Suara detik jam yang terdengar sangat lambat itu membuat degup jantung yang berada didalam tubuh seorang laki-laki bertubuh tinggi dengan sebuah ponsel yang di genggamnya terasa mengganggu . Dua jam ia berdiri di balkon kamarnya seorang diri . 3 jam yang lalu ia telah dapat menengakan sang istri yang terlihat shock .
Joonmyeon kembali menghela nafas .
Suara nada dering ponsel yang di genggamnya membuat ia tersadar dari lamunannya . Hanya terdapat sebaris nomor tak dikenal , tapi ia tahu pasti bahwa itu adalah nomor luar negri .
Joonmyeon , dengan gerakan pelan menganngkat panggilan dan kemudian mendekatkan di telinganya
'' Hallo '' Joonmyeon membuka pembicaaraan
'' hallo Joon , remember me ? ''
'' Su-suho ? '' Joonmyeon menjawab ragu ragu
'' that's right my twins . I'm Suho . Long time no see HYUNG ''
Ada sebuah penekanan kata HYUNG disana dan Joonmyeon jelas paham .
.
.
.
Sehun kembali menundukan kepalanya sambil menggigit bibirnya . Dengan polosnya ia menarik-narik kemeja putih yang di gunakan oleh sang kekasih
'' Sehun . Aku sedang tidak ingin bercanda . '' Luhan kembali menaikan suarnya satu oktaf , dan itu membuat Sehun benar-benar merasa kalah telak . Luhan yang sedang seperti ini sangat menakutkan
'' ma-maaf..''
'' Aku sudah memperhatikanmu selama 3 hari belakangan ini ! . Sifatmu benar-benar membuatku muak ! … Pulang terlambat tanpa memberika kabar '' Luhan menarik nafasnya . '' Lalu apa yang kau lakukan di rumah sakit jika jam jagamu telah habis Sehun !? '' .
Sehun tak menjawab , ia tahu bahwa riwayatnya akan tamat jika ia berbicara satu patah katapun .
'' Kau bosan padaku ? ''. Sehun dengan cpat mengangkat kepalanya dan memandang Luhan yang sedang menatapnya tajam
'' Haniie '' Sehun memanggilnya lirih.
''kau bosan padaku bukan ?. Jika benar mari kita akhiri sampai sini tuan OH ''. Luhan kemabli berujar kasar
Sehun bangkit dari duduknya dan mencoba untuk meraih tangan sang kekasih
'' Lu , aku akan menjelaskan ''. Sehun mencoba untuk mencoba menggenggam tangan Luhan yang sebelumnya sempat di tepis kasar oleh wanitanya
Luhan membuah wajahnya , pandangannya ia ailhkan kepenjuru ruangan , kemana saja asal tidak menatap wajah mengesalkan milik Oh Sehun . DI benar-benar kesal setengah mati dengan laki-laki berkulit putih yang tengah menggenggam tanganya .
3 hari ia habiskan hanya untuk menunggu kabar dari Sehun . Laki-laki itu selalu beralasan jika pasiennya sedang kambuh-kambuhnya . Luhan bukanlah seorang wanita egoois yang akan selalu memnjarakan kekasihnya untuk dirinya sendiri , tapi Sehun telah berbohong kepadanya . Chen , salah seorang perawat sekaligus teman seangkatannya diwaktu SMA mengatakan bahwa rumah sakit baik-baik saja , bahkan tidak ada yang terjadi separah yang telah dikatakan Sehun kepadanya .
Laalu , kemana perginya Sehun selama 3 hari tanpa kabar yang jelas dan selalu pulang larut malam ? .
'' Lepaskan tanganku Sehun !''. ucap Luhan kasar .
'' aku minta maaf kepadamu Lu '.
'' Kau pembohong Hun . Aku benci kepadamu ! ''.
Sehun menghella nafasnya pelan , Luhan memang benar-benar wanita dnegan pemikiran yang sangat keras
'' Aku memiliki masalah di Korea dan saat ini masih belum jelas ceritanya '' . Ucap Sehun
Luhan perlahan luluh . Ia mulai bertanya-tanya , sebenarnya ada apa dengan Sehun ? .
'' Masalah ? ''. Luhan menjab bingung
'' Ya , masalah ini benar-benar rumit Lu . Dan maafkan aku karna tidak bisa memberi tahumu ''.
'' Apa maksudmu ?! '' . Luhan menyahuti tidak setuju .'' Kau tahu kita akan menikah Hun , dank au tidak ingin memberitahuku tentang masalah yang menimpamu ?'' .
'' Bu-bukan be…''
'' Kau tahu aku bukanlah wanita yang egois dan selalu ingin tahu masalah pribadimu . Tetapi ini berbeda Sehun . Kita akn menikah dank au masih berbohong untuk mmenutupi masalahmu yang .. yang tidak dapat kau beritahu kepadaku ? … kau bercanda ?'' Luhan menatap tak terima .
'' Lu , aku memiliki alas an untuk itu '' Sehun kembali berusaha untuk membela
'' Aku sangat senang jika aku CALON ISTRIMU bisa menjadi tempat sandaran unntuk segala keluh kesahmu !. Tetapi apa ini ?. Apa aku hanya bisa menunggumu pulang , memngurus tempat tinggalmu dan memberikan servis ranjang kepadamu ? apa hanya itu yang ku kerjakan ? '' .
Sehun menatap tak percaya , Servis ranjang ? pembantu ? . Luhan bahkan lebih berharga dibandingkan setumpuk berlian baginya .
