Zetsu putih sedang menyiram tanaman plastik di kamarnya, sedangkan Zetsu hitam sedang membaca buku dalam rangka mempersiapkan diri untuk cerdas cermat episode ini. Keduanya begitu fokus akan kegiatan masing-masing sehingga tidak mendengar suara ketukan pintu, jadinya yang mengetuk pintu pun, yakni seorang kru, memutuskan untuk main masuk ke kamar saja.
"Zetsu, sudah mau mulai syuting, nih!" panggil kru.
Tidak ada respon.
"Zetsu!" panggil kru lagi.
Masih tidak ada jawaban.
Kru itu hilang kesabaran dan segera melempar bakiak ke Zetsu. Yang kena lempar pun akhirnya menoleh pada kru tersebut.
"Apaan, sih?!" tanya Zetsu putih sewot karena kena semprot air.
"Daritadi gue manggil elo, Zetsu!"
"Iya kami denger, tapi kami gak tahu lo manggil Zetsu yang mana!" kata Zetsu hitam. "Kalau gue nengok, ternyata malah elu manggil si Putih, kan gue malu!"
Zetsu putih mengangguk. "Begitu juga sebaliknya!"
Kru menghela nafas kesal. "Ya pokoknya, anggota Akatsuki bernama Zetsu, yang mana pun itu, udah disuruh stand by di panggung!" Lalu kru itu pun keluar dari kamar dan membanting pintu karena sebal.
Sepeninggal kru, Zetsu putih bingung. "Memangnya malam ini giliran kita?"
Zetsu hitam mengangguk. "Iya, elo gak liat daritadi gue lagi belajar?"
"Daritadi gue nyirem tanaman, gak perhatiin," jawab Zetsu putih cuek. "Gue belom belajar nih, jadi elo aja ya yang ikut Are You Smarter, males juga gue lagian."
"Ya udah, elo bobok imut aja, biar gue yang ikutan syuting malem ini," kata Zetsu hitam. Zetsu putih mengangguk.
Lalu Zetsu hitam dan Zetsu putih berjalan keluar kamar menuju panggung bersama-sama.
...
...
Ya iyalah, kan, mereka ada di tubuh yang sama. Gimana, sih.
.
.
Disclaimer: Naruto milik Masashi Kishimoto, setiap fandom disebut di fanfict ini dan program Are You Smarter adalah milik penciptanya masing-masing, author tidak mengambil keuntungan.
Warning: sangat OOC. Jangan lupa baca author's note untuk mengirim soal dan pemberitahuan lainnya.
.
Are You Smarter Than Akatsuki?
Chapter 10: Berdua VS Banyak
by Fei Mei
.
.
Sambil berjalan menuju atas panggung, Zetsu sekalian sahur. Tidak peduli mendapat sangat banyak tatapan aneh dari setiap orang yang ia lewati, Zetsu tetap menangkap lalat dan nyamuk yang ada di dekatnya menggunakan Flytrap-nya. Tidak akan kenyang, sih, lumayan buat cemilan, pikir Zetsu.
Karena sudah menonton dari episode satu, Zetsu sudah tahu apa yang harus ia lakukan. Iyalah, cuman dateng ke panggung lalu berdiri di belakang podium aja masa gak tahu? Memangnya dia Pein? Huh.
Tapi ... nyatanya, Zetsu tidak segera ke podium bertuliskan 'ZETSU' saat dia sudah dipanggung.
"Zetsu, kok bengong? Udah sana ke podium, udah mau mulai!" suruh seorang kru.
"Gue bingung aja, itu podiumnya buat gue atau si Putih?" tanya Zetsu hitam.
" ... bukannya sama-sama Zetsu?" tanya kru yang lain.
"Beda, lah!" sahut Zetsu putih.
"Gini, deh, kalau kita pisahin podiumnya, jadi ada podium untuk Zetsu hitam, lalu ada podium untuk Zetsu putih juga, emangnya kalian bisa berdiri di podium masing-masing?" tanya kru yang pertama.
"Enggak," jawab kedua Zetsu enteng.
"YAUDAH SAMA AJA KAN UDAH SANA!" bentak para kru.
