Love Or Not Love ラブラブであろうとなかろうと

Chalice : Maaf kalau Updatenya telat, akhir-akhir ini chalice sibuk =3=

Miku : Sibuk atau kaga ada ide atau malas cari ide?

Chalice : Ukh! baiklah chalice mengaku, Chalice sudah mentok idenya...=A= Jadi gomenansai jika nih fic makin GaJe dan aneh.

Miku : Payah! payah! BakaChalice payah! payah! payah! payah!

Len & Rin : Payah! payah! payah! *nyanyi*

Kaito : Kalian lagi koor ya?

MikuRinLen : Bukan, BAKAITO! kami sedang mengejek Chalice!

Kaito : Oh... *manggut-manggut*

Chalice : Aku memang payah... sampai-sampai diejek LenRinMiku..., Miku feedback... Kaito Disclaimer...

Miku : Kaga ah, gua cape!

Kaito : aku mau pacaran dengan es krimku (?).

Chalice : Len! Rin!

LenRin : *sigh*

Len : Feedback :


Kawaii Hakemi-Gotcha :

Hehehehe... Chalice masih di bawah umur jadi tidak bisa membuat cerita 'Lemon' tapi kalau bloodscene saya bisa (Len : sama aja!)

Miku : Masa? biasanya kau kalau bosan baca cerita di FFN kau suka baca cerita yang 'lemon' secara diam-diam, kan? katanya masih di bawah umur, kok kaya gitu?

Chalice : Uuush! itu udah lama! chalice udah tobat! jadi jangan buka aib saya yang dulu! ingat setiap orang pasti bisa berubah!

Miku : Terserah *memutarkan bola mata*

#abaikan yang diatas.

Hahahaha, Berati Hara-chan mirip Chalice donk XD *dibunuh*

saya sudah update walau sudah telat sih XD

Terimakasih sudah mereview, Hake-chan XD (boleh kan chalice panggil demikian?)


Hatsune Cherry :

eh? anda smp 2? chalice pikir anda kelas 3 smp lho,

Iya maksud chalice itu Taito XD, chalice lupa namanya soalnya keluarga shion banyak jadi chalice lupa namanya Taito bukan Teito XD.

terimakasih atas penyemangat dan reviewnya, cherry-chan XD.


Teika Vertrag :

terimakasih atas pujiannya, Teika-chan XD. tapi chalice yakin sekarang ceritanya hancur, soalnya chalice tidak mengupdate-update fic ini XD.

ah, anda musti membuat email dulu (chalice sarankan Gmail, soalnya chalice pernah pakai Yahoo, kaga bisa masuk-masuk), anda pencet sign up dan isi Username (terserah anda) Email (nama email anda) Password (Password anda), Setelah terdaftar anda ke web email (seperti atau ke ) anda untuk mengaktifkannya, setelah anda masuk ke web itu, kalau ada tanda Email dari Fanfiction anda pencet suratnya untuk buka emailnya dan pencet yang ada tulisan biru itu, sudah deh XD (maaf kalau gaje penjelasan saya, soalnya chalice payah memberi penjelasan ( _ _)

maaf kalau telat memberi saran, soalnya chalice belum update nih fic *pundung*

terimakasih atas reviewnya dan boomarknya, Teika-chan XD.


Mizukawa Mami :

Chalice juga setuju XD chalice sebenarnya suka dengan Kaito yang cool seperti ini tapi enakkan kalau Kaito yang baka soalnya lebih lucu XD.

Jangan, chalice saranin jangan... ntar anda bisa-bisa ke fic yang lemon lagi... *ketakutan* Chalice takut sudah mengeluarkan ajaran sesat kepada reader dan anda sekalian... (oke, chalice memang lebay, jadi mohon jangan marah)

sudah update XD

terimakasih atas pujian dan reviewnya, Mami-chan (boleh chalice panggil demikian?) XD


Hikari-San :

kaga apa kok , Hikari-san XD.

sudah update XD

terimakasih atas penyemangat dan reviewnya, Hikari-san XD.


Aprian. K. Len :

Kaga tahu *ikutan bingung* (Miku : lho? kok authornya kaga tahu sendiri?!) soalnya yang di kepala chalice ada bayangan seperti ini : Di dekat itu ada tempat sebuah kamar mandi (toilet maksudnya) yang cukup luas cuman sudah tidak terurus (?). oke ini memang ngaco, soalnya chalice payah dalam membentuk imajinasi chalice ke tulisan DX.

Iya, dia pakai teleport *di bunuh reader* maaf, maaf, dia naik pesawat jet seperti apa yang dikatakan Tei XD.

terimakasih atas review dan penyemangatnya, Aprian-kun XD.


OrinariNesuchan :

Terimakasih atas Pujiannya, Orinari-chan XD.

