Disclaimer : Masashi Kishimoto

Story by : agung satrio

Maaf atas keterlambatan kali ini, author minta maaf sebesar besarnya

Tanpa banyak bicara

Silahkan membaca

Cerita Sebelumnya

"sial kau bocah" gara sedikit shock karena benteng andalannya dapat di tembus

"jika kalian teruskan kalian akan kalah, temanku saja belum turun tangan, jika dia mengamuk entah apa yang terjadi" ucap naruto sambil menunjuk akari yang sedang duduk duduk melihat naruto beraksi.

"gara, lebih baik kita mundur dulu untuk kali ini, kekuatanmu masih di butuhkan di lain hari"ucap temari.

"baik, lain kali kita bertemu lagi, akan kubalas perlakuanmu tadi" ucap gara dengan suara berat khas nya.

"ya ya. Aku sering mendengar pekataan itu, sampai jumpa di final" ucap naruto melompat ke arah team nya

Phase 3

Tinju bertemu Tinju

Peserta yang lolos sudah berkumpul di menara yang berada di hutan kematian, Lumayan banyak peserta yang lolos dari tahap ke 2

"aku dengar kita akan 1 lawan 1 dengan peserta lain, bisa juga kita bertarung satu team" ucap serius menma.

"dari mana kau dengar itu menma-kun ?" tanggap sakura.

"ujian chuunin selalu seperti ini selama beberapa kali penyelenggaraan"balas menma

Tak jauh dari team 7 ada team 11 yang berdiri "begitu ya, menarik sekali kalau kita bisa bertarung satu sama lain" ucap naruto yang ingin menjajal kemampuan peserta lain.

"aku harap kau sampai final, naruto" ucap sinis sasuke tak jauh berdiri dari naruto.

"ya kuharap begitu, setidaknya aku tidak bergantung pada mata merah itu" sahut naruto tanpa melihat sasuke.

"tciih" sasuke berdecih tidak suka

"akari senju, orang seperti apa dia dan bagai mana kekuatannya, aku dengar senju bisa merivali uciha"pikir sasuke sambil melihat akari makan, entah diamana dia mengambil makanan itu.

"saya ucapkan selamat pada semua peserta yang lolos tahap ke dua, kita akan langsung memulai tahap ketiga bisa di bilang seleksi untuk ke tahap final" ucap minato yang berhenti sejenak.

"nama peserta yang akan bertanding akan muncul di layar besar, jadi perhatikan baik baik siapa lawan kalian" imbuh minato yang bersemangat.

Layar mulai mengacak nama nama peserta tiba tiba layar berhenti

"Rock lee melawan Akari Senju" ucap genma lantang

"Peserta harap turun ke arena" imbuh genma

"Yosh, aku akan melaju ke tahap selanjutnya, doakan aku guru guy" ucap lee yang bersemangat sambil mengacungkan jempol ke arah guru tercinta

"aku harap kau tidak kalah dari bocah hijau itu" ucap naruto kepada akari.

"kau lihat saja naruto-baka" ucap akari sambil melompat ke arena pertandingan.

"kedua peserta bersiap, Mulai!" ucap genma.

"ayo bertarung dengan bersungguh sungguh" ucap rock lee sambil memasang kuda kuda.

"dengan senang hati" ucap akari sambil tersenyum.

Di balkon tempat peserta berkumpul "menurutmu siapa yang akan menang kakashi sensei ?" ucap sakura.

"entahlah sakura, aku juga tidak begitu yakin, karna aku tidak tahu kemampuan mereka berdua, dan seperti apa akari senju itu" balas kakashi.

"tapi rock lee juga tidak bisa di anggap remeh, dia bisa menangkis tendangan si teme dengan 1 tangan" ucap menma ikut dalam pembicaraan.

"cih" sasuke tidak suka lagi.

Rock lee melesat ke arah akari dengan sangat cepat melakukan tendangan sapuan bawah tapi masih bisa di hindari akari dengan melompat ke belakang.

"gerakan yang bagus , jika dia melompat ke atas pasti akan berakhir dengan cepat" ucap kakashi

"kau cepat juga ya lee" ucap akari.

Tanpa menjawab lee langsung menyerang lagi dengan jurus andalannya

"Konoha senpu" ucap lee

Tendangan mengarah keperut bisa di block oleh akari yang sedikit terkejut akan kecepatan lee yang meningkat dari serangan awal, lalu lee menghilang di belakang akari

Tendangan ke arah lengan kanan akari yang mengenai telak, yang membuat ia terlempar menabrak dinding mengakibatkan asap mengepul.

