Hime dari Ootsutsuki

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke

Pairing : SasufemNaru

Rated : T(M kalau ada kata-kata yang kasar )

Genre : Romantis, Family, sedik humor

Warning : femnaruto bukan naruko, OOC, Typo berserakan dimana-mana, bahasanya sesuka Author, gaje, tidak sesuai dengan cerita aslinya jadi mohon maklumi dan juga jutsu-jutsunya kebanyakkan karangan Author sendiri.

Ket:

"Blabla"Bicara langsung

'Blabla 'Inner

"Blabla"Monster/lainnya

'Blabla 'Inner monster

/blabla/Telepati

"Blabla "Jutsu atau jurus

-Blabla- lokasi/Waktu

Blabla Flasback/ingatan.

Peringatan keras:

Bagi yang tidak suka Femnaru atau sebagai macamnya lebih baik keluar dari Fic ini dan perlu di ingat ini bukan BXB atau Gay mengerti!

.

.

.

.

.

Chapter 9

-Bulan

Sebuah lubang dimensi muncul di depan Mansion yang besar dan megah, Naruto keluar dari Lubang dimensi itu dan melangkah kedalam Mansion dan ternyata didalam keluarganya sedang menanti kehadirannya.

Hagoromo segera memeluk putrinya penuh dengan kerinduan dan satu persatu pun bergantian memeluk Naruto dan ternyata Kurama sudah ada disana dengan wujud aslinya.

"Selamat datang kerumah kembali Hiko-Chan "Sambut Mereka senang

"Arigato Minna"Respon Naruto tak kalah senangnya

"Lebih baik kau istirahat dulu Hiko, pasti melelahkan bukan"Kata Hamura

"Ya Ji-San "Respon Naruto "Minna Hiko kekamar dulu ne"Pamit Naruto

"Ya, selamat tidur Hiko-Chan "Balas mereka

Setelah tidak melihat Naruto lagi mereka berfokus pada Kurama dan yang ditatap hanya menatap balik dengan ekspresi polos

"Jadi bagaimana kehidupan Hiko di sana Kurama? "Tanya Ashura mewakili yang lain

"Kehidupan Hiko disana. . . . ."Kurama puing menceritakan kehidupan Naruto di bumi dari awal sampai akhir tanpa ada yang di kurangkan maupun di tambah

Mereka mendengarkannya dengan baik tanpa melewatkan satu kata pun, sedang kan orang yang di bicarakan sedang berdiri di bali dinding tak jauh dari mereka dengan menyatukan chakra nya dengan alam membuat mereka tak merasakan kehadiran nya.

'Aku berharap aku bisa kuat, ini pertama kalinya aku menggunakan perasaan dalam melakukan misi'Batin Naruto

Perlahan Naruto pergi dari sana dan menuju kamarnya entah melakukan apa.

Indra menatap ketempat Naruto bersembunyi tadi dengan Sharinggan miliknya Namun dia tidak melihat siapa pun disana.

.

.

.

-Bumi, Konoha

Berita kematian Naruto tersebar dengan cepat, banyak yang sedih tapi banyak juga yang senang. Mereka yang dekat dan mengenal Naruto shock berat terutama Kushina yang mengurung diri dan menangis di bekas kamar Naruto, Naruko menjadi pendiam dan sesekali menangis di dalam kamarnya, Menma menyalahkan dirinya sendiri karena kematian Naruto dia gagal sebagai seorang kakak, seharusnya dia dapat melindungi Naruto, para Uchiha pun ikut bersedih karena Naruto merupakan sosok penyelamat mereka dan bagi siapa pun yang melakukan ini pada Naruto akan mendapatkan balasan yang sangat amat kejam dari mereka tanpa ampun itu tekat semua Uchiha itu.

Dan banyak lagi beberapa orang yang dekat dengan Naruto, semuanya datang ke pemakaman Naruto, Oh seseorang pengembara menemukan mayat Naruto saat mau mengambil air dan pengembara itu melihat lambang Konoha pada jaket yang di pakai Naruto.