Hahahaha, chalice yang ngetik aja ikutan kaget lho XD mungkin karena saking kesal nya makanya dia kaya gitu kali ya *di timpuk es krim*

Chalice juga kaga tahu *di tabok*

sudah update XD.

terimakasih atas review dan penyemangatnya, Orinari-chan XD


Kisasa Kaguya :

Benar, suatu yang tidak bisa dipercaya bukan? *chalice di timpuk es krim*

Benar, dia sudah mulai agresif jadi kita musti mengamankan Miku *chalice di gergaji es balok*

Terimakasih atas review dan Penyemangatnya, Sasa-chan XD.


Saitou Kemiko-Arishima Joruri :

Jangan, chalice saranin jangan... ntar anda bisa-bisa ke fic yang lemon lagi... *ketakutan* Chalice takut sudah mengeluarkan ajaran sesat kepada reader dan anda sekalian... (oke, chalice memang lebay, jadi mohon jangan marah)

Setuju, tapi kalau cool dia keren *muka blushing*

Sangat banyak, chalice sampai tidak bisa hafal, chalice cuman paling hafal itu Kage, Taito, Kaiko, Kaito, Akai, Kikai, Nigai, Mokai, dan tidak tahu siapa lagi #plak.

tidak gaje kok XD

Sudah lanjut XD.

terimakasih atas reviewnya XD


Rin : Disclaimer : Vocaloid punya chalice? Jangan mimpi deh kau chalice (Chalice : *pundung*) Sampai kapanpun Vocaloid punya Yamaha dan crypton future media.

Warning : GaJe, tidak kesesuaian Eja EYD, fic cacad, fic GaJe, Lebay, Kaga jelas apa maksud chalice, Semakin bosenin karena chalice lagi bingung, OOC dengan indahnya.

Rated : T (bisa saja suatu saat ratingnya naik :P)

~happy Reading~


"Ta, Taito!" teriak Kageito kaget.

Lelaki matanya di perban itu hanya menampilkan senyum sinis.

"Konnichiwa, Kageito," Sapanya.

"Tu, Tunggu sebentar! kenapa bisa kau ada disini! bukannya kau akan datang ke tokyo 3 hari lagi!" Teriak Kageito.

Taito yang mendengar teriakan Kageito hanya tersenyum tapi bagi Kageito itu senyuman yang menyeramkan.

"Aku naik Pesawat Jet~ aku penasaran seperti apa tunangan Kaito itu," ucapnya dengan nada yang membuat Kageito bergindik ngeri.

Kageito hanya sweadropped berjamaah melihat sepupunya yang gajenya hampir sama dengan kakak pertamanya (Akaito) dan ibunya (?).

"Nah, mana Kaito dan tunangannya itu?" tanya Taito sambil celingak-celinguk sambil bermainkan pisau bedahnya yang entah kapan dia pegang.

"aku tidak akan memberi tahukan karena aku punya firasat buruk," ucap Kageito sambil melipatkan tangannya.

"Ah, itu Kaito dan sangat di kejutkan dia bersama seorang gadis," ucap Taito melihat Kaito dan Miku berjalan ke arah mereka.

Kageito langsung jatuh ala anime, padahal udah gaya keren-kerenan dasar Kaito Baka!, batin Kageito.

"Lho, siapa yang di samping Kageito?" tanya Miku setelah mereka berdua sudah sampai di dekat mereka.

"Ah, Pasti kau Tunangan Kaito kan?" tanya Taito sambil memegang tangan Miku.

"Eh, I, Iya...Ka, kau siapa ya?" tanya Miku

"Taito Shion," ucap Taito.

"Umm... kenapa marganya sama dengan kaito? Aku tidak mendengar (baca : Menguping) ada yang namanya Taito," ucap Miku dengan muka polos

"Tentu saja, walau nama Marga sama tapi kami hanya sepupu kok, bukan saudara," ucap Taito dengan santai.

"oh, namaku Miku hatsune, Salam kenal," ucap Miku dengan senyuman.

"Salam kenal juga, Hatsune-chan," ucap Taito dan mengkissu miku secara tiba-tiba.

"!" Miku terbelalak kaget.

"!" Kageito mulutnya menganga besar.

Kaito hanya membelalakan matanya alias dia terkejut berat (?).

"KYAAAAAAAAAAAAA!" Pekik Miku.

"Hahahaha, gadis yang energik," ucap Taito sambil tertawa pelan (?).

"Ta, Taito! apa yang kau lakukan!" teriak Kageito.

"...Taito, aku akan membunuhmu sebentar lagi," Ucap Kaito dengan aura gelap di sekelilingnya.

