AN: Hey Minna! Lama tidak bertemu ya… gomen kalau saya harus HIATUS karena suatu alasan.

Karena ini hari lebaran jadi saya jelas diberi waktu libur untuk menulis kelanjutan fic saya ini jadi saya akan mengupdatenya, hehe :)

Saya mengucapkan Minal A'idzin Wal'faidzin kepada semua reader-sama, saya minta maaf jika saya selama ini mempunyai kesalahan kepada anda semua. Harap saya di berikan seribu kata maaf dari anda.

Khusus hari raya dan sebagai tanda maaf atas ke-Hiatus-an ku saya panjangkan word dalam fic saya *walau hanya sedikit, gomenasai*. Untuk yang penasaran akan kelangsungan hidup Haku silahkan baca fic ini dan jangan lupa review and like. Arigatou :)

selamat membaca fic Naruto : The Legends Of Shinobi.

~`0X0X0X0X0X0X0X0`~

Dibawah ini adalah re : Reviews for chapter 9

Little cute demon : ini karena hari raya idul fitri jadi saya update fic chapter 10 khusus. Semoga kalian menyukia nya… mohon maaf kalau anda harus menunggu lama, selesainya juga bulan ini bekahir, hehe. Selamat membaca chapter ini,

Romi, asbobi, aku, valdy namikaze, Nitya-chan, Aoi, Kelanix 99, , Ken D Uzumaki : arigatou minna, ini saya sudah update, silahkan dibaca dan jangan lupa like and reviewnya, hehe

MigthyMask : thank you mask-san, I like it :)

Namikaze Renton Kumagawa : siap, tapi saya tidak janji karena jalan cerita memang seperti ini, kalau di panjangin jadi tidak seru memotong pas TBC-nya. Hehe gomen namikaze-san

Eruna : waduh, kenapa emang? Malah kayak lagu ya? Haha, ini udah update, silahkan di baca

ujhethejamers : hah? Emang kenapa sakura harus di bunuh? Ntar cerita saat shippuden berubah donk, hehe… memang ini akan membutuhkan chapter banyak, jadi doa'in saya agar ada waktu dan masih bisa melanjutkan cerita fic ini ya, hehe arigatou :)

Guest : belum lah, naruto kan masih anak kecil, jadi tubuhnya masih belum cukup kuat untuk menampung chakra kyuubi keseluruhan, hehe mungkin besok kalau sudah besar bisa di percepat jalannya, hehe

Guest(2) : wah sebaiknya and abaca chapter ini, disini anda akan menemukan jawaban anda, hehe lagipula cerita fic ini tidak ada pairs-nya jadi saya belum bisa menjelaskannya. Hehe gomen

Guest(3) : serunya bagian mana? Hehe arigatou :) iya nih, gurunya menyebalkan harus menjalankan PKL saat Hari libur, huh *sabar*

Manguni : arigatou, cukup like dan favs sudah senang saya, hehe

Hikahota : ini saya update sekarang, kemungkinan update lagi bulan September, ditunggu ya, hehe

Akira No Sikhigawa : wah sama ya, memang awalnya pusing dan sedikit takut, tapi kalau sudah dijalani juga cukup menyenangkan, hehe selamat menjalani PKL-nya, ganbatte!

Anaatha Namikaze : thank you namikaze-san, :) selamat membaca chapter ini

Dark Nivarox: waduh bahaya dong kalau berbicara di depan cermin? Hehe, memang saya kurang dapat feel, mungkin dark-san bisa membantu saya atau mengajari saya tentang hal itu, hehe :) anda sebaiknya membaca chapter ini, mungkin jawaban anda cari ada di bawah, hehe

Naozumi-kun : arigatou :) silahkan membaca chapter ini

Bhie Forsaken : arigatou, fic buatanmu juga seru, saya sudah membacanya, hebat!

mitsuka sakurai : arigatou :) silahkan membaca chapter ini

WaOnePWG : WHAT NEE-CHAN? *teriak lebay* saya itu Male ya, 100% tulen. Haduh kau ini… baiklah tak apa, memang sedikit karena saat penulisan sibuk berbarengan dengan masuknya PKL, gomen

Hadinamikaze : wah hebat, jadi saya harus manggil anda senpai dong, hehe :) saya masih SMK kls 2 jadi masih PKL, anda memang mengambil jurusan apa senpai? Hehe anda juga semangat menjalani kuliahnya, ganbatte !

KouraFukiishi : wah asik ternyata ada reader yang baik seperti anda koura-san, hehe arigatou :) tapi saya tidak janji akan hal itu, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya, ya kan? Hehe

Vj Baka Dobe : sebaiknya Vj-san baca chapter ini, hehe semoga sudah tahu jawabannya, hehe

AzuraCantlye : go go naruto ! hehe *mah ikutan hohoho* gomen, :)

huddexxx69 : thank you, maaf ya kalau ada kesalahan, hehe

fajar jabrik : wah saya kira'in itu suara bayi tangis, hehe arigatou sudah suka, hehe

93 : sebaiknya akira-san baca kelanjutannya, hehe dan kalau naruto mempunyai rinnegan ntar jadi susah buat alur ceritanya, hehe


Disclaimer

Naruto © Masashi Kishimoto

Warning!

Gaje, abal, OOC, Sarat Dengan Misstypo, Smart And Strong Naruto, Jurus Bikinan Sendiri, Alur Cerita Tidak Jelas, Kata Kata Tidak Urut, Ketikan Jelek.

Naruto : The Legends of Shinobi © Dark Yokou CLAN

Genre : Adventure, Friendship & Hurt/Comfort

Pairing : Naruto U.

Summary :

Naruto adalah anak yang cukup pintar hanya saja ia tidak pernah menunjukannya pada siapa saja. Tetapi semenjak selesai academy Naruto sudah menunjukan kemampuannya yang sesungguhnya. Bagaimana hidup Naruto jika ia sudah berteman dengan Kyuubi Si Siluman Rubah berekor Sembilan ?

Naruto : The Legends of Shinobi

~`0X0X0X0X0X0X0X0`~

Sebelumnya :

Bofft !

Sekumpulan anjing milik Kakashi menghilang bersamaan dengan tangan Kakashi yang masih menancap di dada kiri Haku di genggam erat oleh Haku menyebabkan kakashi tidak bisa menarik tangannya.

'Apa yang dipikirkannya? Apa ia berniat membelah aku bersama Dia' pikir Kakashi. 'Dia' yang di maksud Kakashi adalah Haku yang masih terbuka matanya sedikit. Sepertinya serangan Kakashi meleset beberapa inchi dari jantungnya.

