Naruto : bukan punya saya
Rate : M
Warining : gaje, typo, fantasi, super power, alur berantakan, cerita abal abal, mainstream, humor dll.
.
.
.
.
.
oh.. jumpa lagi denganku, well tanks untuk review nya di chap sebelumnya itu membantu, dan jika ada yg tidak suka dengan alur cerita nya ya tidak masalah toh, Author membuat cerita juga karena hobi dan untuk isi waktu luang.
.
.
Enjoy..
.
.
.
Battle of Elemen : Recreation
Chapter 10
" Wig! astaga jadi itu, rambut palsu! " teriak Matsuri heboh saat tau ternyata, rambutnya Naruto (Lee) itu palsu.
Gaara sudah menduga ini, kalau pemuda itu memang bukanlah Naruto yang asli, itu terbukti dari gaya bertarungnya dan juga dari awal panampilanya memang tidak meyakinkan. Gaara menatap tajam Lee yang mulai bangkit.
" jadi.. kau bukan Namikaze Naruto? " tanya Gaara, Lee hanya diam, dia tidak bisa mengelak karena dia memang bukan Naruto, dan dari awal merekalah yang membawa nya ke kesini, dia hanya ingin mengejutkan Naruto dengan rambut palsunya, tapi kenapa bisa jadi seperti ini.
" jawab pertanyaanku, dan apa tujuanmu mengaku menjadi.. Namikaze Naruto! " tanya Gaara sekali lagi, Gaara kembali memunculkan tangan pasirnya, tapi kali ini lebih besar dari sebelumnya dan terlihat lebih kuat, Gaara benar-benar marah di bohongi Rock Lee, karena selama ini banyak sekali organisasi kriminal yang memanfaatkan kondisi kakaknya saat ini, banyak dari mereka yang mengubah penampilanya seperti Menma agar dapat mendekati dan menculik Temari, tapi untung saja Temari tidak bereaksi yang berarti mereka adalah palsu, tentu saja mereka di eliminasi (bunuh) langsung oleh Sabaku Rasa sendiri, karena berniat jahat pada Temari.
" tu-tungu Ga..Gaara-san, a-
Greeb!
..Aarrrgggg! "
Lee berteriak kesakitan saat tiba-tiba lengan pasir Gaara itu muncul di belakang nya dan mengengam tubuhnya, gengaman tangan pasir itu sangat kuat, Lee merasa tubuh nya seakan mau remuk.
" siapa yang menyuruhmu? dan apa tujuanmu melakukan ini, apa kau ingin uang? atau kau ingin kekuasaan dengan mengincar kakaku.." tanya Gaara dengan raut wajah mengerikan, dingin tanpa belas kasihan sedikit pun, Matsuri yang melihat expresi wajah Gaara bahkan sampai takut dan tidak bisa bergerak dari tempatnya, Matsuri mengerti Gaara sangat marah jika sudah menyangkut keselamatan kakak perempuanya itu, yang sekarang mengalami ganguan kejiwaan.
" kenapa diam? jawab atau aku akan menghancurkan mu! "
Gaara menguatkan cengkraman tangan pasirnya, itu semakin membuat Lee kesakitan, Lee bukanya tidak mau menjawab, tapi dia bahkan tidak bisa mengeluarkan suara kesakitan lagi, Lee juga sudah tidak bisa merasakan tubuh nya lagi, tubuh nya sudah mati rasa, dan seakan akan bisa hancur kalau Gaara terus menguatkan cengkramanya.
" jika kau tetap diam.. aku akan- "
" Starburst Stream! "
Slaz! Slaz!
Braas!
tangan pasir yang mencengkram Rock Lee tiba-tiba meledak saat seseorang menyerang nya dengan dua tebasan Bokken, dia tiba-tiba muncul di hadapan Rock Lee dan berdiri membelakangi Gaara, Gaara sedikit terkejut sihir clas A miliknya di hancurkan oleh orang yang membawa Bokken di hadapanya itu.
' cih bala bantuan kah? ' batin Gaara tidak senang, melihat musuh nya bertambah, Gaara bukanya takut, tapi dia hanya malas membersihkan sampah di negri orang lain, seperti Konoha ini.
" hei Lee kau tidak apa? "
tanya orang itu, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Naruto, ya Naruto berhasil melacak sihir dari orang yang membawa Lee, terimakasih pada Liliana yang membantunya mencari keberadaan Rock Lee, tanpa bantuan dari Liliana, Naruto tidak akan bisa menemukan posisi Lee saat ini. dan saat sudah ketemu Naruto malah melihat Lee mau di bunuh oleh orang penguna Rune Sand itu. Lee yang melihat Naruto tidak kuasa menahan senyum nya, walaupun tubuh nya sudah mau remuk, Lee mencoba bangkit lagi tapi dia malah jatuh tidak sadarkan diri, Naruto buru-buru menangkap tubuh Lee sebelum menghantam tanah. Naruto merasa kasihan pada Lee, beberapa tulang di tubuh nya remuk, untung saja beberapa titik vital di tubuhnya tidak mengalami kerusakan serius.
