Gekkan Shoujo Nozaki-kun © Tsubaki Izumi

A to Z Drabbles Collection © 2014 by MizuRaiNa

Dedicated for Alfabetis Challenge


J for Jealousy [WakaSeo]


"Waka, kenapa kau selalu bilang tak bisa ketika aku mengajak siswa lain untuk pergi jalan-jalan?"

Wakamatsu mengerjap beberapa kali. Dahinya mengerut, ia tak mengerti kenapa Seo menanyakan hal itu. "Huh? Bukan apa-apa kok," jawabnya. Beberapa detik kemudian, hati kecilnya berkata karena ia tak suka melihat Seo dengan pemuda lain. Namun pemikirannya ini segera ia tepis jauh-jauh dengan menikmati es krim yang digenggamnya.

Seo melihat Wakamatsu memutuskan kontak mata. Gerak-gerik pemuda itu juga tampak agak aneh. "U~so."

Menelan ludah, Wakamatsu teringat alasan utama ia selalu mencegah senpai-nya itu mengajak siswa lain. "Siswa yang diajak Seo-senpai rata-rata sudah punya pacar."

Sudah punya pacar? Kemarin pun Wakamatsu pun menjawab seperti itu. Memangnya apa kaitannya dengan mengajak pergi seseorang yang sudah memiliki pacar? "Hm? Kenapa dengan mereka yang punya pacar?"

"Pacar mereka pasti cemburu jika melihat sang pacar ternyata berkencan dengan gadis lain," ujar Wakamatsu, mencoba memberi penjelasan.

"Oh." Seo telah selesai memakan es krim miliknya. Ia mengamati Wakamatsu. Pemuda itu lebih asyik memandang es krim di tangannya dari pada menatap lawan bicara. Sungguh gelagat aneh. Seo mengetukkan jemarinya dengan tangan kirinya menopang dagu. Setelah dipikir-pikir, ia mendapat suatu praduga. "jadi kau juga cemburu, Waka?"

Hampir, hampir saja Wakamatsu tersedak dengan es krim yang ditelannya. "Cemburu? Cemburu bagaimana, senpai?" tanyanya, berusaha tetap bersikap tenang. Walaupun sebenarnya jantungnya mulai berkontraksi secara abnormal.

"Karena kau selalu mencegahku pergi dengan mereka."

"T-tidak! A-aku tidak cemburu! Tidak!"

Seo mengangkat bahu. Ia tak mau ambil pusing dengan masalah Wakamatsu yang memang cemburu. Yang penting ia memiliki teman yang bisa ia ajak pergi.

"Hmm, terserahmu saja. Aku sudah kenyang. Ayo pulang."

Wakamatsu mengambil napas dalam-dalam, menenangkan kembali dirinya. Ia menggeleng pelan, mengikuti Seo yang sudah berjalan duluan.