" Sekarang lihat! Siapa yang kalah saat ini…" ucapan Zabuza terhenti saat tubuhnya terlontar jauh akibat serangan seseorang. Tendangan tersebut berhasil menggagalkan rencana zabuza untuk membunuh Kakashi.

Mereka semua menatap kaget melihat sosok yang sudah menedang Zabuza tersebut, sosok rambut kuning dengan mata biru dengan pupil berganti menjadi 'vertical'. Tatapan yang terlihat di bola mata tersebut beragam, tapan sedih, marah, menyesal, semua tercampur pada mata Naruto.

Start !

Normal Pov

"Wah bocah kuning kau datang juga akhirnya, mau menyelematkan Sensei-mu itu?" seru Zabuza setelah mampu berdiri akibat tendangan keras Naruto.

Sedangkan sosok yang sedang di ajak berbicara hanya menundukan kepala seakan memedam segala rasa yang akan tercurahkan terbukti dari tergenggam eratnya kedua telapak tangan hingga darah menetes-netes.

"Ada apa bocah? Ka…"

"Kau anggap apa Haku itu?" potong Naruto dengan nada dingin dan masih lah menunduk. Pertanyaan Naruto membuat semua bingung dan kaget walau Sasuke telah melihat ada semacam hubungan antara Naruto dengan Hunter-nin palsu tersebut.

"Apa maksud…"

"JAWAB SAJA! Kau anggap siapa Haku bagimu?" sekali lagi perkataan Zabuza di potong oleh Naruto membuat Zabuza sedikit geram. Teman-teman Naruto hanya terdiam melihat pembicangan mereka berdua.

"HAHAHAHAHA…"

Seketika tawa Zabuza terdengar keras membuat Naruto sedikit mendongak melihat Zabuza yang masih tertawa yang semakin lama semakin melemah dan berubah menjadi semacam kekehan kecil.

"Kau bertanya 'Siapa Haku bagiku?'… dia tak lebih sebagai alat bagiku! Aku menyelamatkannya dari jalanan saat keluarganya tiada dan ia hanya sebatang kara…" seru Zabuza tenang tanpa memperdulikan orang lain yang menatapnya tak percaya.

"…Tetapi anak itu memiliki berbagai bakat yang hebat dan tentunya bloodline yang kuat jadi ia dapat ku alat yang berguna bagiku!" tambah Zabuza dengan nada bangga, semakin membuat kepalan tangan Naruto menguat.

"Apa kau tahu.." terdengar suara Naruto lirih bahkan hamper tak terdengar.

"Apa kau tahu kalau Haku sangat menghormatimu bahkan menganggap kau sebagai orang yang terpenting baginya, KAU TAHU ITU BRENGSEK!" Teriak Naruto keras, semua yang mendengar dapat menangkap perasaan sedih, kecewa,marah mengalir dalam ucapannya.

"HAHAHAHAHA…"

Sekali lagi tawa Zabuza terdengar di jembatan dimana mereka saling bertarung, tawa yang semakin memancing amarah Naruto yang sedari tadi terus ia tahan.

Memang Naruto tahu kalau yang melukai haku adalah Sensei-nya sendiri, tetapi ia tidak memaafkan Zabuza karena hendak menebas bahkan memotong tubuh haku yang telah menolong Zabuza. Apa tidak ada rasa peduli ke Haku pada diri Zabuza?

Hal ini lah yang memicu Naruto marah besar pada Zabuza, seandainya saja Zabuza masih menghargai Haku. Amarah Zabuza tak akaan keluar seperti ini.

"…Terus kenapa dengan hal itu? Lagipula apa pentingnya Haku bagimu bocah?"

"…Harusnya kau senang, musuhmu telah mati di bunuh Sensei-mu itu!" ucap Zabuza tenang, ia tak mengerti kalau itu adalah kesalahan terbesarnya.

"Sudahlah Naruto! Kau tenanglah! Hunter-nin itu masih hidup, sebaiknya kau…" ucapan Kakashi terpotong begitu melihat Naruto yang masih menunduk mulai terselimuti oleh 'chakra merah'.

'Sial!' pikir Kakashi.

Semua orang yang menatap hal itu pun ikut kaget melihat chakra merah mulai menyelimuti tubuh Naruto.

'Chakra merah apa itu?' Pikir Sasuke bingung.

'Na-Naruto…' Batin Sakura kaget.

Tak beda dengan yang lain, Zabuza pun ikut kaget akan perubahan Naruto. Sedangkan Kakashi langsung melompat menyingkir dari Naruto bersama tubuh Haku.

"Musuh? KAU BILANG HAKU MUSUH KU? KAU TIDAK MENGERTI BRENGSEK!" Teriak Naruto yang masih di selimuti oleh chakra merah.

"…Bagiku Haku adalah orang penting dalam hidupku karena dia salah satu dari orang yang mau menerima keberadaanku dengan tangan terbuka saat tidak ada orang yang ingin berteman ataupun menganggap diriku ada!" tambah Naruto lirih membuat semua rekan Team 7 termenung.

Baik Sasuke maupun Sakura memang menyadari sejak di Academy, Naruto selalu sendiri tanpa seorang teman. Ia hanya sebatang kara tanpa kasih sayang bahkan mereka menyadari tatapan seluruh warga yang menatap Naruto tak suka.

Sedangkan Zabuza masih bingung akan yang dikatakan oleh Naruto hanya diam dengan posisi siaga walau ia sempat kaget karena tak menyangka Naruto dapat berkenalan bahkan menganggap Haku sebagai orang penting dalam hidupnya…

dan Kakashi hanya terdiam ikut termenung. Ia salah satu Anbu yang di tugaskan oleh Hokage ketiga Hiruzen untuk melindungi Naruto saat dirinya masihlah mengikuti Anbu.

Semua pikiran mereka terpaksa ditarik kembali kedunia nyata saat melihat sosok Naruto tiba-tiba menghilang dari pandangan mereka semua.

BLARR!

Ledakan besar terjadi tepat di tempat Zabuza berdiri membuat semua kaget, tetapi hal yang mengagetkan ialah Zabuza yang terlontar mundur beberapa meter ke belakang dengan Kubikiribochou miliknya disiagakan untuk menangkis, tubuh Zabuza telah bersimbah darah yang menetes di bagian tertentu seperti kepala, bahu kiri, dll.

Setelah asap akibat ledakan mulai menipis tampaklah Naruto yang sudah terselimuti oleh chakra merah membentuk sebuah ekor di belakang tubuhnya. Kuku-kuku Naruto pun telah memanjang, rambut Naruto ikut memanjang, dan kumis di kedua pipinya mulai tampak jelas.