"Cih, ngomong baik-baik, kan, bisa ... " dengus Zetsu hitam sambil berjalan ke podium.
"Gapapa, biarin aja, kalau mereka begitu terus, yang batal puasanya kan mereka," kata Zetsu putih. Zetsu hitam tinggal angguk-angguk saja.
Kini Zetsu sudah berdiri di podium di samping podium lawan. Lawan Akatsuki kali ini seorang pemuda berkacamata hitam. Entah, mungkin pemuda satu itu adalah selebriti yang harus pakai kacamata hitam kemana-mana agar tidak kenali, atau mungkin ia pakai kacamata tersebut karena matanya jelek sehingga malu untuk diperlihatkan, atau mungkin juga hanya karena sedang sakit mata.
"Selamat datang! Halo, halo, halooo~~" sapa pembawa acara tengah malam ini. Eh, bukannya itu Tobi?
"Tobi? Kamu ngapain?" tanya Zetsu putih bingung.
"Tobi jadi pembawa acara malam ini, hehehe~" kata Tobi sok imut. "Kakuzu bilang untuk malam ini gak ada dananya, tapi de syow mastil go on!" ... barusan itu maksudnya 'the show must still go on' ya? "Ehem, jadi malam ini akan ada Zetsu lawan Shino! Tanpa banyak cincong, yuk cin, kita mulai aja!"
... Tobi ... sejak diajarin Kakashi tentang asamnya lemon, jadi kayak gitu, ya?
"Pertanyaan pertama! Ada sungai, tak ada air. Ada rumah, tak ada orang. Ada pohon, tak ada buah. Apakah itu?" kata Tobi membacakan soal.
Zetsu hitam menyengir dalam hati. Ia sudah menduga pertanyaannya akan semacam ini, mengingat sudah banyak teka-teki aneh di episode-episode kemarin. Makanya dari pagi Zetsu hitam sudah sibuk membaca buku berisi teka-teki!
"Peta, jawabannya peta." ...Yang jawab pertama malah Shino.
'EHHH?! Kok dia duluan' Zetsu hitam kaget dalam hati.
'Elu sih, kebanyakan nyengir!' kata Zetsu putih.
'ELO GAK BANTUIN YE,' erang Zetsu hitam.
"Jawabanku juga peta," jawab Zetsu hitam akhirnya.
"Eits! Gak boleh nyontek loh, Zetsuuu~" ujar Tobi.
"Ap—apa? Tapi emang tadi aku mau jawabnya itu!" sahut Zetsu hitam.
"Gak boleeee~~" kata Tobi lagi.
"Yaudah!" sahut Zetsu putih. "Kalau gitu kita jawabnya map! Tuh!"
Tobi mengangguk. "Jawaban yang benar adalah Peta! Bukan map, ya! Hihihihi~. Lanjut, nomor dua. Tukang apa yang kalau kita panggil dia nengok ke atas?"
"Tukang gali sumur!" sahut Zetsu hitam cepat. Iya, dia gak mau sampai keduluan Shino lagi.
"Bukan!" sahut Zetsu putih kemudian. "Yang bener tuh, tukang gali kubur!"
"Sumur!"
"Kubur!"
"Ayo suit!"
"Ayo!"
Mereka pun suit. Zetsu putih mengeluarkan gunting, Zetsu hitam gunting juga. Kedua kali, Zetsu hitam mengeluarkan batu, ternyata Zetsu putih keluarin batu juga. Begitu terus.
Tobi menghela. "Kalian kelamaan, deh, udahlah, jawaban kalian yang kukunci yang pertama aja, tukang gali sumur itu, ya! Shino mau jawab apa?"
"Hasil votingku adalah tukang gali kubur," jawab Shino kalem.
Kedua Zetsu menyerngit. "Voting sama siapa?" tanya mereka bersamaan.
"Para serangga dalam tubuhku," jawab Shino.
"OOOOHH, pantesan!" kata Zetsu putih. "Daritadi gue ngiler sendirian, ternyata emang ada banyak cemilan dalam tubuh lu!"
"Ih gila gue jadi laper juga," kata Zetsu hitam. "Jadi pengen ngelahap elo."
...
...
