Friendship or Love

Chap 9B

"Kyungsoo lemparkan bola itu padaku" teriak sehun dari arah belakang Kyungsoo

Kyungsoo yang mendengar panggilan Sehun hanya mengikuti perkataan sehun saja ia melemparkan bola yang berada didekapannya itu kearah Sehun

"Kau bilang ingin menghiburku sehun ? kenapa malah mengajak ku ke suangai Han dan apa ini ? apa kita akan main Basket ? jam sembilan malam ?" tanya Kyungsoo bertubi-tubi

"Diamlah kau membuat telingaku sakit dengan pertanyaan mu bodoh"jawab Sehun yang melemparkan bola kepada Kyungsoo, Kyungsoo yang masih marah pada Sehun pun melempar balik kepada Sehun dan ditangkap oleh sehun lalu didriblenya bola basket itu lalu melemparkannya pada Kyungsoo kembali

"Aku menyukai sahabatmu kyung" pernyataan itu terlontar dari mulut Sehun saat Kyungsoo sedang berusaha memasukan bola kedalam ring membuat kyungsoo membeku mendengarnya

"Aku tahu kau pasti sangat tidak senang mendengar ucapanku tadi tapi aku tidak ingin munafik kepada temanku sendiri dan sepertinya kita akan menjadi teman hidup kyung"

"pfftt" Kyungsoo menahan tawa mendengar penuturan Sehun tadi

"Apa-apaan itu teman hidup ?"

"Lalu kau ingin apa ? teman selamanya ?" tanya Sehun tak suka

"Ani bukan begitu maksudku" ucap Kyungsoo masih menahan tawa nya

"Aku senang kau tersenyum kyung" ucap Sehun tulus

"Gomawo sehun-ah"

.

.

"Luhan aku ingin meminta penjelasan padamu " ucap Jongin

Mereka sekarang berada di taman kota seoul mereka sedang jalan beriringan tiba-tiba jongin berhenti dan mengucapkan hal itu

"Tentang apa oppa ?"

"Apa maksudmu tentang ciuman tadi ?"

"Apa tidak jelas padamu oppa ? kalau aku memilihmu" ucap Luhan sambil tersenyum yang sebenarnya terpaksa

Luhan merasa seperti wanita murahan sekarang, dimana Luhan yang selalu mengharapkan cinta sejati datang padanya ? apa dia yang mengacaukan mimpinya sendiri ataukah keegoisannya yang ingin menang dari Kyungsoo telah menghancurkan mimpinya, apakah jongin mencintainya ? jika iya apakah Luhan mencintai Jongin ? Luhan tidak pernah merasakan kebahagian yang ia rasakan saat bersama dengan Sehun dan yang terpenting adalah Luhan tidak merasakan debaran jantung yang sama seperti saat ia bersama dengan Sehun

"Aku juga memilihmu Luhan dan bisa dikatakan bahwa aku mulai mencintamu" ucap Jongin lalu memeluk Luhan

Apa ini ? apa yang dikatakan Jongin ? dia memilihku ? Aniya. Dia mencintaiku.

"Luhan ayo kita pulang sepertinya harabeojji sudah mencari kita dan menurut ramalan malam ini akan hujan deras"

"Kajja oppa"

.

"Kyungsoo ayo pulang" ajak sehun

"Bisakah kau meninggalkan ku sebentar Sehun-ah ?"

"Wae ?"

"Sepertinya hujan akan deras malam ini"

Kyungsoo yang sudah lelah bermain basket pun berbaring di lapangan bola basket itu

"Kau ingin bermain hujan disini ?"

"Aniya"

"Lalu ?"

"Aku mohon tinggalkan saja aku"

Sehun pun menuruti perkataan Kyungsoo dan mulai meninggalkannya sendirian di tengah lapangan basket. Kyungsoo memejamkan matanya dan menutupi matanya dengan lengannya lalu menjatuhkan airmatanya. Hari ini sangat panjang dan banyak yang harus dia lalui hari iniyang mebuatnya sangat pusing.

Seketika hujan turun dengan sangat derasnya Kyungsoo masih dengan keadaan yang sama berbaring diatas lapangan basket sambil menutupi matanya disaat semua orang berlari mencari tempat perlindungan untuk berteduh. Kyungsoo merasa tidak ada air yang jatuh lagi membasahi wajahnya yang membuat membuka matanya dan melihat seorang pria yang menutupi wajahnya dengan payung.

"Jong.. ah sehunah" ucapnya kecewa sambil mendudukan tubuhnya

"wae ? apa kau kecewa karena aku bukan Jongin ?"