"kau hebat lee, terus seperti itu kau bisa menang dengan mudah" teriak maito guy.

"Kau mempunyai murid yang berbakat dalam taijutsu, guy" ucap kakashi

"kau hebat juga lee, tapi seperti itu belum cukup untuk mengalahkanku" akari berdiri tegak, lengan bajunya robek tapi tidak mendapat luka sama sekali.

"o- orang ini, padahal ku tendang sekuat tenaga" ucap lee.

Tanpa berpikir 2 kali rock lee langsung menyerang dengan kekuatan penuh, meninju kepala akari tapi akari tidak tinggal diam.

"akan ku selesaikan dengan cepat, targetku adalah sasuke menma dan neeji" pikir lee

Boom

Dentuman kedua tinju beradu membuat asap kembali mengepul dan lee terlempar keluar asap

"a- apa yang terjadi" semua orang bertanya tanya.

Asap mulai memudar mulai terlihat akari berdiri tegak

"kau jangan tidur saja disana lee, tunjukan semangatmu yang tadi" ucap akari yang memanas manasi

"kau lihat itu kakashi sensei ? lengan akari membesar dan merah mengeluarkan asap, apa itu ?" tanya sakura kepada senseinya.

"aku juga pertama kali melihat hal seperti itu" tandas kakashi.

Lee kembali berdiri tegak, dia melepas pemberat kaki dan menjatuhkannya

BOOOM

Suara jatuh benda yang sangat berat membuat penonton tercengang

"apa tidak berat kakimu di bebani benda seperti itu lee? " ucap akari yang lengannya sedikit demi sedikit kembali seperti semula.

"aku tidak terlahir spesial, jadi kerja keras adalah hal yang bisa ku lakukan" ucap lee serius.

"guru, aku akan menggunakan teknik mu" lee meminta persetujuan.

Maito Guy memberi jempol tanda menyetujui permintaan muridnya.

Lee menyilangkan tangannya di depan dan berkata,

"gerbang pertama terbuka" ucap lee

Dan membuat lonjakan energi meningkat

"Gerbang kedua terbuka" ucap lee kembali

"Gerbang ketiga terbuka" teriak lee.

Kekuatan meluap luap di tunjukan oleh lee.

"kenapa kau mengajarkan jurus yang seperti itu di usia yang masih dini ?" tanya kakasih kepada guy.

"aku percaya padanya. Sambil tersenyum" guy menanggapi kakashi.

"ke- kenapa dia bisa sekuat itu kakashi sensei ?" sasuke kaget melihat rock lee seperti itu.

"Itu adalah jurus 8 gerbang, ada 8 gerbang yang bisa di buka tapi batas maksimal hanya 7, jika membuka gerbang ke delapan kau bisa mati" tandas kakashi.

"tak kusangka ada teknik seperti itu" ucap akari sambil mengeluarkan aura merah meledak.

Tubuh akari menjadi kekar dan besar, matanya memerah mengerikan.

"aku juga punya cara untuk meredam teknikmu itu" ucap akari.

Lee melesat dan memukul akari tepat di rusuk kanan, tanpa bisa di tangkis lee mengeluarkan tendangan di leher mengakibatkan akari berlutut

Tanpa membuang waktu lee melakukan upper cut sehingga akari terbang

"Selesaikan leeeee" teriak guy menyemangati lee.

Ura renge

Lee muncul di belakang akari yang terbang dengan seketika, perban perban aneh melilit akari lantas berputar, melesat ketanah dan BOOOM.

Lee melompat dari kepulan asap dan berdiri mengamati apa yang selanjutnya terjadi.

"hah, Cuma begitu saja si akari itu?" ejek sasuke.

"aku rasa dia sudah selesai, dengan kombo yang hebat seperti itu dia pasti k.o." imbuh naruto.

"Tak kusangka jurus taijutsu mu hebat juga lee" dengan suara berat milik akari.

"ba- bagaimana dia bisa selamat?" ucap sakura tak percaya.

"rasa sakit ini membuatku menjadi bertambah kuat"ucap akari

Asap langsung lenyap seketika menyingkir akibat chakra akari yang meledak ledak membuat retak lantai sekitarnya.

"hei tukang makan, apa yang kau keluarkan itu ?" ucap naruto.