"Aku dengan senang hati menunggunya~" ucap Taito provokator sambil tersenyum.

aura gelap Kaito makin pekat dan sudah memegang pedangnya yang ia dapat dari Gakupo, sahabatnya yang di julukin Cewe terong (?).

Kageito dan Miku hanya bermuka panik melihatnya.

"Rest in peace, Taito!" ucap Kaito dan berlari ke arah Taito dan ingin menebasnya.

"Menarik," ucap Taito dan entah kapan dan darimana, di tangan Taito udah megang beberapa pisau bedah (kaya Sebastian di Black butler itu lho, pisaunya di selipin di sela-sela jari XD)

Kageito dan Miku sudah panik ngelihat mereka mengeluarkan senjata berbahaya.

"HENTIKAAAAAAAAAAAAAAN!" Teriak Miku.

SLAP!


BGM : Lagu suram (terserah Reader, Apa aja boleh #plak)

JRENG!

Terlihat Pipi Kaito bagian kanan terdapat jiplakan tangan, terlihat Kaito sedang makan Es krim dengan 4 siku-siku di kepalanya.

JRENG!

Terlihat Pipi Taito bagian kiri terdapat jiplakan tangan, Taito sedang membedah sebuah katak dengan 4 siku-siku di kepalanya.

HAHAHAHAHAHA!

Terlihat Kageito ngakak.

WUUUSH...

Miku hanya sweadropped.

DOOOOEEEENG...

Terlihat Kaito dan Kageito ada di meja makan dan duduk cuman mereka membuang muka satu sama lain.

Aura di belakang mereka sama-sama gelap.

Kageito masih tetap ngakak dan guling-guling, ketawa kaga jelas.

"HAHAHAHA! AKU... TIDAK BISA BERHENTI KETAWA! MELIHAT KAITO-NII DAN TAITO MENDAPATKAN JIPLAKAN TANGAN DI WAJAH MEREKA, APALAGI MENGINGAT MEREKA YANDERE (?), TSUNDERE (?), KUUDERE (?) , DAN DINGIN! HAHAHAHA" Kageito masih tetap ngakak guling-guling.

Kaito dan Taito mendapatkan yang tadi 4 siku-siku di kepalanya kini membelah diri (?) menjadi 8 siku-siku di kepala mereka (?).

Kaito membukakan pintu sedangkan Kageito masih guling-guling, Taito mendorong Kageito yang guling-guling sampai keluar.

"UWAAAAAAAAAAH!"

DJUG! BUAK! DUAG! DRRREEEEEK! DUAK! BREK! BRUAK! (Suara Kageito jatuh dari tangga)

Kageito jatuh dari tangga dan...mari mengheningkan cipta... Ralatkan hening ciptanya, maksudnya Pingsan dengan tengkurep dengan tidak elitnya.

PLOK! PLOK!

Kaito dan Taito menepuk tangan mereka seperti habis menyelesaikan sebuah sesuatu perkara yang kaya dikomik-komik itu lho, bukan menepuk tangan mereka satu sama lain seperti berkomplotan, immposible jika mereka setim!

"Sesuatu yang berisik sudah di basmi" ucap mereka dengan nada gelap.

Miku hanya sweadropped ria melihat apa yang didepannya.

'Apa mereka selalu begini kalau bertemu satu sama lain?' batin Miku


Miku dan Kageito ada di ruang tamu.

Terlihat kepala Kageito terdapat perban, pipi di kasih handyplast, muka memar, kaga tahu habis berantem atau gara-gara jatuh dari bukit (?) atau gara-gara jatuh dari tangga yang pasti dia mukanya kaya gitu.

"Ouch... sakit banget badanku..." ucap Kageito sambil memegang pipinya yang memar,

"Makanya jangan berlari ke arah mereka, sok jago sih" ucap Miku dengan sweadropped.

Di dekat mereka terlihat Kaito dan Taito saling mendeathglare (?).

"Aku bukan sok jago! aku cuman melindungin topeng ku yang terjatuh, lihat! topengku retak gara-gara duo mahluk itu!" teriak Kageito sambil nunjuk topeng yang selalu bertengger dikepalanya cuman tuh topeng sekarang retak.

Miku hanya sweadropped.

kenapa bisa demikian?

Lets see...


-Flashback-

JRENG!

Terlihat Kaito dan Taito sedang memamerkan Masakan mereka (?) kenapa demikian? mereka berantem dan mendapatkan usul dari Miku dan Kageito kalau bertarungnya memasak saja bukan pakai senjata,

'Heran saya, Keluarga Shion itu mafia, atau yakuza, atau gangster atau konglomerat?! kok pada punya senjata berbahaya?!" Tanya Miku ke Kageito sambil sweadropped.