" apa kau yang melakukan ini? " tanya Naruto tanpa membalikan badanya. Gaara tidak menjawab karena itu hanya akan membuang waktu, jika berbicara dengan orang yang ingin mencelakai kakaknya.
" kau tau? dia hanya Rank E, aku tau kau itu kuat, tapi kekuatkan tidak di gunakan untuk menindas orang yang lebih lemah darimu! " ucap Naruto lagi, Gaara masih diam karena tidak ada gunanya menjawab pertanya orang busuk yang ingin membawa atau mencelakai kakaknya. Naruto menaruh Bokken itu di pungung nya dan mengangkat tubuh Lee.
" Lee bertahanlah sebentar, aku akan membawamu kerumah sakit.. "
" apa kau fikir aku akan membiarkan kalian pergi! " ucap Gaara, Gaara akhirnya bersuara saat mendengar Naruto mau membawa Lee. Gaara tidak akan melepaskan orang yang berniat jahat pada kakaknya.
" aku tidak punya waktu untuk main-main, nyawa temanku dalam keadaan bahaya! " balas Naruto, tapi kali ini dengan suara dingin, Naruto muak berbicara ramah, karena orang di belakang nya itu sama sekali tidak ramah dan bahkan mau membunuh temanya.
" lalu apa peduliku? kau dan teman busuk mu itu sudah mencari lawan yang salah! "
" aku tidak mengerti apa maksudmu? " tanya Naruto, dia tidak mengerti apa yang di maksud orang itu dengan mencari lawan yang salah, apa Lee sudah berbuat sesuatu yang Naruto tidak ketahui, hingga membuat orang di belakangnya ini sangat ingin melenyapkanya.
" jangan pura-pura bodoh, kau dan teman mu disini untuk membodohi kami kan, berpura-pura menjadi Menma dengan memakai Wig murahan, agar kau bisa menculik atau memanfaatkan kakaku, kau fikir kakaku bisa dengan mudah di bodohi oleh kalian! " ucap Gaara. Gaara berfikir rambut kuning Naruto itu juga Wig yang sama seperti milik Rock Lee.
' Wig? Menma? dibodohi? menculik? apa yang sedang dia bicarakan sebenarnya? ' batin Naruto tidak mengerti topic pembicaraan mereka.
" hn.. kau hanya membuang waktu ku, bertahanlah Lee.. " ucap Naruto, Naruto langsung melompat sambil membawa Lee. Gaara tidak membiarkan mereka pergi dia sudah terlebih dahulu menyiapkan Rune Magic.
" Rune Art : Sand of Spear! "
pasir berkumpul dan membentuk tombak seukuran tiang listrik, tombak pasir itu langsung melesat mengejar Naruto. Naruto yang merasakan adanya bahaya di belakangnya, langsung melemparkan tubuh Lee dan mengambil Bokken di pungung nya.
" Starburst Galaxy! "
Slaz! Slaz!
Braazzs!
tombak pasir Gaara hacur hanya dalam beberapa tebasan Bokken, dan dalam sekejap mata Naruto sudah menghilang, dan muncul tepat di belakang Gaara, Gaara yang merasakan aura membunuh, langsung melompat melewati Naruto dan menyerangnya sekali lagi.
Bras!
lengan pasir Gaara gagal mengenai Naruto, karena Naruto sudah terlebih dahulu memotong Rune Art Gaara mengunakan Bokken nya, alahasil pasir itu pun melebur, Gaara yang masih tekejut tidak siap menerima serangan tiba-tiba dari Naruto. Naruto memutar badanya dan menendang perut Gaara. sebelumnya Naruto sudah memperkuat kaki nya dengan energi Non-Elemen.
Duak!
Gaara sedikit terlempar kebelakang, akibat tendangan kaki Naruto, Naruto terlihat masih membelakangi Gaara, sayang nya tadi baik Gaara maupun Matsuri tidak bisa melihat wajah Naruto dengan jelas karena tertutup surai kuning nya, Naruto dia menungu Lee jatuh, dan lihatlah itu Lee, Naruto pun langsung menangkap tubuh Lee sebelum mengenai tanah.
' maaf kalau tadi kulempar Lee.. ' batin Naruto, yang merasa tidak enak dengan Lee yang lagi sekarat.
' ce-cepat! dan kuat! bahkan Gaara-sama di paksa mundur, siapa dia? ' batin Matsuri, dia yang sedari awal menonton hanya menganga melihat orang itu bisa memukul mundur Gaara. walaupun terlihat tenang tapi Gaara menahan rasa sakit di perutnya, tendangan dari Naruto tadi mampu melukai organ dalam nya.
" siapa kau? dan katakan siapa yang menyuruhmu, untuk menculik Temari Nee! " tanya Gaara. Naruto yang mendengar itu pun berbalik badan, Gaara yang melihat wajah Naruto terkejut bukan main, begitu juga dengan Matsuri, sunguh apa ini nyata? apa yang ada di hadapanya sekarang ini adalah Menma.