"ini adalah teknik rahasia senju, di klan kami ada 2 pilihan, kau bisa mengambil teknik senjutsu atau teknik berseker, aku suka teknik ini, semakin di serang semakin kuat" ucap akari yang suaranya menjadi berat.

Minato menyeringai melihat generasi yang kuat akan berada di konoha

Lee mengeluarkan kecepatan super nya, tentu saja akari tidak bisa mengikutinya, pukulan demi pukulan di terima akari.

"jadi itukah kekuatan senju, pantas dia bisa mengimbangi madara-sama" pikir sasuke.

"meman benar, akari tidak bisa menyentuh lee dan ia juga menyerang bertubi tubi, tapi membuat tubuh akari semakin bersinar merah kegelapan, jika benar yang di katakan akari, maka lee tidak punya kesempatan" ucap kakashi.

"ternyata muridmu tangguh juga itachi" ucap guy serius.

"tentu saja" itachi tersenyum.

Dan sekarang akari bisa mengimbangi kecepatan super rock lee, pukulan tendangan dan kecepatan sudah setara, hanya menunggu siapa yang bertahan lebih lama.

Pukulan demi pukulan, tendangan demi tendangan sudah di keluarkan kedua peserta, pertarungan kecepatan tinggi di tunjukan kedua peserta di pertandingan awal.

"peserta kali ini sangat berbeda dari tahun lalu, sepertinya semua prodigi mengikuti ujian chuunin" ucap kurenai sensei.

"kau benar kurenai sensei, kalau kalian tidak serius berlatih kalian akan jatuh dengan cepat" ucap kakashi kepada ketiga muridnya membuat sakura gugup.

BOOOM

Lee terlempar akibat pukulan akari yang kuat, walau sudah di tangkis tapi masih saja bisa mementalkan lee.

"chakra lee mulai menurun, berbeda dengan akari yang terus bertambah kuat, sepertinya sudah tahu siapa pemenangnya" ucap itachi.

"itu sebabnya si gendut di otto gakure dulu bisa di kalahkan dengan mudah" ucap naruto teringat misi rank B pertamanya.

"Sekuat itu kah kau akari senju, aku tak akan kalah dengan jurusmu itu" pikir menma.

"akan ku selesaikan dengan cepat, ma'af lee" ucap akari.

Dengan 1 hentakan kaki akari sudah di depan lee dan bersiap memukul sekuat tenaga, akan tetapi sebelum menyentuh lee, pukulan akari di tepis dan menabrak lantaimengakibatkan ledakan besar dan menyebabkan lubang besar

"apa kau ingin membunuh teman mu ?" ucap guy sensei yang sudah di depan akari

Rock Lee sudah abruk tak sadarkan diri akibat terlalu memaksakaan tenaganya.

"ma'af sensei, aku terlalu terbawa suasana" cuap lirih akari yang tubuhnya kembali menyusut ke bentuk semula.

Team medis pun membawa rock lee ke ruang perawatan di ikuti guy sensei di belakanga.

"tak kusangka kau memiliki kekuatan tersembunyi yang mengerikan "ucap menma tak jauh dari akari berada.

"ah aku lapar" sahut akari tak mendengar apa yang menma katakan.

"peserta selanjutnya adalah Hyuga hinata melawan Uchiha Momosuke" ucap minato memecah hiruk pikuk penonton yang masih tidak percaya pertandingan yang baru saja terjadi.

Pertandingan kedua adalah pertempuran antara klan terkenal di konoha

"pertandingan dua clan yang memiliki 2 doujutsu mata terkuat, aku penasaran seperti apa pertempuran ini" ucap kakashi memegangi janggutnya.

Kedua peserta sudah memasuki arena

"lakukan yang terbaik momo-chan" ucap lirih naruto.

"kau pasti bisa Hinata-Chan" teriak menma.

"Mulai bertarung" hayate berteriakmemulai pertandingan kedua

"sudah lama ya hinata-san, pertemuan kita seperti ini" momosuke mengucapkan nya sembari memejamkan mata dan mengaktifkan sharingan nya.

"kau benar momosuke-san, akan ku balas kekalahanku yang terakhir kali" hinata memasang kuda kuda khas clan hyuga.

"apa mereka pernah bertarung sebelum nya ? " menma heran dengan perkataan kedua gadis yang sedang bertarung.

"tentu saja mereka bertarung, setiap 1 tahun sekali kedua clan selalu bertemu dan sekedar sparing mempertemukan kedua penerus clan" ucap sasuke.

