Apa kau tidak khawatir terhadap dirimu sendiri?" tanya changmin
"tentu saja aku khawatir.. tapi aku bisa menjaga diri, tidak dengan tao.. ia masih terlalu polos.." ujar jaejoong
"gege.. aku sudah besar.." tao menekuk wajahnya
"bagaimana ka-" omongan jaejoong terhenti saat seseorang dengan tidak sopannya memotong perkataannya
"aku akan menjaganya.." ternyata namja yang dengan tidak sopannya memotong perkataan jaejoong tadi itu adalah kris
What? Kris bilang dia akan menjaga tao? Jaejoong dan tao berserta ke-tiga namja tampan lainnya membulatkan matanya, sebulat-bulatnya.. apa yang kris katakan sungguh tidak terduga
"aku akan menjaganya jaejoong-ssi.. kau tidak usah takut.." ujar kris sambil tersenyum ramah pada jaejoong
"apa kau yakin?" tanya jaejoong meyakinkan ucapan kris barusan
"tidak usah geeee... aku bisa menjaga diriku sendiri.. aku bukan anak kecil lagi.. aku bahkan seumuran dengannya.." tao berusaha membujuk jaejoong
"aku tahu kau bisa menjaga dirimu tao, tapi kau masih terlalu polos, apa salahnya jika ada seseorang yang menjagamu?" ujar jaejoong
"ne.. aku tidak keberatan.." ujar kris mantap, kemudian ia tersenyum kecil saat melihat tao kembali menekuk wajahnya dan mengerucutkan bibirnya imut
"jadi.. apa tao boleh ikut sekarang?" tanya yunho pada jaejoong
"eum.. sepertinya.." jaejoong menganggukan kepalanya pelan "kita lihat saja nanti.." ujar jaejoong
"jja... apa rencana mu kris?" tanya yunho kembali ke topik awal pembicaraan
"jadi..."
"..."
"...?!"
"...?"
"..."
Ya kira-kira rencana kris akan berhasil dan cukup efektif.. kita lihat saja nanti apa yang akan dilakukan oleh keenam namja ini
SKIP TIME
-AKTF-
Setelah perbincangan yang lama tadi siang, jaejoong dan tao memutuskan untuk beristirahat dikamar mereka masing-masing, setelah sebelumnya mereka berkeliling mansion jung yang luas ini ditemani dengan 2 orang maid dan 1 orang bodyguard.
Kamar tao dan jaejoong berada di lantai yang sama dan kamar mereka berseberangan, dilantai 2 itu juga terdapat kamar yoochun dan changmin. Sementara kamar yunho ada di lantai paling atas dan kamar kris berada di lantai paling bawah. Disetiap kamar ada kamar mandi, lemari pakaian yang besar, meja komputer atau lebih tepatnya meja kerja, dan sebuah tv berukuran 40inci.
Selain di lantai tiga ada kamar yunho, disana juga ada home theater, tempat keempat namja tampan itu biasanya berbincang-bincang mendiskusikan rencana mereka dan tempat mereka menonton film sendiri tanpa harus mengantri panjang jika ingin menonton. Selain itu, home theatr juga bisa berubah menjadi ruang karaoke dengan ruangan yang kedap suara itu tidak akan mengangguk seisi mansion jung ini. Dan ruang baca yang lebih mirip seperti sebuah perpustakaan
Di kamar bawah ada kamar kris, kemudian di depan kamar kris ada ruang tamu tempat tadi mereka membahas misi selanjutnya dan ada juga kamar kakek jung, karena beliau sudah tua, tidak mungkin jika setiap hari ia harus naik dan turun tangga untuk sekedar beristirahat, ada juga sebuah meja biliard yang tak jauh dari ruang keluarga , sebuah meja makan yang sangat panjang dan lebar, dan juga sebuah meja bar yang persis menyerupai meja yang ada di klub malam sungguhan
Ditamannya ada sebuah lapangan basket, biasa digunakan oleh yunho,yoochun,changmin, dan kris untuk bermain basket saat mereka sedang tidak bersekolah atau saat mereka libur dan juga sebuah kolam renang dengan ukuran yang cukup besar di dekat lapangan basket tersebut. Ada juga rumah kaca ditaman belakang untuk menyimpan tanaman-tanaman. Benar-benar rumah impian bukan?
Saat ini tao sedang tertidur pulas dikamarnya, mungkin ia kelelahan. Setelah mandi tadi ia sempat mengunjungi jaejoong yang sedang membaca buku dikamarnya, tetapi karena ia mengantuk akhirnya tao memutuskan untuk beristirahat. Sementara jaejoog lebih memilih untuk membaca buku
YUNHO SIDE
-AKTF-
Saat ini yunho sedang membaca bersama dengan kris di ruang bacanya, tetapi perut yunho tiba-tiba terasa sakit yunho bangkit dari kursinya kemudian berjalan menghampiri kris
"kris.. apa kau lapar?" tanya yunho pada kris yang sedang sibuk membaca
"tidak hyung.. kau lapar?" kris balik bertanya
"ne.. perutku sakit.." ujar yunho dengan wajah yang sulit diartikan (?)
"kau cepatlah makan hyung.. sepertinya maag mu kambuh.." nasihat kris kemudian kembali fokus membaca bukunya
"baiklah.. aku akan memesan makanan.." ujar yunho kemudian ia turun kebawah meninggalkan kris sendirian di atas
-AKTF-
Saat yunho sampai dibawah, ia mencium sesuatu aroma yang asing, seperti bau masakan..'siapa yang sedang masak.. changmin? Tidak mungkin.. jika lapar ia pasti memakan kue-kue coklat yang ada di kulkas. yoochun? Berjalan kedapur saja sepertinya ia tidak pernah . sedangkan kris kan sedang membaca buku tadi.'