Kakashi yang melihat Naruto dengan chakra Kyuubi mulai waspada seandainya ada hal yang tidak di inginkan.

Naruto kembali berlari dengan kaki dan tangannya seperti hewan rubah dengan cepat kearah Zabuza, sedangkan Zabuza yang sedang menahan sakit kembali menyiagakan Zanbatou besarnya di depan tubuh hendak menangkis serangan Naruto walau ia sadar tak akan berpengaruh banyak.

Naruto terus berlari dengan cepat, semakin dekat dan Naruto hendak menusuk Zabuza dengan cakar panjang yang tumbuh akibat chakra Kyuubi dalam dirinya.

Tetapi sesaat sebelum cakar Naruto berhasil menembus tubuh Zabuza, Naruto berhenti bergerak menyediakan beberapa centimeter antara kuku tersebut dengan leher Zabuza.

Hal itu sontak membuat Zabuza dengan yang lainnya kaget apalagi chakra merah yang sebelumnya menyelimuti tubuh Naruto mulai menguap lenyap mengembalikan tubuh Naruto yang tertunduk kepalanya.

"Kau harus membantuku, Zabuza!" seru Naruto lirih tak terdengar kecuali Zabuza tentunya membuat ia berdiri mematung.

FLASHBACK

Mindscape Naruto.

"Hentikan gaki! Jaga emosimu, jangan kau biarkan emosimu meluap!" sahut Kyuubi memperingati Naruto yang semenjak berbicara dengan Zabuza tentang haku terus menyerap chakra miliknya.

"Kau tak tahu rubah sialan!" teriak Naruto marah pada Kyuubi yang tidak mengerti perasaan Naruto saat ini.

Seandainya seseorang yang berharag bagi kalian terluka atau terbunuh, pastilah marah, sedih , kecewa kan yang kalian dapat?

"Aku…Aku tahu bagaiman perasaan Haku-nee saat ia di benci, ia sama sepertiku! Tapi…tapi ia malah dimanfaatkan…dianggap sebagai alat! Aku tak akan memaafkan hal itu!" ucap Naruto tegas, ia pun semakin menyerap chakra Kyuubi sehingga tubuhnya mulai terselimuti oleh chakra Kyuubi.

Sedangkan Kyuubi hanya terdiam bingung apa yang harus ia lakukan. Ia memang tidak ingin menguasai tubuh Naruto apalagi membiarkan Naruto mengeluarkan emosi berlebih yang dapat memicu chakra negative miliknya terserap oleh Naruto.

Walau bagaimanapun, chakranya terbentuk dari kegelapan, rasa kebencian, kekecewaan, kesedihan, dll. Hal itulah yangmembuat chakra miliknya dapat keluar dari tubuh Naruto jika Naruto sendiri lepas control.

'Sial, dia sudah lepas kendali! Ini tak boleh terjadi. Walau Naruto sudah menguasai Form satu ekor tetapi tetap saja jika ia seperti ini. Ini harus di hentikan!' pikir Kyuubi tegang.

'…. Aku tahu, mungkin ini akan berhasil!' batin Kyuubi tersenyum saat mendapatkan ide yang memang belum tentu berhasil.

"Hey Gaki, hentikan tindakanmu sekarang juga! Aku tahu cara menyelamatkan Haku" seru Kyuubi membuat Naruto yang sedari tadi berada dalam pikirannya tersebut melirik Kyuubi bingung. (Naruto yang sedang menyerang Zabuza itu bukanlah Naruto asli tetapi hanya sisi Naruto yang lain)

"Maksudnya? Bagaimana caranya?" Tanya Naruto bingung

"Baiklah tapi hentikan aksimu itu!"

"Caranya lumayan rumit, karena berhubung Haku berelemen Hyouton (Ice) jadi kita membutuhkan shinobi dengan chakra Suiton (Water) dan Fuuton (Wind)!" jelas Kyuubi singkat, membuat Naruto tak paham.

"Maksudnya?" seru Naruto sambil mengosok belakang kepalanya menandakan kalau ia bingung.

"Dasar Kuso Gaki! Kau cukup mencari shinobi dengan pengendalian chakra Suiton (Water) karena kau telah memiliki chakra Fuuton (Wind). Nanti ku jelaskan lebih lanjut!"

"Ha'i!" balas Naruto mulai menghilangkan chakra Kyuubi pada tubuhnya.

'Shinobi dengan chakra Suiton ya?...ehm, Aku Tahu!' pikir Naruto tersenyum, tetapi agak menahan amarah juga.

FLASHBACK'S END

"Kau harus membantuku, Zabuza!"

"Bantu menyelamatkan Haku-chan" seru Naruto lirih terkandung rasa senang dan marah secara bersamaan, sedangkan Zabuza menatap tak percaya tetapi akhirnya menyunggingkan senyuman tipis.

'Apa yang terjadi? Chakra merah tersebut menghilang!' batin Sasuke kaget.

'Chakra Kyuubi menghilang, syukurlah' batin Kakashi lega padahal awalnya ia hendak menghentikan naruto agar tidak mengamuk(lepas kendali)

Berbeda dengan Kakashi maupun Sasuke, Tazuna dan Sakura menatap tak percaya pada Naruto. Ada sedikit rasa kagum di hati sakura yang membuat hatinya tidak senang.

Kenapa? Sakura berada dalam team yang notabennya team beranggotakan shinobi kuat. Naruto yang awalnya deadlast dalam Academy tetapi sekarang menjadi Rookie Of The Year dan Sasuke yang berasal dari Clan kuat di Konoha Uchiha.

Hal itu pun jelas membuat sakura iri dan merasa lemah tak berguna, secara tidak langsung Sakura berjanji pada dirinya sendiri untuk menjadi kuat seperti teman se teamnya.

"Drama yang sangat menarik!" terdengar suara khas lelaki di iringi oleh tepukan tangan membuat semua yang berada di sana meoleh kearah sumber suara.

Tazuna yang melihat siapa yang bersuara barusan membelalak lebar tak percaya, berbeda dengan Zabuza yang malah mendecih tak suka. Sedangkan Team 7 hanya diam karena mereka masih asing dengan sosok tersebut.

"Mau apa kau kemari, Gatou?" sapa Zabuza pada lelaki bertubuh kecil yang menampilkan seringaian remeh pada Zabuza.

Di belakang Gatou tampak banyak orang berdiri yang terdiri dari beberapa Missing-Nin dan juga Bandit. Mereka pun ikut menyeringai mremehkan kepada Team 7 dan Zabuza.

