NARUTO SPEED : MOST WANTED

Summary : Sakura the Queen of Street Racer Otogakure harus balapan dengan Sasuke The King of Street Racer Konoha untuk menentukan siapa yang menjadi Street Racer sejati.

Disclaimer : Masasi Kishimoto

Character : Naruto dan munkin OC (chapter 2)

Property :

- Car's : Bmw, Mitsubishi, Mazda, Cherlovet, Toyota, Peugeot, Ferrari, Daihatsu, Suzuki, Dogde, Hummer, Izusu, Subaru, Lexus, Aston wartin, Renault, Mercedez(mc-laren), Porsche, Honda, Yamaha and another.

- and All part of car's (engine, body kits, spoiler, hood, roof and stikers).

Writing by : Angga Uchiha Haruno.

Producer : FanFiction.

Chapter 10 : Blacklist 14 : Fatality.

Read and enjoy it.


"Sai?" kata Sakura.

Laki-laki itu menoleh kearah Sakura. Dia tersenyum.

"Sakura, ya? Hm, kau sudah jadi legenda dikota ini." kata Sai. Terlihat dia sedang membawa sesuatu. Sakura melihatnya, barang yang di bawa Sai seperti sebuah suku cadang mesin L-6.

"Apa yang kau bawa itu, Sai?" tanya Sakura menunjuk kearah barang tersebut. Sai melirik barang yang di bawanya tersebut.

"Oh, ini. Ini turbo stabillize venom. Bisa mempercepat akselerasi mobil dari 0-100 km bisa di tempuh dengan waktu hanya 3 detik. Kau berminat untuk di pasang di Camaro LM'mu?" tanya Sai. "Dan supaya kau memenangkan balapan dengan Blacklist." Tambahnya.

Sakura terkejut. Selama ini yang mengetahuinya hanyalah Naruto, Ino, Hinata dan tentu semua street racer di kota ini.

"Kenapa kau bisa tahu?" tanya Sakura.

Sai tersenyum kembali.

"Berita trentang kau, satu-satunya perempuan yang berani menantang ke-15 blacklist street racer Konoha sudah tersebar luas." Kata Sai.

"Apa?" kata Sakura terkejut. "Lalu?"

"Banyak street racer yang kagum padamu. Ada juga yang ingin balap dengan'mu." Jawab Sai.

"Darimana kau tahu iut?" tanya Sakura.

"Dari sebuah restoran di Suna bernama 'SRB'. Di sana banyak street racer berkumpul termasuk blacklist." Jawab Sai. Dia berbalik. Dia sedang mengambil sesuatu di tempat elektro. Lalu melemparnya ke Sakura, sakura langsung menangkapnya. Di lihatnya benda itu. Benda kotak dengan layar kecil 5 inchi, serta beberapa tombol dan sebuah antena serta ada pengait di belakangnya.

''Tunggu dulu, ini'kan GPS? Untuk apa memberikannya padaku?" tanya Sakura memperhatikan benda mirip GPS itu.

"Itu police GPS, GPS milik polisi. Untuk mendeteksi pelaku atau tersangka yang sedang kabur dari polisi. Biasa di pakai di USA." Jawab Sai. Sai berjalan mendekati Sakura. Semakin dekat.

"Lalu, untuk apa kau mem... eh?" kata Sakura terkejut. Tampa di sadarinya Sai sudah ada di hadapannya. Sai memandangi Sakura lekat-lekat.

"Sudah lama, Sakura. Aku tidak merasakan'mu." kata Sai mulai memegang rambut pink Sakura.

"SAI! Sudahlah. Kau bukan apa-apaku lagi!" bentak Sakura memukul pelipis kanan Sai.

DUG.

Sakura berjalan menuju ke kasir yang masih kosong. Tiba-tiba, Sai memegang dan menarik tangan Sakura. Tubuh Sakura tertarik dan terjatuh, Sai hanya mundur beberapa langkah.

"Kau, kenapa Sai? Auch." Kata Sakura menahan sakit. Tangannya yang masih karena kecelakaan dan menolong Sasori kembali sakit karena membentur lantai.

