Annyeong….

Uri-neun…Lian Cul Ah dan Park Soo Hoon ^^

Kembali membawa FF baru, FF ini terinspirasi dari Drama Korea Yaoi berjudul "Life Is Beautiful" , akan ada beberapa bagian yang berbeda dengan drama aslinya karena drama tersebut cukup panjang, jadi kami mengambil beberapa bagian yang memang penting.

Cast : Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Victoria

Sunny

Other SUPER JUNIOR member

Mr & Mrs Cho

Mr & Mrs Lee

Lee Sungjin

Rated : M *marture Content

Genre : Hurt , Drama, & Romantic

Desclaimer : Kyuhyun dan Sungmin milik diri mereka sendiri, orang tua mereka, dan Tuhan

Summary : Ini bukan tentang salah atau benar, dosa atau bukan, tapi inilah Cinta kami.

WARNING : TYPO(S) / YAOI / BL

Junjung (?) Asas per- FF'an : NO COPY, NO BASH, DON'T LIKE DON'T READ

HAPPY READ ^_^

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Sejak saat itu saat dimana mereka telah memperoleh restu, mereka menjadi dua orang yang paling bahagia didunia ini. perjuangan yang mereka lakukan membuahkan hasil yang luar biasa. paling tidak mulai sekarang terlihat masa depan mereka yang cerah. Satu persatu mulai terjawab bagaimana seharusnya akhir dari cinta mereka selama ini. lima tahun bukan waktu yang sedikit untuk memperjuangkan cinta yang dianggap tabu oleh sebagian orang. menjalani sebuah cinta seperti Kyuhyun dan Sungmin bukanlah suatu takdir yang memang berlaku untuk mereka, kisah mereka adalah suatu pilihan hidup mereka sendiri dan mereka pula yang menentukan. Sekali lagi gay bukanlah sebuah takdir Tuhan tetapi gay adalah sebuah pilihan. Pilihan akan kenyamanan dan rasa mencintai dan dicintai.

Setelah mendapat restu dari kedua orang tua mereka, kini Kyuhyun dan Sungmin harus sedikit memberanikan diri untuk mengatakan yang sejujurnya kepada pihak management yang menaungi mereka. sebenarnya Kyuhyun tidak takut sama sekali hanya saja Kyuhyun tidak ingin hyung-hyungnya di Super Junior ikut menanggung masalah yang menimpanya. Bukan perkara yang mudah ketika harus mengakui sebuah rahasia yang mereka tutupi selama lima tahun ini. namun inilah saatnya Kyuhyun dan Sungmin harus bersikap jujur kepada management agar apapun nantinya yang terjadi kedepan mereka mampu mengatisipasinya. Kini mereka berada didalam suatu perusahaan yang memang besar dimana tempat mereka bernaung menjadi seorang artis. Tampak kemewahan terpancar dari sebuah perusahaan management tersebut. SM adalah salah satu perusahaan magament terbesar di Korea Selatan. Banyak lika-liku yang terjadi didalamnya termasuk bagaimana sejarah dari para artisnya. Sebagai suatu perusahaan yang besar dan bunafit SM menjadi suatu perusahaan yang memiliki perkembangan yang sangat pesat.

"Apa kau siap Chagy?"Tanya Kyuhyun pada Sungmin yang tengah berdiri disampingnya dalam sebuah Lift.

"Asalkan bersamamu aku siap untuk apapun"jawab Sungmin mantap meskipun tidak bisa dipungkiri terdapat nada getir didalamnya.

Saat ini mereka sedang berada didalam lift menuju ruangan petinggi SM. Sudah mereka putuskan untuk mengungkap semuanya agar tidak ada yang dirugikan sama sekali. Tampak bagaimana keduanya berusaha menyembunyikan kegugupan masing-masing. Bukan mereka takut untuk setiap resiko yang mereka terima setelah pemberitahuan ini hanya saja mereka belum siap jika orang lain yang merasa tersakiti atau mungkin menerima dampak yang merugikan orang-orang terdekat dari Kyuhyun dan Sungmin. Tidak membutuhkan waktu lama mereka untuk sampai diruangan petinggi SM yang menjadikan mereka layaknya seorang anak tiri beberapa tahun terakhir ini.

Tok..

Tok..