Sakura gantian yang kaget melihat lelaki bertubuh kecil tersebut yang ternyata adalah Gatou dan belum lagi di tambah para Missing-Nin dan Bandit yang kira-kira berjumlah 250 orang. Sedangkan Kakashi, Sasuke, dan Naruto hanya diam seakan tak ada apapun didepan mereka.

"Kau babak belur hanya karena satu team genin, Zabuza" ejek Gatou dengan nada meremehkan. Matanya mulai memindai satu persatu hingga terhenti pada tubuh haku yang tergeletak tak berdaya dengan lubang di dada kirinya.

"ohh…sayang sekali gadis kecil itu sudah mati…" ucapan Gatou sontak membuat dirinya ditatap tajam oleh duo Naruto-Zabuza.

"…Padahal orang sewaanku butuh hiburan!" lanjut Gatou tak terpengaruh oleh tatapan kedua shinobi yang mulia geram akan perkataannya tersebut.

"DIAM KAU CEBOL ! kau tak berhak menghina Haku-nee" teriak Naruto tak bisa menahan amarahnya.

"KAU BILANG APA BOCAH TENGIK? SEBAIKNYA KAU YANG DIAM !" Gatou membalas berteriak, ia menatap tajam Naruto yang telah menghina dirinya sebagai cebol, walau sebenarnya memang seperti itu.

Sakura dan Tazuna menahan tawanya saat mendengar ejekan Naruto pada Gatou.

'Cebol? Hmmph…Ya, ku baru ingat kalau dirinya memang kerdil,' batin Sakura menahan tawanya.

"Apa yang kau inginkan?" Tanya Zabuza dingn membuat seringai Gatou semakin melebar.

"Tugasmu sudah selesai! Dan terima kasih karena berhasil membuat Team Konoha menjadi lemah" jawab Gatou tenang tak memerdulikan Zabuza yang menatap tak percaya.

"Sialan kau Gatou, kau menipuku!" geram Zabuza di sambut gelak tawa Gatou.

"BRENGSEK KAU GATOU!" teriak Zabuza marah.

"Jangan sembarangan menghina kami, bodoh !" Gatou kembali kesal saat mendengar perkataan dari salah satu team 7 tersebut. Tetapi kali ini bukanlah Naruto yang berbicara melainkan sang Uchiha terakhir yang ikut kesal karena telah diremehkan oleh Gatou.

"DIAM KAU BOCAH ! kalian semua, HABISI MEREKA !" perintah Gatou pada seluruh anak buahnya.

"Hoy Bocah, pinjamkan aku kunai milikmu !" pinta Zabuza pada Naruto sembari melepas ikatan perban yang melilit mukanya itu.

"Ini !" Naruto melemparkan sebuah kunai yang langsung ditangkap menggunakan gigi oleh Zabuza. Naruto yang telah melemparkan kunai pada Zabuza langsung menoleh kearah rekan dan sensei-nya tersebut dengan seringai aneh.

"Hoy Teme, Sensei ! kau ingin bergabung, pasti kalian tak ingin ketinggalan 'Pesta'kan? Seru Naruto dengan senyuman aneh tertanam di muka miliknya

"Cih…" Sasuke hanya mendecih kesal , ia tentu mengetahui maksud dari 'pesta' yang dibicarakan oleh Naruto. Hanya saja…

"Sudahlah Teme, anggap saja pelampiasanmu karena tadi !" terdengar kekehan kecil dari Naruto dan perkataan barusan memang di benarkan oleh Sasuke. Ia memang masih kesal akibat hal tadi.

Sedangkan Kakashi yang sama-sama mngerti maksud Naruto ikut bingung, tetapi rasa saat perang dahulu kembali muncul membuat dirinya mengikuti Naruto walau di satu sisi ia takut membahayakan teamnya tersebut.

"Sakura, sebaiknya kau jaga baik-baik Tazuna !" perintah kedua rekan serta sensei-nya itu bersamaan di sertai seringai yang tampak di bibir mereka bertiga membuat Sakura bingung sekaligus takut.

"Ha'i !" ia pun menyiagakan diri melindungi Tazuna saat melihat pasukan Gatou semakin mendekat pada tempat mereka.

"Kau akan mati di tanganku, GATOU !" ucap Zabuza sambil berlari menuju sekumpulan Missing-Nin maupun Bandit di depannya, ia menusuk bahkan melukai beberapa Bandit yang menghalangi jalannya.

Darah merah segar mulai memenuhi jalan area Zabuza berlari tadi, darah dari para Missing-Nin dan Bandit yang telah zabuza bunuh, ia terus berlari menuju Gatou yang kaget akan tindakan Zabuza yang terkesan mengabaikan tubuhnya yang terluka parah pasca terserang oleh Naruto.

Kakashi, Sasuke dan Naruto saling berpandangan penuh arti lalu saling mengangguk kepala setuju. Mereka bertiga lalu berlari kencang mengarah ke musuh mereka, mereka ikut membantu Zabuza dalam mengalahkan para anak buah Gatou.

"…ARGGHHH…"

Suara teriakan begitu nyaring terdengar, suara teriakan yang melantunkan melodi kematian bagi para Bandit dan Missing-Nin sewaan Gatou.

Berkali-kali terdengar suara jeritan kesakitan menggema di langit cerah, walau langit cerah tetapi pemandangan di jembatan tersebut sangatlah menakutkan bagi orang biasa. Hal itu di sebabkan karena Naruto dan yang lain ikut menyerang pasukan Gatou.

Mereka berempat menyerang para sewaan Gatou tidak main-main. Mereka mengakibatkan sekumpulan Bandit dan Missing-Nin tersebut berkurang secara cepat.

Kakashi dengan sebuah kunai tergenggam erat di tangan kanannya telah menyebabkan beberapa luka sayatan di tubuh musuhnya. Shinobi yang ditakuti selama Perang Dunia Shinobi kedua tersebut menyerang musuhnya dengan tenang bahkan sesekali ia meniru jutsu beberapa Missing-Nin yang dilancarkan kepadanya.

Begitu pula Sasuke yang menyerang musuhnya dengan tenang, walau sebenarnya ia melampiaskan seluruh kekesalannya pada musuh yang di hadapinya itu. Kesal karena ia tadi tidak di perbolehkan ikut melawan sosok Kunoichi Kirigakure dan kesal akibat merasa kalah dari rekan kuningnya tersebut.