Oke itu ambigu.
Tobi berdeham. "Jawaban yang benar adalah jawaban Shino, tukang gali kubur!"
"Tuh kan!" erang Zetsu putih.
"Yaudah sih!" balas Zetsu hitam.
"Selanjutnya," kata Tobi, "Seandainya Akamaru tewas, apa yang akan dilakukan Kiba?"
"UAPA? AKAMARU TEWAS?!" Itu suara Kiba histeris di bangku penonton. "JADI ANJING PUTIH INI APAAN? HANTUNYA?!"
"K-Kiba-kun, itu hanya p-pengandaian," cicit Hinata di sampingnya.
"UAPA? AKAMARU DIGADAIKAN?!" tanya Kiba histeris lagi.
"Pengandaian, woi, bukan penggadaian!" kata Rock Lee.
"UAPA? AKAMARU DIGANDAKAN?!" tanya Kiba, histeris, lagi.
Akamaru, sang anjing putih yang unyu cetar membahana, hanya bisa sweatdrop melihat tingkah majikannya.
Shino menghela. "Jawabannya, Kiba akan histeris."
"Kalau aku, si Kiba akan sedih," jawab Zetsu hitam.
"Kalau aku—"
"Diam, Putih," kata Zetsu hitam memotong perkataan Zetsu putih. Si Putih pun langsung tutup mulut.
"Jawaban yang benar adalah ... Kiba akan mengubur Akamaru sambil menangis! Kedua peserta salah!"
Zetsu putih mengerang kesal. "Ih, tadi kan gue mau jawab itu! Elo sih!"
"Diem, Putih," desis Zetsu hitam. Hm, aneh, bukannya daritadi mereka hanya makan lalat dan nyamuk? Apa jangan-jangan Manda tidak sengaja ikut tertelan?
"Pertanyaan berikutnya," ujar Tobi. "Jika Neji cinta mati pada Hinata, bahkan mengalahkan cintanya pada Tenten, bagaimana reaksi Hinata dan Tenten?"
...
...
"GOSIP BARU, GUYS! NEJI TERNYATA MASUK KELOMPOK PERSATUAN ADIK-COMPLEX!" sahut Rock Lee yang langsung dilempar bakiak oleh Neji dan Itachi bersamaan.
"... adik-complex?" gumam Sakura pelan.
"Ituuu, Itachi kan brother-complex, Neji sister-complex. Sasuke dan Hinata sama-sama adik, kan, statusnya? Jadinya adik-complex, deh!" jelas Rock Lee sambil balikin bakiak Neji dan Itachi.
Dasar gaje.
Shino berdeham. "Hinata ... mungkin akan biasa saja, dia kan, inosen. Kalau Tenten, pasti cemburu, tapi dia gak akan tunjukin."
Zetsu hitam galau parah. Pasalnya, pertanyaan ini dan pertanyaan sebelumnya itu sangat menguntungkan Shino. Iyalah, Kiba dan Hinata itu anggota kelompoknya Shino, jadi setidaknya Shino-Shina-Shini itu pasti lebih tahu jawabannya. Pengen ikutin jawaban Shino, tapi nanti Tobi pasti bilang gak boleh nyontek. Huh.
"Pasti jadi galau!" sembur Zetsu putih tiba-tiba. Zetsu hitam keselek.
"Ap—bukan!" sahut Zetsu hitam. "Diam, Putih!"
"Daritadi jawabanmu salah, Hitam!"
"Tapi tadi kamu yang nyuruh aku untuk ikut lombanya, Putih!"
"Tapi kamu payah, Hitam!"
"CIEEE pakainya aku-kamu, CIEEEE~~" goda Tobi.
"DIAM, TOBI!" sahut Zetsu hitam dan Zetsu putih bersamaan. CIEEE KOMPAK CIEEE~~
"Jangan galak-galak dong!" sahut Tobi sewot seketika. "Karena Zetsu jahat terhadap Tobi si Anak Baik, maka jawaban yang benar adalah jawabannya Shino!"
"Kok pilih kasih, sih?" tanya Zetsu hitam.
