Quickie

Pair:

Choi Seungcheol x Yoon Jeonghan

Rate: M

Status: Short-Fiction

Warning:

Fiction, GS, AU. Baby!Chan, almost PWP

.

.

.

.

.

.

.

Quickie

Jeonghan tersenyum saat melihat mata anaknya yang perlahan terpejam dalam pelukannya. Chan adalah anak pertamanya yang baru berusia dua tahun dan dia masih menyusu pada Jeonghan. Tadinya Jeonghan ingin melepaskan Chan dari dadanya dan memaksanya untuk belajar menyukai susu sapi, tapi Chan menolak dan dia berakhir dengan dirawat di rumah sakit karena menolak makan apapun saat Jeonghan tidak mau menyusuinya.

"Chan, mengantuk? Ayo, tidur.." Jeonghan berbisik pelan seraya mengusap rambut hitam tebal anaknya.

Gerakan Chan menghisap semakin melemah dan itu bukti kalau bocah itu sudah semakin mengantuk.

"Papa pulang!"

Mata Chan terbuka lebar secara refleks karena suara berisik yang berasal dari ayahnya dan setelahnya Chan merengek kemudian menangis. Jelas kesal karena terganggu disaat dia sudah hampir tertidur.

"Oh, ssshh~ itu cuma Papa. Ssshh~" Jeonghan mencoba menenangkan bayinya dan berusaha membuat anaknya kembali menyusu agar berhenti menangis tapi Chan tidak mau, dia justru mengeluarkan jeritan melengkingnya hingga Jeonghan langsung memeluknya erat-erat dan berusaha membuatnya menyusu lagi.

"Chan? Kenapa?"

Jeonghan mengangkat kepalanya saat mendengar suara berat seorang pria dan dia melihat suaminya, Seungcheol, sedang berada di ambang pintu kamar yang terbuka dengan tangan yang masih menenteng tas kerja.

"Ini semua salahmu!" desis Jeonghan kesal kemudian dia kembali berusaha memasukkan puncak dadanya ke dalam mulut mungil Chan. "Iya, sayang. Itu Papa yang berisik. Ayo, minum lagi ya."

Seungcheol menaikkan sebelah alisnya karena tidak mengerti tapi kemudian dia langsung terdiam saat melihat dada istrinya yang terbuka.

Chan memiliki kebiasaan untuk menyusu di satu dada dan memainkan dada yang lainnya. Makanya tiap kali menyusui Chan, Jeonghan pasti akan membiarkan kedua dadanya terbuka begitu saja. Dan ngomong-ngomong soal dada, Seungcheol belum mendapatkan jatahnya 'menyusu' bulan ini.

Mata Seungcheol terfokus pada dada Jeonghan yang sekarang sedang diremas oleh tangan mungil anaknya yang kesal karena tidurnya terganggu.

"Aw! Jangan diremas, baby!" Jeonghan meringis pelan tapi dia kembali menimang bayinya yang mulai mengantuk lagi.

Seungcheol yang memang sudah 'panas' bergerak mendekati Jeonghan dan mengelus bagian pinggir payudara Jeonghan yang kenyal dan lembut.

Jeonghan mendelik, "Singkirkan tanganmu!"

"Tapi kita sudah lama tidak melakukannya."

"Ada Chan!"

"Dia tidur," Seungcheol nampak tidak peduli, dia malah menunduk dan mengecup payuara Jeonghan yang tidak berada dalam kuasa tangan mungil bayinya.

"Sssh, Seungcheolhh.." Jeonghan mendesah karena ulah tangan dan bibir Seungcheol. Payudaranya memang sudah pasti dijamah setiap harinya oleh Chan, tapi sentuhan Chan dan suaminya jelas berbeda dan ini membuat Jeonghan menggila.

Seungcheol menghisap kulit payudara Jeonghan kemudian melepasnya.

"Letakkan Chan di tempat tidurnya dan temui aku di ruang kerjaku."

.

.

.

.

.

.

