Class 2 – E

Genre: Friendship, and (slight) Romance

Pairing: Random (kadang ada yang un-mainstream/crack pairing)

Vocaloid © Yamaha dan sejenisnya

Setting: Junior High School

Warning: OOT, Gua-Lu bahasa, Bahasa non-baku, Miss Typo's (namun ada beberapa yang disengajakan), Full Author/Normal POV, School Life, and Based on Author's Real Story

Summary: Kelas 2 – E memang kelas yang terbawah. Tapi percayakah jika suatu saat kelas 'ajaib' ini justru mengalahkan kelas A?

*) Special for Atmosfer or RE8AL, for All My Virtual Friends, for All Silent Readers, and for YOU

.

.

.

Chapter 10:

Study Tour Day 1

(Perjalanan ke Yogya)

.

.

.

Bus Iba Terakhir (nama bus sengaja disamarkan agar tidak dikira promosi) tiba disekolah dengan tenang. Sementara disana, nampak beberapa murid kelas 1 – E dan 2 – E berkumpul. Jam memang belum menunjukkan pukul satu siang yang merupakan jam keberangkatan mereka, namun tetap saja mereka rajin datang karena ini adalah hari yang sangat mereka nantikan. Walaupun murid kelas 2 – E agak kesal karena jadwal study tour mereka diundur seminggu waktu itu.

"Ish, Miku mana sih?" tanya Rin sambil celengak-celenguk dan tengok kanan-kiri.

"Bentar lagi kali," jawab Gumi. "Nah, itu dia yang pake baju ijo-ijo!"

Miku datang, kopernya berwarna kelabu. Gadis berambut teal itu nampak mengenakan baju hijau panjang dan rok coklat. Ia juga mengenakan sebuah ransel berwarna biru muda kesukaannya.

"Yo!" sapa Miku dengan cengiran lebar.

"Ini udah hampir jam satu, masih aja cengengesan kayak begitu," celetuk Rin.

"Maaf, maaf," kata Miku dengan senyuman innocent.

Tiba-tiba, Tei, Lily, Clara, Kaiko, dan Iroha langsung ikut bergabung dengan ketiga gadis tersebut. Mereka nampak membawa koper mereka yang berwarna-warni itu.

"Loh? IA dan SeeU mana?" tanya Iroha.

"Tahu tuh, mungkin mereka kejebak banjir," jawab Rin asal.

"Apa sih, orang hari ini nggak hujan," kata Kaiko bingung.

"Siapa tahu aja mereka bisa kejebak banjir," balas Rin.

Beberapa saat kemudian, IA dan SeeU pun datang juga. Tapi mereka kelihatan rempong. IA nampak membawa koper, ransel, dan membawa sebuah boneka teddy bear berukuran sedang berwarna ungu. Sementara SeeU membawa bantal Hello Kitty berukuran cukup besar, balmut, ransel, dan koper.

"Rempong amet, mbak," ledek Gumiya yang tiba-tiba nongol disamping Gumi.

"Yaudah sih, gue ini yang rempong," balas IA sewot.

"Haha … bercanda," tawa Gumiya.

"Nggak lucu tuh," kata IA sinis.

"Sudah-sudah," kata Gumi meleraikan mereka berdua sebelum terjadi pertengkaran yang lebih besar.

Ngingg! Suara bising itu langsung menarik perhatian seluruh murid kelas E yang akan study tour ke Yogya itu. Disana terdapat Yuuma-sensei, Meito-sensei, Luka-sensei, Mizki-sensei, Dell-sensei, dan seorang kepala sekolah yang sebut saja dia bernama 'Master' sehingga kalian bisa memanggilnya 'Master-sensei'.

"Baiklah, kalian sudah tahu kelompok masing-masing lewat kertas edaran tadi, kan? Kalau begitu, mari sekarang kita menuju ke bus," kata Yuuma-sensei dengan Speaker yang telah ia bawa entah sejak kapan.

Mau tahu kelompok anak kelas 2 – E? Ini dia!