"Konglomerat lah! memang kami yakuza, Gangster dan Mafia yang aneh itu?!" Omel Kageito lalu dia diam sebentar.

"Kenapa diam?" tanya Miku.

"Hehehe... kelihatannya keluarga Shion itu punya sedikit cabang (?) Yakuza...," ucap Kageito sambil cengengesan.

Miku hanya sweadropped.

"Tapi Shion di keluarga kami itu bukan Yakuza kok cuman kami punya senjata masing-masing agar melindungin diri kami, kau tahukan keluarga bangsawan (?) maskudnya keluarga yang mempunya perusahaan yang banyak mirip seperti keluarga Hatsune itu sering diincar baik dari perusahaan rival dan orang jahat, Tapi kalau keluarga Taito itu mereka pemimpin Yakuza," ucap Kageito dengan muka innocent

Miku hanya double sweadropped, dan mereka segera menoleh ke arah Kaito dan Taito yang sedang saling death glare.

"OI! KALIAN HARUS MENJADI JURI SIAPA YANG PALING ENAK MASAKANNYA KARENA KALIAN YANG MEMBERI USUL!" Teriak Dua mahluk dengan 4 siku-siku di kepalanya.

''He, Hei... sejak kapan si Maniac es krim itu bisa marah, seperti anak kecil bertengkarnya dan berteriak?" tanya Miku melihat Kaito OOC(?).

"Dia memang begitu kalau dia bertemu Taito, ujung-ujungnya selalu bertengkar," ucap Kageito sambi sweadropped juga.

"oh...,"

Hening...

.

.

.

.

"KALIAN! SAMPAI KAPAN DISITU! CEPETAN MENJADI JURINYA!, BAKAGIRL! BAKAMASKED!" Teriak Kaito dan Taito.

Miku dan Kageito hanya sweadropped, mereka berdua melihat belakang dua mahluk itu terdapat aura gelap yang sangat pekat dan mereka beradu death glare lagi cuman kali ada percikan listrik.

dua mahluk ini hanya sweadropped.

"Gi, Gimana kalau kalian saling memakan masakan kalian masing-masing?" tanya Kageito dan tanpa sengaja topengnya jatuh dari kepalanya dan menggelinding (?) ke arah Pertarungan Kaito dan Taito.

Tanpa sengaja (atau sengaja ya?) Kaito dan Taito menginjaknya

Kageito kaget , mulut menganga, mukanya pucet, backgroundnya terdapat petir.

"UWAAAAH! TOPENG KUUU!" teriak Kageito dan berlari ke arah Kaito dan Taito yang masih bertengkar

Miku melihat Kaito dan Taito udah sangat kesal dan bersiap bertarung dengan tangan mereka (heh?), ia juga melihat Kageito nyari mati alias mendekati mereka demi menyelamatkan his Masked (ahahahaha, chalice bingung dia suka banget ama topengnya atau kaga tapi chalice buat dia sayang ama topengnya soalnya rata-rata Shion bersaudara pencinta es krim jadi es krim terlalu mainstream (?))

BUAG! DUAK! NGEK! GYAAAAA! SAYA KHILAF! DUAK! PRANG! BUG!

'Semoga kau berada disisinya,' batin Miku.

-End flash back-


Miku dan Kageito masih tetap berbincang-bincang tanpa menyadari Kaito menatap mereka dengan tatatapan...ehem... aura gelap alias dia cemburu.

Taito yang melihat Kaito cemburu hanya diam saja.

"Hei, Kaito." panggil Taito.

"apa?" tanya Kaito dengan nada kesal dan menoleh ke arah Taito

"Apa kau sangat menyukai gadis itu?" tanya Taito sambil menunjuk Miku.

"..." Kaito hanya diam saja.

"Tidak! aku tidak suka dengan gadis pecinta negi itu," ucap Kaito dan menoleh ke arah Miku dan Kageito.

Taito hanya mengeluarkan seringai.

"Jadi kalau gadis itu ku bunuh kaga apa kan?" Ucapan Taito membuat Kaito kaget.

"A, Apa?" tanya Kaito dengan mata sedikit terbelalak.

Taito hanya mengeluarkan senyuman psikopat yang membuat Kaito punya firasat buruk.

"Kaga apa kan kalau aku membunuh Miku Hatsune? Sudah lama aku tidak membunuh orang,"

~TBC~


Chalice : Ukh... romancenya kaga ada... *pundung*

Miku : aku merasa ini sangat gaje! Dasar GADIS GAJE!

Chalice : Ukh... Miku... kenapa kau mengejekku terus? *nangis di pojokkan*

Kaito : *sweadropped*

Len : baiklah, kita abaikan saja chalice yang gila itu intinya...

Rin : *teriak pakai toa* REVIEW YAAA!

Mind To Review?