"S... Sai?" kata Sakura. Sai berdiri tegak di hadapan Sakura. Dia menunjuk Sakura dengan telunjuknya.

"Kita balapan." kata Sai. Sakura terkejut, dia berusaha bangkit tapi tangannya tiba-tiba sakit lagi. Dia'pun terjatuh lagi.

"A... apa...?" kata Sakura.

"Besok pagi. Kau dan aku adu balap sprint di sirkuit Gunung Otogakure. Kita lihat siapa yang tercepat dan kita buat suatu perjanjian." kata Sai sambil melipat tangannya. Sakura berusaha bangun dan berhasil.

"Ugh... apa perjanjiannya?" tanya Sakura serius.

"Bila kau menang. Aku akan pergi dan kau mendapat'kan turbo stabillizer." Kata Sai sambil menggerakkan benda tersebut di tangannya.

"Apabila aku kalah?" tanya Sakura.

"Maka, kita akan seperti dulu. Paham?"jawab Sai memastikan. Sakura terkejut. Tapi, kemudian dia tersenyum sinis.

"Kenapa kau tersenyum?" tanya Sai.

"Karena aku tidak akan takut dengan pecundang sepertimu." Jawab Sakura mengacungkan telunjuknya kearah Sai dengan raut wajah mengejek. "F*ck you."

"Hn. Ok. Aku nantikan itu." Kata Sai meninggalkan tempat itu. Sedang, Sakura terdiam.

"Huft. Kapan, aku bisa tidur nyenyak?" keluh Sakura. Tiba-tiba, ada yang memanggilnya.

"Sakura Haruno? Queen of Street Racer Otogakure?"

Sakura membalikkan badan.

"Ya?" tanya Sakura kepada orang berambut coklat panjang tersebut. "Pak Hiashi?"

Pria itu tersenyum.

"Iya, Sakura. Em, ada apa kau datang kemari?" tanya Hiashi.

"Aku mau membeli satu set ban GT-Radial dan beberapa suku cadang Cevrolet." Jawab Sakura. "Sekalian pasang di sini bannya."

"Baiklah." kata Hiashi mengaggukkan kepala.

"Ini kuncinya. Mobilnya ada di depan toko." Kata Sakura melempar kunci mobilnya ke Hiashi. Hiashi'pun menangkapnya.

"Oke. Kau tidak akan kecewa, Sakura." Kata Hiashi. Sakura hanya tersenyum. Hiashi berjalan keluar menghampiri mobil Sakura. Sedangkan, Sakura hanya memandang barang-barang otomotif yang di pajang di sana. Tiba-tiba dia melihat sesuatu.

"Ini dia." Kata Sakura gembira.


Deidara, sang blacklist 14 dengan Lexus IS300 kuning'nya sedang melaju kencang di jalan tol Konoha. Kecepatannya 300 km/jam. Tapi, sebenarnya dia sedang kejar-kejaran dengan 3 polisi Pontiac GTO warna putih. Deidara memandang polisi tersebut dari kaca spion'nya.

"Nekad juga." guman Deidara.

Di depannya ada perempatan. Deidara kemudian menemukan sebuah strategi. Dia'pun menambah RPM mesin GTO'nya. Kini, 2 polisi berada di sisi kanan mobilnya. Sedang'kan satunya ada di belakangnya. Plisi tersebut, berniat menyudut'kannya di sisi kiri jalan. Dan akhirnya mereka sampai di perempatan tersebut.

"Sekarang!" kata Deidara. Dia'pun langsung membelokkan mobilnya ke kiri dengan tajam, lalu dengan teknik drift dan powerslide. Deidara berputar tanpa oversteer. Polisi di sisi kanan'nya belok kiri namun karena polisi di belakang Deidara tidak tahu, maka ke empat polisi itu'pun bertabrakan dan hancur. Deidara tersenyum sinis. Sudah menjai bakat'nya mengecoh polisi.