*) Kelompok 1 (Pembimbing: Luka-sensei): IA (leader), Bruno, SeeU, Big Al, dan Lily

*) Kelompok 2 (Pembimbing: Yuuma-sensei): Nero (leader), Kaiko, Piko, Iroha, dan Gumi

*) Kelompok 3 (Pembimbing: Mizki-sensei): Clara (leader), Len, Lui, dan Tei

*) Kelompok 4 (Pembimbing: Dell-sensei): Ted (leader), Yohio, Gumiya, dan Kaito

*) Kelompok 5 (Pembimbing: Meito-sensei): Miku (leader), Rin, Akaito, dan Leon


"Hufft, entah mengapa, rasanya berat juga menjadi seorang ketua," gumam Miku sembali menghela nafas berat.

Satu per satu koper masuk kedalam bagasi, begitu pula dengan anak kelas E yang juga masuk kedalam bus. Bus-nya hanya 60 bangku dengan 2 pintu. Tempat penyimpanan yang berada diatasnya terlihat seperti tempat penyimpanan yang biasa ada dipesawat. Kursinya berwarna biru gelap, dan terdapat AC disetiap tempat duduk.

"Gotcha, ini cukup merepotkan," gumam Miku.

Miku duduk dengan SeeU yang sekarang sedang asik mendengarkan lagu lewat earphone-nya. Perjalanan tahun ini rasanya cukup membosankan, tidak seperti tahun lalu yang ramai sekali.

"Miku, ajakin gua ngobrol kek! Biar gua …," omongan Kaiko terputus ketika mendengar suara Ted muntah.

"Hueekk," Ted yang pada saat ini duduk dibus yang baru saja berjalan sekitar 3,5 km langsung muntah dan itu membuat Kaiko merasa jijik.

"Hiiii … Ted! Kalau lu muntah jangan dibaju gua!" teriak Leon.

"Oh, My God! Baju Leon kena muntahnya Ted!" kata Gumiya memperpanas suasana.

"Hiii … Leon bau," ledek Nero.

"Oh, shit! Damn it!" umpat Leon sejadi-jadinya.

"Sowwy," kata Ted menyesal. Tapi mau bagaimana lagi? Mabuk kendaraan itu emang udah susah ditahan dan semuanya itu memang telah terjadi begitu saja.

Untungnya, guru-guru LHS langsung sigap membawa Leon ke toilet umum terdekat agar bisa menggantin pakaiannya dengan pakaian yang lebih wangi dan lebih 'layak' dilihat.

"Baru aja 3,5 km jalan udah ganti pakaian …," gumam Leon patah semangat. Wajahnya ditekuk, dan padangannya langsung sayu. Yah … begitulah nasib duduk dengan orang yang mudah mabuk kendaraan seperti Ted.

Perjalanan kini kembali dilanjutkan. Setelah beberapa kali berhenti ditempat peristirahatan karena ada beberapa anak yang kebelet kencing, kini mereka baru saja sampai di Indramayu. Tepatnya, disebuah tempat peristirahatan di Indramayu. Jam baru saja menunjukkan pukul 8, dan kini mereka baru saja akan makan malam. Untungnya sih nggak ada yang maag kayak tahun kemarin.

"Miku-senpai, coba deh minum tehnya!" pinta seorang gadis berambut hijau muda panjang bernama 'Macne Nana' yang merupakan salah satu murid kelas 1 – E.

"Emangnya kenapa?" tanya Miku curiga sambil menatap tehnya yang ia rasa baik-baik saja itu.

"Rasanya asin," jawab Nana dengan senyum Innocent.

Asin? Miku mencoba meneguk sedikit air teh itu. Benar saja, rasanya asin! Dijamin, kalian pasti akan lebih memilih teh tawar dibandingkan dengan teh asin.

"Makanannya sih masih mending, semur sama nasi yang kelihatannya masih enak kayak gini. Lah minumannya?" gumam Miku ketus. Sementara Nana nampak tertawa bersama salah satu temannya yang entah siapa namanya itu.

Miku berjalan duduk, disamping Kaiko. Disebelah Kaiko terdapat Kaito, dan disebelah Kaito terdapat Akaito yang sedang duduk berhadapan dengan Akaiko. Oya, untuk sekedar informasi, Akaiko itu merupakan adik perempuannya Akaito yang merupakan salah satu murid kelas 1 – E. Entah karena apa kedua orang yang merupakan kakak-beradik itu bisa sama-sama masuk kelas E.

"Semuanya udah nyobain tehnya?" tanya Miku.

Semuanya menggeleng dan menatap Miku dengan penuh tanda tanya.

"Coba deh minum tehnya," kata Miku.