Tok..

Kyuhyun mengetuk pintu yang ada dihadapannya sangat pelan.

"Masuk saja"kata seseorang didalam ruangan tersebut.

"Annyeonghaseo sajangnim"sapa Kyuhyun dan Sungmin secara bersamaan.

"Ohh kalian masuklah..ada apa?"Tanya Petinggi SM atau lebih dikenal dengan Kim Young Min. CEO baru yang yang memiliki suatu kebijakan yang sedikit melenceng dan sulit untuk diterima oleh nalar manusia. CEO yang terkenal urakan ini menatap dingin kearah artisnya. Tatapan tak suka mengingat dua orang didepannya adalah salah satu bagian dari group Super Junior.

"Ada yang ingin kami bicarakan"Kata Kyuhyun

"Katakanlah"

.

.

.

.

.

Bukan perkara yang mudah jika sudah menyangkut sebuah popularitas. Sebenarnya Kyuhyun tidak peduli akan semua itu namun banyak hal yang harus ia jaga selain dirinya dan juga Sungmin. Pertemuannya dengan CEO Kim menyadarkan bagaimana Kyuhyun harus lebih berhati-hati dengan seseorang bermulut tajam seperti Kim sajangnim. Tapi bukankah Kyuhyun juga terkenal sebagai arti dengan mulut yang tajam? Karena ketajaman itulah secara perlahan Kyuhyun mampu merontokan dinding yang terkenal urakan itu dari CEO Kim. Setelah bertemu dengan petinggi SM kini Kyuhyun dan Sungmin menuju ke tempat selanjutnya yaitu rumah Sungmin. Hari ini mereka telah berjanji untuk mengunjungi orang tua Sungmin disamping itu karena memang hari ini mereka berdua tidak ada jadwal sama sekali mereka ingin menyeleseikan segalanya untuk menuju sebuah masa depan yang cerah.

"Kalian datang.."sapa nyonya Lee setelah membuka pintu untuk putranya

"Nde eomma.."

"Masuklah..appa sudah menunggu kalian"

"Annyeonghaseo abonim"

"Ohh Kyuhyun ah..duduklah"

"Nde abonim..ghamsahamnida"

"Jadi apa yang ingin kalian bicarakan?"

"Aku dan Sungmin ingin meminta restu kalian berdua"

"Bukankah kami merestui kalian?"

"Kami ingin menikah"

"Mwo?"

"Kami sudah memutuskan untuk menikah"

"Lalu bagaimana dengan ibumu?"

"Kami sudah mendapatkan restunya Abonim"

"Benarkah?"

"Nde abonim akhir minggu ini aku akan membawa kedua orang tuaku untuk menemui abonim dan omonim"

"Geure pertemukan kami secepatnya."

"Terima kasih Abonim..terima kasih banyak"

.

.

.

.

.

.

.

.

Malam yang dingin namun tidak menghilangkan kesan indah dan romantis bagi sepasang sejoli yang tengah merengkuh kebahagian kekal yang abadi. Ditemani dengan bintang dan cahaya bulan yang sedikit memancar kedua sejoli ini menikmati sebuah pesta kecil untuk merayakan keberhasilannya dalam memperjuangkan kisah cinta mereka. dengan Sungmin yang tengah berada diatas pangkuan Kyuhyun sambil memegang gelas yang berisi wine, mereka berdua menyesap perlahan minuman yang menjadi favorit mereka ini.

"Kyu.."kata Sungmin memulai suatu pembicaraan

"Sedikit lagi Min..sedikit lagi kita akan mendapatkan kebahagiaan itu"kata Kyuhyun sambil meletakkan gelas wine disamping tempatnya duduk lalu perlahan menyusupkan kepalanya dalam dada Sungmin.

"Aku hampir tak percaya dengan apa yang kau katakan tadi pada Kim sajangnim"kata Sungmin sambil memainkan rambut ikal milik Sungmin

"Entah dari mana kekuatan itu muncul begitu saja"

"Mungkin karena cinta kita Kyu"

"Aku rasa begitu"

#FLASH BACK ON

Tok..

Tok..

Tok..

Kyuhyun mengetuk pintu yang ada dihadapannya sangat pelan.

"Masuk saja"kata seseorang didalam ruangan tersebut.