"Hahaha, polisi saja takluk denganku. Apalagi kau, Sakura." Kata Deidara. Dia'pun pergi meninggalkan tempat itu.


Jam 07.00 malam.

Sakura sudah mempersiapkan mobil'nya agar tetap ber'performa bagus pada saat balapan Street X nanti di Gedung parkir bertingkat Konoha.

"Aku mau menambahkan Neon di bawah mobil'ku. Supaya keliatan keren." Kata Sakura. Dia kemudian mengambil benda di dalam kotak yang berhasil ia temukan di toko tadi. Neon Plasma warna Biru.

"Keren." Guman Sakura. Sakura kemudianmemasang'nya di bawah mobil.

320 menit kemudian.

"Selesai!" kata Sakura. Tubuh'nyab sudah banyak keringat, baju merah dan celana biru'nya kotor, rambut pink'nya acak-acakan.

"Mandi dulu, ah!" kata Sakura. Ia'pun berjalan menuju kamar mandi dan mengambil sebuah handuk.

25 menit kemudian.

KRIET...

Pintu gerbang rumah persembunyian Sakura terbuka. Sebuah Cevrolet Camaro LOM keluar dari dalam rumah tersebut. Setelah di luar, Sakura kemudian keluar dari mobil dan menutup pintu gerbang dan mengunci'nya. Setelah selesai, dia masuk kembali ke mobilnya dan berangkat menuju...

"Gedung parkir bertingkat Konoha. Akan ku takluk'kan kalian!" teriak Sakura penuh ambisi.

NGOOONG...

Camaro LM Sakura berangkat dengan kecepatan 150 km/jam.


Gedung parkir bertingkat, Konoha.

Suasana ramai sekali di tempat itu. Terlihat mobil- mobil exotist, luxury sedan, dan supersportturner. Berjejer parkir disepanjang ruas tempat itu. Terlihat ada beberapa bagian yang kosong membentuk sebuah rangkaian jalan circuit Street X.

NGOOONG...

Sebuah Camaro Lm dengan Neon biru dibawah'nya datang dan membuat semua orang memperhatikan'nya. Ya, Sakura sudah datang. Dia memarkir'kan Camaro Lm'nya di area E-5. Disampingnya mobi-mobil exotist seperti Lamborghini Gallardo, Lexus L6, Ferarri F6, Pontiac 9411 Turbo dan lain-lain. Sakura keluar dari mobil'nya. Dia sedang memakai t-shirt merah, celana jeans biru dan ikat kepala untuk menguncir rambut'nya.

"Begitu ramai. Bisa meningkat'kan reputasi'ku kalau aku menang. Akan ku bukti'kan, aku The Queen of Street Racer sejati." Guman Sakura.

Sakura duduk di kap mobil'nya sambil memperhatikan sekitar. Tiba-tiba, ia melihat sebuah Lexus LFA milik Zetsu.

"Itu dia. Ternyata dia disana." kata Sakura. Ia terus memperhati'kan Lexus itu. Dan tiba-tiba lampu mobil itu menyala. Pintu mobil terbuka dan keluar'lah laki-laki bertubuh besar dan kekar dengan baju singlet putih'nya dan celana hitam yang sangat cocok dengan tubuh'nya dan mobil tunggangannya'.

"Zetsu." Kata Sakura. Ia berjalan menuju ke arah Zetsu yang berdiri diam memperhatikan'nya. Di samping'nya terlihat pula Jaguar XKR, BMW 760Li. Akhir'nya Sakura sampai. Mereka berdua berhadap-hadapan.

"Ayo kita mulai, Zetsu." Kata Sakura.

"Dengan senang hati, The Queen of Street racer." Jawab Zetsu. "Start tribun E-1, finish di lantai teratas." Tambah Zetsu.

"Oke dan bersiaplah untuk menangis." Kata Sakura menantang. Zetsu tersenyum. "Pede sakli kau. Ayo, jangan banyak bicara. Ayo mulai."

Mereka berdua masuk ke mobil masing-masing dan dengan kecepatab\n sedang mereka menuju tribun E-1. Start line.