Kaiko langsung mencoba meminum tehnya. Lalu sedetik kemudian, ia langsung menyemburkan teh tersebut.

"Ah, kau sangat menyebalkan sekali, Kaiko-senpai," keluh Mikiya ketus karena terkena semburan Kaiko.

"Hehehe …," tawa Kaiko seolah tak bersalah.

Untuk sekedar informasi, Mikiya atau Mikiya Furukawa, merupakan seorang murid kelas 1 – E. Mikiya merupakan adik dari Miki Furukawa, teman SD Miku dulu. Orangnya kadang bersifat sok hebat, namun sebenarnya Mikiya itu merupakan seorang anak yang cukup manja dan mudah ngambek seperti anak kecil.

Setelah selesai makan malam, kini mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka. Suasana malam yang ditaburi sedikit bintang memang serasa tidak begitu indah. Namun, 'have fun' aja! Semua pasti akan merasa 'enjoy' bila bersama teman sekelas kita. Iya nggak?

"Kita nyanyi-nyanyi bareng yuk! Biar nggak bosen!" ajak Leon.

"Ayo! Lagu apa?" tanya Kaiko.

"Lagu ini aja," jawab Yohio sambil langsung memutar musik lewat ponselnya.

If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you

Find out what we're made of
What we are called to help our friends in need

You can count on me like one, two, three
I'll be there and I know when I need it
I can count on you like four, three, two
And you'll be there 'cause that's what friends
Are supposed to do, oh yeah, ooh, ooh

If you toss and you turn and you just can't fall asleep
I'll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me
Everyday I will remind you

Find out what we're made of
What we are called to help our friends in need

You can count on me like one, two, three
I'll be there and I know when I need it
I can count on you like four, three, two
And you'll be there 'cause that's what friends
Are supposed to do, oh yeah, ooh, ooh, yeah, yeah

You'll always have my shoulder when you cry
I'll never let go, never say goodbye

You can count on me like one, two, three
I'll be there and I know when I need it
I can count on you like four, three, two
And you'll be there 'cause that's what friends
Are supposed to do, oh yeah, ooh, ooh

You can count on me 'cause I can count on you

Yup, kalian pasti tahu lagu ini, kan? Ini adalah salah satu lagu Bruno Mars yang berjudul 'Count on Me.'

"Ah, yang tadi itu mah … lagu kesukaan Yohio, iya nggak?" tanya Kaiko dengan pandangan meledek.

"Yaudah, sekarang kita nyanyi lagu ini aja," kata Miku sambil menyalakan lagu lewat ponselnya yang berwarna hitam itu.

Hajimete no kisu wa namida no aji ga shita
maru de dorama mitai na koi
miharakatta you ni hassha no beru ga natta

tsumetai fuyu no kaze ga hoho wo kasumeru
haita iki de ryoute wo kosutta
machi wa irumineeshon mahou wo kaketa mitai
hadaka no gairoju kira kira

doushite mo ienakatta
kono kimochi osaetsuketa
mae kara kimete ita koto dakara
kore de ii no
furimukanai kara

arigatou sayonara
itsuka konna toki ga kite shimau koto
wakatteta hazu da wa
na no ni

arigatou sayonara?
Karada ga furueteru
mou sugu ressha ga kuru no ni
sore wa ima ni natte watashi wo kurushimeru

tsunagaritai
dore hodo negatta darou
kono te wa karappo

nee sayonara tte kou iu koto?

Ikanakucha
sonna no wakatteru
kimi ga yasashii koto mo shitteru

dakara
kono te wo hanashite yo
deaete yokatta
kimi ga suki

arigatou sayonara
hitokoto ga ienai
ima dake de ii watashi ni yuuki wo

ano ne
ii kaketa kuchibiru kimi to no kyouri wa zero
ima dake wa naite ii yo ne

mou kotoba wa iranai
onegai gyutto shite ite

rainen no ima koro ni wa
donna watashi ga ite
donna kimi ga iru no ka na

"Ah, masa' lagunya lagu galau. Dasar penggalau!" ledek Gumiya.

"Tapi kamu juga nikmatin lagu ini, kan? Huh, dasar jones! Korban PHP!" balas Miku meledek.

Muka Gumiya langsung merona malu. Lelaki berambut hijau lumut itu kemudian langsung memalingkan mukanya.