Minato merasakan sebuah rasa penyesalan, walau terlambat sekarang Minato hanya dapat merenungi apa yang selama ini dia lakukan pada Naruto, seorang anak yang baik, sopan dan ramah.

"Dulu kau pernah bilang ke Nee-San kalau Nee-San tidak boleh membenci dan dendam kepada orang yang menyakiti kita, namun ini membuat Nee-San sakit Naru bolehkah Nee-San membalas ini kepada mereka? Pasti kau jawab tidak bukan? Hiks Nee-San sangat menyayangi mu Naru Hiks"Tangis Naruko saat di pusaran Naruto, dia tak sendiri disana.

"Nee-San ayo pulang "Ajak Menma

Naruko hanya menatap datar Menma dan ikut menyusul Menma yang sudah pergi duluan.

.

.

.

-4 tahun kemudian

Para seangkatan dengan Naruto dulu sekarang sudah berumur 16 tahun dan mereka semakin dewasa, banyak yang terjadi sejak Naruto meninggalkan dunia. Penyerangan Pain, invasi yang di lakukan Orochimaru saat Ujian Chunnin dan masih banyak lagi.

Namun kali ini lebih parah bukan hanya desa Konoha namun semua desa Ninja yang ada disana sedang mengalami perang dunia ke 4 dengan Madara palsu yang ternyata seorang Uchiha yang bernama Obito, rekan Kakashi dan murid Minato.

"Khukhukhu semuanya akan hancur"Tawa Obito

Semua sudah dalam keadaan lemah tak berdaya dan moster berekor 10 sudah bangkit dan parahnya Obito menjadikan dirinya menjadi Jinchuuriki Juubi.

'Saatnya membangkitkan ibu 'Batin Zetsu

Zetsu segera berpindah tempat di belakang Obito dan menusuk jantung Obito dengan tangannya dan seketika Obito mati karena jantung nya hancur, perlahan Chakra Juubi keluar menuju bunga raksasa yang ada disana, Menma yang ada didalam Kyuubi menatap itu cemas, begitu juga dengan Sasuke namun ada perasaan rindu disana.

Boom

Ledakan besar tercipta dan muncul sosok wanita yang di sebut-sebut sebagai dewi kelinci atau dewi bulan dengan tatapan mata yang gelap tanpa belas kasih.

"Kaa-Sama selamat datang kembali "Sambut Zetsu

Kaguya hanya menatap datar Zetsu karena chakra negatif Juubi telah menguasainya, para Bijuu yang melihat itu begitu terkejut dengan kehadiran Kaguya (Perlu Gami ingatkan kalau Bijuu tidak dikeluarkan dari tubuh Jinchuuriki nya hanya di ambil Chakra nya saja jadi mereka masih hidup)

Kaguya menyerang mereka tiada henti lalu muncul sebuah lubang dimensi dan keluar lah seorang wanita seperti berusia 16 tahun berambut putih panjang, di ikat dengan pita merah di beberapa bagian dan memakai kimono putih dengan pita merah juga, tak lupa sepasang telinga rubah berwarna putih dan 10 Goudama di sekitarnya.

Semua yang melihat kehadiran sosok itu terdiam ada yang terpesona dan takut, sosok itu turun beberapa langkah dari sosok Kaguya dan menatap Kaguya lembut penuh kerinduan.

"Juubi jangan racuni Baa-Sama "Kata Sosok itu yaitu Natsuhiko atau Naruto

"Siapa kau? "Tanya Kaguya yang dalam pengaruh Juubi

"Otsutsuki Natsuhiko"Jawab Naruto pelan namun dapat didengar oleh Kaguya

Kaguya terkejut

"Dari siapa? "Tanya Kaguya

"Hagoromo "Jawab Naruto

Mereka yang mendengar itu tidak ada yang mengerti mereka membicarakan apa, Sasuke, Menma, Naruko merasakan sesuatu pada sosok itu

"Grrr Hiko ayo selesaikan "Teriakan seekor rubah besar dengan sembilan ekor mirip dengan Kyuubi namun warnanya Merah yang muncul dari robekan dimensi

"Tunggu sebentar"Respon Naruto

Lalu Naruto menatap Kaguya dan segera mengerakan kesepuluh Goudama nya mengelilingi Kaguya dalam bentuk beberapa pilar besar dengan warna yang berbeda, Naruto masuk kedalam pilar itu dan mengucapkan sesuatu berupa bisikan dan muncul rangkaian kanji yang rumit di bawah kakinya dan menuju kearah Kaguya dan kanji kanji itu juga ada pada pilar-pilar yang terbuat dari Goudama itu.