"Aniya, geunyang karena kalian kembar. Aura kalian hampir sama"

"Apa kau melihat orang dengan aura ?" tanya Sehun sambil mendudukan tubuhnya disamping Kyungsoo sambil terkikik

"Yah bukan begitu. Bukannya kau sudah pulang ?"

"Kau pikir aku manusia berdarah dingin yang dengan gampangnya meninggalakn seorang wanita di tengah hujan begini"

"gomawo"

"untuk apa ?"

"memperhatikanku"

.

"Jongin-ah apa kau tidak pulang bersama Sehun dan Kyungsoo ?" tanya kakek saat Jongin baru saja memasuki rumah

"Aniya harabeojji apa mereka belum pulang ? kupikir mereka sudah pulang bersama dari tadi" jawab Jongin

"Kami pulang"

"Kalian dari mana saja ? kenapa basah Kuyup begini?" tanya Harabeoji khawatir

"Kami tadi kehujanan saat bermain basket dilapangan harabeoji. Harabeoji kami kedinginan dan ingin membersihkan diri kami ayo sehun-ah" ucap Kyungsoo dengan tergesa-gesa

"Arraseo kalian bersihkan tubuh kalian dan segerahlah tidur agar kalian tidak terkena demam"

"Arraseo harabeoji" ucap Sehun lalu segera naik ke lantai dua bersama Kyungsoo sebelumnya Sehun menyempatkan untuk melirik Luhan sebentar lalu menghembuskan nafas dan segera menyusul Kyungsoo

Sepeninggalan Kyungsoo dan Sehun, jongin mengajak harabeoji berbicara empat mata dan menyuruh Luhan untuk segera beristirahat

.

Keesokan harinya saat hari menjelang sore Jongin dan kakek sedang berada di ruang keluarga sedang menonton acara favorit mereka

"Harabeoji aku sudah menentukan siapa yang akan kunikahi" ucap Jongin

"Benarkah?"tanya harabeoji antusias

"Aku akan menikah dengan Luhan harabeoji" ucap Jongin penuh semangat

Wajah Kakek Kim yang tadinya tersenyum pun berubah menjadi terkejut mendengar jawaban dari cucu sulungnya

"Kau benar akan menikah dengan Luhan ?" tanya kakek masih tidak percaya dengan apa yang cucunya katakan

"Kenapa harabeoji ?" tanya Jongin masih dengan senyuman yang terukir di wajahnya "Aku mencintainya dan dia memilihku" jawab jongin antusias

PRANK *bunyi suara piring jatuh

Suara itu berasal dari wanita yang sedang berada di dapur dengan wajah yang terkejutnya ia pun keluar dari dapur dan segera menundukan tubuhnya 90 derajat

"jeoseonghamnida Harabeoji Jongin oppa" masih dengan wajah yang sedikit pucatnya "harabeoji aku sudah selesai membuat omurice untuk harabeoji" ucap Kyungsoo masih sambil menundukan kepala lalu berjalan cepat menuju kamarnya di lantai atas, saking cepatnya ia jalan ia tidak melihat Luhan yang berada dihadapannya dan menabrak bahu Luhan sambil terisak

Luhan sangat bingung apa yang terjadi tapi dia hanya masa bodo lagian mereka sedang berantem

(comeback to harabeoji and jongin)

Kakek Kim yang sangat mengerti dengan apa yang terjadi pada Kyungsoo pun hanya bisa menghela nafas berat

"Jongin kau sangat tidak peka" ucapnya pelan membuat Jongin tidak dapat mendengarnya

"Jongin-ah kau ingin mencoba omurice buatan Kyungsoo ?"

.

.

*noona neomu yeoppo
geu geunyeorul boneun naneun micheo
ha hajiman ijen jicheo (replay replay replay)

"yeoboseyo" ucap Kyungsoo menjawab telefon sambil berusaha menetralkan suara nya yang sedang menangis

"..."

"Ah seokjinah wae ?"

"Kau tidak pernah menyimpan nmorku kan?"

"Mian, waeyo ?"

"Aniya aku hanya mengingatkanmu karna aku tau kau pasti lupa, lagu ciptaan sendiri akan dinyanyikan besok lusa kau pasti lupakan ?"

"Ahh kau benar aku lupa"

"Igeo ottokhe ?"

"Buat sekarang juga bodoh"

"Ahh matta hehe, arraseo, gomawo uri kangaji"

"YAK!"

*pip

Kyungsoo kembali ke kamarnya dan menuju meja belajar dan memngambil gitarnya lalu memulai untuk menuliskan lirik demi lirik yang ada dalam perasaannya saat ini dan mulai mecocokan kunci-kunci gitar yang sesuai dengan lirik lagu yang dia tulis

.