" aku? Namikaze Naruto, menculik? aku tidak tau apa yang kau bicarakan "
Deg!
seketika semua rasa kebingungan Gaara terjawab, jadi memang benar di Konoha itu ada orang yang sangat mirip dengan Menma, dari penampilan dan wajah memang sama, keduanya seperti satu orang, Gaara tidak percaya kalau tidak melihatnya dengan mata kepala sendiri.
' j-jadi.. dia yang di rumorkan itu, Astaga! dia tampan sekali.. ' batin Matsuri, baru kali ini dia melihat pemuda yang lebih tampan dari Gaara, Matsuri memang belum pernah lihat wajah tunangan dari Temari, karena dia jadi Maid keluarga Sabaku setelah Temari kehilangan Menma. Matsuri sekarang mengerti, pantas saja nyonya muda nya jadi seperti itu karena kehilangan tunanganya, jadi wajah tunanganya itu mirip seperti ini, difikiran Matsuri, dia juga rela kalau harus jadi gila bertahun-tahun asal nantinya dapat pengeran tampan seperti Namikaze Naruto.
" apa benar kau Namikaze Naruto? "
" hmm.. itu aku, tapi maaf kita akhiri disini, temanku dalam kedaan kritis " balas Naruto, saat dia ingin melompat, Naruto di hentikan oleh ucapan Gaara.
" tunggu Naruto-san, tidak bisakah kau tetap disini, teman mu itu biar aku yang urus " ucap Gaara, Naruto melihat ke mata Gaara untuk mencari kebohongan dan niat tersembunyi, tapi Naruto tidak menemukanya, yang berarti Gaara memang ingin menolong Rock Lee.
" kalau begitu mohon bantuanya um?.."
" Gaara ..Sabaku Gaara, pangil saja aku Gaara, Naruto-san "
" baiklah Gaara-san, tapi tolong cepat, karena beberapa tulang Lee patah.. "
Gaara melihat kearah Matsuri, Matsuri yang tadi sempat melamunkan karena Naruto langsung menganguk mengerti saat Gaara melihatnya, Matsuri bergegas menghampiri Naruto, wajah cantik Matsuri memerah merona saat melihat Naruto dari jarak dekat.
" tolong hati-hati bawa temanku.. "
ucap Naruto, dia lalu menyerahkan Lee pada Matsuri, dan saat tangan mereka tidak sengaja bersentuhan, itu membuat kepala Matsuri berasap sangking senang nya bersentuhan dengan Naruto walaupun itu hanya sekedar bersentuhan tangan. Matsuri lalu membawa Lee dan menghilang menunju rumah sakit terdekat mengunakan sihir teleportasi nya.
" jadi? Gaara-san bisa kau ceritakan kenapa kau ingin membunuh temanku? " tanya Naruto.
Gaara pun menceritakan dari awal kenapa dia dan Lee sampai bertarung dan ingin membunuh yang awalnya mereka hanya latihan tanding, Naruto mulai mengerti situasi nya, jadi semua ini hanya karena salah paham, Naruto juga dapat cerita menarik dari Gaara mengenai Temari, Naruto tidak lagi terkejut saat Gaara menceritakan tunangan Temari yang sama persis denganya, karena Naruto juga pernah bertarung dengan orang yang mirip denganya (Key Aslan) yang menculik teman semasa kecilnya yaitu Ayame, beruntung pertarungan itu hanya berjalan sebentar sebelum orang yang mirip denganya itu menghilang entah kemana.
(A/N : tidak hanya menyegel ingatan Naruto, tapi Liliana juga mengubah sedikit ingatan Naruto mengenai Key)
" begitulah Naruto-san, jadi bagaimana? aku harap Naruto-san mau berpura-pura jadi Menma, setidaknya sampai kakaku sembuh " ucap Gaara berharap Naruto mau jadi Menma sementara sampai Temari sembuh seperti sediakala. Naruto tampak berfikir, menjadi orang lain hanya dami kesembuhan seorang putri dari bangsawan Sabaku, itu membuatnya tidak nyaman kalau harus berpura-pura demi seorang gadis yang bahkan tidak dia kenal, lagian Naruto juga tidak ada waktu untuk itu, dia harus sekolah dan setelah pulang dari Akademi Naruto pun harus kerja sampai malam di restoran kakeknya belum lagi setelah pulang kerja dia harus berlatih keras. Naruto merasa memang tidak ada waktu untuk hal seperti pacaran, kencan dan lain lain. tapi mungkin akan dia fikirkan nanti.
" hmm.. akan ku fikirkan itu nanti, dan soal menemui Temari-san, itu tidak bisa sekarang, maaf aku harus ke Akademi karena sebentar lagi pelajaran akan di mulai, Jaa ne "
" tunggu setidaknya beritahu a-
Swus!
-ku.. rumah mu hhh.. dia cepat sekali "
Naruto sudah terlebih dahulu menghilang mengunakan kertas teleportasi sebelum Gaara selesai bicara, kertas itu berfungsi seperti sihir teleportasi lainya tapi itu hanya untuk berteleportasi ke Akademi, Naruto mendapatkan itu dari Guy, itu sebagai hadiah untuk Naruto karena berhasil memenangkan pertarungan antar kelas waktu itu.