"bukan hanya itu, sebagai kedua clan terkuat di desa konoha mereka menguji masing masing penerus klan berikut nya, ini di mulai sejak nona hinata berumur 8 tahun" imbuh hyuga neeji.

"aku tidak pernah mendengar tentang ini, ternyata ada banyak hal menarik di desa ini untuk di gali" ucap naruto merasa tertarik.

Kakashi melihat naruto yang merasa tenang di ujian kali ini, padahal dia tidak menonjol diantara murid murid lain.

Katon Gou-

Sebelum menyelesaikan segel nya Hinata sudah melesat 1 meter di depan momosuk

"kau semangat seperti biasa hinata-san" ucap momosuke sambil menepis serangan hinata.

"benarkah? Ingatanmu bagus juga momosuke-san" sahut hinata.

Tendangan mengarah kelutut di layangkan oleh momosuke,tentu saja dapat ditangkis dengan mudah.

"he- hebat, aku tidak pernah melihat hinata seperti ini" kiba merasa heran dengan perubahan hinata yang sangat drastis.

"sebenarnya momsuke adalah prodigi uchiha, tapi dia malas berlatih dan lebih memilih bermain bersama naruto" ucap sasuke sedikit sarkatis.

"ahahahaha" naruto tertawa canggung.

"mereka hampir seimbang dalamhal taijutsu walau hinata lebih unggul, tapi dalam hal ninjutsu momosuke lebih unggul" ucap kakashi.

Hakkeshō Kaiten

Hinata berputar 360 derajat .

Momosuke terlempar sejauh 5 meter setelah terkena serangan hinata.

"kau hebat hinata-chan" teriak menma menyemangati.

"aku tidak akan kalah, dihadapan teman teman, terutama menma-kun"batin hinata.

"ugh, kau membuatku kaget,trik itu tak akan bekerja padaku lagi" momosuke bangun dan mengusap darah di mulut nya.

Momosuke melesat dengan cepat dan hinata bersiap menyongsong serangan, dia memasang kuda kuda khas nya.

Kecepatan serangannya meningkat 2 kali lipat dari sebelum nya, tinjuan dan pukulan melayang silih berganti.

Walau hinata bisa menangkis setiap serangan, tapi dia harus bekerja keras karna dia mulai kewalahan menghadapi serangan momosuke.

Momosuke mengarahkan serangan cepat ke arah kepala hinata dari depan, serangan yang sangat mudah tentunya untuk di tepis, akan tetapi sepertinya mata menipu nya.

Braaak

Hinata terkena serangan tepat di perut nya, seketika dia terlempar dan jatuh.

"ternyata kau masih belum bisa membaca seranganku yang tadi, padahal aku sudah menunjukannya dulu waktu terakhir kali bertemu" momosuke mengatakan dengan arogan.

"apa yang sebenarnya terjadi ? bukankah tadi sudah jelas sekali di tangkis?" menma merasa kebingungan.

"itulah kenapa momosuke di sebut prodigi, dia bertarung dan membuat genjutsu di sekitarnya dan bisa membuat musuhnya kebingungan dengan menciptakan ilusi di setiap serangan nya" ujar itachi.

"bahkan aku tidak pernah menang melawan momosuke-chan jika dia menggunakan teknik itu, dia bisa mengelabuhi sharingan ku" imbuh sasuke.

"tapi ada satu hal yang akan membuat momosuke kalah, menyerang dan membuat ilusi secara bersamaan tentu saja menguras chakranya" ucap itachi.

"benar apa yang kau katakan itachi sensei. Momo-chan terlihat sedikit kelelahan, karna dia jarang sekali berlatih" imbuh naruto

"teknikmu itu sangat menjengkelkan, kau tau itu kan, momosuke-san" hinata sudah berdri tegak dan bersiap memulai serangan.

"jangan memujiku, aku jadi malu" jawab momosuke.

"aku sudah menyiapkan jutsu yang bagus untuk mu" hinata merentangkan tangannya, dia mengalirkan chakranya ke kedua tangannya dan memanjangkannya seperti cambuk.

"teknikmu hanya bekerja sekitar 5 meter saja, jika tidak masuk jarak ilusimu jadi aku akan baik baik saja"

To be Continued . . . .

Terima kasih sudah membaca, akhirnya chapter 10 sudah relase, jangan lupa corat coret di kolom review, untuk menilai chapter ini, alangkah baik jika saya bisa tahu kekurangan di tulisan saya

Agung sign out.