.
.
.
Sungmin terpejam dalam langkahnya yang tertutun oleh seorang pria yang berjubah hitam di depannya. Tangannya tersimpul oleh ikatan tali putih, mereka menyusuri jalan setapak di tengah padang ilalang yang menguning. Langkah mereka terhenti pada tepi sungai yang airnya mengalir jernih seperti kaca. Bias-bias senja ikut terpantulkan dengan indahnya bersama angin yang bertiup lembut mengusik rimbunan pohon oak tua yang daunnya telah rubah itu terbuka, menyiratkan banyak sekali kebingungan antara kagum akan pemandangan yang ia lihat serta takut pada sosok yang berdiri tegap didepannya kini.
"ini adalah sungai syntax, akar dari sungai yang mengalir jika sudah menyebrang kau tidak akan bisa kembali" ucap pria itu membuka ikatan tangan itu mengerinyit, saat sebuah sampan kayu menepi menuju mereka. Pria itu memerintahkan Sungmin masuk dan keraguan pun muncul dalam benaknya. Mengumpulkan keberanian sepenuhnya untuk bertanya,
"tuan, jika aku masuk apa yang akan terjadi denganku selanjutnya?" tanya Sungmin. Langkah pria itu terhenti saat kaki kirinya sudah akan memasuki sampan, dengan turtle eyes nya ia berkata,"molla tapi yang jelas kau masih harus bertahan setelah ini" jawabnya tegas.
"tuan bagaimana jika aku ingin membuat kesepakatan, bisakah aku kembali?" ucap Sungmin menatap mata segaris itu dengan itu tersenyum kemudian mengambil tangan Sungmin , tubuh gadis itu terangkat dan tau-tau ia sudah duduk dalam sampan, "kkaja!" ucap pria itu lagi tanpa memperdulikan Sungmin.
.
.
KYUMIN Fanfiction
_DEADLiNE_
Written by Hye jin park
Disclaimers : the stories and characthers are originally from my mind but the casts in the fanfiction belong to God, their family, and themselves.
Warning : GS |OOC|BAD DICTION | TYPO ALWAYS ON|ANGST-supernatural_ROMANCE |GAJE | DONT LIKE DON'T READ|
Cast : KYUMIN & OTHER CAST.
Rate : T
Happy reading
.
.
Dua hari sebelumnya setelah Sungmin kembali.
Pagi menjelang cicit burung dan mentari menyambut awal dimulainya hari, Kyuhyun terbangun dari tidur nyenyaknya mendapati dirinya masih ditempat yang sama saat peristiwa angin kencang semalam. Pria mengusap tengkuknya yang pegal, lengannya juga kesemutan sekarang. Berusaha mengingat tentang kejadian semalam ia sadar jika sekarang dirinya sendirian. Sungmin telah pergi ,ia telah kembali semalam, benaknya. Pria itu lagi-lagi tertunduk mengusap wajahnya dan membuang nafas kasar, ia baru ingat jika ada satu hal yang ingin ia sampaikan untuk Sungmin, namun ia terlambat lagi kali ini. Dan selalu ditinggal pergi.
Ia bangkit dan mulai melangkah pelan meninggalkan gedung sekolah itu , entah kenapa kakinya terhenti pada sebuah jalan menuju rumah Eunhyuk, dan tanpa sadar pria it uterus melangkah masuk hingga mencapai pintu rumah itu. Diurungkan niatnya saat akan mengetuk pintu, namun Eunhyuk menepuk punggung pria itu tiba-tiba dengan raut tidak bersalah ia tersenyum saja melihat raut terkejut Kyuhyun.
"gadis itu telah pergi" ucap Kyuhyun saat mereka didalam.
Eunhyuk terpekur saat melihat ekspresi Kyuhyun yang syarat akan tanda tanya. Ia kemudian mengambilkannya segelas air dan menyuruhnya untuk tenang dulu. Gadis bersurai almond itu menyibak tirai jendela, menghadirkan sinar matahari yang menusuk masuk ke retina matanya. Jemarinya bergerak menghitung biku-biku jemarinya sendiri, mengerinyit seperti tengah dalam pose berfikir. Ia menghampiri Kyuhyun yang masih duduk disana.