" Namikaze Naruto kah? .. dia memang hebat " ucap Gaara sambil memandang awan di langit, darah segar tiba-tiba mengalir keluar dari sudut bibir Gaara, dia sudah tidak bisa menahanya lagi, tendangan dari Naruto di perutnya tadi sangat fatal melukai organ dalamnya, baru pertama kali Gaara menerima serangan fisik seperti itu, untung saja tendangan Naruto mengarah ke perut, Gaara tidak bisa membayangkan kalau tendangan keras Naruto tadi sampai mengenai dada nya. Gaara kembali melangkah masuk ke mansion mewah Sabaku.
tanpa Gaara sadari seseorang mengamatinya dari jarak jauh, lebih tepatnya orang itu mengamati rumah Sabaku dari atap gedung pencakar langit, dia memakai jubah hitam dan mengenakan masker, matanya sangat tajam tertuju pada salah satu jendela rumah Sabaku di lantai dua, di sana terilihat Temari yang sedang ganti baju yang di bantu oleh Yukata.
" Temari... "
ucap orang itu dengan tatapan mata sedih, tudung nya tersingkap oleh angin, dan terlihatlah sosok seperti Naruto, tapi dengan warna mata yang berbeda, yah dia adalah Menma, rasanya Menma ingin sekali menemui langsung Temari dan memeluknya dengan erat tapi dia tidak bisa, dan entah kenapa saat melihat Naruto tadi membuat Menma ingin membunuh nya, rasanya aneh sekali melihat dirinya yang lain.
Lenyapkan dia putraku.. hanya kau yang bisa, dan hanya kau yang pantas memperoleh kekuatanku.. kekuatan dari Hell Kaiser..
" diamlah.. aku kesini bukan untuk itu, aku tau kau ingin aku menghabisi nya tapi bukan sekarang ayah! "
ucap Menma, Menma menyusup ke Konoha hanya untuk mencari informasi data siswa Academi dan si penguna Elemen Angin yang Orochimaru bicarakan, kenapa Menma bisa tau Naruto punya Elemen Angin? itu karena mereka saling terhubung oleh jiwa dari Hell Kaiser dan tentu saja Hell Kaiser sendiri yang memberitahu kan padanya, Menma menyusup ke Konoha juga untuk melihat mantan tunanganya itu, meskipun dia tidak bisa bersama Temari lagi, karena dunia mereka berbeda sekarang.
" Namikaze Naruto.. jika kita bertemu lagi, ku pastikan kau mati Naruto! " ucap Menma, sekilas mata nya berubah menjadi mata Naga, tapi dia sebisa mungkin menahan aura nya, bisa gawat kalau ketahuan para Magician Master di Konoha, terutama orang yang bernama Yahiko Pain, bukanya takut Menma hanya tidak mau berurusan dengan Yahiko, karena itu akan sangat merepotkan.
Menma berdiri dia memakai tudung jubah nya lagi, dan dalam sekejap mata Menma lenyap memasuki portal kegelapan yang dia buat dari sihirnya sendiri.
jauh dari gedung tempat Menma tadi, di sebuah atap gedung lain berdiri dua orang berjubah hitam yang mengawasi Menma sedari dia datang ke Konoha, tentu saja Menma tidak menyadari nya.
" kau yakin membiarkan dia pergi Yahiko? " ucap seorang gadis.
" ya karena ini akan jadi menarik, bukan begitu Sa- "
" sebut namaku dan kau akan jadi debu! " acam gadis bersurai merah panjang itu, yang memakai topeng Neko dan berjubah hitam dengan lencana bintang 7 jubah nya sama dengan milik Yahiko, yaitu jubah sihir kehormatan tertingi, dan perlu di ketahui gadis itu adalah sosok terkuat di team buatan kepala sekolah Senju Tsunade yang berangotakan, Hyuga Hinata, Senju Shion, Uchiha Itachi, dan Uzumaki Nagato, tapi tidak hanya itu, dia juga salah satu dari 7 penguna Rune Magician yang menduduki posisi pertama dan yang paling kuat di antara penguna Rune lainya.
" se-seperti biasa ..bercandamu sangat menakutkan.. " balas Yahiko, walaupun terlihat tenang dan cool, tapi keringat dingin membanjiri wajahnya, bagaimana tidak? di acam oleh orang terkuat, yang tidak hanya di Konoha tapi yang terkuat di dunia membuat Yahiko jadi panas dingin.
" hmm mobil milik mu itu, bagus juga Yahiko! " ucap gadis itu, dia lalu menjentikan jarinya.
" hehe ya aku baru membelinya kemarin.. " balas Yahiko, Yahiko bernafas lega teryata tidak terjadi apa-apa, dia kira akan benar-benar di hancurkan kali ini karena hampir membongkar identitasnya ternyata dia malah bahas masalah mobil toh, eh? tungu dulu mobil? bagus? jangan-jangan.. fikir Yahiko.
' Aarrrrrrrggggggghhhh! ' batin Yahiko menjerit histeris, saat melihat kebawah lebih tepatnya ke tempat area parkir dimana mobil baru nya itu terparkir, mobil baru miliknya itu sudah menjadi tumpukan debu.