"Sudah-sudah, mending kita nyanyi lagu Outer Science yang pake bahasa Inggris," kata Kaiko.

"Ayo! Ayo! Gua yang setel ya," kata Leon menyetujui.

Tragedy ridden, never fit in, and death now

A life so quickly, would it knock at the door?

Fidgeting itty bitty master watches

(Oh what an ugly tale)

Sprawling and crawling down the body and throat

Melting away the decaying and beaten down heart

Drink in, and sink in every bit of your life

I'm hungry for your eyes

Hey, it's all that you had wanted and more

And then you stared a scary glare into my core

A bleeding tragic heart before me

And I'm Starving

You're in the belly of the beast

Love and your ego rest in peace

And the "Weird" little you, will soon then be born anew

Just a monster by now I am

Loving it I can't deny but?

Crying to God you scream out (Why?)

(Stop this already!)

You just whine

Will you suck it up now? This fate cannot be unwound

Succeeding

Succeeding

Succeeding

Boss – To – Be can't wait to meet

Fate, dream, and live, and think, and die on the ground now

They fall so in love then watch it come falling down

Softly he's snickering, the smiling SNAKE

(How stupid can they be?)

Ah Ta – Ta - tell me why I can get enough

Gotta break it, the shaking hearts that never give up

Haunting their tauntingly inadequate lives

I'm buried in their eyes

Right, it's living in you, crawling inside?

The power digging deep, able to meet "their eyes"

In this cold as stone, real tragedy

You'd be the Queen

Cheers to the years and live you made!

Love and your ego slip and snake

Hazy days all around as they come billowing down

Back to page one where this story

Started really getting gory

(Please give it back) You screech and scream

(Stop this already!) Quite the plea

Oh you think that I care? Well life's just one fated snare

Welcome to

Horrible

Pitiful

Fictional

Reality

Ah what a stupid to live

Try try again you just resist

Wanna turn back the page, reset the actors on stage

Knock knock it down as you're heaving

Howling even Louder Screaming

Ah what an ugly way live!

Don't even ask me (Why) again

You're just bleeding with greed

And doing time for the crime

Believing miracles empty, breaking into pieces plenty

(Don't with it all! I just don't care)

Helpless and crying, you sit there

But that's all I will say, The End is fading away

Day after, day after, kids on tomorrow

Day after, day after, sunset

Day after, day after, day after, laugh in the haze

Well, lagu itu sebenernya merupakan lagu English Cover dari Outer Science. Yang tahu lagu Outer Science, pasti kemungkinan besar tahu lagu diatas itu merupakan lagu cover-an dari siapa.

"Sekarang, lagu buatan gua sama anak klub musik ya," kata Len yang tiba-tiba ikutan nimbrung.

"Yaudah lah, udah cepetan setel," kata Nero.

Boku wa BUSAIKU dakara kimi ni nani mo ienai

Demo kimi ni chotto demo oitsukeru you ni ganbatte iru yo

Airashii kimi no yokogao ni koi wo shita no wa itsudatta ka na

Kimi wa dare ga mitatte kanpeki de boku nanka ga tsuriau wakenai

Demo doushite boku nanka ni mo yasashii no

Kore ja akiramekirenai ja nai ka

Boku wa BUSAIKU dakara kimi ni nani mo ienai

Demo kimi ni chotto demo oitsukeru you ni ganbatte iru yo

Shoujo MANGA FASSHON zasshi NETTO mo mite miyou

Dore dore konna otoko ga moteru n desu ka...KE

HIGE sotte kami wo kitte mayuge totonoete

Shisei ni shokuseikatsu ni fukusou ni kiri ga nai naa

Demo chotto dake MASHI ni natta to omotta no ni

Kimi no otoko tomodachi wa kakkoyo sugirunda yo!

Boku wa BUSAIKU dakara kimi ni nani mo ienai

Demo kimi ni chotto demo oitsukeru you ni ganbatte iru yo

Demo hontou wa kidzuiterunda kono kao ga warui dake ja naku

Subete kono kao no sei ni shite shimau hikutsu na seikaku ga ichiban waruinda

Demo demo kakkoyokattara na

Kimi wa kanpeki sugiru kara boku wa nani mo ienai

Demo sonna kimi no koto ga doushiyou mo naku suki nanda

Boku wa BUSAIKU dakara kimi ni nani mo ienai

Demo kimi ni chotto demo oitsukeru you ni ganbatte iru yo

Itsuka kimi ni kokuhaku dekiru you ni ganbatte iru yo

"Cie … cie … lagu buat siapa tuh?" tanya Kaiko sehabis nyanyi-nyanyi lagunya Len itu. "Jangan-jangan buat Mayu lagi!"