"Annyeonghaseo sajangnim"sapa Kyuhyun dan Sungmin secara bersamaan.

"Ohh kalian masuklah..ada apa?"Tanya Petinggi SM atau lebih dikenal dengan Kim Young Min.

"Ada yang ingin kami bicarakan"Kata Kyuhyun

"Katakanlah"

"Kami ingin menikah"kata Kyuhyun lantang

"Kami?"

"Nde aku dan Sungmin akan menikah"

"Jangan membuat lelucon saat karir kalian sangat bagus, jangan membuat Super Junior sang raja Kpop menjadi Super Junior sama seperti 7 tahun yang lalu"

"Apa kami terlihat bercanda?"kata Kyuhyun lagi. Sungmin hanya diam sambil menundukkan kepalanya.

"Kau pikir dunia ini milikmu hingga kau bisa berbuat sesukamu?"Kata Kim Youngmin murka

"Dan apa kau pikir kami ini milikmu? Apa kau pikir kami ini bonekamu yang harus menuruti segalanya yang kau inginkan?"Kata Kyuhyun sedikit menahan amarahnya.

"Kauuuu"

"Kartu matimu ada padaku..jadi apa kau tetap bersikeras dengan opinimu itu?"Tanya Kyuhyun dengan nada engancam

"Kauuu..lalu bagaimana dengan fansmu yang terlalu royal pada kalian itu?"

"maaf tuan Kim Young Min yang terhormat, mereka adalah fans kami yang pintar, mereka bisa memahami kami dalam segala hal.. aku rasa tidak akan mengubah cara pandang mereka tentang kami, masih banyak ELF yang mencintai kami daripada membenci kami"

"Kau melupakan satu hal Cho Kyuhyun yang pintar"

"Apa maksud anda?"

"Kau melupakan bahwa tidak semua ELF bisa menerima cinta kalian, dan satu lagi kau melupakan keberadaan para antis"

"Kyu.."kata Sungmin lirih. Kyuhyun hanya membalas dengan genggaman tangan yang begitu erat.

"Aku tidak melupakan itu, aku sudah sangat memikirkan itu.. untuk para antis aku tidak akan pernah peduli pada mereka, dan untuk ELF yang tidak menyukai kami itu hak mereka. apakah anda lupa kejadian dimana Sungmin dibash dan aku menyamar hingga aku mampu meredamnya? Aku sudah mempersiapkan segala hal untuk resiko yang aku terima tadi"

"Bagaimana dengan orang tua kalian?"

"Ketika kami berada disini itu berarti restu mereka ada ditangan kami"kata Sungmin memberanikan diri sambil menggenggam erat tangan Kyuhyun.

"Chagy"kata Kyuhyun lirih sambil memandang Sungmin.

"Jadi apa jawabanmu tuan Kim? Jika kau ingin menanyakan pendapat para member mereka menyetujuinya, begitupun orang tua kami, untuk ELF apa anda tidak tahu bahwa shipper kami begitu banyak?"kata Sungmin sekali lagi

"Semoga kalian tidak merusak semua yang ada. Jika sudah selesei silahkan kalian keluar"kata Kim Young Min sinis lalu mulai lagi menonton beberapa video trainee peremperuan terbaru.

Meskipun dengan nada yang begitu sini, terpancar jelas bahwa pimpinan SM itu memberikan restunya untuk hubungan Kyuhyun dan Sungmin kedepan.

#FLASH BACK OFF

"Tapi apa kartu mati yang kau miliki Kyu?"

"Molla aku hanya asal saja"

"Lalu kenapa dia benar-benar takut?"

"Entahlah yang pasti bukankah itu keren kita bisa mengancamnya kapanpun kita mau chagy, bahkan ketika dia berbuat sesuatu yang merugikan Super junior kita bisa memakai kartu mati itu lagi"

"Kau ini.."

"Min..mana jatahku untuk hari ini?"

"Bukankah kemarin sudah kuberikan? Bahkan buttku masih sakit Kyu"

"Aku akan pelan chagy"

"Aku tidak yakin kau bisa pelan jika sudah berada diatasku"

"Chagyaaaa"

"Mwo?"

"Sekali saja ne?"