" lain kali tidak hanya mobilmu, kau paham Yahiko! "
Yahiko menganguk kecil, batinya masih menangis melihat mobil baru miliknya yang baru beberapa hari di pakai sudah lenyap, senguh dia gadis yang sangat menakutkan, dari semua siswa Academi kenapa juga kepala sekolah memilih gadis ini untuk misi pengintaian kali ini, kenapa tidak Yamanaka Ino atau Akatsuki Konan? mereka sangat hebat dalam hal mengintai/mengikuti.. fikir Yahiko heran.
" kita kembali Yahiko.. untuk kali ini kau saja yang lapor pada Tsunade, karena aku ada sedikit urusan! " ucap Neko, kode name dari gadis itu. tapi sebelum menghilang dengan lingkaran sihirnya dia sempat melihat halaman belakang mansion Sabaku, tempat dimana Naruto tadi menyelamatkan Lee.
' Naruto-kun terimakasih.. ' batin gadis misterius itu, berterimakasih pada Naruto karena telah menyelamatkan teman pertama nya. setelah itu dia pun menghilang di telan lingkaran sihirnya, meningalkan Yahiko sendiri.
" cih.. sial sekali hari ini, sebaiknya aku tidak menyingung nya lagi, aku juga harus kembali dan memberikan laporan ini pada Tsunade-sama, ok mari mulai Rune Art : Gravity! " tubuh Yahiko melayang, dia melesat terbang menuju Academi.
sekedar info para untuk penguna Rune yang sudah muncul. Rune milik Yahiko Pain, [Rune Gravity] adalah Rune dengan kekuatan mengontrol/menipulasi Gravitasi, dan untuk peringkat kekuatanya yang terkuat ke 3 setelah [Time Rune] Key Aslan yang memiliki peringkat kekuatan ke 2, sedangkan [Rune Sand] Sabaku Gaara menduduki peringkat ke 7 atau yang terakhir, dan akhirnya sampai ke menu utama yaitu Rune milik Neko, [Rune of Destruction] adalah Rune terkuat yang memilik kekuatan untuk menghancurkan/meleburkan/melenyapkan apa saja, sesusai kehendak pemiliknya, itulah mengapa di angap sebagai yang terkuat, karena memang terlalu over power, tapi penguna Rune Magic juga memiliki kelemahan mereka masing-masing.
.
.
Non-Academi
seperti yang sudah di jelaskan sebelumya, Non-Academi adalah sekolah khusus yang di dirikan oleh iluman gila bernama Orochimaru, sekolah itu menampung para kriminal, bandit dan orang buangan dari berbagai negri yang tidak punya potensi apapun, Non-Academi di bangun di sebuah hutan yang dinamakan hutan ilusi, hutan itu berbatasan langsung dengan laut dan hutan kematian, jika ingin menyusup ke hutan ilusi, kau harus melewati hutan kematian terlebih dahulu, dan jika mengunakan jalur laut maka kau harus melewati lautan iblis. Non-Academi itu memang tertutup dan sangat rahasia, bahkan pemerintah dunia sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. rumor mengatakan kepala sekolah Non-Academi atau Dr. Orochimaru sendiri adalah ilmuan gila yang menciptakan monster dari gabungan Youma dan manusia dan melahirkan spesies yang baru, beberapa rumor juga mengatakan Orochimaru melakukan penelitian sihir yang sangat berbahaya, yang bisa mendominasi/menguasai dunia.
lupakan tentang si gila Orochimaru, kembali ke topic awal, sama halnya dengan Academi lain, Non-Academi juga sebuah sekolah dengan bangunan besar mungkin sedikit lebih besar dari Academi Konoha, tapi berbeda dengan Academi lainya, murid Non-Academi sangat bebas, tidak ada aturan apapun, di sana menerapkan sistem yang kaut yang berkuasa, tapi walau begitu tidak ada diskriminalisasi siswa ataupun Bullying. karena mereka sadar mereka sesama orang buangan, tapi terkadang juga ada pertarungan antar murid. dan seperti sekarang ini di halaman Non-Academi yang luas banyak siswa/siswi yang berkumpul untuk melihat dua orang gadis cantik yang akan bertarung.
" kali ini apa lagi? "
" apa mereka berselisih lagi? "
" Kyaaaaa.. ayo hajar dia Tayuya-chan! "
" jangan mau kalah..Mizumi-sama! "
teriakan para murid yang menyaksikan idola mereka akan bertarung untuk memperebutkan sesuatu. disisi kanan ada Tayuya, gadis cantik nan aduhai clas S dengan penampilan yang sangat mengoda, bagaimana tidak? Tayuya hanya memakai rok pendek dan seragam sekolahnya yang setengah memperlihatkan perutnya, penampilan Tayuya itu mampu membuat para siswa tidak berkutik di hadapan tubuh sexy nya.
sedangkan disisi kiri ada gadis yang tak kalah cantiknya dari Tayuya, walaupun dia tidak berpakaian seperti Tayuya tapi air yang membasahi seragam nya membuat lekuk tubuhnya jadi terlihat sangat jelas dan tantu saja mengoda, dia adalah Mizumi, siswi clas A di Non-Academi.
