A/N : Ciaossu! Maaf atas keterlambatannya, ini request dari 'Author Jelek', Kozato Enma.

Ch ini terinspirasi oleh pantai, karena author sedang berlibur di pantai. Tepatnya pantai Pangandaran :D

Untuk title fic ini aku ganti menjadi 'Mille Amore Drabbles' : A thousand loves drabble ^^ hope it's not bad. It took a long time to decided a new title for this fic.

Here's come another 'Dame's, Kozato Enma!

Pairing : EnmaxReader(Fem)

.

.

Kamu sedang berlibur di pantai bersama Enma, ketika kamu sedang bermain pasir dan Enma duduk di sampingmu. Kamu melihat orang-orang yang sedang menaiki banana boat. Serasa tertantang, kamu ingin mencoba menaikinya.

"Eh, Enma. Kita coba naik itu yuk!" Katamu sambil menujuk kearah banana boatnya yang sedang berada di laut, yang ditarik oleh kapal.

"E-eh? Ba-banana boat? Nggak ah... Aku takut..." Jawab Enma dengan suara kecil.

"Ehh... Ayolah... Pleaseeee." Katamu sambil memandang Enma dengan mata memelas, awalnya Enma hanya diam menatapmu. Tapi lama-lama dia hanya menghela nafas panjang dan menatapmu.

"Ba-baiklah, tapi hanya sekali ya."

"Yayy! Aku cinta Enma!" Kamu langsung memeluknya, Enma lagsung terjatuh ke pasir dengan kamu diatasnya. "[Na-Nama]-chan... Sesak..."

"Oh! Maaf, ehehehe" Kamu berdiri dan menarik tangan Enma, "Ayo naik!" Katamu dengan sangat senang, "Sepertinya aku tidak akan menyukai ini..." Pikir Enma cemas

.

Setelah menaiki banana boat berdua, kalian kembali ke pantai basah kuyup karena tadi diceburkan ditengah laut.

"Seru ya Enma!"

"I-iya.", "Ta-tadi mengerikan..." Kata Enma dalam hati dan duduk di tepian pantai sambil menatap kebawah.

"Makasih ya Enma sudah mau menemaniku, padahal aku tau kamu gak suka naik yang begituan." Katamu sambil memeluk Enma dari belakang, wajah Enma menjadi memerah seperti rambutnya.

"S-sama-sama, [Nama]-chan. Oh ya, setelah ini mau kemana?" Tanya Enma, kamu melepaskan pelukanmu. Enma sekarang sudah membalikkan badannya dan menatapmu, kamu menatap Enma dengan lembut.

"Kemanapun juga boleh, asalkan dengan Enma aku sudah bahagia." Katamu, sekali lagi muka Enma berubah menjadi merah. "Mukamu sangat merah kayak rambutmu tuh Enma." Katamu dan tertawa kecil.

"..."

"Enma?" Enma lalu berdiri dan mengulurkan tangannya, "Ayo pergi." Kata Enma sambil tersenyum lembut kepadamu, sekarang giliran mukamu yang berubah merah.

"Un!" Kamu menggenggam tangan Enma. Setelah itu kalian berjalan berdua menyusuri pantai, terakhir. Kalian melihat matahari terbenam, kamu menyandarkan kepalamu ke bahu Enma. Tak lama kemudian kamu tertidur diiringi oleh suara deburan ombak yang indah.

.

.

A/N : Ok, selesai! Hope u like it minna san!

Please review for request, ok?

Don't forget to review, like and follow minna ^^ muahahahaha

Next is.., depends on request.

Arrivederci!