.

Besok lusa pun datang beberapa anak dari kelas vokal mulai mempersiapkan diri mereka karena penilaian kali ini dilaksanakan pada Aula utama dan di tonton oleh semua murid SOPA

"Wu Yi fan silahkan maju kedepan" panggil sang guru Vokal "Kau akan menambilkan rap ?" tanya Hong saem

"Ne" jawab Kris dengan santai

Memang kelas vokal ini dapat menampilkan pertunjukan menyanyi atau rap

Kris menampilkan rap dari lagu bewhy-shalom(anggap saja lagu buatan kris) dengan sangat baik tanpa lupa satu lirik satupun dan menampilkannya dengan sangat swag dan lancar dalam pengucapannya. Selanjutnya yang maju adalah Jin dilanjutkan oleh wendy lalu roy kim dan setelah itu ada Kyungsoo

Kyungsoo naik ke atas panggung dan duduk di kursi yang sudah disiapkan olehnya lalu menyiapkan gitarnya

"Kyungsoo haksaeng kau sudah menyiapkan lagu buatanmu sendiri ?"

"Ne saem"

*wae neoegen geureohge eoryeounji

aereul sseuneun nareul jedaero bwajuneun ge

neo hanae itorok

apeul su isseume nollagon hae

godanhaettdeon haru

naneun kkumeul kk

wodo apa

"wahh aku merinding mendengarnya"

"Dia benar-benar sangat berbakat dalam menyanyi"

"Apa ini hanya aku saja atau memang dia sangat menghayati lagunya"

Berbagai komentar pun bermunculan diantara mereka semua setelah mendengar suara Kyungsoo

neoyeottdamyeon eotteol geot gata

ireon michin naldeuri

ne haruga doemyeon marya

neodo namankeum honja

buseojyeo bondamyeon alge doelkka

gaseumi teojil deut

nal gadeuk chaeun tongjeunggwa

eolmana neoreul wonhago ittneunji

naega neoramyeon geunyang nal saranghal tende

nae gaseumeun haneopsi badakkkaji

nareul dulleossaneun modeun ge duryeowojyeo

da sarange ppajimyeon

haengbokhan georani nuga geurae

dwitmoseupman boneun geureon saranghaneun naege

neoyeottdamyeon eotteol geot gata

ireon michin naldeuri

ne haruga doemyeon marya

neodo namankeum

honja buseojyeo bondamyeon alge doelkka

gaseumi teojil deut nal gadeuk chaeun tongjeunggwa

eolmana neoreul wonhago ittneunji

naega neoramyeon geunyang nal saranghaltende

imi neoneun naege daedaphan geol ara

daedap eoptneun daedabui uimi

da almyeonseodo nan moreuneun cheok maemdoneunde

wajah Kyungsoo pun semakin menunjukan penghayatannya terhadap lagu yang dia bawakannya bahkan jika diperhatikan dengan baik air mata Kyungsoo telah jatuh dari mata sebelah kanan

yojeum naneun eotteon jul ani

pyeonhi jameul jal sudo

mwol samkyeonael sudo eopseo

"yak mwoya ige aku semakin merinding dibuatnya"

"Kyungsooya kau yang terbaik"

"Kyungsoo saranghae" bermunculah fanboy dari Kyungsoo

neol baraboda

jeomjeom manggajyeo ganeun nal algin halkka

jugeul geot gatadneon naege ol ri eoptdaedo

ttan gotman boneun neoran geol arado

geureon neoreul nan noheul sun eopseul geot gata

(if it was you – jung seung hwan)

selesai menyanyi Kyungsoo melihat kearah depan dan melihat Kris yang menaikan kedua jempolnya dan di sebelah Kanan Kris terlihat Luhan yang melihatnya dengan tatapan yang tak dapat dibaca setelah itu dia menunuduk memberi hormat lalu segera berlari kebawah panggung sambil menyeka air mata nya yang semakin deras turun dari pelupuk matanya.

"Hiks hiks hiks" Kyungsoo berlari menjauhi Aula utama dan berhenti di belakang gudang sekolah yang terdapat kolam ikan koi milik ekskul penyayang hewan. Dia duduk di kursi yang menempel dengan dinding gudang sekolah

Tanpa Kyungsoo ketahui Kris mengikuti arah dia berlari dan menyamparinya "Kyungsoo-ya gwenchana ?" tanyanya sambil memegang bahu Kyungsoo dari belakang yang tidak tertutupi dinding

"Kris kumohon tinggalkan aku sebentar saja, aku hanya ingin sebentar saja" ucap Kyungsoo sambil melepaskan tangan Kris secara pelan dari bahunya