Terlihat seorang cewek berambut merah acak-acakan yang tidak lain adalah Karin. Dia yang akan memulai start mereka.

"Ready."

NGOOONG...

Mereka mulai memacu RPM mesin tertinggi mereka.

"Set up."

KHIIIK...

Burnout di lancarkan.

"GO!"

NGOOONG KHIIIK...


Zetsu "Lexus LFA" VS Sakura "Cevrolet Camaro LM".

Zetsu memimpin karena akselerasi lebih cepat daripada Camaro Sakura.

"Hn. Akan ku kalah'kan kau." Kata Zetsu.

Mereka berdua melaju dengan kecepatan 200 km/jam.

Tikungan petama 360'.

Zetsu masih memimpin. Sakura membuntuti dari belakang. Camaro'nya terus mebelakangi Lexus Zetsu. Dan, tikungan yang begitu tajam itu membuat mereka me'rem engan keras. Zetsu langsung melakukan drift dengan kecepatan yang masih tinggi. Sakura melakukan hal yang sama.

Jalan lurus 30 Meter.

Didukung oleh jalan yang begitu pendek dan sempit, Zetsu terus memimpin. Namun, Sakura tidak menyerah. Camaro'nya terus mencari celah kosong yang bisa di manfaat'kan. Sakura tahu, Lexus Zetsu punya kelemahan fatal. Dan belum saat'nya memanfaat'kannya.

Jalan melingkar keátas atau sama dengan circle.

Mereka'pun melakukan drift dengan kecepatan 150 km/jam dan berada pada RPM mesin tertinggi mobil mereka. Jalanan melingkar itu terus melingkar hingga lantai teratas. Sakura sudah bisa melihat celah. Jalan lurus setelah jalanan circle.

Lantai teratas, Jalan lurus hingga finish 50 Meter.

Lexus Zetsu sudah hampir sampai diikuti Sakura, lalu dengan manuver yang rumit. Zetsu berusaha menstabil'kan Lexus'nya. Namun, berakibat fatal. Mobil'nya mengalami oversteer karena ban mobil'nya mengalami kenaikan suhu begitu tinggi dan mengakibat'kan gaya gesek yang kecil. Sakura memanfaat'kan kejadian tersebut. Memang itu yang dia tunggu.

Dengan kecepatan dan RPM penuh, Sakura menyalip Zetsu dengan k\jarak hampir 5 meter dari garis finish.

"YES!" teriak Sakura.

Ia memenang'kan balap tersebut. Semua yang melihat'nya bersorak. Mereka mendekati mobil Sakura. Sakura keluar dari mobil'nya.

"Kau kalah Zetsu." Kata Sakura sambil memandang Lexus putih didepan'nya.

Zetsu hanya tersenyum sinis.

"Ok, Sakura." Kemudian Zetsu keluar dari mobil'nya. Dia memnyerah'kan 500.000 yen kepada Sakura.

"Itu hadiah karena kau berhasil mengalahkan'ku." Jawab Zetsu.

"Tanks." Kata Sakura menerima'nya. Dia masuk kembali ke mobil'nya.

"Dan satu lagi. Kini kau adalah King di Circuit ini atau lebih pas'nya. The Queen." Kata Zetsu. Sakura hanya tersenyum kecil.

"Aku memang sudah menjadi The Queen. The Queen of Street Racer.." kata Sakura. Dia melaju kencang meninggal'kan Zetsu dan pergi.

Tanpa disadari'nya setelah ia keluar dari gedung itu. Sebuah Lexus IS300 kuning membuntuti'nya dari belakang.

Setelah 20 menit berkendara. Sakura tiba-tiba berhenti. Tepat di sebuah traffic light yang masih menyala merah. Sakura sudah menyadari kalau dia di buntuti. Dia'pun melakukan burnout.

KHIIIK...


Base Champ Blacklist.

ke-14 Blacklist sedang bersantai. Sasuke hanya duduk diam sambil bermain Playstation 3 Need For Speed : Most Wanted. Dia tahu, game ini persis seperti mereka. Para Blacklist. Seorang laki-laki berambut hitam panjang menghampiri'nya.