Tak jarang ia memakai teknik Katon (Fire) miliknya untuk menghabisi para missing-nin. Ia tak merasa takut membunuh seseoran karena ia telah melihat kematian itu sendiri saat seluruh Clan-nya di bunuh oleh Aniki-nya apalgi ia masih anak kecil.

Sama seperti Sasuke, Naruto menyerang kumpulan bandit yang menghadangnya menggunakan pedang kembar berasal dari jutsu angin miliknya. Ia malah membunuh semua bandit maupun Missing-Nin yang dihadapinya untuk melampiaskan kemarahannya pasca kematian (terlukanya) Haku.

Sedangkan Zabuza terus melangkah kearah Gatou sambil menyerang beberapa Bandit yang menghalangi jalannya. Sekujur tubuhnya sudah mengalami beberapa luka sobekan dan darah mengalir deras di sekujur tubuhnya. Tetapi ia tidak memerdulikan tubuhnya dan terus melangkah kearah Gatou.

Gatou sudah merasakan keringat dingin saat melihat seluruh Bandit dan Missing-Nin sewaannya berkurang cepat, belum lagi ia ditakutkan dengan sosok Zabuza yang terus mengarah pada dirinya.

"Fuuton: Hariken-Haa No Jutsu (Wind Release: Hurricane Wave)!"

"Katon: Gokakyuu No Jutsu (Fire release: Fireball Technique)!"

BLARRR !

Ledakan besar kembali terjadi saat kedua jutsu saling menyatu dan menciptakan gelombang api besar mengarah ke sekumpulan Missing-Nin bertujuan untuk menghanguskan semua yang di depannya, para Missing-Nin maupun Bandit itu terbakar dan jumlahnya juga terbilang banyak.

Mata Gatou memebelalak lebar saat melihat pasukannya yang tergolong berjumlah 250 orang sekarang hanya teinggal sekitar 50 orang yang tersisa.

Gatou berusaha melarikan diri dari arena pertarungan yang menurutnya mematikan itu, tetapi sesaat sebelum ia melarikan diri. Ia sudah dihadang oleh sosok shinobi penuh luka di sekujur tubuhnya dan sebuah kunai yang digigit menggunakan mulutnya.

Gatou kembali mematung tak bergerak seinchi pun, ia dapat merasakan aura mematikan yang keluar dari sosok tersebut, ia mulai melangkah mundur perlahan dengan sekujur tubuh yang gemetaran tertanda ia sedang ketakutan yang terlihat jelas di raut mukanya.

"A-ampuni aku !Ma-maafkan aku, aku akan bayar kau berapa pun yang kau inginkan. Ja-jangan bunuh aku!" mohon Gatou pada Zabuza, kata-katanya terbata-bata karena ketakutannya itu.

"Kau tak akan ku maafkan! Kau sudah menipuku, dan menghina rekanku!" Zabuza terus berjalan menghiraukan Gatou yang mundur menghindari dirinya. Sorot matanya tajam menatap Gatou membuat nyali gatou semakin menciut.

Tanpa disadari oleh Zabuza, ada seseorang bandit sewaan Gatou yang mengarahlkan Kodaichi miliknya ke arah Zabuza.

CRAASSSH!

Walau Zabuza sempat menghindari serangan tersebut, ia tetap saja terkena sayatan Kodaichi itu di lengan kirinya membuat dirinya semakin merintih kesakitan.

Gatou yang melihat keadaan Zabuza kembali menyunggingkan seringaian licik, betapa ia senang saat ia melihat bandit sewaannya kembali mengayunkan kodaichi itu kearah Zabuza yang masih tak berdaya.

Tetapi seringaiannya langsung lenyap begitu melihat sebuah shuriken melesat cepat dan mengenai tangan bandit tersebut mengakibatkan kodaichi yang di genggam oleh lelaki itu jatuh ketanah.

"Kau tak apa?" Tanya Naruto pada Zabuza, ia lalu menatap Gatou tajam membuat Gatou kembali berjalan mundur melihat tatapan intimidasi Naruto.

Saat Gatou melirik kearah bandit yang akan melukai Zabuza tadi berharap ia akan ditolong oleh bandit sewaannya tersebut, tetapi ia terpaksa menelan ludah karena bandit tadi telah ditangani oleh Kakashi.

Gatou kembali melirik kearah sekelilingnya dan ia sangatlah kaget saat terlihat hanyalah tubuh-tubuh Bandit dan Missing-Nin sewaannya yang tergeletak mati. Tubuh mereka hancur , ada yang hangus terbakar, ada yang terpotong, ada pula yang hancur tak berbentuk.

Hancur tak berbentuk? Salahkan Naruto yang menggunakan jutsu angin dengan tingakt kerusakan yang tak main-main. Hal itu sontak Membuat Gatou ketakutan dan berwajah pucat pasi. Keringat banyak yang mengalir di sekujur tubuhnya.

"Biarkan aku yang mengahabisinya!" seru Naruto berjalan menghampiri Gatou, tetapi langkahnya terhenti saat ada suara yang memanggilnya.

"He-hentikan! I-itu u-urusanku!"sahut Zabuza membuat langkah Naruto terhenti, Naruto hanya diam menuruti kemauan Zabuza. Sedangkan Zabuza mencoba merapal handseals pelan karena lengan kirinya masih terluka.

"Suiton: Suiryuuben No Jutsu (Water Release: Water Whip Technique)!"

Sebuah cambuk air terbentuk di tangan kanan Zabuza, ia arahkan cambuk tesebut kearah Gatou dan mencekik leher Gatou erat.

Gatou menronta-ronta meminta dilepaskan, tetapi cambuk air milik Zabuza terus mencengkram erat leher Gatou kuat hingga ia tewas tanpa bersuara. Gatou telah mati ditangan Zabuza yang sempat Gatou sewa.

Sakura dan Tazuna melihat pertarungan mereka berempat sampai terduduk lemas, mereka berdua yang belum pernah membunuh atau melihat pembunuhan secara langsung pasti lah syok, tetapi mau bagaimana lagi… inilah dunia Shinobi.

Sakura memandang tak percaya pada Sasuke dan Naruto, karena mereka dengan mudah membunuh tanpa rasa takut.

Sakura bisa memaklumkan Sasuke karena ia pernah melihat Clan-nya yang dibantai di depan matanya sendiri. Tetapi Sakura tak percaya Naruto dengan mudah membunuh seperti membalik telapak tangan begitu pula Sasukesempat kaget Naruto berani membunuh seseorang.

Naruto menghampiri Zabuza yang tergeletak lemah karena luka yang dialaminya, ia mencoba menyembuhkan Zabuza dengan Chakra Kyuubi tetapi Zabuza menghentikan perbuatan Naruto.