" aku katakan sekali lagi Mizumi, jauhi Menma-kun, dia itu miliku kau mengerti! " ucap Tayuya lantang, agar semua siswi bodoh di Non-Academi ini juga mengerti kalau Menma itu hanya miliknya.
" kau fikir aku takut hanya karena kita berbeda tingkat? nfufu~ dalam hal kekuatan kita setara Tayuya, dan berhentilah mengklaim Menma-kun itu hanya milikmu! " balas Mizumi, dan di balas sorakan senang dari para siswi Non-Academi, bukan hal baru lagi kalau Menma itu sangat populer di kalangan para siswi, karena selain wajahnya yang tampan, Menma juga Magician clas SS yang spesial dan di hormati, bahkan oleh para guru Non-Academi, karena itulah kepopuleran Menma melambung tinggi dan di anak emaskan oleh Orochimaru, belum lagi Menma menjadi ketua dari team bentukan Orochimaru yang terdiri dari 5 siswa paling berbakat, termasuk Menma.
" jika kau masih tetap bersikeras mendekati Menma ku, jangan salahkan aku Mizumi, kalau aku akan membunuhmu l*cur! "
tekanan sihir Tayuya meningkat pesat, Magician yang di bawah tingkat A sangat kesulitan bernafas, bahkan untuk berdiripun mereka tidak bisa, seisi sekolah yang kekuatanya berada di bawah Tayuya akan jatuh tertunduk. itulah salah satu kekuatan Tayuya, sihir intimindasi yang bisa membuat lawan tunduk.
" nfufufu~ ahaha.. itu tidak berguna Tayuya, lihat dan perhatikan, sekarang akan ku perlihatkan sihir intimindasi yang sebenarnya " ucap Mizumi
Braaass!
mahluk yang terbuat dari air dan mirip sosok dewa Poseidon, muncul di belakang Mizumi, mahluk itu menghantampan trisula nya ke tanah, sontak semua siswa/siswi yang masih berdiri langsung jatuh tertunduk, termasuk Tayuya sendiri, Tayuya tidak kuat menahan tekanan sihir dari mahluk yang mirip seperti dewa itu.
' ugh.. apa ini? tubuhku tidak bisa bergerak ' batin Tayuya, dia tidak percaya Mizumi si gadis yang menurutnya cupu dan lemah itu, ternyata memiliki sihir intimindasi seperti ini, sunguh sangat mengejutkan.
" unfufu~ terkejut? bukan hanya kau saja Tayuya, aku juga punya sihir intimindasi, terimakasih pada Kabuto sensei " ucap Mizumi, Tayuya tersentak saat mendengar nama Kabuto, pantas saja sihir Mizumi meningkat secara tidak wajar, bukan rahasia lagi kalau Kabuto itu adalah iluman jenius, dia juga tangan kanan Dr. Orochimaru, jadi Kabuto sensei melakukan experimen pada tubuh Mizumi? cih merepotkan saja.. fikir Tayuya.
" jangan sombong dulu..L*cur! " balas Tayuya, dia mengalirkan sihir ke seluruh tubuh nya, sihir itu melapisi tubuh Tayuya, melindunginya dari tekanan sihir mahluk di belakang Mizumi, sedangkam Mizumi terkejut saat melihat Tayuya mampu berdiri padahal dalam tekanan sihir kuat, sial si jal*ng ini kuat sekali.. fikir Mizumi.
" bagaimana jika.. lanjut ke ronde 2, L*cur " ucap Tayuya, dia merentangkan tanganya, dan seketika muncul suling dari ketiadaan, Tayuya menyeringai saat mengengam suling itu.
" unfufu~ baiklah jika itu mau mu! " balas Mizumi, tidak mau kalah dari rival nya, Mizumi menghentikan sihir intimindasinya karena itu tidak berguna, dia lalu menciptakan puluhan pedang air di belakang nya. keduanya sudah siap untuk bertarung tapi...
" Spesial Art : Ice Wall "
Kraaaak!
tiba-tiba tembok Es muncul dari tanah, es itu mucul di antara Tayuya dan Mizumi, dan membatasi mereka, sontak semua siswa/siswi yang melihat tembok Es itu langsung pada lari, karena mereka tau siapa pemilik sihir itu dan hanya satu orang yang memiliki nya, siapa lagi kalau bukan Guren si Queen Es, dia guru elite nan cantik yang mengajar di kelas SS, tentu saja soal kekuatan tidak perlu di tanyakan lagi, Guren adalah sosok guru killer yang sangat kuat, tapi lemah pada pria tampan, Guren muncul berdiri di atas tembok es buatanya.
" hentikan! apa kalian tidak malu? hanya karena pria kalian mau menghancurkan sekolah! dasar Lo*te jaman sekarang.. " teriak lantang Guren. urat kekesalan muncul di dahi Tayuya dan Mizumi saat mendengar kata Lo*te itu.
" aku tidak mau dengar itu dari orang yang juga melo*te kan dirinya sendiri pada Menma-kun! " balas Mizumi tak kalah pedas.