"Eummmm Kyuhhhhhh"Sungmin merintih ketika Kyuhyun memberikan sapuan lembut bibir tebalnya pada ceruk leher Sungmin yang putih.

Kecupan demi kecupan Kyuhyun berikan untuk Sungmin. Sapuan lembut bibir tebalnya mengukir sebuah karya indah tepat diceruk leher indah Sungmin. Sebuah karya yang menandakan bahwa Sungmin telah menjadi milik Kyuhyun sejak lima tahun yang lalu.

"Euugghh...Kyuhhh." Desah Sungmin tidak tahan menerima perlakuan Kyuhyun yang selalu membuatnya merasa terbang kelangit tujuh. Mendengar desahan Sungmin yang begiitu sexy segera Kyuhyun beralih pada bibir mungil berbentuk M. bibir mungil yang menjadi candu bagi Kyuhyun. Manis dan lembut itulah yang dirasakan Kyuhyun ketika ia menikmati mainannya kini

"EeUuhhhmm..." Desah Sungmin tertahan karena ciuman panas yang Kyuhyun berikan, saat ini Kyuhyun menghisap bibir bawah Sungmin, tangan kanan Kyuhyuh menekan tengkuk Sungmin untuk memperdalam ciuman mereka, sedangkan Sungmin menggalungkan tangannya dileher Kyuhyun.

Ciuman mereka berdua semakin panas, bahkan suhu dikamar mereka yang dingin karena AC tidak mengurangi keringat yang sukses meluncur dari tubuh telanjang dua insane yang tengah bahagia itu. Tubuh mereka berdua panas, sangat panas. Tangan kanan Kyuhyun pun tidak diam ,tangannya bermain pada nipple Sungmin yang sudah menegang sejak tadi. Dengan penuh nafsu Kyuhyun memilin, memijit, dan sesekali menarik nipple Sungmin.

"Euugghh...ahhh..Kyuhhh~~." Rancau Sungmin yang saat ini hanya bisa memejamkan mata dan mendesah menikmati perlakuan kekasihnya.

"Mendesahlah chagy aku suka desahanmu." Bisik Kyuhyun di telinga Sungmin.

"Be-beenarrr~kah Kyuhhhniee, kalauuu begiiiituuu buuuatlaahhh akuu mendesahhh teruss~." Ucap Sungmin terengah-engah. Kyuhyun yang mendengar permintaan kekasihnya itu mengeluarkan senyum evilnya yang sedikit err mengerikan.

"Uuggghhh...Kyuhhh...eeummhhh ahhh" desah Sungmin saat ini Kyuhyun sedang berjongkok menghadap junior Sungmin melakukan blowjob yang menjadi andalah Kyuhyun

"Katakan kalau kau ingin Ming~~."

"Kyuhhh jangan menggodakuuu"

Kyuhyun pun tersenyum lalu dimasukannya junior Sungmin ke dalam mulutnya, mengemut, mengigit kecil bahkan sesekali mencium aroma yang menguar dari kejantanan Sungmin. Sungmin yang menerima perlakuan Kyuhyun hanya bisa menjambak rambut Kyuhyun mengikuti tempo permainan Kyuhyun yang semakin lama semakin cepat.

"Aahhhh...aaahhhhh..yeeaahh Kyuhhh, fassterrrr..yeaaahHh. Euugghhh." Rancau Sungmin menikmati permainan Kyuhyun.

"aahhhh….Kyuhhh, aa-kkuuuuhh maauuuu keluaaarrr…Akkkhhh."

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Keributan sudah terjadi di pagi hari yang berseri ini. Nampak sang leader dengan tegas membangunkan para dongsaengnya. Suatu rutinitas tersendiri bagi sang leader yang terkenal bijaksana dan lembut pada saat-saat tertentu untuk membangunkan member lainnya yang sudah seperti dongsaengnya. Namun butuh waktu yang cukup lama untuk membangunkan sepasang sejoli yang baru saja merengkuh kenikmatan surgawi. Tetapi Leeteuk tetap bisa memahami bahwa mereka mungkin telah menemukan kebahagiaanya.

"Wookie ah bantu aku membuat sarapan untuk mereka"

"Nde hyung"

"Dan kau Hyukjae cepat bersihkan tubuhmu lalu setelah itu segeralah untuk sarapan"

"Nde Hyung" jawab Hyuk lalu bergegas menuju kamar mandi

Setelah itu Leeteuk beralih menuju kamar KyuMin untuk membangunkan kedua dongsaengnya ini.