"To-Tolong, baringkan aku disamping Haku! Ayo kita selamatkan dia!" pinta Zabuza lemah membuat Naruto memandang Zabuza tak percaya.

"Jangan! Jika kau melakukan itu, kau sendiri yang meninggal karena kehabisan chakra!" seru Naruto memperingati Zabuza. Hal itu jelas membuat tanda Tanya pada semua yang berada disana.

Naruto menghela nafas sejenak, ia mengerti arti dari tatapan yang ditujukan padanya. Walau ia belum mendapat kepastian yang jelas dari Kyuubi tetapi ia mencoba menjelaskan dengan benar.

Sejak pembincangan Naruto dengan Kyuubi membahas penyembuhan Haku, ia mencoba menyatukan sedikit-sedikit informasi yang ia tahu dari Kyuubi maupun pengetahuan biasanya.

"Jadi kita dapat menyelamatkan Haku-nee dengan cara menyalurkan Chakra Fuuton(angin) milikku dan Chakra Suiton(air) milik Zabuza ke tubuh Haku agar Chakra Hyouton(ice) dalam diri Haku kembali muncul. Karena Hyouton adalah gabungan antara Fuuton dengan Suiton, jadi aku menggunakan shinobi dengan Chakra Fuuton dan Suiton…" penjelasan Naruto terhenti saat dipikirannya terdengar suara memanggilnya.

'Hebat kau gaki, tak kusangka otakmu dapat berfungsi dalam keadaan seperti ini'ejek Kyuubi, ejekan Kyuubi inilah yang menghentikan perkataan Naruto.

'Diam kau rubah jelek! Salahmu sendiri tidak menjelaskan secara jelas!' ujar Naruto setengah berteriak. Naruto semakin kesal saat mendengar tawa Kyuubi di pikirannya.

'Buat apa di jelaskan? Kau sudah bisa memprediksinya kan?'balas Kyuubi membuat Naruto terdiam.

'Baiklah, penjelasanmu itu memang sudah benar. Hanya saja kurang satu hal! Kau masih perlu chakra mlikku' jelas Kyuubi terdengar sedikit sombong.

"Berhenti menatapku seperti itu!" Kyuubi kesal saat dirinya ditatap lekat oleh Naruto.

Ya, Naruto langsung pergi ke Mindscape miliknya untuk bertemu dan melanjutkan pembicaraannya yang tertunda tadi. Ia menatap lekat Kyuubi karena ia tak paham maksud dari perkataan Kyuubi barusan.

Otak Naruto memang cerdas, tetapi jarang sekali berfungsi membuat Kyuubi kesal. Kyuubi jelas tahu arti dari tatapan Naruto padanya.

"Lain kali, otak encermu itu di pergunakan sesering mungkin. Dasar Kuso Gaki!"

"Gomen Kyuu, cepat jelaskan!" ujar Naruto dengan nada sedikit memerintah.

"Jelas kau butuh chakra milikku untuk menyembuhkan luka pada tubuh gadis itu, Jika tidak ia akan cacat. Kau pasti tidak ingin kan?" sekali lagi Naruto terdiam. Ia memang tidak ingin Nee-sannya mempunyai cacat.

"Hoy Narutooo…." Panggil Sakura berteriak menyadarkan Naruto dari perbincangannya dengan Kyuubi.

"Ya-ya ada apa?" balas Naruto kaget. Ya jelas kaget… siapa yang tidak kaget mendengar teriakan Sakura yang membahana tersebut. Sedangkan yang lain hanya sweetdrop melihat Naruto yang dipukul oleh Sakura.

"Sudah-sudah, jangan bertengkar lagi !" lerai Kakashi melihat kedua muridnya atau lebih tepatnya Sakura yang menghajar Naruto.

"Baiklah, kau! Kenapa kau melamun dasar bodoh?" tuding Sakura pada Naruto yang mempunyai sebuah benjolan di kepalanya.

"Ya, dengan menggabungkan kedua jenis perubahan chakra tersebut dapat membuat chakra Haku-nee kembali lagi dan…" ucapan Naruto sedikit terhenti membuat semua mata yang menatapnya bingung.

"…Aku akan menggunakan Chakra Kyuubi untuk menyembuhkan luka yang di derita Haku-nee" penjelasan terakhir Naruto membuat semua membelalak tak percaya terutama Kakashi.

Sasuke dan Sakura yang pernah mendengar cerita tentang Kyuubi menatap Naruto bingung, mereka akan bertanya pada Naruto tetapi tidak jadi karena Zabuza telah mendahului.

"Lalu a-apa hubungannya? Kenapa aku akan me-meninggal?" Tanya Zabuza masih lemah walau bisa berbicara.

"Karena proses penyaluran transfer chakra ini memerlukan 40% chakra dalam tubuh, sedangkan jika dilihat kondisi Zabuza sekarang… ia akan mati kehabisan chakra!" jelas Naruto membuat semua tak percaya.

Sakura sampai menutup mulutnya karena tak percaya dengan resiko penyaluran tersebut, Zabuza hanya diam berfikir keras tentang hal ini.

'40% chakra dalam tubuh? Besar sekali yang dibutuhkan? Tapi ia tadi berkata akan memakai chakra Kyuubi, padahal Kyuubi sudah tewas beberapa tahun yang lalu' batin Sasuke, ia menatap menyelidik kearah Naruto yang jelas diacuhkan.

'Mati? Apa aku siap?... ya aku siap, demi Haku! Ia juga satu-satunya keluargaku' pikir Zabuza mantap akan pilihannya.

"Tak apa! Lakukan!" jawab Zabuza tegas, semua menatap Zabuza kasihan.

"Jangan bercanda!" sahut Naruto tak terima

"Aku tak bercanda, bocah! Aku melakukan ini untuk menebus perbuatanku pada Haku! Cepat jika tidak Haku akan tambah sekarat dan satu lagi…" suara Zabuza tegas membuat Naruto terdiam,

"…Aku mohon padamu, jaga Haku!" Naruto langsung menoleh kearah Zabuza, ia hampir tak percaya kalau ia diberi amanah untuk menjaga Haku. Akhirnya Naruto tersenyum tulus pada Zabuza.

"Baiklah, aku berjanji!" seru Naruto setengah berteriak,sensei dan rekannya hanya diam meilhat Zabuza dibaringkan disamping Haku.

Dalam Mindscape Naruto

"Kau sungguh yakin tentang ini Kyuu?" Tanya Naruto pada Kyuubi. Rubah besar itu hanya menggeram menanggapi perkataan Naruto.