"katakan apa yang mau kau tanyakan" pinta Eunhyuk, tidak seperti biasanya gadis itu sekarang terdengar sangat serius. Kyuhyun bertanya kemana Sungmin akan pergi, akankah dia mendapatkan tempat yang baik, Eunhyuk menggeleng ia bilang tidak tahu dan bilang juga jika manusia harus tetap bertahan setelah ia mati sekalipun.
Kyuhyun yang tidak puas dengan jawaban Eunhyukpun kembali bersikap ketus dan sinis, "aigoo, seharusnya aku tidak bertanya tentang hal ini padamu" . Eunhyuk mendelik tajam dan bilang jika kasus Sungmin amatlah serius, gadis itu mendatangi dan melihat pemakamannya sendiri walupun secara tidak sadar, kemudian hitungan hari kematiannya yang janggal, dan bau api roh yang selama ini dicium oleh Eunhyuk dan sebuah alasan mengapa Kyuhyun bisa memiliki ikatan dengan Sungmin, dalam artian selama ini pria game itukan yang dapat berkomunikasi dengannya.
"Kyuhyun-ssi kurasa kematian Sungmin berhubungan denganmu" pekik Eunhyuk saat baru sadar akan hal itu, "pergilah buat upacara untuknya kau tahu kalian saling terhubung. Berhati-hatilah jika kau melangkah nanti" sambungnya lagi.
Kyuhyun mendengus dan bilang jika ucapan Eunhyuk tidak ada landasannya, Eunhyuk marah menggerbrak mejanya," buku aku mendapatkan dari buku, jadi tidak alasan jika perkataan ku tadi tidak berdasar Cho Kyuhyun!".
"tsk, melihat hantu saja tidak bisa berani meramalkan hidup orang" ucap Kyuhyun dan langsung pergi meninggalkan Eunhyuk yang mulai sakit kepala karena tingkahnya.
.
.
.
Langkah Kyuhyun kembali terhenti saat melihat jalan dipertokoan tempat pertama kali ia dan Sungmin bertemu. Gadis itu menabraknya dan bodohnya hanya Kyuhyun yang merasa tertabrak olehnya. Kyuhyun terkekeh biar bagimanapun juga selama hampir sebulan ini mereka tinggal dalam atap yang sama…
Langkahnya terhenti lagi saat melewati sebuah tiang yang berada di depan taman itu, ingatannya kembali diawal saat hujan gerimis dini hari waktu itu, Sungmin yang bersandar pada tiang dan menangis ,sebuah payung biru menjadi saksi bisu kecemasan Kyuhyun waktu itu. Belum lagi dengan semua sudut-sudut jalan yang ia lewati semuanya penuh dengan kilasan Sungmin. Tidak tahan dengan hal itu, akhirnya iapun pulang, bahkan dirumahpun masih ada kilasan tentang Sungmin yang dapat Kyuhyun lihat.
Saat Sungmin merengek meminta dibukkan akunnya, meminta Kyuhyun untuk mempost ceritanya yang hanya tinggal satu chapter ending, bahkan sampai membalas satu-persatu review yang belum dibalasnya. Hingga memintanya menyalin surat cinta miliknya. Kyuhyun menyusuri meja kerjanya lagi teringat akan kali pertama saat Sungmin berhasil menyentuh sebuah benda, pena yang digunakannya untuk menulis, dan tumpukan pensil biru yang sudah dirautkan oleh Sungmin.
Kyuhyun duduk menyetel acara Tv, berharap mendapat hiburan dan kembali lagi hanya kilasan gadis kelinci itu yang ia lihat.
"ajhusi, jebal hidupkan tvnya malam ini tayangan music bank, ada super junior disana, kumohon aku ingin sekali melihat skinship antara Chengmin dan Gui xian… jebal,jebal, ajushi hidupkan tvnya…"
Kyuhyun menghela nafas kemudian membuang remote itu asal meninggalkan tv yang masih menyala menampilkan berita pagi. Ia menjatuhkan dirinya dan bergelung dalam selimut yang mungkin tidur dapat membuatnya tenang.