"Jika dalam hitungan ketiga kalian tidak bangun maka akan aku dobrak pintu ini dan aku tidak akan-"

"Tidak akan apa ahjussi?"sahut Kyuhyun memotong perkataan Teuki yang tengah membangunkannya

"Tidak akan mendobrak pintunya"

"Kami sudah bangun sejak tadi pukul 6 hyung jadi tenang saja" kini Sungmin yang menjawab kemudian berlalu menuju ruang makan.

.

.

.

.

.

.

.

.

Setelah menikmati suasana makan pagi yang begitu bersahaja meskipun dengan menu sederhana, namun bagi semua member suasana seperti ini yang membuat mereka lebih memahami dan mengerti keadaan satu sama lainnya. Saat ini semua member tengah menikmati liburan mereka selama dua hari dengan menghabiskan waktu bersama di dorm.

"Ada yang ingin kami sampaikan hyungdeul"kata Kyuhyun memberanikan diri

"Ada apa Kyu"Teuki mulai bertanya

"Aku harap dengan keputusan yang kami ambil ini tidak akan merugikan kalian semua?"kata Kyuhyun lagi. Terbesit rasa ragu dalam setiap katanya

"kalau boleh kami tahu keputusan apa itu?"kini Yesung mulai mengambil alih

"Kami berdua memutuskan untuk menikah"

"Mwo?"mereka serempak kaget mendengar keputusan yang Kyuhyun bicarakan

"Kalian benar-benar akan melakukannya?"kini Donghae nampak tak percaya dengan apa yang didengarnya

"Apa kami terlihat main-main?"kata Kyuhyun

"Jika kalian tidak bisa menerima ini aku bisa memahaminya"raut muka Sungmin tak mampu lagi menyembunyikan kesedihannya.

"Minnn"Lirih Kyuhyun

"Aku rasa kalian telah dewasa sekarang..bahkan adik kecilku berani mengambil keputusan sebesar ini"sahut Leeteuk sang leader

"Hyung,,,"kata KyuMin bersamaan

"Bagaimana dengan kalian?"kini Teuki bertanya kepada member lainnya

"Kebahagiann mereka kebahagiaanku hyung"kata Eunhyuk

"Cinta mereka kebahagiannku" kata Shindong

"Jika kedua adikku bahagia maka aku menikmatinya" Kangin berujar

"Mungkin akan terlihat sulit nantinya tapi jika kalian bahagia maka aku juga akan menerimanya"kata Yesung nampak raut kesedihan terukir diwajah tampannya meski samar terlihat

"Bagaimana denganmu Donghae, Wookie?"Tanya Teuki pada keduanya

"Tentu saja kami setuju"jawab mereka bersamaan

"Siwonnie?"Tanya Teuki

"Bahkan jika kau memintanyapun akan aku lakukan hyung, aku mampu mengambil resiko dan mencari kebahagiaan sama seperti mereka"jawab siwon

"Ehemmm"semua member berdehem ria mendengar jawaban Siwon

"Aishhh kenapa kau mabuk saat pagi hari Wonnie, bukankah kau tidak pernah minum! baiklah karena tidak ada yang keberatan maka kami mendukung keputusan yang kalian ambil"kata Teuki. Terlihat jelas bagaimana tingkah Teuki yang sedikit berubah karena jawaban Siwon.

"Terima kasih Hyungdeul terima kasih"jawab KyuMin bersamaan sambil membungkukan badang tanda hormat bagi member lainnya.

.

.

.

.

.

.

.

.

Hari ini hari dimana mereka melangsungkan pernikahan. Bukan pesta yang mewah, karena itu mereka hanya mengundang keluarga dan member namun tidak semua member hadir dalam pernikahan mereka. Hanya Teuki dan Heechul yang tidak bisa menghadiri acara sacral tersebut. Bahkan Hanggen yang telah lama tidak bertemu menyempatkan hadir dalam penikahan tersebut. Dengan Tuxedo putih itu mereka menyusuri jalan beralaskan karpet warna merah, mereka memasuki ruangan dengan nuansa romantis di sebuah gereja yang terletak ditengah-tengah kota Amsterdam. Dengan lantunan denting-denting piano mereka melangkah selangkah demi selangkah, semua undangan tersenyum begitu pula dengan mereka. tangisan bahagia menghantarkan mereka menuju sebuah kebahagiaan yang kekal abadi selamanya.