"Sudah berapa kali aku katakan! Aku sangat yakin!" balas Kyuubi sekian kalinya. Sedari tadi, ia terus ditanyai oleh Naruto tentang keberhasilan proses transfer chakra ini.

"Baik-baik! Tak usah marah seperti itu" balas Naruto hanya bisa tersenyum tanpa dosa.

"Siapa yang tidak kesal. Jika kau, banyak bicara! Dasar Kuso!" umpat Kyuubi marah.

"Gomen'ttebayo! Terus bagaimana cara menyalurkan chakra murni milikmu itu?" Tanya Naruto, rubah yang berada di dalam penjara tersebut hanya diam menahan amarahnya

Kyuubi sempat bingung akan host tempatnya bernaung, kenapa Naruto bisa sangat bodoh jika berhadapan dengan masalah tertentu padahal ia termasuk shinobi yang cerdas.

"Dengar Kuso Gaki! Bukannya kau sudah ku ajari untuk memanggil tubuh rubahku, kau bisa melakukan hal itu sehingga aku bisa keluar sejenak dan menyalurkan chakraku!" jelas Kyuubi, Naruto sempat kaget tetapi ia langsung mengangguk kepala tanda ia paham.

'Apa tak membuat masalah jika Kyuubi keluar? Argghh… yang penting Haku-nee selamat terlebih dahulu' pikir Naruto bingung.

"Baiklah, akan aku lakukan!" ucap Naruto tegas, tersirat semangat dan harapan besar di mata biru miliknya.

"Tapi…" seru Kyuubi membuat Naruto memandang waspada jika ada semacam resiko lain.

"…Kau harus siap-siap untuk menjawab pertanyaan teman-temanmu tentangku!" Naruto menghembus nafas lega, ia mengira kalau ada resiko lain ternyata hanya ini.

Naruto tersenyum senang pada Kyuubi lalu mengacungkan jempol tangan kanannya pada Kyuubi. Sedangkan rubah berbulu merah tersebut jelas kaget akan reaksi Naruto yang akhirnya ia terkekeh kecil.

'Kau bocah menarik, Naruto'

'Dan aku harap, tidak ada masalah yang akan terjadi setelah ini!' batin Kyuubi.

Naruto yang sudah kembali dari alam bawah sadar miliknya tanpa sadar tersenyum senang, jelas itu membuat rekannya bingung.

"Kenapa kau terseyum, baka?" Tanya Sakura

"Aku Sedang saja" balas Naruto santai, jawaban yang membuat Sakura semakin bingung, walau ia cukup paham.

Mereka mengira Naruto tersenyum senang karena ia dapat menyelamatkan Haku, sosok Kunoichi yang mengaku sebagai Hunter-Nin dan menjadi musuh mereka.

Sebenarnya mereka juga kaget begitu melihat Naruto mengenal bahkan akrab dengan Kunoichi bermata coklat itu.

"Naruto, apa tidak apa jika kau menggunakan chakra kyuubi?" Tanya Kakashi menatap khawatir. Naruto hanya tersenyum sejenak.

"Tak apa! aku bisa mengendalikan Biju dalam tubuhku ini!" Perkataan Naruto membuat semua kaget dan juga bingung. Terutama Sasuke yang terus menatap Naruto tajam.(jelas Naruto tak terpengaruh oleh deathglare Uchiha tersebut)

"Apa maksudmu itu, dobe?" Tanya Sasuke penasaran sekaligus terus memberi deathglare-nya pada Naruto.

"Sudah! Nanti aku jelaskan, sekarang aku akan menyelematkan Haku-nee dahulu!" balas Naruto santai membuat Sasuke sedikit geram tetapi ia menurut saja.

"Baiklah?!" sahut Zabuza yang sudah siap mengorbankan dirinya untuk Haku.

"Yosh!"

"Caranya dobe?" Tanya Sasuke, ia sudah tak bisa memendam rasa penasarannya. Sedangkan orang yang ditanyai hanya terkekeh kecil.

"Dengan ini!" balas Naruto sembari merapal handseals cepat setelah sebelumnya ia menggigit ibu jarinya hingga berdarah.

"Kuchiyose no Jutsu: Kurama (Summoning Technique: Kurama)!"

Bofft..

Asap putih tebal muncul dihadapan Naruto setelah ia menghentakan tangannya keatas tanah.

Dari dalam kepulan asap telah terlihat samar-samar bentuk dari sosok yang dipanggil oleh Naruto. Bayangan yang tertutupi asap tebal tadi mulai terlihat membuat mereka semua membelalak lebar melihat sosok yang muncul dari kepulan asap tersebut.

Sebuah ekor yang melambai tenang di udara, kuku runcing nan tajam di masing-masing tangan dan kaki sosok tersebut.

Telinga runcing yang berdiri tegak membuat sosok tersebut dapat mendengar dengan jelas suara yang berada jauh dari tempatnya. Bulu orange kemerahan memenuhi seluruh tubuh sosok yang berbentuk hewan tersebut.

"Di-dia…" seru Kakashi kaget. Tak hanya Kakashi, baik Sakura, Sasuke dan Tazuna pun ikut kaget melihat sosok yang panggil oleh Naruto walau mereka tidak tahu siapa sebenarnya sosok hewan itu.

"Ru-rubah?" seru Tazuna lirih,

"Kau kenapa sensei?" Tanya Sakura melihat sorot mata Kakashi yang diliputi rasa kaget.

Sakura pun mengalihkan pandangannya pada sosok rubah berbulu orange kemerahan tersebut, ia sempat kaget melihat warna bola mata rubah yang besarnya hamper sebesar serigala.

'Bola mata apa itu? Merah dengan pupil vertical? Mata yang aneh untuk hewan Kuchiyose..'

"Yo, Kurama!" sapa Naruto pada sosok rubah itu.

"Grrhhh…" terdengar geraman dari rubah tersebut.

"Hewan apa itu?"Tanya Sasuke dingin, ia merasa ada yang ganjil saat melihat rubah tersebut karena ia merasa tak ada kontrak hewan Kuchiyose rubah.

"Sudah kubilang, penjelasan nanti! Mengerti teme?" balas Naruto tak kalah dingin membuat Sasuke mendecih sebal. Ia merasa kalah jauh dari rekannya tersebut.

Naruto melirik sendu pada Haku yang sedang di genggam oleh Zabuza, sedangkan Zabuza merasakan kulit tangan Kunoichi Hyouton tersebut mulai mendingin menunjukan kalau tubuh Kunoichi itu mulai tak bisa bertahan lebih lama.