Kyuhyun meraba tempat kosong di sebelahnya, biasanya Sungmin ada disana, masih terlelap dengan seragamnya.
"ajhusi kau tahu kita dalam ikatan yang tidak main-main, kau harus banyak membantu untuk kembali arachi!"
"tsk ,ikatan apa yang sampai membuatku membantumu bocah!"
"hei! Tentu saja karena sudah sering menghabiskan malam bersama. Dan bocah kau fikir siapa yang kau panggil bocah usiaku sudah tujuh belas tahun," sungut Sungmin,
"tsk , menggelikan jangan mengarang cepatlah kembali dan jangan menampakkan dirimu lagi setelah ini!"
Kyuhyun mengerjap saat kilasan itu kembali terbayang, kemudian ia mengangguk setelah terdiam cukup lama, "benar, hantu gadis itu telah pergi dan yang hidup harus tetap melanjutkan hidupnya" ucap Kyuhyun .
.
.
.
"bisakah aku kembali?" ucap Sungmin menatap mata segaris itu dengan itu tersenyum kemudian mengambil tangan Sungmin , tubuh gadis itu terangkat dan tau-tau ia sudah duduk dalam sampan, "kkaja!" ucap pria itu lagi tanpa memperdulikan Sungmin.
Sampan itu mengapung mengikuti arus air yang semulanya tenanng hingga menuju ke yang alirannya deras, Sungmin basah terciprat air. Sampan itu terhenti pada sebuah pusara air yang keruh dan jatuh kebawah. Ia tenggelam dalam kegelapan dasar sungai. Hingga saat ia membuka mata ia sudah berdiri didalam sebuah tempat yang sangat gelap, ia ketakutan .
Didepannya kini nampak sosok lain yang sedang duduk bersila, wajahnya tertutupi kain hitam namu ia memakai jubah berwarna putih, dapat Sungmin lihat jika sosok itu sangat kurus dan tangannya panjang. Ia bangkit dan melesat terbang mendekat kearahnya, Sungmin gemetar namun tidak bisa bergerak sedikit pun, nyala mata sosok itu begitu tajam dan mengkilat oranye.
Pria berjubah hitam yang sejak tadi disampingnya maju selangkah dan mengangguk pada sosok yang didepan Sungmin itu. Sosok menyeramkan itu kemudian melesat mundur dan hilang saat sebuah cahaya silau menerangi tempat itu. Pria itu menuntun Sungmin masuk berjalan kesana.
Mata Sungmin melebar saat menyadari jika ia sedang dibawa terbang, inikah yang namanya nirwana itu, fikir Sungmin takjub ia bahkan merasakan juka tubuhnya sangat ringan saat bersentuhan dengan awan-awan lembut disana. Ia hanya bisa diam saat kakinya kini berpijak pada sebuah daun teratai.
"tuan, igeo mwoya?"naneun eodiga?" tanya Sungmin bingung,
Pria itu tersenyum dan bilang,"bukankah kau bilang kau ingin kembali?" jawabnya dan menyuruh Sungmin menunggu, namun tampakkan gadis itu tidak bisa diam kembali ia bertanya siapa pria itu, ia hanya menjawab pertanyaan Sungmin singkat,jika dia adalah grim reaper yang bertugas membawa Sungmin, "tuan apakah dulu kau juga hidup?" tanya Sungmin lagi,"tidak ada kematian jika tidak ada kehidupan Sungmin-ssi"
Sungmin mendengus saat ia ingin bertanya lagi, tiba-tina saja ia dikejutkan oleh lengkingan suara yang memanggil namanya. Awan putih yang semulanya membuat gumpalan didepannya itu kini bergeser menampakkan sebuah pendopo dengan dua orang pria yang berdiri disana. Sungmin terperangah hampir saja dia pingsan saat melihat wajah kedua pria itu,
"jaga sikapmu Sungmin-ssi" pinta pria tadi namun Sungmin lebih dahulu berteriak,
"Max Changmin, Jung Yunho! Ddaebak!" pekik Sungmin dengan lengkingan tenornya kala melihat wajah kedua wajah mereka mirip personil boy band yang selalu menjadi favorite list ceritanya . Dan membuat ketiga pria yang disana berkerut kening tidak mengerti tentang apa yang dikatakan Sungmin.