Setelah berkelut dengan pikirannnya.. yunho lebih memilih melihat sendiri siapa yang ada didapur, betapa terkejutnya saat ia melihat siapa yang ada di dapur saat ini
"j..jaejoong?" panggil yunho gugup
Merasa namanya dipanggil, jaejoong menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang memanggilnya
"y..yunho?" jaejoong kaget saat melihat yunho sedang berdiri tak jauh dari tempatnya berdiri sekarang.
"a..apa yang kau lakukan jae?" tanya yunho dengan berusaha untuk tidak menatap mata jaejoong
"aku s..sedang memasaik.. kau lapar?" tanya jaejoong berusaha menghilangkan kecanggungan diantara mereka berdua saat ini
"ne.. kebetulan a..aku lapar.." ujar yunho singkat
"kau mau kumasakan? Kau ingin makan apa?" tanya jaejong dengan niatan ingin memasak makanan buat yunho
"apa saja terserah kau yang memasak.." uajr yunho cuek kemudian ia lebih memilih duduk di meja makan
Seketika muka jaejoong memerah, ia beru pernah memasak untuk tao dan hankyung, selain itu ia tidak pernah memasak untuk siapapun. Tetapi sekarang ia akan memasak untuk yunho..
'uh.. bagaimana kalau ia tidak suka dengan masakan ku?' ujar jaejoong dalam hati
'uh... aku gugup sekali..' jaejoong sibuk dengan pikirannya bahkan ia tidak sadar yunho terus memperhatikan gerak-geriknya dari meja makan, walaupun posisi dapur dan meja makan tidak terlalu jauh
Bagaimana yunho tidak memperhatikan jaejoong.. saat ini jaejoong hanya memakai kemeja putih yang sengat kebesaran di badanya sehingga kemeja itu menutup hingga setengah dari pahanya dan memperlihatkan sedikit bahu dan kulit jaejoong yang putih seperti susu dan juga mulus. Bahkan baju itu sangat tipis..
'aish.. kenapa ada orang yang menciptakan baju seperti itu..' yunho mengumpat dalam hati
Sepertinya jaejoong tidak sadar jika pakainnya 'membangunkan' sesuatu pada diri yunho
Dengan mengendap-ngendap, yunho berjalan mendekati jaejoong. Lalu ia berdiri dengan jarak 1 meter dari tempat jaejoong berdiri, saat jaejoong membalikan badannya, ia kaget melihat yunho yang berdiri dibelakangnya
"yun.. kau mengagetkan ku.." ujar jaejoong "ada apa? Kau sudah lapar sekali?" tanya jaejoong polos
"..." Yunho hanya diam dan memandangi jaejoong terus menerus
"yun... kau aneh sekali.." keluh jaejoong, tadinya ia akan menghampiri yunho dengan membawa sebuah piring, tetapi langkah kaki jaejoong terhenti karena yunho perlahan-lahan melangkahkan kakinya mendekati jaejoong
"y..yun?" tanya jaejoong gugup, ia mencengkram erat piring tersebut, jaraknya dan yunho semakin dekat, bahkan ia bisa mencium wangi yang maskulin dari badan yunho, sementara yunho bisa mencium wangi vanilla yang sangat manis
"jae.." panggil yunho pelan dengan suara baritonenya
Kini jarak diantara mereka hanya tersisa 5cm, jaejoong tidak bisa mundur lagi karena dibelakangnya ada sebuah meja dan kini tangan yunho berada di sisi kanan dan kirinya, yunho mendekatkan wajahnya pada wajah jaejoong sementara pipi jaejoong semakin memerah dan ia hanya bisa menundukan kepalanya.
Pertama yunho mencium surai hitam milik jaejoong lalu yunho mencium kening jaejoong setelah itu hidung bangir jaejoong dan pipi jaejoong yang putih mulus tak luput dari kecupan bibir hati tersebut, saat yunho akan mencium bibir kissable yang membautnya sangat tergoda
"OMONA!" teriak seseorang membuat yunho menjauh dari jaejoong dan menatap orang tersebut dengan tatapan membunuh.. (ckckck.. mengganggu moment yunppa ama jaemma -_-)
TBC
Aku ngerasa chapter ini aneeehh : aduh.. ga ngerti lagi deh : semoga kalian masih mau baca yah : berdasarkan hasil voting, bulan depan aku akan ngepost ff yang maid or mom :3 ditunggu yah :D riview lagi yah ^^
Huang Lee : sekarang udah ada nih walaupun belom banyak :D
gwansim84 : okeee ^^
Kirei Thelittlethieves : aduh ditodong -_- iya bener sesuai tanggal dan bulan lahir hehe~~~ saya juga line 00 :D
raetaoris : udah di next nih~~
Riyoung17 : udah lanjut coy :)
fuawaliyaah : hahaha~ iya ^^
peachpetals : pengennya sih siwon sama kibum '-' tapi dipikir lagi deh :3 ini udah panjang~~
AulChan12 : iya bener :D oke~ riview lagi yah ^^
VanHunhan2 : bukan drama kok :D ok sip ^^ thx sarannya~
Michelle Jung : okeoke ^^
Nnaa : oke thx :D
JungKimCaca : yang itu bakal dipost setelah maid or mom yah ^^
Wu Zi Rae KTS : oke sip :D
Thx banget buat yang udah mau riview ^^ welcome buat reader baru dan siders baru :D hope you enjoy this chap^^ see you in next chapter :D