Kaguya mengaum karena kesakitan, Naruto menatap datar itu dan menunggu proses nya selesai hanya butuh waktu 15 menit dan tak lama terlihat Kaguya yang terduduk dengan kepala yang tertunduk.

"Baa-Sama "Panggil Naruto lembut

Kaguya mengangkat kepalanya dan menatap Naruto dengan senyuman yang tidak pernah dilihat oleh siapa pun

"Hiko Ne? "Tanya Kaguya lembut

Naruto tersenyum dan mendekati Kaguya dan saat sampai di tempat Kaguya Naruto ambruk di pangkuan Kaguya, Kurama yang melihat itu segera berlari ke arah Naruto dan menempelkan moncong nya di wajah Naruto.

"Hime pingsan, lebih baik kita kembali agar Hime dapat beristirahat dengan baik"Kata Kurama

"Tolong buatkan lubang dimensi untuk kami Kurama, kekuatan ku melemah karena chakra negatif Juubi di ambil"Kata Kaguya

"Baik"

Kurama pun membuatkan lubang dimensi dan perlahan mereka menghilang dari hadapat para aliansi shinobi yang keheranan, sebelum Kurama menghilang dalam lubang dimensi dia menatap Kyuubi yang dalam bentuk chakra.

"Saat Jinchuuriki mu mati kita akan menjadi satu lagi, itu kata Hime"Kata Kurama

.

.

.

Waktu berlalu dengan cepat dan ini sudah 1 bulan setelah perang dunia ke-4 dengan hasil yang amat sangat aneh dan membuat tanda tanya bagi mereka yang ikut dalam perang itu.

-Kediaman Uchiha

Sasuke menatap gulungan jutsu yang dulu pernah di berikan Naruto padanya dan baru dia pelajari setengah saja entah kenapa dia penasaran untuk membaca gulung jutsu itu lagi, saat asik membaca Onyx nya menatap sebuah Fuinjutsu di selembar kertas dengan rasa penasaran yang tinggi Sasuke memperhatikan Fuin itu dan ternyata Fuin itu bisa dibuka dengan darah.

Tes

Darah Sasuke jatuh mengenai tengah-tengah Fuin dan tak lama Fuin itu bercahaya dan keluar sebuah diary dengan sampul buku bertuliskan O.N.

|Hari ini adalah hari pertama ku melakukan misi dari Otou-Sama ^_^

Aku berharap pilihan ku ini benar|

Sasuke membaca halaman pertama dengan heran dengan maksud dari isi dari diary itu, laku di buka lagi halaman selanjutnya

|Aku lahir dengan chakra yang sedikit? Dan rambut ku jadi pirang cerah? Dan kulit ku berwarna coklat? Oh jauh berbeda dengan diriku yang sebenarnya ya walau tak apa-apa sih rambut Okaa-Sama kata Otou-Sama juga pirang kok.

Oh ya aku juga belum bertemu Kurama, dan juga kekuatan asli ku masih tersegel sampai usia ku 5 tahun tapi tak apa ada Goudama yang melindungi ku dari siksaan penduduk |

"Apa maksudnya ini? "Tanya Itachi yang mengangetkan Sasuke

"Aniki jangan membuat ku terkejut, duduk Disini saja"Tegur Sasuke

Itachi tersenyum gaje dan duduk di samping Sasuke

|Ternyata pilihan ku tepat dengan lahir di dalam keluarga Namikaze-Uzumaki karena dengan itu aku dapat membuat Naruko terhindar dari kegelapan yang ada dalam dirinya, Aku dapat merasa kegelapan dalam dirinya namun dapat di kendalikan dengan baik olehnya karena masih ada cahaya yang dapat menuntunnya untuk kejalan yang benar.