"Apakah Kau Cho Kyuhyun bersedia menerima Lee Sungmin menjadi pasangan hidupmu dalam suka dan duka selama akhir hayat hidupmu?"Tanya sang pendeta

"Saya bersedia"jawab Kyuhyun mantap

"Dan kau Lee Sungmin apakah kau menerima Cho Kyuhyun menjadi pasangan hidupmu dalam suka dan duka sampai maut memisahkan kalian?"

"Saya bersedia"jawab Sungmin

"Apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan tidak dapat dipisahkan oleh manusia"kata sang pendeta seraya memberkati kedua pengantin

.

.

.

.

.

.

.

.

Saat ini mereka semua tengah menikmati sebuah jamuan makan malam untuk merayakan pernikahan Kyuhyun dan Sungmin. Tawa canda menghiasi setiap jamuan tersebut. Di selimuti bintang dan bulan yang menjadi hiasan mereka, keluarga besar tersebut menikmati kebahagian yang sejati. Kebahagiaan yang anak-anak mereka inginkan.

"aku pikir kau tidak akan pernah dewasa Kyu..aku pikir kau hanya akan berkutat dengan game bodohmu itu"kata Ahra kakak Kyuhyun membuka pembicaraan

"Dan aku pikir kau tidak akan datang nonna"jawa Kyuhyun

"Mana mungkin aku tidak datang ketika adik kecilku mengakhiri masa lajangnya"kata Ahra dengan senyum manisnya

"Aku menjadi dewasa karena Sungminku"kata Kyuhyun lalu menggegam erat tangan Sungmin yang berada diatas meja.

"Aishhh berhenti bermesraan jangan membuat kami iri"celetuk Eunhyuk yang diikuti tawa dari semua orang yang ada dalam jamuan makan tersebut.

"Terima kasih hyung kalian bersedia hadir disini"kata Kyuhyun menatap para hyung yang berada tepat dihadapannya.

"Sayang Teuky hyung dan Heechul hyung tak ada disini"kata Sungmin lirih

"Yang terpenting dia tahu bahagaimana kebahagiaan kalian Sungmin ah"jawab Shindong

"Aku tahu itu…dan kau Hankyung hyung terima kasih sudah menyempatkan hadir dipernikahanku"kata Sungmin lalu menatap Hanggeng, hyung yang sudah dua tahun ini tidak ditemuinya. Karena hanggeng tengah berada di Jerman untuk menghadiri acara penghargaan maka Kyuhyun memintanya untuk hadir dalam pernikahannya.

"Baikklahh mari kita rayakan hari ini..merayakan kebahagiaan uri dongsaeng kita..mari bersulang"ajak Kangin lalu mengangkat gelas berisi wine dan bersulang bersama.

"Aku harap kalian bisa saling mencintai dan menjaga sampai tua"ujar tuan Cho setelah meneguk wine miliknya.

"Jika kau tidak ingin bernyanyi lagi kau bisa mengambil alih perusahaan Sungmin ah"kata tuan Lee

"Nde appa…aku mengerti"jawab Sungmin

"Chukkae Minnieyaaa"kata Ahra senang

"Yak hanya aku yang memanggilnya seperti itu nonna"ujar Kyuhyun ketus

"Cho Kyuhyun berhenti bersikap kekanakan"kata nyonya Cho

.

.

.

.

Setiap luka,duka dan kecewa akan berakhir sempurna dengan sebuah kata yang disebut kebahagiaan. Cinta mereka yang sulit dan rumit kini telah menemui sebuah ujung yang cerah yang menjadikan keduanya sebagai dua orang yang berbahagia. Seberapapun kita berusaha jika restu dan cinta tidak dapat kita raih maka kebahagiaan itu hanya semu di dalam hidup kita.

.

.

.

.

.

Epilog…..

"Hikz..hikz..hikiz…appa…"tangis seorang anak kecil pecah ketika memasuki sebuah kamar yang terlihat mewah. Sebuah kamar besar bernuansakan pink dan biru yang mampu berkolaborasi dengan indah.