Blush! Muka Len langsung memerah.

"E-eh, sebenernya sih iya," jawab Len malu-malu.

"Nah, ayo kita lanjut ke lagu berikutnya. Kebetulan, gua punya lagu rekamannya anak klub musik yang judulnya AriA," kata Leon sambil menyetel lagunya.

Kodomo no koro ni itsumo mite ita

mado ni utsutta hikari no yukue

Haruka tooku no haruka mirai no

Mukashi banashi de irodoru sekai

Musuu no hoshi no TONNERU nukete

Hashiri tsuzukeru REERU no oto wa

Doko de deau no doko e mukau no

Futo miage tara kimi no nukumori

Hoshizora matataku omoide kanadeta sora

Kimi to deai kotoba sae iro aseta

Hoshikuzu ga tsumugi dasu ARiA

Todoke te kono MERODII o

Kimi to egai teta omoi o tsunai de

Afure dasu kono kimochi setsuna

Matataku ryuusei no you ni

Daite tsuranuite anata no mune ni tsutsumare te...

Tameiki hitotsu tsuki ga mawaru wa

wasure kake teta osanai kotoba

Dareka no namida dare o nageku no

Uragirarete mo kizuka nai furi

Sora tobu mahou toka shinjite yume mita koro

Atsumeta chizu shinwa sae iro aseta

Hashiri dasu kono omoi ARiA

Tsuzukete kono MERODII o

Kitto ikuji nashi ashiato ozanari

Hibiki dasu ano fumen kanata

Hitotsubu hamon no you ni

Kimi ni aeru nara kiseki sae mo mikata ni shite...

Kizu keba hora mujuuryoku ni ukabu namida

Yami no naka kirari kakuse nai mama

Ubatama no yume de au

Kimi no yoko gao mada kizuka nai

Yamete ijiwaru na KISU nara iranai

Hashiri dasu kono omoi

Sora wa eien ima te o nobasu

Kimi ni aeru nara kiseki sae mo mikata ni shite

Hoshikuzu ga tsumugi dasu ARiA

Ginga no doko o nagareru?

Itsuka te no todoku hoshi nara oshiete

Hikari naki kono hoshi ni itsuka

Hitosuji suisei no you ni

Yoru o tsuki nuke te watashi no moto e ai ni kite...

"For a chance to be with you, miracle in unison," gumam Miku.

"Lu tahu lagu itu, Mik?" tanya Len. "Gua aja cuman ikut-ikutan nyanyi."

"Dasar kudet! Itu lagu yang cukup terkenal dikalangan anak klub musik sekolah tahu," jawab Miku dengan pandangan meledek.

"Dua lagu lagi yuk, abis itu kita tidur," kata Leon sambil menguap lebar.

"Lagu Rolling Girl ya," kata Kaiko.

"Yaudah," balas Gumiya.

Ronrii gaaru wa itsumademo todokanai yume mite

Sawagu atama no naka o kakimawashite, kakimawashite.

"Mondai nai." to tsubuyaite, kotoba wa ushindawareta?

Mou shippai, mou shippai.

Machigai sagashi ni owareba, mata, mawaru no!

Mou ikkai, mou ikkai.

"Watashi wa kyou mo korogarimasu." to,

Shoujo wa iu shoujo wa iu

Kotoba na imi o kanadenagarai!

"Mou ii kai?"

"Matta desu yo, madamada saki wa mienai node. Iki o tomeru no, ima."

Roorin gaaru no nare no hate todokanai, mukou no iro

Kasanaru koe to koe wo mazeawasete, mazeawasete.

"Mondai nai." to tsubuyaita, kotoba wa ushindawareta?

Dou natta tte iin datte sa,

Machigai datte okoshichao to sasou, sakamichi.

Mou ikkai, mou ikkai.

Watashi o douka korogashite to

Shoujo wa iu shoujo wa iu

Mukuchi ni imi o kasanenagarai!

"Mou ii kai?"

"Mou sukoshi, mou sugu nanika mieru darou to. Iki o tomeru no, ima."