'' Oh Sehun . kau tuli ? aku bertanya apa aku hanya menjadi pemuas nafsumu ? . Jika iya mengapa kau tidak kembali ke Korea dan bertemmu dengan pelacur-pelacur…''
Plak
Suara pertemuan kulit tangan dan kulit pipi yang terdengar nyaring itu membuat keduanya terdiam .
Luhan yang tengah menutupi pipinya dan Sehun yang masih tak percaya dengan apa yang dilakukan dirinya sendiri . Ini pertama kalinya bagi Sehun untuk berbuat kasar kepada Luhan
'' Lu … ''
'' Tetap di tempatmu Sehun . Jangan menyentuhku lagi '' LUhan berucap tegas
'' Ku mohon jangan seperti ini .Maafkan aku ''
Luhan menghapus air matanay kasar , membuka cincin di jari tengahnya dan melemparkan kasar kearah Sehun .
'' Jnagan pernah menemuiku . Aku pergi ''. Luhan membalikan badannya dan beriap untuk berjalan keluar dari apartement . Tetapi Sehun menghalanginya dnegan memeluknya dari belakang
'' Lu Kumohon … '' Sehun memluknya erat
'' Lepaskan aku '' . Luhan meronta . Berusaha ntuk lepas dari pelukan erat milik Sehun
'' Aku memang berengsek Lu , aku sering tidur bersama puluhan wanita . Tapi itu dulu Lu , sebelum aku bertemu denganmu ! . Kau merubahku Lu , aku mencintaimu '' Sehun mengeratkan pelukannya .
'' Kau berbohong ''.
'' Aku akan menceritakan kepadamu semuanya Lu . Tetapi aku mohon untuk mengerti diriku saat ini . Jangan tinggalkan aku '' Sehun masih berusaha untuk menenangkan Luhan
Luhan membalikan badannya dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang kekasih . Ia menangis dalam pelukan Sehun .
Sehun tersenyum , mengelus surai lembut milik Luhan sambil mengatan kata 'maaf ' berulang kali . Luhan , sampai kapanpun ia tak akan meninggalkan wanita .
.
.
.
Jongin sedang memberikan makanan bayi kepada Taeoh di dalam ruangan Kyungsoo . Istrinya belum sadar setelah 3 hari tertidur di ranjang rumah sakit . Dokter benar-benar menyuruhnya untuk beristirahat total .
'' Ah Jongsoo-ku sanagt tampan '' Yixing kembali dengan beberapa kantong plastic bersama Minseok yang memnbawakan tas berisi baju ganti untuk Jongin dan juga Taeoh .
'' ma ma ma .. hehehe '' Taeoh mengarahkan tangannya kea rah kedua neneknya dan tertawa kecil setelah menelan bubur yang di suapi oleh ayahnya .
'' Ya! Eomma. berhenti memanggilnya dnegan sebutan Jongsoo . Namnya Taeoh '' Jongin mendengus .
'' Jongsoo adalah nama pemberian dari kami Jongin-ah . Jongin Kyungsoo , disingkat Jongsoo . Bukankah terlihat manis ?'' . Yixing menerangkan sambil meminta pendapat .
'' aku setuju Xing-ah , hahaha ''. Minseok menyahuti
'' ma ma ma ma '' Taeoh kembali berceloteh , berusaha menyahuti sambil tersenyum lucu .
'' lihat lihat . Anak mu setuju denganku Jongin-ah '' Yixing berseru cepat
Jongin mendnegus dan kembali menyuapi Taeoh dnegan sesendok bubur kedalam mulutnya .
'' Appa kemana ? '' Jongin mengalihkan pertanyaan
'' Appamu masih dibawah , mengantri kopi untukmu '' MInseok menjawab sambil menaruh barang-barang bawaannya .
'' Joonmyeon appa tidak ikut ? '' Jongin bertanya kepada
'' Ah .. Ia .. se-sedang sibuk '' Senyum Yixing memudar . Ia berdeham dan berjalan kea rah Kyungsoo yang masih belum sadarkan diri .
'' Jongin-ah . Apa belum ada kabar baik tentang Kyungsoo ? '' Yixing mengusap wajah sang anak dengan sayang .
'' Kyungsoo akan sadar nanti malam Eomma . Dokter Huang mengatakan seperti itu tadi ''. Jongin tersenyum
Yixing mengangguk kecil . I akembali menatap lekat wajah Kyungsoo . Anaknya yang cantik .
'Kyungsoo sayang , bangulah dan lihat kesekelilingmu . Banyak orang yang masih mencintaimu. Suamimu , mertuamu , sahabatmu , appamu dan juga eomma . Cepat sembuh anakku , putri kecilku yang manis . Maafkan eoma . '
Yixing tersenyum dan mencium pucuk kepala Kyungsoo dengan pelan .
.
.
.
TBC
.
.
terimaksih buat keritikan dan komentarnya .
Sejujurnya aku menulis hanya untuk kesenanganku sendiri . Jadi tida berpaku pada berapa jumlah reviews dan juga para readers yang hanya numpang baca .
.
maaf jika kalian tidak menikmati karyaku . Eunbi hanya bisa melakukan seperti ini . Mianhae ...
di chap ini aku mau keluari HUNHAN couple . Maaf karnaa ceritannya yang semakin tidak beraturan hehe . Chap depan Kaisoonya muncul ya . Kris masih aku dandanin biar dia jahat hahaha , masih eunbi kompr kompori .
.
.
Jika kalian sudah tidak tahan membca affku , silahkan beritahu dan katakan padaku untuk segera menghapus seluruh ffku ^^.
.
.
chup bye