"ehem" sang pria berjubah putih bersulam naga emas itu berdehem dan tersenyum kearah Sungmin, memperkenalkan dirinya sebagai kaisar langit. Dapat Sungmin lihat jelas jika pria yang mengaku sebagai kaisar langit itu tampak sama persis dengan max changmin bahkan mata bambi keduanya mirip belum lagi sosok yang disampingnya, "kenalkan dia raja neraka"
Demi warna pink yang disukainya, bagaimana mungkin namun tampakkan gadis itu tidak dapat bertanya lebih jauh karena kedua pria itu memperhatikannya, dan bertanya tentang alasan apa yang membuat Sungmin ingin kembali kedunia.
"igeo, aku hanya ingin tahu alasan mengapa aku mati dalam usia begitu muda, dan juga bukan bukan begitu, maksudku adalah kenapa waktu aku mati tidak ada yang langsung menjemputku dan membiarkan roh ku bergentayangan ? " Sungmin menggigit bibirnya ,"aku, sesungguhnya aku hanya ingin tahu alasan mengapa aku termasuk orang yang tidak diberkati karena hadir dalam pemakamanku sendiri?"
"hal itu rahasia langit, sebuah dosa jika ingin tahu alasannya" jawab raja neraka.
Sungmin tertegun ia bahkan berani bersumpah jika selama hidup ia tidak pernah berbuat yang macam-macam, yah meskipun ia sering menulis adegan dewasa dalam ceritanya tapi selebihnya ia bahkan masih sangat polos tentang hal itu, ah benar juga apa dia pernah membuat sebal dan kesal orang lain ya, saat mereka membaca ceritanya? Sungmin menggeleng, dan bilang itu bukanlah alasan yang ingin diketahuinya.
"benarkah tidak ada yang menjemputmu?" tanya kaisar langit, Sungmin mengangguk dan bilang bagaimana bisa kaisar langit sepertinya tidak tahu akan hal itu," hei! Bukankah dunia ini luas mana bisa aku melihat semuanya" jawabnya langit itu terkekeh menampakkan wajah malaikat tanpa dosa,
"bisakah aku kembali? Karena ada hal yang aku masih ingin pastikan." cicit Sungmin akhirnya.
Kedua pria itu menganggu dan saling bertatap, mereka mengabulkan permintaan Sungmin dengan syarat tentunya. Mereka bertanya apakah Sungmin dapat menyanggupinya dan bilang iya.
"tsk, gadis ini, ini pertama kalinya sejak surga diciptakan" umpat sang raja neraka.
.
.
.
Sungmin menelan salivanya kasar, saat ia berdiri ditengah-tengah symbol antara hitam dan putih.
"ingat Sungmin kau tidak bisa mundur , kau yakin ingin kembali kau masih punya kesempatan untuk tidak diadili disni. Jika kau gagal dalam menemukan alasanmu itu, maka dosamu akan terhitung berlipat dan merasakan semua neraka disini" kekeh si raja neraka. Namun tekad Sungmin meneguhkan semuanya, yang penting ia kembali dan melalukan apa yang belum dikerjakannya di dunia. Sungmin mengangguk mantap.
Kaisar langit pun tersenyum dan mengangkat tangannya lama kelamaan tangan kosong itu terisi sebuah bola udara yang semakin lama semakin besar, angin yang tadinya lembut mulai kencang membentuk pusaran. Sungmin terjebak dan berputar dalam pusaran. Sang kaisar langit mengucapkan mantranya,
"sebelum langit dan bumi diciptakan hanya ada satu elemen yaitu, Tae Guk alias Yin dan Yang. Karena itu langit dan bumi, Yin dan Yang, serta empat musim diciptakan. Lima elemen kekuatan alam, lima samudra, dan semuanya terpecah berubah membantuk tubuh dalam semesta. Keberadaan Yin dan Yang bagi orang yang masih hidup sebelum kematian , kehidupan setelah mati memungkinkan tubuh dapat hidup kembali meskipun hati(jantung) telah mati"
Dan sebuah ledakan besar membentuk gumpalan awan senja dan lembayung jingga.