" benar kau sendiri juga lo*te, beraninya menjebak Menma-kun untuk menikahi mu dasar nenek tua sialan! " timpal Tayuya lebih tajam dan menusuk tepat sasaran ke Guren, memang benar waktu itu Guren memberi Menma obat tidur, lalu Nganu denganya sampai pagi, dan setelah itu Guren mulai acting nya seolah olah korban pemerkosaan Menma. acting nya Guren sukses besar dan Menma memang janji akan bertangung jawab dan menikahi dirinya nanti setelah lulus dari Non-Academi, itulah kilas balik kejadianya.
Krak!
tembok Es pijakan Guren retak, urat kekesan muncul di seluruh wajah cantik Guren, sunguh berani mereka mencela dan memangilnya seorang nenek tua, Guren memang sangat sensitive sekali kalau menyangkut masalah umur, aura mengerikan kaluar dari tubuh Guren, Tayuya dan Mizumi langsung berkeringat dingin.
" hoho.. akan ku ajarkan bocah nakal seperti kalian.. cara menghormati orang yang lebih tua, Spesial Art : Medusa Eyes! "
Krak! Krak!
" Kyaaaaaaa~ "
" Aahhhhh~ "
hanya dengan tatapan mata Guren, tubuh Tayuya dan juga Mizumi langsung terbalut bongkahan Es sampai sebatas leher mereka, tentu saja Guren tidak membekukan kepala mereka karena itu sangat mematikan. dia hanya ingin memberi pelajaran pada kedua gadis arogan itu agar menghormati nya selaku guru di Non-Academi.
" nfufu~ sesali perbuatan kalian, dan jangan kawatir itu akan mancair besok " ucap Guren, setelah itu dia melompat turun dan pergi meningalkan Tayuya dan juga Mizumi yang tubuhnya membeku di halaman sekolah, bukanya tidak bisa lepas dari sihir Es Guren, tapi baik Tayuya maupun Mizumi tau, kalau mereka secara paksa menghancurkan Es di tubuh mereka maka mereka akan mati, karena tubuh mereka sudah jadi bagian dari Es itu sendiri, sihir Es milik Guren memang sangat berbeda dengan para Magician Es lainya. kedua gadis cantik itu tidak punya pilihan selain menungu Es yang membekukan mereka mencair, sunguh tragis mereka harus menungu sampai besok.
sedangkan itu di ruangan kepala sekolah, muncul portal hitam dan kekuarlah Menma, dia berjalan ke arah meja dan menaruh dokumen data siswa Konoha yang Orochimaru inginkan.
" jadi kau sudah kembali? " ucap seseorang di belakang Menma, Menma tersentak kaget, perasaan tadi ruangan ini sepi.
" jangan mengagetkanku seperti itu Kabuto! " balas Menma, entah sudah puluhan kali dia tidak bisa merasakan kehadiran Kabuto, memang orang yang di beri gelar SSS Rank Magician itu bukan orang sembarangan.
" jadi dimana si ular tua itu? "
" heh~ seperti biasa kau tidak hormat pada Orochimaru-sama, dia saat ini ada di Lab " balas Kabuto. mata Kabuto melihat Dokumen di atas meja yang Menma bawa tadi, karena penasarab Kabuto melihat-lihat isi dokumen itu dan dia menemukan sesuatu yang mengejutkan.
" oya~ apa ini? dia terlihat sama sepertimu! " ucap Kabuto saat melihat data siswa yang bernama Namikaze Naruto. Kabuto terkejut saat merasakan hawa yang begitu mengerikan yang keluar dari tubuh Menma.
" jangan samakan aku dengan orang lemah! ingat itu Yakushi Kabuto! " ancam Menma, Menma pun keluar dari ruangan kepala sekolah, sunguh aura yang sangat mencekik, kalau saja dia bukan Magician Rank SSS, mungkin akan terkena dampak aura Menma, tapi aura mencekik Menma itu bukan apa-apa bagi Kabuto.
.
.
..
Konoha
di gedung pusat perbelanjaan kota Kohona, orang-orang banyak berlalu lalang, tapi berbeda dari hari biasa di sana sangat ramai, karena sedang mengadakan event diskon di setiap toko, dan mari kita berlaih ke lantai dua, tepatnya di sebuah restoran cepat saji yang akhir-akhir ini sangat populer di kalangan para gadis, tempat itu setiap hari nya sangat ramai pelangan, dan kebanyakan pelanganya adalah gadis gadis cantik, tentu saja bukan karena makananya melainya karena pelayan restoran itu adalah Naruto, si tampan cool yang di idolakan oleh semua gadis, bahkan oleh para ibu-ibu rumah tanga, dan wajah Naruto itu di maanfaatkan dengan baik oleh kakek nya yang mata duitan itu. untuk menarik minat para pelangan khusus nya gadis-gadis yang banyak uang. sunguh kakek tua yang bejad.
" apa ada yang bisa saya bantu nona? " tanya Naruto sopan pada pelangan.