Mou ikkai, mou ikkai.

"Watashi wa kyou mo korogarimasu." to,

Shoujo wa iu shoujo wa iu

Kotoba ni emi o kanadenagarai!

"Mou ii kai? Mou ii yo. Sorosoro kimi mo tsukaretarou, ne."

Iki o yameru no, ima.

Semuanya langsung terdiam setelah lagu itu berakhir.

"Sekarang mau lagu apa?" tanya Nero. Pandangannya udah setengah mengantuk.

"Lagu Waiting for You," jawab Miku.

Let me hold your hand for one last time

Don't worry, I'll be just fine

As long as you are here, everything will be alright

I would like to cherish this moment

And let me feel your warm embrace

Suddenly my tears fell down and I started to cry

Thinking that soon you will leave

And I can't even believe

But I will promise, I'll be …

Waiting for you …

No matter how far you are

You're always here in my heart

I always feel like you are closer to me

I always wish to the stars

Even we are miles apart

I'll be here waiting for you

Always …

I just wanted to say …

If it is just okay …

If you could only stay …

I won't let you go away …

I just wanted to say …

(I lied, I'm sorry, I'm not really fine)

If it is just okay …

(I always cry every night)

If you could only stay …

(I miss you so much, I hope it's alright …)

I won't let you go away …

(To say I love you …)

Again …

No matter how far you are

You're always here in my heart

I always feel like you are closer to me

I always wish to the stars

Even we are miles apart

I'll be here waiting for you

Always …

No matter how far you are

You're always here in my heart

I always feel like you are closer to me

I always wish to the stars

Even we are miles apart

I'll be here waiting for you

Always …

"Sudah ya, gua mau tidur," pamit Len sambil berjalan kembali ke tempat duduknya.

Kini semuanya mengangguk. Kemudian mereka pun tertidur pulas.


#At 05.00 am

"Eh, katanya kita bentar lagi nyampe loh!" seru Kaiko yang membangunkan Miku.

"Jadi, ini udah hampir Yogya?" tanya Miku sambil mengucek-ngucek matanya.

"Iya, kau benar," jawab Leon.

"Kira-kira kita nginep dihotel bintang berapa ya?" tanya Gumiya.

"Bintang setengah," jawab Nero dengan ekspresi datar.

"Salah!" sahut Kaiko. "Hotel Bintang seperempat!"

"Hahaha …," tawa Leon dan Miku bersamaan.

Hari masih sangat pagi. Namun matahari telah terlihat bersinar dengan cerahnya.

"Hanya perasaan gua aja atau di Yogya itu emang jarang ada warnetnya?" tanya Kaito sambil memandangi jalanan.

"Mungkin dirumah mereka udah tersedia Wi-Fi kali," jawab Big Al.

"Yoman, berarti di Yogya itu orangnya pada orkay semua ya," kata Kaito.

"Mungkin," balas Big Al sambil mengangkat bahunya.

"Huekk!"

Semuanya langsung menoleh ke belakang. Tiba-tiba saja Kaiko langsung muntah ditempat. Untungnya gadis berambut biru tua itu langsung sigap mengambil kantong plastik sebelum muntah. Kalau tidak, bisa-bisa kejadian antara Leon dan Ted akan terulang lagi.

"Cie … Kaiko, kamu muntah waktu bentar lagi nyampe," ledek Miku.

"Mendokusai, Miku," seru Kaiko ketus.

"Hahaha …," tawa Miku dan SeeU bersamaan.

Sepertinya study tour kali ini tidak kalah 'manis'-nya dengan study tour tahun lalu.

.

.

.

To be Continue

.

.

.

Next Chapter: Study Tour Day 2 (Jalan-jalan di Yogya)

"Wih, ada banyak pesawat."

"Woy, kalau mandi cepetan!"

"Waktunya tinggal 10 menit lagi loh."

"Ih, labil banget sih jamnya."

"Maaf, tempatnya sudah ditutup."

"Meito-sensei baik deh!"


Apa chapter kali ini memuaskan? Semoga saja ya XD

Maaf ya, kalau disini lebih banyak lirik lagu. Soalnya kalau nggak ada nyanyi-nyanyiannya kayaknya kuran seru. Tapi tenang saja, semua lagu diatas lagu Vocaloid semua kok! Kecuali yang Bruno Mars itu :)

Last words, thanks for reading! :3