Naruto pun ikut menggenggam sebelah tangan kanan Haku yang tidak digenggam oleh zabuza, ia mulai menyalurkan chakra fuuton miliknya ketubuh Haku di ikuti oleh Zabuza. Sejenak Naruto menoleh karah Kakashi.

"Kaka-Sensei, nanti tolong jaga tubuhku karena setelah proses ini tubuhku pasti akan sedikit kelelahan!" ujar Naruto tetap masih menyalurkan chakra pada Haku.

Saat Naruto melihat kakashi menganggukan kepala, ia kembali melirik kearah Zabuza yang menatap sedih Haku.

"Kau siap Zabuza?" Tanya Naruto pada Zabuza, terkandung rasa sedih dalam perkataan Naruto.

Zabuza mengalihkan pandangannya pada Naruto lalu menganggukan kepalanya yakin.

'Bukannya dia akan menggunakan Chakra Kyuubi, kenapa dia memanggil rubah itu?' pikir Sasuke sambil mterus menatap intens Naruto yang sedang mengalirkan chakra Fuuton miliknya ke tubuh Haku begitu pula dengan Zabuza.

Sakura dan Tazuna melihat hal itu tak percaya, mereka bahkan dapat merasakan suhu udara disekitar mereka turun derastis.

Sekarang mereka merasakan hawa dingin menguar keluar dari kegiatan transfer chakra Naruto serta Zabuza.

Naruto sendiri terus mentransfer chakra miliknya, setelah menurutnya telah siap ke proses selanjutnya. Naruto menoleh kearah Kyuubi yang berada di dalam tubuh Kurama.

"Sekarang Kurama!" perintah Naruto, sosok rubah berbulu orange kemerahan itu mendatangi Naruto dan membuka mulutnya.

Dari dalam mulut Kurama, keluar gelembung- gelembung chakra kemerahan seperti saat Naruto bertranformasi dengan chakra Kyuubi tadi, bedanya chakra itu menuju haku dan melebur menjadi satu dengan penggabungan chakra Naruto dan Zabuza.

'Tunggulah Nee-chan, aku pasti akan menyelamatkan Nee-Chan!' pikir Naruto sedih tetapi ia tetap berjuang menyelamatkan sosok yang sudah dianggap kakak baginya itu.

'Maafkan aku Haku, hiduplah! Hiduplah dan berbahagialah Haku!' pikir Zabuza ikut sedih.

Berbeda dengan mereka berdua yang sedang sedih, mereka yang berada di jembatan tersebut minus Naruto-Zabuza melihat tak percaya saat rubah bermata tajam itu mengeluarkan chakra merah hingga menyelimuti tubuh Haku.

Hal yang tidak bisa di percaya lagi adalah saat mereka melihat lubang di dada kiri Kunoichi itu mulai menutup dan menghilang dengan cepat.

Luka akibat serangan telak chidori tersebut telah menutup tanpa celah walau masih terdapat bekas, hal itu jelas disebabkan oleh chakra kyuubi yang disalurkan oleh rubah berukuran serigala itu.

Semua luka berat maupun ringan akibat pertarungan siang hari ini telah sembuh bahkan sampai ke oragan dalamnya.

Kakashi juga menatap kaget dan kagum akan daya regenerasi yang sangat cepat milik Kyuubi, ia memang pernah melihat sosok Kyuubi dalam tubuh Kurama saat ia sedang menjemput Naruto untuk menyuruhnya menghadap Hokage-Sama.

Aura chakra Futon dan Suiton saling melebur menjadi satu, ditambah chakra merah Kyuubi sehingga ketiga chakra tersebut menyelimuti tubuh Haku.

Udara yang awalnya hanya bersuhu dingin sekarang tercipta aura angin di sekitar mereka bertiga(Naruto, Zabuza, Haku) dan seekor rubah itu. Angin berwarna orange keputihan.

Akibat aura angin yang berputar kencang itu membuat mereka yang lain terpaksa melangkah mundur. Sasuke semakin penasaran dengan sosok rubah 'orange' itu. Sejak awal ia menatap menyelidik setiap perbuatan rubah Kurama itu.

'Rubah apa itu? Rubah itu mengeluarkan chakra merah seperti saat dobe marah tadi. Jika memang chakra merah itu milik Kyuubi berarti rubah itu…' pikir Sasuke menganalisa semua yang terjadi tetapi ia masih bingung.

'…Kyuubi!' mata Sasuke membelalak kaget akan jalan pikirannya itu. Ia tak percaya kalau Kyuubi, monster yang telah menyerang desanya dahulu sekarang ada didepannya dengan wujud seekor rubah.

Wush…

TO BE CONTINUE

Upaya penyelamatan Haku telah dilakukan, apakah Haku akan selamat? Bagaimana tanggapan Haku setelah mengetahui kalau Zabuza mengorbankan nyawanya untuk nya? Bagaiman reaksi team 7 dalam menerima Haku? Nantikan di chapter depan !

~`0X0X0X0X0X0X0X0`~

Naruto : The Legends of Shinobi © Dark Yokou CLAN

Mohon Review nya !

Istilah istilah :

"Kuchiyose No Jutsu: Kurama (Summoning Technique: Kurama)!"

"Fuuton: Hariken-Haa No Jutsu (Wind Release: Hurricane Wave)!" : jurus berupa tekanan angin yang kuat, cocok untuk penggabungan dengan tehnik elemen api.

"Katon: Gokakyuu No Jutsu (Fire release: Fireball Technique)!" : jurus yang berupa bola api raksasa yang di keluarkan dari mulut.

"Suiton: Suiryuuben No Jutsu (Water Release: Water Whip Technique)!" : teknik shinobi dalam membentuk sebuah cambuk air sepanjang sekitar 2 m.


AN: Maaf kalau ada kata atau hal yang tidak berkenan dalam penulisan fic saya. Harap dimaklulmkan karena saya juga manusia, hehe :) dan saya sekali lagi minta maaf karena saya harus kembali HIATUS sampai akhir bulan agustus ini, besok awal September saya akan mengupdate kelanjutan chapter saya,..

Seperti halnya kemarin, jika ada hal/kejadian di fic saya yang anda ketahui. Silahkan tulis PM padaku, insyaallah saya jawab sebisa saya, arigatou !

Selamat hari Raya Idul Fitri minna! Saya, Dark Youko CLAN mengucapkan Minal A'idzin Wal'faidzin mohon maaf lahir dan batin :)

Sampai ketemu bulan depan, Jaa ne!