"bekerja dengan baik" teriak kaisar langit senang, sebuah Kristal jiwa milik Sungmin terlahir kembali.
"Lee Sungmin ingatlah kau hanya punya waktu menyelesaikan urusan dan alasanmu sampai purnama kedua dan sekarang perjalanan keduamu dimulai" ucap sang kaisar langit melempar jauh Kristal jiwa Sungmin tinggi-tinggi dan mendarat ke dalam air.
Perlahan tubuh polos Sungmin mengambang naik ke permukaan air, kepala gadis itu menyembul ke atas meraup udara sebanyak-banyaknya. Ia terbatuk saat merasakan air masuk ke hidungnya. Dan ia sadar jika saat ini ia polos, tidak menggunakan apa-apa…
"mereka mesum!" sungutnya gemetar menahan dingin. Sungmin menggigil dan mencari sesuatu untuk menutupi tubuhnya, "untung saja ini malam hari"Beruntung ia dapat menemukan sebuah kain yang cukup lebar dari pekarangan rumah seseorang untuk menutupi tubuhnya.
.
_end flashback_
.
.
.
"omona, bagaimana mungkin? Ddaebak!"pekik Eunhyuk tidak percaya. Ia menatap Sungmin yang sedang melahap makan malamnya , gadis itu tidak menggigil lagi karena sudah memakai piyama Eunhyuk. Eunhyuk masih tidak percaya hanya dapat menganga dan dibalas oleh senyuman gadis itu.
"apa rencana mu selanjutnya?" tanya Eunhyuk lagi,
"bertemu ajhusi itu lagi" jawab Sungmin tersenyum dan memakan nasinya lagi.
Eunhyuk hanya dapat menepuk jidatnya saja. Entah apa lagi yang diperbuat gadis ini sehingga mau menantang langit seperti itu, "oh, dewa langit, dewa bumi, ibu, nenek leluhur…. " rapal Eunhyuk meninggalkan Sungmin yang mengangkat bahunya tidak mau ambil pusing.
Pagi menjelang langkah riang Sungmin ikut menghantarkannya menuju apartemen Kyuhyun guna meminta pria itu agar kembali membantunya. Seseorang lewat dan tidak sengaja menabraknya, ia meminta maaf dan Sungmin tersenyum, berhenti sebentar dan menatap tangannya, "jinjja!aku benar-benar hidup dan tidak tembus lagi" ucapnya senang.
"semua sudah siap Kyu?" tanya Kibum memastikan tidak ada barang Kyuhyun yang tertinggal untuk perjalanan dinas mereka. Kyuhyun mengangguk ,"chakamann aku pinjam kunci apartementmu dulu ada panggilan alam yang mendesak" ucap Kibum .
"nde, aku tunggu disini jangan lama-lama hyung" pekik Kyuhyun melihat siluet Kibum yang menghilang.
Tiba-tiba saja Sungmin berdiri didepannya, pria itu terkejut bukan main saat melihat Sungmin yang masih memakai piyama itu ada dihadapannya sekarang. Sungmin hanya diam ditempat, dan masih tersenyum, Kyuhyun membeo hingga tiba-tiba saja Kibum datang dan menyaksikan Kyumin yang masih saling pandang dilorong apartement itu.
"tisuenya habis kau punya, eh siapa nona ini?" tanya Kibum dan membuyarkan tatapan Kyuhyun,
"hyung kau , kau, ani tunggu saja dimobil ada barang yang ketinggalan" ucap Kyuhyun mendorong Kibum masuk ke dalam lift. "Ya! Cho Kyuhyun tissue, aku belum Ya!"
Kyuhyun mendekat ke Sungmin yang masih betah berdiri. Ia terpaku saat merasakan tubuh Sungmin tidak lagi dingin, dan ," maldo andwe!bagaimana bisa Kibum Hyung melihatmu, k-kau?"
"jadi manusia lagi…"sambung Sungmin.
.
.
.
Tbc
.
.
.
Yang berminat silahkan REVIEW ^^ dan terimakasih sudah membaca^^.
.
Sign
.hyejinpark.
.