"Sasuke, aku ada laporan buat'mu." Kata Itachi.

"Apa?" tanya Sasuke.

"Deidara balap lebih awal." Kata Itachi.

Sasuke hanya mengangguk'kan kepala.

"Aku tahu. Sebelum jadwal'nya 'kan? Tak apa. Aku sudah mengizinkan'nya." Kata Sasuke.

Itachi hanya mengagguk'kan kepala. Setuju.

"Baiklah. Aku akan me'monitor mereka." Kata Itachi. Ia'pun pergi dari tempat itu.

"Semakin lama. Semakin seru." Kata Sasuke. Dia melanjut'kan permainan'nya di Playstation.


Kembali ke Sakura.

Lexus itu mealju kencang dan me'rem mendadak dan tepat di samping Camaro Sakura. Lexus IS300. Sakura tahu siapa itu. Sakura menurunkan jendela mobil'nya.

"Blacklist 14. Deidara. Bukan'nya kita masih besok bertanding?" tanya Sakura.

Lexus itu juga menurun'kan jendela mobil'nya. Terlihat laki-laki berambut kuning panjang dengan jaket hitam kulit'nya.

"Aku merubah'nya aku lebih suka malam hari. Terutama menghadapi seorang wanita." Kata Deidara.

Sakura hanya tersenyum sinis.

"Kau meremehkan'ku?" tanya Sakura memandang tajam Deidara.

Deidara menoleh dan memandang mata zamrud Sakura.

"Why? Bukan'kah kau hanya seorang perempuan kecil yang berambisi menjadi pembalap terkenal dunia tapi takut dengan kecelakaan?" tanya Deidara.

Sakura terkejut. Dia memperhati'kan baik-baik ucapan Deidara. Dulu ada yang pernah mengejek'nya begitu waktu SMP.

"Kenapa... kau tahu? " tanya Sakura serius.

"Aku adalah orang yang pernah kau kalah'kan dulu waktu kau pertama kali balap mobil dan aku mengalami kecelakaan yang mengakibat'kan aku dioperasi." Jawab Deidara.

"Mamuchi. Ternyata kau berganti nama." Kata Sakura.

"Kau baru sadar ya. Kali ini, aku pasti akan bisa mengalahkan'mu. Sakura. Kita bertaruh, siapa yang tercepat menuju pantai pesisir Konoha. Kau tahu'kan?" Tantang Deidara.

Sakura tersenyum.

"Terserah." Jawab Sakura.

Sakura dan Deidara saling memacu RPM mesin ke angka tertinggi.


Deidara, Blacklist 14 "Lexus IS300" VS Sakura "Cevrolet Camaro LM".

Tepat saat lampu hijau. Mereka berdua melakukan start.

Jalan lurus 5 km.

Sakura memimpin dengan jarak 5 meter dari Lexus Deidara. Deidara menyalakan Nitrous'nya dan melaju melesat 300 km/jam. Mendahului Sakura yang hanya melongo melihat Deidara melaju begitu kencang. Namun, dia kembali tersenyum. Dengan injak'kan gas yang tinggi yang mebuat RPM mesin Camaro LM'nya naik ke 15000 rpm, Sakura berusaha menyusul Deidara yang melaju kencang tanpa menabtak mobil-mobil yang ada di jalan raya. Hebat.

Tikungan melengkung seperti busur penggaris.

Mereka berdua melakukan drift. Sakura sudah berada tepat dibelakang Deidara. Ia memasukkan gigi ke-4 dan langsung menyalip Lexus Deidara.

"IS300 tak akan bisa mudah dikalahkan Sakura. Seperti saat kau mengalahkan'ku dulu saat aku sebagai seorang bernama Mamuchi." Kata Deidara. Sakura yang mendengar'nya hanya tersenyum kecil.

Mereka berdua melaju dengan kecepatan 320 km/jam.

Jalan naik 200 meter.