Kris pun tidak ingin pergi dari tempat itu. Keinginannya adalah melihat senyum Kyungsoo baru dia bisa pergi maka dari itu dia pun berjalan kedepan Kyungsoo lalu memundurkan tubuhnya empat langkah dari tempat Kyungsoo

"Noona neomu yeopo
nanananannana micheo
nanannanana replay replay replay"

"Pfft mwoya ige ?" ucap Kyungsoo sambil tersenyum lebar

"Aku tidak menghafalnya karna aku hanya mendengarnya jika ada yang menelfonmu saja" jawab Kris jujur sambil menggaruk tengkuknya

"Kau benar-benar ingin membuatku tersenyum ?" tanya Kyungsoo sambil berjalan kearah Kris yang dijawab anggukan antusias dari Kris mebuat Kyungsoo tertawa kecil dibuatnya

"Neo yeoppo" ucap Kris sambil tersenyum menatap Kyungsoo

"Ne ?" tanya Kyungsoo

Kris menunduk dan mendekatkan wajahnya kearah Kyungsoo "Aku bilang kau cantik Kyungsoo-ya" jawab Kris sambil tersenyum tampan membuat Kyungsoo membeku

"Kyungsoo-ya bisakah kita bicara sebentar ?" tanya Luhan yang tengah berdiri di tempat Kyungsoo tadi duduk

Kris yang merasa tidak mempunyai kepentingan pun pergi menjauh dari mereka

"Kau sangat mencintai Jongin oppa ?" tanya Luhan

"Kau sudah tau itu" jawab Kyungsoo ketus

"Yak bagaimana bisa kau menyukai pria sekalem Jongin oppa? Bukannya tipemu adalah pria yang gila sepertimu ?"

"Yak siapa bilang aku gila ?"

"Lalu apa ? menghabiskan waktu lima jam ditempat karoke dengan menyanyikan lagu yang sama. Apa itu tidak gila namanya ?"

"Neo majja" dan mereka berdua pun tertawa bersama

"So berteman lagi ?" tanya Luhan

"Tapi aku masih sakit hati karna kau akan menikah dengan Jongin oppa Luhanah"

"Kau lah yang berhak menikah dengannya Kyungsooah. Nanti malam aku akan menyelesaikan semuanya dan kita akan hidup bahagia" jawab Luhan kembali ceria

"Tapi Jongin oppa mencintaimu" jawab Kyungsoo kembali murung

"Hanya cinta monyet Kyungsoo. Jika pria mencintai seorang wanita dengan sungguh-sungguh apa pun dia akan pertaruhkan, sedangkan Jongin oppa ? aku tidak melihat rasa berkorban dimatanya untukku Kyungsoo" jawab Luhan sungguh-sungguh

"walaupun aku tidak paham dengan apa yang kau katakan tapi aku sungguh berterimakasih Luhan. Neo Daebak . jinjja jang !"

"na arra"

"Kajja Luhanah kita pulang . aku tidak sabar melihat wajah bahagia sehun" tentu saja kalimat terakhir diucapkan didalam hati

.

"Harabeojji aku ingin mengatakan sesuatu. Aku mengumpulkan kalian semua disini karna ada sesuatu yang ingin kukatakan

"Maaf selama ini aku dan Kyungsoo banyak membuat masalah" ucapnya sambil melihat kearah Kyungsoo "tapi itu semua tahap kami menjadi dewasa. Masalah pernikahan ini jujur kami sangat terkejut bukan hanya kami berdua tapi Jongin dan Sehun juga, tetapi kami dapat melaluinya. Baru-baru ini aku dan Kyungsoo kembali diuji tentang kedewasaan kami tetapi kembali lagi kami dapat menyelesaikannya dengan baik"

Luhan terdiam lalu menarik nafasnya dalam " tentang pernikahan ini"

"Aku sudah memberitahunya Luhan bahwa yang kau pilih adalah aku dan kita berdua akan menikah" ucap Jongin dan Luhan hanya tersenyum

"Kembali lagi tentang pernikahan ini" Luhan Kembali menarik nafas dalam lalu membuangnya pelan sambil menutup matanya

"aku memilih KIM Sehun"

T B C

Mianhae yeorobun~

Lama yah ? iya aku tahu kok, lainkali aku berusaha cepat karna ini tahun ini aku menginjak tahun ketiga di SMA . sekarang aku seorang GOSAM.

Teman yang mengharapkan HUNSOO dan KAILU maaf yah tapi Kyungsoo milik Jongin dan Luhan milik Sehun jadi tidak dapat diganggu gugat apapun itu. Terimakasih

BTW, jangan lupa review yah, kamshamnida