"Wae chagy?"Tanya seseorang yang dipanggil appa oleh bocah cilik itu.

"Hikz..hikzz appa?"bocah kecil itu masih saja menangis tanpa menjawab pertanyaan dari sang appa yang masih bingung dengan tingkah putri kecilnya itu.

"Cha..sekarang berhenti menangis dan ceritakan kepada appa kenapa kau menangis?"Tanya sang appa sambil menggendong putri kecilnya menuju ranjang besarnya.

"Kyu…yak kenapa kau menangis chagy?"siapa yang membuatmu menangis?"Tanya Sungmin lalu mendekat kearah bocah kecil itu yang kini berada pada gendongan suaminya - Kyuhyun -seseorang yang sedari tadi dipanggil appa oleh bocah kecil itu.

"Mollayo aku baru saja ingin menanyakannya..lalu kau muncul dan mengagetkan kami"kata Kyuhyun..

"Ada apa Cho hanna?siapa yang berani mengganggu hanna kami?"Tanya Sungmin lembut

"Hikz hikz appa mereka menghinaku?"isak Cho hanna putri semata wayang mereka. sejak satu tahun yang lalu setelah mereka mengikat janji suci disebuah gereja mereka memutuskan untuk mengadopsi seorang anak. Mereka berdua sadar akan kodrat mereka bahwa sampai kapanpun mereka tidak akan pernah memiliki seorang anak dari darah mereka sendiri. terlalu naïf untuk mengelak sebuah kenyataan bahwa mereka berdua sama-sama namja dan tidak mungkin untuk melahirkan seorang anak. Hingga akhirnya Kyuhyun dan Sungmin mengenal Seol hanna seorang bocah kecil yang telah menjadi seorang yatim piatu sejak umurnya 3tahun. Dengan keadaan yang mengenaskan itu Kyuhyun dan Sungmin mengambil suatu keputusan untuk mengadopsi Hanna dan mengganti marganya menjadi marga Cho.

"Menghina?"Tanya Kyuhyun sedikit bingung

"Bagaimana mereka menghinamu? Siapa mereka?"Tanya Sungmin sedikit kesal

"Teman-teman sekolahku…. hikz… bilang..hikz..kenapa aku mempunyai 2 appa? Bahkan aku sama sekali tidak mempunyai eomma hueeee Kyu appa Min appa kenapa tak ada eomma sama sekali?"kata Hanna masih dengan isakannya

"eumm Hanna-yaa dengarkan appa..bukankah sangat menyenangkan punya dua appa? Bahkan temanmu hanya punya satu appa"kata Kyuhyun mencoba menenangkan putrinya

"Bahkan kau punya dua appa yang begitu menyayangimu dan memanjakanmu..kau tidak bangga punya appa seorang superstar seperti kami?"kata Sungmin mencoba menghibur putrinya.

"Ani..aku sangat bangga memiliki kalian appa..mulai sekarang aku tidak akan peduli lagi apa yang dikatakan mereka padaku..tapi bolehkah aku bertanya appa?"

"Apa chagy?"kata Sungmin

"Emm siapa salah satu dari kalian yang melahirkanku appa?"Tanya Hanna dengan imutnya

"Eumm itu eumm"kata Sungmin terbata tak mampu menjawab pertanyaan putrinya

"Wae Min appa?"

"Begini chagy..tidak ada diantara kami yang melahirkanmu..kau itu adalah bayi ajaib kami..kau malaikat kecil kami..suatu saat jika kau telah dewasa dan mengerti hal-hal yang terlihat aneh namun penuh kebahagiaan maka disaat itu juga appa akan menjelaskan semuanya padamu"kata Kyuhyun menjelaskan.

"Ajaib? Malaikat?"

"Nde Hanna adalah malaikat kami"kata Sungmin lalu memeluk Hanna dan Kyuhyun secara bersamaan.

.

.

.

.

F.I.N

Gyakakakakakakaka sequelnya aneh ya?

Memang…

Kita nulis ini juga ngawur…

Semoga kalian suka ya..

Terimakasih sudah bersedia membaca ff ini ^^

HAPPY KYUMIN DAY...