Dan Sasuke yang amat mirip dengan Nii-Sama ku yang amat overposesif pada ku dan aku tau kalau Sasuke memiliki Chakra dari Nii-Sama begitu juga dengan Menma memiliki chakra dari Nii-Chan. |

|Sepertinya aku mulai jatuh cinta deh? Entah kapan dan kenapa perasaan ini muncul begitu saja padahal sudah beratus tahun aku hidup dan baru sekarang merasakan perasaan ini.

Tapi apa dia akan menerima ku? Usia ku lebih tua darinya ya walau ngga akan kelihatan sih, dan dia juga akan bisa bertahan hidup di tempat tinggal ku karena Chakra Nii-Sama yang ada pada nya |

Membaca itu Itachi menatap Sasuke dengan geli dan dia melihat Sasuke dengan ekspresi datar namun ada rona merah di kedua pipinya.

|Misi ku telah berakhir^ω^

Saatnya aku kembali ketempat asal ku dan meninggalkan semuanya, rasanya sungguh berat Namun apa yang bisa aku perbuat? Tapi aku yakin suatu saat Nanti kami akan bertemu lagi walau mereka tidak akan mengenali ku|

Halaman diary itu sampai pada halaman terakhir dan disana kedua Uchiha itu terkejut bukan main

|Uchiha Sasuke, kau kah yang membuka diary ini? Hahaha jangan kaget kalau aku tau karena aku dapat melihat masa depan ,dan Uchiha Itachi segeralah menikah ingat umur mu sudah pantas untuk menikah dan kasihanilah kekasih mu itu.

Diary ini sengaja aku letakan pada gulungan Jutsu yang dulu aku titipkan kepada Uchiha Itachi untuk Uchiha Sasuke karena Fuin yang ada pada Diary itu hanya bisa di buka oleh Uchiha Sasuke yang notabenya memiliki chakra Nii-Sama ku sebenarnya bukan hanya Sasuke yang memiliki Chakra Nii-Sama ku namun orang itu telah meninggalkan, pasti kalian penasaran? Dia adalah

Uchiha Madara

Terkejut? ^_^ dulu aku juga terkejut saat pertama kali melihat Nii-Sama memberikan sedikit chakra nya pada Madara namun ternyata Madara tidak dapat mengeluarkan Chakra itu. Karena chakra milik Nii-Sama hanya dapat keluar dengan hati yang bersih tanpa dendam, Nii-Sama itu sangat baik dan penyayang pada keluarganya tidak mungkin dia benci pada kembarannya sendiri seperti cerita shinobi -shinobi lain tentang mereka.

Baca lah sejarah Uchiha dan Senju maka kalian tau siapa Nii-Sama dan Nii-Chan ku, tapi jangan percaya dengan batu yang ada di kuil karena itu palsu dan yang aslinya yang di buat oleh Nii-Sama ku ada bawah batu itu di tutupi oleh Kekkai yang sangat kuat dan hanya bisa di hancurkan oleh EMS dan juga batu itu di tutupi oleh Fuinjutsu jebakan tolong hati-hati.

Oh soal Fuinjutsu nya jangan khawatir teteskan darah mu (Sasuke ) pada Fuin itu, dengan itu Fuinjutsu itu akan hilang, itu paman ku yang membuatnya dan hanya bisa di buka dengan orang yang memiliki Chakra Nii-Sama.

Sudah dulu ya, sampai bertemu lagi °.*\( ˆoˆ )/*.°|

Kedua Uchiha itu saling bertatapan lalu segera menghilang menuju Kuil Uchiha dan meninggalkan diary itu terbuka dan tergeletak di lantai, dan

Syutt

Diary itu terbakar oleh api putih dan hitam dan hilang tanpa jejak sedikit pun, ah ternyata Naruto telah memasang Fuinjutsu lain pada Diary itu, kalau diary itu telah selesai di baca maka akan terbakar sendiri dan bila orang yang membuka dan membaca diary itu bukan orang yang telah ditentukan maka api hitam dan putih akan membakar orang itu, sangat cerdik.

.

.

.