" mou~ kenapa kau seolah-olah tidak mengenalku Naru? " ucap pelanganya, yang ternyata adalah Shizuka, gadis yang waktu itu dia selamatkan, mereka secara tak sengaja bertemu lagi di pusat perbelanjaan ini kemarin, lebih tepatnya Shizuka memang sedang mencari orang yang menyelamatkanya dan Amaru, dan ternyata pemuda itu bernama Namikaze Naruto, sejak saat itu dia mencoba mendekati Naruto, meskipun Naruto sendiri tidak peduli padanya, tapi Shizuka gadis yang sangat keras kepala, dia akan terus mendekati Naruto sampai mendapatkanya.
" jadi kau mau pesan apa? " tanya Naruto datar. wajah Shizuka memerah melihat expresi datar Naruto, Shizuka membuka buku menu, dia kemudian menyeringai melihat daftar menu, tidak salah dia keluar uang banyak untuk sang Manager (Hiruzen Sarutobi), buku menu ini sangat menakjubkan.
" umm.. aku pesan yang ini, Omurice dengan rasa cinta.. plus ciuman~ " ucap Shizuka, sontak ucapan Shizuka itu membuat bebarapa pelangang wanita yang meja nya dekat denganya terkejut, mereka buru-buru cek kembali buku menu yang ada di meja mereka tapi tidak ada menu seperti itu.
" apa kau pikir ini Maid cafe? berhenti bercanda.. " balas Naruto, walaupun wajah nya dingin tapi dia juga terkejut, kenapa ada menu asbrud seperti itu? ..fikir Naruto heran.
" nfufu~ aku tidak bercanda Naru, ini kau bisa lihat sendiri~ " ucap Shizuka, dia meperlihatkan buku menu pada Naruto, Naruto melihat semua daftar menu makanan yang ada di buku itu, semuanya tampak normal sampai mata Naruto sampai kebagian bawah, sekatika expresi wajah nya jadi pucat..
[Extra menu VIP]
Es krim dengan rasa cinta suapan Naruto
Pokky dengan cinta Naruto
Remen cinta dengan makan bersama Naruto
Omurice dengan rasa cinta plus ciuman Naruto
bonus : setiap pesan VIP menu akan dapat tiket, kumpulkan 50 tiket dan dapatkan bonus kencan dengan Naruto.
By Manager : Hiruzen Sarutobi
' APA APAAAN INI.. si tua Hiruzen itu benar-benar menjualku! ' batin Naruto terkejut sekaligus jengkel dengan kelakukan kakeknya sendiri yang mata duitan itu, si tua itu bahkan tega memperjualkan dirinya dalam bentuk pelayanan hanya demi cepat kaya, Naruto akan kasih pelajaran pada kakek nya itu agar tidak memanfaatkan dirinya lagi demi kepentingan pribadi. Shizuka menyeringai senang melihat expresi wajah Naruto yang terkejut seperti itu.
" ma~ma.. sudah Naru menyerah saja, ingat pelangan adalah raja, jadi cepat bawakan pesananku~ " perintah Shizuka, tangan Naruto mengengam kuat, setelah itu Naruto menghela nafas, dia hanya bisa pasrah, tidak ada gunanya marah, kakek tua.. tungu saja akan kubalas nanti.. fikir Naruto.
" mohon tungu sebentar Nona! " ucap Naruto di akhiri kata penekanan, Naruto ke dapur untuk membuatkan pesanan Shizuka, Shizuka hanya bisa tertawa kecil, wajah Naruto itu sangat lucu menurutnya ketika sedang kesal. semua gadis yang melihat itu sangat cemburu pada Shizuka.
Brak!
para pelangan terkejut saat pintu restoran di dobrak paksa oleh sekelompok orang berjubah hijau, mereka adalah siswa dari Academi Angin, yang berasal dari negri Angin tempat diamana tuan putri Shizuka tingal. Shizuka yang melihat jubah mereka langsung tau bahwa mereka berasal dari negri nya.
' aduh gimana ini? apa aku ketahuan? kenapa juga ayah menyuruh mereka menjemputku sih ' batin Shizuka gelisah.
.
.
.
To be Continue..
maaf kalau update nya agak, dan terimakasih untuk Review di chap sebelum nya itu membantu, hanya itu saja..
.
.
Next Chapter..
" siapa kau? "
" maaf tidak boleh ada kekerasan disini "
" Kyun~ kyun jadilah enak "
mereka menganga saat melihat Naruto dengan wajah datar mengatakan sesuatu seperti itu, bahkan Shizuka sendiri tidak percaya.
" Eh? kau Wind Magician? " tanya Naruto dengan raut wajah tidak percaya.
.
.
Bonus!
Temari : Author kapan saku ketemu Naruto-kun!
Author : sabar ..mungkin di chap berikutnya ok
Temari : ok pastikan ada drama nya ya hihi..
Liliana/Ino/Sarah : Lebay/sok cantik/cewek murah!
Temari : memang apa masalah kalian hah!
Sarah : aku teman kelas Naruto-kun!
Liliana : aku kekasih Naruto-kun!
Ino : aku Istri Naruto-kun!
Minato : dan aku ayah Naruto
Naruto : ayah ngapain ikutan Dattebayo?
Minato : Hehehe
Bonus End.
Shiro log out!