"Biarin!" kata Tobi, masih ngambek. "Pertanyaan berikutnya. Naruto sudah ketahuan selingkuh dengan Luffy dan Hinata. Sasuke sudah ketahuan selingkuh dengan Ace. Kalau mereka berdua tahu Ace dan Luffy itu pacaran, apa reaksi mereka?"
"Ace bukannya adik-kakak dengan Luffy?" tanya Shino bingung.
"Jadi Ace itu brother complex?" tanya Zetsu hitam.
"Berarti Ace gabung dengan Persatuan Adik-Complex?" tanya Zetsu putih.
"Jangan salah fokus, plis," ujar Tobi.
"Omong-omong, di bangku penonton kok gak ada yang ribut, sih?" tanya Pein.
"Iya, biasanya pertanyaan sensitif macam ini banyak yang respon," ujar Konan.
"Karena nama-nama yang disebut tidak ada yang bereaksi, jadi kami memutuskan bahwa reaksi mereka biasa saja," jawab shino.
"Kami?" tanya Zetsu hitam.
"Iya, aku dan para serangga dalamku," ujar Shino kalem.
"Oh iya, lupa," kata Zetsu putih.
"Hm, jawabanku ... reaksi mereka tetep kalem," jawab Zetsu hitam. Sebenarnya dia ingin jawab 'biasa saja', seperti Shino. Tapi nanti pasti disuruh ganti oleh Tobi gara-gara jawabannya sama persis.
Tobi mengangguk. "Jawaban yang benar adalah ... biasa aja, karena mereka berlima sudah saling tahu, dan fivesome itu seru!"
...
...
Fivesome?
"Fivesome itu apa?" tanya Tobi polos.
"Nanti aku ajarin," ujar Kakashi dari bangku penonton.
"Yay!" Tobi kegirangan. Astaga. "Pertanyaan terakhir! Konan mempunyai taman bunga. Jenisnya bermacam-macam. Di antara tanaman itu ada satu yang pintar. Siapakah dia?"
"ZETSU!" jawab Zetsu hitam dan Zetsu putih kompak dengan cepat.
"Hmm ... sama, deh, jawabanku juga Zetsu," jawab Shino kalem.
"Eits, gak boleh nyonteeeekk~" ujar Zetsu putih girang.
"Gapapa!" kata Tobi. "Shino itu anak baik, jadi sekali-kali nyontek gapapa!" kata Tobi lagi.
"Kok gitu, sih? Tadi gue nyontek ga boleh!" kata Zetsu hitam, tidak terima.
"Kan Zetsu bukan anak baik," kata Tobi enteng. "Betewe, jawaban yang benar adalah Zetsu!"
'Aku lapar,' kata Zetsu putih.
'Mau makan Tobi?' tanya Zetsu hitam.
'MAU!'
'Oke, habis ini.'
"Sekian episode malam ini! Daaah!" kata Tobi girang.
"Tobi! Kamu belum nentuin siapa yang menang!" sahut Kakuzu.
"Eh? Oh, iya. Tapi ... Tobi gak hitung siapa benar berapa... kayaknya Shino yang menang deh, dia kan anak baik seperti Tobi!" kata Tobi sok inosen. "Udah, ah, Tobi mau minta diajarin Kakashi tentang fivesome! Daaaah semuanyaa~"
Tobi pun beranjak dari panggung.
...
...
Ia tidak sadar sedang diikuti Zetsu yang kelaparan dari belakang.
.
.
BERSAMBUNG
.
.
A/N: Fei agak susah menggerakan Zetsu, mungkin karena di canon pun dia gak begitu disorot. Tapi semoga Zetsu di sini gak aneh gimana gitu walau iya tahu dia OOC.
Terimakasih untuk Hidan's Shinigami, Vira D Ace, Hyudate'8576 untuk soal-soalnya, terimakasih kepada laaaaa, vina rizki, Anni593 untuk reviewnya. Tolong beritahu kalau ada yang belum disebut.
Peserta berikutnya dari Akatsuki adalah Hidan. Pilih SATU untuk menjadi lawan Hidan: Sakura, Tenten, Kiba, Choji, Temari, Kankurou. KETENTUAN SOAL ADA DI CHAPTER 1.
Reviewnya kakak~