Jeonghan mendesah dan melenguh dengan suara agak keras saat Seungcheol memainkan payudaranya. Dia baru saja menidurkan Chan di tempat tidurnya yang berada di kamar mereka dan menyusul Seungcheol ke ruang kerjanya. Ketika sampai di ruangan itu, Seungcheol langsung menariknya dan membuatnya duduk di meja kerja kemudian melucuti pakaiannya.

"Aah, jangan dihisap. Itu untuk Chan.." Jeonghan berusaha mendorong kepala Seungcheol saat menyadari pria itu melakukan gerakan menghisap di puncak dadanya.

Seungcheol membalasnya dengan gerungan kemudian jemarinya turun dan menarik lepas celana dalam Jeonghan tanpa melepaskan gaun tidur istrinya.

Yap, Jeonghan masih memakai gaun tidurnya yang sudah melorot turun hingga payudaranya terlihat dan bagian bawahnya sudah naik hingga ke pangkal paha.

Seungcheol memasukkan jarinya ke dalam lipatan basah milik Jeonghan dan menggerakkan jarinya secara acak hingga Jeonghan menggelinjang.

Jeonghan memekik namun dia langsung terhenti saat mendengar rengekan khas bayinya dari speaker mini yang berada di atas meja kerja Seungcheol.

Jeonghan berusaha mendorong kepala Seungcheol yang sekarang sudah bergerak turun dan dia merasakan Seungcheol menciumi bibir vaginanya.

"C-Chan.. terbangun.." Jeonghan berujar susah-payah.

Seungcheol segera melepaskan celananya dan membebaskan miliknya, "Sebentar,"

Kemudian tanpa aba-aba Seungcheol melesakkan miliknya yang sudah sangat siap ke dalam diri Jeonghan yang panas, basah, dan siap untuknya.

Jeonghan menjerit saat Seungcheol bergerak liar dan menusuk di tempat yang tepat.

Sementara itu suara Chan semakin terdengar dan sudah berubah menjadi isakan pelan.

Jeonghan mencengkram lengan atas suaminya sementara kepalanya pusing karena kenikmatan yang diberikan oleh suaminya.

Perasaannya terbagi antara ingin berlari menghampiri anaknya yang menangis atau membuka kakinya semakin lebar untuk suaminya.

Jeonghan mendesah keras saat dia merasaka klimaksnya semakin dekat dan dia datang bersamaan dengan tangisan Chan yang meledak.

"Oh, astaga.." keluh Jeonghan. Dia masih terkapar di atas meja Seungcheol sementara Seungcheol yang juga sudah 'keluar' bergegas menyambar beberapa lembar tisu dan membersihkan sisa seks di selangkangan istrinya.

Setelah selesai Seungcheol menurunkan gaun tidur Jeonghan hingga menutupi selangkangan istrinya. "Kau harus memeriksa Chan."

Jeonghan mengangguk dan segera pergi menuju kamarnya untuk menenangkan Chan. Jeonghan menimang bayinya dan kembali menyusuinya kemudian dia baru menyadari kalau dia belum memakai celana dalamnya.

Dia mendesis dan menatap tajam Seungcheol yang baru saja masuk ke dalam kamar. "Seungcheol, celana dalamku."

Seungcheol menaikkan sebelah alisnya, "Kita belum selesai, sayang. Aku tidak mungkin puas hanya dengan quickie."

Jeonghan membulatkan matanya.

Seungcheol terkekeh, "Cepat susui bayi kita sampai kenyang dan pulas karena setelah ini kau dan aku harus bekerja keras membuatkan adik untuknya."

The End

.

.

.

.

.

.

Naik rate karena pasangan papa-mamanya svt -_-"

Sudah lama sekali sejak terakhir aku menulis ini dan aku akhirnya kembaliii~

.

.

.

Jangan lupa reviewnya dan ayo vote lagi!

.

.

P.S:

Aku kepikiran memasukkan couple tambahan yaitu Seokmin x Jisoo di sini.

Tapi itu jika kalian mau sih. Hehe

Kalau kalian mau, kalian juga bisa vote buat mereka.

.

.

Review?

.

.

Thanks

Line! blacklunalite