Camaro LM Sakura dan lexus IS300 Deidara sejajar. Mereka saling berusaha mendahului. Dan saat melalui jalan menanjak yang persis seperti jumpingan. 2 mobil itu seperti terbang setinggi 3 meter tinggi'nya dan...

BRAK...

Mobil mereka menimbul'kan cipratan api yang begitu besar. Tiba-tiba mereka berdua berbelok ke sebuah jalan setapak yang masih beralas'kan tanah. Dengan menyalakan lampu dim. Mereka bedua tetap melaju melebihi 350 km/jam. Debu berterbangan, hingga membuat jarak pandang semakin pendek. Dan...

WUSH...

Sebuah turunan tajam membuat mobil mereka kembali terbang tinggi. Dan mendarat dengan tidak mulus.

BRAK.

Mobil mereka bedua kembali mendarat dengan keras. Deidara hampir berhasil mendahului Sakura. Tetapi, Sakura tetap gigih dengan kembali memasukkan gigi ke-5.

Pantai sudah terlihat. Mereka berdua langsung melakukan drag. Deidara kembali menyalakan nitrous'nya. Mendahului Sakura. Sakura juga menyalakan nitrous'nya. Deidara belum tahu kalau nitrous'nya tinggal ¼ karena sudah ia pakai tadi waktu start. Sakura sudah menyadari'nya.

Kini kecepatan mereka 400 km/jam. Begitu kencang. Sampai-sampai seekor katak yang melintas tepat di antara mereka ikut terbang sejauh 200 meter. Debu berterbangan, mobil mereka kini mengalahkan laju sebuah mobil F-1.

Mendekati pantai pesisir Konoha.

Sebelum memasuki pantai. Mereka harus melalui persimpangan dengan jalan raya yang begitu ramai.

Camaro LM Sakura kini sejajar dengan Lexus IS300 Deidara. Mereka'pun memasuki persimpangan dan ternyata nitrous Deidara mengalami kehabisan gas dan kenaikan suhu berlebih lalu meledak tepat di dekat saat sebuah truck tangki sedang parkir di persimpangan tersebut. Sakura langsung me'rem dan melakukan gerakan understeer untuk menghindari ledakan itu.

KHIIIK...

Sakua berhasil melewati'nya dan langsung berhenti. Dia berlari kearah Deidara dan mobil'nya yang terbakar.

Sakura terdiam. Dia baru sadar. Lexus IS300 Deidara hancur tak berbekas dibawah truck tangki yang meledak karena terpicu oleh ledakan nitrous'nya sendiri.

"Deidara Mamuchi."


To Be Continued.


Author Note :

Hai, apa kabar. Akhir'nya saya berasil mengúpdate fic Balap ini. Hum, maaf ya. Lama banget. ½ Tahun lebih. Hehe, em. Ngomong-ngomong. Walaupun sudah lama tidak diupdate. Saya akan beri informasi otomotif yang lain. Sesuai janji dulu. Hehehe.


OTOMOTIF INFO :

Istilah-istilah tentang jenis-jenis mobil.

JEEP : Mobil offroad. Contoh : H2, Katana dll.

Truck : Mobil Pengangkut barang, biasanay bermesin diesel. Contoh : Truck Fuso, Mitsubishi Strada, dll.

MPV : Medium People Vehiscle. Atau mobil keluarga. Contoh : Honda Freed, Toyota Yaris, dll.

SUV : Mobil-mobil besar seperti Jeep. Namun, umum'nya dipakai untuk keperluan sehari-hari. Contoh : Toyota New Fortuner, Daihatsu Terios, dll.

Pick- Up : Mobil pengangkut barang. Biasa'nya bermesin bensin. Contoh : Mitsubishi Colt, Suzuki Cherry Turbo, dll.

Sedan : Mobil yang keicl dan simpel. Punya tempat mobil dan bagasi yang terpisah dari ruang utama. Contoh : Honda Civic LX, Toyota Corrola, dll.

Dan masih banyak lagi. Namun, belum bisa saya sebut'kan cz saya masih belajar. Hehe.


Mind to Review?