-Di bulan

Keluarga Otsutsuki telah berkumpul dengan lengkap sekarang, Kaguya telah memperoleh kekuatannya kembali dan terlihat segar dan sehat sekarang. Sedangkan Naruto masih berbaring di ranjang nya karena sedang menetralkan chakra Negatif Juubi, sebenarnya mereka khawatir dengan keadaan Naruto namun ini bukan pertama kalinya Naruto menetralkan Chakra Negatif karena dulu saat Bijuu tercipta Naruto sudah menetralkan sebagian chakra Negatif para Bijuu itu.

"Bagaimana apa sudah ada perkembangannya? "Tanya Kaguya lembut dan ada nada khawatir didalamnya

"Mungkin besok atau malam ini Hiko-Chan akan bangun, lihatlah Baa-Sama chakra Juubi sudah hampir berubah "Jawab Indra sambil menunjuk chakra Juubi yang mengelilingi tubuh Naruto

Kaguya menganggukkan kepalanya tanda mengerti

"Indra "Panggil Toneri dari pintu

Indra melihat ke Toneri begitu juga dengan Kaguya

"Kata Otou-Sama mu temani Obaa-Sama membeli baju sana"Kata Toneri

"Eh? Aku? Lalu siapa yang akan menemani Hiko-Chan? "Tanya Indra

"Ada Ashura Disini dan ayah ku serta ayah mu"Jawab Toneri geli karena dia tau kalau Indra tidak akan beranjak dari sana sampai Naruto sadar

"Baiklah, ayo Obaa-Sama "Kata Indra sambil mengandeng Kaguya

Kaguya hanya tersenyum

"Oh ya Obaa-Sama mau temani aku untuk membeli gaun untuk seorang gadis tidak? "Tanya Toneri dari belakang mereka

"Tentu, apa untuk gadis Hyuuga itu Ne? "Goda Kaguya

Toneri hanya nyengir gaje merespon Kaguya tak lama mereka pergi masuklah Ashura dengan beberapa buah di tangannya dan tak lupa sepotong daging panggang.

"Kau di acuhkan oleh mereka? "Tanya Ashura pada Kurama yang tidur di perut Naruto dengan ukuran kucing dewasa

"Ya, itu untuk ku? "Jawab Kurama sambil melihat daging panggang di tangan Ashura

"Ya ini untuk mu makan lah"Kata Ashura sambil meletakkan Daging panggang itu di dekat Kurama dan dengan senang hati Kurama memakannya walau tak seenak buatan Naruto.

Mereka sibuk dengan makanan mereka sendiri-sendiri dan tak mereka sadari kalau tubuh Naruto melayang dan perlahan kelopak mata Naruto terbuka. Pertama kali Naruto membuka matanya dan yang dia lihat adalah langit-langit kamarnya yang berwarna biru langit dengan gambar awan-awan kecil.

Lalu dia menatap kesekeliling nya dan dia melihat Kurama dan Ashura asik dengan makanan mereka masing-masing dan itu membuat Naruto tersenyum lalu sedikit menggunakan kekuatan nya dan penampilannya sekarang lebih segar dan cerah dengan kimono putihnya.

Naruto membuat lubang hitam dan menghilang dari kamarnya dan muncul di dapur, dia dapat merasakan Otou-Sama dan Ji-Sama nya ada di luar Mansion sepertinya sedang berlatih tarung.

Dengan lincah Naruto membuat makanan untuk mereka semua dan dia juga tau kalau Obaa-Sama, Indra-Nii dan Toneri-Nii nya sedang berada di dimensi lain untuk berbelanja, Naruto menggunakan Goudama nya untuk membantunya .

"Hiko? HIKO-CHAN "teriak Hagoromo senang

.

.

.

.

.

TBC

Gomen lama bangat update nya, kesibukan Gami terlalu banyak akhir-akhir ini apalagi sekarang sudah bulan puasa.

Untuk fic yang lain Gami masih mencari inspirasi

Oh Gami mau ucapin

SELAMAT PUASA bagi yang menjalaninya dan Mohon maaf atas segala kesalahan Gami Ne (*´∇`*)

Sampai bertemu di chapter selanjutnya ^_^